Anda di halaman 1dari 5

UNIKA WIDYA MANDALA SURABAYA

FAKULTAS EKONOMI

Jl. Dinoyo 42-44, Surabaya 60265 Tlp: 5678478

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TH. AJARAN 2013/2014


MATAKULIAH
JURUSAN
HARI, TANGGAL UJIAN
WAKTU
KELENGKAPAN

: AKUNTANSI KEUANGAN 2
: AKUNTANSI S1
: RABU, 28 MEI 2014
: 120 MENIT
: TERTUTUP, KALKULATOR, BURAM

PETUNJUK: KERJAKAN SEMUA SOAL (5 SOAL) DI BAWAH INI.


SOAL 1. (NILAI: 20)
Bolt Construction company memiliki beberapa kontrak untuk membangun Gedung (masing-masing
kontrak dengan pelanggan yang berbeda).
Pada tahun 2012, kontrak yang ada antara lain:
Proyek
Kontrak
Biaya Kontrak
Estimasi Tambahan
Estimasi Proyek
tahun berjalan
Biaya untuk
selesai
menyelesaikan
A
$2,000,000
$500,000
$1,200,000
2015
B
$2,600,000
$1,800,000
$500,000
2013
Sedangkan tahun 2013, kontrak yang ada:
Proyek
Kontrak
Biaya Kontrak
Estimasi Tambahan
Estimasi Proyek
tahun berjalan
Biaya untuk
selesai
menyelesaikan
A
$2,000,000
$800,000
$800,000
2015
B
$2,600,000
$450,000
0
2013
C
$5,000,000
$500,000
$3,500,000
2016
D
$1,800,000
$1,500,000
$350,000
2014
E
$750,000
$600,000
0
2013
Diminta:
a. Buat Laporan Laba Rugi tahun 2013 apabila Bolt menggunakan percentage of completion method.
b. Buat Laporan Laba Rugi tahun 2013 apabila Bolt menggunakan cost recoverymethod.
SOAL 2. (NILAI: 10)
Pada 1 November 2013 Masha Corp menjual software Akuntansi ke Bear Corp seharga $3,500,000
meliputi Software akuntansi, biaya instalasi, dan biaya pelatihan ke karyawan selama 6 bulan.
Dikarenakan Bear Corp pelanggan tetap, maka Masha memberikan trade discount sebesar 10% dan
dibayar oleh Bear Corp secara tunai (Lunas). Fair value dari software akuntansi sebesar $3,200,000,
biaya instalasi $200,000 dan biaya pelatihan $100,000. Selain itu, Masha menawarkan maintenance untuk
update software dengan biaya $300,000/tahun dan Bear setuju untuk kontrak 1 tahun ke depan dimana
akan dibayar pada akhir bulan ketiga.
Diminta: Buat semua jurnal yang diperlukan untuk tahun 2013.
SOAL 3. (NILAI: 30)
Pada tanggal 1 Januari 2012, Carlson Company menyewakan peralatan kepada Johnson Company dengan
kriteria sebagai berikut:
1. Kos dan nilai wajar peralatan tersebut adalah $11,149.06.
2. Initial direct cost Carlson Company tidak material.
3. Jangka waktu sewa 4 tahun, dengan pembayaran sewa tahunan sebesar $3,000 yang diterima setiap
awal tahun.
4. Estimasi umur ekonomis peralatan adalah 5 tahun dan terdapat nilai sisa sebesar $2,000 pada akhir
masa sewa yang tidak dijamin oleh Johnson Company.
5. Tingkat bunga implisit Carlson Company adalah 14%.
6. Johnson Company membayar semua executory cost.
7. Peralatan dikembalikan kepada Carlson Company pada tahun ke-4, tidak ada opsi untuk memperbarui
sewa atau opsi penawaran pembelian.

Diminta:
1. Tentukan jenis sewa ini bagi Carlson Company dan Johnson Company.
2. Buatlah skedul amortisasi sewa bagi Carlson Company.
3. Buatlah semua jurnal yang diperlukan oleh Carlson Company dan Johnson Company pada tahun
2012.
SOAL 4. (NILAI: 30)
PT Godzilla menggunakan metode perpetual untuk mencatat nilai persediaannya, metode cadangan bila
ada kerugian nilai persediaan, dan metode pencadangan dalam kerugian nilai piutang.
Data yang ditemukan PT Godzilla pada catatan akuntansinya:
1. Perabotan A dibeli tanggal 1 Januari 2012, umur 8 tahun, cost $5,000,000, nilai sisa $250,000.
Depresiasi menggunakan metode garis lurus sampai akhir tahun 2013. Tanggal 1 Januari 2014 diubah
total umur ekonomisnya menjadi 4 tahun saja, nilai sisa nihil, tetapi akuntan perusahaan telah keliru
mencatat dengan dasar yang lama.
Mesin A dibeli tanggal 1 Januari 2013, umur 4 tahun, cost $500,000, tanpa nilai sisa. Mesin tersebut
pada saat dibeli telah salah dicatat sebagai beban pada tahun 2013. Perusahaan menggunakan metode
garis lurus untuk penyusutannya.
Beban depresiasi kendaraan A sebesar $20,000 tahun 2013 lupa dicatat dan untuk kendaraan B, beban
depresiasi tahun 2014 terlalu tinggi $5,000.
Rumah yang dibeli 1 Januari 2013, sebesar $4.800.000, dengan alokasi harga pasar tanah $3,500,000
dan bangunan rumahnya $1,500,000. Bangunan ini diestimasi berumur 20 tahun, tanpa nilai sisa,
metode depresiasi garis lurus. Akuntan mengalokasikan depresiasinya dari nilai $4,800.000.
2.
Persediaan akhir tahun 2012 dan 2013 berturut-turut dicatat terlalu rendah $30,000 dan $35,000,
sedangkan akhir tahun 2014 terlalu tinggi $40,000.
Ada nilai persediaan pada 2014 yang rusak karena cacat sebesar $15,000. Kerugian tersebut langsung
dibebankan dengan mendebit pada laba ditahan.
Barang dagangan dengan harga perolehan $25,000, dan djual kredit dengan gross profit 20% terhadap
nilai penjualan. Penjualan barang ini dicatat keliru dengan menggunakan metode fisik/periodik dengan
menggunakan nilai harga perolehan sebesar $25,000.
Barang dikirim konsinyasi sebesar $150,000 (harga jual), telah diakui sebagai penjualan akrual, mark
up 20% dari nilai harga perolehan.
3. Premi asuransi sebesar $12,000 yang dibeli untuk 2 tahun ke depan mulai 1 November 2014, oleh
perusahaan dicatat sebagai asuransi dibayar di muka dan belum dilakukan jurnal penyesuaian sampai
31 Desember 2014.
Beban Iklan akrual terlalu rendah berturut-turut mulai tahun 2012 sampai 2014 adalah $10,000,
$20,000, dan $30,000 (Beban iklan diakui saat pembayaran pada periode berikutnya).
Beban kerugian piutang yang masih belum diakui sebesar $5,000, terdiri dari $2,000 dari penjualan
tahun 2012 dan $1,750 dari penjualan tahun 2013, dan sisanya dari penjualan tahun 2014.
Beban kerugian piutang diestimasi dari nilai penjualan.
Beban kerugian piutang yang sudah diakui adalah: (dalam $)
Tahun 2012
Tahun 2013
Tahun 2014
Dari penjualan tahun 2012
2,500
1,500
500
Dari penjualan tahun 2013
1,750
250
Dari penjualan tahun 2014
1,000
Dividen yang diumumkan 28 Desember 2013, dan dibayarkan 5 Pebruari 2014 sebesar $25,000,
sampai akhir tahun 2014 belum dicatat.
Diminta: Buat jurnal koreksi dan jurnal penyesuaian yang diperlukan pada akhir tahun 2014 (faktor pajak
diabaikan).
SOAL 5. (NILAI: 10)
Berdasar PSAK no 25:
a. Apa yang dimaksud dengan penerapan retrospektif, penerapan prospektif dan penyajian kembali
retrospektif?
b. Bagaimana akuntan memilih perlakuan akuntansinya, bila mengalami kesulitan membedakan
perubahan kebijakan akuntansi dengan perubahan estimasi akuntansi?

SELAMAT MENGERJAKAN
Keep Calm and Fighting for The Exam

JAWABAN UAS AKUNTANSI KEUANGAN 2 GENAP 2013/2014


SOAL 1.
Proyek
A
B
Proyek
A
B
C
D
E

% penyelesaian
29.41
78.26
% penyelesaian
61.90
100%
12.5%
81.08
100%
Total

`Tahun 2012
Revenue
588,200
2,034,760

Expense
500,000
1,800,000

Tahun 2013
Revenue
1,238,000 588,200 = 649,800
2,600,000 2,034,760 = 565,240
625,000
1,459,440
750,000
4,049,480

Gross Profit/(Loss)
88,200
234,760

Expense
838,000
450,000
500,000
1,509,440
600,000
3,897,440

Gross Profit/(Loss)
(188,200)
115,240
125,000
(50,000)
150,000
152,040

Bolt Construction
Income Statement
For the year ended Dec 31, 2013
(percentage of completion method)
Revenue
Expense (CGS)
Gross Profit
Proyek
A
B
C
D
E
Total

Revenue
800,000
800,000
500,000
1,500,000
750,000
4,350,000

4,049,480
3,897,440
152,040
Tahun 2013
Expense
Gross Profit/(Loss)
800,000
0
450,000
350,000
500,000
0
1,500,000
0
600,000
150,000
3,850,000
500,000

Loss
100,000
0
0
50,000
150,000

Bolt Construction
Income Statement
For the year ended Dec 31, 2013
(cost recovery method)
Revenue
Expense (CGS)
Gross Profit
Other income & expense:
Loss from long term contract
Income before tax
SOAL 2.
Software
Instalasi
Pelatihan

3,200,000
200,000
100,000
3,500,000

4,350,000
3,850,000
500,000
150,000
350,000

(3,200,000/3,500,000) x 3,150,000
(200,000/3,500,000) x 3,150,000
(100,000/3,500,000) x 3,150,000

1/1/2013

Kas

31/12/2013

Penjualan Software
Pendapatan Instalasi
Pendapatan pelatihan diterima di muka
Pendapatan pelatihan diterima di muka
Pendapatan Pelatihan
Piutang Usaha
Pendapatan Maintenance

2,880,000
180,000
90,000
3,150,000

3,150,000
2,880,000
180,000
90,000
15,000
15,000
50,000
50,000

SOAL 3.
1. Jenis sewa bagi Carlson Company: Direct Financing Lease, karena kos dan nilai wajar peralatan
tersebut adalah sama sebesar $11,149.06.
Jenis sewa bagi Johnson Company: Finance Lease, karena salah satu kriteria Finance Lease terpenuhi,
yaitu jangka waktu sewa adalah 80% (4 tahun / 5 tahun) dari estimasi umur ekonomis peralatan yang
disewa.
2. Skedul Amortisasi Lease (dalam $):
Tahun
Pembayaran
Sewa Tahunan
1 Jan 2012
1 Jan 2012
3,000
1 Jan 2013
3,000
1 Jan 2014
3,000
1 Jan 2015
3,000
31 Des 2015
2,000

Bunga Piutang
Lease
1.140,87
880.59
583.87
245.61

3. Jurnal tahun 2012:


Tanggal
Carlson Company ($)
1 Jan 12 Piutang Lease 11,149.06
Peralatan
11,149.06
1 Jan 12
31 Des 12

Kas

3,000
Piutang Lease
Piutang Bunga 1,140.87
Pendapatan Bunga

3,000
1,140.87

Piutang Lease
3,000
1,859.13
2,119.41
2,416.13
1,754,39

Saldo Piutang
Lease
11,149.06
8,149.06
6,289.93
4,170.52
1,754.39
-

Johnson Company ($)


Peralatan yang Disewa Finance Lease
11,149.06
Liabilitas Lease
11,149.06
Liabilitas Lease
3,000
Kas
3,000
Beban Bunga
1,140.87
Hutang Bunga
1,140.87
Beban Depresiasi
2,787.27
Akumulasi DepresiasiPeralatan yang Disewa
2,787.27
(11,149.06/4 = 2,787.27)

SOAL 4.
1.
Nilai Buku 1 Januari 2014: 5.000.000 1.187.500 = 3.812.500
Beban Depresiasi - Perabotan A
1.312.500
Akumulasi Depresiasi - Perabotan A
1.312.500
Mesin - A
Laba Ditahan
Akumulasi Depresiasi - Mesin A

500.000

Beban Depresiasi - Mesin A


Akumulasi Depresiasi - Mesin A

125.000

Laba Ditahan
Akumulasi Depresiasi - Kendaraan A
Akumulasi Depresiasi - Kendaraan B
Beban Depresiasi - Kendaraan B
Akumulasi Depresiasi - Bangunan
Laba Ditahan

375.000
125.000
125.000
20.000
20.000
5.000
5.000
168.000
168.000

Beban Depresiasi - Bangunan


Akumulasi Depresiasi - Bangunan

72.000

CGS

40,000

72.000

2.
Persediaan
Laba Ditahan
Kerugian Persediaan (Laba Rugi)
Laba ditahan
Piutang Usaha
Penjualan

5,000
35,000
15,000
15,000
6,250
6,250

CGS

25,000
Persediaan

25,000

Penjualan
Piutang usaha

150,000

Persediaan
CGS

125,000

150,000
125,000

Barang konsinyasi yang dikirim dicatat dengan Memo.


3.
Beban Asuransi
Asuransi dibayar di muka
Laba ditahan
Beban iklan
Hutang biaya
Laba Ditahan
Beban Kerugian Piutang
Cadangan Kerugian Piutang
Laba Ditahan
Kas

1,000
1,000
20,000
10,000
30,000
4,500
500
5,000
25,000
25,000

SOAL 5.
a. Penerapan retrospektif adalah penerapan kebijakan akuntansi baru untuk transaksi, peristiwa, dan
kondisi lain seolah-olah kebijakan tersebut telah diterapkan.
Penerapan prospektif adalah perubahan kebijakan akuntansi dan pengakuan dampak perubahan
estimasi akuntansi, masing-masing adalah:
- Perubahan kebijakan akuntansi baru untuk transaksi, peristiwa, dan kondisi lain yang terjadi
setelah tanggal perubahan kebijakan tersebut, dan
- Pengakuan dampak perubahan estimasi akuntansi pada periode berjalan dan periode
mendatang yang dipengaruhi oleh perubahan tersebut.
Penyajian kembali retrospektif adalah koreksi pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan jumlah
unsur-unsur laporan keuangan seolah-olah kesalahan periode lalu tidak pernah terjadi.
b. Bila mengalami kesulitan membedakan perubahan kebijakan akuntansi dengan perubahan estimasi
akuntansi maka perubahan tersebut diperlakukan sebagai perubahan estimasi akuntansi (par.35)