Anda di halaman 1dari 3

Aisyah Basalamah / 135020300111003

FAFE - CA
Sifat Dasar Kecurangan
Kecurangan adalah penipuan yang menyertakan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Sebuah representasi,
Mengenai sesuatu yang bersifat material,
Sesuatu yang tidak benar,
Dan secara sengaja atau secara serampangan dilakukan untu kemudian,
Dipercaya,
Dan ditindaklanjuti oleh korban,
Sehingga pada akhirnya korban menanggung kerugian.

Jenis Jenis Kecurangan


Kecurangan terbagi menjadi dua kelompok utama, yakni kecurangan yang dilakukan terhadap
organisasi dan kecurangan yang dilakukan atas nama organisasi.
Klasifikasi lain dari kecurangan :
ACFE mendefinisikan kecurangan yang berhubungan dengan jabatan/pekerjaan (occupational
fraud) sebagai penggunaan suatu jabatan oleh seseorang untuk memperkaya dirinya melalui
penyalahgunaan yang disengaja atau penyalahgunaan penggunaan aset atau sumber daya
organisasi.
Inti dari occupational fraud adalah bahwa semua aktivitas
- Dilakukan secara sembunyi sembunyi,
- Melarikan kewajiban pegawai terhadap organisasi,
- Dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan financial bagi pegawai,
baik secara langsung maupun secara tidak langsung, dan
- Memanfaatkan biaya penggunaan aset, pendapatan, atau cadangan perusahaan.
ACFE mengklasifikasikan occupational fraud dalam tiga kategori utama, yakni :
-

Kecurangan aset
Korupsi
Laporan yang berisi kecurangan

(1) Kecurangan dengan perusahaan atau organisasi sebagai korbannya.


a. Kecurangan oleh pegawai :
Pelaku kecurangan adalah pegawai dari organisasi yang menjadi korban kecurangan
tersebut.
b. Kecurangan pemasok :
Pelaku kecurangan adalah pemasok, tempat organisasi membeli barang atau jasa.
c. Kecurangan pelanggan :
Pelaku kecurangan adalah pelanggan dari organisasi yang bersangkutan.
(2) Kecurangan manajemen.
Korban merupakan pemegang saham atau pemegang surat utang perusahaan.
(3) Penipuan investasi dan kecurangan pelanggan lainnya.
Korbannya adalah para individu yang tidak berhati hati.
a. Skema Ponzi

b. Kecurangan telemarketing
c. Surat Nigeria atau skema penipuan uang
d. Pencurian identitas
e. Skema penipuan pembayaran uang muka
f. Kecurangan pelunasan/strawman/obligasi
g. Kecurangan Letter of Credit
h. Kecurangan internet
(4) Kecurangan kecurangan lainnya.
Tuntutan Pidana dan Perdata atas Kecurangan
- Hukum Pidana :
Hukum pidana adalah salah satu cabang hukum yang menangani pelanggaran terhadap
kepentingan umum. Hukum pidana umunya terkait dengan pelanggaran terhadap
masyarakat secara keseluruhan.
-

Hukum Perdata :
Merupakan bentuk hukum yang menyediakan ganti rugi terhadap pelanggaran atas hak
hak pribadi seorang individu.
Tujuan dari tuntutan hukum secara perdata adalah untuk memberikan kompensasi atas
sesuatu yang bersifat merugikan, yang dilakukan pada seseorang.

Bagaimana Persiapan Diri menjadi Profesional dalam Pemberantasan Kecurangan


- Kemampuan analitis.
- Kemampuan komunikasi.
- Kemampuan dalam bidang teknologi.
- Beberapa pemahaman terkait akuntansi dan bisnis.
- Pengetahuan terkait hukum perdata dan pidana, kriminologi, isu isu privasi, hak hak
pegawai, undang undang mengenai kecurangan dan berbagai masalah hukum lainnya
terkait kecurangan.
- Kemampuan untuk berbicara dan menulis dalam bahasa asing.
- Pengetahuan terkait perilaku manusia, diantaranya mengapa dan bagaimana seseorang
merasionalisasi ketidakjujuran, bagaimana mereka bereaksi ketika tertangkap dan cara
apa yang paling efektif dalam menimbulkan efek jera bagi individu dalam melakukan
kecurangan.
Pemeriksa Kecurangan Bersertifikasi (Certifed Fraud Examiners CFE)
ACFE membuka peluang bagi individu untuk menjadi CFE. CFE dipandang sebagai pemimpin
dalam komunitas anti-kecurangan dan mendapatkan pengakuan di seluruh dunia.

Daftar Pustaka
Zimbelman, Mark F, Conan C. Albrecht , W. Steve Albrecht , Chad O. Albrecht. Akuntansi
Forensik (Forensic Accounting) Edisi 4, Jakarta : Salemba Empat.