Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN KEPERAWATAN PADA

KLIEN DENGAN DETOKSIFIKASI


PENYALAHGUNAAN NAPZA
Disusun Oleh :
1. Andi Mulyana
2. Dessy Pratiwi Simanjuntak
3. Haryanti Apriliani Santoso
4. Joannisa Rismawati Arisona
5. Septi Mustikawati Putri
6. Siti Nurul Novia
7. Sofan Hardi Fratama

Tingkat 2B

Kelompok 3

Pengertian Detoksifikasi

Detoksifikasi adalah proses


menghilangkan racun (zat narkotika atau
adiktif lain) dari tubuh dengan cara
menghentikan total pemakaian semua
zat adiktif yang dipakai atau dengan
penurunan dosis obat pengganti.
(Hukom, I. 2008).

Tujuan Terapi Detoksifikasi

Untuk mengurangi, meringankan, atau meredakan


keparahan gejala-gejala putus.
Untuk mengurangi keinginan, tuntutan dan
kebutuhan pasien untuk mengobati dirinya sendiri
dengan menggunakan zat-zat illegal.
Mempersiapkan proses lanjutan yang dikaitkan
dengan modalitas terapi lainnya seperti therapeutic
community atau berbagai jenis terapi rumatan lain.
Menentukan dan memeriksa komplikasi fisik dan
mental, serta mempersiapkan perencanaan terapi
jangka panjang, seperti HIV/AIDS, TB pulmonum,
hepatitis.

Lama Detoksifikasi
Detoksifikasi jangka panjang (3-4
minggu) seperti dengan
menggunakan metadon
Detoksifikasi jangka sedang (3-5
hari) : naltrekson, mida-zolam,
klonidin
Detoksifikasi cepat (6 jam
sampai 2 hari): rapid detox

Obat-obat yang digunakan untuk terapi


Detoksifikasi

Metadon
Klonidin
Lofeksidin dan Guanfasin
Buprenorfin
Midazolam-Naltrekson
Disulfiram

Macam-macam Terapi
Detoksifikasi

Terapi Intoksikasi Akut


Terapi Putus Zat
Terapi Psikotik

Program Layanan Terapi Pemulihan Napza

Penatalaksanaan detoksifikasi/putus zat


opiat
Tujuan:

Memberikan tindakan medis untuk


mengurangi atau menghilangkan gejala
klinis putus zat pada pengguna napza
suntik

Penatalaksanaan overdosis
Pemberian konseling adiksi

Asuhan Keperawatan

C:\Users\x401u\Documents\ASKEP.docx

Terimakasih...