Anda di halaman 1dari 32

TABEL 2 : PELUANG

Skala
1

Rutin
Secara teori bisa terjadi, tetapi belum pernah mengalami atau pernah mendengar
terjadi.

Pernah terjadi sekali pada suatu waktu yang tidak diketahui dengan pasti

Pernah terjadi dalam waktu 5 (lima) tahun terakhir

Pernah terjadi dalam masa 3 (tiga) tahun terakhir

Pernah terjadi dalam masa 1 (satu) tahun terakhir

Sifat

Sifat
Non Rutin
Secara teori bisa terjadi, tetapi yakin tidak akan terjadi selama pekerjaan berlangsung

Bisa terjadi, tetapi sangat kecil kemungkinan akan terjadi sekali selama pekerjaan
berlangsung
Bisa terjadi paling banyak 1 kali selama pekerjaan berlangsung
Bisa terjadi 2-3 kali selama pekerjaan berlangsung
Bisa terjadi lebih dari 3 kali selama pekerjaan berlangsung

TABEL 3: KONSEKUENSI
Skala
Dampak K3

Kondisi Daerah Kerja


Radiasi
(K2)
< 5 mSv per tahun

Kategori
Penerimaan Dosis Individu

(K1)
Tindakan P3K

(K3)
< 20 mSv per tahun

Perawatan medis

5 < dosis < 15 mSv per


tahun

Cacat permanen 1
orang

15 < dosis < 50 mSv per 200 < dosis < 500 mSv per
tahun
tahun

Kematian 1 orang; > 50 mSv per tahun


cacat permanen > 1
orang

500 < dosis < 5000 mSv per


tahun

Kematian > 1 orang Terdapat kontaminasi

> 5000 mSv per tahun

20 < dosis < 200 mSv per tahun

Kategori
Lingkungan Hidup
(K4)
< Baku Mutu Lingkungan

Kerugian Finansial X
(K5)
X < 5%

Dapat pulih dengan sendirinya < 12


bulan

5% < X < 15%

Dapat dipulihkan dengan intervensi


manusia dalam waktu <12 bulan

30% < X 30%

Dapat dipulihkan dengan intervensi 30% < X 50%


manusia dalam waktu lama >12 bulan

Tidak dapat dipulihkan dengan cara


apapun.

X > 50%

hasil
ada A, B, C saja
ada D
ada E

nilai Profil
A/B/C (dipilih profil yang terbanyak)
D
E

Peringkat
A

Skala Risiko
0 - 24

25 - 49

50 - 74

75 - 99

100 - 125

Kesimpulan
Risiko dapat diterima, langkah pengendalian dinilai efektif

Risiko belum dapat diterima, perlu dilakukan tindakan pengendalian


tambahan
Risiko tidak dapat diterima, harus dilakukan tindakan pengendalian
Risiko sangat tidak
pengendalian segera.

dapat

diterima

harus

dilakukan

tindakan

Risiko amat sangat tidak dapat diterima, kegiatan tidak dilaksanakan


hingga dilakukan pengendalian untuk mereduksi risiko

No. Dok :
Rev
:
Tanggal :23 Mar
Hal
:

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL


SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR
FORMULIR PENILAIAN RESIKO PRAKTIKUM RADIOKIMA
KELOMPOK/BAGIAN
Kelompok B2

No

Tahapan Pekerjaan

KEGIATAN
TINDAKAN
Penentuan Waktu Dibuat oleh
Paro Nuklida
Diperiksa oleh
Disetujui oleh
Potensi Bahaya

NAMA
Arkadius Aban
Naufal Alif Syarifuddin
Haries Handoyo, S.ST
Sugili Putra, S.T, M.Sc.

Akibat Kecelakaan Pengendalian Yang


dan PAK
ada

JABATAN
Mahasiswa
Mahasiswa
Assisten Praktikum
Ketua Jurusan TKN

Peluang
K1

1
1

2
Persiapan
Persiapan Alat : mikropipet,
detektor GM, pinset, pendose,
kertas saring, planset Al

10

Sediakan IK,
gunakan APD (jas
lab, sarung tangan
lateks)

Terpapar sumber Sediakan IK,


radiasi,
gunakan APD (jas
surveymeter
lab, sarung tangan
rusak, kontaminasi lateks, shieldhing
bahan radioaktif Pb, kacamata)

detektor GM, alat tersengat listrik,


gelas
luka sayatan

Pemeriksaan Paparan dan


sumber radiasi
Kontaminasi dengan
terbuka,
surveymeter(badan, tangan dan surveymeter
daerah kerja)
jatuh

Risiko
Konsekuensi
K2 K3 K4

Persiapan Bahan : sumber I131, sumber Co-60, aquades

sumber
kontaminasi bahan sediakan IK,
radioaktif, bahan radioaktif,
gunakan APD
cair
terpeleset
(Sarung tangan,
jaslab, kacamata,
masker, shieldhing
Pb)

Pelaksanaan
Mencari efisiensi detektor GM
detektor GM,
tersengat listrik,
(cacah latar dan cacah sumber sumber radioaktif terpapar radiasi
standar)

Sediakan IK,
Gunakan APD
(sarung tangan
lateks, masker)

Uji usap I-131 : sumber I-131


dipipet dengan mikropipet
sebanyak 50 mikroliter, sumber
I-131 diteteskan ke plat, diusap
dengan kertas saring dan
ditaruh dalam planset Al)

Sumber
Kontaminasi bahan Sediakan IK,
radioaktif, kertas radioaktif
gunakan APD (jas
saring terbang
lab, sarung tangan,
atau jatuh ke
shielding Pb,
lantai, mikropipet
masker, kacamata
jatuh
pelindung)

Pencacahan sampel untuk


bahan radioaktif, kontaminasi bahan Sediakan IK,
menentukan waktu paruh :
detektor GM
radioaktif,
gunakan APD (jas
kertas saring dalam planset Al
tersengat listrik
lab, sarung tangan
yang digunakan untuk
lateks,masker,
mengusap cairan I-131 dari plat
kacamata
dicacah dengan detektor GM
pelindung)
dalam selang waktu tertentu
(saat praktikum, 3 hari
setelahnya dan 6 hari
setelahnya), penyimpanan
kertas saring dalam planset Al
harus disimpan dibalik shielding
Pb

Penyelesaian
Pembuangan limbah

Bahan radioaktif

kontaminasi bahan Sediakan IK,


radioaktif
gunakan APD
(masker,jas
lab,sarung tangan
lateks, kacamata
pelindung)

Pemeriksaan Paparan dan


sumber radiasi
Kontaminasi dengan
terbuka,
surveymeter(badan, tangan dan surveymeter
daerah kerja)
jatuh

Terpapar sumber Sediakan IK,


radiasi,
gunakan APD (jas
surveymeter
lab, sarung tangan
rusak, kontaminasi lateks, shieldhing
bahan radioaktif Pb, kacamata)

Pembongkaran dan
pembersihan alat

Luka sayatan,
tersengat listrik

mikropipet,
planset Al,
detektor GM

Sediakan IK,
gunakan
APD(sarung tangan
lateks, jas lab,
kacamata)

No. Dok :
Rev
:
Tanggal :23 Maret 2016
Hal
:

JABATAN
a
a
raktikum
san TKN

Ao

PARAF

ko
onsekuensi
K5

Gamma
d
R
H

Peringkat
Risiko

Skala
Risiko
(P x K)

11

12

13

14

20

10

10

Co-60
0.000001 Ci
5.53360E-007
0.99 R.m^2/Ci.jam
1m
0.0005478268 mR/jam
5.47827E-006 mSv/jam

5.27 tahun

10

10

10

10

10

10

10

10

Profil Kegiatan

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL


SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR
FORMULIR POTENSI BAHAYA PRAKTIKUM RADIOKIMIA
KELOMPOK/BAGIAN
LAB RADIOAKTIF STTN-BATAN

No
1
1

KEGIATAN
TINDAKAN
Penentuan Waktu Dibuat oleh
Paruh
Radionuklida
Diperiksa oleh
Disetujui oleh

Tahapan Pekerjaan
2
Persiapan
Persiapan Alat :
mikropipet, detektor Geiger-Muller, planset Al,
kertas saring, pendose

NAMA
Arkadius Aban
Naufal Alif Syarifuddin
Haries Handoyo,S.ST
Sugili Putra, ST, M.Sc.
Potensi Bahaya
3

detektor GM, alat gelas

JABATAN
Mahasiswa
Mahasiswa
Assisten Praktikum
Ketua Jurusan TKN

Akibat Kecelaka
4
tersengat listrik,

Pemeriksaan Paparan dan Kontaminasi awal


dengan menggunakan surveymeter (badan,
tangan, dan daerah kerja)

sumber radiasi terbuka, surveymeter jatuh

Persiapan Bahan : sumber I-131, sumber standar


Co-60, aquadest

sumber radioaktif, bahan cair

Pelaksanaan
Menentukan efisiensi detektor GM (cacah latar dan sumber radioaktif, detektor GM
cacah sumber standar)

terpapar sumber raidasi,


kontaminasi baha

kontaminasi bahan radioak

tersengat lsitrik, terpapar

Uji usap I-131 : sumber I-131 dipipet dengan


mikropipet sebanyak 50 mikroliter, sumber I-131
diteteskan ke plat, diusap dengan kertas saring
dan ditaruh dalam planset Al

sumber radioaktif, ketras saring terbang atau jatuh


ke lantai, mikropipet jatuh

Pencacahan sampel untuk menentukan waktu


bahan radioaktif, detektor GM
paruh : kertas saring dalam planset Al yang
digunakan untuk mengusap cairan I-131 dari plat
dicacah dengan detektor GM dalam selang waktu
tertentu (saat praktikum, 3 hari setelahnya dan 6
hari setelahnya), penyimpanan kertas saring dalam
planset Al harus disimpan dibalik shielding Pb

terkontaminasi bahan radi

kontaminasi bahan radioak

Penyelesaian
Pembuangan limbah

bahan radioaktif

kontaminasi bahan radioak

Pemeriksaan Paparan dan Kontaminasi dengan


surveymeter(badan, tangan dan daerah kerja)

sumber radiasi terbuka, surveymeter jatuh

Terpapar sumber radiasi, s


kontaminasi bahan

Pembongkaran dan pembersihan alat

mikropipet, planset Al, detektor GM

luka sayatan, tersengat lis

No. Dok :
Rev
:
Tanggal :23 Maret 2016
Hal
:

JABATAN
asiswa
asiswa
ten Praktikum
a Jurusan TKN

PARAF

Akibat Kecelakaan dan PAK


4
tersengat listrik, luka sayatan

papar sumber raidasi, surveymeter rusak,


kontaminasi bahan radioakitf

aminasi bahan radioaktif, terpeleset

ngat lsitrik, terpapar radiasi

ntaminasi bahan radioaktif

aminasi bahan radioaktif, tersengat listrik

aminasi bahan radioaktif

apar sumber radiasi, surveymeter rusak,


aminasi bahan

sayatan, tersengat listrik