Anda di halaman 1dari 13

Kelompok 5

StrukturAljabar

Cosets and Counting


(Lanjutan)

Disusunoleh
AnnisaaPutri (1506693046)
RosaliaDeviana C. (1506769850)
Setiya Triharyuni (1406505304)

Magister Matematika
FakultasMatematikadan IPA
Universitas Indonesia
Depok
2015

Definisi 4.4
Misalkan

subgroup dari grup

G . Indeks

pada

G , dinotasikan

merupakan bilangan kardinal dari himpunan koset kanan yang berbeda dari

[G : H ] ,

H pada G .

Penjelasan:

H <G ,[G : H ] banyaknya koset-koset kanan H di G yang saling berbeda.

{ H a1 , H a2 , , H a n } , H ai H a j , i j

A B

, corollary 4.3 H a H a =
i
j

A=B
A B
Koset kanan,

H <G , Ha={ h a|h H ,a G }

aH= { a h|h H , a G }
Contoh:

Z 4 ,+

Z 4 ,+

0+
0 , 2+
0 }={ 0 , 2 }
H + 0={
0+ 1 , 2+
1 }={1 , 3 }
H + 1={
0+
2 , 2+
2 }={ 1, 0 }
H + 2={
{ 0+
3 , 2+ 3 }={ 3 , 1 }
H + 3=
Himpunan semua koset kanan:

{ H +3 , H+ 0 }= { H+ 3 , H + 2 } ={ H + 1 , H + 0 }= { H +1 , H+ 2 }
[ G : H ] =2

Telah dijelaskan pada Akibat 4.3 (iv),

[ G: H ]

tidak bergantung pada koset kanan atau koset kiri

yang digunakan pada definisi. Pada kasus ini, ketika


ketika

dan

[ G: H ]

berhingga, di mana dapat terjadi

merupakan grup-grup tak berhingga (untuk contoh,

Z : m =m ,

Introduction, Teorema 6.8(i)). Catatan bahwa jika

H= e , maka

Ha=|a|

untuk setiap

a G dan [ G: H ] =|G| .
Penjelasan:

m> subgroup siklik dari Z yang dibangkitkan oleh m


Z :<m> banyak koset kanan yang saling berbeda dari subgroup m> terhadap grup Z

[G : H ] banyak koset kanan yang saling berbeda dari subgroup H terhadap grup G
Contoh:

Z ={,2,1,0,1,2, }

m = {km , k Z }={,2 m,m, 0, m ,2 m ,}

[ Z : m ]=m z 1=m
m +0= { b+0|b km ,0 Z }= { km }=0
m +1={ b+1|b km ,1 Z }= { km+1 } =1

m +(m1)= { b+(m1)|b km , m1 Z }= { km+(m1)}= m1

H= e = { e }

a b mod m b a mod m

e a1=a1 , a1 G [G : e ]=|G|

a b

e a2=a2

a a mod m

e an=a n

a a

Z ,+

a bb a

0 }
0 + 0={

0 + 1={1 }

a bb c a c
a b ( m) b c(m)

[Z : 0 ]=|Z|

=
Z 3 ,+

0
0 + 0=
0 + 1=1
0 + 2=2

a b mod m
m|ab ab=q 1 m

b c mod m
m|bc bc=q 2 m

( ab ) +( bc )=( q1 +q 2 ) m
ac=q 3 m

[ Z3 : 0 ]=|Z 3|
3=3
Himpunan lengkap representatif koset kanan/A complete set of right coset representatives (CSRC)
dari subgroup

H pada grup G adalah himpunan {a i } yang terdiri atas satu elemen dari

masing-masing koset kanan dari

[ G: H ] .

pada

G . Himpunan {a i } mempunyai kardinalitas

Catatan bahwa setiap himpunan mengandung tepatnya satu elemen dari

jika

H=He adalah koset kanan dirinya sendiri. Penjelasan yang sama dapat diterapkan pada koset
kiri.
Penjelasan:
A complete set of right cosetrepresentative (CSRCS)
Misal

H <G , [ G : H ] =n

H g 1 , H g 2 , , H g n , mutually disjoint
H g i H g j =, i j
a1 H g 1 , a 2 H g2 , , an H g n
CSRCS={ a1 ,a2 , , an }

|CSRCS|=[G : H ]
Ada ai CSRCS

sedemikian sehingga ai H

adalah koset kanan

He

e G

h e He, h H
h He , h (CSRCS )
ada koset kanan yang

Ha=H

Teorema 4.5
Jika

K ,H , G adalah grup dengan K <H <G , maka [ G: K ]= [ G : H ] [H : K ]

Jika dua di antara

[ G: K ] ,[G: H ]

dan

[H : K ] berhingga, maka sisanyaberhingga.

Bukti:
Dari Akibat 4.3, G=i I H a ,a G , [ G: H ]=|I|, H a mutually disjoint
i i
i

(H ai=H a j i= j i j H ai H a j)
H= j J K b j , b j H , [ H : K ] =|J|, K b j mutually disjoint

Akan dibuktikan bahwa:

j J

K bj

G= i I H ai= i I

[ G: K ]=|I J|=|I ||J|


K b j ai =K br at i , t I , j, r J
Sehinggaakanditunjukkanbahwa K b j ai =K br at i=t dan

j=r

Misalkan K b j ai =K br at

e K
eb j ai K b j ai
eb j ai K br at
b j ai K br at
b j ,b r , k H
k K b j a i=k b r at
Berdasarkan Akibat 4.3 (ii)

Ha=Hb a b1 H

( b j ai ) (ai1 )=b j H
Hb j ai=H ai

( k b r at ) ( at1 )=kbr H
Hk b r at =H at
Perhatikan, b j ai=k b r at H b j ai =H k br at
Karena b a (a )1 H Hb a =H a
j i i
j i
i

(mutually disjoint).(1)

(Akibat 4.3).(2)

Karena k b a (a )1 H Hkb a =H a
r t t
r t
t

(Akibat 4.3).(3)

Dari (1), (2), dan (3), maka

H ai=Hb j ai =Hkbr at =H at
H ai=H at i=t , (karena H ai mutually disjoint)
Sehingga Hb j ai=Hkbr a t Hb j a i=Hkbr ai

b j ai=kb r ai (mutually disjoint)


b j=kb r , karena b j ,kb r H dan kb i mutually disjoint

b j=kb r Kb j=Kkbr
b
Karena ( r )1 H
kb r

maka

Kb j=Kkb r=Kbr

K br =K b j r= j (karena K b j mutually disjoint)


Sehinga K b j ai =K br at i=t dan

j=r

Kb j ai saling mutual disjoint


Sehingga:

[ G: K ]=|I J|=|I ||J|=[ G: H ] [ H : K ]


Akibat 4.6. (Lagrange). Jika
Secara khusus, jika

|a||G|

H adalah subgroup dari grup G , maka |G|=[ G : H ] H .


berhingga, maka order

|a|

dari

a G

membagi

|G|,

Akan dibuktikanbahwajika

H <G maka |G|=[ G : H ] H .

Bukti:
Misalkan

K= e sehingga e < H<G

BerdasarkanTeorema 4.5 maka

[ G: e ]= [ G : H ] [ H : e ]
|G|=[ G : H ]|H|

.........................................(*)

Ataudengan kata lain + |H||G|

[ G: H ] Z

Secarakhususakandibuktikanbahwajika

a <G

sehinggaberdasarkanpersamaan (*) diperoleh

|G|=[G : a ]|a|

G< , H= a maka |a||G|

(berdasarkan Definisi 3.3

| a |= a

+ |a||G|
[ G: a ] Z

Contoh:
1. Diberikan

(G ,) merupakan grup simetri dari persegi dengan operasi komposisi dimana

G={R 90 , R180 , R270 , R360 , H , V , D1 , D2 } . G X G didefinisikan sebagai berikut:

atau


R90
R180
R270
R360
H
V
D1
D2

R90
R180
R270
R360
R90
D2
D1
H
V

Diberikan pula (
kanan dari

R180
R270
R360
R90
R180
V
H
D2
D1

R270
R360
R90
R180
R270
D1
D2
V
H

R360
R90
R180
R270
R360
H
V
D1
D2

N , ) adalah subgrup dari

H
D1
V
D2
H
R360
R180
R90
R270

V
D2
H
D1
V
R180
R360
R270
R90

( G , ) dengan

D1
V
D2
H
D1
R270
R90
R360
R180

D2
H
D1
V
D2
R90
R270
R180
R360

N={R 180 , R360 } . Koset-koset

N adalah sebagai berikut:

N R90={R270 , R90 }

N H={V , H }

N R180={R 360 , R 180 }N V ={H , V }


N R270={R 90 , R270 }N D1={D 2 , D1 }
N R360={R 180 , R 360 }N D2 ={D 1 , D2 }
Koset-kosetkanan yang berbedadari N={ { R90 , R 270 } , { R180 , R360 } , { H , V } , { D 1 , D 2 } }
sehingga
Maka

[ G: N ]= 4
[ G: N ]|N|=4.2=8=|G|

Banyaknya pembuktian pada teori grup (berhingga) memiliki bermacam teknik perhitungan,
beberapa di antaranya adalah yang sedang dipelajari. Jika
subhimpunan dari

G adalah grup dan H , K adalah

G , kita notasikan dengan himpunan HK={ ab|a H ,b K } ; koset kanan

atau kiri dari subgroup merupakan kasus khusus. Jika

H ,K

adalah subgrup, maka

HK

belum tentu subgrup.

Teorema 4.7.Diberikan

|HK|=

dan

dalah subgroup berhingga dari grup

G . Maka

|H||K|
.
|H K|

Akan dibuktikanbahwajika

|H||K|
.
H <G , K <G , |H|< , |H|< maka |HK|=
|H K|

Bukti:
Misalkan

C=H K , akan dibuktikan bahwa H K < K

1. Akan ditunjukkanbahwa

HK

H <G maka e H

K <G maka e K
e H K
e H K H K
2. Akan ditunjukkanbahwa

HK K

Misalkan

C H K C H dan C K

diperoleh

C H K maka C K

HK K

3. Jika C1 , C2 H K akan ditunjukkan bahwa C C 1 H K


1 2

C1 H K C 1 H dan C1 K
C2 H K C2 H dan C2 K
C21 H dan C21 K ( karena H dan K subgrup )
Sehinggadiperoleh
1
C1 C2 H (karena H grup)

C1 C21 K (karena K grup)


C C 1 H K
1 2
Jaditerbuktibahwa

HK<K

Dari pembuktian sebelumnya diperoleh


Misalkan

C<K , dengan C=H K

[ K :C ] =[ K : H K ] =n

BerdasarkanAkibat 4.6 (Lagrange) maka

|K|=[ K : H K ] H K

H K
|K| .....................................................................................(**)
n=

C<K maka berdasarkan Akibat 4.3 (i) diperoleh


K=C k 1 C k 2 C k n , k i K ...........................................(***)

Selanjutnyaakandibuktikanbahwa

HC=H

HC H
Misalkan h1 H , c 1 C

maka berdasarkan notasi yang telah disebutkan sebelumnya (

HK ={ ab|a H ,b K } diperoleh h1 c 1 HC

C=H K maka c 1 H K sehingga diperoleh c 1 H . Karena h1 H maka


h1 c 1 H ( H subgrup).

HC H

H HC

h H eh H
Karena

C<H maka e C

h H ,e C maka eh HC
h HC
Karena

h H dan h HC maka H HC

Jaditerbuktibahwa

HC=H

Sustitusipersamaaan (***) pada

HK diperoleh

HK =H ( C k 1 C k 2 C k n )
Akan dibuktikanbahwa H ( C k 1 C k 2 C k n ) =HC k 1 HC k 2 HC k n

H ( C k 1 C k 2 C k n ) HC k 1 HC k 2 HC k n
Misalkan m H ( C k 1 C k 2 C k n )
Maka

m=hk , dengan h H , k C k 1 C k 2 C k n

Karena C k 1 C k 2 C k n gabungan yang saling lepas maka hk HC k i , dengan

i I , 1 i n .
m H ( C k 1 C k 2 C k n ) m=hk HC k i
maka H ( C k 1 C k 2 C k n ) HC k 1 HC k 2 HC k n

HC k 1 HC k 2 HC k n H ( C k 1 C k 2 C k n )
Misalkan m HC k 1 HC k 2 HC k n

Karena HC k 1 HC k 2 HC k n gabungan yang saling asing maka m HC k i , dengan

i I .
m=hc k i dengan h H , c k i C k 1 C k 2 C k n
sehinggadiperoleh hc k i H ( C k 1 C k 2 C k n )

m H ( C k 1 C k 2 C k n )
m HC k 1 HC k 2 HC k n m H ( C k 1 C k 2 C k n )

maka

HC k 1 HC k 2 HC k n H ( C k 1 C k 2 C k n )
Jaditerbuktibahwa H ( C k 1 C k 2 C k n ) =HC k 1 HC k 2 HC k n
Berdasarkanpembuktian di atasmaka

HK=HC k 1 HC k 2 HC k n
(karena

H k 1 H k 2 H k n
diperoleh

HC=H )

|HK|=|H k i||n|

|H||n|

(berdasarkan Teorema 4.2 (iii))

Substitusipersamaan (**) pada

|HK|

diperoleh

|K|
|HK|=|H|
|H K|

|H||K|

|H K|

Proposisi 4.8
Jika

H < G dan K <G (H dan K subgrupdari G), maka [ H : H K ] [G : K ] .

Jika

[G : K ] berhingga, maka [ H : H K ] =[G : K ] jika dan hanya jika G=KH .

Bukti:
Misalkan:

A adalah himpunan dari semua koset kanan H K di H , atau dapat dituliskan dengan
A= { ( H K ) hihi H , mutual disjoint }

|A|=[ H : H K ]
B adalah himpunan dari semua koset kanan K di G .
B={ KgigiG , mutual disjoint }

B={ Khihi H ,mutual disjoint }

(Karena H < G)

|B|= [ G : K ]
Didefinisikan pemetaan

: A B yang memetakan ( H K ) h Kh;h H .

Pertama akan ditunjukkan bahwa


Ambil sembarang
maka

well-defined.

( H K ) h , ( H K ) h' A , akan dibuktikan jika ( H K ) h '=( H K ) h

Kh=Kh .

Perhatikan, jika

( H K ) h=( H K ) h' , berdasarkan Akibat 4.3 (iii), maka h ' h1 H K K

.
Karena

h ' h1 K , maka berdasarkan Akibat 4.3 (iii), akan diperoleh Kh=Kh .

Maka well-defined.

Akan ditunjukkan

injektif.

Ambil sembarang

Kh , Kh B , akan dibuktikan jika Kh=Kh , maka

( H K ) h ' =( H K ) h .
Perhatikan, jika

Kh=Kh , berdasarkan Akibat 4.3 (iii), maka h ' h1 K .

Di sisi lain, dari definisi pemetaan

, h , h ' H dan H subgrup dari G , maka

h ' h1 H .
Hal ini mengakibatkan

h ' h1 H K , maka berdasarkan Akibat 4.3 (iii), diperoleh

( H K ) h '=( H K ) h .
Maka terbukti bahwa

injektif.

Perhatikan:

A= { ( H K ) hihi H }
A= ( H K ) h1 .(H K )hn (Akibat 4.3 (i))

|A|=|H K|n
B={ Khihi H }
B=K h1 . K hn

(Akibat 4.3 (i))

|B|=|K|n
H K K maka |H K||K| sehingga | A|B , hal ini mengakibatkan
.

[ H : H K ] = AB [G : K ]
Selanjutnya akan ditunjukkan jika
hanya jika

[G : K ] berhingga, maka [ H : H K ] =[G : K ] jika dan

G=KH .

Pembuktianakan dilakukandengan dua langkah:


1

akanditunjukkanbahwa

Untuk pembuktian yang pertama, jika


Hal ini dapat terjadi jika
maka haruslah
dibuktikan
yang berarti

jika dan hanya jika

[ H : H K ] =[G : K ]

[ H : H K ] =[G : K ]

surjektif

, berarti

AB.

adalah pemetaan yang bijektif. Telah dibuktikan injektif,

surjektif. Lebih lanjut, jika surjektif, maka AB dan telah

injektif, maka AB , hal ini membuktikan bahwa AB ,

[ H : H K ] =[G : K ]

akanditunjukkanbahwa

surjektif jika dan hanya jika G=KH .

Untukpembuktian yang kedua, perhatikanbahwahimpunankoset-kosetkanan K di KH adalah

{ Kk h1 , Kk h2 , , Kk h n }

, disisi lain kita tahu bahwa

( kh ) h1=k K yang mengakibatkan

Kkh=Kh , berdasarkan Akibat 4.3 (iii). Maka himpunan koset-koset kanan K di KH


dapat ditulis menjadi
di

{ K h1 , K h2 , , K hn }

yang merupakanhimpunankoset-kosetkanan

G berdasarkan definisi pemetaan . Maka dari sini diperoleh bahwa G=KH jika

dan hanya jika

surjektif (karena telah dibuktikan injektif).

Proposisi 4.9
Misalkan

H dan K adalah subgrup dengan indeks berhingga dari grup G . Maka

[ G: H K ]

berhingga dan

[ G: H K ] =[G : H ][G : K ]

[ G: H K ] [G : H ][G: K ]
jika dan hanya jika

Bukti:
Diketahui

[G : H ] dan [G : K ] berhingga.

. Lebih lanjut,

G=HK .

Pertama akan ditunjukkan


Karena

[ G: H K ]

berhingga.

H K K ,maka jelas bahwa [ H : H K ] [H : K ] .


(Teorema 4.5)

[G : K ]=[G: H ][H : K ]
karena

[G : H ] dan [G : K ] berhingga, maka [H : K ] berhingga.

Sehingga mengakibatkan

Selanjutnya
Karena

[H:H K]

berhingga.

[ G: H K ] =[ G : H ] [H : H K ]

(Teorema 4.5)

[G : H ] dan [ H : H K ] berhingga, maka [ G: H K ] berhingga.

Kedua akan ditunjukkan

[ G: H K ] [G : H ][G: K ]

.
(Proposisi 4.8)

[ H : H K ] [G : K ]
[G : H ] [ H : H K ] [G : H ][G: K ]
[ G: H K ] [G : H ][G: K ]

(Teorema 4.5)

Terbukti
Berikutnya akan ditunjukkan
(

[ G: H K ] =[G : H ][G : K ]

jika dan hanya jika

G=HK .

[ G : H K ] =[G :H ][G: K ] akandibuktikan G=HK

[ G: H K ] =[G : H ][G : K ]
[ G: H ] [ H : H K ] =[G : H ][G: K ]
[ H : H K ] =[G : K ]

(Teorema 4.5)

G=HK

(Proposisi 4.8)

()G=HK

akan dibuktikan

[ G: H K ] =[G : H ][G : K ]

G=HK

[ H : H K ] =[G : K ]

(Proposisi 4.8)

[ G: H ] [ H : H K ] =[G : H ][G: K ]
[ G: H K ] =[G : H ][G : K ]

(Teorema 4.5)

Terbukti bahwa [ G: H K ] =[G : H ][G : K ] jika dan hanya jika G=HK