Anda di halaman 1dari 19

Sindrom Cushing yang

Disebabkan Pengobatan
dengan Kortikosteroid

Skenario 1
Laki laki 44 tahun datang ke Poliklinik
dengan keluhan sering lemas sejak 1,5
bulan lalu. Pada malam hari terbangun 3-4
kali untuk buang air kecil.

Rumusan Masalah
Laki laki 44 tahun mengeluh
sering lemas sejak 1,5 bulan
lalu
Hipotesis
Laki-laki tersebut menderita
sindrom Cushing

Mind Map
Anamnesis
Pemeriksaa
n Fisik

Komplikasi

Epidemiolog
i

Prognosi
s

Diagnosis
Kerja

Pemeriksaa
n Penunjang

RM

Diagnosi
s
Banding

Tatalaksana

Epidemiologi

Etiologi
Patofisiologi

ANAMNESIS
I: laki-laki 44 th
KU: sering lemas sejak
1,5 bulan lalu
KP: sering terbangun
malam hari 3-4 kali utk
BAK
RPS: lemas
RPD: astma, konsumsi
prednison, DM tipe 2

Pemeriksaan Fisik

TTV
Bentuk
tubuh

Kulit

Hiperten
si
TB, BB, Obesitas
Moon face, buffalo
hump
Atrofi otot

Tipis
Plethorea, Striae,
Ekimosis, hirsutism,
jerawat.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Kortisol Bebas Urin,
Supresi Deksametason
Dosis rendah

Lab

Hb meningkat
Polisitemia
Hiperglikemi
Hipokalemi

Cushing

Normal

Kadar ACTH

ACTH Dependen
> 10-20 pg/mL

ACTH
Inpenden
< 5 pg/mL

Supresi Deksametason
Dosis Tinggi
Cushing
Disease

Ektopik ACTH

Neoplas
ma
Adrenal

Radiologi
MRI
Hipofisis
CT Scan
Abdome
n,

Diagnosis Kerja
Sindrom Cushing
Sindrom yang ditimbulkan oleh kadar
glukokortikoid yang berlebihan pada tubuh
secara kronis. Sindrom ini membuat
ketidakseimbangan metabolisme protein,
lemak dan karbohidrat

DIAGNOSIS BANDING
Diabetes Melitus
tipe 2 (DM tidak
tergantung
insulin)

DM yang paling
sering ditemukan
dan ditandai oleh
gangguan pada
sekresi serta kerja
insulin.

3P (Polyuria, Polydipsia,
Polyphagia).
Glucosuria.
Penurunan BB
Kesemutan/mati rasa pada
ujung syaraf ditelapak
tangan & kaki.
Cepat lelah dan lemah.
Gangguan penglihatan.
Luka sukar sembuh.

Penyakit Cushing

Kelebihan
produksi kortisol
oleh kelenjar
adrenal yang
mengalami
hiperplastik
karena
peningkatan
sekresi ACTH oleh

Moonface,
Miopati proksimal
Hiperglikemia,
Hipertensi
Osteoporosis

ETIOLOGI
Pemberian steroid eksogen
Penyuntikan steroid ke dalam sendi,
penggunaan inhaler steroid, transplantasi
organ
Overproduksi glukokortikoid endogen

EPIDEMIOLOGI

Tahunan: 13 kasus per juta individu


70%= hiperplasi adrenal bilateral
15%= ACTH ektopik
15%= tumor adrenal primer
Insiden hiperplasi hipofisis adrenal 3 X
wanita > laki laki
ACTH ektopik= laki-laki > wanita
Adenoma adrenal maupun hipofisis= usia
25-40 th

PATOFISIOLOGI
HIPOTALAMUS->
CRH

PITUITARY-> ACTH

ADRENAL-> kortisol
(zona fasciculate)

PATOFISIOLOGI

Gejala Klinis

Penatalaksanaan
Farmakoter
api
(Ketokonaz
ol)

Radiasi
Hipofisis
(Cobalt)

Reseksi
Tumor

Adrenalekto
mi

Glukokortiko
id Jangka
panjang

KOMPLIKASI

Hipertensi
Diabetes
Penyakit infeksi
Osteoporosis
Nefrolitiasis
Psikosis
Sindrom Nelson

PROGNOSIS
Adenoma adrenal-> pembedahan->
prognosis baik
Karsinoma adrenal-> prognosis amat
buruk
Usia < 40 th & jauhnya metastasis->
prognosis buruk

KESIMPULAN
Sebagian besar kasus sindrom Cushing
disebabkan iatrogenik pemberian glukokortikoid.
Hal ini harus didasarkan pada etiologi serta
mekanisme patofisiologi penyakit tersebut,
sehingga dapat ditentukan penatalaksanaan
yang paling tepat untuk pasien.
Seorang laki-laki berusia 44 tahun dengan
keluhan sejak 1,5 bulan yang lalu sering lemas.
Pada malam hari terbangun 3-4x untuk buang
air kecil menderita Sindrom Cushing Hipotesis
diterima

Terimakasih