Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dalam paradigma keperawatan, konsep sentral keperawatan yang menjelaskan tentang teoriteori model konseptual keperawatan. Paradigma menjelaskan 4 unsur utama yang mendasar yaitu
manusia, lingkungan, kesehatan, keperawatan. Perawat harus mampu memahami model
konseptual ini didalam memberikan asuhan keperawatan. Salah satu teori model konseptual
keperawatan adalah System Model Neuman dimana beliau menyampaikan bahwa manusia
sebagai suatu system. Dimana profesi difokuskan pada perawatan individu, keluarga dan
komunitas dalam mencapai proses merawat dan menyembuhkan kesehatan yang optimal, dimana
perawat sebagai provider dan masyarakat sebagai konsumen pelayanan kesehatan.
Ilmu keperawatan selalu mengikuti perkembangan ilmu lain mengingat ilmu keperawatan
merupakan ilmu terapan yang selalu berubah menurut tuntutan zaman. Merupakan tugas penting
yang dihadapi profesi keperawatan dalam memperkembangkan sebuah teori. Oleh karena itu,
tujuan pembuatan makalah ini yang berjudul TEORI BETTY NEUMAN agar pembaca
mengetahui secara rinci pengertian keperawatan menurut Betty Neuman dan menginformasikan
kontribusi pemikiran Betty Neuman dan andilnya dalam perkembangan keperawatan.
Betty Neuman mandefinisikan manusia secara utuh merupakan gabungan dari konsep
holistik danpendekatan sistem terbuka. Bagi Neuman manusia merupakan makhluk dengan
kombinasi kompleks yang dinamis dan fisiologis,sosiokultural dan variabel perkembangan yang
berfungsi sebagai sistem terbuka. Sebagai sistem terbuka manusia berinteraksi,beradaptasi
dengan dan disesuaikan oleh lingkungan yang digambarkan sebagai stressor. Lingkungan
internal terdiri dari segala sesuatuyang mempengaruhi (intrapersonal) yang berasal dari dalam
diri klien. Lingkungan eksternal terdiri dari segala sesuatu yang berasal dari luar diri klien
(interpersonal). Pembentukan lingkungan merupakan usaha klien untuk menciptakan lingkungan
yang aman,yang mungkin terbentuk oleh mekanisme yang didasari maupun yang tidak didasari.
Tiap lingkungan memiliki kemungkinan terganggu oleh stressor yang dapat merusak sistem.
Model Neuman mencakup stressor intrapersonal,interpersonal dan ekstrapersonal.
1

Salah

satu

cara

untuk

menunjukkan

eksistensi

keperawatan

adalah

dengan

mengembangkan salah satu model pelayanan keperawatan yang sesuai dengan kondisi
masyarakat Indonesia. model keperawatan Neuman, dikenal dengan model adaptasi dimana
Neuman memandang pengalaman klinis dikeperawatan distrik dan psikiatrik.
Dari berbagai tingkatan usia. Aplikasi proses keperawatan menurut konsep teori Neuman di
Rumah Sakit telah banyak diterapkan namun sedikit sekali perawat yang mengetahui dan
memahami bahwa tindakan keperawatan tersebut telah sesuai. Bahkan perawat melaksanakan
asuhan keperawatan tanpa menyadari sebagian tindakan yang telah dilakukan pada klien adalah
penerapan konsep teori Neuman.
Oleh karena itu, kelompok memandang perlu untuk mengetahui dan mengkaji lebih jauh
tentang penerapan model keperawatan yang sesuai dengan teori Sister Neuman diilapangan atau
rumah sakit, sehingga dapat diketahui apakah teori Neuman dapat diaplikasikan dengan baik
dalam pelayanan keperawatan/ asuhan keperawatan .
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana Historis Perspektif Betty Nauman?
2. Apa pengertian Model konseptual Betty Neuman?
3. Bagaimana Perkembangan Sistem Model Neuman?
4. Apa saja Konsep Utama Teori Model Neuman?
5. Bagaimana Model Betty Neuman Dalam Lingkungan Komunitas?
6. Bagaimana MODEL HEALTH CARE SYSTEM BETTY NEUMAN?
7. Bagaimana Aplikasi Penerapan Model Konseptual Betty Neuman?
1.3 Tujuan
1. Untuk menjelaskan Historis Perspektif Betty Nauman
2. Untuk menjelaskan Model konseptual Betty Neuman
3. Untuk menjelaskan Perkembangan Sistem Model Neuman
4. Untuk menjelaskan Konsep Utama Teori Model Neuman
5. Untuk menjelaskan Model Betty Neuman Dalam Lingkungan Komunitas
6. Untuk menjelaskan MODEL HEALTH CARE SYSTEM BETTY NEUMAN
7. Untuk menjelaskan Aplikasi Penerapan Model Konseptual Betty Neuman

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah Perspektif Betty Nauman


Betty Neuman lahir di Ohio tahun 1924, dia anak kedua dari 3 bersaudara dan merupakan anak
perempuan satu-satunya.Ketika berumur 11 tahun bapaknya meninggal setelah 6 tahun dirawat
karena CRF. Pujian bapaknya terhadap perawat mempengaruhi pandangan Neuman tentang
perawat dan komitmennya menjadi perawat terbaik yang selalu dekat dengan pasien.Pekerjaan
ibunya sebagai bidan di desa juga sangat mempengaruhi secara signifikan. Setelah lulus SMA
Neuman tidak dapat melanjutkan pendidikan keperawatan. Dia bekerja sebagai teknisi pada
perusahaan pesawat terbang dan sebagai juru masak di Ohio dalam rangka menabung untuk
pendidikannya dan membantu ibu serta adiknya. Adanya program wajib militer di keperawatan
mempercepat masuknya Neuman ke sekolah keperawatan.Neuman lulus program diploma RS
Rakyat (sekarang RSUP Akron Ohio) tahun 1947. Neuman menerima gelar BS pada
keperawatan Kesehatan Masyarakat tahun 1957 dan MS Kesehatan Masyarakat serta Konsultan
Keperawatan Jiwa tahun 1966 dari Universitas California LA. Tahun 1985 Neuman
menyelesaikan PHD dalam bidang Clinical Psychology dari Universitas Pasific Western. Dia
mempraktekkan bed side nursing sebagai staf kepala dan Private Duty Nurse di berbagai RS.
Pekerjaannya di komunitas termasuk di sekolah-sekolah, perawatan di perusahaan dan sebagai
kepala perawatan di klinik obstetric suaminya dan konseling intervensi krisis di keperawatan
jiwa di komunitas. Tahun 1967, 6 bulan setelah mendapat gelar MS dia menjadi kepala fakultas
dari program dimana ia lulus dan memulai kontribusinya sebagai guru, dosen, penulis dan
konsultan dalam berbagai disiplin ilmu kesehatan. Tahun 1973, Neuman dan keluarga kembali ke
Ohio, sejak itu dia sebagai konsultan kesehatan jiwa, menyediakan program pendidikan
berkelanjutan dan melanjutkan perkembangan dari modelnya, dia yang pertama kali
mendapatkan California Licensed Clinical Fellows of the American Association of Marriage &
Family Therapy dan tetap melakukan praktek konseling. Model Neuman aslinya berkembang
tahun 1970 ketika itu ada permintaan lulusan Universitas of California LA untuk pembukaan
kursus yang memberikan wawasan tentang aspek fisiologi,psikologi,sosiokultural dan aspek
pengembangan dari kehidupan manusia (Neuman 1995). Model ini dikembangkan untuk
3

menyediakan struktur yang terintegrasi dari aspek-aspek diatas secara holistic.Setelah 2 tahun
dievaluasi model tersebut dipublikasikan dalam 3 edisi ( 1982,1989, 1995).

2.2 Pengertian Model konseptual Betty Neuman


Model konseptual betty neuman ini memberi penekanan pada penurunan stres dengan
cara memperkuat garis pertahanan diri yang bersifat:

Fleksibel
Normal
Resisten

Intervensi diarahkan terhadap ketiga garis pertahanan tesebut yang terkait dengan tiga level
prevensi.

2.3 Perkembangan Sistem Model Neuman


Model sistem Neuman memberikan warisan baru tentang cara pandang terhadap manusia
sebagai makhluk holistik (memandang manusia secara keseluruhan) meliputi aspek (variable)
fisiologis, psikologis, sosiokultural, perkembangan dan spiritual yang berhubungan secara
dinamis seiring dengan adanya respon-respon sistem terhadap stressor baik dari lingkungan
internal maupun eksternal.
Komponen utama dari model ini adalah adanya stress dan reaksi terhadap stress. Klien
dipandang sebagai suatu sistem terbuka yang memiliki siklus input, proses, output dan feedback
sebagai suatu pola organisasi yang dinamis. Dengan menggunakan perspektif sistem ini, maka
kliennya bisa meliputi individu, kelompok, keluarga, komunitas atau kumpulan agregat lainnya
dan dapat diterapkan oleh berbagai disiplin keilmuan.
Tujuan ideal dari model ini adalah untuk mencapai stabilitas sistem secara optimal.
Apabila stabilitas tercapai maka akan terjadi revitalisasi dan sebagai sistem terbuka maka klien
selalu berupaya untuk memperoleh, meningkatkan, dan mempertahankan keseimbangan diantara
berbagai faktor, baik didalam maupun diluar sistem yang berupaya untuk mengusahakannya.
Neuman menyebut gangguan-gangguan tersebut sebagai stressor yang memiliki dampak negatif

atau positif. Reaksi terhadap stressor bisa potensial atau aktual melalui respon dan gejala yang
dapat diidentifikasi.

2.4 Konsep Utama Teori Model Neuman


Neuman menggunakan sejumlah orang untuk melakukan pendekatan. Yang termasuk
dalam konsep mayor menurutnya adalah :
1. Tekanan. Rangsangan yang timbul diakibatkan kondisi sekitar pandangan Neuman tentang
tekanan yaitu :

Intra Personal : Secara individu atau perorangan.

Inter Personal : Antara individu yang satu dengan individu yang lain lebih dari satu.

Ekstra Personal : Di luar individu


2. Struktur Pokok Sumber Energi
Merupakan penggerak untuk melakukan aktivitas.
3. Tingkat Ketahanan
Merupakan faktor internal untuk menghadapi tekanan.
4. Garis Normal Pertahanan
Tingkatan kemampuan adaptasi individu untuk menghadapi tekanan di batas normal.
5. Gangguan Pertahanan
Kerusakan sistem pertahanan tubuh oleh dan akibat dari tekanan.
6. Tingkat Reaksi
Tindakan yang muncul akibat dari pengaruh tekanan.
7. Intervensi
Identifikasi tindakan sebagai akibat dari reaksi yang timbul.

8. Tingkat-Tingkat Pencegahan. Dibagi menjadi :


a.

Pencegahan primer : Sebelum terjadi tindakan

b.

Pencegahan sekunder : Ketika terjadi tindakan

d.

Pencegahan tersier : Adaptasi atau pengaruh kerusakan

9. Penyesuain Kembali
Adaptasi dari tindakan yang berasal dari sekitar baik interpersonal. Intra personal dan
ekstra personal.

2.5 Model Betty Neuman Dalam Lingkungan Komunitas


Model konseptual dari Neuman memberikan penekanan pada penurunan stress dengan cara
memperkuat garis pertahanan diri keperawatan ditujukan untuk mempertahankan keseimbangan
tersebut dengan terfokus pada empat intervensi yaitu :
1. Intervensi yang bersifat promosi
Dilakukan apabila gangguan yang terjadi pada garis pertahanan yang bersifat fleksibel
yang berupa :
Pendidikan kesehatan.
Mendemonstrasikan keterampilan keperawatan dasar yang dapat dilakukan klien
dirumah atau komonitas yang bertujuan meningkatkan kesehatan.
2. Intervensi yang bersifat preventif
Dilakukan apabila garis pertahanan normal terganggu : Deteksi dini gangguan
kesehatan

Misalnya deteksi tumbuh kembang balita, keluarga dll


Memberikan zat kekebalan pada klien yang bersifat individu misalnya : konseling pra

nikah.
3. Intervensi yang bersifat kuratif Dilakukan apabila garis pertahanan terganggu.
4. Intervensi yang bersifat rehabilitatif
Dilakukan seperti pada upaya kuratif yaitu apabila garis pertahanan resisten yang
terganggu.
5. Intervensi yang bersifat kuratif dan rehabilitatif untuk gagguan pada garis pertahanan
resisten dapat berupa:
a.

Melakukan prosedur keperawatan yang memerlukan kepakaran perawat.

Misal: melatih klien duduk atau berjalan

b.

Memberikan konseling untuk penyelesaian masalah.

c.

Melakukan kerja sama lintas program dan lintas sektor untuk penyelesaian

masalah.
d.

Melakukan rujukan keperawatan atau non keperawata bisa lintas program dan

lintas sector.
2.6 MODEL HEALTH CARE SYSTEM BETTY NEUMAN
Asumsi yang dikemukakan Neuman tentang empat konsep utama dari paradigma
keperawatan yang terkait keperawatan komunitas adalah sebagai berikut:
Manusia
Merupakan suatu sistem terbuka, yang selalu mencari keseimbangan dari harmoni dan
merupakan satu kesatuan dari variabel-variabel: fisiologis, psikologis, sosiokultural,
perkembangan dan spritual.
2.

Lingkungan

Yaitu meliputi semua faktor internal dan eksternal atau pengaruh-pengaruh dari sekitar klien atau
sistem klien.
3.

Sehat

Suatu kondisi terbebasnya dari gangguan pemenuhan kebutuhan. Sehat merupakan


keseimbangan yang dinamis sebagai dampak dari keberhasilan menghindari atau mengatasi
stressor.
4.

Kepeawatan
Sehat menurut model Neuman adalah suatu keseimbangan biopsiko sosio cultural dan
spiritual pada tiga garis pertahanan klien yaitu fleksibel, normal dan resisten.
Keperawatan ditujukan untuk mempertahankan keseimbangan tersebut dengan berfokus
pada empat intervensi yaitu : intervensi yang bersifat promosi dilakukan apabila
gangguan yang terjadi pada garis pertahanan normal yang terganggu. Sedangkan
intervensi yang bersifat kurasi atau rehabilitasi dilakukan apabila garis pertahanan
resisten yang terganggu.
7

Keperawatan sebagai ilmu dan kiat, mempelajari tidak terpenuhinya kebutuhan dasar
klien (individu, keluarga, kelompok, dan komunitas) yang berhubngan dengan
ketidakseimbangan yang terjadi pada ketiga garis pertahanan yaitu fleksibel, normal dan
resisten serta berupaya membantu mempertahankan keseimbangan untuk sehat.
Intervensi yang dilakukan terhadap klien ditujukan pada garis pertahanan yang

mengalami gangguan :
Intervensi bersifat promosi untuk gangguan pada garis pertahanan fleksibel
Intervensi bersifat prevensi untuk gangguan pada garis pertahanan normal
Intervensi bersifat kurasi dan rehabilitasi untuk gangguan pada garis pertahanan resisten

2.7 Aplikasi Penerapan Model Konseptual Betty Neuman


Komunitas dilihat sebagai klien yang dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu komunitas yang
merupakan klien dan penggunaan proses keperawatan sebagai pendekatan, yang terdiri dari lima
tahapan :
1.

Pengkajian

Yang perlu dikaji pada komunitas atau kelompok adalah :

a.

Care atau inti


Delapan sub sistem yang mempengaruhi komunitas
Perumahan. Perumahan yang dihuni penduduk, bagaimana penerangannya, sirkulasi,

kepadatannya merupakan stressor bagi penduduk.


b.

Pendidikan komunitas. Apakah ada sarana pendidikan yang dapat digunakan untuk

meningkatkan pengetahuannya.
c.

Keamanan dan keselamatan. Bagaimana keselamatan dan keamanan di lingkungan tempat

tinggal, apakah tidak menimbulkan stress.


d.

Politik dan kebijakan pemerintah terkait kesehatan. Apakah cukup menunjang sehingga

memudahkan komunitas mendapatkan pelayanan di berbagai bidang termasuk kesehatan.


e.

Pelayanan kesehatan yang tersedia. Untuk melakukan deteksi dini gangguan atau merawat

atau memantau gangguan yang terjadi.

f.

Sistem komunikasi. Sistem komunikasi apa saja yang tersedia dan dapat dimanfaatkan di

komunikasi tersebut untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan gangguan penyakit.


g.

Sistem ekonomi. Tingkat sosial ekonomi komunitas secara keseluruhan apakah sesuai

dengan upah minimum regional, dibawah atau diatas sehingga upaya pelayanan ditujukan pada
anjuran untuk mengkonsumsi jenis makanan sesuai status ekonomi masing-masing.
h.

Rekreasi. Apakah tersedia sarana, kapan saja dibuka,biayanya apakah terjangkau komunitas

atau tidak.

2.Diagnosis keperawatan komunitas dan kelompok


Diagnosis ditegakkan berdasarkan tingkat reaksi komunitas terhadap stressor yang ada.
Selanjutnya dirrumuskan dalam 3 komponen :

P ( problem atau masalah )

E ( etilogi atau penyebab)

S (symtom atau menifestasi/ data penunjang)

3.

Perencanaan

Perencanaan yang dapat dilakukan adalah :


a.

Lakukan pendidikan kesehatan tentang penyakit gangguan kardiovaskuler

b.

Lakukan demonstrasi keterampilan cara menangani stress dan teknik relaksasi

c.

Lakukan deteksi dini tanda-tanda gangguan penyakit kardiovaskuler melalui pemeriksaan

tekanan darah
d.

Lakukan kerja sama dengan ahli gizi untuk menetapkan diet yang tepat bagi yang berisiko

e.

Lakukan kerjasama dengan petugas dan aparat pemerintah setempat untuk memperbaiki

lingkungan atau komunitas apabila menjadi penyebab stressor


f.

4.

Lakukan rujukan ke rumah sakit bila di perlukan

Pelaksanaan

Perawat bertanggung jawab untuk melaksanakan tindakan yang telah direncanakan yang sifatnya
:
a.

Bantuan untuk mengatasi masalah gangguan penyakit kardiovaskuler di komunitas

b.

Mempertahankan kondisi yang seimbang dalam hal ini sehat melaksanakan peningkatan

kesehatan
c.

Mendidik komunitas tentang perilaku sehat untuk mencegah gangguan penyakit

kardiovaskuler
d.

Sebagai advokat komunitas yang sekaligus menfasilitasi terpenuhinya kebutuhan

komunitas.

5.

Evaluasi dan penilaian

a.

Menilai respons verbal dan nonverbal komunitas setelah dilakukan intervensi

b.

Mencatat adanya kasus baru yang di rujuk ke rumah sakit.

10

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran

11

DAFTAR PUSTAKA
http://iksirjauhari.blogspot.co.id/2013/05/teori-betty-neuman-kep-keluarga.html?m=1
http://fujihusada.blogspot.co.id/p/konsep-model-keperawatan-komunitas.html?m=1
http://pustakakeperawatan.blogspot.co.id/2012/02/teori-model-keperawatan-betty-neuman.html?
m=1

12