Anda di halaman 1dari 27

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG TELUR AYAM


SEBAGAI BASIS PEMBUATAN HIDROKSIAPATIT
UNTUK APLIKASI GRAFT TULANG

BIDANG KEGIATAN:
PKM-P
Diusulkan Oleh :
Nur Akbar

(140210140061)

angkatan 2014

Rinal Pandu Yudiana

(140210100003)

angkatan 2010

Rizaldhy Bagasputra

(140210140065)

angkatan 2014

UNIVERSITAS PADJADJARAN
SUMEDANG
2015

ii

DAFTAR ISI

PENGESAHAN USULAN PKM-PENELITIAN ................................................ i


DAFTAR ISI ......................................................................................................... ii
DAFTAR TABEL ............................................................................................... iv
DAFTAR LAMPIRAN .........................................................................................v
RINGKASAN .........................................................................................................6
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 7
1.1 Latar belakang Masalah ............................................................................. 7
1.2 Perumusan Masalah .................................................................................... 9
1.3 Tujuan .......................................................................................................... 9
1.4 Luaran yang Diharapkan ........................................................................... 9
1.5 Kegunaan ..................................................................................................... 9
BAB II TINJAUAN PUSTAKA .........................................................................10
2.1 Limbah Cangkang Telur Ayam ............................................................... 10
2.2 Hidroksiapatit.............................................................................................10
2.3 Graft Tulang ...............................................................................................11
BAB III METODE PENELITIAN .....................................................................12
3.1 Ekstraksi Kalsium Dari Limbah Cangkang Telur Ayam ..................... 12
3.2 Sintesis Hidroksiapatit Berbasis Cangkang Telur Ayam ...................... 12
3.3 Analilis XRD ( X-ray Diffraction ) ............................................................ 12
3.4 Analilis FI-TR ( Fourier Transform Infrared ) ........................................ 13
3.5 Analisis SEM ( Scanning Electron Microscope ) ..................................... 13

iii

BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ................................................ 14


4.1 Anggaran Biaya ......................................................................................... 14
4.2 Jadwal Kegiatan ........................................................................................ 14
DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................15

iv

DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Komposisi Utama Pada Cangkang Telur Ayam ..............................10
Tabel 4.1 Format Ringkasan Anggaran Biaya PKM-P ....................................14
Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan ..................................................................................14

DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Biodata Anggota dan Ketua ...........................................................16
Lampiran 2 Biodata Dosen Pendamping ...........................................................19
Lampiran 3 Justfikasi Anggaran Dana ..............................................................23
Lampiran 4 Susunan Organisasi Tim Penelitian dan Pembagian Tugas .......25
Surat Pernyataan Ketua Peneliti ........................................................................26

RINGKASAN
Biomaterial adalah suatu bahan sintesis yang dapat diimplan ke dalam sistem
hidup sebagai pengganti fungsi dari jaringan hidup atau organ. Pada saat ini
kebutuhan akan biomaterial sangat tinggi dan telah memberi dampak yang cukup
besar terutama dalam bidang kedokteran ortopedi. Salah satu biomaterial yang
bersifat bioaktif untuk tulang ataupun dan hewan adalah hidroksiapatit.
Hidroksiapatit (HA) dengan rumus kimia Ca10(PO4)6(OH)2 merupakan salah satu
senyawa kalsium fosfat dan termasuk dalam kelompok mineral apatit yang saat ini
sedang banyak dikembangkan. Dengan tingginya kebutuhan akan biomaterial ini,
sintesis HA menjadi suatu hal yang cukup bermanfaat untuk dilakukan. Pada
penelitian ini sintesis HA dilakukan dengan menggunakan metode hydrothermal
dengan sumber kalsium bahan alam yaitu cangkang telur ayam. Cangkang telur
ayam merupakan bagian dari telur ayam yang berfungsi sebagai dinding
pelindung embrio. Kandungan utama dalam cangkang telur ayam adalah senyawa
kalsium. Senyawa kalsium yang terdapat dalam cangkang telur ayam yaitu berupa
kalsium karbonat (CaCO3) dengan kandungan sebanyak 94%. Prosedur yang
dilakukan adalah dengan mengekstraksi kalsium dari cangkang telur ayam untuk
digunakan sebagai basis dalam sintesis HA dengan metode hydrothermal.
Karakteristik dari HA yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan
XRD (x-ray diffraction) untuk mengetahui kemurnian dan kisi kristal dari HA,
FT-IR (Fourier Transform Infrared) untuk mengetahui gugus fungsi dari HA dan
analisis menggunakan SEM (Scanning Electron Microscope) untuk mengetahui
permukaan HA. Sehingga dari hasil karaktersasi tersebut dapat diketahui apakah
HA berbasis cangkang telur ayam ini cocok digunakan sebagai graft tulang.

Kata Kunci : Hidroksiapatit, Hydrothermal, Graft tulang.

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang Masalah


Biomaterial adalah suatu bahan sintesis yang dapat diimplan ke dalam sistem
hidup sebagai pengganti fungsi dari jaringan hidup atau organ. Pada saat ini
kebutuhan akan biomaterial sangat tinggi dan telah memberi dampak yang cukup
besar terutama dalam bidang kedokteran ortopedi, misalnya saja untuk perbaikan
tulang, baik pada perbaikan tulang yang retak maupun tulang yang patah. Material
yang digunakan dalam pengobatan tersebut harus bersifat bioaktif, biokompatibel,
dan tidak beracun. Salah satu biomaterial yang bersifat bioaktif untuk tulang
ataupun dan hewan adalah hidroksiapatit (Anggraeni, 2012).
Pada berbagai kasus kerusakan tulang (bone effect) seperti kanker tulang,
periodontitis dan lain sebagainya, sering diperlukan graft tulang sebagai pengganti
tulang yang rusak. Saat ini graft tulang yang banyak digunakan pada bidang
ortopedi yaitu natural bone antara lain autograft (tulang dari pasien yang sama),
allograft (tulang dari donor manusia lain) dan xenograft (tulang sapi). Autograft
mempunyai kelemahan yaitu tulang harus diambil dari bagian tubuh lain pasien
yang sama melalui teknik operasi sehingga dapat menimbulkan masalah-masalah
klinis, terbatasnya tulang yang ada dan dapat menimbulkan resiko kematian.
Sedangakan allograft dan xenograft dapat menimbulkan reaksi autoimun serta
kemungkinan terjadinya transfer penyakit. Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan
Radiasi - BATAN telah berhasil membuat beberapa produk graft tulang (Allograft
dan xenograft) steril radiasi untuk keperluan klinis, dan hingga saat ini telah
digunakan pada beberapa rumah sakit dengan hasil yang memuaskan. Allograft
merupakan graft tulang yang berasal dari donor manusia baik donor hidup
maupun donor jenazah. Xenograft merupakan graft tulang yang berasal dari donor
spesies selain manusia, umumnya yang digunakan adalah sapi (Darwis D &
Warastuti Y, 2008)
Namun dalam hal ini penggunaan tulang sapi sebagai graft tulang tidak dapat
diaplikasikan secara langsung melainkan dengan menggunakannya sebagai basis
dalam pembuatan biomaterial Hidroksiapatit (HA). HA dengan rumus kimia
Ca10(PO4)6(OH)2 merupakan salah satu senyawa kalsium fosfat dan termasuk

dalam kelompok mineral apatit yang saat ini sedang banyak dikembangkan.
Dengan tingginya kebutuhan akan biomaterial ini, sintesis HA menjadi suatu hal
yang cukup bermanfaat untuk dilakukan. Pembuatan HA pada umumnya
menggunakan padatan atau serbuk Kalsium Hidroksida ( Ca(OH)2 ) sebagai
sumber kalsiumnya. Sumber kalsium dari bahan alami juga dapat digunakan
dalam pembuatan HA, dan bahan alami yang biasa digunakan adalah tulang sapi.
Dalam pembuatan HA berbasis tulang sapi dilakukan sintesis dengan metode
basah-pengendapan, pemilihan metode ini karena tingkat homogenitas komposisi
yang tinggi dapat dicapai dengan mudah pada suhu rendah, sederhana, ekonomis,
dan mudah dilakukan. Untuk sintesis hidroksiapatit pada penelitian sebelumnya
yang dilakukan oleh Wahdah (2014), kalsium diambil dari tulang sapi yang
direaksikan dengan H3PO4 sebagai sumber fosfat. Hidroksiapatit yang dihasilkan
dari metode basah-pengendapan berwarna putih dan berbentuk serbuk dengan
rendemen 62,78 %. Kelarutan hidroksiapatit dalam air tergolong kecil yaitu
0,0008 g/mL. Pada karakterisasi menggunakan XRF kandungan hidroksiapatit
yang paling dominan adalah Ca dan P yaitu 88,88 % dan 8,78%. Spektrum FT-IR
menunjukkan ikatan gugus fosfat (PO43-) terdeteksi pada bilangan gelombang
568,96 cm-1, 603,68 cm-1, dan 1039,56 cm-1, gugus OH terdeteksi pada bilangan
gelombang 3569,99 cm-1, dan gugus CaO terdeteksi pada bilangan gelombang
1460,01 cm-1 (Wahdah, 2014).
Namun pada penelitian ini digunakan limbah cangkang telur ayam sebagai
sumber kalsium penyusun HA dan metode yang digunakan merupakan metode
hydrothermal karena dengan metode ini dihasilkan HA dengan kisi kristal dan
kemurnian yang lebih baik. Cangkang telur ayam mengandung kalsium dalam
bentuk kalsium karbonat (CaCO3) sebagai komposisi penyusun utama cangkang
telur ayam dengan komposisi dalam persen sebanyak 94%. Cangkang telur ayam
merupakan bagian dari telur ayam yang berfungsi sebagai dinding pelindung
embrio. Kandungan utama dalam cangkang telur ayam adalah senyawa kalsium.
Senyawa kalsium yang terdapat dalam cangkang telur ayam yaitu berupa kalsium
karbonat (CaCO3). Dengan tingginya kadar kalsium dalam cangkang telur ayam,
diharapkan dapat menggantikan peranan dari kalsium sintetik maupun kalsium

yang bersumber dari tulang sapi, yang pada umumnya lebih mahal dalam segi
ekonomi dan lebih sulit dalam hal penyediaan (Rivera et al., 1999).
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang sudah dipaparkan di atas, maka
permasalahan yang akan dikaji dititikberatkan pada :
1. Bagaimana efisiensi cangkang telur ayam sebagai sumber bahan alam dalam
pembuatan HA.
2. Bagaimana fasa dan struktur kristal HA dari hasil sintesis hydrothermal dengan
basis cangkang telur ayam.
1.3 Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan HA berbasis cangkang telur yang
baik dan dapat disetarakan dengan HA hasil sintesis berbasis bahan sintetik.
1.4 Luaran yang Diharapkan
Hasil Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKM-P) ini dapat
menghasilkan suatu artikel tentang HA berbasis cangkang telur ayam yang dapat
diaplikasikan untuk keperluan pembuatan graft tulang.
1.5 Kegunaan
Kegunaan dari penelitian ini diharapkan dapat diperoleh HA berbasis
cangkang telur ayam yang selanjutnya dapat diaplikasikan sebagai bahan dasar
dalam pembuatan graft tulang, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis.

10

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Limbah Cangkang Telur Ayam


Sebagaimana kita ketahui bahwa telur merupakan salah satu bahan
makanan yang sangat akrab bagi kehidupan sehari-hari, baik dikonsumsi
perorangan maupun digunakan dalam industri pangan seperti restoran, pabrik roti,
pabrik mie bahkan pedagang kaki lima. Telur yang sudah diolah tersebut akhirnya
akan menghasilkan limbah cangkang telur yang tentunya sudah tidak terpakai lagi
dan tidak lagi memiliki nilai jual seperti telur utuhnya. Cangkang telur ayam
merupakan bagian dari telur ayam yang berfungsi sebagai dinding pelindung
embrio. Kandungan utama dalam cangkang telur ayam adalah senyawa kalsium.
Senyawa kalsium yang terdapat dalam cangkang telur ayam yaitu berupa kalsium
karbonat (CaCO3) (Rivera et al., 1999).
Tabel 2.1 Komposisi Utama Pada Cangkang Telur Ayam
Komposisi Utama

Konten (%)

Cangkang Telur Ayam


Protein

Kalsium Karbonat

94

Kalsium Fosfat

Material Organik

Magnesium Karbonat

2.2 Hidroksiapatit
Senyawa kalsium fosfat berbentuk kristal hadir dalam empat fase, yaitu
dikalsium fosfat, okta kalsium fosfat, trikalsium fosfat, dan hidroksiapatit.
Hidroksiapatit (HA) merupakan senyawa kalsium fosfat dan anggota kelompok
mineral apatit dengan rumus kimia secara umum M10(RO4)X2. R biasanya
merupakan unsur fosfor, M adalah salah satu dari unsur logam yang biasanya
adalah unsur kalsium, dan X biasanya merupakan hidroksida atau unsur halogen.
Hidroksiapatit (HA) dengan rumus kimia Ca10(PO4)6(OH)2 merupakan
biomaterial dengan karakteristik kimia dan kekristalan yang mirip dengan sifat

11

tulang dan gigi manusia. HA yang bersifat bioaktif dapat diaplikasikan pada
bidang medis, baik pada bidang kedokteran ortopedi maupun kedokteran gigi
(Aoki, 1991).
HA serbuk dapat disintesis dengan berbagai metode dan karakteristik nya
bergantung pada metode yang digunakan. Ada tiga metode yang biasa digunakan
dalam mensintesis HA yaitu; metode kering, metode basah dan metode
hydrothermal. Metode kering memiliki keuntungan yang besar dalam
menentukan komposisi secara stoikiometri (Ca/P=1,67) dibandingkan dengan
metode basah. Metode basah menghasilkan serbuk HA dengan permukaan dan
ukuran partikel yang baik. Namun hasil metode basah tidak dapat menentukan
komposisi stoikiometri, dan juga kisi kristal yang tidak begitu baik. Hasil dari
metode basah sangat bergantung pada faktor seperti pH, waktu dan suhu ageing
atau pendiaman, juga tipe dan konsentrasi material dasarnya. HA dengan kisi
kristal yang baik dan juga komposisi stoikiometri yang bervariasi (Ca/P = 1.501.67) dapat dengan mudah didapat dengan menggunakan metode hydrothermal
(Kanazawa, 1989).
2.3 Graft Tulang
Penggunaan graft tulang (allograft dan xenograft) di Indonesia terus
meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh bertambah luasnya bidang
pemakaian graft tulang. Selain itu peningkatan pemakaian graft tulang juga
disebabkan oleh bertambahnya prevalensi penyakit yang memerlukan graft tulang.
Pada berbagai kasus kerusakan tulang (bone deffect) seperti kanker tulang,
periodontitis dan lain sebagainya, sering diperlukan graft tulang sebagai pengganti
tulang yang rusak. Saat ini graft tulang yang banyak digunakan pada bidang
ortopedi yaitu natural bone antara lain autograft (tulang dari pasien yang sama),
allograft (tulang dari donor manusia lain) dan xenograft (tulang sapi). Autograft
mempunyai kelemahan yaitu tulang harus diambil dari bagian tubuh lain pasien
yang sama melalui teknik operasi sehingga dapat menimbulkan masalah-masalah
klinis, terbatasnya tulang yang ada dan dapat menimbulkan resiko kematian.
Sedangakan allograft dan xenograft dapat menimbulkan reaksi autoimun serta
kemungkinan terjadinya transfer penyakit (Darwis & Warastuti, 2008).

12

BAB 3. METODE PENELITIAN


3.1 Ekstraksi Kalsium Dari Limbah Cangkang Telur Ayam
Metode yang digunakan untuk mengekstraksi kalsium dari limbah cangkang
kulit telur ayam dikembangkan dari metode yang dilakukan Anggraeni (2012).
Pada proses ini limbah cangkang kulit telur ayam dibersihkan dari sisa kotoran
dan membrannya yang masih menempel. Kemudian limbah cangkang kulit telur
yang sudah dibersihkan di aeging atau didiamkan pada udara terbuka selama 24
jam. Limbah cangkang kulit telur yang sudah kering tersebut kemudian
dikalsinasi menggunakan tanur pada suhu 1000oC dengan waktu penahanan
selama 5 jam. Sehingga akan dihasilkan serbuk putih kalsium.
3.2 Sintesis Hidroksiapatit Berbasis Cangkang Telur Ayam
Pada

proses

ini

sintesis

dilakukan

dengan

menggunakan

metode

hydrothermal yang dikembangkan dari metode yang dilakukan oleh Wu et al.,


(2013). Metode yang dilakukan menggunakan basis serbuk kalsium sintetik yang
sudah tersedia. Sedangkan pada penelitian ini digunakan serbuk kalsium yang
didapat dari hasil ekstraksi cangkang kulit telur ayam. Sebanyak 2 g dari serbuk
kalsium tersebut dilarutkan kedalam 20 mL larutan 1:3 HCl/akuades. (NH4)2HPO4
85% sebanyak 0.85mL (rasio molar Ca/P=1,67) ditambahkan kedalam 20 mL
larutan cangkang telur ayam sedikit demi sedikit sembari diaduk dengan
menggunakan magnetic stirrer. Larutan NH4OH ditambahkan untuk menjaga pH
larutan tetap pada pH 10. Campuran larutan tersebut dimasukan kedalam
autoclaves dengan hydrothermal transformations pada suhu 150oC dengan waktu
reaksi yang berbeda (24, 36, 48 dan 72 jam). Serbuk yang dihasilkan dicuci
dengan air yang telah dideionisasi dan dikeringkan pada suhu 60oC selama 24 jam
3.3 Analisis Karakterisasi Dengan XRD (X-Ray Diffraction)
Analisis Karakterisasi difraksi sinar-x ini dilakukan untuk mengidentifikasi
kisi kristal HA berbasis cangkang telur ayam hasil sintesis. Kristal hasil sintesis
dianalisis dengan X-ray diffraction menggunakan radiasi CuK dengan sudut 2
dari 20o hingga 60o.

13

3.4 Analisis Karakterisasi Dengan FT-IR (Fourier Transform Infrared )


Analisis ini dilakukan untuk mengetahui gugus fungsi dari Hidroksiapatit.
Analisis ini dilakukan dengan teknik lempeng kalium bromida, hal ini dilakukan
dengan cara mencampurkan sampel yang telah digerus halus dengan serbuk KBr
kering. Pencampuran ini dilakukan dalam mortar. Campuran yang dihasilkan
kemudian ditekan menggunakan alat penekan sehingga membentuk suatu
lempengan bulat tipis yang transparan. Selanjutnya lempeng kalium bromida ini
dipasang dalam sel dan ditempatkan pada jalan sinar sampel dari alat FT-IR.
3.5 Analisis SEM (Scanning Electron Microscope)
Membran yang dibuat dibekukan dengan nitrogen cair, kemudian
dipatahkan dan ditempelkan pada holder. Membran dilapisi dengan emas,
kemudian dimasukkan ke dalam chamber, kemudian dilakukan pemotretan dan
diamati permukaan serta penampang lintangnya dengan alat SEM, sehingga
ukuran dan bentuk pori dapat terlihat.

14

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 Anggaran Biaya

No

Tabel 4.1 Format Ringkasan Anggaran Biaya PKM-P


Jenis Pengeluaran
Biaya

1.
2.
3.
4.

Peralatan penunjang
Bahan habis pakai
Perjalanan
Lain-lain
Jumlah

Rp. 3.130.000,Rp. 5.245.000,Rp. 2.325.000,Rp. 1.800.000,Rp. 12.500.000,-

4.2 Jadwal Kegiatan


Untuk melaksanakan program ini diperlukan waktu selama 5 bulan.
Berikut jadwal kegiatan yang telah ditetapkan :

No.

Rencana Kegiatan

Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan


Bulan
1

1.

2.
3.

4.
5.
6.

Pengumpulan literature
dan limbah cangkang
telur ayam
Pembelian alat dan
bahan
Pengekstrakan kalsium
dari cangkang telur
ayam
Pembuatan
Hidroksiapatit
Karakterisasi
Hidroksiapatit
Pembuatan laporan
Akhir

Penanggung Jawab

15

DAFTAR PUSTAKA
Anggraeni M.T., 2012. Metode Single Drop Dalam Pembuatan Hidroksiapatit
Berbasis Cangkang Telur, Departement Fisika, IPB, Bogor.
Aoki H., 1991. Science and Medical Applications of Hydroxyapatite. Japanese
Associations of Apatite Science, Takayama Press, Tokyo, pp. 1-15.
Darwis D & Warastuti Y., 2008. Sintesis dan Karakterisasi Komposit
Hidroksiapatit (HA) Sebagai Graft Tulang Sintetik. Pusat Aplikasi
Teknologi Isotop dan Radiasi - BATAN, Jakarta.
Kanazawa T., 1989. Inorganic Phosphate Materials. Materials Science
Monographs 52. Elsevier, Tokyo, pp. 1-55.
Rivera E.M., et al. 1999. Synthesis of Hydroxyapatite from Eggshells. Material
Letters. 41 : 128-134.
Wahdah I., 2014. Sintesis Hidroksiapatit Dari Tulang Sapi Dengan Metode
Basah-pengendapan. Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Brawijaya.
Malang.
Wu S.C., et al. 2013. A Hydrothermal Synthesis of Eggshell and Fruit Waste
Extract to Produce Nanosized Hydroxyapatite. Ceramics International
39. Elsevier, Taiwan pp. 8183-8188.

16

Lampiran 1 Biodata Anggota dan Ketua


A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat Tanggal lahir
6 Email
7 No. tlp/HP

Nur Akbar
L/P
Kimia
140210140061
Bandung,05 Maret 1996
nuraakbar05@gmail.com
081809991024

B. Riwayat Pendidikan
SD
Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus

SDIT
Annimah

SMP
SMPN 1
Margahayu

2002-2008

2008-2011

SMA
SMAN 1
Margahayu
IPA
2011-2014

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan
No.
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah / Seminar
1

Waktu dan
Tempat

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No.
Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi Penghargaan
Tahun
1.
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya siap menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan hibah PKM-Penelitian.
Sumedang,
Pengusul,

Nur Akbar

17

1
2
3
4
5
6
7

A. Identitas Diri
Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat Tanggal lahir
Email
No. tlp/HP

Rinal Pandu Yudiana


L/P
Kimia
140210100003
Bandung,30 September 1990
el.nada0990@gmail.com
089671151757

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus

SD
SDN 13
Cimahi

SMP
SMPN 1
Margahayu

1997-2003

2003-2006

SMA
SMAN 1
Margahayu
IPA
2006-2009

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan
No.
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah / Seminar
1

Waktu dan
Tempat

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No.
Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi Penghargaan
Tahun
1.
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya siap menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan hibah PKM-Penelitian.
Sumedang,
Pengusul,

Rinal Pandu Yudiana

18

1
2
3
4
5
6
7

A. Identitas Diri
Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat Tanggal lahir
Email
No. tlp/HP

Rizaldhy Bagasputra
L/P
Kimia
140210140065
Bandung,20 Juni 1996
brizaldhy@yahoo.com
08997832199

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus

SD
SDN Sudirman
VI Cimahi

SMP
SMPN 1 Cimahi

SMA
SMAN 1 Cimahi

2002-2008

2008-2011

IPA
2011-2014

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan
No.
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah / Seminar
1

Waktu dan
Tempat

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No.
Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi Penghargaan
Tahun
1.
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya siap menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan hibah PKM-Penelitian.
Sumedang,
Pengusul,

Rizaldhy Bagasputra

19

Lampiran Biodata Dosen Pendamping


A. Identitas Diri
1

Nama Lengkap (dengan gelar)

Atiek Rostika Noviyanti, M.Si

Jabatan Fungsional

Lektor Kepala

Jabatan Struktural

Penata

NIP/NIK/Identitas lainnya

197111111999032001

NIDN

0011117104

Tempat dan Tanggal Lahir

Tasikmalaya, 11 Nopember 1971

Alamat Rumah

Permata Biru Y 115 Cinunuk


Cileunyi

Nomor Telepon/Faks/ HP

022-87822289/081221646415

Alamat Kantor

Jurusan Kimia Jl. Raya Bandung


Sumedang Km. 21 Jatinangor

10

Nomor Telepon/Faks

022-7794391

11

Alamat e-mail

Atiek.noviyanti@unpad.ac.id

12

Lulusan yang Telah Dihasilkan

S-1= 10 orang; S-2= - Orang; S-3=


- Orang

13

Mata Kuliah yang Diampu

1. Pengantar Sintesis Anorganik (S1)


2. Kimia Anorganik (D3)
3. Senyawa Kristal dan Oksida (S2)
4. Polimer Anorganik (S2)

B. Riwayat Pendidikan
S-1

S-2

S-3

Nama PerguruanTinggi

Unpad

ITB

ITB

Bidang Ilmu

Kimia

Kimia
Anorganik

Kimia Anorganik

20

Tahun Masuk-Lulus

1990-1995

2003-2005

Judul
Isomerasi
Sintesis
Skripsi/Thesis/Disertasi Glukosaisomerase Hidrotermal
senyawa
Aurivillius
Nama
Pembimbing/Promotor

Abu Bakar
Sidik, M.Sc

2007-2012
Oksida Apatit
sebagai Elektrolit
Sel Bahan Bakar
Padatan

Dr.
Prof. Dr.
Ismunandar Ismunandar

C. Pengalaman Penelitian dalam 5 Tahun Terakhir


Pendanaan
No

Tahun

Judul Penelitian

Sumber

PUPT

Jumlah/
Juta

2013

Preparasi
Lantanum Silikat
Berstruktur Apatit Berukuran
Nano pada Suhu Rendah sebagai
Elektrolit Sel Bahan Bakar
Padatan (Ketua)

66.000.000,00

2011

Aplikasi BaBi4Ti4O15 Terprotonasi Hibah


sebagai Katalis pada Reaksi
Bersaing
Alkilasi FriedelCrafts (Ketua)

39.500.000,00

2010

Eksfoliasi BaBi4Ti4O15
Terprotonasi dan Peranannya
sebagai Katalis pada Reaksi
Esterifikasi (Ketua)

DIPA

7.000.000,00

2009

Konversi Ba2Bi4Ti5O18 Mejadi


Bentuk Asamnya dan Aplikasinya
sebagai
Katalis (Anggota)

DIPA

6.800.000,00

2008

Protonasi Senyawa Aurivillius


Senyawa Bi4Ti3O12, BaBi4Ti4O15
dan Ba2Bi4Ti5O18 (Ketua)

IM
HERE
Unpad

30.000.000,00

21

2007

Interkalasi Bentuk Terprotonasi

Hibah
Bersaing

Bi4Ti3O12, BaBi4Ti4O15 dan


Ba2Bi4Ti5O18 (Ketua)

40.000.000,00

D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam 5 Tahun Terakhir


No

Tahun

Judul Pengabdian
pada Masyarakat

2013

Pengabdian Bidang
Kimia pada MA
Darul Hufaz

2007

KKN

2007sekarang

Orang Tua Asuh

Pendanaan
Sumber

Jumlah/Juta

E. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah Dalam Jurnal Dalam 5 Tahun


Terakhir
No

Tahun

2012

2011

Judul Artikel
Ilmiah

Volume/
Nomor/
Tahun

Nama Jurnal

Hydrothermal
Preparation of
Apatitetype Phase

Vol. 44 A,
No. 2,
2012, 193-

La9.33Si6O26

203

Conductivity and
Solid State 29Si
NMR Studies of
Apatite-Type
Lanthanum Silicate
Prepared by

2011, art
Proceeding of
no.6108651, International
pp 326-329. Conference on
Instrumentation,
Communication,

Hydrothermal
Method

ITB Science Journal

Information
Technology and
Biomedical
Engineering

22

F. Pengalaman Penyampaian Makalah Secara Oral Pada Pertemuan /


Seminar Ilmiah Dalam 5 TahunTerakhir
No

Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar

Seminar HKI PADANG

Judul Artikel Ilmiah


Preparasi Apatit Lantanum
Silikat dengan Metode
Hidrotermal Sederhana
Conductivity and Solid
State 29Si NMR Studies of
Apatitetype Lanthanum
Silicate Prepared by
Hydrothermal Method

Waktu dan
Tempat
7 Desember
2013, Padang

International Conference on
Instrumentation,Communicat
ion, Information Technology
and Biomedical Engineering

Seminar Nasional Himpunan Hydrothermal Preparation


Kimia Indonesia
of Apatite-Type Phase
La10xMx(Si6YlYO4)6O2Z
(M = Ca, Sr, Ba; L= Ga,
Mg, Ge).

2-3 Agustus
2010,
UNHAS,
Makasar.

The 3rd Asian Physics


Symposium

22- 23 Juli
2009, Fisika
ITB,

Strontium and Magnesium


Doped Lanthanum Silicate
Apatite.

8-9
November
2011, ITB,
Bandung

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima risikonya.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam Pengajuan Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi.

Sumedang, 22 September 2015


Pengusul,

(Dr. Atiek Rostika Noviyanti, M.Si)

23

Lampiran 3 Justifikasi Anggaran Kegiatan


1. Peralatan Penunjang
Material
Beaker Glass
- 50 mL
- 250 mL
- 500 mL
-1L
Cawan Porselen

Justifikasi
Pemakaian
Alat pencampuran
sampel dan reagen

Kuantitas

Harga
Satuan (Rp)

Keterangan

2
2
2
2

25.000
35.000
45.000
75.000

50.000
70.000
90.000
150.000

25.000

50.000

30.000

60.000

30.000

60.000

5
2
2

15.000
15.000
25.000

75.000
30.000
50.000

1 pak
4

45.000
200.000

45.000
800.000

150.000

600.000

250.000

1.000.000

Alat untuk
membakar sampel
didalam tanur
Magnetic Stirrer Alat pengaduk
larutan
Batang
Alat pengaduk
pengaduk
larutan
Kaca Arloji
Alat timbang
Penjepit Kayu
Alat penjepit
Gelas ukur 100 Alat pengukur
mL
volume larutan
Pipet tetes
Mempipet larutan
-Karakterisasi
AnalisisSampel
SEM
-Karakterisasi
FTIR
-Karakterisasi
XRD

Sub Total

3.130.000

2. BahanHabisPakai
Material
Akuades
Akuabides
Asam Klorida
Amonium
hidroksida
Amonium
hirdofosfat

Justifikasi
Pemakaian
Pelarut

Kuantitas
50 L
10 L
1L
1L
250 g

Harga Satuan
Keterangan
(Rp)
6.000/L
300.000
65.000/L
650.000
620.000/L
620.000
125.000 /100mL
1.250.000
9.700/g

2.425.000

Sub Total

5.245.000

24

3. Perjalanan
Material
Pengumpulan
limbah
cangkang telur
ayam dan
pembelian alat
serta bahan
Perjalanan
karakterisasi
SEM
Perjalanan
karakterisasi
FTIR
Perjalanan
karakterisasi
XRD
Perjalanan
penelitian
Perjalanan
seminar

Justifikasi
Pemakaian
Transportasi
dan Konsumsi

3x 3 orang

Harga Satuan
(Rp)
50.000/orang

Transportasi
dan Konsumsi

1 orang

200.000/orang

200.000

Transportasi
dan Konsumsi

1 orang

200.000/orang

200.000

Transportasi
dan Konsumsi

1 orang

200.000/orang

200.000

Transportasi
selama 5 bulan
Seminar
Proposal

3 orang

125.000/orang

375.000

3 orang

300.000/orang

900.000

Sub Total

2.325.000

Kuantitas

Keterangan
450.000

4. Lain-lain
Material
HVS A4

Tinta Hitam
Tinta warna
Fotokopi dan jilid

Logbook + ATK

Akomodasi
seminar

Justifikasi
Pemakaian
Print (proposal,
literatur, laporan
kemajuan dan
laporan akhir)
Print
Print
Jilid (proposal,
laporan kemajuan
dan laporan akhir)
Fotokopi
literature
Catatan dan
peralatan tulis
penunjang selama
penelitian
Penginapan,
Konsumsi saat
seminar

Kuantitas
4

Harga
Keterangan
Satuan (Rp)
35.000/rim
140.000

5
4

38.000
45.000

190.000
180.000
100.000

30.000/orang

90.000

300.000/
orang

900.000

25

Poster + tempat
poster

Pembuatan poster
penelitian

100.000/
Set
Sub Total
Total Keseluruhan

200.000
1.800.000
12.500.000

Lampiran 4 Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas


Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas
Program
Bidang
AlokasiWaktu
No
Nama/NIM
Studi
Ilmu
(Jam/minggu)
1 Nur Akbar /
Kimia
5 jam/minggu
140210140061

Rinal Pandu
Yudiana/
140210100003

Kimia

5 jam/minggu

Rizaldhy
Bagasputra/
140210140065

Kimia

5 jam/minggu

UraianTugas
Pengumpulan
literature,
Optimasi
kerja dan
praktek kerja
Pembuatan
larutan,
Pembuatan
laporan Akhir
dan praktek
kerja
Pembelian
bahan dan alat
serta praktek
kerja

26

Lampiran 5 Surat Pernyataan Ketua Peneliti