Anda di halaman 1dari 19

FITRIA DWI SURYANI

NPM. 10310157

KASUS
Pasien laki-laki, usia 5 bulan, keluhan
mencret sejak kemaren 4 kali/hari,
tinja cair lebih banyak daripada ampas
(+), sekali BAB gelas aqua, warna
kekuningan, disertai muntah (+) lebih
dari > 5x/hari sebanyak gelas aqua
berisi makanan dan minuman, pasien
juga panas sumer-sumer. Pasien tampak
lemas, rewel dan pasien tampak
kehausan selalu ingin minum tetapi
selalu dimuntahkan. BAK selama diare
berkurang < 4x sehari. BAK terakhir
tidak diketahui karena bayi memakai
pampers.

More info

PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan umum
: tampak gelisah, rewel
kesadaran : Apatis
Tanda vital
Nadi : 160 x/menit
Laju nafas :46 x/ menit
Suhu : 37,2 0C peraksila
BB : 6,3 kg
TB : 65 cm
LK : 42 cm

Dari pemeriksaan laboratorium darah masuk


didapatkan
Hb = 10,4 g/dl
Hct = 30 %
eritrosit 3,87 x 106ul
leukosit 11,7 x 103ul
trombosit 553 x 103ul
limfosit 52,9 %
monosit 10,2
Saturasi transferin 19 %
Dari gambaran darah tepi mengesankan
Anemia mikrositik hipokromik dengan
trombositosis.

DEFINISI

peradangan pada mukosa


membran lambung dan usus
halus ditandai dengan gejala
diare dengan disertai muntah
atau tidak

ETIOLOGI
Bakteri : Escherichia coli, Salmonella typi,
Salmonella paratypi A, B, C, Shigella dysentri, dll.
Parasit, Protozoa : Entamoeba histolytica, Giardia
lambia, Trichomonas hominis isopora, Ascaris
lumbricoides, dll.
Virus : rotavirus

Faktor resiko

Faktor resiko terjadinya diare


1) tidak cukup tersedianya air bersih.
2) tercemarnya air oleh tinja.
3) tidak ada/kurangnya sarana MCK .
4) hygiene perorangan dan lingkungan yang
buruk.
5) cara penyimpanan dan penyediaan makanan
yang tidak hygiene.
6) cara penyapihan bayi yang tidak baik (terlalu
cepat diberi susu botol, dan terlalu cepat
diberi makanan padat).

GEJALA KLINIS

Pada

bayi dan anak :


> cengeng, gelisah, suhu tubuh
meningkat, nafsu makan berkurang atau
tidak ada, timbul daire.
Tinja cair dan dapat disertai lendir dan
darah.
Warna tinja makin lama berubah
menjadi kehijau-hijauan karena
bercampur dengan empedu. Anus dan
sekitarnya lecet.

Patofisiologi
Makanan/minuman masuk dalam tubuh
bakteri tertelan masuk lambung
dihancurkan
asam lambung
terlalu banyak ,bakteri lolos
duodenum mengeluarkan toksin peningktan
aktivitas enzim adenil siklase (toksin tidak
tahan panas) & enzim guanil siklase (toksin
tahan panas)
menghambat absorbsi cairan
peningkatan tekanan osmotik
terjadi
hiperperistaltik usus (mengeluarkan cairan yg
berlebihan dlm lumen usus)
kolon
cairan
melebihi kapasitas penyerapan kolon
diare

Pemeriksaan fisik
KU :tanda-tanda sakit ringan, sedang,
berat. tanda-tanda kesakitan dan
mengambil posisi tertentu untuk
mengurangi rasa nyeri perut.
pasien gastroenteritis : nadi meningkat,
tekanan darah turun, respiratory rate
turun cepat.

Pemeriksaan penunjang
-Px. Laboratorium :
Darah : Ht meningkat , leukosit menurun
Feses : Bakteri atau parasit.
Elektrolit : Natrium dan Kalium menurun.
Urinalisa : urin pekat , BJ meningkat.
Analisa gas darah : antidosis metabolik
(bila sudah kekurangan cairan)

Pemeriksaan

rectal : pemeriksaan colok


dubur dapat membantu adanya
kelainan di rektum. Jika teraba suatu
masa dengan berbenjol-benjol di daerah
rektum kemungkinan suatu keganasan.
Radiologis : membuat foto thoraks
untuk melihat kelainan-kelainan .

diagnosis
Keluhan pokok
Mual, muntah, diare, pusing ortostatik,
hipotensi ortostatik, masukan yang
kurang atau kehilangan cairan
berlebihan, haus, oliguri.

Peristaltik usus hiperaktif, nyeri tekan


abdomen, dan tanda-tanda dehidrasi
( mukosa kering, bibir sianosis, turgor
kulit jelek, mata cekung, jari-jari tangan
keriput, nadi cepat, tensi turun,
keringat dingin.

Meningitis
Bacterial sepsis
Pneumonia
Otitis media
Infeksi saluran kemih

Diare

akut ec virus dengan


dehidrasi sedang
Diare akut ec bakteri dengan
dehidrasi sedang

PENATALAKSANAAN
Rehidrasi oralit 75 cc/ kgBB/ 3 jam peroral.
Selalu dimuntahkan
Via NGT pasien muntah lebih banyak daripada
yang dimasukkan Ganti infus RL 1500 cc/hari
15 tpm makro
Parasetamol syr 1 cth (k/p)
Probiotik 21/2 sachet/hari
Zinc 110 mg
Oralit 5 cc/kgBB jika muntah, 10 cc/kgBB jika
diare

prognosis

Jika cepat ditangani umumnya


prognosis baik.

Terima Kasih