Anda di halaman 1dari 13

Sejarah yan yg membanggakan publik

Publik percaya keahlian perawat memberi askep


Jika praktik tdk diproteksi, kepercayaan luntur.
Bagaimana mempertahankan/meningkatkan mutu?
Salah satu jawaban atas pertanyaan ini: Standar!!!
Standar mencerminkan visi utk paraktik profesional
Tdk hanya merupakan identifikasi tugas/langkah/saran
Tdk dpt disalin dari buku & diterapkan semua
organisasi, kelompok perawat atau populasi pasien.

Standar adalah
Level kinerja (performance) yg diinginkan & dpt dicapai di mana
kinerja aktual dpt dibandingkan, memberi petunjuk kinerja & mana
yg tdk cocok atau tdk dpt diterima.
Pernyataan kebutuhan RN utk dijalankan sebagai profesional kep.
Secara umum mencerminkan nilai profesi kep & memperjelas
harapan profesi dari anggotanya.
Nilai/acuan yg menentukan level praktik terhadap staf atau kondisi
pasien atau sistem yg telah ditetapkan utk diterima sampai pd
wewenang tertentu (Schroeder, 1991).
Beberapa komponen dari definisi ini: Standar harus tertulis,
mencerminkan sistem nilai yg konsisten, digambarkan jelas.
Secara komprehensif menguraikan semua aspek profesionalisme,
termasuk sistem, praktisi & pasien.
Standar jelas, ringkas & tepat dalam mengarahkan.
Standar dilegitimasi melalui proses autorisasi yg tepat oleh staf,
hierarki kep, staf medis, kepala departemen & stuktur komite.

Standar adalah
Standar menggambarkan fokus kep prof dlm setting tertentu.
Mencerminkan kebutuhan yg unik dari sekelompok pasien
Pencerminan kemampuan & SDM prof.
Menyajikan keiteria di mana praktik semua perawat (RN) diukur
publik, klien, employer, kolega, perawat itu sendiri.
Tujuan utama profesi: Meningkatkan & mempertahankan praktik
anggota, memperluas basis pengetahuan yg terpisah & beda dari
profesi lain.
Prof kep mempunyai sasaran: Berjalannya praktik kep. yg tepat &
aman, diatur sendiri oleh perawat untuk kepentingan publik &
dicapai dgn mempertahankan praktik yang baik, mencengah hasil yg
buruk & melakukan intervensi bila paktik tdk direrima.

Mengapa harus ada standar?


Standar diperlukan meningkatkan, menuntun & mengarahkan praktik.
Praktik kep didefinisikan sebagai kinerja yankes yg memerlukan
penerapan pengetahuan & ketrampilan kep prof meliputi:
Meningkatkan, mempertahankan & mengembalikan kes. publik
Mengajarkan tiori atau praktik kep.
Melakukan konseling terhadap pasien dalam rangka perkes
Mengkoordinasikan yankes
Terbitan dlm adm, edukasi, konsultasi, pengajaran/penelitian
Tujuan penting lainnya mencakup proteksi terhadap publik,
pengaturan praktik perawat, pemberian ijin institusi pendidikan kep,
pembuatan pedoman adm, menafsirkan harapan publik & profesional
yankes lainnya thdp praktik perawat & acuan legal utk praktik yg
layak.

Filosofi dan prinsip yang


mendasari standar
Kita sebagai perawat percaya bahwa:
Knowledge yg digunakan menuntun praktik berasal dari penelitian kualitatif/
kuantitatif & pengalaman.
Kes: Sejauh mana indifidu/kelompok menyadari aspirasi, memenuhi kebutuhan &
mengubah/menyesuaikan diri pd lingkungan.
Kes. merupakan bagian keseharian bukan hanya sebagai objek kehidupan.
Yankes mempunyai arti lebih dari melakukan intervensi bila seseorang sakit,
tetapi mencengah sakit & meningkatkan derajat kes, mencapai kes utk semua.
Promkes: Proses memberdayakan individu utk meningkatkan kendali diri &
meningkatkan derajat kes mereka sendiri.
Hub terapeutik yg terjalin P-K didasarkan pd kesadaran bahwa individu mampu
mengambil keputusan atas hidup mereka. Mereka adalah mitra dalam proses
pengambilan keputusan.
Calling, melekat dalam hub terapeutik P-K, dibangun atas dasar saling percaya,
respek, intimasi & kebutuhan memahami & bertindak sesuai masalah yg
dirasakan pasien.

Dasar Pembuatan Standar:

Profesional bertanggung jawab & bertanggung


gugat pd publik tentang kinerja mereka
Praktik prof didasarkan atas body of knowlidge
yang spesifik
Menerapkan pengetahuannya
Terikat oleh kode etik
Menyediakan pelayanan kepada publik
Mengatur diri sendiri

Tipe Standar Keperawatan


2 katagori standar kep yg diterima secara luas: Standar
asuhan (standar of care) yg menguraikan level asuhan yg
akan diterima pasien & standar praktik (standar of
practice) atau harapan terhadap kinerja perawat dlm
memberikan asuhan.
Aktifitas pemantauan & evaluasi memastikan bahwa level
perawatan pasien & kinerja perawat telah dicapai dgn baik.
2 macam kinerja ini dirancang utk mendukung perawat
dlm praktik sehari-2 dgn menyediakan sruktur utk praktik
tsb & utk membantu perawat mengidentifikasi kontribusi
kep dlm perawatan pasien.

Standar praktik
Meliputi kebijakan, job description & performance standar).
Menuntun perawat melaksanakan perawatan.
Menetapkan level kinerja yang perlu diperlihatkan perawat utk
memastikan standar asuhan yg akan dicapai & menggambarkan
institusi tentang yg dpt dilakukan perawat.
Kebijakan menetapkan sumber-2 atau kondisi yg harus tersedia
utk menfasilitasi pemberian asuhan.
Uraian tugas mencerminkan konpetensi, pendidikan &
pengalaman yg diperlukan bagi semua staf yg memiliki
peran/posisi sebagai perawat.
Standar kinerja diturunkan dari uraian tugas & menyediakan
ukuran utk mengevaluasi level perilaku perawat yg didasarkan
atas pengetahuan, ketrampilan & pencapaian aktifitas kemajuan
profesional.

Standar Asuhan
Meliputi prosedur, standar asuahan genetik & rencana asuhan
(care plans).
Merupakan alat memastikan perawatan pasien yg aman &
memastikan hasil yg berasal dari pasien.
Prosedur: Uraian tahap-pertahap tentang bagaimana melakukan
keterampilan psikomotor & bersifat orientasi tugas.
Protokol meliputi 5 kategori utama: Manajemen pasien dgn
peralatan invasi, manajemen pasien dgn peralatan non invatif,
manajemen status fisik & psikologis serta diagnosa kep tertentu.
Standar asuhan generik menguraikan harapan asuhan minimal
yg disediakan bagi semua pasien di manapun pasien dirawat.
Rencana asuhan dibuat & biasanya mempunyai hub dgn
diagnosa medis & diagnosa kep.

Standar Struktur, Proses, Hasil


Organisasi/struktur kep biasanya dievaluasi menurut standar struktur,
aktifitas kep dievaluasi dgn standar proses & status pasien dievaluasi
dgn standar hasil.
Tetapi ketika tipe standar ini saling terkaitan dan dpt digunakan utk
mengevaluasi berbagai aspek dlm yankep.
Standar meliputi Set-up dari sebuah instansi.
Filosopi, tujuan dan sasaran, struktur organisasi, fasilitas dan
perawatan serta kualifikasi pegawai yakni beberapa komponen dari
struktur organisasi.
Standar proses mencakup aktivitas terakit dgn pemberian perawatan
pd pasein.
Standar ini mengukur tindakan perawatan.
Standar hasil mengukur perubahan status kes pasien.

Pernyataan standar sifatnya luas, mencakup


berbagai setting praktik
T. jawab & t. gugat: Mempertahankan standar praktik kep & perilaku
prof yg ditentukan organisasai profesi & institusi.
Specialized body of knowledge: praktik didasarkan atas ilmu kep
(Nursing scince) & ilmu lainnya.
Aplikasi pengetahuan yg kompeten: Menentukan status klien yg
berespons terhadap masalah kes yg aktual atau potensial,
merencanakan intervensi, melaksanakan intervensi yg telah
direncanakan & mengevaluasi hasil (outcomes) yg dicapai klien.
Kode etik: Memenuhi standar etik dari profesi kep
Memberi pelayanan kepada publik: Memberi yankep & berkolaborasi
dgn anggota tim yankes lainnya dlm memeberi yankes
Self-regulation: Memegang t. jawab primer utk mempertahankan
kompetensi, kesesuain praktik, mendapatkan pengetahuan &
keterampilan praktik kep prof.

KESIMPULAN
Praktik kep. prof harus terwujud dlm tatanan praktik nyata
yaitu pemberian asuhan langsung pd pasien, keluarga,
kelompok ataupun komunitas.
Menjamin mutu asuhan yang diberikan diperlukan ukuran
utk mengevaluasinya.
Standar kep. dibedakan 2 jenis yaitu standar asuhan &
standar praktik.
Profesi kep. harus mulai menata diri dengan membuat
standar untuk berbagai keperluan seperti pelayanan,
pendidikan & penelitian.
Yankep akan diterima & dipercaya komsumen bila mutu
pelayanan terjamin melalui standar baku & selalu
ditingkatkan secara kontiniu