Anda di halaman 1dari 9

BAB IV

MANAJEMEN PUSKESMAS BANJARBARU SELATAN

A.
1.

SUMBER DAYA MANUSIA (M1 MAN)


Analisis Ketenagaan

Tabel 4.1 Tenaga Kesehatan Puskesmas Banjarbaru Selatan


No

Jenis Tenaga

Jumlah

Kualifikasi Pendidikan

Kepala Puskesmas

S2 (MM)

Kepala Tata Usaha

S2 (MM)

Dokter Umum

S1 Dokter Umum

Dokter Gigi

S1 Dokter Gigi
S2
=1
D4
=2
D3
=8
D1
=3

Bidan

14

Perawat

12

Perawat Gigi

Nutrition

10

Sanitarian

11

Analis Kesehatan

12
13

Apoteker
Asisten Apoteker

1
3

14

Pelaksana Umum

10

S1Ners
S1 Kep
D3
SPK

=2
=1
=8
=1

SPRG = 2
D3
=1
S1 SKM = 2
D3 Gizi = 2
S1 SKM = 2
D1
=1
D3 AAK = 1
SMAK = 1
S1 Apt = 1
SMF = 3
S1 SKM = 1
D3
=1
SLTA
=6
D1 SMAG = 1
SD
=1

Penempatan
Ruang Kepala
Puskesmas
Ruang
TataUsaha
Poli umum,
lansia, MTBS
Poli gigi

Keterangan

1 org Tubel

Poli KIA dan


KB,
Imunisasi,
MTBS
Ruang
tindakan, poli
umum, lansia,
MTBS,
imunisasi

1 org tubel

Poli gigi
Poli gizi
Ruang sanitasi
Laboratorium
Apotek
Apotek
Tata Usaha,
loket

(Sumber : Tata Usaha Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2015)


Keadaan Tenaga Kesehatan yang ada di Puskesmas Banjarbaru Selatan dapat
dilihat pada lampiran 1.

31

Tabel 4.2. Jumlah PNS di Puskesmas Banjarbaru Selatan menurut Jabatan


Struktural/ Fungsional
Struktural
2

Fungsional
51

Non Fungsional
9

Jumlah
61

(Sumber : Tata Usaha Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2015)

Berdasarkan kepangkatan/golongan dari Karyawan di Puskesmas Banjarbaru


Selatan dapat dilihat pada tabel 4.3 sebagai berikut:
Tabel 4.3. Jumlah PNS di Puskesmas Banjarbaru Selatan menurut Golongan
III.d
14

III.c
11

Jumlah PNS Menurut Golongan


III.b
III.a
II.d
II.c
10
5
8
7

II.b
1

Jumlah

II.a
5

61

(Sumber : Tata Usaha Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2015)

Berdasarkan masa kerja dari Karyawan di Puskesmas Banjarbaru Selatan dapat


dilihat pada tabel 4.4 sebagai berikut:
Tabel 4.4 Jumlah PNS di Puskesmas Banjarbaru menurut lama masa kerja
No
1.
2.
3.
4.
5.

Masa Kerja
< 5 tahun
> 5 tahun 10 tahun
> 10 tahun 15 tahun
>15 tahun 20 tahun
> 20 tahun
Total

Jumlah
12
16
13
15
5
61

(Sumber : Tata Usaha Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2015)

Dari tabel 4.4 di atas diketahui bahwa masa kerja dengan jumlah terbanyak
adalah > 5 tahun 10 tahun yaitu sebanyak 16 orang. Semakin lama masa kerja
seseorang, maka pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki semakin bertambah.
Berdasarkan jumlah PNS di Puskesmas Banjarbaru Selatan menurut pendidikan
dapat dilihat pada tabel 4.5 sebagai berikut:
Tabel 4.5 Jumlah PNS di Puskesmas Banjarbaru menurut pendidikan tahun 2015

Instansi /
Jumlah PNS menurut pendidikan
Unit
Kerja
SD SLTP SLTA DI DIII DIV S1 S2
Biro
Puskesmas 1
0
14
5
19
2
18
2
Banjarbaru
(Sumber : Tata Usaha Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2015)

32

S3

Jumlah

61

Perbandingan rasio tenaga kesehatan di Puskesmas Banjarbaru Selatan terhadap


jumlah penduduk dibandingkan dengan sasaran Indonesia Sehat dapat dilihat pada
tabel di bawah ini.
Tabel 4.6 Rasio Tenaga Kesehatan di Puskesmas Banjarbaru Selatan terhadap Jumlah
Penduduk
Rasio Puskesmas
Sasaran Indonesia
Tenaga Kesehatan
Tenaga
Puskesmas
No.
Banjarbaru (per
sehat (per 10.000
Kesehatan
Banjarbaru
Selatan
10.000 jiwa)
jiwa)
5 orang
1
Dokter Umum
1,75
4,8
2 orang
2
Dokter Gigi
0,67
1,1
12
orang
3
Perawat
4,19
15,8
14 orang
4
Bidan
4,89
7,5
1 orang
5
Apoteker
0,35
1,2
3 orang
6
Sanitarian
1,05
1,5
2 orang
7
Ahli Gizi
0,67
2,4
(Sumber :KEPMENKES no.81/MENKES/SK/I/2004 dalam rencana pengembangan
tenaga kesehatan tahun 2011-202
Pada tabel 4.6 dapat dilihat bahwa tenaga keperawatan mempunyai kekurangan
sekitar 4 orang dari anjuran yaitu 16 orang tenaga perawat. Kekurangan ini
diantisipasi dengan pengalokasian tugas rangkap bagi perawat, keadaan ini
menyebabkan peningkatan beban kerja. Tenaga kesehatan yang lain sudah mencukupi
sesuai ratio untuk mencapai Sasaran Indonesia Sehat terkecuali ahli gizi yang
masih kekurangan 1 orang.
2.
Kepuasan Tenaga Kerja
Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kuesioner yang terdiri dari 20 pernyataan
berbentuk lima pilihan didapatkan data pada item gaji yang diterima dibandingkan
dengan pekerjaan yang dilakukan menyatakan tidak puas sebesar 24,6, cukup puas
sebesar 52,3% dan puas sebesar 23,1%, item gaji yang yang diterima dibandingkan
dengan pendidikan menyatakan tidak puas sebesar 24,6%, cukup puas sebesar 58,4%,
dan cukup puas sebesar 18,6%. Pada item pemberian intensif tambahan terhadap
prestasi/ kerja keras tenaga kesehatan menyatakan tidak puas sebesar 24,6%, cukup
puas sebesar 66,2, dan puas sebesar 9,2%. Pada item tersedianya peralatan dan
perlengkapan yang mendukung pekerjaan sebagian tenaga kesehatan menyatakan
tidak puas sebesar 26,2%, cukup puas sebesar 58,5%, dan puas sebesar 15,3%.
Sebagian besar tenaga kesehatan menyatakan puas terhadap system penggajian

33

ditempatnya bekerja sebesar 60%. Tenaga kesehatan juga menyatakan puas terhadap
hubungan antar karyawan/ kelompok kerja, terhadap perlakuan atasan dengan
bawahan, masing masing sebesar 50,8% dan 60%. Tenaga kesehatan juga
menyatakan sangat puas terhadap kesesuaian antara pekerjaan dan pendidikan, serta
kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan meningkatkan pendidikan masing-masing
sebesar 3,1% dan 1,5%.
3.

Pendidikan Lanjutan & Pelatihan


Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa tenaga kerja di Puskesmas

Banjarbaru Selatan, pada tahun 2015 tenaga kerja di Puskesmas Banjarbaru diikutkan
dalam program pendidikan dan pelatihan yang diadakan oleh pemerintah maupun
swasta yang secara rutin diikuti oleh petugas kesehatan Puskesmas Banjarbaru
Selatan. Pada tahun 2015 ada dua orang petugas kesehatan yang melanjutkan
pendidikan/ tugas belajar (S2 Kesehatan dan Kedokteran gigi spesialis). Pelatihan
yang diikuti oleh tenaga kesehatan salah satunya adalah mengikuti pelatihan terkait
program PTM yakni hipnoterapi berhenti merokok, manajemen kinerja klinik,
penanganan kanker serviks, pelatihan tentang jabatan fungsional perawatn dan
sanitarian, serta pelatihan lainnya. Hal ini secara signifikan dapat menunjang
pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan program yang mereka pegang.
4.

Kader Kesehatan di Puskesmas


Pemberdayaan masyarakat dapat dilihat dengan adanya masyarakat yang ditetapkan

menjadi kader kesehatan Puskesmas. Pembagian kader kesehatan Puskesmas Banjarbaru


Selatan berdasarkan wilayah, yaitu:
a.

Kelurahan Kemuning: 9 kader yang terbagi di dua posyandu, yaitu:


1) Posyandu Dahlia: 5 kader
2) Posyandu Nusa Indah: 4 kader

b.

Kelurahan Guntung Paikat: 38 kader yang terbagi di 8 posyandu, yaitu:


1) Posyandu Matahari: 5 kader
2) Posyandu Mekar Sari: 4 kader
3) Posyandu Mawar: 5 kader

34

4) Posyandu Sakura: 5 kader


5) Posyandu Kemuning: 4 kader
6) Posyandu Anggrek: 5 kader
7) Posyandu Halim: 5 kader
8) Posyandu Idaman: 5 kader
c.

Kelurahan Loktabat: 46 kader yang terbagi di 8 posyandu, yaitu:


1) Posyandu Seruni: 5 kader
2) Posyandu Kenanga: 7 kader
3) Posyandu Aster: 5 kader
4) Posyandu Flamboyan: 6 kader
5) Posyandu Berlina: 5 kader
6) Posyandu Kembang Sepatu: 5 kader
7) Posyandu Hadijah: 6 kader
8) Posyandu Idaman: 7 kader

5.

Mahasiswa Berpraktek
Dari hasil pengkajian didapatkan bahwa pada tahun 2015 terdapat mahasiswa

yang berpraktek di Puskesmas Banjarbaru Selatan, baik mahasiswa keperawatan


maupun kebidanan. Hal ini memberikan kesempatan kepada tenaga kesehatan yang
bekerja disana untuk menjadi pembimbing lahan. Kesempatan ini akan menjadi suatu
tantangan dan pemicu untuk meningkatkan kemampuan. Profesionalitas, serta
keterampilan tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Banjarbaru Selatan.

35

B.
1.

SARANA DAN PRASARANA (M2-MATERIAL)


Sarana Penunjang Puskesmas Banjarbaru Selatan
Sistem pelayanan kesehatan berkembang sangat pesat, dimana pembangunan

fasilitas kesehatan semakin meningkat dengan harapan dapat dinikmati oleh seluruh
masyarakat. Puskesmas Banjarbaru Selatan mempunyai sarana kesehatan masyarakat
sebagai berikut:
Tabel 4.7 Rincian Ruangan Pelayanan Kesehatan yang dimiliki Puskesmas Banjarbaru
Selatan
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Bangunan
Ruang promkes
Ruang tindakan
Ruang gizi
Ruang imunisasi
Poli Umum
Poli MTBS
Poli lansia
Laboratorium
Poli gigi
Poli KIA & KB
Apotik
Loket
Jumlah

Jumlah (unit)
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
10

Kondisi
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik

(Sumber : Tata Usaha Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2015)


Tabel 4.8 Bangunan Fisik sebagai sarana pendukung pelayanan yang dimiliki Puskesmas
Banjarbaru Selatan
No
Bangunan
Jumlah (unit)
Kondisi
1
Puskesmas Pembantu
1
Baik
2
Puskesmas Keliling
2
Baik
3
Posyandu Balita
16
Baik
4
Posyandu Lansia
7
Baik
5
Puskesdes
1
Baik
6
Puskeskel
1
Baik
Jumlah
28
(Sumber : Data Inventaris Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2015)

Tabel 4.9 Sarana Transportasi


Selatan
No Jenis
Type
Roda 4
Toyota
1
Roda
4
AVP
2

Operasional yang dimiliki Puskesmas Banjarbaru


No. Polisi
DA 362 R
DA 955 AD

36

Keadaan
Baik
Baik

Asal
APBD
APBD

Keterangan

3
3
4
5

Roda 4
Roda 2
Roda 2
Roda 2

Toyota
Suzuki Shogun
Yamaha
-

DA 4453 R
DA 4133 R
DA 4137 R

Kurang baik
Baik
Rusak berat
Baik

APBD
APBD
APBD
APBD

(Sumber : Data Inventaris Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2015)

Berdasarkan Analisis yang dilakukan pada data inventaris Puskesmas


Banjarbaru Selatan tahun 2015 dapat dilihat pada table 4.10 sebagai berikut
Tabel 4.10 Sarana penunjang yang dimiliki Puskesmas Banjarbaru Selatan
No

Jenis sarana

Jumlah

1 Komputer
3
2 Laptop
4
3 Printer
7
4 Wireles
3
5 Wireles amplifier
2
6 Slide Proyektor
0
7 LCD Projector
1
8 Rolling Screen
1
9 TV
1
10 DVD
0
11 Camera Digital
0
12 Alat perekam mini
0
13 Loudspeaker
1
14 Amplifier
1
15 Sound System
1
16 Stopwatch
1
(Sumber : Data Inventaris Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2015)

Keadaan
Baik
Rusak
3
0
4
0
7
0
3
0
2
0
0
0
1
0
1
0
1
0
0
0
0
0
0
0
1
0
1
0
1
0
1
0

Tabel 4.11 Sarana Kesehatan yang dimiliki Puskesmas Banjarbaru Selatan


No
1
2
3
4
5
6
7
8

Jenis sarana

Jumlah

Sterilisator
Stetoskop
Tensi Meter Air Raksa
Tensi meter
Timbangan Bandan Dewasa
Timbangan Bayi
Waskom
Lemari Instrumen

7
27
1
6
20
4
3
2

37

Keadaan
Baik
Rusak
7
0
25
2
1
0
6
0
20
0
4
0
3
0
2
0

9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55

Lemari Obat
Lemari Obat 2 Pintu
Infusing Stand
Gunting Lurus
Nirbekhem
Senter
Tabung Oksigen
W.G.B Set Rack
Lampu Sorot
Manset Anak
Bak Instrumen
Sonde
Pinset Bengkok Tajam
Neirbeken
Angsang
Pinset Anatomi
Stetoskop Janin
Baki Instrumen Tertutup
Spatel
Pengukur Tinggi Bandan
Poliklinik Set
Microtoise TB
Alat Pengukur Gula Darah
UKS Set
Mesin Fogging
Ranjang Periksa
ECG
Tensimeter Digital
Ishihara Tes Snelenn Book
THT Set
Kursi Roda
Pinset
Bengkok
Mikrotoa
Speculum
Bedah minor set
Circumcision set
Ambu bag resuscitator bayi
Suction
Saturasi oksigen
Thermometer
Emergency kit
Ambu bag dewasa
Ambu bag anak-anak
dopler
Mesin fototerapi
Garpu tala

2
1
4
3
4
5
4
1
3
5
2
13
1
3
5
6
1
1
2
2
1
1
7
1
1
4
1
1
3
1
1
8
4
1
2
2
2
2
2
2
8
2
1
`1
8
1
1

38

2
1
4
3
4
5
4
1
3
5
2
13
1
3
5
6
1
1
2
2
1
1
7
1
1
4
1
1
3
1
1
8
4
1
2
2
2
2
2
2
8
2
1
1
8
1
1

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

56 Obgyn bed
2
57 Tromol benang heacting
2
58 Serumen set
6
59 Tensimeter raksa
25
(Sumber : Data Inventaris Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2015)

2
2
6
15

0
0
0
10

Pada data tabel di atas dapat terlihat bahwa bangunan fisik yang ada di
Puskesmas Banjarbaru Selatan dalam kondisi baik, hal tersebut sangat mendukung
pelaksanaan pelayan kesehatan secara kondusif. Bangunan meliputi sarana untuk
pelayanan kesehatan dan kegiatan administratif seperti ruang kepala Puskesmas,
ruang tata usaha dan aula yang biasa digunakan untuk kegiatan rutin berupa rapat atau
pertemuan lainnya. Sarana dan prasarana yang ada dapat digunakan tenaga kesehatan
dengan maksimal untuk melayani masyarakat. Tersedianya alat medis dan non medis
sesuai dengan standar dan kondisi baik juga menunjang pelayanan yang diberikan
untuk masyarakat, serta dilakukannya kalibrasi pada alat-alat medis secara rutin ( satu
kali dalam setahun) untuk mengoptimalkan hasil pemeriksaan sehingga dapat
meningkatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas . Puskesmas juga dibantu
pemerintah melalui kebijakan untuk melengkapi sarana dan prasarana pendukung..
Terdapat sarana transportasi Puskesmas berupa Ambulans dan sepeda motor juga
mempermudah mobilisasi petugas kesehatan dalam melayani kesehatan masyarakat.
Puskesmas juga memiliki ruangan khusus untuk bimbingan mahasiswa yang sedang
berpraktek di Puskesmas Banjarbaru Selatan. Keterbatasan disini dapat terlihat tidak
adanya ruangan khusus yang disediakan untuk penyakit menular seperti TB Paru.
Saat ini Pengambilan obat TB Paru dan juga konseling terkait TB Paru masih
dilakukan bersama dengan ruang tindakan.

39