Anda di halaman 1dari 29

PASAR MODAL

Andry Setiawan

Pasar Modal (Capital Market)


Pengertian menurut Pasal 1 angka 13 UU No.8
Tahun 1995 ttg Pasar Modal

Adalah

Kegiatan yang yang


bersangkutan dengan dengan
penawaran umum dan perdagangan
Efek, Perusahaan Publik yang
berkaitan dengan Efek yang
diterbitkannya, serta lembaga dan
profesi yang berkaitan dengan efek.

Apakah

Efek itu ?

Efek adalah modal atau dana


yang diperdagangkan dalam
pasar modal diwujudkan
dalam bentuk surat berharga
Efek adalah surat berharga
yang terdiri dari instrumen
saham dan instrumen obligasi

Manfaat Pasar Modal


Memperbaiki

Perusahaan

Struktur Permodalan

-meningkatkan permodalan tidak hanya dalam


bentuk loan /pinjaman, tetapi dimungkinkan
pula dalam bentuk penerbitan saham di pasar
modal dgn demikian permodalan perusahaan
akan lebih baik.
Meningkatkan

Efisiensi Alokasi
Sumber-sumber Dana
Perusahaan akan mendapatkan dana dengan
cost yang paling rendah, sehingga
menciptakan pengalokasian sumber-sumber
dana dengan cara yang lebih efisien

Meningkatkan

Partisipasi
Masyarakat dalam
Pembangunan
Melalui Pasar Modal, masy.
Dimungkinkan untuk dapat memiliki
saham-saham perusahaan yg Go
Public. Dana yg diperoleh perusahaan
akan digunakan untuk pengembangan
usaha yg selanjutnya akan dapat
meningkatkan produksi nasional.

Memberikan

kesempatan memiliki
perusahaan yang sehat dan
mempunyai prospek.
Pengelolaan perusahaan dengan iklim
keterbukaan, mendorong
pemanfaatan manajemen profesional.
Sumber pembiayaan dana jangka
panjang bagi emiten.

Meningkatkan

Penerimaan Negara
Melalui pasar modal, penerimaan
Negara melalui pemungutan pajak
dapat lebih ditingkatkan. Semakin
besar transaksi di bursa semakin besar
pula potensi pemungutan pajak atas
transaksi tsb.

Emiten
Adalah

Pihak yang melakukan


Penawaran Umum
Penawaran umum adalah
kegiatan penawaran efek kepada
masyarakat berdasarkan tata
cara yang diatur dalam UU No.8
Tahun 1995

Surat Berharga
Pengertiannya

adalah secarik kertas yang


menunjukkan hak pemodal (pemilik kertas
tsb) untuk memperoleh bagian dari prospek
atau kekayaan organisasi yang
menerbitkannya.
Pada dasarnya, surat berharga di Pasar
modal dapat diklasifikasikan ke dalam dua
bentuk yaitu :
1.surat berharga yang bersifat penyertaan
atau ekuitas (equity) dan
2.surat berharga yang bersifat hutang atau
sering disebut sebagai surat berharga
pendapatan tetap (fixed income).

Surat berharga yang bersifat ekuitas


umumnya dikenal dengan Saham
sedangkan surat berharga fixed
income dikenal dengan obligasi.

PENGEMBANGAN USAHA
PERUSAHAAN
PERSEROAN TERBATAS MELAKUKAN :
-PERUBAHAN STRUKTUR ORGANISASI
-MERGER , AKUISISI
-PENAMBAHAN MODAL MELALUI :
1.BANK ; KREDIT
2.LEMBAGA KEUANGAN NON BANK;
PEGADAIAN, LEASING
3.PASAR MODAL DGN MENJUAL SAHAM YG
DIJUAL UTK UMUM

BADAN USAHA YANG BERBENTUK


BADAN HUKUM PERSEROAN
TERBATAS (PT)

TERDIRI ATAS :
-PT TERTUTUP
-PT TERBUKA

PT

TERTUTUP /PRIVATE COMPANY;


SAHAM TERDIRI DARI PEMILIK
PERUSAHAAN SAJA/ (TIDAK DIMILIKI
OLEH UMUM)

PT

TERBUKA/PERSEROAN PUBLIK
(PUBLIC LISTED COMPANY) ;
SAHAM DIJUAL KEPADA UMUM DAN
PEMILIK SAHAM JUGA SEBAGAI
PEMILIK PERUSAHAAN

HAKEKAT PASAR MODAL


(CAPITAL MARKET)
MERUPAKAN

TEMPAT BERTEMUNYA
PENJUAL DAN PEMBELI
(PERDAGANGAN SAHAM) PADA BURSA
EFEK
PENERBIT SAHAM (PT) MEMBUTUHKAN
DANA DR MASYARKT DAN PEMBELI
SAHAM(INVESTOR) MENGHARAPKAN
KEUNTUNGAN DR DEVIDEN MAUPUN
CAPITAL GAIN.

SEJARAH PASAR MODAL

PASAR MODAL DI INDONESIA AWALNYA TRDPT JUAL BELI


EFEK SEJAK 1880, DMN BURSA BELUM DIKENAL
PERDAGANGAN SAHAM DAN EFEK DILAKUKAN TANPA
ORGANISASI RESMI
PERUSAHAAN PERKEBUNAN DI BATAVIA YG PERTAMA
MENAWARKAN SAHAMNYA UTK MENDPTKN DANA DR
MASYARAKAT
DGN DIDIRIKANNYA BURSA EFEK DI BATAVIA YG
DISELENGGARAKAN OLEH VERENIGING VOOR DE
EFFECTENHANDEL PD 14 DES 1912
TUJUAN AWAL MENGHIMPUN DANA UTK PENGEMBANGAN
SEKTOR PERKEBUNAN
BURSA EFEK SURABAYA DI BUKA PD 11 JAN 1925 & BURSA
EFEK SEMARANG PD 1 AGT 1925
AKIBAT GEJOLAK POLITIK DI EROPA, PEM BELANDA
MENUTUP B E. SRBY DN BE, SMG JG DISUSUL PENUTUPAN
BE. JAKARTA KRN PERANG DUNIA KEDUA
SEHINGGA TERDAPAT KEVAKUMAN AKTIVITAS PASAR MODAL
DI INDONESIA

TAHUN

1950 PD PEMERINTAHAN REP INDO


SERIKAT (RIS) BURSA EFEK DIAKTIFKAN KEMBALI
DIKELUARKAN UU NO. 15 TH.1952 TENTANG
BURSA
TGL 3 JUNI 1952 BURSA EFEK JAKARTA KEMBALI
DIBUKA PADA DE JAVASCHE BANK (BI) YG
DILAKSANAKAN PPUE
PENYELENGGARA BURSA ADALAH PERSERIKATAN
UANG DAN EFEK-EFEK (PPUE) DN SBg PENASEHAT
AD BANK INDONESIA
PD TH.1958 BURSA EFEK KEMBALI DIHENTIKAN
KRN INFLASI DN RESESI EKONOMI

TH.1970

PASAR MODAL KEMBALI BANGKIT DGN


TERBENTUKNYA TIM UANG DN PASAR MODAL,
BERDIRINYA BADAN PELAKSANA PASAR MODAL
(BAPEPAM) PD THN 1976
TH.1977 DIRESMIKAN AKTIVITAS PERDAGANGAN
DI BURSA EFEK JAKARTA
SELAIN BURSA EFEK JAKARTA JG DIDIRIKAN
BURSA EFEK SURABAYA PD 16 JUNI 1989
DGN PAKET DEREGULASI DESEMBER 1987 DN
DESEMBER 1988, DIPERBOLEHKAN
SWASTANISASI BURSA EFEK, MAKA SEJAK 13 JULI
1992 BURSA EFEK JAKARTA BERUBAH MENJADI PT
BURSA EFEK JAKARTA
PEMILIK SAHAMNYA ADALAH PERUSAHAAN EFEK
YG MENJADI ANGGOTA BURSA

TH.

1992,
BAPEPAM
BERUBAH
MENJADI BADAN PENGAWAS PASAR
MODAL (SEMULA BADAN PELAKSANA
PASAR MODAL)
PADA
TGL 1 DESEMBER 2007
EFEKTIF TERDAPAT PENGGABUNGAN
(MERGER) BURSA EFEK SURABAYA KE
DALAM BURSA EFEK JAKARTA YAITU
MENJADI BURSA EFEK INDONESIA
(BEI)
BAPEPAM

Menjadi OJK (Otoritas Jasa


Keuangan)

PENGATURAN HUKUM PASAR MODAL


INDONESIA
UNDANG-UNDANG
NO.40
TH.2007
TENTANG PERSEROAN TERBATAS
BAHWA BADAN USAHA YANG BERGERAK DI
BIDANG PASAR MODAL
ATAU PARA
EMITEN YANG GO PUBLIK HARUS MEMILIKI
STATUS BADAN HUKUM YANG BERBENTUK
PT.(Ps.16 (2)).
PERSEROAN TERBUKA SELAIN BERBENTUK
PT. ,PADA AKHIR NAMA PERSEROAN
DITAMBAH KATA SINGKATANTbk.(Ps.16
(3))

UNDANG-UNDANG

NO.8 TH.1995

TTG PASAR MODAL


MENGATUR TENTANG ADANYA
KEWAJIBAN BAGI PERUSAHAAN YG
MELAKUKAN PENAWARAN UMUM,
PENYELENGGARAAN PASAR MODAL,
LEMBAGA-LEMBAGA PENUNJANG
PASAR MODAL

KUH

PERDATA
PERBUATAN HUKUM, HUBUNGAN
HUKUM DAN AKIBAT HUKUM DI BIDANG
HARTA KEKAYAAN DARI PELAKU PASAR
MODAL DAN LEMBAGA DAN PROFESI
YANG TERKAIT DALAM
PENYELENGGARAAN PASAR MODAL
DIATUR DALAM LEX GENERALIS YAKNI
BUKU II DAN BUKU III KUH PERDATA.
Buku II , ttg Saham Ps.511KUHPdt sero
(saham) dianggap merupakan
kebendaan bergerak selama

UU No.21 Tahun 2011


TTg Otoritas Jasa Keuangan
OJK memiliki fungsi, tugas, dan
wewenang pengaturan,
pengawasan, pemeriksaan, dan
penyidikan pada bidang pasar
modal
Termasuk pula perbankan,
perasuransian, lembaga
pembiayaan, dana pensiun

Go Public
PT

Tertutup yang memenuhi


persyaratan dapat menjadi PT
Terbuka dengan Go Public dengan
penawaran saham kepada
masyarakat umum untuk
pertama kalinya.

Perusahaan yg Go Public
SECARA

UMUM PERUSAHAAN YANG


MELAKUKAN PENAWARAN UMUM (GO
PUBLIC) JELAS MENCATAT BEBERAPA
HAL YANG POSITIF,MISALNYA CATATAN
KEUANGAN YANG BAIK,PEROLEHAN
KEUNTUNGAN,PEMBESARAN VOLUME
USAHA KARENA MEMBESARNYA
POTENSI LABA, POSISI PERUSAHAAN
DI MASYARAKAT.

KONSEKWENSI DARI GO PUBLIC


(PENAWARAN UMUM SAHAM)ADALAH:
KEHARUSAN

UNTUK KETERBUKAAN
(DISCLOSURE)
MEMBERIKAN LAPORAN BERKALA.
KEHARUSAN UNTUK MENGUMUMKAN BESARNYA
PENDAPATAN PERUSAHAAN DAN PEMBAGIAN
DIVIDEN.
EFEK YANG DITERBITKAN MUNGKIN SAJA TIDAK
TERSERAP OLEH MASYARAKAT SESUAI DENGAN
PERHITUNGAN PERUSAHAAN.
KEWAJIBAN MEMBAYAR DEVIDEN.

ISTILAH GO PUBLIC HANYA DIPAKAI


PADA WAKTU PERTAMA KALINYA
PERUSAHAAN MENJUAL SAHAM
TRANSAKSI

PENAWARAN UMUM PENJUALAN


SAHAM PERTAMA KALINYA DISEBUT PASAR
PERDANA (PRIMARY MARKET)
SAHAM YANG TELAH DIBELI DAPAT
DITRANSAKSIKAN DI PASAR SEKUNDER
(SECONDARY MARKET)
PERUSAHAAN YANG MEMENUHI PERSYARATAN
YANG DITETAPKAN OJK (OTORITAS JASA
KEUANGAN) DAPAT MELAKUKAN LANGKAH GO
PUBLIC

Go

public merupakan penawaran saham


kepada masyarakat umum untuk pertama
kalinya.
Pertama kali disini berarti bahwa pihak
penerbit /perusahaan pertama kalinya
melakukan penjualan saham.
Kegiatan ini pada pasar perdana (primary
market)setelah pasar perdana, pemegang
saham dapat mentransaksikan di pasar
sekunder (secondary market)
Pasar sekunder dilakukan di Bursa Efek.
Saham yang telah dijual ke masyarakat
umum, selanjutnya akan dicatatkan di
Bursa EfeK

BURSA EFEK
Pihak

yang menyelenggarakan
dan menyediakan sistem dan
atau sarana untuk
mempertemukan penawaran jual
dan beli efek pihak-pihak lain
dengan tujuan
memperdagangkan efek diantara
mereka

PEMBELIAN

DAN PENJUALAN SAHAM


HARUS
BERHUBUNGAN
PERUSAHAAN EFEK / BROKER /
PERUSAHAAN PIALANG YG MENJADI
ANGGOTA BURSA
PIALANG YG MELAKUKAN TRANSAKSI
ATAS DASAR ORDER / AMANAT DARI
INVESTOR