Anda di halaman 1dari 2

182.

Delapan tahun kita tersiksa


Hilang harta ditolak rezeki
Sopan santun jika dijaga
Silang sengketa akan terjauhi
183.Putra satria berkeliling buana
Mencari pembina dunia jaya
Jika sesama saling mencinta
Pasti tercipta rasa bersama
184.Bertolak mereka hendak ke Koba
Berhenti berdua membantu doa
Layak bernama anak durhaka
Bagi penista ibu dan bapa
185.Guru muda tulus menanti
Dara Bangka si bunga desa
Ibu bapa harus dihormati
Jasa mereka tiada tara
186.Bala tentara terus siaga
Membela Negara jiwa satria
Membaca pustaka harus bisa
Karena dia guru juga
187.Bawa stupa terus keatas
Membaca sanjak di pagi jumat
Jasa ibu bapa harus dibalas
Kalau tidak menjadi kualat
188.Bajau dihalau lelah merana
Ikan kerapu dibeli batal
Kalau engkau telah kaya
Jangan ibu dijadikan pacal
189.Membajak ladang terluka kaki
Membidik teledu terkena macan
Anak yang tiada berbudi
Menghardik ibu bapa tak segan
190.Masa lampau jarang ke Jelitik
Aku lupa menuju kesana
Tanda engkau orang baik
Ibu bapa selalu didoa
191.Selangat Bangka satu laksa
Melintas ke Cupat dari Koba
Ingat selalu jasa ibu bapa
Memeras keringat demi kita

192.Baju celana bekas nelayan


Terkena onak di belakang rawa
Ibu bapa pantas teladan
Kepada anak besar imbasnya
193.Kepala batu sukar kelakar
Tidak sepakat bertindak kasar
Bapak ibu suka menatar
Kelak mendapat anak pintar
194.Binatang ternak jalan di huma
Dikejar kera main hama
Sayang anak jangan dimanja
Ajar dia rajin bekerja
195.Lepau tua menjaga beras
Hurup Rusia jangan diralat
Kalau suka bekerja keras
Hidup tiada akan melarat
196.Hari malam gelap-gulita
Pasang lilin jalan ke taman
Sopan santun budaya kita
Jadi kebanggaan zaman berzaman
197.Pergi berburu sampai ke sempadan
Dapat Kancil badan berjalur
Biar carik baju di badan
Asalkan hati bersih dan jujur
198.Pulau Pandan jauh ke tengah
Gunung Daik bercabang tiga
Hancur badan dikandung tanah
Budi yang baik di kenang juga
199.Ramai orang membeli jamu
Di bawah pokok cuaca redup
Bersungguh-sungguh mencari ilmu
Ilmu dicari penyuluh hidup