Anda di halaman 1dari 13

GOD BLESS

US ^^

VISUM ET REPERTUM DAN


RAHASIA KEDOKTERAN
PP No. 10 tahun 1966
Pasal

1 PP No. 10 TAHUN 1996

Yang dimaksud dengan rahasia kedokteran ialah


segala sesuatu yang diketahui oleh orang-orang
tersebut dalam pasal 3 pada waktu atau selama
melakukan
pekerjaannya
dalam
lapangan
kedokteran.

Pasal

2 PP No. 10 TAHUN 1996

Pengetahuan tersebut pasal 1 harus dirahasiakan oleh


orang-orang yang tersebut dalam pasal 3, kecuali apabila
suatu peraturan lain yang sederajat atau lebih tinggi
daripada Peraturan Pemerintah ini menentukan lain.

Pasal

3 PP No. 10 TAHUN 1996

Yang diwajibkan menyimpan rahasia yang dimaksud


dalam pasal 1 ialah:
a. tenaga kesehatan menurut pasal 2 Undang-undang
tentang Tenaga Kesehatan (Lembaran Negara tahun 1963
No. 79).
b. mahasiswa kedokteran, murid yang bertugas dalam
lapangan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan,
dan orang lain yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

PASAL 2 UU Tentang TENAGA


KESEHATAN
Yang dimaksud dengan Tenaga Kesehatan dalam undang-undang
ini, ialah :

I.Tenaga
Kesehatan
sarjana, yaitu :
a.dokter;
b.dokter-gigi;
c.apoteker;
d.sarjana-sarjana

lain dalam
bidang kesehatan;

II.Tenaga Kesehatan
sarjana-muda, menengah
dan rendah:
a.dibidang

farmasi : asistenapoteker dan sebagainya;


b.dibidang kebidanan: bidan
dan sebagainya;
c.dibidang
perawatan:
perawat,
physio-terapis
dan
sebagainya;
d.dibidang
kesehatan
masyarakat : penilik kesehatan,
nutrisionis dan lain-lain;
e.dibidang-bidang

kesehatan lain

Hukuman Bagi Pelanggar Simpan


Rahasia Kedokteran
PP

No. 1 tahun 1966 hukuman


administratif
KUHP hukuman pidana

PASAL 4 PP No 10 TAHUN
Terhadap pelanggaran ketentuan mengenai: wajib
1966
simpan rahasia kedokteran yang tidak atau tidak
dapat dipidana menurut pasal 322 atau pasal 112
Kitab Undang-undang Hukum Pidana, Menteri
Kesehatan dapat melakukan tindakan
administratif berdasarkan pasal 11 Undangundang tentang Tenaga Kesehatan.

PASAL 112 KUHP

Barang siapa dengan sengaja


mengumumkan surat-surat, berita-berita
atau keterangan-keterangan yang
diketahuinya bahwa harus dirahasiakan
untuk kepentingan negara, atau dengan
sengaja memberitahukan atau
memberikannya kepada negara asing,
diancam dengan pidana penjara paling
lama tujuh tahun

PASAL 322 KUHP


(1) Barang siapa dengan sengaja membuka
rahasia yang wajib disimpannya karena
jabatan atau pencariannya, baik yang
sekarang maupun yang dahulu, diancam
dengan pidana penjara paling lama
sembilan bulan atau pidana denda paling
banyak sembilan ribu rupiah.
(2) Jika kejahatan dilakukan terhadap
seorang tertentu, maka perbuatan itu
hanya dapat dituntut atas pengaduan
orang itu.

Sesuai dengan adagium lex


spesialis derogate lex generalis
wajib simpan rahasia
kedokteran tidak berlaku
bagi dokter yang membuat VeR

PERANAN VISUM ET REPERTUM


Kepentingan

peradilan sarana
pembuktian

PENUTUP

KESIMPULAN

PENUTUP

SARAN

bagi Institusi Kepolisian Republik


Indonesia dan Kedokteran Forensik
Indonesia
bagi Bagian Instalasi Kedokteran
Forensik sebaiknya semua Visum et
Repertum