Anda di halaman 1dari 54

DOMINICK SALVATORE, 2007 (Edisi

B. Indonesia, 2006, Edisi B. Inggris)


BAB 10 (hal. 181 dst.)
Schaums Outline:
MIKROEKONOMI

HARGA DAN OUTPUT DI PASAR


PERSAINGAN MONOPOLISTIS
DAN OLIGOPOLI
Definisi:
PERSAINGAN MONOPOLISTIS (MONOPOLISTIC
COMPETITION) ADALAH ORGANISASI PASAR DI MANA
TERDAPAT BANYAK PERUSAHAAN YANG MENJUAL
PRODUK DENGAN DIFERENSIASI (HAMPIR SERUPA
TAPI TIDAK SAMA)
OLIGOPOLI (OLIGOPOLY) ADALAH ORGANISASI PASAR
DI MANA TERDAPAT BEBERAPA PENJUAL UNTUK
PRODUK YANG HOMOGEN ATAUPUN DENGAN
DEFERENSIASI. Contoh: Mobil, Aluminium, Baja

PERSAINGAN
MONOPOLISTIS
KURVA PERMINTAAN
KURVA PERMINTAAN SANGAT ELASTIS
(bandingkan dengan kurva permintaan pasar
persaingan sempurna yang elastis sempurna)
MEMILIKI KEMIRINGAN (SUDUT) NEGATIF
(seperti kurva permintaan pasar monopoli
karena produknya terdeferensiasi) MAKA
KURVA MR-NYA AKAN TERLETAK DIBAWAH
KURVA PERMINTAANNYA

KURVA PERMINTAAN PASAR


PERSAINGAN MONOPOLISTIK
MEMPUNYAI KARAKTERISTIK PASAR
PERSAINGAN SEMPURNA, YAITU KURVA
PERMINTAANNYA ELASTIS, KARENA BANYAK
BARANG SUBSTITUSI YANG MIRIP SABUN,
PASTA GIGI, DITERJEN
MEMPUNYAI KARAKTERISTIK PASAR
MONOPOLI, YAITU KURVA PERMINTAANNYA
BERSUDUT NEGATIF, MEMPUNYAI MONOPOLI
DALAM MEREK LUX, PEPSODENT, ATTACK

KURVA PERMINTAAN PASAR PERSAINGAN


SEMPURNA, MONOPOLI DAN PERSAINGAN
MONOPOLISTIS

d=MR=AR

D=d

MR
0

MR
q O

KESEIMBANGAN PASAR PERSAINGAN


MONOPOLISTIS
SMC

SAC
9
7

A
B

E
d
MR

KESEIMBANGAN JANGKA PANJANGPASAR


PERSAINGAN MONOPOLISTIS
P

LMC
SMC

LAC

SAC

E
d
MR
O

KARAKTERISTIK OLIGOPOLI
TERDAPAT BEBERAPA PENJUAL SUATU
KOMODITI
PRODUK HOMOGEN ATAU TERDEFERENSIASI
TINDAKAN SETIAP PENJUAL AKAN
MEMPENGARUHI PENJUAL LAIN KITA
TIDAK MEMPUNYAI TEORI UMUM TENTANG
OLIGOPOLI. CARA PENYELESAIAN TIDAK
MENENTU, TERGANTUNG ASUMSI KHUSUS
MENGENAI REAKSI PERUSAHAAN LAIN
DALAM MENANGGAPI TINDAKAN PESAINGYA

MODEL-MODEL OLIGOPOLI

COURNOT
BERTRAND
EDGEWORTH
CHAMBERLI
SWEEZY

MODEL COURNOT
ASUMSI
ADA DUA PERUSAHAAN
KOMODITI: AIR MURNI (WATER MOUNTAIN , AIR PEGUNUNGAN)
BIAYA PRODUKSI: NOL
SETIAP PERUSAHAAN DALAM USAHANYA MEMAKSIMALKAN
KEUNTUNGAN TOTAL ATAU TR MENGASUMSIKAN BAHWA
PERUSAHAAN LAIN AKAN MEMPERTAHANKAN OUTPUTNYA PADA
TINGKAT YANG KONSTAN

PENYELESAIAN: AKAN TERDAPAT SEJUMLAH PERGESERAN


YANG MENGARAH KE SATU TITIK DAN PERGESERAN
BALASAN OLEH KEDUA PERUSAHAAN SAMPAI MASINGMASING MENJUAL TEPAT DARI JUMLAH TOTAL AIR MURNI
YANG AKAN DIJUAL JIKA PASAR BERBENTUK PERSAINGAN
SEMPURNA

MODEL BERTRAND
ASUMSI
ADA DUA PERUSAHAAN
KOMODITI: AIR MURNI (WATER MOUNTAIN , AIR
PEGUNUNGAN)
BIAYA PRODUKSI: NOL
SETIAP PERUSAHAAN DALAM USAHANYA MEMAKSIMALKAN
KEUNTUNGAN TOTAL ATAU TR MENGASUMSIKAN BAHWA
PERUSAHAAN LAIN AKAN MEMPERTAHANKAN HARGA DAN
BUKAN OUTPUT NYA PADA TINGKAT YANG KONSTAN

PENYELESAIAN: HARGA PERSAINGAN SEMPURNA


SEBESAR NOL DENGAN OUTPUT SEBESAR 240 BILA
KURVA PERMINTAANNYA Qd = 240 10P

MODEL EDGEWORTH
ASUMSI
ADA DUA PERUSAHAAN
KOMODITI: AIR MURNI (WATER MOUNTAIN , AIR PEGUNUNGAN)
BIAYA PRODUKSI: NOL
SETIAP PERUSAHAAN MENGHADAPI KURVA PERMINTAAN GARIS
LURUS YANG SAMA UNTUK PRODUKNYA
SETIAP PERUSAHAAN MEMPUNYAI KAPASITAS PRODUKSI YANG
TERBATAS DAN TIDAK DAPAT MEMENUHI SELURUH PENAWARAN
PASARNYA SENDIRIAN
SETIAP PERUSAHAAN DALAM MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN TOTAL
ATAU TR MENGASUMSIKAN BAHWA PERUSAHAAN LAIN AKAN
MEMPERTAHANKAN HARGANYA PADA TINGKAT YANG KONSTAN

PENYELESAIAN: KEDUA PERUSAHAAN MASJNG-MASING


MENJUAL PADA HARGA ANTARA HARGA MONOPOLI DAN
HARGA SAAT OUTPUT MAKSIMUM

MODEL CHAMBERLIN
ASUMSI
ADA DUA PERUSAHAAN
KOMODITI: AIR MURNI ( MOUNTAIN WATER , AIR
PEGUNUNGAN)
BIAYA PRODUKSI: NOL
MASING-MASING PERUSAHAAN DUOPOLI MENGAKUI
KETERGANTUNGAN ANTAR MEREKA

PENYELESAIAN: BILA KURVA PERMINTAANNYA


Qd = 240 10P, MASING-MASING
PERUSAHAAN MEMILIKI BAGIAN YANG SAMA
DARI KEUNTUNGAN MONOPOLI SEBESAR 1.440

MODEL SWEEZY
MODEL KURVA PERMINTAAN BERLEKUK
(KINKED DEMAND CURVE MODEL)
JIKA SEBUAH PERUSAHAAN OLIGOPOLIS MENAIKKAN
HARGANYA, MAKA PERUSAHAAN LAIN DALAM
INDUSTRI ITU TIDAK AKAN MENAIKKAN HARGA-HARGA
MEREKA DAN OLEH SEBAB ITU PERUSAHAAN INI AKAN
KEHILANGAN SEBAGIAN BESAR PARA KONDUMEN
SEBUAH PERUSAHAAN OLIGOPOLIS TIDAK DAPAT
MENAIKKAN PANGSA PASARNYA MELALUI PENURUNAN
HARGA KARENA PERUSAHAAN OLIGOPOLIS LAIN
DALAM INDUSTRI AKAN MENGIKUTI PENURUNAN
HARGA TADI
OLIGOPOLIS CENDERUNG UNTUK TIDAK MENGUBAH
HARGA YANG BERLAKU

MODEL KARTEL TERPUSAT


(CENTRALISED CARTEL MODEL)
DEFINISI:
KARTEL ADALAH ORGANISASI RESMI PARA
PRODUSEN DALAM SEBUAH INDUSTRI YANG
MENENTUKAN BERBAGAI KEBIJAKAN BAGI SELURUH
PERUSAHAAN DALAM KARTEL ITU, DENGAN TUJUAN
MENINGKATKAN KEUNTUNGAN TOTAL KARTEL
TERSEBUT
CARA PENYELESAIAN: MONOPOLI
DASAR PENENTUAN OUTPUT TERBAIK (OPTIMUM)
KESELURUHAN KARTEL: MR = MC
JUMLAH OUTPUT MASING-MASING ANGGOTA: KUOTA
CONTOH: OPEC

MODEL KARTEL BERBAGI PASAR


(MARKET SHARING CARTEL MODEL)
MODEL KARTEL BERBAGI PANGSA/PASAR
ADALAH KARTEL DIMANA PERUSAHAANPERUSAHAAN ANGGAUTA BERMUFAKAT
TENTANG PANGSA PASAR YANG DIMILIKI MASINGMASING
ASUMSI: DUA PERUSAHAAN. SMC IDENTIK
CARA PENYELESAIAN: MONOPOLI
DASAR PENENTUAN OUTPUT OPTIMUM: MR = MC
OUTPUT ANGGOTA: SETENGAH DARI OUTPUT
TOTAL MONOPOLI

MODEL KEPEMIMPINAN HARGA


(PRICE LEADERSHIP MODEL)
KEPEMIMPINAN HARGA MERUPAKAN BENTUK KERJA SAMA TIDAK
SEMPURNA DIMANA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN DALAM
INDUSTRI OLIGOPOLI SECARA DIAM-DIAM (YAITU TANPA
KESEPAKAN RESMI) MEMUTUSKAN UNTUK MENETAPKAN HARGA
YANG SAMA DENGAN PEMIMPIN HARGA UNTUK INDUSTRI
TERSEBUT
PERUSAHAAN SEBAGAI PEMIMPIN HARGA KEMUNGKINAN:
1. PERUSAHAAN DENGAN STRUKTUR BIAYA RENDAH
2. PERUSAHAAN YANG DOMINAN

ASUMSI: ADA SEKELOMPOK PERUSAHAAN KECIL, DAN SEBUAH


PERUSAHAAN YANG DOMINAN. PERUSAHAAN KECIL
BERPERILAKU DALAM PERSAINGAN SEMPURNA, YAITU DAPAT
MENJUAL SEBANYAK YANG MEREKA INGINKAN BERDASARKAN
HARGA YANG DITETAPKAN OLEH PERUSAHAAN YANG DOMINAN

KESEIMBANGAN JANGKA PANJANG


PERUSAHAAN OLIGOPOLIS
KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN OLIGOPOLIS JANGKA
PENDEK:
=0
>0
<0

DALAM JANGKA BILA PERUSAHAAN MEMPEROLEH


KEUNTUNGAN, PERUSAHAAN LAIN MUNGKIN BERUSAHA
AKAN MASUK INDUSTRI, KEUNTUNGAN AKAN LENYAK
KARENA INDUSTRI TIDAK OLIGOPLISTIS LAGI
HAMBATAN MASUK:
ALAMI: KECILNYA PASAR, BESARNYA MODAL DAN INPUT
BUATAN: PENGENDALIAN ATAS SUMBER BAHAN BAKU, HAK
PATEN DAN HAK MONOPOLI PEMERINTAH

BAB 11
TOPIK-TOPIK LANJUTAN DAN MUTAKHIR PERIHAL STRUKTUR PASAR

INDEKS LERNER
INDEKS HERFINDAHL
TEORI PEREBUTAN PASAR
PENETAPAN HARGA PADA BEBAN
PUNCAK
PENETAPAN HARGA PADA BIAYA-PLUS
(COST-PLUS PRICING)
PENETAPAN HARGA TRANSFER

INDEKS LERNER
INDEKS LERNER (L) ADALAH UKURAN TINGKAT
KEKUATAN MONOPOLI YANG DIMILIKI OLEH SUATU
PERUSAHAAN
Berdasarkan pemikiran Abba P. Lerner dalam The
Concept of Monopoly and the Measurement of the
Monopoly Power (1934)
SATUAN KEKUATAN MONOPOLI: L = (P-MC)/P ATAU 1/e
0<L<1
L = 0 PERUSAHAAN DALAM PASAR PERSAINGAN
SEMPURNA
L = 1 PERUSAHAAN MONOPOLI

Contoh
P = 8, MC = 6 ATAU e = 4 L = (8
6)/8 = 0,25 ATAU 1/e = = 0,25
P = 8, MC = 4 ATAU e = 2 L =
O,50
PERUSAHAAN PERSAINGAN
SEMPURNA: P = MC DAN e =

L=0

INDEKS HERFINDAHL (H) ATAU HERFINDAHLHIRSCHMAN INDEX (H ATAU HH INDEX)


Berdasarkan karya Orris C.Herfindahl dan Albert
O. Hirschman
H ATAU HH ADALAH UKURAN KEKUATAN
MONOPOLI DALAM SUATU INDUSTRI SECARA
KESELURUHAN.
SATUANNYA ADALAH H. H ADALAH
PENJUMLAHAN PANGKAT DUA ATAS PANGSAPANGSA PASAR DARI SEMUA PERUSAHAAN
YANG BERGERAK DI SEKTOR INDUSTRI
TERSEBUT.
H = S + S + S

CONTOH
SEBUAH MONOPOLIS PANGSA PASARNYA
ADALAH 100% H = (100) = 10.000
JIKA DALAM INDUSTRI TERDAPAT 100
PERUSAHAAN KOMPETITIF YANG SAMA
BESARNYA DAN MASING-MASING MEMILIKI
PANGSA SEBESAR 1% MAKA H = 100
JIKA DALAM SUATU INDUSTRI TERDAPAT 10
PERUSAHAAN YANG MEMPUNYAI PANGSA
YANG SAMA, YAITU 10%, MAKA H = 1.000

TEORI PEREBUTAN PASAR


(CONTESTABLE-MARKET THEORY),
WILLIAM J. BOUMOL, 1982
ADALAH SEBUAH TEORI YANG
MENYATAKAN BAHWA MESKIPUN
DALAM SUATU INDUSTRI HANYA
TERDAPAT SATU ATAU SEDIKIT
PERUSAHAAN, TETAP DAPAT TERJADI
PERSAINGAN SEMPURNA APABILA
PENDATANG BARU BEBAS
MEMASUKINYA DAN APABILA
PERUSAHAAN BARU BEBAS KELUAR
TANPA BIAYA APAPUN

PENETAPAN HARGA PADA BEBAN


PUNCAK (PEAK-LOAD PRICING)
ADALAH PENERAPAN HARGA JUAL
SEBESAR BIAYA MARJINAL JANGKA
PENDEK, BAIK SEWAKTU TERJADI
PERIODE PERMINTAAN TINGGI (PEAK)
DAN BIAYA MARJINAL LEBIH TINGGI
SEHINGGA HARGA MAHAL, MAUPUN
SAAT PERMINTAAN MENURUN (OFFPEAK) DAN BIAYA MARJINAL LEBIH
RENDAH SEHINGGA HARGA MURAH

PENETAPAN HARGA BIAYA-PLUS


(COST-PLUS PRICING)
ADALAH PERUMUSAN HARGA
SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA HARGA
SAMA DENGAN BIAYA RATA-RATA
PLUS TAMBAHAN SEKIAN PRESEN
MARKUP
MARKUP, m = (P AVC)/AVC P =
AVC(1+m)

PENETAPAN HARGA TRANSFER


(TRANSFER PRICING)
ADALAH HARGA PRODUK SETENGAH
JADI YANG DIJUAL OLEH SUATU
DEVISI SEMIOTONOMI UNTUK DEVISI
SEMIOTONOMI LAIN DALAM
PERUSAHAAN YANG SAMA

TEORI PERMAINAN (GAME THEORY)


TEORI PERMAINAN ADALAH SUATU TEKNIK
MATEMATIKA YANG DIKEMBANGKAN
UNTUK MEMPELAJARI PILIHAN PADA
KONDISI TERJADINYA INTERAKSI STRATEGI
TEORI PERMAINAN MERUPAKAN SUATU
METODE YANG MENGANALISIS SITUASI
DIMANA HASIL PILIHAN SATU PIHAK
TERGANTUNG PADA PILIHAN YANG
DIAMBIL OLEH PIHAK-PIHAK LAINNYA

UNSUR-UNSUR
PARA PEMAIN YAITU PERUSAHAAN
STRATEGI YAITU ALTERNATIF PILIHAN
HASIL YAITU KONSEKUENSI DARI
PILIHAN YANG DIAMBIL DALAM HAL
PERUSAHAAN UNTUNG ATAU RUGI

PAYOFF MATRIX
PAYOFF MATRIX MERUPAKAN
GAMBARAN SEDERHANA UNTUK
MENUNJUKKAN PENGARUH DARI TIAP
KOMBINASI PILIHAN TERHADAP
KEUANTUNGAN PERUSAHAAN

STRATEGI YANG DOMINAN


STRATEGI YANG DOMINAN ADALAH
KEADAAN DIMANA PENGAMBILAN
KEPUTUSAN YANG MENGUNTUNGKAN
DAPAT DILAKUKAN TANPA
TERGANTUNG PILIHAN YANG DIAMBIL
PERUSAHAAN LAIN

NASH EQUILIBRIUM
NASH EQUILIBRIUM ADALAH SUATU
KUMPULAN STRATEGI YANG
MENGGAMBARKAN BAHWA TIAP
PEMAIN MEMILIH SATU
KEMUNGKINAN TERBAIK PADA
KONDISI STRATEGI YANG TELAH
DITENTUKAN PEMAIN LAINNYA

REPEATED GAME

TIT-FOR-TAT (ANDA PUKUL, SAYA


AKAN BALAS PUKUL)

BAB 13
PENETAPAN HARGA DAN PENGGUNAAN
FAKTOR PRODUKSI (INPUT)
MAKSIMISASI KEUNTUNGAN DAN KOMBINASI INPUT DENGAN
BIAYA TERENDAH
MPaPa = MPbPb = 1MCx = IPx
KURVA PERMINTAAN UNTUK SATU FAKTOR PRODUKSI VARIABEL
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA DALAM INPUT DAN OUTPUT
qa

qx

3
4
5
6
7
8

6
11
15
18
20
21

MPa

5
4
3
2
1

MRx =
Px
10
10
10
10
10
10

MRPx =
VMPa
50
40
30
20
10

Px
20
20
20
20
20
20

KURVA PERMINTAAN UNTUK SATU FAKTOR PRODUKSI VARIABEL


PASAR PERSAINGAN SEMPURNA DALAM INPUT DAN OUTPUT

Pa

Sa

20

da
O

qa

KURVA PERMINTAAN INPUT PERUSAHAAN DARI BEBERAPA INPUT


VARIABEL: EFEK INTERNAL

Pa

MRPa
MRPa

qa

da

KURVA PERMINTAAN INPUT PASAR: EFEK EKSTERNAL

Pa

Pa

C
da

E
da

Da
qa O

300

600

KURVA PENAWARAN PASAR INPUT

KURVA PENAWARAN INPUT


INDIVIDU PEMASOK
Pa

KURVA PENAWARAN PASAR INPUT


Pa

Sa
sa

PENDAPATAN

KURVA PENAWARAN TENAGA KERJA:


BACKWARD BENDING
BL3
SL

Rp. 400.000=
W3

Rp 320.000=
W2

Rp 150.000=
W1
O

BL2

E3
u3

E2
BL1

u2
u1

E1

10

JAM KERJA

HARGA DAN JUMLAH PENGGUNAAN INPUT


Pa
A

Sa

Da
O

600

Qa

SEWA
Pa
Sa

E
E
Da

400

Da
Qa

SEWA SEMU
SEWA SEMU ADALAH KONSEP JANGKA PENDEK
Sewa semu = TR TVC PEMBAYARAN
KEPADA BIAYA TETAP PERUSAHAAN
SEWA SEMU DAPAT
=
.>
<
DENGAN TFC PERUSAHAAN

KARENA SEMUA FAKTOR PRODUKSI BERSIFAT


VARIABEL DALAM JANGKA PANJANG, MKA SEWA
SEMU AKAN LENYAP DALAM JANGKA PANJANG

PERSAINGAN SEMPURNA PASAR INPUT


DAN PASAR MONOPOLI OUTPUT
MAKSIMISASI KEUNTUNGAN DAN
KOMBINASI INPUT DENGAN BIAYA
TERENDAH
MPa/Pa = MPb/Pb = I/MCx = 1/MRx
KESEIMBANGAN PASAR MONOPOLI MURNI
(iIngat Pasar Monopoli Murni Bab 9)
KESEIMBANGAN PRODUSEN
(Ingat Teori Produksi Bab 6)

KURVA PERMINTAAN PERUSAHAAN


UNTUK SATU INPUT VARIABEL
(1)
qa

(20)
Qx

(3)
MPa

(4)
Px

(5)
TRx

(6)
MRPx
(

(7)
Pa

3
4
5
6
7
8

6
11
15
18
20
21

5
4
3
2
1

10
9
8
7
6
5

60
99
120
126
120
105

--39
21
6
-6
-15

21
21
21
21
21
21

Kolom (1) dan kolom (6) jika diplot dalam


Gambar merupakan kurva permintaan input
individu perusahaan

KURVA PERMINTAAN PERUSAHAAN


UNTUK SATU DARI BERBAGAI
INPUT VARIABEL

PERHATIKAN EFEK INTERNAL

KURVA PERMINTAAN PASAR


INPUT
EFEK EKSTERNAL

HARGA DAN JUMLAH PENGGUNAAN INPUT


Pa
A

Sa

Da
O

600

Qa

MONOPSONI
MONOPSONI ADALAH PASAR DIMANA
HANYA TERDAPAT SEORANG PEMBELI
INPUT TERTENTU
Qa

Pa

TCa

MRCa

1
2
3
4
5
6

1
2
3
4
5
6

1
4
9
16
25
36

2
5
7
9
11

KARENA HANYA ADA SATU PEMBELI INPUT, MONOPSONIS HARUS


MEMBAYAR HARGA INPUT LEBIH TINGGI UNTUK MENDAPATKAN
TAMBAHAN INPUT. MONOPSONIS MENGHADAPI KURVA PENAWARAN
INPUT YANG POSITIF. KARENA HARGA INPUT MERUPAKAN BIAYA BAGI
PERUSAHAAN, TAMBAHAN BIAYA UNTUK MENDAPATKAN SATU UNIT INPUT
DISEBUT MARGINAL RESOURCE COST (MRC)

HARGA DAN JUMLAH PENGGUNAAN


INPUT DALAM MONOPSONI
Pa
MRCa
F

Sa

H
3

G
MRPa

Qa

PENETAPAN HARGA DAN PENGGUNAAN


BERBAGAI INPUT VARIABEL DALAM MONOPSONI

MPa/MRCa = MPb/ MRCb = =


MPn/MRCn

MONOP0LI BILATERAL
Pa

MRCa MONOPSONIS
A

B
MC MONOPLIS =Sa MONOPSONIS

B
MR MONOPOLIS

MRP MONOPSONIS =
Da MONOPOLIS

Qa

MONOPOLI BILATERAL

Penyelesaian soal No. 14.25 hal.


260 Salvatore