Anda di halaman 1dari 27

Jufenthia Ardelia Wairata

102013367
d8

Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang dengan ke UGD


RS dengan keluhan sesak nafas yang memberat dan terus
menerus sejak 5 jam yang lalu. Keluhan disertai batuk
berdahak warna putih sejak 3 hari yang lalu. Keluhan
seperti ini sudah beberapa kali timbul, sejak 3 tahun
terakhir pasien sudah merasa nafasnya terasa berat
terutama jika beraktifitas berat dan bila sedang demam
dan batuk. Riwayat merokok sejak usia 30 tahun
sebanyak 1-2 bungkus/hari.

Masalah
Seorang laki-laki 57 tahun sesak napas yang
memberat dan terus-menerus sejak 5 jam yang lalu.

Laki-laki tersebut menderita PPOK (penyakit paru


obstruktif kronis)

MIND MAP
Pemeriksaa
n
(fisik+penun
jang)

Diagnosis
(Banding+ker
ja)

Anamnesi
s

prognosis

Penatalaks
aan

Etiologi

Rumusan
Masalah

Gejala
Klinis

Epidemiol
ogi
Patogenes
is

Berapa lama pasien merasa sesak napas?


Kapan?
Apa yang dilakukan pasien sebelum merasa
sulit bernapas?
Apakah pasien batuk? Sputum? Mengi?
Apakah pasien mengalami nyeri dada atau
sesak napas saat berbaring?
Pernakah pasien dirawat di rumah sakit?

RPD

Obat-obatan

Tanyakan kondisi pernapasan terdahulu .


Adanya kelainan kondisi jantung atau pernapasan
lain
Obat yang dipakai
Merokok

Riwayat keluarga dan sosial

Pekerjaan, Olahraga
Riwayat masalah pernapasan keluarga

Tingkat Kesadaran : Compos Mentis, sakit sedang


Pemeriksaan Tanda Tanda Vital :
Darah : 120/70 mmHg
Frekuensi Nadi : 100x/mnt
Suhu : 36oC
Frekuensi Napas : 30x/mnt
Pemeriksaan Fisik Abdomen :
Inspeksi
Palpasi
Perkusi
Auskultasi
Tekanan

1. Tanda-tanda Vital

2. Keadaan
Umum/Kesadaran

T
: 36C,
RR : 30 x/menit, Nadi
100x/mnt,
TD : 120/60
CM/ Tampak sakit sedang

3. Inspeksi

Toraks simetris statis


dinamis

4. Palpasi

Retraksi ics (+)

5. Perkusi
6. Auskultasi

hipersonor
Vesikuler disertai Wheezing
(+)
Ronki basah kasar
minimal(+)

Fungsi faal paru (Buku Emas)


Spirometri FEV1 <80% ; FVC <70%,
laju aliran ekspirasi puncak menurun
Analisis Gas Darah Asidosis
respiratorik, PCO2 menurun
Radiologi
Foto thorax
CT Scan

FEV1 <80% ; FVC <70%,


laju aliran ekspirasi
puncak menurun.
Spirometri

Hiperinflasi
Emfisema
Hilangnya batas paru
Jantung tampak mengecil

Emfisema

Pada seseorang yang menderita PPOK


ditemukan batuk hebat, produksi sputum
meningkat, dyspnea. Gejala telah ada
selama dari 10 tahun atau lebih.

Bronkiektasis
CHF
Asma

ETIOLOGI

MANIFESTASI KLINIS

PEMERIKSAAN

BRONKITI
S KRONIK

Asap rokok

batuk ,purulen, produksi


mukus banyak, sesak napas
dispnea, ekspirasi
terhambat

FEV1 , kapasitas
vital turun, O2
arteri turun, CO2
arteri naik.

EMFISEMA

Asap rokok, def 1antitripsin, debu batu


bara

sesak napas saat aktivitas,


batuk kering, mengi.,

ekspansi dada saat


inspirasi kurang,
hipersonor

ASMA

udara dingin, asap,


olahraga, emosi,
selain antigen

sesak napas berulang,


mengi (wheezing),

FEV1 turun, tes


hipersensitivitas
kulit,

BRONKOE- Infeksi H. influenza,


KTASIS
P. aeroginosa,
Klebsiela, S. aureus
gas toksik

batuk kronis, sputum


mukopurulen >>,
hemoptisis, sinusitis
kronis.

Anemia/polisitemia,
Clubbing finger,
sianosis, ronki
basah,
Kista kecil, fluid
level, honey comb
app.,

ASPERGILOSIS

badan tidak enak, demam,


sesak, sakit dada,
wheezing, dahak purulen ,
hemoptisis

Radioopak,
penurunan IgE &
eosinofilia

Jamur Aspergillus

Di Amerika (2000)
instalasi

gawat darurat mencapai angka 1,5 juta


726.000 memerlukan perawatan di rumah sakit
119.000 meninggal

Di Inggris
Kematian

26.000/ tahun

Merokok
Jalur napas yang responsive
Infeksi saluran napas
Pemaparan akibat pekerjaan
Polusi udara
Faktor genetic
Pada Eksaserbasi akut PPOK: infeksi system
pernapasan, pengaruh polusi lingkungan,
gagal jantung, infeksi sistemik, atau juga
emboli paru

Tanda PPOK: batuk, produksi sputum


berlebihan, dyspnea, obstruksi saluran napas
yang progresif
Pink puffer
Dyspnea,

mungkin batuk dan sputum


Hiperventilasi
Sianosis dan polisitemia jarang

Blue Bloaters
Dyspnea

waktu kegiatan fisik


Hipoksia dan hiperkapnia

Ek
saserbasi akut PPOK

Medikamentosa

Berhenti merokok
Bronkodilator
Streoid
Tambahan:

Mukolitik
Antioksidan
Antitusif
Vaksinasi
1-antitripsin

Gejala pada
skenario

Eksaserbasi
akut PPOK

Bronkiektasis

CHF

Asma

Sesak Napas

Batuk berdahak
berwarna putih

+ (bau/darah)

+
(berbuih/darah)

Nafas terasa
berat
Riwayat Merokok

Wheezing

+/-

Ronki basah
kasar

Non medikamentosa
Latihan

napas
Terapi oksigen
Perkusi dan dranase postural
Pembedahan
Nutrisi

Eksaserbasi akut (rumah)

Bronkodilator
Steroid oral
Bila infeksi: diberikan antibiotika spectrum luas

RS

Terapi Oksigen terkontrol


Bronkodilator kombinasi
Steroid
Ventilasi mekanik

Prognosis baik bila pasien berhenti merokok


atau terpapar faktor penyebab lain
Berhenti merokok dapat memperlambat
penurunan fungsi paru
Terapi oksigen jangka panjang memperbaiki
angka harapan hidup
Jika sudah timbul komplikasi prognosis buruk

PPOK merupakan penyakit yang terjadi


karena adanya sumbatan jalan napas yang
berlangsung lama. Beberapa penyakit kronis
yang menyerang paru secara progresif dan
kronis juga bisa menjadi penyebab penyakit
ini diantaranya adalah bronkitis kronik dan
emfisema. Gejalanya terdiri dari sesak
napas, dan batuk produktif yang terus
menerus.
Hipotesis diterima