Anda di halaman 1dari 20

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Mengkudu (Morinda citrofolia) merupakan tanaman obat yang cukup dikenal oleh
masyarakat di Indonesia. Buah mengkudu dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk
penyembuhan penyakit darah tinggi, edema, sembelit, dan perut kembung. Buah yang masak
dapat digunakan sebagai obat radang tenggorokan dan penderita narkotika, disamping itu juga
mempunyai efek antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis,
Escherchia coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevideo,
Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella
paradysenteriae BH dan III-Z, dan Vibrio sp, juga memiliki potensi sebagai antijamur.
Zat yang terkandung dalam buah mengkudu seperti acubin, alizirin, dan antraquinon
termasuk zat-zat antibakteri yang dapat membunuh bakteri Staphylococcus aureus,
Pseudomonas aeruginosa, Proteus morganii, Bacillus subtilis, Escherichia coli, dan bakteri
yang mematikan, misalnya Salmonella dan Shigella.
Seiring dengan perkembangan zaman perhatian masyarakat telah kembali ke bahan
alami yang di kenal dengan istilah Back to Nature ini dianggap sebagai hal yang sangat
bermanfaat karena sejak dahulu kala masyarakat kita telah percaya bahwa bahan alami mampu
mengobati segala jenis penyakit, maka saat ini telah banyak beredar dipasaran buah mengkudu
dalam berbagai bentuk dan merk seperti jus noni (taitian noni), pacekap (dalam bentuk kapsul),
sari noni (dalam bentuk serbuk) dan pace tea (teh pace) untuk dikonsumsi oleh masyarakat
sebagai obat alternatif .

1.2 Tujuan

Untuk mengetahui morfologi dan klasifikasi mengkudu

Untuk mengetahui manfaat dari mengkudu

Untuk mengetahui kandungan dari mengkudu

Untuk mengetahui cara pemanfaatan dari mengkudu

1.3 Rumusan Masalah


1. Bagaimana cara mengetahui morfologi dan klasifikasi Mengkudu ?
2. Bagaimana cara memanfaatkan mengkudu untuk pengobatan tradisional ?
3. Apa saja kandungan dari Mengkudu ?
4. Bagaimana cara pemanfaatan Mengkudu ?
1.4 Landasan Teori
Buah Mengkudu merupakan tanaman yang tumbuh di dataran rendah sampai pd
ketinggian 1500 m. Tinggi pohon mengkudu meraih 3-8 m, mempunyai bunga bongkol
berwarna putih. Buahnya adalah buah majemuk, yang tetap muda berwarna hijau mengkilap
serta mempunyai totol-totol, serta ketika telah tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam.
Secara tradisional, penduduk Aceh memanfaatkan buah mengkudu sebagai sayur serta
rujak. Daunnya juga dipakai sebagai di antara bahan nicah peugaga yang kerap nampak sebagai
menu harus buka puasa. Karenanya, mengkudu kerap ditanam di dekat rumah di pedesaan di
Aceh. Diluar itu mengkudu juga kerap dipakai sebagai bahan Obat-obatan.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah singkatan Mengkudu


Mengkudu berasal dari Asia Tenggara. Pada tahun 100 SM, penduduk Asia
Tenggara.bermigrasi dan mendarat di kepulauan Polinesia, mereka hanya membawa
tanaman dan hewan yang dianggap penting untuk hidup di tempat baru. Tanamantanaman tersebut memiliki banyak kegunaan, antara lain untuk bahan pakaian,
bangunan, makanan dan obat-obatan, lima jenis tanaman pangan bangsa Polinesia yaitu
talas, sukun, pisang, ubi rambat, dan tebu.

Mengkudu yang dalam bahasa setempat disebut "Noni" adalah salah satu jenis
tanaman obat penting yang turut dibawa. Bangsa Polinesia memanfaatkan "Noni" untuk
mengobatiberbagai jenis penyakit,
diantaranya: tumor, luka, penyakit kulit, gangguan pernapasan (termasuk asma),
demam dan penyakit usia lanjut. Pengetahuan tentang pengobatan menggunakan
Mengkudu.
Diwariskan dari generasi ke generasi melalui nyanyian dan cerita rakyat. Tabib
Polinesia,yang disebut Kahuna adalah orang memegang peranan panting dalam dunia
Pengobatan tradisional bangsa Polinesia dan selalu menggunakan Mengkudu dalam
Resep pengobatannya.

2.2 Morfologi tanaman


Tanaman mengkudu merupakan tanaman tahunan (perenial) yang berbentuk
perdu, dengan ketinggian antara 3-8 m, batang tanaman keras dan berkayu yang tumbuh
ke atas serta mempunyai banyak percabangan. Cabang-cabang tumbuh mendatar
dengan arah keluar kanopi tanaman. Daun termasuk daun tunggal, terdiri atas satu helai
daun setiap satu tangkai daun (petiolus).
Berbentuk lonjong, dengan ukuran panjang antara 10-40 cm dan lebar antara
15-17 cm, tergantung tingkat kesuburan tanaman. Permukaan daun bagian atas
berwarna hijau mengkilap, sedangkan permukaan bagian bawah berwarna hijau agak
pucat. Tangkai daun pendek dan melekat pada batang atau cabang secara berselangseling atau berpasangan. Semakin subur pertumbuhan tanman, semakin rimbun dan
besar ukuran daunnya. Berikut penjelasan bagian-bagian tanaman mengkudu (Anonim,
2013) :
1. Pohon
Pohon mengkudu tidak begitu besar, tingginya antara 4-6 m, batang bengkokbengkok, berdahan kaku, kasar, dan memiliki akar tunggang yang tertancap dalam.
Kulit batang cokelat keabu-abuan atau cokelat kekuning-kuniangan, berbelah dangkal,
tidak berbulu, anak cabangnya bersegi empat. Tajuknya selalu hijau sepanjang tahun.
Kayu mengkudu mudah sekali dibelah setelah dikeringkan. Bisa digunakan untuk
penopang tanaman lada.

2. Daun
Berdaun tebal mengkilap. Daun mengkudu terletak berhadap-hadapan. Ukuran
daun besar-besar, tebal, dan tunggal. Bentuknya jorong-lanset, berukuran 15-50 x 5-17
cm, tepi daun rata, ujung lancip pendek. Pangkal daun berbentuk pasak. Urat daun
menyirip. Warna hijau mengkilap, tidak berbulu. Pangkal daun pendek, berukuran 0,52,5 cm. ukuran daun penumpu bervariasi, berbentuk segi tiga lebar. Daun mengkudu
dapat dimakan sebagai sayuran. Nilai gizi tinggi karena banyak mengandung vitamin
A.

3. Bunga
Perbungaan mengkudu bertipe bonggol bulat, bergagang 1-4 cm. Bunga tumbuh
di ketiak daun penumpu yang berhadapan dengan daun yang tumbuh normal. Bunganya
berkelamin dua. Mahkota bunga putih, berbentuk corong, panjangnya bisa mencapai
1,5 cm. Benang sari tertancap di mulut mahkota. Kepala putik berputing dua. Bunga itu
mekar dari kelopak berbentuk seperti tandan. Bunganya putih dan harum.

4. Buah
Buah dari tanaman mengkudu diketahui ada yang berbiji sedikit dan sebagian
lagi berbiji banyak. Buah mengkudu yang berbiji sedikit tentunya lebih disukai orang
karena lebih mudah untuk mengkonsumsinya jika dibandingkan dengan buah
mengkudu yang memiliki biji banyak yang membuat orang lebih enggan untuk
memakannya karena repot dan demi alasan kepraktisan semata. Di kalangan
masyarakat, buahnya yang berbenjol tidak beraturan itu telah digunakan secara luas
sebagai bahan rujak terutama buah yang setengah masak.

Banyak sedikitnya biji pada buah mengkudu tentunya dapat ikut menentukan
tingkat kesukaan orang dalam memilih buah mengkudu sebagai bahan rujak tersebut.
Bentuk dan ukuran buah mengkudu ternyata juga beranekaragam, ada yang berukuran
besar dengan berbentuk lonjong, memanjang dan membulat atau juga ada yang
berukuran lebih kecil dengan berbentuk lonjong atau membulat. Buah mengkudu yang
berukuran besar diperkirakan akan lebih menguntungkan untuk dibudidayakan karena
dapat menghasilkan volume sari buah yang lebih besar. Seperti diketahui, di dalam sari
buah mengkudu terkandung berbagai senyawa penting yang sangat berguna dalam
pengobatan dan nutrisi seperti Vitamin A, Vitamin C, Vitamin A, Niamcin, Thiamin,
Riboflavin, Besi, Kalsium, Natrium, Kalium, Protein, Lemak, Karbohidrat dan Kalor.
5. Biji
Biji mengkudu berwarna hitam, memiliki albumen yang keras dan ruang udara
yang tampak jelas. Biji itu tetap memiliki daya tumbuh tinggi, walaupun telah disimpan
selama 6 bulan. Perkecambahannya 3-9 minggu setelah biji disemaikan. Pertumbuhan
tanaman setelah biji tumbuh sangat cepat. Dalam waktu 6 bulan, tinggi tanaman dapat
mencapai 1,2-1,5 m. Perbungaan dan pembuahan dimulai pada tahun ke-3 dan
berlangsung terus-menerus sepanjang tahun. Umur maksimum dari tanaman mengkudu
adalah sekitar 25 tahun

2.3 Klasifikasi Tanaman

Kingdom ( Dunia/ Kerajaan )

Plantae ( Tumbuhan )

Subkingdom

Tracheobionta ( Tumbuhan berpembuluh )

Super divisi

Spermatophyta ( Mengahsilkan biji )

Divisio ( Pembagian )

Magnoliophyta ( Tumbuhan berbunga )

Classis ( kelas )

Magnoliopsida ( berkeping dua / dikotil )

Subkelas

Asteridae

Ordo ( bangsa )

Rubiales

Familia ( suku )

Rubiaceae ( suku kopi-kopian )

Genus ( marga)

Morinda

Spesies ( jenis )

Morinda citrifolia L.

2.4 Kandungan Buah Mengkudu


Buah mengkudu memiliki kandungan Senyawa Terpenoid, Zat antibakteri, Asam
arkobat, Scopeletin, Zat Anti Kanker, Xereonine, serta memiliki nutrisi lengkap yang
diperlukan bagi tubuh manusia.
Kandungan Buah Mengkudu :
1. Zat nutrisi : secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap.
Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia
dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang
terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa
yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium,
caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine,
magnesium, dll.
2. Terpenoid : Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel
tubuh. Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu
dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens
morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti
bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella

montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S .


pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.
3. Scolopetin : Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan antialergi.
4. Zat anti kanker :

Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif

melawan sel-sel abnormal.


5. Xeronine dan Proxeronine : Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah
mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi
banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam
jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya.
Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif,
mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

2.5 Manfaat dan khasiat Mengkudu


Manfaat buah mengkudu Bagi Kesehatan :

Memperlancar peredaran darah serta memperlebar saluran pembuluh darah


yang mengalami penyempitan dengan zat scopoletin yang terkandung
didalam buah mengkudu. Zat ini juga dapat membunuh beberapa varian
bakteri , serta bersifat sebagai anti alergi.

Mematikan bakteri penyebab infeksi dan juga sebagai pengotrol bakteri


pathogen melalui zat anti bakteri yang terkandung didalamnya.

Buah mengukudu juga terbukti dapat melawan penyakit kanker atau sel-sel
abnormal melalui zat anti kanker yang terkandung didalam buah tersebut.

Dapat Menjadi Zat Pencegah Kanker dan Tumor.

Dapat membantu peningkatan daya tahan tubuh.

Mengkudu bisa membantu mengurangi rasa sakit.

Mengatasi Peradangan dan Alergi

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Manfaat Mengkudu untuk Kecantikan antara lain :

Memberantas ketombe.

Mencegah rambut rontok.

Menghilangkan sisik kulit.

2.6 Efek samping dari penggunaan mengkudu


Diluar berbagai manfaatnya untuk kesehatan, buah pahit initernyatabdapat
menimbulkan beberapa efek samping yang serius seperti kegagalan kerja organ dalam tubuh.
Berikut ini beberapa diantaranya :
1. Kemungkinan keguguran dan potensi bahaya saat menyusui
Menurut sejarahnya buah mengkudu memang digunakn untuk membuat wanita
keguguran saat kehamilan yang tidak diinginkan terjadi, atau janin di dalam kandungan
berpotensi membahayakan nyawa sang ibu. Oleh karena itu, buah mengkudu yang juga
dikenal dengan nama buah noni ini tidak boleh dikonsumsi ibu hamil. Untuk ibu yang
menyusui, karena beberapa kemungkinan buah ini mempengaruhi kualitas ASI yang
diberikan, sebaiknya juga dihindari
2. Gangguan ginjal
Konsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat potassium yang tinggi dapat
mengakibatkan gangguan ginjal. Kandungan potassium yang tinggi pada buah
mengkudu dikhawatirkan dapat mengganggu kerja ginjal jika dikonsumsi selama dua
minggu berturut-turut
3. Kandungan zat beragam dalam buah mengkudu dikhawatirkan mampu mempengaruhi
kinerja hati, jadi semakin berat mengkonsumsi dalam jangka panjang

2.7 Pemanfaatan Mengkudu


1. Buah Mengkudu Untuk Mengatasi Hipertensi
Tekanan darah tinggi bisa diatasi dengan ramuan buah mengkudu. Caranpemakaian,
gunakan dua buah Mengkudu yang telah masak di pohon tambahkan satu sendok makan
madu. blender buahnya untuk diambil sarinya, kemudian dicampur dengan madu.
diminum dua hari sekali.
2. Buah Mengkudu Untuk Menyembuhkan Batuk
Manfaat buah mengkudu yang lainnya adalah mengobati batuk. berikut resepnya satu
buah mengkudu dan genggam daun poo (bujanggut). campurkan bahan tersebut dan
direbus dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Saring kemudian, diminum dua
kali sehari tiap pagi dan sore.
3. Buah Mengkudu Untuk Obat Sakit Perut
Khasiat buah mengkudu yang selanjutnya adalah sebagai obat sakit perut. Gunakan 23 helai daun mengkudu. cuci bersih, kemudian ditumbuk halus, ditambah garam
10

secukupnya dan kemudian diseduh dengan air panas. Setelah dingin, airnya disaring
dan diminum.
4. Buah Mengkudu Untuk Mengobati Sakit Kuning
Gunakan 2 buah Mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 bungkul gula batu.
kemudian, buah mengkudu diblender dan peras untuk diambil sarinya, kemudian
dicampur dengan madu aduk sampai rata. Saring airnya, diminum dan diulangi 2 hari
sekali.
5. Buah Mengkudu Untuk Demam, Masuk angin dan influenza
Gunakan 1 buah mengkudu tambahkan 1 rimpang kencur. Kedua bahan tersebut
direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan hingga tinggal tersisa 1 gelas. Setelah
dingin, airnya disaring, kemudiant diminum dua kali sehari, tiap pagi dan sore.
6. Buah Mengkudu Untuk Mengatasi kulit bersisik
Untuk ramuan buah mengkudu mengatasi kulit bersisik dengan Cara, bagian kulit yang
bersisik digosok dengan buah mengkudu tersebut sampai merata, dan dibiarkan selama
5-10 menit, kemudian dibersihkan dengan kain bersih yang dibasahi dengan air hangat.
7. Buah Mengkudu Untuk Mengatasi Hipertensi.
Ambil 2 buah mengkudu yang telah masak di pohon tambahkan 1 sendok makan madu.
Kemudian buah mengkudu di blender dan diperas untuk diambil sarinya, kemudian
dicampur dengan madu aduk sampai merata dan disaring. Minum dan diulangi dua hari
sekali.
8. Buah Mengkudu Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh.
Buah mengkudu mampu meningkatkan daya tahan tubuh kita karena didalam buah
mengkudu teradapat kandungan yang dapat mengaktifkan kerja kelenjar tiroid dan
kelenjar timus.

2.8 Kandungan kimia Mengkudu


Buah mengkudu mengandung skopoletin, rutin, polisakarida, asam askorbat, -karoten,
1-arginin, proxironin, dan proxeroninase, iridoid, asperolusid, iridoid antrakinon, asam lemak,
kalsium, vitamin B, asam amino, glikosida, dan juga glukosa (Sjabana dan Bahalwan, 2002;
Wijayakusuma dan Dalimartha, 1995). Selain itu juga dikandung senyawa-senyawa seperti,
morindon, rubiadin, dan flavonoid (Bangun dan Sarwono, 2002).

11

2.9 Sediaan dari Mengkudu

Buah mengkudu mengandung alkaloid triterpenoid, asam kaprik, asam kaprilat, zat
antrakuinon, protein, proxeronine, xeronine, zat scolopetin, dan zat damnachantal (zat
antikanker).
Efek farmakologs mengkudu diantaranya menghilangkan hawa lembab pada tubuh,

meningkatkan kekuatan tulang, membersihkan darah, meluruhkan kencing, meluruhkan haid,


melembutkan kulit, obat batuk, obat cacing, pencahar dan antiseptik.
Selain itu, mengkudu juga digunakan untuk mengobati batuk, radang amandel,
sariawan, tekanan darah tinggi, beri-beri, melancarkan kencing, radang ginjal, radang empedu,
radang empedu, radang usus, disentri, sembelit, nyeri limpa, cacingan, kencing manis, cacar
air, dan kegemukan.

Buah mengkudu berbentuk lonjong dengan warna hijau ketika muda dengan motif
trotol-trotol pada kulit luarnya. Ketika menjelang masak, warnanya menjadi putih
kekuningan, dan akhirnya berubah lagi menjadi putih pucat ketik sudah masak. Daging
buah mengkudu memiliki bau yang tajam dan kurang sedap. Tapi meski begitu,
mengkudu mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan dari zat-zat yang terkandung di
dalamnya.

Menurut Dr. Neil Solomon M.D, Ph.D, selain mengandung senyawa kimia yang
bermanfaat bagi kesehatan, seperti proxeronin, xeronin, serotin, dan zat antikanker,
buah mengkudu juga mengandung vitamin C dengan kadar yang cukup tinggi, enzim,
protein, garam-garam mineral, dan berbagai asam amino. Pada tahun 1993, para peneliti
asal Jepang, Hiramatsu, Imoto, Koyano, dan Umezewa berhasil mengisolasi senyawa
damnacanthal, yang berfungsi sebagai antikanker.
12

Kandungan berbagai macam zat dan senyawa kimia di dalam buah mengkudu terutama
yang matang, dapat meningkatkan ketahanan tubuh terhadap serangan berbagai macam
penyakit, memperbaiki fungsi sel, dan mempercepat regenerasi sel-sel tubuh yang
rusak. Manfaat buah mengkudu bisa Anda temukan di dalam kapsul ekstrak Mengkudu
Herba Indo Utama.

Jus Mengkudu Berkhasiat Atasi Beragam Penyakit


Morinda Citrifolia atau lebih dikenal dengan buah mengkudu atau buah pace sangat
berkhasiat bagi kesehatan manusia. Buah ini tumbuh subur dan banyak ditemukan di
kawasan Indonesia. Dengan memanfaatkan khasiatnya hadir produk herbal yang
terbukti efektif membantu kesembuhan penderita diabetes melitus tipe 1 dan tipe 2.
Ultra Noni tercipta dari olahan bahan herbal tersebut dan terbukti secara ilmiah sangat
ampuh mengatasi penyakit yang semakin banyak diderita masyarakat Indonesia.

13

Untuk membuktikan kehebatan buah mengkudu bias mengkonsumsi produk jus noni
selama satu bulan.

Sari buah Alami Mengkudu SOLANONI


SOLANONI di buat secara sederhana tanpa proses pemanasan sehingga zat-zat
yang berguna bagi tubuh dapat tetap terjaga. Mulai dari penanaman secara organik,
pemetikan dan penyortiran di lakukan secara manual dan proses pemeraman 3bulan
untuk menstabilkan PH agar dapat di terima oleh tubuh, di tempat sejuk dimana
seluruh proses di lakukan langsung di dalam kebun terpencil yang jauh dari polusi air
dan udara, kami juga mempertahankan dan menjaga aroma aslinya karena khasiat
terbesarnya juga di tentukan dari keaslian aromanya (asam askorbat = antioksidan
tertinggi) sehingga aman dan berkhasiat penuh. Tanpa penambahan Bahan bahan
pengawet.

14

2.10 Cara budidaya Mengkudu


Bibit mengkudu dapat diperoleh dari perbanyakan generatif dan vegetatif. Pohon induk
harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : memiliki pertumbuhan yang subur dan normal,
berumur antara 3-5 tahun, dan produktif berbuah. Secara generatif yaitu dengan menggunakan
biji, sedangkan vegetatif dapat dengan menggunakan setek batang atau cabang. Sampai saat ini
belum ada data hasil penelitian yang berkaitan dengan teknologi pembibitan tanamn
mengkudu. Meskipun demikian, perbanyakan dapat dilakukan dengan pancangkokan batang
atau cabang.
1) Penyiapan lahan
Lahan untuk budidaya mengkudu berupa lubang tanam. Ukuran dan jarak lubang tanam
sangat bervariasi. Dapat dipilih dari 30cm x 30cm x 30cm; 40cm x 40cm x 40cm atau 60cm x
60cm x 60cm; dengan jarak 2.5m x 2m; 4m x 4m; atau 5m x 5m, tergantung tingkat kesuburan
tanah. Lubang tanam dibuat 15 hari sebelum penanaman.
2) Penanaman
Pada saat penanaman dan pengembalian tanah ke dalam lubang, terlebih dulu tanah
tersebut dicampur dengan pupuk kandang sebanyak 20-40 kg/lubang. Penanaman dengan
membuang polibag tetapi usahakan agar tanah dalam polibag tidak hancur dan pecah. Setelah
penanaman, dilakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban tanah dan mempercepat tanah
menempel pada akar mengkudu.
3) Pemeliharaan
Pemeliharaan yang biasa dilkaukan adalah penyiangan dan penggemburan tanah,
pengairan, pemupukan, pembentukan pohon dan proteksi tanaman.
Penyiangan dan penggemburan tanah
Penyiangan dapat dilakaukan sebulan sekali atau tergantung intensitas gulma yang ada.
Penggemburan tanah dilakukan bersamaan dengan penyiangan untuk menjamin
perakaran tumbuh baik.

15

Pengairan
Pengairan dilakukan secara kontinyu, terutama pada fase awal pertumbuhan. Kemudian
dikurangi secara bertahap atau disesuaikan dengan keadaan tanah. Yang terpenting
adalah tanah jangan sampai kekeringan.
Pemupukan
Pupuk yang diberikan berupa pupuk organik dan anorganik. Pupuk organik diberikan 68 kali setahun masing-masing 20-40 kg. Sedangkan pupuk anorganik diberikan 1-2 kali
sebulan dengan dosis 100-300 gr/pohon campuran ure, SP-36, dan KCl; atau NPK
sebanyak 300-500 gr/pohon. Pada fase pembuahan sebaiknya diberi pupuk SP-36 dosis
lebih tinggi agar kontinyu berbuah.
Pembentukan Pohon
Pembentukan pohon dengan memangkas cabang, ranting yang terlalu rimbun dan tidak
sehat agar C/N ratio dalam tubuh tanaman seimbang sehingga tanaman produktif
berbuah.
Proteksi Tanaman
Proteksi dilakukan terhadap hama dan penyakit. Hama yang sering menyerang adalah
semut, kutu putih, dan kutu daun. Sedangkan penyakit yang sering muncul adalah bercak
daun dan kapang jelaga.
1. Pemanenan
Panen pertama dilakukan pada saat tanman berumur 2 tahun. Pembuahan tarjadi secara
kontinyu sepanjang tahun. Panen dapat dilakukan sampai 8 kali sebulan, sehingga dalam
setahun dapat panen 88 kali.produktivitas buah per pohon adalah 5 kg setiap kali panen. Jika
populasi tanaman tiap hektarnya 400 pohon, maka produksi buah per tahun adalah
176 ton.panen paling baik dilakukan pagi atau sore hari.
Panen dilakukan dengan petik pilih menggunakan tangan karena buah yang matang
rentan rusak dan penyok. Adapun karakteristik buah tua adalah ukurannya maksimum, kulit
buah berwarna keputih-putihan dan terdapat benjolan atau bekas kelopak bunga berwarna

16

coklat atau kahitam-hitaman. Penangan pasca penen pun harus sesegera mungkin untuk
menghindari kerusakan buah, karena buah tua banyak mengandung air

17

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Mengkudu (Morinda citrofolia) merupakan tanaman obat yang cukup dikenal oleh
masyarakat di Indonesia. Buah mengkudu dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk
penyembuhan penyakit darah tinggi, edema, sembelit, dan perut kembung. Buah yang masak
dapat digunakan sebagai obat radang tenggorokan dan penderita narkotika, disamping itu juga
mempunyai efek antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis,
Escherchia coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevideo,
Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella
paradysenteriae BH dan III-Z, dan Vibrio sp, juga memiliki potensi sebagai antijamur.
Manfaat buah mengkudu Bagi Kesehatan :Memperlancar peredaran darah serta
memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dengan zat scopoletin
yang terkandung didalam buah mengkudu. Zat ini juga dapat membunuh beberapa varian
bakteri , serta bersifat sebagai anti alergi. Mematikan bakteri penyebab infeksi dan juga sebagai
pengotrol bakteri pathogen melalui zat anti bakteri yang terkandung didalamnya. Buah
mengukudu juga terbukti dapat melawan penyakit kanker atau sel-sel abnormal melalui zat anti
kanker yang terkandung didalam buah tersebut. Dapat Menjadi Zat Pencegah Kanker dan
Tumor. Dapat membantu peningkatan daya tahan tubuh. Mengkudu bisa membantu
mengurangi rasa sakit. Mengatasi Peradangan dan Alergi Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Manfaat Mengkudu untuk Kecantikan antara lain :Memberantas ketombe,Mencegah rambut
rontok,Menghilangkan sisik kulit.

3.2 Saran
Setelah membaca diatas, kita dapat mengetahui pentingnya menggunakan tanaman obat
yang berasal dari alam yang salah satunya dari buah mengkudu. Buah mengkudu memiliki
banyak khasiat untuk kesehatan maupun untuk kecantikan. Disarankan pada saat
mengkonsumsi mengkudu harus mengikuti aturan yang sudah ada, dan pastikan berkosultasi
kepada apoteker atau dokter atau penyedia layanan kesehatan sebelum mengkonsumsi produk
obat dengan bahan baku mengkudu.

18

Daftar Pustaka

repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/31313/5/Chapter%20I.pdf diakses tanggal


13 oktober tahun 2015 11.30
http://www.satwa.net/674/mengenal-buah-mengkudu.html diakses tanggal 13 oktober
tahun 2015 13.00
http://www.ekafood.com/buku%20sehat%20dengan%20mengkudu.pdf diakses pada
tanggal 13 oktober tahun 2015 13.10
http://www.anakagronomy.com/2013/11/morfologi-tanaman-mengkudu-morinda.html
diakses pada tanggal 13 oktober tahun 2015 13.30
http://www.tanobat.com/mengkudu-ciri-ciri-tanaman-serta-khasiatdan-manfaatnya.html diakses pada tanggal 13 oktober tahun 2015 20.00
http://www.nonijuice.co.id/berita/mengenal-zat-yang-terkandung-dalam-buahmengkudu-dan-khasiatnya-341.php diakses pada tanggal 16 oktober tahun 2015 10.00
http://www.indonews.co.id/mengenal-1000-manfaat-dan-khasiat-dari-buahmengkudu/ diakses pada tanggal 16 oktober tahun 2015 10.20
http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/?page_id=389 diakses pada tanggal 16 oktober tahun
2015 10.55
http://id.zapmeta.com/?q=produk+noni+mengkudu&dzn=&asid=zm_id_gc2_01&whe
re=web_zapmeta_id&awc=zmid&template=&color=&abtarget=&ablabel=&pp=8&b
kw=n&abt=&abv=&de=c&nwc= diakses pada tanggal 16 oktober 2015 12.15
http://daunbuah.com/manfaat-buah-mengkudu-dan-bahayanya-efek-sampingnya/
diakses pada tanggal 17 oktober 2015 13.30
http://m.vemale.com/topik/tanama-obat/41753-efek-samping-buah-mengkudusebagai-obat.htm diakses pada tanggal 17 oktober 2015 13.55
http://www.berkahherbal.com/kapsul-ekstrak-mengkudu-produk diakses pada tanggal
17 oktober 2015 18.40
19

http://obatherbalmart.com/kanker/mengkudu-herbal-indo-utama-60-kapsul

diakses

pada tanggal 18 oktober 2015 09.51


http://jusmengkudu.co.id/ diakses pada tanggal 18 oktober 2015 10.06
https://yprawira.wordpress.com/budidaya-aneka-tanaman-mengkudu/ diakses pada
tanggal 23 oktober 10.30

20

Anda mungkin juga menyukai