Anda di halaman 1dari 3

Modul 1

Polymer Termoset
Polimer termoset merupakan salah satu jenis polimer yang memiliki ketahanan termal
yang baik apabila dibandingkan dengan polimer termoplastik. Dalam pemanfaatannya,
umumnya polimer termoset sering digunakan sebagai salah satu bahan penyusun pada
material komposit karena viskositasnya yang rendah, serta sifat mekaniknya yang baik.
Namun dalam proses pembentukannya, polimer termoset harus ditambahkan dengan
suatu zat (curing agent dan/katalis) agar dapat membentuk suatu material yang solid.
Namun penambahan zat tersebut tidak boleh secara sembarang karena dapat
mempengaruhi karakteristik dari material tersebut. Dalam percobaan ini akan diamati
pengaruh penambahan zat katalis didalam resin poliester.
Alat:
1.
2.
3.
4.

Timbangan
Gelas plastik atau kertas
Pengaduk
Gelas kimia

Bahan:
1. Resin poliester
2. Katalis
Cara kerja:
1. Pertama, resin poliester dituangkan ke dalam gelas plastik
2. Katalis dengan jumlah tertentu ditambahkan ke dalam resin poliester
3. Waktu curing, viskositas, serta penampakan visual dari poliester diamati
Tugas Pendahuluan:
1. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis polimer yang didasarkan pada jenis strukturnya?
2. Sebutkan kelebihan dan kekurangan polimer thermoset apabila dibandingkan
dengan polimer termoplastik?
3. Apa yang dimaksud dengan curing agent dan katalis?

Tugas Setelah Praktikum:


1. Mengapa pada penambahan katalis dengan jumlah tertentu dapat menyebabkan
resin berubah warna?
2. Mengapa polimer thermoset umumnya bersifat kaku?
3. Mengapa penambahan katalis pada polyester dapat mengubah viskositas dari
polyester?

Modul 2
Bioplastik Pati

Plastik adalah material yang digunakan manusia setiap harinya. Namun dalam
pemanfaatannya, plastik yang umumnya digunakan oleh manusia adalah plastik sintetis
yang tidak renewable karena terbuat dari minyak bumi dan tidak biodegradable yang
menyebabkan terjadinya penumpukan sampah di Indonesia. Untuk menanggulangi
permasalahan tersebut, berbagai penelitian mengenai plastik yang bersifat renewable
dan biodegradable terus dikembangkan. Salah satu jenis plastik yang digunakan untuk
menanggulangi permasalahan tersebut adalah bioplastik pati. Pati merupakan salah satu
jenis polimer alam yang sangat melimpah didunia. Namun, agar dapat dimanfaatkan
menjadi plastik, pati harus diproses terlebih dahulu agar tercapai struktur yang
diinginkan. Pada percobaan ini, akan dilakukan pembuatan bioplastik yang berbahan
dasar pati singkong dan studi mengenai pengaruh penambahan gliserol dan PVA
(polyvinil alkohol) didalam proses pembuatan bioplastik pati.

Alat :
1.
2.
3.
4.
5.

Cetakan
Heater
Pengaduk magnetik
Gelas kimia
Selotip hitam

Bahan :
1. Pati tapioka
2. Aqua dm
3. PVA (polyvinil alkohol)
Cara kerja (pembuatan bioplastik pati dengan penambahan gliserol):
1. Air aqua dm dituangkan kedalam gelas kimia sebanyak 200 gram
2. Pati dan gliserol (5,10,15 dan 20% berat pati) dimasukkan kedalam air sambil
diaduk diatas heater dengan menggunakan magnetic stirrer
3. Larutan pati dipanaskan hingga mencapai temperatur 69 C
4. Kemudian, larutan pati tersebut dituangkan ke dalam cetakan dan ditunggu hingga
kering
Cara kerja (pembuatan bioplastik pati dengan penambahan PVA):
1. Air aqua dm seberat 200 gram dituangkan ke dalam gelas kimia
2. Polyvinil alcohol (20, 40, 60, 80, dan 100% berat pati) dimasukkan ke dalam air
dan dipanaskan hingga mencapai temperatur 85 C

3. Kemudian, 10 gram pati dilarutkan didalam gelas kimia yang berbeda dan
dicampurkan dengan larutan PVA
4. Campuran larutan tersebut diaduk dengan magnetic stirrer selama 5 menit
5. Kemudian larutan tersebut dituangkan kedalam cetakan dan ditunggu hingga
kering.

Tugas Pendahuluan:
1. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis polimer alam yang melimpah di bumi?
2. Mengapa pati merupakan salah satu polimer alam yang sangat disukai untuk
dimanfaatkan sebagai plastik?
3. Apa yang dimaksud dengan plasticizer, serta jelaskan pemanfaatannya didalam
plastik?
4. Apa yang dimaksud dengan polymer blending?

Tugas Setelah Praktikum:


1. Sebutkan kelebihan dan kekurangan penambahan gliserol dan PVA didalam
bioplastik pati?
2. Jelaskan pengaruh plasticizer terhadap struktur plastik?
3. Apabila anda harus membuat kantong plastik dari pati, mana yang lebih anda
sukai, anda tambahkan dengan gliserol atau PVA?