Anda di halaman 1dari 25

Bahan Kuliah Teknologi Membran

PREPARASI DAN KARAKTERISTIK


MEMBRAN
-FLAT MEMBRAN
HOLLOW FIBER
-TUBULAR
-CAPILLARY .

Keunggulan Teknologi Membran


Proses Pemisahan Dapat Dilakukan Secara kontinu
Konsumsi energi yang rendah
Mudah untuk up-scalling
Variabel-variabel yang mempengaruhi sifat membran
dapat diatur
(Mulder,1996)

2016/2/18
Usulan Penelitian
STRANAS , 14 Oktober 2012

Preparasi Membran Secara Inversi


Fasa
Pembuatan Membran Yang Mencakup dua Fasa
dimana Fasa Cair akan berubah menjadi fasa padat
Terbentuk lapisan aktif dan lapisan penyangga

Pada Teknik Inversi Fasa Secara Presipitasi Imersi, struktur


membran yang terbentuk sangat dipengaruhi oleh jenis
pelarut
Struktur Membran akan mempengaruhi kinerja membran

2016/2/18
Usulan Penelitian
STRANAS , 14 Oktober 2012

PROSES PEMBUATAN MEMBRAN


Mixing
CA 25% +
aseton 65% +
Formamida 10%

Casting larutan

dope

Plat kaca

Membran telah
dicasting

Temp.control

2 menit
Annealing

T = 27 C

air
aseton

aquades
Water Bath
2016/2/18
Usulan Penelitian
STRANAS , 14 Oktober 2012

Demixing

Bak Koagulasi

Skema Proses Presipitasi Imersi


Bak

J2

Non Pelarut

Koagulasi

Pelarut
Polimer

J1

Non Pelarut

Larutan

Pelarut

Polimer
Penyangga

Ket. : (1) Non Pelarut


(2) Pelarut

2016/2/18
Usulan Penelitian
STRANAS , 14 Oktober 2012

SKEMA MODUL MEMBRAN NF TIPE


DEAD END
MP

Umpan

PK

PG

BV

PG

BV
PG

U
BV

BV

TN
BV

Permeat

2016/2/18
Usulan Penelitian
STRANAS , 14 Oktober 2012

MEMBRAN HOLLOW FIBER


Definisi :
Hollow Fiber Membran (HFM) adalah membran
yang dapat berfungsi untuk mentransfer gas
dan uap hidrofobik (misalnya volatile dan
semivolatile organik senyawa) antara dua
cairan, biasanya gas (udara) dan air (cair).
Membran yang sering digunakan dalam
industri adalah membran asimetrik.

2016/2/18

Keuntungan Hollow Fiber Membran


Tidak membutuhkan energi
Hal ini membuat membran hollow fiber
memiliki potensi untuk mengganti beberapa
unit operasi yang mengkonsumsi panas, seperti
kolom penyulingan atau penguapan.
Tidak ada produk limbah
tidak menimbulkan limbah dari operasi kecuali
komponen yang tidak diinginkan dalam aliran
umpan. Hal ini dapat membantu untuk
mengurangi biaya operasi untuk menangani
sampah.

2016/2/18

permukaan besar per satuan volume:


serat Hollow memiliki permukaan membran
volume besar per modul. Oleh karena itu,
ukuran serat berongga lebih kecil dibandingkan
jenis membran lainnya tetapi dapat memberikan
kinerja yang lebih tinggi.
Fleksibel:
serat Hollow adalah membran yang fleksibel,
dapat melakukan penyaringan dengan 2 cara,
baik adalah "inside-out" atau "luar-dalam".
Rendah biaya operasi:
serat berongga membutuhkan biaya operasi
rendah dibandingkan dengan jenis lain unit
operasi.
2016/2/18

Kekurangan Membran Hollow Fiber


fouling membran:
fouling Membran serat berongga lebih sering
daripada membran lain karena merupakan
konfigurasi. pakan terkontaminasi akan
meningkatkan laju fouling membran,
esapecially untuk serat berongga.
Mahal:
Hollow Fiber lebih mahal daripada membran
lain yang tersedia di pasar. Hal ini karena
metode fabrikasi dan beban lebih tinggi dari
membran lainnya.

2016/2/18

2016/2/18

Proses spinning akan menentukan


jenis membrane yang akan
dihasilkan, misalnya untuk
membentuk asimetris membran
digunakan wet spinneret, dan
apabila diinginkan membrane yang
memiliki lapisan dense yang lebih
tebal dapat digunakan melt, atau
dry method.

2016/2/18

a) Metode Melt Spinning

2016/2/18

Melt Spinning adalah salah satu metode terpilih


yang sering digunakan dalam fabrikasi hollow
fiber-polymeric membran. Polimer dilelehkan dan
dipompa melalui spinneret (die) dengan
sejumlah lubang (antara 1-1000). Lelehan fiber
kemudian didinginkan, dipadatkan, dan
dikumpulkan di roda penerima. Stretching fiber
dalam bentuk lelehan atau solid memberikan
orientasi kepada rantai polimer sepanjang poros
polimer.

2016/2/18

b) Metode Dry Spinning

2016/2/18

Pada metode dry spinning, daripada mengendapkan polymer


dengan dilusi atau reaksi kimia, pengerasan diperoleh
dengan evaporasi solvent dalam aliran udara atau gas inert
pada suhu berkisar antara 100oC 300oC.
Filament membran tidak terkontak langsung dengan cairan
pengendap, menghilangkan kebutuhan pengeringan dan
recovery
solvent.

2016/2/18

Wet spinning adalah proses tertua dalam


pembuatan hollow fiber membrane. Spinneret
direndam dalam bak yang berisi non solvent (air
/ bahan kimia) dan saat filament muncul mereka
mengendap dan mengeras.
Karena cairan di extrusi secara langsung ke
dalam cairan pengendap, proses ini disebut wet
spinning.

2016/2/18

2016/2/18

Langkah kerjanya adalah sebagai berikut :


1. Larutan Dope di extrusi ke dalam spinneret,
dimana posisi larutan dope adalah di lingkar
luar, sedang di tengahnya adalah Core liquid.
2. Hasil extrusi diarahkan ke bak koagulan
(dimana, selama mengarah ke bak, membran
mengalami fase dry), setelah itu dimasukkan
dalam bak air murni untuk pencucian
3. Setelah itu dilakukan make up ; grafting,
coating, dan pemberian muatan
4. Sebagai finishing dilakukan pengeringan dan
pemotongan

2016/2/18

KARAKTERISTIK MEMBRAN
Penentuan Permeabilitas Membran (Lp)
Penentuan MWCO
Penentuan Struktur Morfologi Membran Dengan
Scanning Elektron Mikroscopy (SEM)

2016/2/18
Usulan Penelitian
STRANAS , 14 Oktober 2012

LP
Fluks didefinisikan sebagai jumlah volume
permeate yang melewati membran per satuan
luas permukaan per satuan waktu.

J = , ..
(3)
J = fluks ( l/m2jam)
V = volume permeat (liter)
A = luas permukaan membran (m2)
t = waktu penyaringan (jam)

2016/2/18

fluks

tekanan

2016/2/18

MWCO
Percobaan dilakukan dengan permeasi variasi
berat molekul larutan dekstran. Larutan
dekstran yang digunakan adalah berat molekul
9500, 19.500 dan 39.000 Dalton. Tekanan
yang digunakan adalah 0,2 kg/cm3. Untuk
setiap membran dialurkan grafik antara berat
molekul dengan % rejeksi.

2016/2/18

SEM
Struktur penampang melintang membran selulosa
asetat dianalisa dengan SEM. Analisa ini
memberikan informasi kualitatif mengenai ukuran
pori membran, distribusi pori serta geometri pori
secara keseluruhan.
Membran yang terbentuk dipotong-potong dengan
ukuran sekitar 1 cm2, kemudian dicelupkan
kedalam nitrogen cair supaya mudah dipatahkan.
Kemudian ditempelkan pada wadah cuplikan (brass
disk) dengan bantuan selotip. Cuplikan membran
dilapisi dengan emas dalam keadaan vakum.
Setelah itu permukaan membran dapat diamati
melalui electron microscopy dan dapat diambil
fotonya.

2016/2/18

Usulan Penelitian STRANAS , 14 Oktober 2012