Anda di halaman 1dari 3

PULVIS PULVERES

Adalah sediaan yang mengandung satu atau lebih komponen dalam bentuk serbuk. Biasanya
dikemas secara kuantitatif fan ditujukan untuk pemakaian oral
Campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan untuk pemakaian oral atau luar
PENGGOLONGAN PULVIS (tak terbagi)
PULVERES (terbagi)
terbagi, dalam bungkusan atau
cangkang Derajat halus Sangat kasar,
BENTUK
jumlah besar tak terbagi
Kasar, Agak kasar, Agak halus,
Sangat halus, Sangat halus sekali
Pulvis sternucatorius, isinya untuk
zat-zat yang mudah menguap
Pulvis dentivisius, untuk memoles
TUJUAN
atau mebersihkan gigi
PENGGUNAAN
Pulvis
venocartorius,
untuk
berbangkis
Serbuk curah, sebagai antasid dan
laksatif
DERAJAT HALUS

Sangat kasar, Kasar, Agak kasar, Agak halus, Sangat halus, Sangat halus sekali

KEUNTUNGAN

Syarat-syarat pulvis adspersorius:


Garam hablur :
Harus halus, tidak boleh ada butiranNa carbonas, Na sulfas (x1/2 nya)
butiran kasar
Magnesi sulfas, Ferosi sulfas,
Talk, kaolin dan bahan mineral lainnya
Aluminii et Kalii sulfas (x2/3 nya)
harus bebas dari bakteri Clostridium
Kristal : KBr, KI, NaCl (garam
tetani, C. welchii dan Bacillus anthracis.
bromida) tidak diganti eksikatus
Tidak boleh digunakan untuk luka
terbuka.
1. Mudah diaplikasikan
2. Nyaman dipakai
3. Menyerap kelembapan kulit
4. Mengurangi gesekan pada kulit
5. Mengurangi pertumbuhan bakteri
6. Memberi efek dingin
7. Mudah terdispersi dan lebih larut
8. Relatif lebih stabil dibanding sediaan cair
9. Lebih mudah digunakan untuk yg kesulitan menelan obat dalam bentuk
tablet, kapsul
1. Memblok pori-pori kulit
2. Kemungkinan terkontaminasi
3. Serbuk yang halus bisa terhirup oleh anak-anak dan membuat sesak napas
4. Tidak cocok diaplikasikan pada kulit yang luka
5. Rasa, bau kurang dapat ditutupi
6. Kurang cocok untuk zat yg hidroskopis, mudah teroksidasi
7. Ada faktor pengenceran konsentrasi zat kurang tepat

KERUGIAN

DERAJAT
SERBUK HALUS

PENGAYAK

PENIMBANGAN

PENYERAHAN
HAL KHUSUS

8. Saat penyimpanan lembap, basah


1. Serbuk sangat kasar : serbuk dengan derajat halus 5/8
2. Serbuk kasar : serbuk dengan derajat halus 10/40
3. Serbuk agak kasar : serbuk dengan derajat halus 22/60
4. Serbuk agak halus : serbuk dengan derajat halus 44/85
5. Serbuk halus : serbuk dengan derajat halus 80
6. Serbuk sangat halus : serbuk dengan derajat halus 120
7. Serbuk sangat halus sekali : serbuk dengan derajat halus 200/300
Dinyatakan dalam nomor,
Derajat halus serbuk ; dinyatakan dalam nomor pengayak , bisa 1 nomor atau 2
nomor
Makin kecil nomor, maka makin gede lubang-lubangnya lolos 100% pd no
rendah, maks lolos 40% pd no tinggi
1. Ditimbang satu persatu,dimulai dari yang terkecil + pembawa (SL)
2. Campurkan semua
3. Di tambah pewarna
4. Hitung SL (dewasa 500 mg/bks)
5. Kemas
6. Bila penimbangan kurang dari 50 (Farmakope Belanda/Indonesia) dan
200mg (British Pharmacopea)
7. Diencerkan dengan zat inert, umumnya SL
8. Hasil pengenceran dikumpulkan
Pergantian bahan : Diganti berdasar nilai berat molekul
misal : zat A (bm 120) diganti oleh garam A (bm 137), maka penimbangan dikali
dengan faktor koreksi bm garam/ bm A= 1,14
Pulvis tidak terbagi, untuk oral (botol Pulveres, dibungkus dalam kertas
mulut lebar), untuk obat luar (kaleng perkamen dan dimasukkan dalam
berlubang)
doos powder
Untuk zat higroskopis dan mudah menguap, dalam pot gelas
Penimbangan: dilebihkan 10%
ZnO, diayak dahulu
Berlemak B44 atau B40, tidak berlemak B100 (serbuk tabur)
Sulfur, formaldehida
SERBUK TERBAGI
dtd atau tidak penimbangan
Tinctur : tahan panas , diuapkan ad
1/3 nya + SL
tdk tahan panas , sedikit tambah
langsung, mortir panas + SL jumlah
banyak
opii benzoica tinct, ganti zat aktifnya,
pemanasan serendah mungkin
Ekstrak : kental + penyari + SL
cair spt tintur tahan panas (diuapkan

ad 1/3 nya + SL)