Anda di halaman 1dari 7

I.

PENDAHULUAN

A. Alasan Pemilihan Judul


Instansi pemerintah mempunyai tugas pokok dan fungsinya memberi
pelayanan kepada masyarakat. Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya
tersebut, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun
2005 tentang Penglolaan Keuangan Badan Layanan Umum, Instansi pemerintah
dapat menerapkan pola pengelolaan keuangan yang fleksibel, menonjolkan
produktivitas, efisiensi, dan efektivitas dengan menerapkan manajemen keuangan
berbasis hasil (kinerja). Badan Layanan Umum (BLU) diharapkan dapat menjadi
contoh konkrit yang menonjol dalam penerapan pengelolaan keuangan berbasis
hasil ini dan sebagai perwujudan pemerintah dalam peningkatan layanan publik
kepada masyarakat, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan
Nomor 76 Tahun 2008 tentang Pedoman Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
Badan Layanan Umum.
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) telah ditetapkan sebagai satuan kerja
yang menerapkan pola pengelolaan keuangan BLU berdasarkan Keputusan Menteri
Keuangan Nomor 502/KMK.05/2009 tentang Penetapan Universitas Jenderal
Soedirman pada Departemen Pendidikan Nasional sebagai Instansi Pemerintah
Yang Menerapkan Pola Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU).
Menindaklanjuti hal tersebut, Unsoed menyusun sistem dan prosedur Pola
Keuangan Badan Layanan Umum yang diatur dalam Peraturan Rektor UNSOED
Nomor 037/H23/KU.00.00/2010 tanggal 27 Januari 2010.

Dalam perkembangannya guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi serta


peningkatan pengendalian internal, PK-BLU Unsoed dirubah menjadi Sistem
Akuntansi BLU Unsoed yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Nomor 10 tahun 2013 tentang Sistem Akuntansi Universial Jenderal
Soedirman (Lampiran 1). Sistem akuntansi BLU Unsoed ini digunakan sebagai
pedoman bagi para pengelola keuangan dan pelaksana anggaran pada seluruh unit
kerja di lingkungan Unsoed, agar pengelolaan keuangan dilakukan secara
transparan, akuntabel, tertib administrasi, efisien, dan efektif.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman
merupakan salah satu unit Badan Layanan Umum (BLU) dari Universitas Jenderal
Soedirman (Unsoed). Oleh karena itu, FISIP berkewajiban seharusnya berpedoman
pada Sistem Akuntansi BLU Unsoed dalam hal organisasi pengelola kegiatan dan
anggaran BLU, kebijakan akuntansi, laporan keuangan, jurnal standar, sistem
akuntansi keuangan, sistem akuntansi biaya, sistem akuntansi aktiva tetap, dan
sistem pelaporan keuangan.
Berdasarkan Surat Tugas Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Jenderal Soedirman Nomor: 3018/UN23.03.1/PP.07.02/2015 tanggal 1 April 2015,
mahasiswa penerima beasiswa dari STAR BPKP disertakan dalam tugas
pendampingan di unit BLU yaitu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
Universitas Jenderal Soedirman. Berdasarkan Surat Tugas tersebut, penulis
menyoroti Sistem Akuntansi BLU Unsoed, analisis sistem akuntansi keuangan
pendapatan yang terdiri dari subsistem pendapatan jasa layanan pendidikan dan
subsistem pendapatan jasa lainnya dan penerapannya pada unit BLU FISIP Unsoed.

Atas dasar latar belakang permasalahan diatas, judul yang diambil adalah
"Sistem Akuntansi Pendapatan BLU Unsoed serta Penerapannya pada Unit
BLU Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman".

B. Tujuan Praktik Kerja


Tujuan dari praktik kerja ini adalah meningkatkan kompetensi mahasiswa
penerima beasiswa STAR-BPKP Batch 1 dengan sumbangsihnya dalam
pemecahan masalah terhadap pelaporan keuangan BLU Unsoed.

C. Manfaat Praktik Kerja


Manfaat yang diharapkan dari praktik kerja ini adalah memotret penerapan
Sistem Akuntansi BLU Unsoed dan dapat menjadi pertimbangan perbaikan Sistem
Akuntansi BLU Unsoed kedepan.

D. Prosedur Pelaksanaan Praktik Kerja


Pelaksanaan pendampingan laporan keuangan Unit BLU FISIP Universitas
Jenderal Soedirman diawali dengan perencanaan, pelaksanaan surat tugas, dan
evaluasi Sistem Akuntansi BLU Unsoed. Perencanaan pendampingan meliputi
pembuatan surat tugas dan penyerahan surat tugas kepada Unit BLU Fakultas Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman meliputi pembicaraan
pendahuluan mengenai permasalahan dan kendala yang kerap ditemukan selama
proses penyusunan laporan keuangan.

Pelaksanaan pendampingan difokuskan pada tindak lanjut hasil reviu SPI atas
Laporan Keuangan Semester I FISIP, menanalisis Sistem Akuntansi BLU Unsoed
dan penerapannya pada Unit BLU FISIP.

II. TINJAUAN UMUM

A. Sejarah Pembentukan
Berdasarkan Laporan Keuangan FISIP Unsoed Semester I Tahun 2015,
Program Studi Sosiologi dan Ilmu Administrasi Negara didirikan berdasarkan Surat
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 029/Dikti/Kep/1984
tanggal 17 Mei 1984. Pada saat awal berdirinya, Program Studi Sosiologi dan Ilmu
Administrasi Negara menginduk pada Fakultas Hukum dan menerima mahasiswa
baru untuk pertama kali pada tahun akademik 1985/1986.
Selanjutnya berdasarkan kebutuhan pengembangan bidang ilmu, pada tahun
1993 didirikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal
Soedirman, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 0037/O/1993 tentang Pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
(FISIP) pada Universitas Jenderal Soedirman. Pada awal berdirinya FISIP memiliki
dua Program Studi, yaitu Program Studi Sosiologi dan Program Studi Administrasi
Negara. Semakin berkembangnya ilmu pendidikan maka dibukalah program baru
yaitu Program Studi Ilmu Komunikasi pada tahun 1999 dan Ilmu Politik pada tahun
2000, sehingga FISIP memiliki empat Program Studi. Kemudian pada tahun 2007
Jurusan Ilmu Budaya yang terdiri dari empat program Studi yaitu D3 Bahasa
Inggris, dan S1 Bahasa dan Sastra Indonesia bergabung dengan FISIP.
Pada tahun 2010 FISIP membuka dua Program Studi, yaitu Hubungan
Internasional serta Bahasa dan Sastra Jepang. Pada tahun ajaran 2011/2012 untuk

pertama kalinya Prodi Hubungan Internasional dan Prodi Bahasa dan Sastra Jepang
menerima mahasiswa baru.
Kemudian pada Bulan November 2014 Fakultas Ilmu Budaya berdiri
memisahkan diri dari FISIP. Prodi yang berada di FISIP adalah Sosiologi, Ilmu
Administrasi Negara, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional.
Sedangkan Prodi yang berada di Fakultas Ilmu Budaya adalah Sastra Inggris, Sastra
Indonesia, Sastra Jepang, D3 Bahasa Inggris, D3 Bahasan Mandarin dan
Pendidikan Bahasa Indonesia.
B. Dasar Hukum Pembentukan
Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan kebudayaan Nomor 0037/O/1993
tentang Pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada Universitas Jenderal
Soedirman.
C. Kegiatan Instansi
Visi: Unggul dalam pengembangan ilmu sosial, ilmu politik dan ilmu budaya
serta peduli kepada kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Sedangkan misi, yaitu
sebagai berikut:
1) Menyelenggarakan pendidikan dalam bidang ilmu sosial, ilmu politik dan
ilmu budaya guna menghasilkan lulusan yang bermoral, memiliki sikap
akademik

dan

professional,

keunggulan

kompetitif,

kemampuan

kepemimpinan yang memadai, kemampuan memecahkan masalah dan


beradaptasi dengan lingkungan.

2) Menyelenggarakan penelitian untuk mengembangkan ilmu sosial, ilmu


politik dan ilmu budaya yang relevan dengan kepentingan dan kebutuhan
masyarakat.
3) Menyebarkan hasil penelitian melalui publikasi, kaji tindak dan penerapan
ilmu sosial, ilmu politik dan ilmu budaya pada masyarakat, terutama dalam
mengembangkan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
D. Nama Pejabat Pengelola Unit BLU
Dekan

: Dr. Ali Rokhman, M.Si

Pembantu Dekan I

: Dr. Masrukin, M.Si

Pembantu Dekan II

: Waluyo Handoko, M.Sc

Pembantu Dekan III

: Drs. Andi Antono, M.Si

Kepala Tata Usaha

: Sri Sukapti, S.H

E. Keadaan Personalia
Jumlah karyawan FISIP UNSOED sekitar 181 orang. Terdiri dari 108 orang
staf akademis dan 73 orang staf administrasi. Berdasarkan kualifikasi
pendidikannya staf akademisi terdiri dari 2 Guru Besar (1,85%), 23 bergelar S3
(21,30%), 79 bergelar S2 (73,15%), dan 3 bergelar S1 (2,78%) dan tenaga kontrak
satu orang (0,92%). Untuk staf administrasi terdiri dari 22 golongan III (30,14%),
27 orang golongan II (36,99%), 2 orang golongan I (2,73%), dan tenaga kontrak
sebanyak 22 orang (30,14%).