Anda di halaman 1dari 6

PERJANJIAN SEWA MENYEWA

Yang bertanda tangan dibawah ini kami :


Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
I.

Nama

Tempat dan Tgl lahir


Kartu Tanda Penduduk

Drs. H. Suharno
: Bintuhan, 26 Juni 1954

Pekerjaan/Jabatan

Kepala Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem,


Kabupaten

Sleman,

Propinsi

Daerah

Istimewa

Yogyakarta
Alamat

Jamblangan, Rt 01 Rw 21, Desa Purwobinangun,


Kecamatan

Pakem,

Kabupaten

Sleman,

Propinsi

Daerah
Istimewa Yogyakarta
Dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut diatas sehingga untuk dan atas
nama

serta sah mewakili Pemerintah Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem,

Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,


Yang menyewakan, untuk selanjutnya disebut juga sebagai :
-----------------------------------PIHAK PERTAMA----------------------------------------II.

Nama

Tempat dan Tgl lahir


Kartu Tanda Penduduk

Drs. Indranto
: Surakarta, 24 Mei 1952

33.7205.240552.0003

Pekerjaan

Karyawan

Alamat

Jl. Yosodipuro nomor : 106 A, Rt 003 Rw 012,

Kelurahan
Mangkubumen,

Kecamatan

Banjarsari,

Kota

Surakarta.
Yang menyewa, untuk selanjutnya akan disebut juga sebagai:
---------------------------------------PIHAK KEDUA--------------------------------------Pihak Pertama dan Pihak Kedua dengan ini menerangkan dan menyatakan, bahwa Pihak
Pertama dengan ini menyewakan kepada Pihak Kedua, dan Pihak Kedua menerangkan dan
menyatakan, telah menyewa dari Pihak Pertama berupa:
-

Kandang ternak sejumlah 9 (sembilan) unit yang terletak di Relokasi Sudimoro,


Pedukuhan Turgo, yang berdiri diatas tanah Kas Desa yang telah tercatat dalam Persil
nomor : 135 Klas : I dengan luas seluruhnya 5450 (lima ribu empatratus limapuluh )

meter persegi, persil mana telah diketahui keadaannya dengan seksama oleh
Kedua, sehingga para pihak menganggap tidak perlu untuk

Pihak

menjelaskannya lebih

lanjut dalam perjanjian ini.


Selanjutnya para pihak menerangkan dan menyatakan bahwa untuk menjaga agar supaya
di kemudian hari para pihak tidak memungkirinya, maka dengan ini Pihak Pertama dan
Pihak Kedua sepakat mengadakan perjanjian sewa-menyewa yang dilakukan dan diterima
dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
Pasal 1
1.

Perjanjian sewa menyewa ini berlaku untuk selama 10 (sepuluh) tahun terhitung mulai
tanggal Juni duaribu sepuluh (

-06-2010) dan oleh karenanya akan berakhir

dengan sendirinya pada tanggal juni duaribu duapuluh (07-06-2020);


2.

Apabila pada akhir jangka waktu tersebut para pihak sama-sama menghendaki
diperpanjangnya perjanjian sewa ini, maka para pihak dalam waktu selambatlambatnya 3 (tiga) bulan sebelum tanggal berakhirnya tersebut dapat menyatakan
kehendaknya kepada masing-masing pihak untuk perpanjangan dan mengenai harga
dan syarat-syarat perpanjangannya akan ditetapkan oleh kedua belah pihak.
Pasal 2

1.

Perjanjian sewa menyewa ini telah disepakati oleh kedua belah pihak dengan harga
Rp. 1.500.000,00 (satu juta limaratus ribu rupiah) pertahun untuk setiap kandang
ternak sehingga seluruhnya berjumlah Rp. 16.500.000,00 (enambelas juta limaratus
ribu rupiah) setiap tahunnya;

2.

Pihak Kedua berjanji dan mengikatkan diri pada Pihak Pertama untuk membayar
sejumlah uang tersebut dalam ayat (1) tersebut diatas selambat-lambatnya pada
tanggal tujuh Juni duaribu sepuluh (07-06-2010), dan untuk penerimaan uang
sejumlah tersebut para pihak akan membuat kuitansi tersendiri.

3.

Para pihak sepakat bahwa setiap 2 ( dua) tahun, harga sewa dalam perjanjian ini akan
ditinjau kembali dan jika terjadi kenaikan harga sewa, maka kenaikan harga sewa
ditentukan maksimal sebesar 5 % (lima persen);

4.

Para Pihak sepakat bahwa pembayaran harga sewa untuk setiap tahunnya akan
dibayarkan selambat-lambatnya setiap tanggal 10 April untuk tahun berjalan.
Pasal 3

1.

Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua, bahwa tanah dan bangunan kandang yang
disewakannya itu adalah :
a.

benar-benar milik/haknya atau dibawah kewenangan Pihak Pertama serta berhak


sepenuhnya untuk menyewakan dan oleh karenanya Pihak Pertama menjamin
dan membebaskan bahwa Pihak Kedua tidak akan mendapat tuntutan atau
gugatan berupa apapun dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak

terlebih dahulu atau turut mempunyai hak atas apa yang disewakannya dengan
akta ini ;
b.

tidak berada dalam suatu sengketa/perkara dan bebas dari sitaan dalam bentuk
apapun saat ini maupun yang akan datang.

2.

Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua bahwa apabila terjadi pergantian pimpinan
dalam pemerintahan desa maka perjanjian sewa menyewa ini tidak akan berakhir dan
akan diteruskan oleh yang menggantikan.
Pasal 4

Pihak Kedua mengakui bahwa, apa yang disewanya itu telah diterima dalam keadaan apa
adanya dan ia berjanji serta mengikatkan diri pula untuk menyerahkan kembali apa yang
disewa tersebut dalam keadaan kosong dari penghuni dan dalam keadaan

terpelihara

bilamana perjanjian sewa menyewa ini berakhir karena sebab apapun.


Pasal 5
1.

Pihak Kedua hanya diperbolehkan untuk mempergunakan apa yang disewanya


tersebut sebagai layaknya kandang ternak, yang diperlengkapi dengan sarana dan
prasarana sehingga dapat dipergunakan secara semestinya;

2.

Pihak Kedua berkewajiban untuk memelihara apa yang disewanya itu sebaik-baiknya
dan hanya boleh mempergunakan apa yang disewanya tersebut menurut sifatnya,
yaitu sebagaimana kandang ternak, termasuk mengadakan perbaikan-perbaikan
dan/atau pembetulan-pembetulan seperlunya atas beban dan biaya sendiri.

3.

Kecuali untuk perbaikan dan perawatan bangunan rumah tempat tinggal tersebut,
maka untuk setiap perubahan, Pihak Kedua akan memberikan pemberitahuan terlebih
dahulu kepada Pihak Pertama, dengan ketentuan bahwa semua biaya yang berkenaan
dipikul dan dibayar sepenuhnya oleh Pihak Kedua.

4.

Pihak Pertama dengan akta ini pula memberikan persetujuan kepada Pihak Kedua
untuk merubah, menambah dan atau merombak bangunan kandang yang disewanya
tersebut. Namun ketika masa sewa berakhir karena apapun juga segala perbaikan
tersebut menjadi miliknya (Pihakpertama.

5.

Kerusakan-kerusakan besar yang tidak termasuk pemeliharaan biasa, diantaranya


karena kesalahan konstruksi atau sebab-sebab lain yang timbul bukan karena
kesalahan Pihak Kedua atau force majeur termasuk pula pekerjaan lain yang
diharuskan oleh yang berwajib harus diperbaiki, dan diselesaikan selekas mungkin
atas biaya Pihak Pertama;

6.

Apabila Pihak Pertama atas teguran tertulis pertama dari Pihak Kedua, tidak
melaksanakannya, maka Pihak Kedua berhak untuk melakukan perbaikan-perbaikan
yang diperlukan tersebut dan biaya-biaya yang berkenaan dipikul dan dibayar

sepenuhnya oleh Pihak Pertama ditambah

dan atau diperhitungkan terhadap biaya

sewa berikutnya..
7.

Kedua belah pihak dibebaskan dari tuntutan hukum, bilamana tidak terpenuhinya
pelaksanaan perjanjian ini disebabkan karena keadaan memaksa (force majeure),
termasuk tetapi tidak terbatas pada kejadian-kejadian yang diakibatkan oleh bencana
alam, banjir, gempa bumi, angin topan, pemberontakan, perang dan huru-hara.
Pasal 6

Selama jangka waktu sewa belum berakhir Pihak Kedua diperbolehkan untuk memindahkan
atau mengoperkan apa yang disewanya tersebut kepada orang/badan atau pihak lain baik
untuk sebagian maupun untuk seluruhnya, asalkan diberitahukan kepada Pihak Pertama
secara tertulis selambat-lambatnya 2 (dua) minggu sebelumnya
Pasal 7
1.

Pihak Kedua akan menyerahkan kembali kepada Pihak Pertama apa yang disewanya
tersebut dalam keadaan kosong dari penghuni, selambat-lambatnya 30 (tigapuluh)
hari setelah berakhirnya jangka waktu sewa, dan apabila oleh sebab apapun Pihak
Kedua terlambat menyerahkan kembali apa yang disewanya tersebut kesalahan mana
cukup dibuktikan dengan lewatnya waktu yang ditetapkan, maka Pihak Kedua
dikenakan denda yang harus dibayar sebagai ganti kerugian kepada Pihak Pertama
sebesar Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah) setiap bulan keterlambatan, denda mana
harus dibayar seketika dan sekaligus;

2.

Apabila Pihak Kedua belum mengosongkan dan menyerahkan apa yang disewanya
tersebut kepada Pihak Pertama setelah berakhirnya jangka waktu sewa tersebut maka
Pihak Pertama berhak untuk melaksanakan pengosongan
Pasal 8

1.

Selama masa sewa berlaku, semua rekening pemakaian aliran listrik, serta biayabiaya atau dana-dana yang berhubungan dengan kemasyarakatan seperti dana
kampung, kebersihan dan lain-lainnya dipikul dan dibayar sepenuhnya oleh Pihak
Kedua, demikian juga segala macam kerugian akibat kelalaian Pihak Kedua, seperti
misalnya pemutusan aliran listrik, karena tidak dibayar rekeningnya hingga perlu
dipulihkan hubungannya, menjadi tanggungan dan resiko Pihak Kedua.

2.

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selama sewa menyewa ini berlangsung menjadi
beban dan tanggung jawab serta dibayar sepenuhnya oleh Pihak Kedua.

3.

Bilamana pada saat penyerahan rumah tersebut oleh Pihak Kedua kepada Pihak
Pertama, biaya pemakaian aliran listrik serta biaya-biaya lainnya yang menjadi
kewajiban Pihak kedua untuk bulan yang bersangkutan belum dilunasi, maka Pihak
Kedua wajib menitipkan uang kepada Pihak Pertama berikut kwitansi bulan-bulan

sebelumnya atas pembayaran berkenaan, sebesar jumlah pembayaran tertinggi yang


pernah dilakukan oleh Pihak Kedua
Pasal 9
1.

Pihak Kedua berkewajiban atas biaya, tanggungan dan resikonya sendiri memenuhi
semua peraturan yang berlaku dari yang berwenang, antara lain peraturan tentang
kesehatan,

keamanan,

kesusilaan

dan

ketertiban

umum

sehubungan

dengan

pemakaian bangunan kandang tersebut;


2.

Pihak Kedua menjamin Pihak Pertama, bahwa yang tersebut paling akhir ini kelak
tidak akan mendapat tuntutan, dakwaan, teguran dan/atau peringatan dalam bentuk
apapun dan dari siapapun mengenai hal tersebut dalam ayat 1 (satu) pasal ini.
Pasal 10

1.

Hal-hal yang belum atau tidak cukup diatur dalam akta ini serta segala perselisihan
yang mungkin timbul antara para pihak dikemudian hari mengenai perjanjian sewa
menyewa ini, akan diatur dan diselesaikan dengan cara musyawarah, yang akan
dituangkan secara tertulis oleh kedua belah pihak sebagai perjanjian tambahan, yang
merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan akta ini;

2.

Bilamana atas perselisihan dimaksud antara kedua belah pihak

tidak diperoleh

penyelesaian, maka para pihak memilih domisili yang tetap dan umum di Kantor
Kepaniteraan Pengadilan Negeri Sleman.
Demikian perjanjian sewa menyewa ini kami buat dengan sesungguhnya dan sebenarbenarnya dengan itikad baik, dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani tanpa ada
tekanan maupun paksaan dari pihak manapun.

Apabila perjanjian ini tidak benar maka

kami sanggup menangung segala akibat hukumnya.


Dibuat dalam 2 (dua) rangkap yang isi dan bunyinya sama untuk masing-masing pihak
mendapat 1 (satu) rangkap sebagai bukti.
Dibuat di Sleman, tanggal
PIHAK PERTAMA

PIHAK KEDUA

YANG MENYEWAKAN

PENYEWA