Anda di halaman 1dari 12

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pencegahan Hipertensi dengan Diet Hipertensi


Disusun untuk memenuhi tugas Clinical Study II
Yang dibimbing oleh Ns. Setyoadi, S. Kep., M.Kep., Sp. Kep.Kom

Oleh :
Rohmatul Faizah
Reky Sulistiono

125070218113053
125070218113055

ILMU KEPERAWATAN-A
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2014
A. Latar Belakang

Penyakit darah tinggi atau yang biasa dikenal sebagai penyakit


Hipertensi adalah suatu penyakit dimana seorang penderitanya
mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal. Kondisi ini dapat
ditunjukkan pada saat seseorang melakukan pemeriksaan tensi darah
dengan
menggunakan
alat
pengukur
tekanan
darah
dengan

memperhatikan angka bagian atas (systolic) dan angka bawah (diastolic).


Secara umum seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan
darah sistolik dan diastoliknya melebihi 140/90 mmHg (normalnya 120/80
mmHg).
Berbagai faktor terkait dengan genetik dan pola hidup seperti aktifitas
fisik yang kurang, asupan makanan asin dan kaya lemak serta kebiasaan
merokok dan minum alkohol berperan dalam molonjaknya angka
hipertensi. Kebanyakan penderita hipertensi tidak merasakan keluhan apa
pun. Hal ini yang membuat banyak penderita mengabaikan lonjakan
tekanan darah tersebut.
Hipertensi merupakan penyakit yang cukup membahayakan, karena
hipertensi dapat menyerang jantung, ginjal, mata hingga dapat
menyerang otak. Penyakit ini telah menjadi masalah utama dalam
kesehatan masyarakat di Kota Kediri maupun di beberapa kota lain. Di
Kabupaten Kediri kejadian hipertensi masih cukup tinggi dan bahkan
cenderung meningkat. Setiap tahun
25% pasien meninggal akibat
hipertensi. Prevalensi di puskesmas Kecamatan Mojoroto adalah 31,7%,
Puskesmas Kecamatan Semen 22,7% dan di Puskesmas Kecamatan Tepus
20%. Prevalensi hipertensi di Puskesmas Kecamatan Kota 27,3% adalah
yang hampir sepertiga penduduk usia 20 tahun ke atas mengidap
hipertensi.
Menurut data di atas, di dapatkan data presentasi penderita hipertensi
tertinggi pada puskesmas Mojoroto yaitu 31,7%. Penyebab meningkatnya
angka hipertensi dikarenakan ketidaktahuan diet nutrisi yang tepat bagi
penderita hipertensi. Kebanyakan warga di desa Mojoroto makan makanan
yang asin, berlemak, dan makanan gorengan. Warga di puskesmas
Mojoroto juga tidak mengetahui penyakit hipertensi dan diet yang tepat
bagi pasien hipertensi.
Oleh karena itu pengetahuan mengenai penyakit hipertensi dan
pencegahannya merupakan informasi yang sudah selayaknya diketahui
oleh warga di puskesmas Mojoroto. Namun, diet pada hipertensi
dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan dalam menjalankan diet tersebut.
Tetapi kepatuhan akan diet masih sangat rendah. Salah satunya berkaitan
dengan kebiasaan warga di puskesmas Mojoroto mengkonsumsi makanan
yang asin serta garam merupakan tambahan yang penting dalam suatu
masakan karena garam akan membuat masakan menjadi enak, jika tidak
menggunakan garam masakan akan terasa hambar yang akan
berpengaruh pada selera makan. Kepatuhan akan diet yang diberikan
sangat mempengaruhi kestabilan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Sehingga hal ini yang mendasari diadakan penyuluhan ini dan diharapkan

warga puskesmas Mojoroto dapat


hipertensi dengan cara diet hipertensi.

mengerti

tentang

pencegahan

B. 1. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan diharapkan masyarakat yang menderita
hipertensi dapat memahami dan mengetahui tentang pencegahan
hipertensi dengan cara diet hipertensi.
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan, diharapkan peserta mampu :
Menjelaskan pengertian dari hipertensi. (C1)
Menjelaskan penyebab dari hipertensi. (C1)
Menjelaskan gejala dari hipertensi. (C1)
Menjelaskan pengertian dari diet hipertensi. (C1)
Menjelaskan cara diet hipertensi. (C1)
Mengkatagorikan makanan yang boleh dikonsumsi dan tidak
boleh dikonsumsi. (C2)
Menerapkan menu makanan yang tepat bagi pasien
hipertensi.(C3)
C. Rencana Kegiatan
1. Metode
Ceramah
Tanya jawab
2. Media dan Alat bantu
Media
: Lieflet.
3. Waktu dan Tempat
Hari/Tanggal
: Saptu, 15 April 2016
Waktu
:08.00-08.50 WIB
Tempat
: Di Rumah Keluarga.
4. Materi dan pemateri
Pokok Bahasan : Diet Hipertensi.
Sub Pokok Bahasan
:
- Pengertian hipertensi.
- Penyebab hipertensi.
- Gejala hipertensi.
- Pengertian diet hipertensi.
- Cara diet hipertensi.
- Makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.
- Contoh menu makanan sehari-hari.
Pemateri : Rohmatul Faizah dan Reky Sulistiono.
5. Peserta
Peserta : Bapak Mohamad Rosul dan Ibu Latifa

Tahap
kegiatan
Pendahulu
an

Wakt
u
10
meni
t

Kegiatan
Penyuluhan
1. Mengucapkan
salam.
2. Memperkenalk
an diri.
3. Menjelaskan

Kegiatan peserta
1. Menjawab
salam.
2. Memperhatika
n penyaji.
3. Memperhatika
n mekanisme

Medi
a
Leafl
et

Metode
Cerama
h

Materi

20
meni
t

Evaluasi

15
meni
t

Penutup

5
meni
t

tujuan.
4. Kontrak waktu.
Menjelaskan
tentang :
1. Pengertian
dari
Hipertensi.
2. Penyebab
dari
Hipertensi.
3. Gejala dari
Hipertensi.
4. Pengertian
diet
hipertensi
5. Cara diet
Hipertensi.
6. Makanan
yang boleh
dimakan
dan tidak
boleh
dimakan.
7. Contoh
menu
makanan
sehari-hari.
8. Memberikan
kesempatan
kepada
masyarakat
untuk
bertanya
1. Memberikan
pertanyaan
meliputi
materi yang
telah
disampaika
n kepada
masyarakat
.
1. Mengucapk
an terima
kasih atas
peran
peserta.
2. Salam

penyuluhan.
1. Mendengarkan
penyaji.
2. Memperhatikan
Power Point.
3. Mengajukan
pertanyaan.

Leafl
et

Cerama
h dan
tanya
jawab.

1. Menjawab
pertanyaan.

lemb
ar
evalu
asi.

Post
Test

1. Memperhatika
n.
2. Menjawab
salam.

Leafl
et

Cerama
h.

penutup.
3. Membagik

an lieflet.

D. EVALUASI
1. Struktur

a. Koordinasi yang baik antara pemateri, peserta, selama acara


penyuluhan berlangsung
b. Persiapan peralatan untuk acara penyuluhan dapat dilakukan
dengan baik, misalnya speaker, lcd, mic, meja dan kursi.
c. Seminggu sebelum penyuluhan telah dilakukan publikasi
melalui undangan dan poster selebaran
2. Proses
a. Peserta aktif dalam mengikuti acara penyuluhan mulai dari
awal hingga akhir.
b. Peserta aktif menyimak materi yang disampaikan
c. Peserta sangat antusias dalam proses tanya jawab.
d. Peserta mampu merespon pertanyaan yang diberikan
pemateri
3. Hasil
a. 75% peserta dapat menjelaskan materi yang disampaikan
dengan baik, meliputi :
Peserta dapat menyebutkan kembali pengertian dari

hipertensi.
Peserta dapat menyebutkan kembali penyebab dari

hipertensi.
Peserta dapat menyebutkan kembali gejala dari

hipertensi.
Peserta dapat menyebutkan kembali tentang

pengertian dari diet hipertensi.


Peserta dapat menyebutkan cara diet hipertensi.
Peserta dapat menyebutkan menu sehari-hari dan

takaran dalam makanan.


Peserta dapat memilah makanan mana yang dianjurkan
dan makanan yang tidak boleh dimakan.

E. LAMPIRAN
1. Lampiran materi dan daftar pustaka.
2. Lampiran lembar evaluasi.
3. Lampiran media.

Lampiran (Materi)
1. Pengertian
Hipertensi adalah suatu penyakit dimana seorang penderitanya
mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal. Kondisi ini
dapat ditunjukkan pada saat seseorang melakukan pemeriksaan tensi
darah dengan menggunakan alat pengukur tekanan darah dengan
memperhatikan angka bagian atas (systolic) dan angka bawah
(diastolic). Secara umum seseorang dikatakan menderita hipertensi
jika tekanan darah sistolik dan diastoliknya melebihi 140/90 mmHg
(normalnya 120/80 mmHg).
Tabel hipertensi menurut kelompok umur.
Kelompok Usia
Bayi
Anak (7-11 thn)
Remaja (12-17
thn)
Dewasa 20-45
thn
45-65
thn
>65
thn

Normal
(mmHg)
40/80
60/100
70/115

Hipertensi
(mmHg)
60/90
80/120
80/130

75-80/120-125
85/135-140
85/150

90/135
90/140-95/160
95/160

2. Penyebab
a. Usia
b. Pola Hidup
Kebiasaan hidup yang sering menyebabkan timbulnya hipertensi
adalah konsumsi garam yang tinggi, kegemukan atau makan
berlebihan, dan stress.
c. Faktor keturunan.
d. Pengaruh lain.

Merokok

Minum alkohol

Minum obat-obatan (misal ephedrin dan epinefrin).


3. Gejala
Pusing
Mudah marah
Sukar tidur
Sesak nafas
Rasa berat di tengkuk
Mudah lelah
Mata berkunang-kunang.
4. Diet hipertensi

Adalah mengatur pola makan pasien sehari-hari untuk menurunkan


tekanan darah tinggi dalam batas normal.

5. Cara diet Hipertensi


Diet rendah lemak dengan mengurangi atau menghindari
makanan berminyak seperti gorengan dan daging yang
berlemak.
Diet rendah garam. Batasi pemakaian garam dan makanan yang
diasinkan, seperti ikan asin, telur asin, dan kecap asin.
Hindari konsumsi daging kambing, dan minum berakohol tinggi.
Lakukan olahraga secara teratur dan terkontrol, seperti jalan
kaki, berlari, naik sepeda, dan berenang.
6. Sumber makan
Sumber bahan
makanan
Karbohidrat

Protein Hewani

Protein Nabati

Lemak

Sayuran

Buah-buahan

Makanan yang
diperbolehkan
Beras, kentang,
singkong, terigu, gula,
makroni, roti, biskuit,
kue-kue yang
dimasak tanpa garam
dapur dan baking
power dan soda.
Telur maksimal 1
butir/hari, daging
sapi, ayam dan ikan
maksimal 100gr/hari.

Tahu, tempe, kacang


kedelai, kacang tolo,
kacang tanah, kacang
hijau, kacang kapri
dan kacang lain yang
segar.
Minyak zaitun, dan
minyak mentega
tanpa garam.
Semua sayur yang
segar.
Buah-buahan yang

Maknan yang harus


dihindari
Roti,biskuit dan kue-kue
yang dimasak dengan
garam dapur dan baking
power dan soda.

Otak, sarden, dan telur,


yang diolah dengan
garam dapur seperti
daging asap, abon, keju,
ikan asin, udang kering,
dan telur asin.
Keju kacang tanah,
kacang asin, tauco dan
tahu asin.

Mentega margarin dan


lemak hewan.
Sayuran yang diawetkan
: sawi asin, acar, asinan,
sayur dalam kaleng.
Durian, buah-buahan

segar.

Minuman

Teh dan air putih.

Bumbu

Semua bumbu yang


tidak mengandung
garam dapur dan
ikatan natrium yang
lain.

yang dimasak dan


diawetkan dengan
garam dapur seperti
buah dalam kaleng dan
asinan buah.
Minuman kaleng kopi,
dan minuman yang
beralkohol.
Garam dapur, baking
powder, soda kue,
kecap, terasi, penyedap
masakan, dan saus.

7. Contoh menu makan


Waktu
Makan Pagi (07.00)

Menu
Bubur Ayam

Selingan (10.00)

Jus Wortel

Makan Siang (12.00)

Nasi
Tahu dan tempe
Sayur bening

Selingan (16.00)

Jus Pepaya

Makan Malam (20.00)

Nasi
Daging sapi

Takaran
1 mangkok (70g beras,
50g sawi hijau, 50g
ayam).
1 gelas (1 buah wortel
segar, buah jeruk nipis,
gelas air).
14 sdm munjung.
1 potong tahu dan
tempe.
1 mangkok sedang (20g
labu siam, 20g jagung)
1 gelas (1 buah pepaya
segar, buah jeruk nipis,
gelas air).
10 sdm munjung.
50g daging sapi.

Daftar Pustaka
1. Mary Baradero.2008.Klien Gangguan Kardiovaskular : Seri Asuhan
Keperawatan.Jakarta : EGC.
2. Tambayong, Jan.2000.Patofisiologi Untuk Keperawatan.Jakarta : EGC.
3. Gunawan Lany.2007.Hipertensi : Tekanan Darah Tinggi.Yogyakarta :
Kanisius.
4. Soenardi Tuti, Susirah Soetardjo.2001.Hidangan Sehat Untuk Penderita
Hipertensi.Jakarta : Gramedia Puataka Utama.
5. Dalimartha, Setiawan.2008.Care your Self : Hipertension. Jakarta.

Lampiran Lembar Evaluasi


1.
2.
3.
4.

No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10
.

Apa yang
Sebutkan
Sebutkan
Sebutkan

dimaksud dengan hipertensi ?


penyebab dari hipertensi ?
gejala dari hipertensi ?
3 cara diet hipertensi ?

Makanan yang boleh dikonsumsi

Makanan yang tidak boleh


dikonsumsi

Lampiran Lembar Evaluasi


1. Apa yang dimaksud dengan hipertensi ?
Hipertensi adalah suatu penyakit dimana seorang penderitanya
mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal. Secara umum
seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darah sistolik dan
diastoliknya melebihi 140/90 mmHg (normalnya 120/80 mmHg).
2. Sebutkan penyebab dari hipertensi ?
Usia, pola hidup (konsumsi garam yang tinggi, kegemukan atau makan
berlebihan, dan stress), faktor keturunan, pengaruh lain (merokok, minum
alkohol, dan minum-minuman obat).
3. Sebutkan gejala dari hipertensi ?
Pusing, mudah marah, sukar tidur, sesak nafas, rasa berat di tengkuk,
mudah lelah dan mata berkunang-kunang.
4. Sebutkan 3 cara diet hipertensi ?
Diet rendah lemak dengan mengurangi atau menghindari makanan
berminyak.
Diet rendah garam.
Hindari konsumsi daging kambing.
No

Makanan yang boleh dikonsumsi

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10
.

Beras
Kentang
Telur
Tempe
Kacang tanah
Air putih
Pisang
Mie bihun
Gula
Terigu

Makanan yang tidak boleh


dikonsumsi
Natrium benzoat
Petis udang istimewa
Telur asin
Ikan asin
Trasi udang
Garam
Abon
Minuman kaleng
Soda