Anda di halaman 1dari 2

254.

Pergi ke Medan membeli ulos


Singgah di kedai membeli gulai
Jangan ajak aku membolos
Dorong aku jadi anak pandai
255.Jika ke kota beli kain kaca
Beli pita dua seuntai
Rajin menulis rajin membaca
Itu pertanda anak yang pandai
256.Di sana gunung di sini gunung
Di tengah-tengah gunung Rajabasa
Ke sana bingung ke situ bingung
Lebih baik ke sekolah saja
257.Kau mandi aku pun mandi
Kau renang aku pun renang
Jika kawan mampu mandiri
Beta pasti merasa senang
258.Bulu cenderawasih berkilauan
Burung merak sering menari
Walau kawan anak perantauan
Sidah jadi saudara sendiri
259.Tomat itu buat bumbu
Tidaklah enak dimakan mentah
Hormat selalu pada ibu
Jika disuruh jangan membantah
260.Ada jarum dan juga peniti
Jangan ditusuk pastilah sakit
Sesama teman jangan berkelahi
Tak ada guna badanpun sakit
261.Tanah tandus penuh batu
Tanah subur selalu gembur
Jika orang banyak berilmu
Sehat makmur sepanjang umur
262.Tinta hitam untuk menulis
Pensil warna untuk melukis
Ilmu itu tak pernah habis
Turun temurun ke ahli waris
263.Kertas putih untuk ditulis
Benang putih dibuat katun
Jika orang suka menulis
Sampai tua tak akan pikun

264. Pohon ceri subur tumbuhnya


Petik buahnya masukkan kantong
Saling memberi saling menerima
Saling bantu tolong menolong
265. Jalan-jalan naik bis kota
Melewati Sungai Musi
Ibu adalah orang tua kita
Yang harus kita sayangi
266.Lebaran Makan Ketupat
Jangan Lupa dengan Dagingnya
Siapa Sering makan Coklat
Hati-Hati Rusak Giginya
267.Bunga mawar bunga melati
Harum mewangi indah di taman
Orang sabar dan baik hati
Pasti disukai teman
268. Masuk istana berliku-liku
Bertemu dengan sang raja
Aku senang baca buku
Buku antarkan kemana saja
269.Makan pempek dengan tekwan
Kita makan dengan senang hati
Jangan pernah main hujan
Sakit demam sudah menanti
270.Bapak gendut mengelus perut
Cara kurus katanya gampang
Jangan sering jadi cemberut
Hati pasti takkan senang
271.Mari kawan kita menyerang
Gunakan taktik perang gerilya
Anak-anak haruslah tenang
Agar selamat sampai dewasa