Anda di halaman 1dari 3

Pengamatan Kapang Kontaminan pada Makanan

Diskusi
1. Kerusakan apakah yang ditimbulkan oleh adanya jamur pada makanan yang
tersedia?
Akibat dari adanya jamur, menyebabkan makanan menjadi berbau tidak sedap,
mengalami perubahan tekstur menjadi lembek atau basah, berwarna selain warna
aslinya
2. Genus jamur apakah yang berhasil saudara identifikasi?
Pada praktikum ini, kami berhasil mengamati jamur dengan genus Asphergillus
dan Rhizopus.
Daftar Rujukan
Data Pengamatan
Ciri
1. Morfologi Koloni
a. Warna Koloni
b. Miselium
c. Sifat koloni
d. Jumlah Koloni
2. Morfologi koloni
a. Miselium: ada/ tidak
b. Sekat hifa: ada/tidak
c. Spora: ada/ tidak
d. Bentuk Spora
3. Ciri lainnya
4. Asal Jamur
5. Genus
6. Gambar

Koloni no. 1

Koloni no.2

Koloni no. 3

Hitam
Panjang
Serupa serbuk
-

Putih
Panjang
Serupa serbuk
-

Putih
Panjang
Serupa kapas
-

ada
Ada
Ada
Bulat

Ada
Tidak ada
Ada
Bulat

Ada
Tidak ada
ada
Bulat

nasi
Rhizopus

Roti
Asphergilus

Serundeng
Asphergilus

Analisa Data
Pada jamur di koloni no.1 diketahui warna koloninya hitam, miseliumnya
panjang, dan sifat koloninya serupa serbuk. Pada koloni jamur ini ditemukan
adanya miselium, sekat hifa, dan spora dengan bentuk bulat. Jamur ini diambil
dari nasi. Setelah diamati, diketahui bahwa jamur ini memiliki genus Rhizopus.
Pada jamur di koloni no. 2, diketahui warnanya putih dan bentuk
miseliumnya panjang dan sifat koloninya serupa serbuk. Setelah diamati di bawah
mikroskop, maka diketahui pada jamur ini ada miselium dan spora yang

berbentuk bulat tetapi tidak ditemukan adanya sekat hifa. Jamur ini berasal dari
roti dan memiliki genud Asphergilus.
Jamur di koloni no.3 memiliki warna putih dengan miselium yang panjang
dan sifatnya serupa kapas. Diamati dengan mikroskop dan didapatkan hasil jika
terdapat miselium dan spora berbentuk bulat pada jamur ini tetapi tidak ada sekat
hifa. Koloni jamur ini diperoleh dari serundeng dan diketahui bahwa genusnya
adalah Asphergilus.
Respirasi
Diskusi
1. Mengapa digunakan medium cair untuk pengamatan sifat respirasi bakteri?
2. Mengapa terjadi perbedaan tempat akumulasi sel bakteri?
Daftar Rujukan
Analisa Data
Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui bahwa koloni bakteri yang
pertama merupakan bakteri anaerob karena, koloninya ditemukan pada dasar
tabung reaksi. Hal yang sama juga terjadi pada koloni bakteri yang kedua. Sebab,
koloninya setelah dibiakkan pada medium cair juga ditemukan pada dasar tabung
reaksi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kedua jenis bakteri merupakan
bakteri anaerob.
Data Pengamatan
No.

Letak Distribusi Sel

Tipe Respirasi

Kolon

Bakteri dalam Tabung

Bakteri

i
1.

Di bagian bawah atau


dasar tabung reaksi

Anaerob

Gambar

2.

Di bagian bawah atau

Anaerob

dasar tabung reaksi

Liken
Data Pengamatan
Analisa Data
Berdasarkan pengamatan yang telah diperoleh, pada gambar terlihat
adanya hifa dan klorofil yang terdapat pada alga. Hifa jamur tampak berwarna
kecoklatan sedangkan klorofil berwarna kehijauan.
Daftar Rujukan