Anda di halaman 1dari 2

NCP

NO
1.

DIAGNOSA KEPERAWATAN
Resiko kekurangan volume
cairan berhubungan dengan
kehilangan cairan vaskuler yang
berlebihan sekunder terhadap
keterbatasan/kurangnya asupan
per oral

TUJUAN
Klien tidak mengalami
kekurangan cairan
setelah dilakukan
tindakan perawatan
selama 3x24 jam.

KRITERIA HASIL
klien menunjukan tingkat
hidrasi kuat.
Tidak ditemukan tanda
tanda dehidrasi pada klien
selama proses perawatan
berlangsung

2.

Nyeri berhubungan dengan luka


insisi seksio sesaria.

Nyeri berkurang/hilang
setelah dilakukan
tindakan selama 3x24
jam

klien mengatakan nyeri


berkurang hilang.
Ekspresi walah cerah.

3.

4.

Resiko infeksi berhubungan


dengan kerusakan jaringan
kulit(luka operasi) sekunder
terhadap pemajangan patogen.

Infeksi tidak terjadi


selalma dilakukan
tindakan perawatan.

Cemas berhubungan dengan


ancaman yang dirasakan dari

Kecemasan klien teratasi/ klien tidak cemas setelah -

klien terbebas dari


infeksi.
Luka bersih, kering, tidak
ada edema dan pulih tepat
waktu.

klien tampak rileks


klien menggunakan dan

INTERVENSI
kaji ulang operasi sesaria tentang
perdarahan(jumlah dan warna),
jumlah haluaran urine.
pantau suhu.
Kaji turgor kulit dan produksi mukus,
keseimbangan cairan.
Lepaskan pakaian yang berlebihan.
Berikan/ciptakan lingkungan.
Kaji dan pantau peristaltik abdomen.
Kolaburasi untuk pemberian cairan
parenteral sesuai indikasi.
kaji lokasi, durasi, dan sifat nyeri.
Ajarkan tehnik relaksasi.
Atur posisi.
Berikan informasi yang akurat tentnag
nyeri yang dirasakan.
Kolaburasi untuk mendapatkan terapi
analgeik sesuai indikasi.
kaji/tinjau ulang kondisi/faktor resiko
yang ada sebelumnya.
Kaji terhadap tanda dan gejala infeksi.
Jaga kebersihan/personal higiene.
Ganti balut pasca operasi.
Kolaburasi untuk terapa antibiotik
spektrum luas sesuai indikasi.
kaji respos psikologis pada kejadian
dan ketersediaan sistem pendukung.

kesejahteraan ibu dan janin


sekunder terhadap transisi
interpersonal.

dilakukan tindakan
selama 3x24 jam.
-

mendaparkan sistem
pendukung yang ada.
Klien mampu
mendiskusikan perasaan
tentang kelahiran.

Anjurkan keluarga untuk


mendampingi klien.
Berikan penguat aspek positif dari ibu.
Anjurkan klien untuk mengungkapkan
perasaan.
Berikan sikap dan perhatian penuh
pada klien(empati)
Berikan masa privacy.