Anda di halaman 1dari 12

Tugas Mata Kuliah

Pengantar bisnis 1
Tentang
Usaha Catering
Disusun Oleh :

Nur Amelia ( 25210114 )

KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan
makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun
tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui tentang
Genetika,yang disajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber buku dan
internet. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu
yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan
penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah, akhirnya makalah ini
dapat terselesaikan.
Makalah ini memuat tentang usaha catering , karena penyusun ingin
mendalami tentang cara membuka usaha catering dan ingin berbagi tentang usaha
catering tersebut.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada
pembaca. Dengan demikian penyusun mengucapkan terima kasih.

Bekasi, oktober 2010

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah.
Industri makanan merupakan industri yang paling prospektif
diindonesia maupun di dunia. Karena suatu sifatnya yang ada kaitannya dengan
urusan perut, maka industri makanan menjadi salah satu sektor yang takkan
lekang
dimakan
waktu.
Pesatnya industri tersebut, belakangan terus menggairahkan minat pengusaha
untuk menggarap bisnis makanan. Bukan hanya restoran dan kafe yang banyak
bermunculan. Namun, bisnis rumahan seperti bisnis katering yang saat ini banyak
bermunculan pun makin gencar bersaing di pasaran.
Karena tingginya tingkat kebutuhan, usaha ini menjadi bisnis yang cukup
menjanjikan. Dengan perpaduan menjalankan hobi sekaligus mendapatkan
keuntungan, bisnis ini menjadi sangat menarik terutama bagi kaum hawa, yang
memang biasanya lebih concern pada urusan yang satu ini. Menurut motivator
bisnis Kafi Kurnia, bisnis katering adalah bisnis yang paling disukai wanita, karena
berhubungan dengan dapur, yaitu masak memasak. Alasannya pertama karena
hobi, akses ke bisnis ini biasanya mudah. Kalaupun kita tidak memiliki keahlian
memasak, kita tinggal mencari koki atau juru masak. Kedua, membuka bisnis
katering, modal pertama cukup memanfaatkan dapur yang telah ada. Ketiga,
bisnis ini cukup di back-up pengetahuan yang relatif sederhana.
Jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat
menyebabkan kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap pangan semakin
meningkat pula. Semakin meningkatnya kebutuhan pangan tersebut,
mendatangkan
peluang-peluang
bisnis
yang
dapat
ditangkap
oleh
masyarakat Indonesia, salah satunya adalah bisnis catering . Bisnis ini banyak
diminati oleh masyarakat karena dianggap memiliki tingkat pengembalian modal
yang relatif cepat dan dapat memenuhi kebutuhan primer masyarakat. Hal ini
terlihat dari semakin banyaknya jumlah usaha catering yang berhasil dan
berkembang, baik untuk catering lokal maupun catering internasional.
Usaha katering merupakan usaha yang paling populer di bidang boga. Di
setiap kesempatan dan momen kita sering menjumpai aneka makanan enak yang
disajikan dengan menarik oleh pengusaha catering. Usaha catering merupakan
usaha yang cocok.

Bagi anda yang sibuk bekerja dan tidak mau repot memasak, menyiapkan
ini-itu pasti pilihan Anda akan jatuh pada jasa 'catering'. Tentunya Anda yang
ingin memulai usaha ini, harus memiliki keahlian khusus di bidang boga. Kalau
Anda memang gemar memasak dan ahli dalam membuat aneka jenis makanan dan
kue, peluang bisnis catering buka lebar.
Untuk pemula, Anda bisa memulai usaha ini dari usaha rumahan. Strategi
pemasarannya bisa dimulai dari mulut ke mulut ke tetangga, sanak saudara dan
teman Anda. Misalnya saja Anda bisa menawarkan bantuan ke tetangga Anda
yang sedang mengadakan acara arisan/ ulang tahun dengan menerima pesanan kue
atau masakan. Kalau untuk acara seperti ini tentunya jumlah pesanan tidaklah
banyak. Cukup mudah untuk tahap awal. Dan Anda tidak perlu khawatir untuk
masalah modalnya. Karena kelebihan dari usaha catering makanan adalah
keuntungan yang bisa sampai 2x lipat dari modal.
Dibawah ini penulis akan menyajikan beberapa contoh perkembangan pemasaran
katering pada umumnya dan khusus (catering sehat / diet catering), serta
pengertian akan katering
dan
konsep-konsep dalam pemasarannya.

B. Identifikasi masalah.
Berdasarkan latar belakang diatas penulis mengidentifiksikan masalah
sebagai berikut :
1. Bagaimana peluang usaha catering di Indonesia?
2. Apakah dengan memulai usaha catering akan mengembalikan modal dengan cepat?
3. Apakah akan mendapatkan keuntungan yang besar dalam menjalankan usaha
catering?
4. Bagaimana perkembangan pemasaran catering secara umum dan khusus?
5. Alasan apa yang menyebabkan Usaha katering tumbuh sangat cepat?

C. Pembatasan Masalah.
Peneitian dibatasi pada kebutuhan pangan kebanyakan
diIndonesia dan intensitas kesibukan masyrakat di Indonesia.

D. Perumusan Masalah.

orang

Berdasarkan pada identifikasi masalah, penulis merumuskan masalah


sebagai berikut :
1. Tingkatan apa sajakah yang dapat dijalankan dalam memulai usaha catering?
2. Apa saja dasar yang harus kita miliki dalam memulai usaha catering?
3. Berapa perkiraan modal yang diperlukan dalam memulai usaha catering?
4. Adakah kiat-kiat dalam menjalankan usaha catering?
5. Adakah peluang usaha sampingan dalam melakukan usaha catering?
6. Apa saja strategi promosi dalam melakukan usaha catering?
7. Apa saja perlatan yang dibutuhkan dalam memulai usaha catering?
8. Adakah perlengkapan penunjang catering?

E. Tujuan Penelitian.
Kita dapat mengetahui bagaimana cara memulai usaha catering, peluang
usaha catering, keuntungan yang akan didapat, dsb.

F. Manfaat Penelitian.
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai
bagaimana memulai usaha catering dengan benar.

BAB II
LANDASAN TEORI
Pengertian Jasa Boga/Catering, berasal dari kata kerja cater yang
berarti menyiapkan dan menyajikan makanan dan minuman untuk umum sebagai
pelepas lapar dan dahaga, sedangkan orang-orang yang menyajikannya disebut
caterer .
Dalam memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus
diketahui adalah peluang pasar dan bagaimanan menggaet order. Bagaimana

peluang pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis kita dan bagaimana cara
memperoleh order tersebut.
Yang kedua adalah kita harus mampu menganalisa keunggulan dan
kelemahan pesaing kita dan sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan
mereka baik dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas.
Yang ketiga adalah persiapkan mental dan keberanian memulai. Singkirkan
hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan perang batin antara berkeinginan
dan keraguan. Jangan lupa harus siap menghadapi resiko, dimana resiko bisnis
adalah untung atau rugi. Semakin besar untungnya maka resikonya pun semakin
besar. Yang terpenting adalah berani mencoba dan memulai. Lebih baik mencoba
tetapi gagal daripada gagal mencoba.
Pahami masalah operasional di bisnis Catering. Sebelum anda
menginvestasikan sejumlah uang di bisnis catering, ada baiknya anda
menginvestasikan waktu anda untuk belajar tentang bisnis yang ingin anda tekuni.
Anda bisa belajar dari orang-orang yang sudah sukses di bisnis ini, baik secara
terang-terangan (menggali informasi dari tangan pertama) ataupun secara diamdiam (dari penuturan media massa, cerita orang ketiga atau pengamatan
langsung.
Perkembangan Pemasaran catering Pada Umumnya di Indonesia adalah
pemasaran catering yang sudah mencuat kemana-mana, sudah ada banyak
perusahaan catering terletak di berbagai daerah pelosok indonesia, dan tujuan
perusahaan tersebut hanya satu yaitu bagaimana si pelanggan puas dengan
cateringnya
Perkembangan Pemasaran Catering Khusus. Dalam perkembangan
pemasaran catering khusus (yaitu makanan makanan sehat atau orang sering
menyebutnya dengan diet catering ini cukup berbeda perkembangannya dengan
katering yang pada umumnya di pasaran. Bahkan mungkin masih bisa dihitung.
Tapi dengan kondisi tersebut lah bisnis ini diyakini memiliki potensi besar untuk
dikembangkan oleh pelakunya.
Usaha catering tumbuh dengan cepat dikarenakan :
1. Perubahan Demografis
Semua orang pasti butuh makan. Meningkatnya Populasi manusia yang hidup
melalui makan dan minum, membuat usaha katering pun akan bermunculan dimanamana.
2. Perubahan Sosial
Meningkatnya jumlah wanita pekerja mengembangkan dari fungsi di dalam rumah

ke fungsi di luar rumah. Hal ini menghasilkan pertumbuhan pesat dalam industri
jasa tertentu termasuk jasa health care, pendidikan, makanan cepat
saji/katering, jasa pribadi lainnya.
3. Perubahan Perekonomian
Meningkatnya spesialisasi mengarahkan pada kepercayaan yang lebih besar
terhadap penyedia jasa katering.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. Tempat dan Waktu Penelitian
Tempat

a. Kampus (J) Gunadarma Kalimalang

b. Dirumah
c. Diwarnet

2. Waktu

3 Oktober 2010 29 Oktober 2010

B. Metode Penelitian
1. Observasi.
Observasi adalah penglihatan langsung ke tempat sasaran yang dituju
sehingga hasilnya lebih teliti dan lebih mendekat kebenaran.

2. Melalui Media Internet.


Mencari bahan materi tentang usaha catering melalui internet dengan cara
membuka situs www.google.com

BAB IV

PEMBAHASAN
Usaha katering bisa dibagi menjadi beberapa segmen
berdasarkan tempatnya, yaitu :
- Katering Rumah,
usaha jasa boga yang melayani pesanan sampai dengan 100 orang. Meliputi
rantangan untuk rumah tangga, pesanan prasmanan untuk arisan/pengajian,
pesanan nasi boks untuk 20-100 porsi, dan pesanan nasi tumpeng.
- Katering Sekolah,
yaitu katering makan pagi/siang untuk Anak sekolah. Biasanya disajikan dalam
rantang/tromol makan khusus anak-anak.
- Katering Kantor,
yaitu rantangan karyawan kantor, nasi boks atau prasmanan untuk
perayaan/syukuran di kantor.
- Katering Acara Khusus / Hajatan,
Seperti pernikahan dan perayaan. Umumnya menggunakan sistem prasmanan,
tetapi kadang ditambah pula dengan pesanan nasi boks dan tumpeng.

Dasar Pengetahuan dan ketrampilan yang harus


dimiliki :

Aneka masakan dan variasinya. Memasak memang urusan selera, tetapi tetap ada
standart tersendiri yang harus dikuasai.

Kita harus pintar mengelola bahan-bahan makanan dan penggunaannya agar tidak
boros dan terhindar dari kerugian.

Perhatikan cara memasak dan menyimpan hasil masakan dengan baik. Hal ini
sangat penting untuk menghindari masakan menjadi basi/bau akibat penanganan
atau penyimpanan yang salah.

Teknik berbelanja dan memilih bahan makanan agar perhitungan biaya tidak
bengkak.

Informasi tempat berbelanja bahan makanan yang berkualitas baik dengan harga
miring.Terkadang perlu sumber dari beberapa tempat untuk mendapatkan bahan
makanan yang baik. Misalnya, untuk sayuran segar dan murah sebaiknya dibeli di
pasar A, tetapi untuk daging sapi lebih baik dibeli di pasar B. Membeli daging
ayam dan sapi ada yang menggunakan pesan-antar.

Informasi tempat persewaan peralatan makan dan penyajian (pemanas, pemanas


sup,pyrex) yang lengkap dan murah. Lebih baik kita tahu lebih dari satu tempat
persewaan untuk menghindari kekosongan barang pada saat-saat ramai.

Membina hubungan dengan siapa saja, bahkan dengan pesaing atau sesama
pengusaha katering. Kita juga harus tahu harga yang ditetapkan pengusaha
katering lainnya agar bisa menentukan harga yang pas.

Perkiraan
Catering:

Modal

yang

diperlukan

untuk

Membuka

- Peralatan memasak.
Untuk memasak 100 porsi misalnya, bisa dikerjakan dengan peralatan memasak
yang ada dalam rumah tangga sehingga tidak perlu terburu-buru menanam modal
hanya untuk membeli peralatan baru.
- Ruangan / dapur.
Untuk katering rumahan, ruangan khusus tidak perlu disiapkan. Namun sebaiknya
tata dapur Anda sedemikian rupa untuk memudahkan pekerjaan dan tambahkan
rak-rak khusus untuk tempat perlengkapan memasak.
- Rak khusus untuk bumbu-bumbu dapur.
Kalau perlu beri label pada tempat masing-masing bumbu untuk memudahkan
proses memasak.
- Keuangan.
Sebagai pemula, biasanya Anda belum bisa berutang alias masih memakai modal
sendiri. Modal yang Anda perlukan untuk berbelanja bahan-bahan makanan
berkisar 60% dari harga makanan yang dipesan. Untuk pelanggan baru, tidak ada
salahnya Anda meminta uang muka untuk meminimalkan modal.
Pembayaran tempo. Sistem pembayaran ini diperlukan jika usaha Anda makin
berkembang dan Anda mulai rutin menerima pesanan dalam jumlah banyak. Jika
Anda rutin memesan daging, ayam, atau sayuran pada penjual langganan, Anda
bisa membayarnya dalam tempo 1-2 minggu. Karena menyangkut kepercayaan,
usahakan tepat waktu dalam pembayaran meskipun katering Anda belum dibayar
oleh si pemesan.

Kiat-kiat dalam Menjalankan Usaha Catering :

Untuk tahap awal, sebaiknya terima pesanan khusus makanan saja, tidak
termasuk pelayanan dan peralatan makan.

Kuasai resep pilihan dan jadikan andalan usaha katering Anda.

Jaga kebersihan dapur, peralatan masak/makan Anda.Pastikan juga kebersihan


dan kualitas bahan makanan yang akan diolah. Hal ini penting dilakukan agar
terjamin kebersihan masakannya dan menghindari masakan cepat basi/beracun.

Mulailah untuk memisahkan uang usaha dengan pribadi sehingga keuntungan lebih
terlihat. Buat pembukuan sederhana dari pengeluaran dan pemasukan uang setiap
pesanan,seperti belanja bahan, membayar tenaga, menyewa peralatan,
transportasi dll. Biasakan meminta kwitansi setiap pembelian, membuat tanda
terima seiap menyerahkan pesanan, dan membuat kwitansi setiap penagihan.

Setiap kali ada keuntungan, tanbahkan sebagai modal kerja atau investasikan
untuk menambah peralatan memasak sehingga peralatan Anda semaki lengkap.

Jalin hubungan baik dengan pelanggan karena hal ini secara tidak langsung bisa
mempromosikan usaha Anda.

Jika menawarkan katering ke kantor, usahakan buat surat penawaran resmi dan
lampiri dengan aneka pilihan menu Anda.

Jangan lupa minta konfirmasi pesanan, yang bisa berupa tanda jadi sebesar 50%
atau surat pesaanan tertulis. Hal ini untuk mengantisipasi kerugian akibat
pembatalan pesanan secar sepihak.

Tidak perlu mempunyai semua stok bahan makanan. Ada bahan makanan yang
bisa dibeli dan dikerjakan sehari sebelum pesanan diantar,seperti kerupuk,
kentang goreng, dan bawang goreng. pastikan disimpan dalam wadah yang kedap
udara agar terjaga kerenyahannya.

Jika makanan harus diantar ke tempat pemesan, perhitungkan waktu memasak


serta waktu dan jarak pengantaran. Jangan lupa masukkan biaya pengantaran ke
dalam komponen harga.

Jika usaha Anda makin berkembang dan telah menerima pesanan yang sifatnya
rutin, Anda boleh mempertimbangkan menambah tenaga. Namun, usahakan
mencari tenaga harian/honorer, yaitu saudara atau tetangga yang tahu tentang
masakan. Anda juga membutuhkan sertifikasi yang diperoleh dari Departemen
Kesehatan tentang standar usaha katering. Sertifikasi penting dimiliki jika Anda
ingin menawarkan bisnis katering pada perusahaan atau pemilik/pengelola gedung.

Beranikan menerima tawaran pesanan prasmanan/buffet jika ingin cepat maju.


Anda bisa menyewa peralatan jika belum punya dan mempekerjakan
saudara/tetangga untuk membantu. Bahkan Anda bisa memesan beberapa

makanan, seperti siomay, soto mie, dan puding kepada orang lain, tetapi kualitas
rasa dan penyajian tetap Anda kontrol.

Tambah pengetahuan tentang memasak, mengolah, dan menyajikan makanan


serta manajemen dan pemasarannya dengan kursus, seminar dan workshop, serta
membaca buku, majalah dan koran.

Gabung dengan asosiasi bisnis boga atau penggemar/hobi memasak untuk


mengetahui trend dan kebutuhan di bisnis ini.

Peluang Usaha Sampingan dalam Membuka Usaha


Katering :

Menyewakan perlengkapan makan, seperti gubuk makan, taplak, dan hiasan meja
makan.

Menyewakan peralatan makan, seperti pemanas, piring makan, gelas dan sendok.

Diversifikasi usaha boga lainnya seperti kursus bisnis katering dan kursus
menata.

Strategi dalam Membuka Usaha Catering :


Dalam dunia usaha, kita harus pintar-pintar menggaet pelanggan dan menjaga
agar pelanggan tersebut tidak kabur ke tempat lain.
Satu tips penting :
"Tunjukkan perhatian dan penghargaan kepada teman/kerabat yang sudah
membantu mempromosikan usaha Anda sehingga Anda mendapat order
berikutnya. Tidak perlu mahal, misalnya berikan seloyang puding, makaroni
panggan, atau setoples kue. Dengan perhatian/bonus tersebut dia akan lebih
senang membantu promosi Anda."

Peralatan
Catering

yang

Dibutuhkan

dalam

Membuka

Usaha

- Peralatan Masak :
Peralatan yang digunakan pada prinsipnya sama dengan alat rumah tangga
biasa yang hanya saja ukurannya lebih besar karena digunakan untuk memasak
dalam jumlah atau porsi lebih banyak. Peralatan masak untuk usaha katering
antara lain, kompor gas, kompor minyak, rice cooker katering, aneka panic ukuran
besar dan kecil, wajan besar dan kecil, aneka pisau, gilingan bumbu, dan

sebagainya. Peralatan tersebut wajib dipunyai namun untuk suatu usaha katering
pemila hendaknya pembelian alat disesuaikan dengan kapasitas pesanan dulu.
Jangan sampai modal awal yang ada menjadi membengkak hanya untuk hanya
untuk membeli peralatam saja .

- Peralatan Makan :
Peralatan makan yang dibuthkan untuk setiap usaha katering tidak sama
bergantung pada konsep usaha kateringnya, untuk usaha katering pesta peralatan
makan yang wajib dimiliki adalah piring, sendok, garpu, aneka pemanas lauk,
mangkuk, meja dan sebagainya. Sedangkan untuk katering rantanganperalatan
yang wajib dimiliki adalah rantang makan yang dapat memuat nasi dan lauk
pauknya .

Perlengkapan Penunjang Usaha Catering :


Merupakan perlengkapan diluar alat masak yang ada yang berfungsi untuk
mempermudah pekerjaan pada usaha katering . alat-alat tersebut antara lain
lemari es untuk menyimpan bahan , lemari penyimpan alat masak dan alat makan,
dispenser dan sebagainya.

BAB V
KESIMPULAN
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa :
Dalam membuat atau memulai bisnis usaha catering kita perlu persiapan
(Catering Services) dan perlu sebuah business planning. Tidak perlu yang rumit,
Karena terlalu rumit pun malah makan waktu. Misalnya membuat rencana sampai
6 bulan. Rencana usaha diperlukan untuk perlindungan bisnis kita. Kita perlu
memiliki wawasan yang luas, dan tiap masalah minimal telah kita periksa. Mulai
dari masalah produksi, staf, produknya (menu), pemasaran, logistik ,dan promosi
seprti dalam acara family,gathering atau Catering Wedding, semuanya harus
masuk check-list. Anda tidak perlu membuat rencana kerja setebal laporan
penelitian tapi cukup 2-5 halaman saja. Segala aspek dari bisnis katering
dan Catering Reception telah Anda pikirkan. Melahirkan bisnis seperti sebuah
keluarga melahirkan bayi mereka harus bertanggung jawab untuk merawat,

mendidik dan membesarkannya dan ini butuh waktu dan manajemen yang baik
sehingga bisa berguna bagi keluarga, agama dan negara.

DAFTAR PUSTAKA
www.google.com
www.kompas.com
www.batikyogya.wordpress.com
www.wikipedia.com
http://fastkaya.blogspot.com/2010/09/inilah-8-resep-sukses-membuka-usaha.html