Anda di halaman 1dari 18

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

I.

PENGKAJIAN
A. Data Umum
1. Nama kepala keluarga
2. umur
3. agama
4. Alamat kepala keluarga
5. pendidikan
6. Pekerjaan
7. Komposisi keluarga

: Tn. W
: 30 Tahun
: islam
: Jalan sitihinggil 3, RT 1 RW 7 kelurahan Mersi
: S1
: Polri
:

No

Nama

Jns

Umur

Hub

Pendidika

Pekerjaa

Ket

1.

Ny. T

kel
P

29

Istri

n
SMA

n
IRT

Sedang

Thn
2.

An. Y

5 thn

hamil
Ana

TK

Pelajar

Sehat

Genogram :

Keterangan :
berdasarkan genogram diatas kedua generasi sebelumnya ada menderita
penyakit keturunan yaitu hipertensi. dari generasi pertama belum ada yang
meninggal.

8. Tipe keluarga
: Keluarga inti yang terdiri dari ayah, ibu dan anak
9. Suku a
:
Tn. W mengatakan keluarganya adalah adli suku jawa dan berkebangsaan
indonesia
10. Agama
: Islam
11. Status sosial ekonomi keluarga :
a. Pendapatan keluarga satu bulan
: > Rp.2. 500.000
b. Pengelola keuangan
Uang ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan
lainnya. Sisa uang untuk kebutuhan sehari-hari di simpan di bank.
c. Bagaimana pandangan keluarga terhadap pendidikan anggota keluarga
Menurut Tn. W pendidikan yang tinggi itu penting, Ny. T berharap An.
Y bisa menempuh pendidikan yang tinggi
d. Adakah nilai/keyakinan/agama yang bertentangan dengan kesehatan
Keluarga Tn. K menganut nilai dan norma sesuai adat Jawa dan
ketentuan islami dalam kehidupan sehari-hari, berkumpul dengan
anggota keluarga pada malam hari dan dengan sanak saudara pada
waktu-waktu senggang. Tidak ada nilai dan norma yang bertentangan
dengan kesehatan.
12. Aktifitas rekreasi keluarga
a. Kebiasaan rekreasi dalam keluarga
Keluarga Tn. W Sering mengadakan rekreasi dengan bepergian ke
suatu tempat dan sering mengunjungi sanak saudara pada hari minggu.
keluarga biasanya berkumpul sore dan malam hari sambil nonton TV.
b. Bagaimana keluarga menggunakan waktu senggangnya
Waktu senggang yang ada mereka gunakan untuk melihat TV atau
berbincang-bincang dengan anggota keluarga maupun tetangga.
B. Riwayat Perkembangan
13. Tahap perkembangan saat ini
Tahap perkembangan keluarga saat ini yaitu tahap keluarga dengan anak
usia prasekolah Dengan tugas pada tahap ini yaitu mensosialisasikan anak,
mengintregasikan anak yang baru sementara tetap memenuhi kebutuhan
anak, mempertahankan hubungan yang sehat dalam keluarga dan di luar
keluarga, merencanakan dan waktu stimulasi tumbuh kembang anak
14. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tidak ada tahap perkembangan keluarga sampai saat ini yang belum
terpenuhi.
15. Riwayat keluarga inti

Ny. T mengatakan bahwa dia sedang hamil anak ke-2 dengan usia
kehamilan 14 minggu dan menderita hipertensi. sejak kehamilan anak
pertama Ny. T sudah menderita hipertensi, dan kelahiran anak pertama
dilakukan dengan cara operasi SC. Ny. T belum mendapatkan imunisasi
TT untuk kehamilan ke-2 nya.. An. Y sudah mendapatkan imunisasi
lengkap. Tn. W mengkonsumsi rokok tetapi pada keadaan tertentu misal
ada teman yang berkunjung ke rumah atau sedang kumpul dengan teman2
nya. anggota keluarga yang lain tidak mengalami penyakit yang berat
16. Riwayat keluarga sebelumnya
Ny. T mengatakan ada anggota keluarga yang memiliki riwayat hipertensi
yaitu ibu dari Ny. T
C. Lingkungan
17. Karakteristik rumah :
a. Jenis bangunan
b. Luas bangunan (digambar)

: Permanen
: belum digambar

c. Luas pekarangan
: 102 m2
d. Status kepemilikan rumah
: milik pribadi
e. Kondisi ventilasi rumah
:
luas jendela > 20 % dari luas lantai, tiap ruangan ada jendela dan
dimanfaatkan setiap hari, sehingga cahaya dapat masuk ke ruangan
pada siang hari
f. Kondisi penerangan rumah : cukup
g. Kondisi pencahayaan rumah : cukup
h. Kondisi lantai
: menggunakan bahan keramik, kondisi
bersih, dan tidak licin
i. Kebersihan rumah secara keseluruhan :
rumah dalam kondisi bersih dan rapih
j. Bagaimana pembagian ruangan di rumah :
terdapat 2 kamar tidur, 1 kamar mandi dan 1 dapur, terdapat 1 ruang
tamu yang gabung dengan ruang keluarga.
k. Pengelolaan sampah keluarga
:
Keluarga mempunyai pembuangan sampah Tertutup. Biasanya
sampah-sampah rumah tangga tersebut di ikat dengan kantong plastik
hitam dan diambil oleh tukang sampah keliling untuk di buang ke
tempat pembuangan sampah.
l. Sumber air bersih dalam keluarga :
Sumber air keluarga Tn. W berasal dari Sumur gali, digunakan untuk
mandi dan mencuci. Sedangkan untuk keperluan air minum keluarga

Tn. W membeli air mineral diwarung. Keadaan air tidak berwarna,


tidak berasa, tidak ada endapan, dan tidak berbau.
m. Kondisi jamban keluarga
:
Keluarga mempunyai WC sendiri dengan jenis leher angsa. Ny. S
selalu membersihkannya 2 hari sekali
n. Pembuangan limbah
Keluarga mempunyai saluran pembuangan air limbah dengan kondisi
mengalir melalui pipa dan berakhir ke saptitank
18. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Tetangga sebelah kiri dan depan rumah Tn. K selalu memperhatikan
keluarga Tn. K. Apabila Tn. K membutuhkan bantuan, tetangganya selalu
membantu Tn. K.
19. Mobilisasi geografi keluarga
Keluarga Tn. K menempati rumah tersebut kurang lebih 3 tahun yang lalu.
Alat transportasi yang dimiliki keluarga adalah motor. Dan apabila pergi
ke suatu tempat dengan motor.
20. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Tn. K sering mengikuti kegiatan yang di adakan tiap bulan di kampungnya
yaitu perkumpulan RT. Ny. S juga mengikuti kegiatan seperti arisan RT,
PKK. An. N berinteraksi dengan teman sebayanya dan An. N setiap sore
mengikuti pengajian.
21. Sistem pendukung keluarga
Fasilitas perdagangan seperti pasar yang berjarak sekitar 1 km dari rumah,
fasilitas kesehatan yaitu Puskesmas berjarak seitar 1 km, dokter praktek
sekitar 600 m, rumah sakit sakitar 600 m, dan fasilitas peribadatan seperti
masjid sekitar 500 meter dari rumah. jenis pelayanan kesehatan yang
paling dimanfaatkan keluarga untuk penanganan masalah kesehatan adalah
Rumah Sakit
D. Struktur Keluarga
22. Struktur komunikasi keluarga
Komunikasi dalam keluarga berjalan dengan baik. Jenis komunikasi yang
dipakai adalah komunikasi 2 arah. Dimana komunikator dan komunikan
saling memberikan respon.
23. Struktur kekuatan keluarga
Pengambil keputusan dalam keluarga adalah Tn. K. Sebagai kepala
keluarga Tn. K adalah orang yang selalu mengambil keputusan dalam
setiap permasalahan keluarga melalui musyawarah dengan istrinya
24. Struktur peran

Tn. K berperan sebagai kepala keluarga dan tulang punggung keluarga.


Ny. S berparan sebagai ibu rumah tangga, dan An. N berperan sebagai
anak dengan usia pra sekolah. Dalam kesehariannya Tn. K dan istrinya
sangat menyayangi anaknya.
25. Struktur norma dan budaya
Keluarga Tn. K menganut nilai dan norma sesuai adat Jawa dan ketentuan
islami dalam kehidupan sehari-hari, berkumpul dengan anggota keluarga
pada malam hari dan dengan sanak saudara pada waktu-waktu senggang.
Tidak ada nilai dan norma yang bertentangan dengan kesehatan.
E. Fungsi keluarga
26. Fungsi efektif
Semua anggota keluarga saling menyayangi dan keluarga merasa bangga
apabila salah satu anggota keluarga berhasil. Respon keluarga terhadap
kehilangan yaitu berduka, namun selama ini keluarga saling menguatkan
dan menjaga satu sama lain. Sikap saling menghormati antar anggota
keluarga
27. Fungsi sosialisasi
Keluarga Tn. K berhubungan dengan tetangga baik dan tidak ada masalah.
Keluarga sering mengikuti kegiatan dengan masyarakat sekitar.
28. Fungsi perawatan keluarga
1) mengenal masalah
keluarga mengetahui bahwa Ny. T mengalami hipertensi, tetapi
Keluarga tidak mengetahui bahwa Ny. T termasuk dalam kehamilan
beresiko. Tn. W mengatakan bahwa jika ada anggota keluarganya yang
sakit dapat dilihat Dengan ciri2 panas, pucat, dll.
2) memutuskan tindakan untuk mengatasi masalah
apa bila ada anggota keluarga yang sakit

Tn.

selalu

memeriksakannya ke dokter atau ke rumah sakit. Ny. T selalu


memeriksakan

kandungannya

ke

bidan

untuk

memantau

perkembangan janin yang ada dalam kandungannya


3) merawat anggota yang sakit
Ny. T masih merasa bingung bagaimana cara menjaga kondisinya agar
tekanan darahnya tidak naik
4) memodifikasi lingkungan
Ny. T selalu menyapu lantai rumah dan halaman setiap hari. Keluarga
kurang memanfaatkan halaman yang luas untuk menanam sayuran atau
buah-buahan.
5) memanfaatkan fasilitas kesehatan

keluarga memanfaatkan rumah sakit sebagai

sarana pelayanan

kesehatan
F. Stress dan koping keluarga
29. Stressor yang dihadapi keluarga
Ny. T mengatakan cemas dan bingung dengan kondisi tekanan darah yang
tinggi selama kehamilannya
30. Stress jangka panjang
Stressor jangka panjang yang sedang dihadapi keluarga adalah menunggu
kelahiran anak ke-2 nya dan perkembangan anak pertamanya yang berusia
5 tahun
31. Kemampuan keluaarga berespon terhadap masalah
keluarga rutin memeriksakan kandungannya ke dokter dan bidan
32. Strategi koping yang digunakan
Tn. I menerima semua keadaan ini dan selalu membicarakan dengan
istrinya.
33. Strategi adaptasi disfungsional
Tn. W mengatakan anggota keluarganya tidak ada yang menggunakan
cara-cara diluar cara umum seperti kekerasan dalam menghadapi masalah
G. Harapan keluarga
keluarga berharap Ny. T dalam keadaan sehat dan dapat melahirkan secara
normal tanpa harus di SC lagi. keluarga mengatakan senang bila ada petugas
kesehatan yang melakukan kunjungan rumah, keluarga sangat berharap
masalah yang berhubungan dengan diberikannya informasi yang di butuhkan
oleh keluarganya.
H. Pemeriksaan fisik (pendekatan head to toe)
1. Tn. K usia 30 tahun, berat badan 90 kg, tinggi badan 180 cm, kesadaran
compos mentis, tidak ada keluhan apapun. tekanan darah 120/80 mmHg,
Nadi 80 x/menit, frekuensi pernafasan 20 x/menit, Suhu 36.4 0C, tidak ada
benjolan di kepala, warna kulit sawo matang, rambut hitam lurus bersih,
konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik, tidak menggunakan alat
bantu penglihatan. Mulut tidak terdapat sariawan, gigi tidak ada karies,
telinga, hidung, dan tenggorokan tidak ada kelainan, tidak ada pembesaran
kelenjar tiroid dan kelenjar getah bening. Tidak ada nyeri tekan di daerah
abdomen. Hasil auskultasi bunyi paru vesikuler, tidak ada bunyi gallop dan
murmur pada jantung, pada palpasi perut datar dan lemas, tidak ada
benjolan di kepala

2. Ny. T usia 30 tahun, umur kehamilan 14 minggu. berat badan 81 kg, tinggi
badan 163 cm, lingkar lengan 32,5 cm. kesadaran compos mentis, tidak
ada keluhan apapun. tekanan darah 150/90 mmHg, Nadi 82 x/menit,
frekuensi pernafasan 20 x/menit, Suhu 36,10C, tidak ada benjolan di
kepala, tidak adaedema. warna kulit sawo matang, rambut hitam lurus
bersih, konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik, tidak menggunakan
alat bantu penglihatan. Mulut tidak terdapat sariawan, gigi tidak ada
karies, telinga, hidung, dan tenggorokan tidak ada kelainan, tidak ada
pembesaran kelenjar tiroid dan kelenjar getah bening. Tidak ada nyeri
tekan di daerah abdomen. ada bekas sayatan operasi SC. fundus berada 3
jari diatas sympisis pubis. Hasil auskultasi bunyi paru vesikuler, tidak ada
bunyi gallop dan murmur pada jantung, pada palpasi perut datar dan
lemas, tidak ada benjolan di kepala.
3. An. Y usia 5 tahun jenis kelamin perempuan, berat badan 17, 5 kg, tinggi
badan 105 cm. Hasil inspeksi rambut lurus, berwarna hitam dan pendek.
Tidak berketombe. Kulit sawo matang. Mata simetris, sklera tidak ikterik,
konjungtiva tidak anemis, ekstremitas atas bawah tidak ada kelainan. Pada
pemeriksaan auskultasi bising usus positif normal, bunyi jantungtidak
terdengar gallop dan murmur. Palpasi abdomen datar dan lemas, hepar dan
spleen tidak teraba. Tidak ada pembesaran pada kelenjar getah bening dan
tiroid. Pada pemeriksaan perkusi, abdomen terdengar bunyi tympani.

Nama peserta didik

( Faridatul Khasanah)
II.

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA


N

Diagnosa

Keperawatan

Tujuan

Evaluasi

Rencana
tindakan

III.

Umu

Khusu

Kriteria

Standar

IMPLEMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA


NO

Diagnossa

Tanggal dan Implementasi

Keperawatan

Waktu

Evaluasi

Nama Peserta Didik

(................)

FORMAT EVALUASI PRE DAN POST CONFERENCE


No

Aspek Penilaian

Bobot

1.

Membuat

laporan

pendahuluan 30

(latar

belakang,

rencana

2.

keperawatan, strategi pelaksanaan


Menyampaikan rencana asuhan/ 15

3.

pelayanan keperawatan
Menyampaikan
hasil

4.

pelayanan keperawatan
Memberikan masukan (tanggapan, 30
pendapat,

ide

asuhan/pelayanan
5.

asuhan/ 15

terhadap
keperawatan

yang didiskusikan
Memberikan respon(kognitif dan 10
afektif terhadap masukan)
100

Nama-nama peserta didik


1.
2.
3.
4.
5.
6.

.......................................
.......................................
.......................................
.......................................
.......................................
.......................................

Peserta didik
1 2 3 4 5 6

Ke
t

Pembimbing

(..................................
..)

FORMAT EVALUASI UJIAN KASUS KELUARGA

A. Fase Perkenalan
1. Kunjungan pertama
Memperkenalkan diri, menggunakan nama klien, mendiskusikan kontrak waktu,
hubungan perawat keluarga (seperti tujuan dan harapan, lama hubungan, frekuensi
kunjungan), ciptakan situasi yang menyenangkan
2. Kunjungan berikut
Memberi salam dan penghargaan, mengklarifikasi

tujuan

kunjungan,

memperhatikan minat/perhatian terhaddap masalah sekarang dan saat ini (here and
now) dan melakukan rencana sesuai dengan masalah yang dihadapi saat ini.
Tidak ada

Sebagian kecil

Beberapa

Sebagian

Semua ukuran

penampilan

penampilan

penampilan

besar

penampilan

diatas

didemonstrasikan

ada, tetapi

penampilan

didemonstrasikan

ada yang

adekuat

kurang
0

adekuat
2

B. Teknik Komunikasi
Berbicara dengan sikap yang menghargai, mendengar secara aktif, memfasilitasi
respon klien, menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti, menanyakan jika ada
pertanyaan yang tidak jelas dan memberi contoh.
Tidak ada

Sebagian kecil

Beberapa

Sebagian

Semua ukuran

penampilan

penampilan

penampilan

besar

penampilan

diatas

didemonstrasikan

ada, tetapi

penampilan

didemonstrasikan

ada yang

adekuat

kurang
0

adekuat
2

C. Ide/Kreatifitas
Menggunakan media yang tepat dalam memberikan intervensi keperawatan yang
dibuat berdasarkan ide/kreatifitas masing-masing peserta didik.
Tidak ada

Sebagian kecil

Beberapa

Sebagian

Semua ukuran

penampilan

penampilan

penampilan

besar

penampilan

diatas

didemonstrasikan

ada, tetapi

penampilan

didemonstrasikan

ada yang

adekuat

kurang
0

adekuat
2

D. Pendekatan Kolaboratif (Partnership apprroach)

Menyertakan klien pada pengkajian, perencanaan, implementasi dan evaluasi asuhan,


mendorong diskusi hal yang menjadi perhatian klien, meghargai kemampuan klien
dalam diskusi dan peran serta keluarga dalam asuhan.
Tidak ada

Sebagian kecil

Beberapa

Sebagian

Semua ukuran

penampilan

penampilan

penampilan

besar

penampilan

diatas

didemonstrasikan

ada, tetapi

penampilan

didemonstrasikan

ada yang

adekuat

kurang
0

adekuat
2

E. Terminasi
Mengklarifikasi hal yang telah didiskusikan dan disetujui, membuat rencana yang
akan datang dengan klien (misalnya : jadwal, tujuan dan persiapan kunjungan berikut)
Tidak ada

Sebagian kecil

Beberapa

Sebagian

Semua ukuran

penampilan

penampilan

penampilan

besar

penampilan

diatas

didemonstrasikan

ada, tetapi

penampilan

didemonstrasikan

ada yang

adekuat

kurang
0

adekuat
2

SKALA PENILAIAN
Nilai Mentah
14 16
10 13
69
35
02

A
B
C
D
E

Pembimbing

(.........................................)
(.........................................)

Nilai Akhir
Angka :
Huruf :

Peserta Didik

FORMAT EVALUASI ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA


Aspek yang dinilai
A. Pengkajian
1. Menetapkan data dasar yang lengkap (10)
a. Menggunakan sumber data yang sesuai
b. Menggunakan metode pengumpulan

Nilai

Nilai

Maksimum
10

didapat

data yang sesuai


c. Mengumpulkan data dasar dan data yang
berorientasi pada masalah dengan
menggunakan indikator penentu
d. Menggali persepsi keluarga terhadap
masalah kesehatan (status kesehatan
anggota keluarga dan risiko kesehatan
yang terkait dengan komunitas dan
lingkungan)
e. Mengkaji kemampuan keluarga tentang
kesehatan dan pelayanan kesehatan
sesuai dengan dasar teori tentang
kerangka kerja pengkajian
f. Mencatat data dasar secara :
1) Sistem
2) Ringkas
3) Akurat
2. Analisa Data (5)
a. Mengartikan hubungan antar faktor yang

terkait dengan kemampuan keluarga


tentang kesehatan dan pelayanan
kesehatan
b. Mengidentifikasi pola dan/atau
kesenjangan antara hasil pengkajian
dengan kemampuan yang dimiliki
keluarga tentang kesehatan dan
pelayanan kesehatan
B. Menetapkan diagnosa Keperawatan kesehatan
keluarga (15)
1. Menetapkan diagnosa/masalah keperawatan
kesehatan keluarga berdasarkan:
a. Data pengkajian yang akurat

15

Ket

b. Organisasi data mendukung dengan


tepat
2. Penapisan masalah kesehatan/diagnosa
berdasarkan serangkaian kriteria
3. Mengubah/memperbaiki diagnosa sesuai
dengan data yang didapat
4. Mencatat masalah/diagnosa keperawatan
keluarga
a. Sistematis
b. Ringkas
c. Akurat
C. Perencanaan (20)
1. Menyertakan keluarga dalam membuat

20

rencana keperawatan
2. Merumuskan tujuan dengan :
a. Spesifik
b. Dapat diukur
c. Relevan
d. Batas waktu
3. Sasaran dan tujuan diarahkan pada
pencapaian kemandirian keluarga dalam
kesehatan dan pelayanan kesehatan
4. Mengidentifikasi intervensi keperawatan
yang sesuai
5. Menetapkan kriteria dan standar evaluasi
D. Implementasi Keperawatan (24)
1. Memberdayakan keluarga dalam
melaksanakan intervensi keperawatan
2. Menggunakan teknik yang tepat dalam
melaksanakan intervensi keperawatan
3. Menggunakan strategi pendidikan kesehatan
4. Mendemonstrasikan ketrampilan
komunikasi efektif
5. Mendiskusikan konsep kesehatan dan
pelayanan kesehatan yang kuat
6. Berfungsi sebagai koordinator dengan
mengidentifikasi, mengartikan, memulai dan
memelihara hubungan antara pelayanan
yang ada dan sesuai dengan yang ada
7. Mencatat intervensi keperawatan dengan
respon keluarga :
a. Sistematis

24

b. Ringkas
c. Akurat
E. Evaluasi (14)
1. Menyertakan keluarga dalam mengevaluasi

14

asuhan keperawatan keluarga


2. Mengevaluasi asuhan keperawatan dengan
menggunakan kriteria dan standar evaluasi
3. Memodifikasi prioritas sasaran tujuan dan
intervensi keperawatan sesuai dengan hasil
evaluasi
4. Mendokumentasikan hasil evaluasi dan
perbaikan rencana
a. Sistematis
b. Ringkas
c. Akurat
F. Ketrampilan Profesional (12)
1. Mengevaluasi dampak perasaan, nilai, sikap

12

dan tingkah laku sendiri terhadap asuhan


keperawatan dan hubungan profesional
2. Menggunakan konsultasi intra profesional
dalam mengambil keputusan
3. Menerima accountability (tanggung gugat)
terhadap praktik profesional diri sendiri
a. Mencari dan menerima supervisi yang
sesuai
b. Teliti dan tepat dalam melaporkan tugas
1) Melaporkan tugas
2) Menyerahkan tugas
c. Segera melaporkan jika ada kesalahan
J U M LAH
Evaluasi Penilaian
Nilai Mentah
90 100
80 89
65 79
55 64
< 55

A
B
C
D
E

Nilai Akhir
Angka :
Huruf :

100

Pembimbing

Peserta Didik

(.........................................)
(.........................................)

FORMAT PENILAIAN PENDIDIKAN KESEHATAN


Nama Peserta Didik : .........................................................................................
NIM

: .........................................................................................

Tingkat/Semester

: ..........................................................................................

No Komponen
1. Rancangan Pendidikkan kesehatan
a. Penetapan tujuan
b. Materi pendidikkan kesehatan
c. Penetapapn metoda
d. Penetapan media dan alat bantu
e. Alat evaluasi
2. Pelaksanaan Pendidikan kes
a. Membina hubungan dengan klien
b. Melibatkan klien dan keluarga

Bobot

Nilai Keterangan

5
10
5
5
5
19
dalam 5

pendidikkan kesehatan
c. Menggunakan metoda pendidikkan kesehatan 10
secara tepat dan sesuai dengan rancangan
d. Menggunakan media dan alat pendidikkan 10
kesehatan secara tepat dan sesuai dengan
rancangan
e. Menguasai materi pendidikkan kesehatan yang 10

3.

diberikan
f. Memberikan kesempatan klien untuk pertanya
5
Evaluasi pendidikkan kesehatan
a. Melakukan evaluasi hasil pendidikkan 10
kesehatan

sesuai

dengan

pendidikkan kesehatan
b. Menyusun rencana tindak

rancangan
lanjut

evaluasi
c. Mendokumentasikan hasil kegiatan
JUMLAH

hasil 5
5
100

Pembimbing

(.................................................)

Anda mungkin juga menyukai