Anda di halaman 1dari 44

pengenalan alat lab farmasetika

oleh
Annisa Firdaus,S.Farm.,Apt

Neraca, dengan batu timbangan (anak


timbang) dibagi menjadi

Neraca Gram : untuk menimbang bahan obat


yang beratnya satu gram atau lebih

Neraca milligram
: untuk menimbang
bahan obat yang beratnya 50 mg sampai
1 gram

Timbangan analitik
neraca yang digunakan untuk menimbang zat
yang butuh ketelitian tinggi dan dalam skala
kecil/mikro (biasanya hingga 4 desimal 0,0001
gram) misal menimbang zat yang digunakan
untuk larutan standar primer.

Gelas ukur
untuk mengukur volume cairan satuannya ml
atau cc ( centimeter cubic)

Mortir dan stemper

terbuat dari porselen gunanya untuk


menggilas, menghaluskan, mencampur,
mengaduk bahan obat.

Cawan porselen (mangkuk)


terbuat dari porselen untuk menimbang cairan,
mereaksikan dan melebur salep.

Labu (erlenmeyer)

terbuat dari kaca berbentuk kerucut gunanya


untuk wadah menimbang cairan, melarutkan
dan mereaksikan.

Beker gelas (gelas piala) :


digunakan sebagai alat bantu menimbang
cairan yang sukar tercampur air dan
melarutkan bahan obat.

Ayakan :
digunakan untuk mengayak serbuk dengan
derajat halus tertentu

Sendok
Sendok logam : untuk menimbang zat padat
yang bukan garam, asam dan tidak bersifat
oksidator

Sendok tanduk/penyu : untuk menimbang


zat padat yang bukan kamfer

Sendok porselen/kaca : untuk


menimbang zat yang bersifat oksidator

Spatel :
untuk menimbang zat lunak ada yang terbuat
dari logam, penyu dan porselen

Batang pengaduk
untuk mengaduk rebusan/hasil
reaksi.jenisnya ada yang dari kayu dan
ada yang dari kaca

Penangas air :
bentuknya empat persegi panjang dengan
lubang-lubang bulat pada bagian atas yang diisi
air untuk didihkan gunanya untuk memanaskan,
merebus dan melelehkan.

Kertas perkamen :
untuk membungkus serbuk

Corong :
sebagai alat bantu menyaring, memasukkan
cairan ke botol terbuat dari kaca dan plastik

Alat penyaring :
Kapas
: untuk menyaring larutan
dengan bantuan corong
: untuk menyring salep yang
Kain kasa
lebur
Kertas saring : untuk menyaring larutan

Botol timbang
Digunakan didalam menentukan kadar air suatu
zat. Selain itu digunakan untuk menyimpan
bahan yang akan ditimbang terutama untuk
bahan cair yang bersifat mudah menguap.
Botol timbang harus dalam kondisi tertutup
agar tidak terjadi penguapan.

Sudip
Digunakan untuk mengorek sediaan obat dari
dalam mortir.

Pencetak suppositoria
Alat yang bentuknya memanjang yang terdiri
dari 12 lubang suppo digunakan untuk
mencetak suppositoria.

Pipet tetes
Jenis pipet yang berupa pipa kecil terbuat dari
plastik atau kaca dengan ujung bawahnya
meruncing serta ujung atasnya ditutupi karet.
Berfungsi untuk membantu memindahkan cairan
dari wadah yang satu ke wadah yang lain dalam
jumlah yang sangat kecil. Yaitu setetes demi
tetes.

Oven
Untuk mengeringkan alat sebelum digunakan
dan digunakan untuk mengeringkan bahan yang
dalam keadaan basah. digunakan untuk
sterilisasi panas kering.

Tabung reaksi dan rak tabung reaksi


Digunakan untuk mereaksikan dua atau lebih
zat. Rak tabung reaksi berfungsi melindungi
diri sendiri dari zat obat.

Hot plate
Untuk memanaskan larutan. Biasanya untuk
larutan yang mudah terbakar

Lampu spiritus
Untuk membakar zat atau memanaskan larutan.

Gegep (penjepit)
Untuk menjepit tabung reaksi

Kaki tiga dan kasa


Sebagai penyangga pembakar spiritus. Kasa
sebagai alat untuk menahan labu atau beaker
pada waktu pemanasan menggunakan pemanas
spiritus.

Kertas saring
Untuk menyaring larutan

Kaca arloji
untuk menimbang bahan kimia, sebagai penutup
saat melakukan pemanasan terhadap suatu
bahan kimia.

Desikator
untuk menyimpan bahan-bahan yang harus
bebas air dan mengeringkan zat-zat dalam
laboratorium.

Termometer
Alat yang digunakan untuk mengukur suhu

Kertas label
Digunakan untuk melabel

Lap halus dan kasar


Untuk melab alat praktikum

Pot salep/cream/pasta
Berwarna transparan/ putih digunakan untuk
mengisi salep

Vial dan ampul


Ampul merupakan kemasan obat tunggal yang
berbentuk cair. Sedangkan vial merupakan
kemasan obat yang terbuat dari kaca dengan
tutup karet.

Autoclav
Alat yang digunakan untuk mensterilkan
peralatan dan perlengkapan dengan
menundukkan material untuk uap tekanan
tinggi jenuh pada suhu 121 C selama 15-20
menit.

Panci infusa
Berfungsi sebagai pembuatan obat larutan
infusa.

Etiket :

Disesuaikan dengan wadah


Warna biru : untuk obat luar
Warna putih : untuk obat dalam
b. Ukuran : ada yang besar dan ada yang kecil.