Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH

STRIPPING RASIO MAKSIMUM DAN PIT LIMIT

Geometri lereng merupakan salah satu faktor penting dalam perhitungan


cadangan. Hal ini berkaitan dengan perhitungan ekonomi cadangan bahan galian
tersebut. Penentuan letak pit limit, desain pit, serta besar sudut lereng yang
dibuat
merupakan faktor-faktor yang perlu diperhatikan. Untuk menentukan pit limit,
dapat digunakan perhitungan stripping ratio. Dengan melihat volume overburden
yang harus dikupas untuk mendapatkan tonase batubara, maka dapat diketahui
pada pit limit mana dapat menghasilkan keuntungan.

Pit limit sebagai salah satu kondisi batas untuk perhitungan cadangan perlu
didefinisikan menggunakan model matematis agar lebih fleksibel. Gambar 3.1.
menunjukkan cara menentukan pit limit untuk mendapatkan final pit limit dengan
memperhitungkan faktor ekonomi. Perhitungan dilakukan secara berulang-ulang
hingga mendapatkan stripping ratio yang sesuai. Dengan mengekspresikannya
dalam suatu model matematis, maka geometri pit limit dapat diubah-ubah
dengan
cepat dan mudah untuk menghasilkan stripping ratio yang diinginkan.

Gambar 3.1. Penentuan Final Pit Limit (Hustrulid, 1995)

X
= input Model
data Pit Limit
Konstruksi
Y = X . tan ()
Z
= tan ()
[(X)
2 + (Y2)]dengan menentukan titik-titik yang digunakan
Konstruksi
pit. limit
dilakukan
untuk memodelkan pit limit tersebut. Titik-titik tersebut dikonstruksi berdasarkan
sudut titik-titik
Maka
lereng ( lainnya
) yangdapat
direkomendasikan.
ditentukan koordinatnya (X, Y, Z).
Sebagai contoh, titik (X2, Y2, Z2) :
X2 = X1 - X
Y2 = Y1 - Y
Z2 = Z1 + Z

Demikian juga untuk titik-titik ke arah sumbu Y,


X3 = X1 - X
Y3 = Y1 + [ X / tan () ]
Z3 = Z 1

Untuk titik (X4,Y4,Z4) mengikuti cara titik (X2, Y2, Z2), demikian seterusnya.

Perhitungan koordinat titik-titik untuk mengkonstruksi lereng tersebut dapat


Gambar
3.2. Konstruksi
Pit Limit
dilakukan dengan mudah
menggunakan
Microsoft
Excel. Selanjutnya dilakukan
konstruksi pit limit dengan menggunakan perangkat lunak berbasis elemen
Gambar
3.2. menunjukkan
konstruksi
titik-titik
pit limit.geometri
Lereng penambangan
hingga. Dengan
demikian apabila
terdapat
perubahan
pit limit (letak
dan
yang merupakan
pit dilakukan
limit dapat
ditentukan dengan
dengan cepat
sudut dan
tertentu dan pada
sudut
lereng) dapat
rekonstruksi
arah
mudah.
tertentu. Pengolahan koordinat X, Y, Z titik-titik lereng tersebut dilakukan
dengan
perhitungan
sebagai berikut
Konstruksi
Model Pit trigonometri
Limit Dalam Berbagai
Kasus :
Sudut
=perubahan

Apabilalereng
terjadi
letak pit limit, maka titik-titik pembentuk lereng
Sudut arah lereng
= diubah sesuai yang diharapkan. Pit limit dapat dimajupenambangan
dapat
mundurkan untuk menghasilkan stripping ratio yang ditentukan, sehingga dapat
Titik (X1, Ypeta
1, Z1)penambangan
ditentukan terlebih
dahulustripping
pada toeratio
lereng
sesuai
dengan Selain
diketahui
pada setiap
yang
ditentukan.
pemodelan
yang akan
dilakukan.
itu
peta kemajuan
tambang
juga dapat dihasilkan dari konstruksi
tersebut.

Untuk pengembangan selanjutnya, dapat dimodelkan pit limit yang mengarah


pada optimasi penambangan, dimana sudah memasukkan harga tebal batubara
minimum, tebal overburden maksimum, dan juga kualitas batubara yang
disyaratkan. Titik-titik pembentuk lereng dapat ditentukan pada tempat-tempat
yang diharapkan untuk optimasi tersebut. Demikian juga jika telah menggunakan
single bench yang berbeda-beda, konstruksi lereng dapat dilakukan dengan
menentukan terlebih dahulu model matematiknya.