Anda di halaman 1dari 17

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Sekolah

: MAN 11 Jakarta

Mata Pelajaran

: Fisika

Kelas/Semester

: XI IPA / 2

Materi Pokok

: Teori Kinetik Gas Ideal

Sub Materi Pokok : Sifat-Sifat Gas Ideal


Alokasi Waktu

: 2 x 45 menit

Pertemuan Ke-

:1

A. Standar Kompetensi
Menerapkan konsep termodinamika dalam mesin kalor
B. Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan sifat-sifat gas ideal monoatomik
C. Indikator
1. Mendeskripsikan pengertian gas ideal dan sifat-sifat gas ideal monoatomik
2. Menjelaskan tentang hukum-hukum gas ideal monoatomik
3. Menerapkan hukum-hukum gas ideal monoatomik
4. Menganalisis hubungan setiap variabel (tekanan, suhu dan volum) pada persamaan umum
gas ideal monoatomik.
D. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian gas ideal dan sifat-sifat gas ideal
monoatomik
2. Siswa dapat menjelaskan hukum-hukum gas ideal monoatomik (Hukum Boyle,
Hukum Charles dan Hukum Gay Lussac)
3. Siswa dapat menerapkan hukum-hukum gas ideal monoatomik (Hukum Boyle,
Hukum Charles dan Hukum Gay Lussac)
4. Siswa dapat menganalisis hubungan setiap variabel (tekanan, suhu dan volum) pada
persamaan umum gas ideal monoatomik.
E. Materi Pembelajaran
Gas ideal merupakan kumpulan dari partikel-partikel suatu zat yang jaraknya cukup
jauh dibandingkan dengan ukuran partikelnya. Partikel-partikel itu selalu bergerak secara

acak ke segala arah. Pada saat partikel-partikel gas ideal itu bertumbukan antar partikel atau
dengan dinding akan terjadi tumbukan lenting sempurna sehingga tidak terjadi kehilangan
energi.
1. Sifat-sifat gas ideal
a. Gas ideal terdiri atas partikel-partikel dalam jumlah yang besar
b. Partikel-partikel tersebut senantiasa bergerak dengan arah sembarang
c. Partikel-partikel tersebut tersebar merata dalam ruang sempit
d. Jarak antara partikel jauh lebih besar dibandingkan dengan ukuran partikel tersebut
e. Tidak ada gaya antara partikel satu dengan yang lain, kecuali apabila terjadi
tumbukan
f. Tumbukan antar partikel dengan dinding lenting sempurna
g. Berlaku hukum Newton tentang gerak

2. Hukum-hukum tentang gas


a. Hukum Boyle
Hukum boyle ditemukan oleh Robert Boyle yang menyelidiki pengaruh tekanan
terhadap volume gas pada suhu tetap. Pernyataan Robert Boyle dikenal dengan Hukum
Boyle, yang berbunyi: Pada suhu tetap, tekanan gas di dalam ruang tertutup
berbanding terbalik dengan volumenya.Pernyataan tersebut bila ditulis dalam bentuk
rumus:
P.V=C

atau

dimana, C = bilangan tetap (konstanta)


Keterangan:
P1 = tekanan gas mula-mula (atm, cm Hg, N/m2, Pa)
P2 = tekanan gas akhir (atm, cm Hg, N/m2, Pa)
V1 = volum gas mula-mula (m3, cm3)
V2 = volum gas akhir (m3, cm3)

P1 . V1 = P2 . V2

b. Hukum Charles
Charles menyatakan hubungan antara tekanan (P) terhadap temperatur (T) suatu
gas yang berada pada volum tetap (isokhorik). Hukum Charles menyatakan hasil bagi
tekanan (P) dengan temperatur (T) suatu gas pada volum tetap adalah konstan. Hukum
Charles dinyatakan dengan:
V
=C
T

atau

V1 V2
=
T 1 T2

Keterangan:
T1 = suhu gas mula-mula (K)
T2 = suhu gas akhir (K)
V1 = volum gas mula-mula (m3)
V2 = volum gas akhir (m3)

c. Hukum Gay Lussac


Gay Lussac menyatakan bahwa: Apabila volum gas yang berada dalam bejana
tertutup dipertahankan kontan, maka tekanan gas sebanding dengan suhu mutlaknya.
Untuk gas yang berada dalam dua keadaan seimbang yang berbeda pada volum
konstan, diperoleh persamaan sebagai berikut:
P
P1 P 2
=C atau
=
T
T1 T2

Keterangan:
P1 = tekanan gas mula-mula (atm, cm Hg, N/m2, Pa)
P2 = tekanan gas akhir (atm, cm Hg, N/m2, Pa)
T1 = suhu gas mula-mula (K)
T2 = suhu gas akhir (K)

d. Hukum Boyle-Gay Lussac


Apabila hukum Boyle, hukum Charles, dan hukum Gay Lussac digabungkan,
maka diperoleh persamaan sebagai berikut.
P1 V 1 P2 V 2
=
T1
T2

Persamaan di atas disebut hukum Boyle-Gay Lussac. Hal ini disebabkan hukum
ini merupakan gabungan setiap kondisi yang berlaku pada ketiga hukum sebelumnya.

F. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran
: Direct Instruction
Metode Pembelajaran : 1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab

G. Langkah-langkah Pembelajaran

Tahap Pembelajaran
Pendahuluan

Orientasi

Apersepsi

Langkah-langkah Kegiatan
Guru
Siswa
Guru memberi salam dan memulai
Siswa menjawab salam,

Dikembang
Toleransi, tangg

pembelajaran dengan berdoa, mengecek

mempersiapkan buku

jawab

kesiapan siswa dan menyiapkan media

pelajaran, dan berdoa bersama

pembelajaran.
Guru menyampaikan keterkaitan materi

Siswa menjawab pertanyaan

Berani berpenda

ini dengan materi lain dan menanyakan

yang diberikan oleh guru

semangat dalam

pertanyaan:
Apakah yang dimaksud dengan gas?
Apakah yang dimaksud ideal?
Dimana kita dapat menemukan gas?
Guru menyajikan masalah dengan yang

belajar dan perc

Saling berinteraksi dan

Berpikir logis, k

menggugah motivasi siswa

melakukan tanya jawab dengan

kreatif dan inov

1.
2.
3.

Motivasi

diri.

(Apakah setiap jenis gas yang ada di guru


muka bumi ini bersifat ideal?)
Tujuan
Inti

Eksplorasi

Nilai Karakter

Guru menyampaikan tujuan

Siswa menyimak apa yang

bertanggung jaw

dan percaya diri


Toleransi

pembelajaran.
disampaikan guru.
Guru memberikan penjelasan mengenai Siswa menyimak dan mencatat Aktif, Rasa ingi
konsep Hukum Boyle, Hukum Charles penjelasan guru.
dan Hukum Gay Lussac beserta contoh
aplikasinya dalam kehidupan sehari-

Elaborasi

Hukum Gay Lussac.


Guru meminta perwakilan siswa untuk

Perwakilan siswa maju untuk

Aktif, rasa ingin

mengerjakan soal yang diberikan

menjawab pertanyaan yang

komunikatif

didepan kelas.
Membimbing siswa untuk menarik

diberikan oleh guru.


Menyimpulkan hasil

Komunikatif, be

Kesimpulan

kesimpulan tentang pembelajaran yang

pembelajaran.

logis, kritis, kre

Evaluasi

telah dilakukan.
Guru memberikan soal evaluasi kepada

Siswa mengerjakan soal yang

dan inovatif
Percaya diri, juj

siswa berdasarkan materi yang telah

diberikan oleh guru.

mandiri.

Konfirmasi

Penutup

hari.
Guru memberikan beberapa contoh soal Siswa mendiskusikan dan Komunikatif, ke
untuk didiskusikan mengenai konsep mengerjakan
soal
yang keras, aktif, ber
Hukum Boyle, Hukum Charles dan diberikan oleh guru.
logis, kritis.

Penarikan

dipelajari.
H. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran

a. Media Pembelajaran
- Simulasi Macromedia Gas Ideal
b. Sumber pembelajaran
- Buku paket fisika kelas XI: Kanginan, Marthen. 2013. Fisika untuk SMA/MA
-

Kelas XI. Jakarta : Erlangga.


LKS Fisika untuk Kelas XI

I. Penilaian Hasil Belajar


a. Penilaian Kognitif
1. Teknik penilaian: Tes tertulis
2. Bentuk instrumen

: Uraian dan Lembar Kerja Siswa Non Laboratorium

3. Soal

: Lampiran 1

4. Kunci Jawaban

: Lampiran 1

b. Penilaian Afektif (Lampiran 2)


c. Penilaian Psikomotorik (Lampiran 3)

Mengetahui

Jakarta, 03 Februari 2016

Gumong Mata Pelajaran Fisika,

Mahasiswi PPKT,

Oktavizani NR, S. Pd

Iin Sanita

NIP. 197110141998032003

NIM. 1112016300007

Lampiran 1:
Penilaian Kognitif
a. Teknik penilaian

b. Bentuk penilaian

No
1.

Indikator pencapaian
kompetensi
Mendeskripsikan apa

Teknik
penilaian
Tes tulis

Bentuk

Indikator soal
penilaian
Uraian
1. Mengetahui apa yang dimaksud

yang dimaksud gas

gas ideal

ideal dan sifat-sifat


2.

gas ideal monoatomik


Menjelaskan tentang

Tes tulis

Uraian

2. Menyebutkan hukum boyle dan

hukum-hukum gas

persamaannya

ideal monoatomik
3.

Menerapkan hukum-

Tes tulis

Uraian

3. Menyelesaikan soal gas ideal

hukum gas ideal


4.

monoatomik
Menganalisis

dengan tekanan tetap


Tes tulis

Uraian

4. Menjelaskan hubungan variabel-

hubungan setiap

veriabel tekanan, suhu, dan

variabel (tekanan, suhu

volum
5. Menyelesaikan soal gas ideal

dan volum) pada

dengan persamaan Boyle-Gay

persamaan umum gas

Lussac

ideal monoatomik.
c. Soal
No
.
1.

Indikator Soal
Mendeskripsikan apa yang
dimaksud gas ideal dan

Soal
1. Apakah yang dimaksud dengan gas

Skor

Ranah

10

Kognitif
C1

ideal?

sifat-sifat gas ideal


2.

monoatomik
Menyebutkan hukum boyle

2. Bagaimanakah bunyi hukum Boyle?

15

C2

3.

dan persamaannya
Menyelesaikan soal gas

Bagaimana bentuk persamaannya?


3. Sebanyak 2 liter gas hidrogen

25

C3

ideal dengan tekanan tetap

bersuhu 27C mengalami perubahan


secara isobarik pada tekanan 2 atm
sampai suhunya menjadi 127C.
Berapakah pertambahan volum gas

4.

Menjelaskan hubungan
variabel-veriabel tekanan,
suhu, dan volum

hidrogen?
4. Beri tanda centang pada pernyataan

20

C4

30

C3

100

yang benar
a. Saat tekanan tinggi maka suhu
rendah
b. Saat tekanan tinggi maka suhu
tinggi
c. Saat tekanan tinggi maka volume
rendah
d. Saat tekanan tinggi maka volume

5.

Menyelesaikan soal gas

tinggi
5. Gas oksigen pada suhu 27 oC dan

ideal dengan persamaan

tekanan 105 Pa memiliki volume 30

Boyle-Gay Lussac

liter. Tentukan volume gas oksigen


itu jika tekanannya diubah menjadi
2,5 x 105 Pa dan suhunya menjadi 127
o

C!

Jumlah

5 Soal

d. Jawaban soal
1. Apakah yang dimaksud dengan gas ideal?
Jawab: Gas ideal merupakan kumpulan dari partikel-partikel suatu zat yang jaraknya
cukup jauh dibandingkan dengan ukuran partikelnya. Partikel-partikel itu
selalu bergerak secara acak ke segala arah. Pada saat partikel-partikel gas
ideal itu bertumbukan antar partikel atau dengan dinding akan terjadi
tumbukan lenting sempurna sehingga tidak terjadi kehilangan energi.
2. Bagaimanakah bunyi hukum Boyle? Bagaimana bentuk persamaannya?
Jawab: Hukum Boyle, berbunyi: Pada suhu tetap, tekanan gas di dalam ruang
tertutup berbanding terbalik dengan volumenya. Persamaannya yaitu:
P 1 . V1 = P 2 . V2
3. Sebanyak 2 liter gas hidrogen bersuhu 27C mengalami perubahan secara isobarik
pada tekanan 2 atm sampai suhunya menjadi 127C. Berapakah pertambahan volum
gas hidrogen?
Jawab:
Diketahui : T1 = 27C = 300 K
T2 = 127C = 400 K
Ditanya : V2 = ?

V1 = 2 L
P = 2 atm = konstan

Penyelesaian:
V1 V2
=
T 1 T2
V
2
= 2
300 400
300 V2 = 800
V2 = 2.667 L
4. Beri tanda centang pada pernyataan yang benar!
a. Saat tekanan tinggi maka suhu rendah
b. Saat tekanan tinggi maka suhu tinggi
c. Saat tekanan tinggi maka volume rendah
d. Saat tekanan tinggi maka volume tinggi
Jawab: Jawaban yang benar adalah pernyataan b dan c
5. Gas oksigen pada suhu 27 oC dan tekanan 105 Pa memiliki volume 30 liter. Tentukan
volume gas oksigen itu jika tekanannya diubah menjadi 2,5 x 105 Pa dan suhunya
menjadi 127 oC!
Jawab:
Diketahui :

T1 = 27C = 300 K

P1 = 105 Pa

T2 = 127C = 400 K

P2 = 2,5 x 105 Pa

V1 = 30 liter
Ditanya : V2 = ?
Penyelesaian:
P1 V 1 P 2 V 2
=
T1
T2
V 2=

P1 V 1 T 2
P2 T 1

10
2,5 x 10
( 5 Pa)(400 K )=9 L
( 5 Pa)(30 L)(300 K )

V 2=

Rekapan Penilaian Kognitif

No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.

Nama Siswa

Skor
3

Jumlah
4

Nilai

28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36

Lampiran 2:
Penilaian Afektif
Nilai diperoleh dari hasil pengamatan guru terhadap sikap siswa selama proses
pembelajaran berlangsung yaitu pada saat kegiatan pembelajaran.
Nama Guru
No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.

: IIN SANITA
Nama Siswa

Skor aspek yang dinilai


Kesopanan
Kedisiplinan
Keaktifan

Jumlah
Skor

35.
36.

Rubrik pengamatan diskusi kelompok


Aspek yang

Rubrik skor

dinilai
Kesopanan

1: kurang sopan kepada guru dan berbicara/mengobrol saat guru


t

menjelaskan
2: sopan terhadap guru, namun terkadang mengobrol saat guru
menerangkan
3: menunjukkan sikap sopan kepada guru
1: tidak disiplin terhadap waktu dan berpakaian
2: kurang disiplin terhadap waktu dan berpakaian
3: sangat disiplin terhadap waktu dan berpakaian.
1: tidak aktif atau acuh dan sering bercanda dikelas

Kedisiplinan
Keaktifan

2: aktif hanya apabila diperintah guru


3: sangat aktif dikelas
Penilaian terakhir:
N ilai=

Skor yang diperoleh


x 100
Skor maksimum

Keterangan:
A = 81-100 Sangat BaikC = 41-60
B = 61-80

Baik

Cukup

D = 40 Kurang

Lampiran 3:
Penilaian Psikomotorik

Nilai diperoleh dari hasil pengamatan guru terhadap psikomotor keterampilan siswa
selama proses pembelajaran berlangsung yaitu pada saat kegiatan diskusi kelompok.
Nama Guru
No.
1.

:
Nama Siswa

Kelompok 1
-

2.

Kelompok 2
-

3.

Kelompok 3
-

4.

Kelompok 4
-

5.

Kelompok 5
-

Aspek yang dinilai


B

Jumlah
C

Skor

6.

Kelompok 6
-

Rubrik pengamatan diskusi kelompok


Aspek yang dinilai
A Bekerja sama dan
komunikasi antar
anggota dalam
kelompok
B

Menghargai pendapat
antar sesama anggota
kelompok

Rubrik skor
1: menunjukkan individualisme dan ridak
bekerja sama dengan baik
2: menunjukkan beberapa bekerja sama dalam
kelompok
3: menunjukkan kerja sama dan komunikasi
yang baik
1: tidak menerima pendapat antar anggota
kelompok tanpa memiliki pendapat lain
2: tidak menerima pendapat teman kelompok
tetapi memberikan masukan
3: menerima pendapat anggota kelompok dan
memberikan masukan kembali terhadap hal-

Presentasi dan penarikan


kesimpulan kelompok

hal yang belum cukup


1: penyampaian presentasi kurang baik dan
terdapat banyak konsep yang salan.
2: penyampaian presentasi kurang baik tetapi
konsep yang benar
3: penyempaian presentasi baik dan konsep
benar

Penilaian terakhir:
N ilai=

Skor yang diperoleh


x 100
Skor maksimum

Keterangan:
81-100 Sangat Baik
61-80 Baik
41-60 Cukup
40

Kurang