Anda di halaman 1dari 202

Test Akhir Seleksi Penetapan Tim Nasional untuk IAO IX

Tempat : Observatorium Bosscha


Tanggal : 16 Juli 2004
Waktu : 13.00 15.00
Soal 1
Bintang X diamati oleh Pak Asep di Observatorium Bosscha dengan teropong raksasa
berdiamter 25 m. Salah satu planetnya bergerak mengelilingi bintang tsb dengan orbit
berbentuk hampir lingkaran. Dalam setiap kali orbit terjadi satu kali transit dan satu
kali okultasi. Garis nodal orbit planet tsb membentuk sudut 45 terhadap arah Utara.
a. Gambarkan skema yang menggambarkan orbit bintang tersebut dan elemenelemen orbitnya
b. Berapa sudut inklinasi orbit planet tersebut terhadap bidang langit ?
Soal 2
Jika massa bintang X pada soal no 1 tersebut separuh dari massa matahari, planet
mengorbit pada jarak 0,025 satuan astronomi dari bintang X, massa planet seperlima
dari massa bumi, dan jika Pak Asep mengamati bahwa okultasi planet mulai terjadi
pada tanggal 16 Juli 2051, jam 05:28:01, pada saat Bintang X hampir mencapai
meridian (berada sekitar 8 di sebelah timur meridian), jawablah pertanyaanpertanyaan dibawah ini dengan menganggap 1 tahun =365,25 hari.
a. Apakah Pak Asep bisa mengamati kontak 1 okultasi sebelumnya ? Jika bisa,
tanggal berapa dan jam berapa ? Jelaskan !
b. Apakah Pak Asep bisa mengamati kontak 1 okultasi berikutnya ? Jika bisa,
tanggal berapa dan jam berapa ? Jelaskan !
Soal 3
Pak Asep mengamati lagi okultasi bintang itu pada tanggal 14 Oktober 2051, pada
saat itu ia mengamati jangka waktu sejak okultasi itu dan yang berikutnya 18 detik
lebih lama dibandingkan dengan hasil pengamatan pada bulan Juli. Anggap bintang X
pada soal no 1 tersebut bergerak dengan arah dan kecepatan yang sama dengan
matahari di bidang galaksi sehingga posisinya relatif tetap terhadap matahari.
Berdasarkan fakta ini dan dengan menganggap bahwa orbit bumi berbentuk lingkaran,
hitunglah kecepatan cahaya!
Soal 4
Apa yang dimaksud dengan bintang sirkumpolar ? Berapa derajat deklinasi minimum
bintang untuk tampak sebagai bintang sirkumpoler di Kyoto yang mempunyai lintang
geografis 35 ?
Soal 5
Pada azimut berapa sajakah, ekuator langit akan memotong lingkaran horison bagi
posisi pengamat di semua lintang, kecuali di kutub utara dan kutub selatan?
Soal 6
Berapakah sudut yang terbentuk antara lingkaran ekuator langit dan lingkaran
horison, bila lingkaran ekuator langit memotong horison, dan pengamat berada pada
lintang ?

Soal 7
Sebuah bintang yang diamati spektrumnya, memperlihatkan garis-garis spectrum
seperti tampak pada gambar A. Ketika diamati beberapa tahun kemudian, garis-garis
spektrumnya sudah bergeser dan tampak seperti pada gambar B. Tentukanlah apakah
bintang tersebut menjauh atau mendekati pengamat dan berikan penjelasannya dengan
lengkap. Apabila pergeseran garis-garis spektrumnya adalah sebesar 0,5 ,
tentukanlah kecepatan gerak bintang tersebut. Kecepatan gerak ini apakah kecepatan
radial atau kecepatan tangensial, jelaskan.

H (4861 )

Soal 8
Di bawah ini diperlihatkan tiga buah spektrum bintang, yaitu spektrum bintang X,
bintang Y dan Bintang Z.
a. Tentukanlah kelas spektrum ketiga bintang tersebut dan jelaskan juga
alasannya!
b. Tentukanlah mana bintang yang paling panas dan mana bintang yang paling
dingin. Jelaskan jawabanmu

X
Y
Z
Soal 9
Tiga bintang diamati magnitudo semunya dalam panjang gelombang biru (B) dan
visual (V) seperti yang diperlihatkan dalam table di bawah ini,

B
17,2
12,4
8,2

1
2
3

V
19,5
15,6
6,8

a. Dilihat dengan mata, bintang manakah yang paling lemah? Jelaskan


jawabanmu.
b. Dalam kenyataannya bintang yang paling lemah tersebut apakah benar-benar
bintang yang lemah cahayanya? Jelaskan jawabanmu.
c. Bintang manakah yang paling panas dan yang paling dingin? Jelaskan
jawabanmu.
Soal 10
Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa bintang P termasuk kelas A0 III dan bintang
Q kelas A5 III. Jelaskanlah apa yang dimaksud kelas A0 V dan A5 V. Tentukan juga
persamaan dan perbedaan kedua bintang tersebut dan bintang manakah yang
radiusnya paling besar ? Jelaskan jawabanmu.
Soal 11
Energi matahari yang diterima di bumi adalah 1380 Watt/m2. Tentukanlah energi
matahari yang diterima oleh planet-planet lainnya, apabila jarak planet tersebut
diketahui seperti dalam table di bawah ini.
Jaraknya dari Matahari
(dalam Km)

Nama Planet
Merkurius

Energi Matahari yang


diterima
(dalam Watt/m2)

57 910 000

Venus

108 200 000

Bumi

149 600 000

Mars

227 940 000

Jupiter

778 330 000

Saturnus

1 429 400 000

Uranus

2 870 990 000

Neptunus

4 504 300 000

Pluto

5 913 520 000

1380

Soal 12
Kamu tentu masih ingat persamaan untuk menentukan panjang busur siang di suatu
tempat, yaitu
0

Pertanyaannya;
a) Apa arti dari simbol yang terdapat pada persamaan tersebut. Berapakah nilai
maksimum dan ?

b) Jika Matahari berada di ekuator berapakah panjang siang di Moskow dan


Jakarta?
c) Jika | Cos t0| >1 apa makna pernyataan tersebut?
Soal 13
Sebuah planet diandaikan bergerak dalam orbit lingkaran, demikian pula halnya
dengan Bumi kita. Turunkan pernyataan untuk menghitung priode sinodis, Ps, planet
tersebut jika priode siderisnya adalah Psid sedangkan periode revolusi bumi adalah P0
Soal 14
Misalkan jarak planet (massa m) ke Matahari (massa M) adalah a dan periode
siderisnya adalah P
a) Buatlah sketsa kedudukan Matahari, planet dan pusat massa sistem dan gaya
gravitasi yang bekerja (nyatakan dengan arah anak panah)
b) Dengan bantuan sketsa pada soal a) buktikan bahwa ;
3
2

4 2

Soal 15
Diketahui konstanta energi Matahari adalah 1368 W/m2. Jika diketahui albedo (yaitu
fraksi jumlah energi yang dikembalikan ke ruang angkasa) Bumi adalah 0,3, maka:
a. Hitung berapa fluks energi total yang diterima oleh Bumi dari Matahari.
b. Dengan mempertimbangkan nilai albedonya, berapakah pemanasan yang
diakibatkan oleh fluks energi Matahari tersebut?
Soal 16
Dengan menggunakan data soal no 15 jawablah pertanyaan dibawah ini.
a. Sementara itu, Bumi memancarkan energi sesuai dengan hukum StefanBoltzmann. Dengan menganggap terjadi kesetimbangan energi, tentukan berapa
temperatur efektif bumi.
b. Coba bandingkan dengan kenyataan, apakah sesuai demikian? Bagaimana
menjelaskan fenomena tersebut?
Soal 17
a. Asensiorekta sebuah bintang adalah 17h40m. Andaikan ia diamati pada jam
16h45m, berapakah sudut jam bintang tersebut ? Apakah ia berada di Timur atau
Barat meridian ?
b. Sebuah bintang diamati pada jam 03h12m, saat itu sudut jamnya 1h30m. Berapakah
asensiorekta bintang tersebut ?
c. Saat pengamatan, sudut jam sebuah bintang 2h15m, sedangkan asensiorekta
bintang tersebut adalah 7h19m. Jam berapakah pengamatan itu dilakukan ?
Soal 18
Kalau kita berada di kutub selatan, berapa ketinggian maksimum Matahari dilihat dari
sana ? Pada tanggal berapakah hal itu terjadi ?
Soal 19
Sebuah bintang ganda, magnitudo totalnya 10,18. Magnitudo salah satu komponennya
adalah 12,72. Berapakah magnitudo komponen yang lainnya ?

Soal 20

!
$

"

%
(
*
,

&
&
)
#+
!
,./
!
0 1 2/#3 44

'
) '
'#+
2500%
. +
!

6 7 +
!
'

Daftar konstanta (gunakan bila perlu):


Massa Bumi = 5,977 1027 g
Jejari bumi = 6378 km
Massa Matahari = 1,989 1033 g
Jejari Matahari = 6,96 1010 cm
1 SA = jarak BumiMatahari = 1,5 1013 cm.
1 Angstrom = 10-8 cm
Kecepatan cahaya di dalam ruang hampa : c = 2,997925 1010 cm detik-1
Konstanta gravitasi : G = 6,668 10-8 dyne cm2 g-2
Konstanta Bolzman : k = 1,38 10-16 erg K-1
Konstanta Stefan-Boltzman : = 5,669 10-5 erg cm-2 K-4 detik-1

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA


____________________________________________________________________________
__

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2008


Bidang
Materi
Tanggal
Nama

...
Sekolah & Kelas (saat ini)

...

:
:
:

ASTRONOMI
TEORI: Pilihan Ganda
10 Agustus 2008
Provinsi

...
Kabupaten/Kota

...

Tanggal Lahir

...
Tanda tangan

...

Instruksi:
1. Waktu 30 menit
2. Pilih jawaban yang benar dengan cara memberi tanda silang X

1.

Misalkan massa sebuah bintang neutron adalah 2 kali massa Matahari. Jika
massa bintang neutron adalah 1,67 10-24 gram, berapakah jumlah neutron yang
berada di bintang tersebut.
a. 6,0 1023 neutron
b. 1,2 1023 neutron
c. 1,2 1057 neutron
d. 1,3 1050 neutron
e. 2,4 1057 neutron

2.

Sebuah galaksi yang sangat jauh terdeteksi oleh sebuah detektor yang berada di
sebuah satelit di luar atmosfer Bumi mempunyai kecepatan radial 3000 km/s.
Pada panjang gelombang berapakah garis Lyman Alpha terdetaksi oleh detektor
ini?
a. 1216,21 Angstrom
b. 1200,21 Angstrom
c. 1228,16 Angstrom
d. 1216,01 Angstrom
e. 1220,01 Angstrom

OSN_2008

3.

Puncak spektrum pancaran bintang A terdeteksi pada panjang gelombang 2000


Angstrom, sedangkan puncak spektrum bintang B berada pada panjang
gelombang 6500 Angstrom, berdasarkan data ini maka
a. Bintang A 0,31 kali lebih terang daripada bintang B
b. Bintang B 0,31 kali lebih terang daripada bintang A
c. Bintang A 3,25 kali lebih terang daripada bintang B
d. Bintang B 3,25 kali lebih terang daripada bintang A
e. Bintang A sama terangnya dengan bintang B

4.

Pada jarak 45.000.000 km, diameter sudut planet Venus adalah 55 detik busur.
Berdasarkan data ini, maka diameter linier planet Venus adalah
a. 11.999 km
b. 81.800 km
c. 25.210 km
d. 24.800 km
e. 10.800 km

5.

Bintang deret utama kelas B0 temperatur efektifnya adalah 3 104 K, dan


Luminositasnya adalah 1,0 103 L. Radius bintang ini adalah
a. 6,11 108 cm
b. 1,08 109 cm
c. 1,22 109 cm
d. 8,11 1010 cm
e. 2,13 1010 cm

6.

Misalkan kamu mengamati sebuah bintang deret utama kelas K di sebuah gugus
bintang. Dari pengamatan tersebut, diperoleh fluks bintang tersebut sebesar 6,23
10-7 erg/m2. Jika Luminositas bintang tersebut adalah 0,4 L, maka jarak
Gugus bintang tersebut adalah
a. 9,03 102 pc
b. 8,00 102 pc
c. 4,52 102 pc
d. 2,26 102 pc
e. 7,38 102 pc

7.

Spektrum sebuah bintang didominasi oleh pita Titanium oksida (TiO). Dari
keberadaan pita molekul ini kita dapat memperkirakan temperatur bintang ini
adalah
a. 7.500 11.000 K
b. 6.000 7.500 K
c. 5.000 6.000 K
d. 3.500 5.000 K
e. 2.500 3.000 K

OSN_2008

8.

Pada gambar disamping tampak diagram


Hertzprung-Russel (diagram HR) beberapa
gugus bintang. Berdasarkan bentuk diagram
Hr tersebut, maka susunan evolusi gugusgugus bintang tersebut mulai dari yang tua
sampai yang paling muda adalah
a. Pleiades, NGC 1866, Praesepe dan
NGC752
b. Pleiades, NGC752, Praesepe, NGC 1866
dan Pleiades
c. NGC 1866, NGC752, Pleiades dan
Praesepe
d. Pleiades, Praesepe, NGC 1866 dan
NGC752
e. NGC752, Praesepe, NGC 1866, Pleiades

9.

Matahari dan Bulan memiliki diameter sudut yang hampir sama jika dilihat dari
Bumi, tetapi Bulan 400 kali lebih dekat ke kita. Dapat disimpulkan bahwa
a. diameter Bulan hampir sama dengan diameter Matahari
b. diameter Bulan sekitar 400 kali lebih besar daripada diameter Matahari
c. diameter Bulan sekitar 400 kali lebih kecil daripada diameter Matahari
d. diameter Bulan sekitar 160.000 kali lebih besar daripada diameter Matahari
e. diameter Bulan sekitar 160.000 kali lebih kecil daripada diameter Matahari

10. Kita tidak dapat menggunakan hukum Hubble untuk menentukan jarak bintangbintang dekat karena
a. hukum tersebut belum pernah diuji untuk bintang
b. bintang-bintang tidak berotasi secepat galaksi
c. pergeseran merah obyek-obyek dekat tidak disebabkan oleh pengembangan
alam semesta
d. bintang tidak bergerak sehingga kita tidak dapat mengukur kecepatan
mereka
e. obyek-obyek dekat mengalami pergeseran biru
11. Andaikan Matahari tiba-tiba runtuh menjadi sebuah black hole, maka Bumi
akan
a. Mengorbit lebih cepat tapi pada jarak yang sama
b. Jatuh dengan cepat ke dalam black hole tersebut
c. Radiasi gravitasional akan membuat Bumi juga menjadi black hole
d. Bergerak perlahan dalam lintasan spiral hingga akhirnya jatuh ke dalam
black hole
OSN_2008

e. Tidak mengalami perubahan orbit


12. Berikut ini adalah dua pengamatan terhadap suatu obyek yang dapat digunakan
untuk menentukan massa galaksi kita, yaitu
a. kecepatan dan jarak objek tersebut dari pusat galaksi
b. umur obyek tersebut dan komposisi kimianya
c. massa dan kecepatan obyek tersebut
d. umur dan jarak obyek tersebut dari pusat Galaksi
e. massa dan umur obyek tersebut
13. Sebuah bintang diamati memiliki sudut paralaks 0,06. Maka
a. Magnitudo semu bintang tersebut lebih besar daripada magnitudo
mutlaknya.
b. Magnitudo semu bintang tersebut lebih kecil daripada magnitudo
mutlaknya.
c. Magnitudo semu bintang dan magnitudo mutlak bintang tsb bernilai sama.
d. Jarak bintang tersebut sekitar 60,0 pc.
e. Jarak bintang tersebut sekitar 6,0 pc.
14. Mars mempunyai dua buah satelit Phobos dan Deimos. Jika diketahui Deimos
bergerak mengelilingi Mars engan jarak a=23490 km dan periode revolusinya
P=30 jam 18 menit. Berapakah massa planet Mars bila dinyatakan dalam satuan
massa Matahari?
a. 3,15 10-7 massa Matahari
b. 4,15 10-7 massa Matahari
c. 5,15 10-7 massa Matahari
d. 6,15 10-7 massa Matahari
e. 7,15 10-7 massa Matahari
15. Sputnik I diluncurkan pada tahun 1957 yang lalu oleh Uni Sovyet, satelitberada
pada ketinggian 200 km dari permukaan Bumi. Untuk keperluan komunikasi
satelit ini dialihkan tugasnya menjadi satelit geostasioner maka periodenya
haruslah
a. 58 menit
b. 68 menit
c. 78 menit
d. 88 menit
e. 98 menit
16. Sebuah planet X yang bergerak mengitari Matahari mempunyai eksentrisitas
e=0,2. Jika F (fluks) menyatakan energi Matahari yang dia terima persatuan luas
persatuan waktu dari Matahari, maka rasio fluks di periheliom dan aphelion
Fp/Fa yang dia terima dari Matahari adalah

OSN_2008

a.
b.
c.
d.
e.

0,25
1,25
2,25
3,25
4,25

17. Jika diambil massa Bumi = 81 kali massa Bulan, dan jarak Bumi-Bulan = a,
maka jarak titik netral, r (titik dimana gaya gravitasi yang berasal dari Bulan
dan yang berasal dari Bumi sama besrnya), adalah
a. r = 0,9 a
b. r = 0,8 a
c. r = 0,7 a
d. r = 0,6 a
e. r = 0,5 a
18. Jika M0, R0 dan V0, masing-masing menyatakan massa Matahari, radius orbit
planet terhadap Matahari dan kecepatan lepas planet dari gaya tarik Matahari.
Massa planet, radius planet dan kecepatan lepas partikel dari sebuah planet
masing-masing adalah M, R dan V. Maka kecepatan lepas partikel dari sebuah
planet adalah
a. V

M0 R
V0
M R0

b. V

M R0
V0
M0 R

c. V

M R0
V0
M0

d. V

M
V0
M0 R

e. V 2 V0
19. Jarak terdekat komet Halley adalah 8,9 1010 meter dari Matahari. Periodenya
P=76 tahun. Berapakah eksentrisitas, e, lintasannya?
a. 0,667
b. 0,767
c. 0,867
d. 0,967
e. 0,980
20. Seorang astronot mempunyai bobot 60 N di Bumi. Berapakah bobotnya pada
sebuah planet yang mempunyai rapat massa yang sama dengan rapat massa

OSN_2008

Bumi tetapi radiusnya 2 kali radius Bumi. (Andaikan percepatan gravitasi


Bumi= 9,6 m/s2)
a. 102,0 N
b. 112,5 N
c. 120,0 N
d. 132,5 N
e. 142,0 N
21. Temperatur efektif Matahari adalah 5800 K. Berdasarkan hukum StefanBoltzmann, energi yang dipancarkan permukaan Matahari ke ruang angkasa
persatuan waktu untuk tiap meter persegi adalah
a. 6,42 107 J
b. 3,29 10-4 J
c. 5,99 10-26 J
d. 5,01 10-23 J
e. 4,01 103 J
22. Sebuah asteroid mempunyai setengah sumbu panjang elips, a= 2,5 SA. Semester
1 tahun 2007 ia berada di perihelion. Maka ia akan berada di aphelion pada
tahun
a. 2008
b. 2009
c. 2010
d. 2011
e. 2012

OSN_2008

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH UMUM


__________________________________________________________________________________________________________________________

Soal Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Nasional 2004


Materi
: Observasi
Kategori
: Junior/Senior
Periode
: 2426 Juni 2004
________________________________________________________________

Soal Observasi I
Setiap peserta diberi kesempatan untuk melakukan pemotretan bulan dengan
menggunakan kamera CCD. Teropong dan kamera sudah disiapkan, peserta tinggal
mengarahkan, memfokus. Peserta memilih kawah mana yang mau dipotret, kemudian
memotretnya, merekam dengan nama sesuai dengan nomor peserta. Foto diprint oleh
petugas, kemudian diberikan kepada peserta.

Pertanyaan Junior :
a. Gambarkan skema yang bisa menjelaskan bagaimana bayangan kawah terbentuk
dari cahaya matahari dan bibir kawah sehingga bisa teramati dari bumi
b. Hitunglah diameter salah satu kawah yang tertangkap di foto
Pertanyaan Senior :
a. Gambarkan skema yang bisa menjelaskan bagaimana bayangan kawah terbentuk
dari cahaya matahari dan bibir kawah sehingga bisa teramati dari bumi
b. Hitunglah diameter salah satu kawah
c. Hitung kedalaman kawah tersebut dengan mengukur panjang bayangannya.

Soal Observasi II (Junior)


Tempat : ruang salah satu teropong dengan teropong yang equatorial mounting
a. Mengapa sumbu teropong ini miring ?
b. Kira-kira berapa derajat kemiringan sumbu teropong ini ?
c. Sebutkan suatu garis yang sejajar dengan sumbu teropong ini!
d. Pada waktu astronom memotret bintang dengan waktu pencahayaan 10 menit
apakah teropong bergerak ? Kalau bergerak, jelaskan tentang gerakan itu!
e. Jelaskan tentang angka-angka skala yang terdapat pada teropong

Soal Observasi II (Senior)


Tempat : ruang salah satu teropong dengan teropong yang equatorial mounting
a. Mengapa sumbu teropong ini miring ?
b. Kira-kira berapa derajat kemiringan sumbu teropong ini ?
c. Mengarah kemanakah sumbu teropong ini ?
d. Hitung kecepatan gerak teropong pada saat mengamati bintang dalam jangka
waktu lama.
e. Jelaskan tentang angka-angka skala yang terdapat pada teropong

Soal Observasi III


Tempat : ruang terbuka, dalam keadaan langit cerah
a. Tunjukkan mana rasi Centaurus
b. Tunjukkan bintang Centauri, dikenal sebagai bintang apakah bintang ini ?
c. Di sekitar rasi Centaurus ada suatu formasi bintang-bintang yang sering dipakai
untuk menunjukkan arah Selatan, tunjukkan!
d. Sebutkan dan tunjukkan satu rasi bintang lagi yang kamu kenal !

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH UMUM


__________________________________________________________________________________________________________________________

Soal Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Nasional 2004


Materi
Kategori
Periode

:
:
:

Pengolahan Data Astronomi


Junior/Senior
2426 Juni 2004

______________________________________________________________

Instruksi
1. Waktu 180 menit
2. Kerjakan semua persoalan yang diberikan
3. Boleh menggunakan kalkulator

I. Rotasi Bintang
Tujuan dari tes ini untuk memperlihatkan bagaimana astronom menggunakan efek
Doppler untuk menentukan perioda rotasi sebuah bintang. Kalau bintang berotasi, garis
spektrumnya menunjukkan pelebaran Doppler.
Kecepatan rotasi di ekuator bintang tersebut dinyatakan oleh
v

dimana

1
c
2

v = kecepatan rotasi

= pelebaran Doppler
= panjang gelombang garis spektrum laboratorium (garis pembanding)
c = kecepatan cahaya 300.000 km/detik

Gambar Spektrum Bintang dan pembanding

Gambar di atas memperlihatkan spektrum sebuah bintang yang sumbu rotasinya tegak
lurus garis penglihatan dari Bumi ke bintang. Panjang gelombang diberikan dalam satuan
Angstrm ( 1 Angstrm = 0,00000001 cm). Bilangan sebelah atas spektrum adalah skala
dalam Angstrm.

Tugas :
1. Pilih satu garis spektrum dan tentukan pelebaran Dopplernya. Catat dalam
lembaran data (catat juga panjang gelombang garis pembanding).
2. Gunakan persamaan di atas untuk menentukan kecepatan rotasi bintang. Catat
dalam lembaran data! Ingat satuannya!
3. Hitung periode rotasi bintang. Ini dihitung dari persamaan
P

2r
v

dimana r = jari-jari bintang = 1.000.000 km


Nyatakanlah periode dalam jam.

Lembaran Data
1. Pelebaran Doppler () =
2. Panjang gelombang laboratorium () =
3. Kecepatan rotasi (v) =
4. Perioda rotasi bintang =

3
II.

Gambar Spektrum Planet

Gambar diatas adalah spektrum sebuah planet. Ke kiri adalah arah panjang
gelombang merah, ke kanan arah panjang gelombang biru.
Pertanyaan : Mengapa garis spektrumnya miring tidak tegak? Berikan suatu
penjelasan!

III. Bintang-bintang terdekat dari kita

Dalam Tabel 1 disajikan data 40 bintang dengan nilai paralaks terbesar yang pernah
diketahui. Tujuan pekerjaan kali ini adalah membangun diagram Hertzprung-Russel dan
memberi suatu penafsiran terhadap gambaran statistika bintang-bintang sekitar kita

Prosedur pekerjaan
1. Hitung jarak, d, masing-masing bintang (dalam parsek) dengan hubungan d

1
,
p

dimana p dinyatakan dalam detik busur ()


2. Perhatikan apakah magnitudo semu 40 bintang dapat menjadi indikasi jaraknya?
3. Hitung magnitudo mutlak visual melalui hubungan M V mV 5 5 log p
4. Guna perhitungan selanjutnya, magnitudo mutlak visual MV harus diubah menjadi
magnitudo bolometrik yang menyatakan jumlah total radiasi yang dipancarkan.
Dalam hal ini diperlukan Koreksi Bolometrik yang didaftarkan nilai-nilainya pada
tabel 2.

Pahami tabel ini dengan memperhatikan bagaimana perilaku koreksi

bolometric. Hitunglah untuk masing-masing bintang


M bolometrik M V Koreksi bolometrik

4
5. Dengan menggunakan Tabel 2 tentukan temperatur efektif untuk masing-masing
bintang dari Tabel 1. Hitunglah diameter bintang (dinyatakan dalam diameter
matahari). Simbol matahari adalah 0. Gunakan hubungan
4
I bolometrik C.4R 2Tefektif

I0


bolometrik R0

Tefektif *

Tefektif0

6. Akhirnya buatlah suatu diagram Hertzprung-Russell dari 40 bintang. Sebagai absis


gunakan logTefektif
7. Buatlah suatu tafsiran diagram Hertzprung-Russell ini

Tabel 1 The Nearest Stars


(Gliess, W. 1963, in Landolt-Brnstein, VI, Bd.1, 598)
No
Nama bintang
1 Matahari
2 Proxima Cen
Cen A
B
3 Bintang Barnard
4 Wolf 359
5 BD+362147
6 CMa A
B
7 L726-8A
B
8 Ross 154
9 Ross 248
10 Eri
11 Ross 128
12 L789-6
13 61 Cyg A
B
14 CMi A
B
15 Ind

p()

mV

0,762
0,751

-26,73
10,68
0,02
1,35
9,54
13,66
7,47
-1,47
8,67
12,45
12,95
10,6
12,24
3,73
11,13
12,58
5,19
6,02
0,34
10,7
4,73

0,545
0.427
0,396
0,375
0,371
0,340
0,316
0,303
0,298
0,298
0,292
0,287
0,285

Kelas
spektrum
G2
M5
G2
K5
M5
M6
M2
A1
A
M6
M6
M4
M6
K2
M5
M6
K5
K7
F5
F
K5

Keterangan
Sistem bintang bertiga

Sistem bintang ganda


Sistem bintang ganda

Sistem bintang ganda


Sistem bintang ganda

No
Nama bintang
16 BD+4344 A
B
17 BD+591915 A
B
18 Cet
19 CD3615 693
20 BD+51668
21 CD3914192
22 CD451841
23 Krger 60A
B
24 Ross 614 A
B
25 CD124523
26 Bintang van Maanen's
27 Wolf 424 A
B
28 BD+501725
29 CD3715492
30 BD+202465
31 CD4611540
32 CD4411909
33 CD4913515
34 CD156290
35 BD+68946
36 s2 Eri A
B
C
37 BD+152620
38 Aql
39 BD+434305
40 AC+793888

p()

mV

0,278

8,07
11,04
8,90
9,69
3,50
7,39
9,82
6,72
8,8
9,82
11,4
11,2
14,8
10,13
12,36
12,7
12,7
6,59
8,59
9,43
9,34
11,2
8,9
10,17
9,15
4,48
9,50
11,1
8,47
0,78
10,05
10,9

0,278
0,275
0,273
0,266
0,255
0,251
0,249
0,248
0,244
0,236
0,228
0,222
0,219
0,213
0,213
0,209
0,209
0,206
0,205
0,202

0,202
0,198
0,197
0,196

Kelas
spektrum
M1
M6
M4
M5
G8
M2
M4
M0
M0
M4
M6
M4
(M)
M4
G
M7
M7
M0
M3
M4,5
M4
M5
M3
M5
M3,5
K1
A
M4
M4
A7
M5
M4

Keterangan
Sistem bintang ganda
Sistem bintang ganda

Sistem bintang ganda


Sistem bintang ganda

Sistem bintang ganda

Sistem bintang bertiga

6
Tabel 2. Koreksi Bolometrik dan Temperatur Bintang
Kelas Spektrum (Deret
utama)
O5
B0
B5
A0
A5
F0
F5
G0
G5
K0
K5
M0
M5

Koreksi
Bolometrik
4,6
3,0
1,6
0,68
0,30
0,10
0,0
0,03
0,10
0,20
0,58
1,20
2,1

Temperatur efektif
(K)
35.000
21.000
13.500
9.700
8.100
7.200
6.500
6.000
5.400
4.700
4.000
3.300
2.600

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH UMUM


__________________________________________________________________________________________________________________________

Soal Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Nasional 2004


Materi
: Teori
Kategori
: Junior
Periode
: 2426 Juni 2004
______________________________________________________________
1. Massa seorang astronot di Bumi adalah 40 kg, berapakah berat astronot tersebut?
Jika sekarang ia berada di atas sebuah asteroid yang gravitasi permukaannya 10
kali lebih kecil daripada gravitasi di permukaan Bumi, berapakah massa dan
beratnya?
2. Besarnya energi Matahari yang diterima Bumi adalah 1380 Watts/meter2.
Berapakah besarnya energi Matahari yang diterima planet Saturnus apabila jarak
Saturnus Matahari = 9,5 SA (Satuan Astronomi)?
3. Jika kamu berdiri di Venus, kamu akan melihat Matahari terbit dari Barat dan
tenggelam di Timur. Jelaskanlah mengapa hal ini bisa terjadi?
4. Tunjukkan dengan gambar bagaimana revolusi Bumi mengelilingi Matahari
mengakibatkan perubahan musim di Bumi
5. Rasi Gemini dalam horoskop diperuntukkan bagi mereka yang lahir dalam bulan
Juni, tetapi mengapa malam hari di bulan Juni kita tidak bisa melihat rasi Gemini
tersebut? Kapankah kita dapat melihat rasi Gemini dengan baik?
6. Tiga buah benda yaitu batang kayu, Bulan, dan Matahari yang diamati pada jarak
tertentu akan membentuk sudut pandang yang sama. Apabila tinggi batang kayu
adalah 160 cm, diameter Bulan 3.500 km, diameter Matahari 1.400.000 km dan
jarak batang kayu dengan pengamat 200 m, tentukanlah jarak Bulan dan Matahari
dari pengamat
7. Dua buah satelit (A dan B) bergerak berlawanan arah pada orbit lingkaran berjarijari 10.000 km dari pusat Bumi. Jika mula-mula kedua satelit berkonjungsi
superior (perhatikan gambar berikut), berapa waktu yang diperlukan hingga
terjadi tabrakan? Diketahui satelit geostasioner (periode orbit 24 jam) mengorbit
pada ketinggian 36.000 km

Bumi

8. Andaikan bintang A sudah tampak dengan menggunakan teleskop 60 cm dan


bintang B baru tampak kalau menggunakan teleskop 10 m (sistem optik kedua
teleskop identik), bintang mana yang lebih terang ? Berapa kali perbedaan
terangnya ?
9. Para Astronom menemukan di seluruh galaksi Bimasakti terdapat 220 buah sisa
Supernova (SN). Diketahui bahwa di Bimasakti setiap abad terjadi 2 SN. Berapa
umur galaksi Bimasakti berdasarkan sisa SN yang ditemukan? Apabila umur
galaksi Bimasakti adalah 10 milyar tahun, berapakah seharusnya sisa SN yang
bisa ditemukan? Menurut anda berapa sisa SN yang belum ditemukan?
10. Seseorang akan merayakan ulang tahunnya ke-20 di atas sebuah kapal pesiar yang
akan melintasi garis tanggal internasional. Andaikan saat itu tanggal 8 Agustus
pukul 23:36, dan kapal berada pada zona 12 (bujur 1807,5). Perlihatkan
bahwa orang tersebut dapat merayakan ulang tahunnya yang ke-20 sebanyak dua
kali bila dia melintas garis tanggal internasional!
11. Sebuah satelit buatan bergerak dengan kecepatan 6,9 km/det, sepanjang bidang
ekuator dengan orbit lingkaran dan searah dengan rotasi Bumi. Berapakah periode
satelit tersebut, agar ia selalu diamati pada suatu titik yang tetap di langit?
12. Tiga orang astronot mendarat di Bulan dengan kapsul ruang angkasa. Selanjutnya
dua orang astronot berjalan-jalan di permukaan Bulan dengan menggunakan
kendaraan khusus. Pada jarak sekitar 100 km dari tempat pendaratan,
kendaraannya mogok dan tidak bisa dipakai lagi. Terpaksa kedua astronot
tersebut harus kembali dengan berjalan kaki ke kapsul pendarat. Sebelum berjalan
kedua astronot tersebut memilih barang yang ada di kendaraan untuk keperluan
perjalannya. Barang-barang tersebut adalah :
a. Kompor gas untuk camping beserta tabung gasnya dengan berat total 5 kg
b. Korek api
c. Kompas
d. Peta bintang
e. Lampu senter

f. Tali yang panjangnya 20 meter


g. Makanan mentah dalam kaleng sebanyak 10 kaleng @ 1 kg
h. Air 20 liter
i. Oksigen 4 tabung @ 5 kg
j. Tongkat besi
Jika kedua astronot tersebut adalah kamu sendiri dan teman kamu, tentukanlah 5
barang yang harus dibawa secara berurutan mulai dari yang paling penting hingga
yang kurang penting untuk bisa bertahan hidup sampai ke kapsul pendarat.
Jelaskan juga untuk apa barang-barang tersebut penting di bawa
13. Sebuah sunspot memperlihatkan diameter sudut 20 detik busur. Jika jarak
Matahari-Bumi 150.000.000 km berapa diameter linier sunspot tersebut ?
14. Sistem dua benda dengan massa M dan MJ yang dipisahkan oleh jarak r akan
bergerak mengitari pusat massanya. Jika diketahui jarak rata-rata Matahari-Jupiter
adalah 778 juta km, massa Matahari M = 1,99 1030 kg, dan massa Jupiter MJ =
1,90 1027 kg, tentukanlah di mana pusat massa sistem Matahari-Jupiter
15. Gerhana Matahari Total lebih sering terjadi daripada Gerhana Bulan, tetapi hanya
sedikit orang yang pernah menyaksikan Gerhana Matahari Total, sementara lebih
banyak orang yang menyaksikan Gerhana Bulan Total. Jelaskan kenapa?
16. Fenomena pasang-surut permukaan air laut di Bumi tidak lain terjadi akibat gaya
gravitasi Bulan dan Matahari terhadap Bumi.
a. Lebih besar mana pengaruh gravitasi Bulan ataukah Matahari?
b. Gambarkan fenomena tersebut dalam diagram sederhana dengan
mengandaikan seluruh permukaan Bumi ditutupi lautan, dan berilah
penjelasan.
c. Mengapa setiap harinya suatu posisi di Bumi mengalami dua kali pasang dan
dua kali surut? Buatlah empat buah gambar yang melukiskan urut-urutan
kejadian tersebut
17. Jelaskan mengapa perbedaan terang planet Jupiter antara saat ia berada pada jarak
paling jauh dari Bumi (konjungsi) dan saat jaraknya paling dekat ke Bumi
(oposisi), lebih kecil daripada perbedaan terang planet Mars pada saat konjungsi
dan pada saat opsisi. Jarak MarsMatahari = 1,5 SA dan jarak Jupiter-Matahari=
5,2 SA
18. Dua buah benda buatan manusia ditempatkan di angkasa luar. Yang satu, sebuah
satelit yang mengorbit Matahari dalam lintasan elips dengan jarak aphelium 240
juta km dan jarak perihelium 80 juta km. Satelit itu dilindungi dari cahaya
Matahari oleh sebuah cermin besar (lihat gambar) yang memantulkan 100%
cahaya yang diterimanya. Selama mengorbit, cermin tersebut selalu menghadap
Matahari. Benda yang lain, sebuah pengukur kuat cahaya (fotometer) tahan panas,
ditempatkan di fotosfir Matahari.

Berapa perbandingan terang maksimum dan minimum satelit tersebut berdasarkan


pengukuran fotometer?
Petunjuk : energi cahaya yang diterima oleh suatu benda dari suatu sumber cahaya
berbanding terbalik terhadap kuadrat jarak benda dari sumber cahaya.

19. Andaikan galaksi Andromeda dan Bimasakti adalah dua galaksi yang saling tarik
menarik sehingga saling mengitari dan pengaruh gravitasi galaksi lain dapat
diabaikan. Jarak antara kedua galaksi 2 juta tahun cahaya. Dari pengamatan
spektroskopi diketahui bahwa seolah-olah Andromeda mendekati Matahari
dengan kecepatan 300 km/detik. Kecepatan ini disebabkan oleh dua hal yaitu
gerak orbit Andromeda terhadap Bimasakti dan gerak orbit Matahari mengelilingi
pusat Bimasakti. Diketahui kecepatan Matahari bergerak mengelilingi pusat
Bimasakti 250 km/ jam dengan arah membentuk sudut 37 dengan arah
Andromeda.
a. Gambarkan diagram atau ilustrasi yang menggambarkan keadaan diatas
terutama arah-arah yang relevan.
b. Bagaimana para astronom bisa menghitung kecepatan gerak Andromeda dari
spektrumnya? Dengan menggunakan hukum atau teori apa ?
c. Nilai besaran apalagi yang dapat diperoleh dari data diatas ? Dengan
menggunakan hukum atau teori apa ?
20. Tiga buah bintang ( Cen A, Cen B dan Proxima Cen) mengorbit pada titik
pusat massa. Periode dua bintang : Cen A dan Cen B diketahui mengorbit 70
tahun. Kalau jarak Proxima Cen terhadap kedua bintang yang lain tetap, berapa
periode orbit Proxima Cen mengitari titik pusat massa sistem?
21. Panjang bayangan sebuah tugu setinggi 5 m yang terletak di kota Pontianak pada
tanggal 21 Maret 2004 jam 8 pagi, adalah 8,7 m. Apabila satu menit kemudian
panjang bayangannya 8,2 m, hitunglah kecepatan gerak bayangan tugu yang jatuh
di tanah saat itu karena gerak semu Matahari. Jawaban boleh menggunakan
pendekatan.
22. Bumi mengelilingi Matahari dengan periode 365,25 hari. Makhluk angkasa luar
yang tinggal di tata surya lain mengamati gerak Bumi mengelilingi Matahari. Jika
tata surya lain tersebut bergerak menjauhi Matahari dengan kecepatan tetap 2000
km/detik,

a. Jelaskan dengan gambar mengapa menurut mahluk angkasa luar tersebut


periode orbit Bumi tidak 365,25 hari!
b. Berapa harikah periode orbit Bumi yang teramati oleh mahluk angkasa luar
tersebut ?

Rumus-rumus dan konstanta (gunakan bila perlu):


Percepatan gravitasi di permukaan Bumi= 9,8 meter/detik2
1 SA = jarak BumiMatahari = 150 juta km
Kecepatan cahaya, c= 300.000 km/detik
Rumus kecepatan gerak sebuah benda dalam lintasan elips dengan setengah sumbu panjang a,
dan pada jarak r dari M adalah

2 1
v 2 2GM
r a
Rumus jarak terjauh dua benda yang saling mengitari dengan lintasan elips yang eksentrisitasnya
e adalah r = a (e+1)
Rumus jarak terdekat dua benda yang saling mengitari dengan lintasan elips yang eksentrisitasnya
e adalah r = a (e-1)
2
4
Luminositas Matahari
: L 4 R Tef
Fluks pancaran yang diterima di bumi E

L
, L=luminositas bintang, d=jarak
4 d 2

bintang
Massa Bumi ( M B ): 5,97 x 1024 kg
Massa Matahari ( M ): 1,99 x 1030 kg
Jarak rata-rata Bumi Bulan : 384.000 km
Jejari Matahari : 700.000 km
Jejari Bumi : 6.378 km
Konstanta gravitasi umum (G): 6,68 x 10-11 Nm2/kg2

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH UMUM


__________________________________________________________________________________________________________________________

Lembar Jawab Olimpiade Astronomi Nasional 2004


Materi
Kategori
Periode

:
:
:

Teori
Junior
2426 Juni 2004

Nama

Provinsi

Tgl. Lahir

Asal Sekolah

Kabupaten/Kota

Tanda tangan

No. 1 :

Nama :

No.

Sekolah :

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH UMUM


__________________________________________________________________________________________________________________________

Soal Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Nasional 2004


Materi
: Teori
Kategori
: Senior
Periode
: 2426 Juni 2004
______________________________________________________________
1. Besarnya energi Matahari yang diterima Bumi adalah 1.380 Watts/meter2.
Berapakah besarnya energi Matahari yang diterima planet Saturnus apabila jarak
Saturnus Matahari = 9,5 SA (Satuan Astronomi) ?
2. Jika kamu berdiri di Venus, kamu akan melihat Matahari terbit dari Barat dan
tenggelam di Timur. Jelaskanlah mengapa hal ini bisa terjadi?
3. Tiga buah benda: batang kayu, Bulan, dan Matahari diamati pada jarak tertentu
tampak membentuk sudut 0,5. Diketahui tinggi batang kayu adalah 160 cm,
diameter Bulan 3.500 km, dan diameter Matahari 1.400.000 km. Tentukanlah
jarak ketiga benda tersebut dari pengamat
4. Dua buah satelit (A dan B) bergerak berlawanan arah pada orbit lingkaran berjarijari 10.000 km dari pusat Bumi. Jika mula-mula kedua satelit berkonjungsi
superior (perhatikan gambar berikut), berapa waktu yang diperlukan hingga
terjadi tabrakan? Diketahui satelit geostasioner (periode orbit 24 jam) mengorbit
pada ketinggian 36.000 km

Bumi

2
5. Andaikan bintang A sudah tampak dengan menggunakan teleskop 60 cm dan
bintang B baru tampak kalau menggunakan teleskop 10 m (sistem optik kedua
teleskop identik), bintang mana yang lebih terang? Berapa kali perbedaan
terangnya?
6. Dalam Tabel di bawah diperlihatkan perioda revolusi planet anggota tata surya
mengedari Matahari dan juga gaya gravitasi di permukaan planet-planet tersebut.
Dengan menggunakan data tersebut tentukanlah :
a. Umur kamu sekarang di planet-planet tersebut (dalam tahun masing-masing
planet) jika umur kamu di Bumi sekarang adalah 17 tahun.
b. Berat badan kamu (dalam Newton) di planet-planet tersebut apabila massa
badan kamu di Bumi sekarang adalah 55 kg.
Isikanlah jawabanmu pada kolom yang tersedia, dan tuliskanlah bagaimana kamu
mendapatkan hasil-hasil tersebut.
Percepatan
Gravitasi di
Permukaan
Planet (m/s2)
Merkurius 3,70
Nama
Planet

Periode Revolusi
Planet (dalam
hari Bumi)

Berat di
Planet
(N)

Umur di Planet

87,97

Tahun Merkurius

Venus

8,87

224,70

Tahun Venus

Bumi

9,78

365,24

Tahun Bumi

Mars

3,69

686,93

Tahun Mars

Jupiter

20,87

4330,60

Tahun Jupiter

Saturnus

7,21

10755,70

Tahun Saturnus

Uranus

8,43

30687,20

Tahun Uranus

Neptunus

10,71

60190,00

Tahun Neptunus

Pluto

0,81

90553,00

Tahun Pluto

7. Dari planet Mars piringan Matahari tampak mempunyai diameter sudut 22,7
menit busur. Dengan mengetahui jari-jari linier Matahari yang sama dengan 109
kali jari-jari Bumi, berapa lama cahaya menempuh jarak MatahariMars?
diketahui jari-jari Bumi = 6500 km
8. Para Astronom menemukan di seluruh galaksi Bimasakti terdapat 220 buah sisa
Supernova (SN). Diketahui bahwa di Bimasakti setiap abad terjadi 2 SN. Berapa
umur galaksi Bimasakti berdasarkan sisa SN yang ditemukan? Apabila umur
galaksi Bimasakti adalah 10 milyar tahun, berapakah seharusnya sisa SN yang
bisa ditemukan? Menurut anda berapa sisa SN yang belum ditemukan ?
9. Dua bintang memiliki magnitudo +4,1 mag dan +5,6 mag. Bintang yang lebih
terang memberikan 510-4 Watt yang dikumpulkan oleh sebuah teleskop. Berapa

3
banyak energi yang dikumpulkan oleh sebuah teleskop dari bintang yang lebih
redup?
10. Seseorang akan merayakan ulang tahunnya ke-20 di atas sebuah kapal pesiar yang
akan melintasi garis tanggal internasional. Andaikan saat itu tanggal 8 Agustus
pukul 23h 36m, dan kapal berada pada zona 12 (bujur 1807,5). Perlihatkan
bahwa orang tersebut dapat merayakan ulang tahunnya yang ke-20 sebanyak dua
kali bila dia melintas garis tanggal internasional!
11. Sebuah satelit buatan bergerak dengan kecepatan 6,9 km/det, sepanjang bidang
ekuator dengan orbit lingkaran dan searah dengan rotasi Bumi. Berapakah periode
satelit tersebut, agar ia selalu diamati pada suatu titik yang tetap di langit?
12. Tiga orang astronot mendarat di bulan dengan kapsul ruang akasanya. Selanjutnya
dua orang astronot berjalan-jalan di bulan dengan menggunakan kendaraan
khusus di bulan. Pada jarak sekitar 100 km dari tempat pendaratan, kendaraannya
mogok dan tidak bisa dipakai lagi. Terpaksa kedua astronot tersebut harus
kembali dengan berjalan kaki ke kapsul pendarat. Sebelum berjalan kedua
astronot tersebut memilih barang yang ada di kendaraan untuk keperluan
perjalannya. Barang-barang tersebut adalah :
a. Kompor gas untuk camping beserta tabung gasnya dengan berat total 5 kg.
b. Korek Api.
c. Kompas
d. Peta bintang
e. Lampu senter
f. Tali yang panjangnya 20 meter
g. Makanan mentah dalam kaleng sebanyak 10 kaleng @ 1 kg
h. Air 20 liter
i. Oksigen 4 tabung @ 5 kg
j. Tongkat besi
Jika kedua astronot tersebut adalah kamu sendiri dan teman kamu tentukanlah 5
barang yang harus dibawa secara berurutan mulai dari yang paling penting hingga
yang kurang penting untuk bisa bertahan hidup sampai ke kapsul pendarat.
Jelaskan juga untuk apa barang-barang tersebut penting di bawa
13. Dalam astronomi, penentuan jarak suatu benda dapat menggunakan metode
paralaks trigonometri. Pada prinsipnya, metode ini cukup sederhana, dan dapat
diilustrasikan melalui penentuan jarak suatu kapal dari pantai, pada gambar
sebagai berikut:

Penentuan jarak ke kapal dapat dilakukan melalui dua posisi A dan B yang
diketahui jaraknya, dan mengukur sudut ke kapal dari ke dua posisi tersebut.
a. Tunjukkan bahwa jarak AO = AB/(cos + (sin /tan ))
b. Bagaimana dengan jarak BO?
c. Apa yang terjadi jika benda terletak di tempat yang sangat jauh?
14. Sistem dua benda dengan massa M dan MJ yang dipisahkan oleh jarak r akan
bergerak mengitari pusat massanya. Jika diketahui jarak rata-rata Matahari-Jupiter
adalah 778 juta km, massa Matahari M = 1,99 1030 kg, dan massa Jupiter MJ =
1.90 1027 kg, tentukanlah di mana pusat massa sistem Matahari-Jupiter
15. Untuk menentukan kecepatan Bumi mengelilingi Matahari, kita dapat
menggunakan metode spektroskopi, yaitu melalui pengamatan spektrum benda
itu. Kita andaikan Bumi mengitari Matahari dalam orbit lingkaran dengan
kecepatan konstan v. Misalkan kita mengamati ke suatu arah di mana terdapat
sebuah bintang yang terletak di bidang ekliptika (orbit Bumi), sebagai berikut:
T2
Bumi

T3

T4

arah bintang
T1

5
a. Bagaimanakah menyatakan variasi kecepatan radial (vr) pengamat di Bumi
terhadap bintang tersebut.
b. Gambarkan diagram kecepatan radial pengamat terhadap waktu, dan tentukan
di mana posisi T1,T2,T3,T4 dalam diagram tersebut (Kapan kecepatan radial
maksimum, nol, dan minimum?).
c. Menggunakan rumus pergeseran frekuensi Doppler:
(i - o)/o = vr/c

(c kecepatan cahaya)

o adalah panjang gelombang diam. Panjang gelombang yang teramati, i,


berosilasi antara dua posisi T dengan periode satu tahun. Jika dilakukan
pengamatan pada o = 6000 , ternyata didapat variasi maksimum sebesar 1,2 .
Tentukan berapa kecepatan orbit Bumi mengelilingi Matahari. Dapatkah kamu
menggambarkan perubahan garis spektrum tersebut?
16. Fenomena pasang-surut permukaan air laut di Bumi tidak lain terjadi akibat gaya
gravitasi Bulan dan Matahari terhadap Bumi.
a. Lebih besar mana pengaruh gravitasi Bulan ataukah Matahari?
b. Gambarkan fenomena tersebut dalam diagram sederhana dengan
mengandaikan seluruh permukaan Bumi ditutupi lautan, dan berilah
penjelasan.
c. Mengapa setiap harinya suatu posisi di Bumi mengalami dua kali pasang dan
dua kali surut? Buatlah empat buah gambar yang melukiskan urut-urutan
kejadian tersebut
17. Salah satu cara untuk memperkirakan massa sebuah benda langit adalah dengan
gerak orbitnya relatif terhadap obyek didekatnya (atau sebaliknya).
a) Sebagai contoh, gunakan data orbital Bumi mengelilingi Matahari
(anggap orbit lingkaran) sebagai berikut untuk memperkirakan massa Matahari
Radius orbit : 1.50 x 1013 cm
Periode orbit : 1 tahun = 3.16 x 107 detik
Petunjuk : gunakan percepatan sentripetal dalam persamaan untuk gaya.
b) Dengan cara yang serupa, perkirakanlah massa galaksi Bimasakti bila
diketahui:
Radius orbit Matahari mengelilingi pusat Galaksi : 30.000 tahun cahaya.
Periode orbit : 230 juta tahun
Catatan : 1 tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam 1 tahun
dengan kecepatan cahaya.
18. Dua buah benda buatan manusia ditempatkan di angkasa luar. Yang satu, sebuah
satelit yang mengorbit Matahari dalam lintasan elips dengan eksentrisitas 0,5 dan
jarak perihelion 80 juta km. Satelit itu dilindungi dari cahaya Matahari oleh
sebuah cermin besar (lihat gambar) yang memantulkan 100% cahaya yang
diterimanya. Selama mengorbit, cermin tersebut selalu menghadap Matahari.

19. Benda yang lain, sebuah pengukur kuat cahaya (fotometer) tahan panas,
ditempatkan di fotosfer Matahari.
a. Hitung jarak aphelion orbit satelit tersebut
b. Berapa magnitudo perbedaan terang maksimum dan minimum satelit tersebut
berdasarkan pengukuran fotometer ?
19. Andaikan galaksi Andromeda dan Bimasakti adalah dua galaksi yang saling tarik
menarik sehingga saling mengitari dan pengaruh gravitasi galaksi lain dapat
diabaikan. Jarak antara kedua galaksi 2 juta tahun cahaya. Dari pengamatan
spektroskopi diketahui bahwa seolah-olah Andromeda mendekati Matahari
dengan kecepatan 300 km/detik. Kecepatan ini disebabkan oleh dua hal yaitu
gerak orbit Andromeda terhadap Bimasakti dan gerak orbit Matahari mengelilingi
pusat Bimasakti. Diketahui kecepatan Matahari bergerak mengelilingi pusat
Bimasakti 250 km/detik dengan arah membentuk sudut 37 dengan arah
Andromeda. Asumsikan orbit Andromeda cukup lonjong dengan eksentrisitas 0,5.
a. Gambarkan diagram atau ilustrasi yang menggambarkan keadaan diatas
terutama-arah-arah yang relevan.
b. Jika garis spektrum Andromeda yang dipakai untuk menghitung kecepatan
geraknya adalah garis spektrum H yang memiliki panjang gelombang 6.563
, pada panjang gelombang berapakah garis itu tampak di spektrum
Andromeda?
c. Berdasarkan data di atas taksirlah berapa massa galaksi Bimasakti!
20. Tiga buah bintang ( Cen A, Cen B dan Proxima Cen) mengorbit pada titik
pusat massa. Periode dua bintang : Cen A dan Cen B diketahui mengorbit 70
tahun. Kalau jarak Proxima Cen terhadap kedua bintang yang lain tetap, berapa
periode orbit Proxima Cen mengitari titik pusat massa sistem?
21. Bayangan sebuah tugu setinggi 5 m yang terletak di kota Pontianak diamati pada
tanggal 21 Maret 2004 jam 8 pagi. Hitunglah kecepatan gerak bayangan ujung
tugu yang jatuh ditanah saat itu karena gerak semu Matahari. Jawaban boleh
menggunakan pendekatan.
22. Bumi mengelilingi Matahari dengan periode 365,25 hari. Mahluk angkasa luar
yang tinggal di tata surya lain mengamati gerak Bumi. mengelilingi Matahari.
Jika tata surya lain tersebut bergerak menjauhi Matahari dengan kecepatan tetap
2000 km/detik,

7
a. Jelaskan dengan gambar mengapa menurut mahluk angkasa luar tersebut
periode orbit Bumi tidak 365,25 hari!
b. Berapa hari kah periode orbit Bumi yang teramati oleh mahluk angkasa luar
tersebut ?
23. Sebuah teleskop memotret Bulan purnama. Bila saat pemotretan, Bulan berada
pada jarak 359.811 km dari Bumi dan diameter linier citra bulan pada bidang
fokus teleskop adalah 5 cm, tentukan panjang fokus teleskop

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN
MENENGAH
DIREKTORAT PENDIDIKAN
MENENGAH UMUM

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2005


Bidang : ASTRONOMI
Materi : Observasi
Tanggal : 7 September 2005
NAMA

SEKOLAH

PROVINSI

KELAS

KABUPATEN/KOTA

TANGGAL LAHIR

TANDA TANGAN

Instruksi
1. Obyek yang diobservasi adalah Matahari
2. Kerjakan semua soal yang diberikan
3. Selama tes berlangsung, dilarang saling berkomunikasi sesama peserta. Jika
melanggar maka nilai siswa-siswa tersebut akan dipotong
4. Barang-barang selain alat tulis (tas, HP, dll) disimpan di R. Persiapan

Soal I :
Kamu diminta untuk mengarahkan teropong yang sudah dilengkapi dengan filter
Matahari tapi tanpa finder ke Matahari. Dapatkanlah citra Matahari hingga tampak
di dalam field of view teropong dalam waktu paling lama 7 menit, lalu atur fokus.
Tuliskan strategi kamu dalam mengarahkan teropong agar dapat dengan cepat mendapatkan Matahari meskipun tanpa finder dan dalam keadaan teropong dipasangi
filter. Ingat, tidak boleh melihat Matahari langsung dengan mata telanjang, karena bisa membuat matamu buta.

Tes Olimpiade Sains Nasional Bidang ASTRONOMI 2005

Halaman 1 dari 2

Soal II :
Waktu : 15 menit
Tempat : Ruang Jawab Soal
1. Tuliskan daftar peralatan penting yang kamu pakai pada pengamatan Matahari
tadi.
2. Diameter sudut Matahari adalah 0,5, berapakah field of view teropong itu
menurut taksiranmu?
3. Apakah ada bintik Matahari yang tampak? Kalau ada berapa banyak?
4. Gambarkan sketsa bintik Matahari yang kamu amati tadi!
5. Apakah kalau kita mengamati Matahari dalam waktu cukup lama (misalnya 1
jam) pada siang hari yang cerah, tabung teropong akan menjadi panas?
Jelaskan pendapatmu beserta alasannya!

Tes Olimpiade Sains Nasional Bidang ASTRONOMI 2005

Halaman 2 dari 2

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN
MENENGAH
DIREKTORAT PENDIDIKAN
MENENGAH UMUM

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2005


Bidang : ASTRONOMI
Materi : Pengolahan Data
Tanggal : 7 September 2005
NAMA

SEKOLAH

PROVINSI

KELAS

KABUPATEN/KOTA

TANGGAL LAHIR

TANDA TANGAN

Instruksi
1. Waktu 90 menit
2. Kerjakan semua soal yang diberikan
3. Boleh menggunakan kalkulator
1. Kecepatan radial, kelas spektrum dan gerak linier bintang
Dari hasil pengamatan diperoleh bahwa spektrum sebuah bintang memperlihatkan
adanya garis-garis absorpsi dari unsur-unsur helium netral, helium terionisasi satu
kali dan silikon terionisasi dua kali. Dari hasil pengukuran, ternyata garis-garis
absorpsi ini panjang gelombangnya mengalami pergeseran seperti yang
diperlihatkan pada tabel di bawah.

Unsur

Panjang
gelombang
diam (o)

Panjang
gelombang yang
diamati (Obs)

Helium netral (He I)


Helium terionisasi satu kali (He II)
Helium terionisasi satu kali (He II)
Helium terionisasi satu kali (He II)
Silikon terionisasi dua kali (Si III)

4471,7
4685,7
5411,5
4541,6
4552,6

4473,2
4687,3
5413,2
4543,1
4554,1

a. Berdasarkan hasil pengamatan garis-garis spektrum di atas, tentukanlah


kecepatan radial bintang tersebut!
b. Apakah bintang tersebut menjauh atau mendekati pengamat? Jelaskan
jawaban kamu!
c. Berdasarkan unsur-unsur kimia yang tampak pada spektrum bintang yang
diamati ini apakah bintang tersebut termasuk bintang dingin atau bintang
panas? Jelaskan jawaban kamu!

Tes Olimpiade Sains Nasional 2005 Bidang ASTRONOMI

Halaman 1 dari 3

d. Apabila paralaks bintang tersebut adalah p = 0,12 detik busur dan gerak
dirinya (proper motion) adalah = 2 detik busur/tahun, tentukanlah gerak
linier bintang tersebut!

2. Spektrum bintang
Di bawah ini diperlihatkan empat buah spektrum bintang lengkap dengan garisgaris absorpsi yang tampak pada setiap spektrum. Nama-nama unsur kimia yang
ditulis di bagian atas spektrum nomor I berlaku untuk keempat spektrum,
sedangkan nama unsur yang berada di bagian bawah setiap spektrum hanya
berlaku untuk spektrum di atasnya saja.
Btg
No.

Spektrum
HHH H 1 ?

2 ?

3 ?

I.

II.

K Lines
G Band
H Lines

III..

He I

He I
He II

IV.

Ca I (4227)Ti O Ti O
K Lines

Mg I

Ti O Ti O

a. Urutkanlah keempat spektrum bintang di atas berdasarkan temperaturnya


mulai dari yang terpanas ke yang terdingin, dan jelaskan alasannya mengapa
kamu mengurutkan seperti itu!
b. Sebutkan unsur atau elemen kimia pada garis spektrum yang diberi nomor 1, 2
dan 3 di atas spektrum nomor I.
c. Jelaskan mengapa terjadi perbedaan penampakan garis-garis spektrum bintang
seperti yang diperlihatkan di atas.

Tes Olimpiade Sains Nasional 2005 Bidang ASTRONOMI

Halaman 2 dari 3

Catatan :
1 - Angstrom = 10-8 cm,
Kecepatan cahaya dalam ruang hampa c = 300 000 km/detik
4,74
Kecepatan tangensial Vt
p
Vt = kecepatan tangensial
= gerak diri (proper motion)
p = paralaks

Tes Olimpiade Sains Nasional 2005 Bidang ASTRONOMI

Halaman 3 dari 3

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN
MENENGAH
DIREKTORAT PENDIDIKAN
MENENGAH UMUM

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2005


Bidang : ASTRONOMI
Materi : Teori
Tanggal : 6 September 2005
NAMA

SEKOLAH

PROPINSI

KELAS

KABUPATEN/KOTA

TANGGAL LAHIR

TANDA TANGAN

Instruksi
1. Waktu 120 menit
2. Kerjakan semua soal yang diberikan
3. Boleh menggunakan kalkulator
1. Pertanyaan-pertanyaan berikut ini berdasarkan pada gambar rasi Pistol
di bawah ini:

a. Bintang manakah yang tampak paling redup? Jelaskan!


b. Bintang manakah yang kecerlangannya 100 kali lebih terang daripada
pistolis? Jelaskan!
c. Hitunglah perbandingan intensitas antara pistolis dan pistolis!
d. Jika jarak bintang pistolis adalah 25 parsek, hitunglah magnitudo
mutlaknya!

Tes Olimpiade Sains Nasional Bidang ASTRONOMI 2005

Halaman 1 dari 2

2. Berapakah periode sebuah satelit buatan yang mengorbit bumi pada ketinggian 96000 km jika orbitnya berupa lingkaran? (Andaikan jarak BumiBulan adalah 384000 km dengan periode orbitnya 27,3 hari, dan jari-jari
Bumi diabaikan)
3. Sebuah bintang mempunyai paralaks 0,474 detik busur dan gerak diri
(proper motion) bintang tersebut adalah 3,00 detik busur per tahun. Jika
kecepatan radial bintang adalah 40 km per detik, tentukanlah kecepatan
linier bintang tersebut.
Hubungan antara paralaks, gerak diri, dan kecepatan tangensial adalah
4,74
Vt
p
4. Paralaks sebuah bintang diamati dari bumi besarnya adalah 0,40 detik busur. Berapakah paralaks bintang tersebut apabila diamati dari permukaan
planet Jupiter? (Jarak Jupiter-Matahari adalah 5,2 Satuan Astronomi)
5. Pesawat ruang angkasa Ulysses berada pada jarak 1,9 Satuan Astronomi
dari Matahari. Apabila jarak planet Saturnus ke Matahari adalah 9,5 Satuan Astronomi, tentukanlah perbandingan percepatan gravitasi yang disebabkan oleh Matahari terhadap pesawat ruang angkasa Ulysses dan terhadap planet Saturnus.
6. Sebuah kapal yang sedang dalam perjalanan dari Jakarta ke Kobe, Jepang, mengalami kecelakaan pada tanggal 19 Desember 2020 dan karam. Seorang awak kapal yang berhasil menyelamatkan diri dengan
menggunakan sekoci, setelah 3 hari terombang ambing di laut, terdampar
di sebuah pulau kecil kosong. Kemudian ia berusaha meminta bantuan
dengan menggunakan telepon genggam satelit.
Agar penyelamatan dapat berhasil dengan cepat, awak kapal itu perlu
menyampaikan koordinat tempat ia berada saat itu. Untuk itu ia menancapkan dayung sekoci di pasir pantai yang datar, kemudian mengamati
panjang bayangannya. Setiap beberapa menit ia memberi tanda ujung
bayangan dayung di permukaan tanah dan mencatat waktu dibuatnya
tanda itu dari arlojinya yang masih menggunakan Waktu Indonesia Barat
(WIB). Ternyata panjang bayangan terpendek sama dengan panjang
bagian dayung yang berada diatas tanah dan keadaan bayangan
terpendek itu terjadi pada pukul 10.30.
Tentukanlah koordinat geografis tempat awak itu terdampar!
7. Spektrum sebuah bintang memperlihatkan garis helium terionisasi dan pita
titanium oksida (TiO). Adakah yang aneh pada spektrum bintang ini?
Jelaskanlah jawaban kamu.

Tes Olimpiade Sains Nasional Bidang ASTRONOMI 2005

Halaman 2 dari 2

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA


______________________________________________________________________________

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2006


Bidang
Materi
Tanggal

:
:
:

Nama

...
Sekolah & Kelas (saat ini)

...

ASTRONOMI
OBSERVASI (AWAL)
7 September 2006
Provinsi

...
Kabupaten/Kota

...

Tanggal Lahir

...
Tanda tangan

...

INSTRUKSI:
1. Waktu 15 menit
2. Kerjakan semua soal pada kotak jawaban
1. Sebutkan Rasi Zodiak yang tampak malam ini (minimal 3 buah rasi)!
LEMBAR JAWAB NO. 1 :

2. Sebutkan planet yang tampak malam ini!


LEMBAR JAWAB NO. 2 :

3. Sebutkan minimal 3 buah bintang-bintang terang yang tampak malam ini!


LEMBAR JAWAB NO. 3 :

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 1 dari 1

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA


______________________________________________________________________________

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2006


Bidang
Materi
Tanggal
Nama

...
Sekolah & Kelas (saat ini)

...

:
:
:

ASTRONOMI
OBSERVASI
7 September 2006
Provinsi

...
Kabupaten/Kota

...

Tanggal Lahir

...
Tanda tangan

...

Instruksi:
1. Waktu 10 menit
2. Kerjakan semua soal pada lembar jawaban

1. Arahkan teleskop ke planet Jupiter. Pilihlah eyepiece (satu kali pilih)


untuk melihat obyek tersebut. Buatlah sketsa planet Jupiter yang kamu
lihat melalui teleskop. Sertakan orientasi sketsa (petunjuk utara langit).
2. Arahkanlah teleskop ke Bulan. Pilih eyepiece (satu kali pilih) yang
memungkinkan kamu melihat seluruh piringan Bulan dari teleskop.
Amati dan buat sketsa utuh Bulan yang diamati. Sertakan arah barat
dan timur dalam sketsamu.
3. Tunjukkanlah rasi Scorpio di langit.

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 1 dari 1

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA


______________________________________________________________________________

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2006


Bidang
Materi
Tanggal
Nama

...
Sekolah & Kelas (saat ini)

...

:
:
:

ASTRONOMI
OBSERVASI
7 September 2006
Provinsi

...
Kabupaten/Kota

...

Tanggal Lahir

...
Tanda tangan

...

Instruksi:
1. Waktu 10 menit
2. Kerjakan semua soal pada lembar jawaban

1. Jika diketahui untuk Centauri, asensio rekta = 14jam38men36det dan


deklinasi = 605020, arahkan teleskop ke obyek tersebut. Amati dan
catat sudut jam.
2. Apabila diketahui koordinat Bulan adalah asensio rekta = 23jam01,4men
deklinasi=724 arahkanlah teleskop ke Bulan. Catat dan amati sudut
jam.
3. Tunjukkanlah dimana letak Matahari di langit.

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 1 dari 1

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA


______________________________________________________________________________

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2006


Bidang
Materi
Tanggal

:
:
:

ASTRONOMI
PENGOLAHAN DATA
7 September 2006

Nama

...
Sekolah & Kelas (saat ini)

...

Provinsi

Tanggal Lahir

...
Kabupaten/Kota

...

...
Tanda tangan

...

Instruksi:
1. Waktu 180 menit (3 jam)
2. Kerjakan semua soal pada lembar jawaban

1. Dalam Tabel I di bawah diperlihatkan 20 bintang deret utama yang sudah diukur
warnanya (BV) dan koreksi bolometriknya (BC). Keduapuluh bintang ini akan
kita gunakan sebagai bintang standar.
Tabel I. Data bintang standar
Bintang
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13

BV

BC

0,25
0,23
0,21
0,18
0,15
0,12
0,07
0,05
0,00
0,10
0,20
0,30
0,40

2,30
2,15
1,92
1,56
1,20
0,74
0,40
0,33
0,15
0,04
0,00
0,00
0,00

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 1 dari 4

14
15
16
17
18
19
20

0,50
0,60
0,70
0,80
0,90
1,00
1,20

0,03
0,07
0,12
0,19
0,28
0,40
0,75

a. Buatlah diagram warna dan koreksi bolometrik (hubungan antara BV dengan


BC) pada kertas milimeter yang disediakan!
b. Misalkan kamu mempunyai data empat bintang program seperti dalam Tabel
II di bawah ini, dengan menggunakan diagram pada soal butir a, tentukanlah
koreksi bolometrik keempat bintang program tersebut!
Tabel II. Bintang Program
Bintang
Program
A
B
C
D

B
8,20
8,50
9,50
12,35

Mv

Teff (K)

8,40
8,60
8,85
11,50

1,20
0,40
4,80
6,54

17 400
14 000
5 900
4 900

c. Tentukan juga magnitudo mutlak bolometrik bintang program, luminositas


bintang program dalam luminositas Matahari (L), dan radius bintang
program dalam radius Matahari (R)!
Untuk Matahari :
Mbol = 4,75
L = 3,86 x 1033 erg/dt
R = 6,96 x 1010 cm
dan konstanta Stefan-Boltzmann = 5,67 x 10-5 erg cm-2 K-4 dt-1

2. Pada saat ini kita berada di kota Semarang yang posisi geografinya terletak di
pantai Utara Jawa Tengah, tepatnya pada garis 6 58 Lintang Selatan dan 110 25'
Bujur Timur. Apabila deklinasi Matahari untuk tahun 2006 ini seperti yang
diperlihatkan dalam tabel di bawah (untuk setiap tanggal 1 awal bulan), jawablah
pertanyaan-pertanyaan berikut!

Tanggal
1 Januari
1 Februari
1 Maret
1 April
1 Mei
1 Juni

Deklinasi Matahari (dalam derajat)


23,02
17,18
07,72
04,40
14,97
22,00
OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 2 dari 4

21 Juni
1 Juli
1 Agustus
1 September
1 Oktober
1 November
1 Desember

23,43
23,12
18,10
08,40
03,03
14,30
21,73

a. Jika kamu berada di Semarang, tentukanlah pada tanggal berapa bayangan


tubuh kamu pada tengah hari akan mencapai ukuran paling kecil (paling
pendek)! Jelaskan jawabanmu!
b. Kapan bayangan sebuah tiang bendera yang ada di Semarang akan berada
lebih lama dibagian selatan pada waktu tengah hari? Jelaskan jawabanmu!
c. Jika tiang bendera pada butir b tingginya 10 meter, berapakah panjang
bayangannya?

3. Dengan menentukan distribusi gugus bola (globular clusters), Harlow Shapley


dapat menentukan diameter galaksi (dari diameter distribusi) dan jarak ke Pusat
Galaksi (dari jarak ke pusat distribusi). Dalam soal pengolahan data ini diberikan
data sekitar 60 gugus bola, yaitu bujur galaktik (galactic longitude) dan jarak yang
terproyeksikan ke bidang galaksi (projected distance). Kalau kita buat distribusi
gugus bola ini, maka kita bisa menentukan jarak dan arah ke Pusat Galaksi.
a. Plot data dari tabel pada peta bintang polar terlampir!
b. Taksir dimana pusat distribusi gugus bola!
c. Tentukan jarak dari matahari ke pusat distribusi!
d. Tentukan arah pusat distribusi! Arah ini dianggap sebagai arah ke Pusat
Galaksi.
e. Pusat Galaksi di arah konstelasi apa?

Gugus
Bola
(NGC)

104
288
362
1904
2808
Pal 4
4147
4590
5024
5053

Bujur
Galaksi
(derajat)

306
147
302
228
283
202
251
299
333
335

Jarak
Terproyeksikan
(kpc)

3,5
0,3
6,6
14,4
8,9
30,9
4,2
11,2
3,4
3,1

Gugus
Bola
(NGC)

6273
6284
6287
6293
6333
6341
6356
6366
6397
6402

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

Bujur
Galaksi
(derajat)

357
358
0
357
5
68
7
18
339
21

Jarak
Terproyeksikan
(kpc)

7,0
16,1
16,6
9,7
12,6
6,5
18,8
16,7
2,8
14,1
hal 3 dari 4

5139
5272
5634
5694
Pal 5
5897
5904
6093
6121
6541
I 1276
6626
6638
6144
6171
6205
6218
6229
6235
6254
6266

309
42
342
331
1
343
4
353
351
349
22
7
8
352
3
59
15
73
359
15
353

5,0
2,2
17,6
27,4
24,8
12,6
5,5
11,9
4,1
3,9
25,0
4,8
15,1
16,3
15,7
4,8
6,7
18,9
18,9
5,7
11,6

6535
6656
6712
6717
6723
6752
6760
6779
Pal 10
6809
Pal 11
6838
6864
6934
6981
7078
7089
7099
Pal 12
7492

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

27
9
27
13
0
337
36
62
53
9
32
56
20
52
35
65
54
27
31
53

15,3
3,0
5,7
14,4
7,0
4,8
8,4
10,4
8,3
5,5
27,7
2,6
31,5
17,3
17,7
9,4
9,9
9,1
25,4
15,8

hal 4 dari 4

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA


______________________________________________________________________________

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2006


Bidang
Materi
Tanggal
Nama

...
Sekolah & Kelas (saat ini)

...

:
:
:

ASTRONOMI
TEORI: Essay
6 September 2006
Provinsi

...
Kabupaten/Kota

...

Tanggal Lahir

...
Tanda tangan

...

Instruksi:
1. Waktu 150 menit (2 jam)
2. Kerjakan semua soal pada lembar jawaban

1. Paralaks bintang Sirius yang diukur dari Bumi besarnya adalah 0,38, sedangkan
apabila diukur dari sebuah pesawat ruang angkasa besarnya 0,76. Berapakah
jarak pesawat ruang angkasa tersebut ke Matahari?
2. Suatu kelompok bintang yang sejenis terdiri dari empat buah bintang. Paralaks
rata-rata kelompok bintang ini adalah 0",08 dan magnitudo visual masing-masing
bintang adalah 11,03, 11,75, 12,04 dan 12,95. Apabila magnitudo mutlak
kelompok bintang ini dianggap sama, tentukanlah magnitudo mutlak dan paralaks
masing-masing bintang anggota kelompok bintang tersebut.
3. Di bawah ini diperlihatkan empat buah spektrum bintang yaitu bintang kelas, O,
kelas B, kelas G dan kelas K.
a) Tentukanlah bintang nomor berapa yang termasuk bintang kelas O, kelas B,
kelas G dan kelas K! Jelaskan jawabanmu.
b) Urutkanlah keempat bintang tersebut mulai dari bintang yang paling dingin
sampai bintang yang paling panas. Jelaskan jawabanmu.
c) Bintang nomor berapakah yang memperlihatkan pita molekul TiO? Jelaskan
jawabanmu
d) Bintang nomor berapakah yang memperlihatkan garis deret Balmer yang
jelas (kuat)? Jelaskan jawabanmu.

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 1 dari 5

Hb

Ha

Intensitas Relatif

Hg

Intensitas Relatif

Intensitas Relatif

Intensitas Relatif

4
3500

3750

4000

4250

4500

4750

5000

5250

5500

5750

6000

6250

6500

6750

Panjang Gelombang (Angstrom)

4. Sebuah bintang mempunyai temperatur permukaan sebesar 7727 C dan radiusnya


800.000 km. Bintang itu diamati sebagai bintang bermagnitudo bolometrik 8
(magnitudo bolometrik adalah magnitudo yang diamati untuk seluruh panjang
gelombang) dari Bumi. Jika materi bagian luar (dari kedalaman 300.000 km
hingga permukaan) tiba-tiba hilang, sedangkan bagian dalam bintang tidak
berubah. Hitung magnitudo bolometrik bintang itu sekarang! Asumsi bintang
dianggap sebagai benda hitam sempurna.
OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 2 dari 5

5. Salah satu dari 10 penemuan terbesar di dalam ilmu pengetahuan tahun 2003
adalah ditemukannya bukti-bukti adanya dark energy yaitu energy gravitasi
yang bersifat repulsif (tolak menolak). Hal ini tentu saja sangat aneh mengingat
gaya gravitasi yang kita kenal selama ini bersifat tarik menarik. Apa pengaruh
penemuan ini terhadap teori tentang alam semesta? Jelaskan!
6. Posisi lintang dan bujur geografis kota Semarang masing-masing adalah 06 58
LS dan 110 25 BT. Pada tanggal 7 September 2006 akan terjadi gerhana Bulan
sebagian yang akan tampak dari kota Semarang. Data gerhana Bulan sebagian ini
diperlihatkan di bawah (lihat lampiran Partial Lunar Eclipse of 2006 September
07).
a) Apabila langit cerah, berapa lama (nyatakan dalam satuan jam) pengamat di
kota Semarang akan memperoleh kesempatan mengamati gerhana Bulan
tersebut ? [Pergunakan data posisi Bulan RA (asensiorekta) = 23j 06m 35d,5
dan Dec. (Deklinasi) = 06 44 25,7]?
b) Momen gerhana Bulan apa saja yang mungkin dapat diamati dari kota
Semarang?
c) Tentukan perbandingan kesempatan pengamatan gerhana Bulan tersebut untuk
seorang Pengamat pada posisi lintang geografis 50 LU dan bujur geografis
110 25 BT dan seorang Pengamat pada posisi lintang geografis 50 LS dan
bujur geografis 110 25 BT bila hendak mengamati gerhana Bulan sebagian
tersebut .
d) Tentukan kapan gerhana Bulan seri Saros 118 itu yang pernah bisa diamati
pengamat di kota Semarang?
e) Apabila gerhana Bulan sebagian 7 September 2006 terjadi pada pertengahan
bulan Syaban 1427 H, tentukan bulan dan tahun Hijriah gerhana Bulan seri
Saros 118 itu yang pernah bisa diamati pengamat di kota Semarang?

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 3 dari 5

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 4 dari 5

7. Dalam buku-buku teks di sekolah disebutkan bahwa planet anggota Tatasurya ada
9 buah yaitu, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Neptunus, Uranus
dan Pluto. Tetapi bulan Agustus 2006 yang lalu, sidang umum International
Astronomical Union, IAU XXVI di Prague menetapkan salah satu planet tersebut
di atas dikeluarkan dari daftar planet anggota Tatasurya
a. Planet manakah yang dikeluarkan dari daftar planet Tatasurya tersebut?
b. Mengapa planet tersebut dikeluarkan dari anggota Tatasurya?
c. Termasuk kelompok apakah planet tersebut sekarang?
d. Sebutkan paling sedikit dua teman planet tersebut dalam kelompoknya
sekarang.

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 5 dari 5

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA


______________________________________________________________________________

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2006


Bidang
Materi
Tanggal
Nama

...
Sekolah & Kelas (saat ini)

...

:
:
:

ASTRONOMI
TEORI: Pilihan Ganda
6 September 2006
Provinsi

...
Kabupaten/Kota

...

Tanggal Lahir

...
Tanda tangan

...

Instruksi:
1. Waktu 15 menit
2. Pilih jawaban yang benar dengan cara memberi tanda silang X

1.

Diketahui gaya tarik gravitasi oleh Bulan adalah Fm. Bila sebuah satelit berada
pada lokasi antara BumiBulan dan pada saat itu terjadi Gerhana Matahari Total,
maka satelit akan mengalami gaya tarik gravitasi oleh Bulan dan Matahari
sebesar
a. 51 Fm
b. 101 Fm
c. 181 Fm
d. 301 Fm
e. 401 Fm

2.

Diketahui Fm adalah gaya pasang surut oleh Bulan dan Fs adalah gaya pasang
surut oleh Matahari. Jika pada lokasi di atas zenit pengamat terdapat Bulan
Purnama, maka pengamat tersebut akan mengalami gaya pasang surut sebesar
a. 1,465 (Fm Fs)
b. 1,465 Fm
c. 1,465 Fs
d. 1,465 (Fm / Fs)
e. 1,465 (Fs / Fm)

3.

Dua buah teleskop radio mempunyai diameter masing-masing 60 meter dan 20


meter. Daya kumpul radiasi teleskop yang lebih besar adalah

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 1 dari 2

Nama:..
Sekolah:......
a. Tiga kali
b. Sepertiga kali
c. Sembilan kali
d. Sepersembilan kali
e. Empat puluh kali
dari teleskop yang lebih kecil.
4.

Misalkan kita membuat dua buah bola khayal A dan B. Kedua bola berpusat di
pusat Matahari, dan temperaturnya makin menurun ke arah permukaan. Radius
bola A adalah 200.000 km dan radius bola B adalah 400.000 km. Jika materi di
dalam kedua bola itu dianggap sebagai benda hitam sempurna, pilihlah jawaban
yang benar berdasarkan data tersebut.
a. Temperatur di kedua permukaan bola sama
b. Jumlah energi yang keluar dari bola A sama dengan yang keluar dari bola B
c. Tekanan di permukaan kedua bola sama
d. Jumlah massa materi yang berada di dalam bola A sama dengan jumlah
materi yang berada di dalam bola B
e. semua benar

5.

Dari hasil pengamatan diperoleh bahwa puncak spektrum bintang A dan bintang
B masing-masing berada pada panjang gelombang 0,35 x 10-4 cm dan 0,56 x 10-4
cm. Seberapa besar perbedaan temperaturnya
a. Bintang A 1,60 kali lebih panas daripada bintang B
b. Bintang B 1,60 kali lebih panas daripada bintang A
c. Bintang A 0,63 kali lebih panas daripada bintang B
d. Bintang B 0,63 kali lebih panas daripada bintang A
e. Bintang A sama panasnya dengan bintang B

OSN 2006 Bidang ASTRONOMI

hal 2 dari 2

SOAL TES OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2007


Surabaya, 3-8 September 2007

SOAL PILIHAN GANDA


1. Galaksi Andromeda (galaksi spiral tetangga Bimasakti) memiliki pergeseran biru pada garisgaris spektrumnya. Dari hasil ini dapat kita simpulkan bahwa:
a. Alam semesta tidak lagi mengembang.
b. Galaksi Andromeda mendekati kita.
c. Galaksi Andromeda bergabung dengan Bimasakti, sehingga telah menjadi bagian
galaksi kita.
d. Galaksi ini memiliki jumlah bintang kelas O, yang amat terang dan sangat panas,
lebih banyak daripada di Bimasakti.
e. Kemungkinan ada kesalahan pada hasil pengamatan spektrumnya
2. Bulan memerlukan waktu paling tidak 2 menit untuk terbit dilihat dari Bumi. Berapa lama
Bumi memerlukan waktu untuk terbit dilihat oleh seorang pengamat dari Bulan?
a. 2 menit
b. 4 menit
c. 6 menit
d. 8 menit
e. Bumi tidak terbit dan tidak tenggelam
3. Diketahui pada tanggal 16 Juli, Matahari berada di zenit kota Mekah. Ahmad dan Cahyana
melakukan pengamatan panjang bayang bayang di dua tempat yang berbeda, di tempat
Ahmad pada momen Matahari di atas Mekah menunjukkan panjang bayang bayang 3 kali
panjang tongkat lurus yang berdiri tegak lurus, sedang di tempat Cahyana pada momen
Matahari di atas Mekah menunjukkan panjang bayang bayang 2 kali panjang tongkat lurus
yang berdiri tegak lurus, bila dA jarak tempat Ahmad ke Mekah dan dC jarak tempat
Cahyana ke Mekah maka dA/dC adalah
a. 1,50
b. 0,67
c. 1,13
d. 2,00
e. 1,00
4. Bila magnitudo absolut Supernova tipe II pada saat maksimum adalah Mv = 18 dan
diketahui serapan rata rata, Av, persatuan jarak , d, di arah piringan Galaksi (Av / d) = 2
mag per kpc maka pada saat survey Supernova di Galaksi dengan mata bugil hanya bisa
diamati Supernova pada jarak
a. kurang dari 5 kpc b.
kurang dari 10 kpc
c. hanya antara 5 dan 10 kpc
d. kurang dari 3 kpc
e. berapa saja karena Supernova obyek yang sangat terang
5. Bila jarak Bumi Matahari rata rata 1,496 x 106 km dilihat dari sebuah bintang yang

berjarak 4.5 tahun cahaya dari Matahari maka jarak sudut Bumi Matahari adalah
a. 0,30 detik busur
b. 4,5 detik busur
c. 1,5 detik busur
d. 0,75 detik busur
e. 14,9 detik busur
6. Bayangkan sebuah planet baru muncul di langit. Dari beberapa kali pengamatan dengan
mata telanjang diperoleh bahwa planet baru tersebut berada dekat ke Matahari dengan
elongasi maksimum sebesar 30 derajat. Sebagai pembanding, sudut elongasi maksimum
untuk planet Venus adalah 46 derajat. Berdasarkan model heliosentrik, kita bisa
menyimpulkan bahwa,
a. Planet baru tersebut lebih dekat ke Matahari daripada planet Merkurius
b. Planet baru tersebut berada antara planet Merkurius dan Venus
c. Planet baru tersebut berada antara planet Venus dan Bumi
d. Planet baru tersebut berada antara Bumi dan Mars
e. Kita tidak bisa menentukan lokasi planet tersebut
SOAL ESSAY
1. Andaikan pada tahun 2340 Mars diduduki oleh mahluk asing dari tata surya lain, dan
kemudian terjadi peperangan antara manusia dan mahluk asing itu. Salah satu pesawat
tempur antariksa dari bumi terbang horizontal pada ketinggian 1674 m dari permukaan Mars
dan kecepatan 720 km/jam dan melepaskan bom dengan tujuan membom markas mahluk
angkasa luar yang berada di permukaan Mars pada jarak horizontal 1000 m di depan
pesawat. Abaikan atmosfir Mars, apakah bom akan mengenai sasaran? Berikan alasannya !
2. Pada jam 20:00 WIB, ketika Ahmad sedang berada di Surabaya ia melihat sebuah satelit
melewati meridian dengan latar belakang Centaurus. Jika satelit itu mempunya periode 10
jam. Pukul berapa satelit itu akan melewati kembali meridian Ahmad ?
3. Mars mempunyai dua buah satelit Phobos dan Deimos. Jika diketahui Deimos bergerak
mengelilingi Mars dengan jarak a = 23490 km dan periode revolusinya P = 30jam 18 menit.
Berapakah massa planet Mars bila dinyatakan dalam satuan massa Matahari ? Jika Periode
revolusi Phobos 7jam 39menit, berapakah jaraknya dari Mars?
4. Sebuah satelit mengelilingi Matahari, berbentuk bola dan dianggap sebagai benda hitam
sempurna (black body). Satelit ini secara berkesinambungan memberikan informasi tentang
temperatur permukaannya (temperatur efektif) ke stasiun pengontrol di Bumi. Temperatur
tertinggi yang tercatat di permukaannya 5000K, sedangkan temperatur minimumnya
4500K. Pertanyaannya;
a. Tentukanlah eksentrisitas e, dan setengah sumbu panjang orbitnya, a dan periode P
b. Andaikan ketika di aphelium tiba-tiba ada asteroid lewat sehingga impulse yang
diterimanya menyebabkan ia terlepas dari gaya tarik gravitasi Matahari, berapakah
kecepatannya ?

5. Berapa lamakah planet Jupiter berada dibalik piringan bulan pada saat terjadi okultasi
"central" planet Jupiter oleh Bulan. Lengkapi jawabanmu dengan sketsa.
6. Misalkan sebuah bintang mempunyai temperature efektif T = 10000 K, dan radiusnya 3 x
108 m, apabila jarak bintang ini adalah 100 pc, tentukan apakah bintang ini dapat dilihat
dengan mata telanjang atau tidak? Jelaskan jawabanmu

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA


______________________________________________________________________________

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2008


Bidang
Materi
Tanggal

:
:
:

ASTRONOMI
PENGOLAHAN DATA
11 Agustus 2008

Nama

...
Sekolah & Kelas (saat ini)

...

Provinsi

...

Tanggal Lahir

...

Kabupaten/Kota

...

Tanda tangan

...

Instruksi:
1. Waktu 150 menit (2 jam)
2. Kerjakan semua soal pada lembar jawaban

1. Tabel di bawah adalah daftar bintang-bintang dengan kelas spektrum dan


magnitudo absolutnya. Tugas yang harus dikerjakan adalah sbb.:
a. Buatlah plot bintang-bintang tersebut dalam diagram HR pada kertas grafik
yang disediakan.
b. Dari diagram HR yang telah dibuat tentukanlah kelas luminositas bintangbintang yang ada dalam Tabel (buat kolom baru di sebelah kanan Tabel untuk
menuliskan kelas luminositas).
c. Selanjutnya urutkanlah bintang-bintang yang ada dalam Tabel Mulai dari yang
paling panas sampai yang paling dingin.
Tabel
No.
1
2
3
4

Bintang
Matahari
Rigel Kent ( CenA)
Cen B
Proxima Cen ( Cen C)

Kelas Spektrum
G2
G2
K4
M5

OSN 2008 Bidang ASTRONOMI

Magnitudo Absolut
5,00
4,34
5,70
15,45

hal 1 dari 3

5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18

Barnards Star
Sirius A ( CMa)
Sirius B
Betelgeuse ( Ori)
Rigel ( Ori)
Arcturus ( Bo)
Capella ( Aur)
Vega ( Lyr)
Cen
Procyon A ( Cmi)
Procyon B
Kapteyns Star
Deneb ( Cyg)
Eri

M5
A1
A5
M2
B8
K1
G8
A0
B1
F5
F
M0
A2
K2

13,24
1,45
11,50
-5,14
-6,69
-0,31
-0,48
0,58
-5,42
2,68
13,10
10,89
-8,73
3,73

2. Berikut adalah data bintang variabel Cepheid dalam galaksi Bimasakti


No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

ID
EV Sct
BF Oph
T Vel
Cep
CV Mon
V Cen
BB Sgr
U Sgr
H Aql
XX Cen
V340 Nor
UU Mus
U Nor
BN Pup
LS Pup
UW Cen
X Cyg
UY Car
RZ Vel
WZ Sgr
Wz Car
VZ Pup
SW Vel
T Mon
RY Vel
AQ Pup
KN Cen
L Car
U Car
RS Pup
SV Vul

SAO
185020
220208
34508
241777
187349
161571
125159
241049
243446

70423
238416
220186
161257

220356
113845
237949

250683
238635
87829

18
17
08
22
06
14
18
18
19
13
16
11
15
08
07
13
20
10
08
18
10
07
08
06
10
07
13
09
10
08
19

(j m d)
33 57,00
02 59,00
36 03,00
27 18,53
34 27,00
28 56,92
48 02,00
28 57,00
49 55,50
37 01,12
09 21,30
49 50,00
38 28,00
04 21,00
56 58,00
30 31,00
41 26,60
42 33,28
35 18,00
14 03,00
53 19,00
36 35,00
42 0,00
22 31,00
18 48,00
56 21,00
33 02,00
43 52,35
55 45,57
11 09,00
49 28,00

OSN 2008 Bidang ASTRONOMI

( )
-08 13
-26 30
-47 11
58 09
03 06
-56 40
-20 21
-19 09
00 52
-57 21
-54 07
-64 07
-55 09
-29 57
-29 10
-63 47
35 24
-57 18
-43 56
-19 05
-60 40
-28 23
-47 13
07 06
-55 04
-28 59
-64 18
-62 16
-59 27
-34 25
27 19

Log P
0,490098
0,609329
0,666501
0,729678
0,730685
0,739882
0,821971
0,828997
0,855930
1,039548
1,052579
1,065819
1,101875
1,135867
1,150646
1,177138
1,214482
1,276818
1,309564
1,339443
1,361977
1,364945
1,370016
1,431915
1,449158
1,478624
1,531857
1,550855
1,589083
1,617420
1,653162

MV
-3,345
-2,750
-2692
-3,431
-3,038
-3,295
-3,518
-3,477
-3,581
-4,154
-3,814
-4,159
-4,415
-4,513
-4,685
-4,037
-4,991
-4,846
-5,019
-5,009
-5,501
-4,801
-5,042
-5,060
-4,918
-5,513
-6,328
-5,821
-5,617
-6,015
-6,752

hal 2 dari 3

Keterangan: P = periode [hari]


Mv = magnitudo absolut
Berdasarkan data di atas
a. Buatlah plot dengan Log P sebagai sumbu x dan MV sebagai sumbu y,
b. Cari rumus empirik yang menunjukkan relasi antara magnitudo absolut visual
(MV) dengan logaritma periode (Log P) dalam hari,
c. Carilah jarak tiga cepheid berikut berdasarkan data tabel di bawah ini

No.

ID

(j m d)

( )

mV

(mag.)

(hari)

SU Cas

02 47 28,88

68

40

11,30

1,949

S Nor

16 14 42,00

-57

46

14,00

9,754

RY Sco

17 47 34,00

-33

41

15,57

20,320

Keterangan: mv = magnitudo semu visual

OSN 2008 Bidang ASTRONOMI

hal 3 dari 3

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA


______________________________________________________________________________
Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2008
Bidang
Materi
Tanggal
Nama
...
Sekolah & Kelas (saat ini)
...

:
:
:

ASTRONOMI
TEORI: Essay
11 Agustus 2008
Provinsi

...

Tanggal Lahir
...

Kabupaten/Kota
...

Tanda tangan
...

Instruksi:
1. Waktu 150 menit (2 jam)
2. Kerjakan semua soal pada lembar jawaban

1. Sebuah satelit bergerak dengan orbit lingkaran, dengan jejari R1 mengitari Bumi.
Sesaat kemudian sebuah roket kecil pada satelit dihidupkan untuk mengubah arahnya
sehingga menjadi elips. Perubahan ini mengakibatkan satelit kehilangan setengah
momentum sudutnya tetapi energi total tetap konstan. Berapakah jarak titik terdekat
(perige, P) dan titik terjauh (apoge, A) satelit ini dari pusat Bumi, dinyatakan sebagai
fungsi dari R1? Tentukan juga eksentrisitas orbit yang terbentuk.

OSN 2008_Teori Essay

2. Diketahui Bumi mempunyai setengah sumbu panjang aB=1 SA dan eksentrisitas eB


=0,017 sedangkan Merkurius mempunyai aM= 0,39 SA dan eM = 0,206.

Hitunglah

elongasi maksimum dan minimum planet Merkurius!

3. Suatu kelompok bintang yang sejenis terdiri dari empat buah bintang. Paralaks ratarata kelompok bintang ini adalah 0" ,08 dan magnitudo visual masing-masing bintang
adalah 11,03, 11,17, 12,04, dan 12,95. Apabila magnitudo mutlak kelompok bintang
ini dianggap sama, tentukanlah magnitudo mutla dan paralaks masing-masing anggota
kelompok bintang tersebut.

4. Sebuah bintang mempunyai paralaks 0,474 dan gerak diri (proper motion) bintang
tersebut adalah 3,00/tahun. Jika kecepatan radial bintang adalah 40 km/s, tentukanlah
kecepatan linier bintang tersebut.

5. Luminositas sebuah bintang 100 kali lebih terang daripada luminositas Matahari,
tetapi temperaturnya hanya setengahnya dari temperatur Matahari. Berapakah radius
bintang tersebut dinyatakan dalam radius Matahari?

6. Bintang A dab B mempunyai magnitudo semu yang sama. Jika luminositas bintang A
lima kali luminositas bintang B, dan jarak bintang A sekitar 15 pc, berapakah jarak
bintang B?

7. Dua gugus terbuka A dan B terlihat saling berdekatan dalam bidang galaksi. Diameter
sudut kedua gugus tersebut masing-masing adalah dan 3 , sedang modulus
jaraknya 15,00 dan 10,00. Seandainya diameter sesungguhnya kedua gugus tersebut
sama, tentukan jarak kedua gugus tersebut dalam kpc dan koefisien serapan antar
bintang a dalam magnitudo/kpc.

8. Sebuah sistem bintang bertiga memiliki magnitudo total 0,0. Bintang A dan B
masing-masing memiliki magnitudo 1,0 dan 2,0. Tentukanlah magnitudo komponen
ketiga (sebut bintang C).

OSN 2008_Teori Essay

9. Sebuah bintang A0 mempunyai magnitude visual mv = 12,5 dan magnitude biru mB =


13,3.
a. Berapakah ekses warna untuk bintang ini,
b. Absorpsi visual Av didepan bintang tersebut,
c. Jarak bintang sebenarnya (dalam parsek),
d. Berapakah kesalahan penentuan jarak ini, jika seandainya faktor adsorbsi tidak
diikutsertakan.

OSN 2008_Teori Essay

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH UMUM


Test Seleksi Olimpiade Astronomi 2003
Materi
Waktu
Periode

: Astronomi
: 10.00 12.00
: Juli 2003

Jawablah soal-soal berikut di lembar jawab


Soal 1 (nilai 7)
Sebatang tongkat dimanfaatkan sebagai jam matahari dengan cara ditancapkan tegak lurus di
atas tanah datar. Tinggi bagian tongkat yang berada di atas permukaan tanah 56 cm. Panjang
bayangan tongkat diamati terus menerus. Ternyata panjang bayangan tongkat yang terpendek
adalah 15 cm dan bayangan tersebut berada di sebelah selatan tongkat. Pengamatan dilakukan
di Jakarta yang memiliki lintang geografis 6 08 Lintang Selatan. Matahari tepat melintasi
daerah dengan lintang geografis berapa pada hari itu? Uraikan dengan jelas bagaimana
caramu memperoleh angka lintang geografis itu!
Soal 2 (nilai 7)
Dalam Astronomi, kecerlangan suatu benda langit dinyatakan dengan besaran magnitudo (m).
Rumus magnitudo adalah :
m = 2,5 log

C
Co

C adalah banyaknya foton (energi cahaya) yang diterima oleh detektor dari benda langit yang
diamati tiap detik. Co adalah suatu tetapan yang satuannya sama dengan C. Harga Co ini tetap
untuk suatu detektor tertentu. Sebuah bintang yang terletak pada jarak 100 tahun cahaya dari
bumi magnitudonya 7. Berapakah magnitudo bintang tersebut jika jaraknya 1 tahun cahaya
dari bumi ?
Soal 3 (nilai 5)
Andaikan di masa yang akan datang, manusia sudah bisa membangun koloni di Bulan. Di
sana dibangun dua koloni kecil yang dipisahkan oleh jarak 50 km. Jika koloni tersebut
diamati dari Bumi dengan bantuan teleskop yang perbesarannya 2000 kali, apakah kedua
koloni tersebut tampak terpisah atau menyatu ? Jelaskan!
Soal 4 (nilai 5)
Sebuah satelit buatan bergerak dalam orbit lingkaran sekitar Bumi, memerlukan 90 menit
untuk melengkapi satu revolusi. Apabila periode orbit Bulan mengitari Bumi sebesar 27,32
hari, hitung tinggi satelit di atas Bumi !

Soal 5 (nilai 7)
Andaikan kita bisa memampatkan matahari menjadi bola berjari-jari 3 km, maka matahari
akan menjadi Black Hole. Perkirakanlah kerapatan Black Hole tersebut ! Coba perkirakan
mengapa disebut Black Hole!
Soal 6 (nilai 4)
Tentukanlah massa Pluto dinyatakan dalam massa Matahari, jika diketahui bahwa satelit
planet tersebut yaitu Charon, mengelilinginya dengan periode 6,4 hari. (Jarak Pluto - Charon
0,00013 satuan astronomi).
Soal 7 (nilai 6)
Misalkan terang sebuah bintang 100 kali lebih terang daripada Matahari, tetapi temperaturnya
hanya setengah dari temperatur Matahari. Berapakah radius bintang tersebut dinyatakan
dalam radius Matahari ?
Soal 8 (nilai 4)
Apa yang akan terjadi pada Bumi dan semua mahluk yang hidup di atasnya sekitar lima
milyar tahun mendatang pada saat Matahari menjadi bintang raksasa merah ? (Apabila
Matahari menjadi bintang raksasa merah, radiusnya bisa mencapai 100 sampai 200 juta
kilometer).
Soal 9 (nilai 3)
Uraikanlah bagaimana ekor komet terbentuk! Gambarkanlah arah ekor komet tersebut ketika
mendekati dan menjauhi Matahari !
Soal 10 (nilai 7)
Tiga buah bintang diamati kecerlangan (magnitudo) nya dalam panjang gelombang visual (V)
dan biru (B) seperti diperlihatkan pada tabel dibawah ini :
No. Bintang
1
2
3

V
8,52
7,45
7,45

B
8,82
7,25
6,35

a. Tentukan bintang yang paling terang


b. Bintang yang kau pilih itu apakah pada kenyataannya benar-benar bintang yang paling
terang?
c. Tentukanlah, bintang mana yang paling panas dan mana yang paling dingin
Soal 11 (nilai 4)
Pengamat yang berada di belahan Bumi selatan dapat mengamati bintang-bintang tertentu
mulai dari terbit hingga terbenam selama lebih dari 12 jam. Pada bulan-bulan apa saja dan
berada di daerah langit mana bintang-bintang yang bisa dilihat selama lebih 12 jam itu ?
Jelaskan !
Soal 12 (nilai 3)
Jika kamu berada di belahan Bumi utara, maka kamu akan melihat bintang-bintang yang
berada di sekitar kutub utara langit tidak pernah terbit dan tidak pernah terbenam. Mengapa
hal ini bisa terjadi, jelaskanlah jawaban kamu !

Soal 13 (nilai 3)
Jelaskanlah mengapa sesudah Matahari terbenam, langit masih tampak terang dan baru
beberapa saat kemudian langit menjadi gelap !
Soal 14 (nilai 6)
Dalam Gambar 1 dan 2 dapat dilihat penampakan bulan sabit di sebelah barat pada sore hari
di bulan Desember. Dalam kedua gambar umur bulan sama, tetapi diamati oleh dua orang
pengamat yang berada di tempat yang berbeda. Dapatkah kamu jelaskan, di Bumi bagian
manakah atau di lintang manakah kedua pengamat tersebut melihat bulan sabit seperti tampak
pada Gambar 1 dan 2 ? Perkirakanlah umur bulan (dalam hari) yang tampak pada kedua
gambar tersebut !

Gambar 1

Gambar 2

Soal 15 (nilai 3)
Karena orbit Mars berbeda dengan orbit Bumi, maka jarak Mars dari Bumi selalu berubah.
Andaikan pada tanggal 29 Agustus 2003 diameter sudut Mars adalah 26, berapa jarak Mars
dari Bumi saat itu. Diketahui diameter linier Mars adalah 6800 km.
Soal 16 (nilai 6)
Jelaskan dengan diagram bagaimana planet Venus tampak sebagai bintang pagi atau
sebagai bintang senja !

Soal 17 (nilai 5)
Dalam tabel di bawah ini terdapat data magnitudo dari lima buah bintang. Tentukan bintang
nomor berapa saja yang bisa diamati dengan mata telanjang di malam gelap. Tentukan juga
bintang mana yang paling terang dan bintang mana yang paling redup, jelaskan !
Bintang No.
1
2
3
4
5

Magnitudo
6,5
5,2
7,3
-2,5
2,7

Soal 18 (nilai 7)
Andaikan ada sebuah planet berbentuk bola sempurna yang radiusnya sama dengan radius
bumi. Di sepanjang katulistiwa planet tersebut dililitkan kawat secara ketat sehingga kawat
tidak tegang dan tidak kendor. Jika kemudian kita tambahkan kawat sepanjang 2 m dan dibuat
tetap berbentuk lingkaran, tentunya sekarang menjadi ada jarak antara permukaan planet
dengan kawat itu. Dapatkah seekor kucing yang berjalan di permukaan planet lewat di bawah
kawat itu sekarang ? Jelaskan jawabanmu disertai dengan gambar.
Soal 19 (nilai 3)
Mengapa untuk pengamatan bintang pada panjang gelombang ultraviolet digunakan roket
atau satelit sedangkan inframerah cukup menggunakan balon ?
Soal 20 (nilai 5)
Sebuah bintang bergerak mendekati bumi dengan kecepatan 30 km/detik. Pada panjang
gelombang berapakah pengamat akan melihat garis spektrum dengan panjang gelombang
diam 6000?

Rumus-rumus dan konstanta (gunakan bila perlu):


L = 4 R2 Tef4
Luminositas matahari :
Luminositas bintang :

L = 4 R2 Tef4

Fluks pancaran yang diterima di bumi E =

L
, L = luminositas bintang, d = jarak bintang.
4d 2

Massa Bumi ( M B ): 5,97 x 1024 kg


Massa Matahari ( M ): 1,99 x 1030 kg
Jarak bumi matahari : 1 SA = 150 juta km
Jarak rata-rata bumi bulan : 384 000 km
Jejari matahari : 700 000 km
Jejari bumi : 6378 km
Konstanta gravitasi umum (G): 6,68 x 10-11 Nm2/kg2
Daya pisah mata manusia 15 detik busur
Kecepatan cahaya di ruang hampa : 300 000 km/detik
Tan(0,0075)=0.00013

Kunci Soal 1
Misalkan sudut antara tongkat dengan arah sinar datang dinamai .

56 cm

15 cm
Panjang sisi miring =
sin = 15/58

(nilai 2)

562 + 152 58

cos = 56/58

2 sin cos = sin 2


sin 2 = 2
2 30

15 56
= 0,4994 0,5
56 58

15

Dipihak lain, = L + 6 8

(nilai 3)

L = 15 - 6 8 = 8 52

(nilai 2)

Kunci soal 2
Misalkan C1 adalah banyaknya foton yang diterima detektor jika bintang berada pada jarak
100 tahun cahaya
C
7 = 2,5 log 1
C0
Misalkan X dan C2 masing-masing adalah magnitudo dan banyaknya foton yang terdeteksi
tiap detik jika bintang berada pada jarak 1 tahun cahaya.
C2
(nilai 3)
C0
Banyaknya foton yang diterima detektor berbanding lurus terhadap kuadrat jarak :
C 2 r12
=
C1 r22
X = 2,5 log

C2 =

X = 2,5 log
X = 2,5 log

r12
100 2
C
=
C1
1
1
r22

(nilai 2)

C2
10000C1
= 2,5 log
C0
C0

C1
2,5 4 = 7 10 = 3
C0

(nilai 2)

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA

Soal Test Olimpiade Sains Nasional 2009


Bidang
Materi
Hari/Tanggal
Waktu

:
:
:
:

ASTRONOMI
Pengolahan Data
Rabu, 5 Agustus 2009
20.00 24.00

I. Jarak Bintang Cepheid


Dalam Tabel 1 diperlihatkan data dua puluh lima bintang Cepheid yang berada di Galaksi
kita. Tugas kamu adalah,
a. Dari data pada Tabel I, buatlah plot antara periode dengan magnitudo mutlak dari
bintang-bintang Cepheid tersebut.
b. Tentukanlah persamaan yang memperlihatkan hubungan periode-magnitudo mutlak
dari bintang-bintang Cepheid tersebut (diandaikan persamaannya berupa persamaan
linier), dan selanjutnya gambarkanlah persamaan ini pada gambar yang kamu buat di
butir a.
c. Tentukanlah jarak bintang-bintang variabel Cepheid pada Tabel 2 dengan
menggunakan kurva yang kamu buat pada butir b, dan data pada Tabel 2.
Tabel 1:Data bintang Cepheid di Galaksi kita (Storm et.al 2004)
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
Soal Pengolahan Data

ID
SU Cas
EV Sct
BF Oph
T Vel
CV Mon
V Cen
BB Sgr
U Sgr
S Nor
V340 Nor
UU Mus
U Nor
LS Pup
VW Cen
X Cyg
RY Sco
RZ Vel
WZ Sgr
VZ Pup
SW Vel
T Mon
AQ Pup
l Car
U Car
SV Vul

RA ()
02h 47m 28,88
18 33 57,00
17 02 59,00
08 36 03,00
06 34 27,00
14 28 56,92
18 48 02,00
18 28 57,00
16 14 42,00
16 09 21,30
11 49 50,00
15 38 28,00
07 56 58,00
13 30 31,00
20 41 26,60
17 47 34,00
08 35 18,00
18 14 03,00
07 36 35,00
08 42 0,00
06 22 31,00
07 56 21,00
09 43 52,35
10 55 45,57
19 49 28,00

Dec ()
68
-08
-26
-47
03
-56
-20
-19
-57
-54
-65
-55
-29
-63
35
-33
-43
-19
-28
-47
07
-28
-62
-59
27

40
13
30
11
06
40
21
09
46
07
07
09
10
47
24
41
56
05
23
13
06
59
16
27
19

Log P

MV

0,2899
0,4901
0,6093
0,6665
0,7307
0,7399
0,8220
0,8290
0,9892
1,0526
1,0658
1,1019
1,1506
1,1771
1,2145
1,3079
1,3096
1,3394
1,3649
1,3700
1,4319
1,4786
1,5509
1,5891
1,6532

-3,140
-3,345
-2,750
-2,692
-3,038
-3,295
-3,518
-3,477
-4,101
-3,814
-4,159
-4,415
-4,685
-4,037
-4,991
-5,372
-5,019
-5,009
-4,801
-5,042
-5,060
-5,513
-5,821
-5,617
-6,752
Hal 1 dari 2 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

Tabel 2. Data bintang-bintang Cepheid yang akan ditentukan jaraknya


No.

ID

RA ()

1
2
3
4
5
6
7
8
9

Cep
Aql
XX Cen
BN Pup
VY Car
WZ Car
RY Vel
KN Cen
RS Pup

22h 27m 8.s53


19 49 55,50
13 37 01,12
08 04 21,00
10 42 33,28
10 53 19,00
10 18 48,00
13 33 02,00
08 11 09,00

Dec ()
58
00
-57
-29
-57
-60
-55
-64
-34

09
52
21
57
18
40
04
18
25

Log P

mv

.
0,8559
1,0395
1,1359
1,2768
1,3620
1,4492
1,5319
1,6174

3.649
3,409
6,956
8,437
6,654
7,419
7,112
6,792
5,545

?
?
?
?
?
?
?
?
?

II. Posisi Bumi dan Planet Mars

Di bawah ini adalah tabel data posisi Bumi dan planet Mars, diambil dari The American
Ephemeris and Nautical Almanac edisi 1973 dan 1974 yang berisi tentang posisi garis bujur langit
heliosentris (yaitu jarak sudut dari vernal equinox, sepanjang garis ekliptika, dari titik tampak
Matahari). Untuk melihat peristiwa gerak retrograde planet Mars, data planet di bawah ini
harus diplot pada kertas koordinat polar (disediakan). Di dalam kertas tersebut telah
dinyatakan lingkaran orbit Bumi dan Mars.
a. Dengan menggunakan data yang ada, plot posisi ke dua planet pada kertas koordinat
polar yang telah disediakan.
b. Untuk setiap tanggal, hubungkan dengan garis lurus antara posisi Bumi dan Mars.
c. Tentukan tanggal berapa Mars mulai mengalami gerak retrograde.
Data planet

Soal Pengolahan Data

No. Tanggal

Bumi

Mars

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

297
317
336
357
17
36
57
78
98
119
139

331
345
357
10
22
35
46
58
68
80
92

20 Juli
10 Agustus
30 Agustus
20 September
10 Oktober
30 Oktober
20 November
10 Desember
30 Desember
20 Januari
10 Februari

Hal 2 dari 2 hal

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA

Soal Test Olimpiade Sains Nasional 2009


Bidang
Materi
Hari/Tanggal
Waktu

I.

:
:
:
:

ASTRONOMI
Teori (Pilihan Ganda dan Essay)
Kamis, 6 Agustus 2009
14.00 -17.00

PILIHAN GANDA

Pilih jawaban yang benar dengan cara memberi tanda silang X pada lembar jawab yang
telah disediakan
1. Kemampuan teleskop refraktor Zeiss Observatorium Bosscha yang berdiameter 60cm untuk
mengumpulkan cahaya dibandingkan mata kita yang dianggap memiliki diameter sekitar 1 cm
adalah :
a. 1/3600 X.
b. 1/60 X.
c. 60X.
d. 360X.
e. 3600X.
2. Sebuah teleskop dengan diameter 20 cm (f/D=10) dilengkapi lensa okuler dengan panjang fokus
15 mm (okuler A)dan 40 mm (okuler B). Jika dipergunakan melihat planet Jupiter dengan
diameter sudut 40 detik busur, maka
a. Planet Jupiter akan tampak lebih besar dengan okuler A
b. Planet Jupiter akan tampak lebih besar dengan okuler B
c. Planet Jupiter akan sama besar baik di okuler A maupun B
d. Planet Jupiter akan tampak redup di kedua okuler tersebut
e. Planet Jupiter akan tampak lebih kecil dengan okuler A

Soal Pilihan Ganda

Hal 1 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

3. Apabila percepatan gravitasi dipermukaan bumi (di permukaan laut) adalah 980 cm/s2, maka
percepatan di sebuah statsiun ruang angkasa yang berada pada ketinggian 30 000 km di atas
permukaan Bumi adalah,
a. 198,81 cm/s2
b. 30,06 cm/s2
c. 8,18 cm/s2
d. 441.40 cm/s2
e. 566,20 cm/s2
4. Pada diagram di bawah ini, asteroid XPL6 melintas tepat diantara pesawat ruang angkasa
Spiff dan bintang raksasa Bisonus. Berdasarkan ukuran relatif dan posisi bintang
Bisonus, asteroid XPL6 dan Spiff seperti tersebut, akankah Spiff mengalami gerhana total?
a. Ya, karena Spiff berada dalam bayangan umbra
b. Tidak, karena Spiff berada dalam perpanjangan bayangan umbra
c. Dari diagram di atas, kita tidak bisa tahu
d. Bentuk asteroid yang tidak beraturan, Spiff tidak mungkin mengalami gerhana total
e. Semua jawaban salah
Asteroid
XPL6
Star Eta Bisonus

Spiff

5. Sebuah asteroid mempunyai jarak perihelium 2,0 Satuan Astronomi (AU) dan jarak
apheliumnya adalah 4 satuan astronomi. Berapakah periode asteroid ini ?
a. 14,7 tahun
b. 8,0 tahun
c. 5,2 tahun
d. 2,8 tahun
e. 1,4 tahun
6. Dua buah benda mengorbit benda ketiga sebagai benda sentral. Benda A mengorbit elips
dengan setengah sumbu panjang 16 satuan dan setengah sumbu pendek 9 satuan, benda B

Soal Pilihan Ganda

Hal 2 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

mengorbit lingkaran dengan jari-jari 12 satuan. Keduanya bergerak dari titik awal yang sama.
Setelah menyelesaikan satu putaran, maka di titik awal itu
a. benda A dan benda B tiba bersamaan
b. benda A tiba lebih awal dari benda B
c. benda A mendahului benda B
d. benda B tiba lebih awal dari benda A
e. benda A berada di belakang benda B
7. Pada suatu malam sekitar jam 21:00, seseorang yang ada di Ulanbator, Mongolia

( = 47

55' Lintang Utara dan = 106o Bujur Timur) melihat bintang Vega di atas kepalanya.
Apabila pada saat yang sama seseorang pengamat yang berada di bujur yang sama dengan
Ulanbator, melihat bintang tersebut pada ketinggian 35o 51, maka lintang tempat pengamat
tersebut adalah.
a. -58 o 05
b. -54 o 05
c. -6 14
d. -12 04
e. -5 20
8. Bila satu bulan draconic didefenisikan periode Bulan duakali berturutan melewati titik
simpul orbit Bulan yang sama yaitu 27.2122 hari, maka satu siklus Saros gerhana Bulan atau
gerhana Matahari setara dengan
a. 242 bulan dracontic
b. 223 bulan dracontic
c. 235 bulan dracontic
d. 239 bulan dracontic
e. 135 bulan dracontic
9. Pada saat oposisi planet memperlihatkan terang yang paling tinggi, sementara pada saat
konjungsi memperlihatkan terang yang paling rendah. Berapakah perbandingan terang Mars
pada saat oposisi dan konjungsi?
a. 2,5 kali
b. 5 kali
c. 25 kali

Soal Pilihan Ganda

Hal 3 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

d. 50 kali
e. 75 kali
10. Pada titik perihelionnya jarak planet Merkurius 0,341 SA dari Matahari. Sedangkan setengah
sumbu panjangnya adalah 0,387 SA. Berapakah luas daerah yang disapunya dalam satu
periode?
a. 0,467 SA2
b. 0,312 SA2
c. 0,213 SA2
d. 0,104 SA2
e. 0,621 SA2
11. Diketahui massa matahari M0 kita ketahui pula Matahari akan bertransformasi menjadi
bintang raksasa dan berakhir di bintang Katai Putih (white dwarf). Akibatnya gerak Bumi
mengelilingi Matahari juga akan berubah. Seandainya Bumi kita masih tetap bertahan pada
jarak 1 SA dan periodenya menjadi 258 hari. Massa Matahari pada saat itu adalah;
a. 3 M
b. 2,5 M
c. 2 M
d. 1,5 M
e. 1 M
12. Jika massa Matahari menjadi dua kali lebih besar dari sekarang, dan apabila planet-planet
termasuk Bumi tetap berada pada orbitnya seperti sekarang, maka periode orbit Bumi
mengelilingi Matahari adalah,
a. 259 hari
b. 321 hari
c. 365 hari
d. 423 hari
e. 540 hari
13. Sebuah bintang yang berjarak 2 pc mempunyai magnitudo semu m = 1,3. Apabila energi
yang kita terima dari bintang ini adalah 8 x 10-9 watt/m2, maka energi yang kita terima dari
sebuah bintang yang magnitudo semunya m = 5,3 adalah,
a. 3,18 x 10-7 watt/m2
Soal Pilihan Ganda

Hal 4 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

b. 5,51 10-8 watt/m2


c. 3,26 x 10-8 watt/m2
d. 1,96 x 10-9 watt/m2
e. 2,01 x 10-10 watt/m2
14. Ada empat buah bintang dengan data fotometri sebagai berikut,
Bintang

Mv

10,72

10,82

-1,0

13,15

10,21

3,0

15,67

14,27

5,5

7,34

11,54

-3,5

Dari data tersebut, dan apabila kita abaikan penyerapan oleh materi antar bintang, maka
bintang yang jaraknya sama dari kita adalah,
a. bintang B dan A
b. bintang D dan C
c. Bintang A dan D
d. Bintang B dan C
e. Bintang A dan C
15. Andaikan bahwa luminositas sebuah daerah pembentukan bintang didominasi oleh lima

bintang terang tipe O yang masing-masing memiliki magnitudo mutlak -8. Maka magnitudo
mutlak daerah pembentukan bintang tersebut adalah:
a. -9.75
b. -9.25
c. -6.25
d. -6.75
e. -10.5
16. Pada gambar di bawah diperlihatkan 5 profil garis H dari lima buah bintang. Dari kelima
profil garis H tersebut yang bintangnya mengalami kehilangan massa yang cukup besar
adalah profil garis nomor,

Soal Pilihan Ganda

Hal 5 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

17. Dari pengamatan terhadap sebuah bintang deret utama kelas K yang berada di sebuah Gugus
Bintang, diperoleh fluks sebesar 6,23 10-7 erg/m2. Jika luminositas bintang tersebut adalah
0,4 L (Luminositas Matahari), maka jarak Gugus Bintang adalah,
a. 2,95 103 pc
b. 1,04 103 pc
c. 9,03 102 pc
d. 8,00 102 pc
e. 4,53 102 pc
18. Garis absorpsi Kalsium di laboratorium biasanya ditemukan pada panjang gelombang 400
nm. Jika kita melihat garis tersebut pada 456 nm pada spektrum sebuah galaksi, berapakah
jarak galaksi tersebut jika diketahui konstanta Hubble 70 km/s/Mpc?
a. 60 Mpc
b. 600 Mpc
c. 600 Mpc
d. 90 Mpc
e. 900 Mpc

Soal Pilihan Ganda

Hal 6 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI


19. Magnitudo mutlak sebuah bintang dalam galaksi Andromeda yang berjarak 690 kpc adalah 5.
Bintang tersebut meledak sebagai supernova dan menjadi 109 kali lebih terang. Magnitudo semu
bintang tersebut setelah meledak menjadi supernova menjadi sekitar:

a. -17.5
b. -5.2
c. 6.7
d. 20.1
e. 29.2
20. Nebula M20 yang dikenal dengan nama Nebula Trifid, mempunyai diameter sudut sebesar
20 menit busur, jika jarak nebula ini dari Bumi 2 200 tahun cahaya, berapakah diameter
nebula ini?
a. sekitar 0,5 tahun cahaya.
b. sekitar 13 tahun cahaya.
c. sekitar 100 tahun cahaya.
d. sekitar 4 tahun cahaya.
e. tidak bisa ditentukan jaraknya, karena datanya masih kurang.
21. Berdasarkan data spektroskopi, kecepatan radial galaksi Andromeda adalah 240 km/ detik
menuju pengamat. Andaikan, kecepatan tangensial galaksi itu 180km/detik. Jika Bumi
dianggap sebagai acuan yang diam, berapa kecepatan Andromeda dalam ruang antar galaksi?
Keterangan :
Kecepatan radial adalah kecepatan dalam arah garis pandang,
Kecepatan tangensial adalah kecepatan yang arahnya tegak lurus terhadap garis pandang
Garis pandang adalah garis khayal yang menghubungkan mata dan obyek yang diamati
a. 160 km/detik
b. 210 km/detik
c. 270 km/detik
d. 300 km/detik
e. 420 km/detik
22. Tahun Galaksi adalah lamanya waktu Matahari untuk mengorbit Galaksi. Dalam tahun Bumi,
lamanya tahun Galaksi ini adalah,
a. 100 Juta Tahun

Soal Pilihan Ganda

Hal 7 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

b. 230 Juta Tahun


c. 620 Juta Tahun
d. 940 Juta Tahun
e. 1000 Juta Tahun
23. Galaksi tetangga kita yaitu galaksi Andromeda mempunyai luminositas 3 kali luminositas
galaksi kita Bimasakti, dan jaraknya adalah 0,7 Mpc. Fluks yang diamati dari galaksi
Andromeda 10 000 kali lebih terang daripada fluks yang diamati dari sebuah quasar. Quasar
ini mempunyai luminositas 1000 kali luminositas galaksi kita Bimasakti. Jarak quasar adalah,
a. 1.28 101 Mpc
b. 3.85 102 Mpc
c. 1.28 103 Mpc
d. 2.36 106 Mpc
e. 3.85 1012 Mpc
24. Sebuah quasar yang sangat jauh teramati mempunyai pergeseran merah v/c = 0,15, dimana v
adalah kecepatan resesi quasar dan c adalah kecepatan cahaya. Dari persamaan Hubble, dapat
dihitung jarak quasar tersebut yaitu, (Ambil konstanta Hubble Ho = 70 km/s/Mpc)
a. 642,9 Mpc
b. 0,038 Mpc
c. 4,77 x 10-12 Mpc
d. 6,77 Mpc
e. 5,35 x 1010 Mpc
25. Secara tidak langsung Hukum Hubble menyatakan bahwa:
a. Alam semesta mengembang selamanya, umurnya tak hingga
b. Sebelum memulai pengembangannya sekarang ini, alam semesta telah mengerut dan
mengembang beberapa kali sebelumnya.
c. Galaksi-galaksi terjauh adalah yang tertua dan paling lanjut evolusinya.
d. Galaksi kita adalah pusat di mana alam semesta mulai mengembang.
e. Alam semesta mulai mengembang pada suatu waktu tertentu di masa lampau, alam
semesta memiliki umur yang berhingga

Soal Pilihan Ganda

Hal 8 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

II. SOAL ESSAY


Kerjakan semua soal dalam lembar jawaban
1. (DND) Koordinat Antares adalah = 16h 29m 24,40s , = -26 25' 55.0". Tentukanlah waktu
sideris pada saat bintang Antares terbit dan terbenam di Jakarta ( = -6o 10 28), dan abaikan
refraksi oleh atmosfer Bumi.
2. Untuk menentukan waktu menanam padi pada tahun ini, seorang petani yang berada di kota
A ( = 7h 10m 27s BT dan = -6o 49) menggunakan posisi gugus bintang Pleiades ( = 3h
47m dan = 20o7) yang diamati pada jam 7 malam waktu lokal. Kebiasaan ini telah
dilakukan oleh para petani di pulau Jawa sejak abad ke-17. Pengamatannya dilakukan dengan
menggunakan selongsong bambu yang diisi penuh dengan air, dan diarahkan ke gugus
bintang Pleiades di arah timur. Volume air yang tumpah akan menandai posisi Pleiades
cukup tinggi untuk dimulai musim menanam padi pada tahun tersebut. Jika panjang
selongsong bambu adalah 100 cm dan diameternya 10 cm, dan selongsong tersebut diisi air
sampai penuh. Kemudian diarahkan ke Pleiades, dan ternyata air yang tumpah sebanyak
0,785 liter. Tentukan kapan waktu pengamatan Pleiades yang dilakukan petani tersebut?

Diisi penuh air

100 cm

Gugus Bintang
Pleiades

Tumpahan air
sebanyak 0,785 liter

10 cm

3. Angin matahari yang isotropik (sama ke segala arah) menyebabkan laju kehilangan massa
matahari 31014 M setiap tahunnya.
a. Berapa massa yang ditangkap setiap hari oleh Bumi ketika mengelilingi matahari?
b. Berapa persen pertambahan berat badan kita setiap hari akibat pertambahan massa bumi
yang disebabkan oleh angin matahari ini?
Soal Pilihan Ganda

Hal 9 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

4. Pada saat sebuah bintang masif meledak menjadi sebuah supernova, maka bintang tersebut
akan bertambah terang dalam waktu yang singkat dengan luminositasnya 40 milyar kali lebih
besar daripada luminositas Matahari. Jika supernova seperti itu tampak di langit seterang
Matahari, berapakah jarak supernova tersebut?
5. Pengamatan pada panjang gelombang radio pada suatu awan gas yang berputar disekeliling
sebuah lubang hitam (black hole) yang berada di pusat galaksi X memperlihatkan bahwa
radiasi yang berasal dari transisi hidrogen (frekuensi diamnya = 1420 MHz) terdeteksi pada
frekuensi 1421,23 MHz.
a. Hitunglah kecepatan awan ini dan apakah awan ini bergerak menuju atau menjauhi kita?
b. Jika awan gas ini berada 0,2 pc dari lubang hitam, dan orbitnya berupa lingkaran,
hitunglah massa lubang hitam.

Soal Pilihan Ganda

Hal 10 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

Daftar Konstanta Astronomi & Fisika


Besaran

Harga

AstronSatuan Astronomi (SA)

149,597,870.691 km

Tahun Cahaya

9.4605 1017 cm = 63,240 SA

Parseks (pc)

3.0860 1018 cm = 206,265 SA

Tahun Sideris

365.2564 hari

Tahun Tropik

365.2422 hari

Tahun Gregorian

365.2425 hari

Bulan Sideris (Sidereal month)

27.3217 hari

Bulan Sinodis (Synodic month)

29.5306 hari

Hari sideris rata-rata (Mean sidereal day)

23h56m4s.091 of mean solar time

Hari matahari rata-rata (Mean solar day)

24h3m56s.555 of sidereal time

Jarak rata-rata Bumi Bulan

384,399 km

Massa Bumi (M )

5.9736 1027 g

Jejari Bumi

6,371.0 km

Massa Bulan (M)

7.3490 1025 g

Jejari rata-rata Bulan

1,738 km

Massa Matahari (M)

1.9891 1033 g

Jejari Matahari (R)

6.96 1010 cm

Luminositas Matahari (L)

3.96 1033 erg s-1

Konstanta Matahari (E)

1,37 106 erg cm-2 s-1

Temperatur efektif Matahari (Teff)

5 800 oK

Magnitudo semu Matahari (m)

-26.8

Magnitudo bolometrik Matahari (mbol)

-26.79

Magnitudo absolute Matahari (M)

4.82

Magnitudo bolometrik absolut Matahari (Mbol)

4.72

Kecepatan cahaya (c)

2.9979 1010 cm/s

Konstanta Gravitasi (G)

6.6726 10-8 dyne cm2 g-2

Konstanta Boltzmann (k)

1.3807 10-16 erg. K-1

Konstanta Steffan-Boltzmann ()

5.6705 10-5 erg cm-2 K- 4 s-1

Konstanta Planck (h)

6.6261 10-27 erg s

Soal Pilihan Ganda

Hal 11 dari 12 hal

OSN 2009 Bidang ASTRONOMI

Tabel Konversi
1

0.1 nm

1 barn

10-28 m2

1G

10-4 T

1 erg

10-7 J = 1 dyne cm

1 watt

1 J s-1 = 1 kg m2 s-3

1 esu

3.3356 10-10 C

1 amu (atomic mass unit)

1.6606 10 24 g

1 atm (atmosphere)

101,325 Pa = 1.01325 bar

1 dyne

10-5 N

## Selamat Bertanding ##

Soal Pilihan Ganda

Hal 12 dari 12 hal

SOAL OSN 2011


SOAL MULTIPLE CHOICE
1. Cahaya apakah yang tampak dari bintang-bintang yang berada di belakang nebula
gelap (dark nebula)?
a. Infra merah
b. Cahaya biru
c. Radio
d. Ultraviolet
e. Cahaya gelap
2. Ketika protobintang menjadi bintang deret utama, darimanakah energinya berasal?
a. Reaksi fusi Hidrogen
b. Kontraksi gravitasi
c. Aliran konveksi
d. Gelombang kejut dari supernova
e. Reaksi fisi hidrogen
3. Periode bintang ganda WDS 04403-5857 adalah P = 360,36 tahun dan setengah
sumbu panjang orbitnya = 3,051 detik busur. Apabila jumlah massa bintang
primer dan sekunder 1,46 massa Matahari, berapakah jarak bintang tersebut?
a. 12 parsek
b. 19 parsek
c. 36 parsek
d. 123 parsek
e. 35 parsek
4. Ketika sebuah protobintang menjadi bintang deret utama, ukuran dan temperaturnya
masing-masing akan
a. Menurun
b. Bertambah dan menurun
c. Tidak berubah
d. Menurun dan bertambah
e. Bertambah
5. Yang menyebabkan warna merah pada nebula emisi adalah
a. Gelombang kejut dari supernova yang berada di dekatnya
b. Cahaya bintang yang dihamburkan
c. Elektron dari nebula emisi yang bergerak ke tingkat energi yang lebih rendah
d. Cahaya bintang yang terhalangi oleh awan gas dan debu
e. Ledakan bintang yang sedang mengakhiri hidupnya sebagai planetary nebula
6. Pada tanggal 31 Juli 2011, banyak orang berusaha mengamati hilal (thin waxing
crescent). Hilal adalah penampakan pertama sabit bulan setelah bulan baru. Waktu

konjungsi Bulan adalah tanggal 31 Juli 2011 jam 01:39 WIB. Pengamatan
dilakukan setelah Matahari terbenam. Jika diketahui bahwa koordinat Matahari
pada jam 00 UT tanggal tersebut adalah = 8jam 38menit; = +180 28 dan
koordinat Bulan = 8jam 31menit; = +150 16, lokasi mana yang lebih besar
kemungkinan untuk bisa berhasil mengamati hilal, Bangkalan (Madura) atau Banda
Aceh? (anggap kondisi atmosfir di kedua lokasi sama cerahnya, sama-sama melihat
Matahari terbenam di pantai, koordinat geografis Banda Aceh (950 19 BT ; 50 33
LU dan Bangkalan: 1120 47 BT ; 60 59 LS)
a. Banda Aceh, karena di Bangkalan Matahari terbenam lebih awal sehingga jarak
sudut Matahari-Bulan lebih besar di Banda Aceh dibandingkan Bangkalan
b. Banda Aceh, karena Banda Aceh berada di belahan Bumi Utara, Matahari dan
Bulan juga di belahan langit Utara
c. Bangkalan, karena Bangkalan berada di belahan Bumi Selatan dan lebih timur
daripada Banda Aceh
d. Bangkalan, karena pada saat Matahari terbenam, sudut yang dibentuk arah
Bulan-Matahari dengan horizon lebih tegak di Bangkalan daripada di Banda
Aceh
e. Sama baiknya, posisi Bulan sama tingginya pada waktu Matahari terbenam,
hanya beda waktu terbenamnya saja
7. Supernova yang luminositasnya 1 milyar kali lebih terang dari Matahari digunakan
sebagai lilin penentu jarak (standard candle) untuk menentukan jarak sebuah
galaksi. Dilihat dari Bumi, supernova tersebut tampak secerlang Matahari jika
berada pada jarak 10 kpc. Maka jarak supernova tersebut ke galaksi adalah
a. 200 Megaparsek
b. 316 Megaparsek
c. 400 Megaparsek
d. 350 Megaparsek
e. 215 Megaparsek
8. Jika kita tinggal di Planet Mars dan Bumi, maka jarak satu parsek menjadi
a. 206265 SA (SA = Satuan Astronomi = Jarak Bumi-Matahari)
b. 412530 SA
c. 3,26 tahun cahaya
d. 4,97 tahun cahaya
e. 3,09 x 1013 km
9. Pilih mana yang BENAR
a. Dengan jarak Matahari ke Pusat Galaksi 25.000 tahun cahaya dan kecepatan
rotasi Matahari mengelilingi Pusat Galaksi 230 km/detik, maka satu tahun
kosmik adalah 325 juta tahun
b. Fakta bahwa kecepatan rotasi tidak menurun dengan bertambah jauhnya jarak
dari Pusat Galaksi menunjukkan bahwa sebagian besar massa Galaksi memang
terkonstentrasi di sekitar Pusat Galaksi

c. Sumber kompak SgrA* yang dianggap sebagai pusat gravitasi dan dinamika
Galakis, diamati dengan VLBI mempunyai ukuran 0,002. Dengan jarak ke
Pusat Galaksi 8,5 kpc. Maka diameter liniernya adalah 5 SA
d. Menurut teori, dalam Galaksi seharusnya sekitar 1.000 bintang lahir setiap
tahunnya, tetapi pada kenyataannya jauh lebih kecil dari angka ini, yaitu 3
bintang saja. Salah satu penyebabnya adalah rotasi Galaksi itu sendiri
e. Gerakan orbit yang cepat dari obyek-obyek sekeliling Pusat Galaksi tidak
merupakan bukti bahwa Pusat Galasi kita berujut sebuah Supermassive Black
Hole.
10. Pilih mana yang BENAR
a. Skema garputala klasifikasi Hubble adalah sistem klasifikasi galaksi berdasar
penampilan morfologi dengan klasifikasi utama: eliptis, spiral, dan tak
beraturan. Klasifikasi ini juga mencerminkan evolusi dari galaksi.
b. Hukum Hubble adalah hubungan antara pergeseran merah dalam spektrum
galaksi yang jauh, dengan jaraknya. Tetapi kecepatan menjauh galaksi tersebut
tidak langsung berbanding lurus dengan jaraknya.
c. Waktu Hubble adalah waktu yang diperlukan galaksi untuk bergerak ke
jaraknya sekaran, berarti juga umur jagat raya sekarang.
d. Materi gelap adalah materi yang tidak memancarkan radiasi yang dapat
dideteksi tetapi memberi pengaruh gravitasi pada lingkungannya walaupun
tidak merupakan fraksi yang besasr dalam galaksi atau jagat raya secara
keseluruhan
e. Lilin penentu jarak bukan merupakan cara penentuan jarak dalam astronomi
11. Pilih mana yang SALAH
a. Yang menentukan tipe morfologi sebuah galaksi adalah besarnya momentum
sudut yang dikandung dan laju pembentukan bintang dalam galaksi tersebut.
b. Jika besarnya momentum sudut keseluruhan kecil, dan proses pembentukan
bintang berlangsung dengan cepat, akhir dari proses ini adlaah galaksi spiral
dengan usia muda dan mengandung banyak gas.
c. Jika besarnya momentum sudut keseluruhan kecil, dan proses pembentukan
bintang berlangsung cepat, akhir dari proses ini adalah galaksi eliptis yang
didominasi oleh bintang usia lanjut dengan kandungan gas yang kecil.
d. Jika momentum sudut besar dan harga pembentukan bintang relatif rendah,
akhir dari proses ini adalah galaksi spiral dengan generasi bitang pertama
berlokasi dalam sistem sferoid sementara generasi berikutnya beserta gas
terdistrubusi pada piringan.
e. Pada tabrakan antara dua galaksi, bintang-bintangnya senditi secara individual
tidak akan saling bertrabrakan.
12. Seseorang di sebuah pulau kecil yang tepat berada di garis khatulistiwa Bumi
melihat sebuah bintang terbit tepat di titik Timur pada jam 18:01:22 waktu lokal.
Dengan memperhitungkan bahwa refraksi atmosfir membuat sebuah bintang di

horizon nampak lebih tinggi 35 menit busur, pada jam berapakah bintang akan
terbenam? (hitung sampai ketelitian detik)? Anggap periode revolusi Bumi
mengelilingi Matahari 365,25 hari.
a. Jam 06:03:42
b. Jam 05:59:02
c. Jam 06:04:04
d. Jam 05:57:18
e. Tidak ada yang benar
13. Satu tahun sideris adalah
a. Selang waktu dua kali transit Bumi secara berurutan melewati equinoks
b. Selang waktu dua kali transit Matahai rata-rata melewati titik perihelion
c. Selang waktu dua kali transit Bumi secara berurutan melewati ekuinoks ratarata
d. Bujur ekliptika rata-rata Matahari bertambah 3600
e. Matahari rata-rata tidak menempuh satu revolusi yang lengkap karena vernal
equinoks bergerak retrograde
14. Bila diketahui (waktu dalam UT) bahwa oposisi planet Saturnus adalah 31,9
Desember 2003 (Julian Date (JD) = 2453005,4), oposisi planet Jupiter adalah 2,4
Februari 2003 (JD = 2452672,9), dan oposisi Mars adalah 28,8 Agustus 2003 (JD =
2452880,3), maka pada tahun 2012
a. Mars, Jupiter dan Saturnus tidak beroposisi
b. Mars dan Jupiter beroposisi, Jupiter tidak beroposisi
c. Mars dan Saturnus beroposisi, Jupiter tidak beroposisi
d. Jupiter dan Saturnus beroposisi, Mars tidak beroposisi
e. Mars, Jupiter dan Saturnus beroposisi
15. Foto berikut memperlihatkan bagian sisi permukaan Bulan yang menghadap Bumi.
Empat bagian permukaan telah ditandai, yaitu Mare Imbrium, Crater Tycho, Crater
Copernicus, dan Montes Apenninus. Gunakan prinsip sayatan melintang untuk
menaksir umur keempat kawasan tersebut. Urutkan umur relatif mulai dari yang tua
sampai yang muda!
(Prinsip sayatan melintang adalah asumsi bagian teratas dari suatu permukaan
mempunyai umur yang lebih muda dari lapisan yang berada di bawahnya. Bagian
yang muda lebih cemerlang, sebab belum banyak ditutupi oleh debu akibat
tumbukan benda kecil tata surya ataupun lava yang disemburkan Bulan di masa
lalu)

a.
b.
c.
d.
e.

Crater Copernicus > Montes Apenninus > Mare Imbrium > Crater Tycho
Crater Tycho > Crater Copernicus > Mare Imbrium > Montes Apenninus
Mare Imbrium > Montes Apenninus > Crater Copernicus > Ccrater Tycho
Montes Apenninus > Crater Copernicus > Mare Imbrium > Crater Tycho
Montes Apenninus > Mare Imbrium > Crater Copernicus > Crater Tycho

SOAL ESSAY
1. Sebuah kamera CCD dipasang pada sebuah teropong refraktor berdiameter 20 cm
dengan panjang fokus 200 cm, dipakai memotret sebuah gugus bintang dengan
waktu pencahayaan 18 detik. Kemudian kamera CCD itu dipindahkan ke teropong
lain yang diameternya 30 cm dan memotret gugus bintang yang sama. Hasilnya
kedua citra sama persis sehingga orang tidak dapat membedakan mana yang
diambil dengan teropong 20 cm mana yang diambil dengan teropong 30 cm.
Hitunglah waktu pencahayaan dan panjang fokus teropong yang diameternya 30
cm!
2. Periode orbit satelit buatan 3,42 hari. Jika satelit itu mengorbit Bumi dalam orbit
yang hampir berupa lingkaran dan bidang orbitnya adalah bidang ekuator,
berapakah deklinasi kritis Matahari (dalam koordinat ekuatorial geosentris) agar
satelit itu tidak mengalami gerhana ?

3. Salah satu bulan Saturnus adalah Triton. Jarak rerata Saturnus ke Matahari 9,55 SA,
sedangkan jejari Triton 1353 km dan jejari orbitnya 354759 km. Pertanyaannya :
a. Berapakah panjang umbra yang dibentuk oleh Triton saat konjungsi dengan
Saturnus
b. Apakah gerhana Matahari dan gerhana Triton dapat terjadi ?
4. Sebuah asteroid dengan eksentrisitas e = 0,2 mempunyai albedo A = 0,7 ketika dia
berada di aphelion. Diketahui pula albedonya pada saat berada di perihelion adalah
A = 0,6 dan magnitudonya mP = 20. Jarak perihelionnya rP = 40 SA. Berapakah
magnitudo asteroid itu ketika berada di aphelion? Asteroid tersebut diamati pada
tengah malam di dekat meridian ketika dia berada di aphelion dan perihelion.
5. Gambar di bawah adalah Diagram Dua Warna, (U-B) vs (B-V).

Kurva menunjukkan tempat kedudukan bintang-bintang dari berbagai kelas spektrum


yang tidak mengalami pemerahan. Diberikan juga garis pemerahan. Dari pengamatan
dalam magnitudo U, B, dan V, diperoleh posisi bintang X seperti pada gambar di atas.
a. Dengan menggunakan skala pada kedua sumbu, taksirlah berapa besar ekses
warna E(U-B) dan E(B-V) yang dialami oleh bintang X. Urutkan caranya secara
sistematis.
b. Dapatkah Diagram Dua Warna ini digunakan untuk mengklasifikasi spektrum
bintang? Jika dapat, perkirakan kelas spektrum bintang X.

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA


_______________________________________________________________

Soal Tes Olimpiade Sains Nasional 2010


Bidang

: ASTRONOMI

Materi

: Pengolahan Data

Tanggal

: 3 Agustus 2010

Nama

Provinsi

...

...

Sekolah & Kelas (saat ini)

...

Tanggal Lahir

Kabupaten/Kota

...
Tanda tangan

...

...

1. Di bawah ini adalah data pengamatan garis spektrum Na D1 dan Na D2 dari sebuah
bintang. Diketahui panjang gelombang diam (0) dari garis spektrum Na D1 =
5889,950 Angstrom dan Na D2=5895,924 Angstrom
Spektrum

Waktu t (hari)

1 (Angstrom)

2 (Angstrom)

5890,411

5896,366

0,974505

5890,496

5896,511

1,969681

5890,491

5896,446

2,944838

5890,305

5896,274

3,970746

5890,014

5896,029

4,886585

5889,815

5895,800

5,924292

5889,642

5895,597

6,963536

5889,638

5895,621

7,978645

5889,764

5895,793

10

8,973648

5890,056

5896,042

11

9,997550

5890,318

5896,303

Bagan 1 dibawah ini adalah contoh plot grafik sinusoidal dari kecepatan radial yang
persamaannya adalah :
=

cos

Bagan 1: Kurva kecepatan radial (satuan km/s) terhadap waktu (satuan hari) dan
informasi parameter W, V0 dan T

Bagan 2: Kecepatan rotasi bintang, Vrotasi, terhadap pusat massa diproyeksikan


sebagai W=Vrotasi*sin(i), dengan i adalah sudut inklinasi orbit bintang terhadap
bidang langit.

dengan:
V0 = proyeksi kecepatan pusat massa pada arah radial (km/s)
W = proyeksi kecepatan rotasi bintang terhadap pusat massa pada arah radial
t = waktu (hari),
T = periode (hari)

B = fase (sudut).
Tugasmu adalah :
a. Dari data pengamatan spektrum pada garis Na D1 dan Na D2, hitung kecepatan
radial bintang dengan menggunakan hukum Doppler, untuk setiap pengamatan.
b. Buat plot perubahan kecepatan radial bintang Vrad (km/s) terhadap waktu, t (hari) dari
garis spektrum Na D1 dan Na D2 !
c. Perkirakan nilai V0, W, T dan b dengan cara manual (tidak perlu metoda statistik) !
d. Jika diketahui massa bintang pusat adalah M= 0,95 M, dan anggap sudut inklinasi
i=90 dan orbitnya berbentuk lingkaran, hitung jarak objek dari bintang dan massa
objek yang mengelilingi bintang tersebut ! Perkirakan jenis objek apa yang
mengelilingi bintang tersebut?

2. Seorang astronom mengamati bulan dengan teropongnya. Teropong itu terlalu besar
untuk dapat menampung seluruh permukaan bulan, sehingga hanya sebagian Bulan saja
yang dapat masuk ke dalam medan pandang teropong seperti pada gambar di bawah.
Jika pada saat pengamatan diameter sudut Bulan adalah 31,2 menit busur, hitunglah
medan pandang (field of view) teropong itu, berdasarkan gambar di bawah ini.

a. Jelaskan metode yang kamu gunakan untuk mendapatkan angka medan


pandang teropong.
b. Lakukan pengukuran-penguuran yang diperlukan pada gambar di atas. Jangan
lupa menyebutkan alat ukurnya dan ketelitian pengukuran. Sajikan data itu
dalam bentuk tabel dan jangan lupa menyebut satuannya
c. Olah data hasil pengukuran itu dengan menggunakan metode yang kamu
jelaskan di pertanyaan a hingga mendapatkan angka medan pandang teropong
dalam satuan menit busur, satu angka di belakang koma.

SOAL OLIMPADE ASTRONOMI NASIONAL 2010


Soal Pilihan Berganda
1. Koordinat Matahari pada tanggal 22 Juli kira-kira
a. 00h 00m, +2330
b. 06h 00m, -23 30
c. 10h 30m, 00 00
d. 12h 00m, +07 50
e. 08h 00m, +15 40
2. Jika sisi yang sama sebuah planet selalu menghadap ke Matahari, maka panjang
hari sideris planet tersebut adalah:
a. Satu tahun
b. Satu hari
c. Satu minggu
d. Satu bulan
e. Satu jam
3. Sebuah teleskop dengan diameter 0,76 meter dapat mengumpulkan sejumlah
cahaya dalam 1 jam. Berapa lama waktu yang diperlukan sebuah teleskop
dengan diameter 4,5 meter untuk mengumpulkan jumlah cahaya yang sama?
a. 0,17 menit
b. 1,7 menit
c. 17 menit
d. 7,1 menit
e. 0,71 menit
4. Jupiter walaupun jaraknya lebih jauh selalu tampak lebih terang daripada Mars,
karena
a. Semata-mata albedonya lebih tinggi daripada albedo Mars
b. Semata-mata diameter liniernya lebih besar daripada Mars
c. Albedonya lebih rendah daripada albedo Mars dan diameternya lebih
besar daripada diameter Mars
d. Albedonya lebih tinggi daripada albedo Mars dan diameternya lebih
besar daripada diameter Mars
e. Tidak ada jawaban yang benar
5. Okultasi sebuah planet oleh bintang dapat digunakan untuk
a. Menentukan temperatur planet
b. Menentukan diameter planet
c. Menentukan materi pembangun planet
d. Menentukan massa planet
e. Menentukan rotasi planet

6. Sebuah komet pada jarak yang paling dekatnya dengan Bumi, misalnya 0,9
Satuan Astronomi, mempunyai koma dengan diameter 1.500.000 km, maka ia
akan tampak dengan diameter sudut
a. 3
b. 6
c. 36
d. 3
e. 6
7. Refraksi oleh angkasa Bumi terhadap Matahari akan
a. memperlambat waktu terbenam Matahari
b. mempercepat waktu terbenam Matahari
c. tidak mempengaruhi waktu terbenam Matahari
d. mempercepat waktuterbenam Matahari hanya pada saatMatahari di
kedudukan Winter dan Summer Solstices
e. memperlambat waktu terbenam Matahari hanya pada saat Matahari di
kedudukan Winter dan Summer Solstices
8. Jumlah Meteor tahunan yang paling sedikit ada pada bulan
a. Januari Februari
b. Februari Maret
c. November Desember
d. Juli Agustus
e. April dan Juni
9. Yang termasuk periode pengamatan meteor shower Perseids adalah
a. 2 7 Mei dengan puncak 4 Mei
b. 17 24 Oktober dengan puncak 21 Oktober
c. 20 Oktober 25 November dengan puncak 4 November
d. 19 23 Desember dengan puncak 22 Desember
e. 29 Juli 18 Agustus dengan puncak 12 Agustus
10. Sebuah objek yang mengorbit pusat Galaksi Bima Sakti mematuhi Hukum
Kepler 3. Ini berarti bahwa
a. tarikan gravitasi menjadi lebih kuat ketika objek tersebut semakin jauh
dari pusat
b. gugus bintang yang besar akan mengorbit pusat Galaksi lebih cepat dari
gugus bintang yang berukuran kecil
c. semakin dekat sebuah bintang dengan pusat Galaksi, semakin lama
waktu yang dibutuhkan untuk pergi mengelilinginya
d. awan gas atau bintang yang lebih jauh dari pusat,umumnya akan
memiliki lebih banyak waktu untuk mengorbit
e. orbit dari semua obyek di sekitar Galaksi berbentuk lingkaran

11. Jika ada suatu elektron yang karena fenomena angin Matahari dilontarkan dari
Matahari ke arah Bumi, lintasannya tepat tegak lurus terhadap permukaan Bumi
di atas provinsi Riau.
Bagaimana lintasan elektron itu ketika masuk ke magnetosfer bumi?
a. terus lurus menuju permukaan Bumi hingga sampai permukaan Bumi
b. dibelokkan ke arah Barat
c. dipantulkan oleh mangnetosfer sehingga berbalik ke arah Matahari
d. dibelokkan ke arah Timur
e. lintasannya tidak dapat diprediksi
12. Bila gBl dan gBm masingmasing adalah percepatan gravitasi di Bulan dan Bumi,
Bl dan Bm masingmasing adalah massa jenis rata rata Bulan dan massa jenis
Bumi maka (Bl/ Bm) = k*(gBl / gBm) dan k adalah
a. 3,67
b. 0,27
c. 12,44
d. 43,83
e. 81,36
13. Pilih rasi bintang yang paling luas diantara 5 rasi sebagai berikut :
a. Virgo, Vir
b. Scorpius , Sco
c. Taurus, Tau
d. Aries, Ari
e. Leo, Leo
14. Diketahui persamaan waktu (selisih antara waktu transit matahari sebenarnya
dengan waktu transit matahari rata-rata) pada tanggal 16 Agustus 2010 adalah
4,4 menit dan transit titik Aries pada jam 2:23 UT (biasa disebut GMT) maka
sudut jam Matahari di kota Medan dengan lintang dan bujur geografis +3 35
LU dan 98 39 BT pada jam 12 WIB adalah
a. 0j 29m 48s
b. 0j 0m 0s
c. +0j 23m 12s
d. 0j 25m 24s
e. +0j 25m 24s
15. Bila jarak rata-rata Bumi-Matahari 149,6 juta km, jarak Mars-Matahari rata-rata
1,524 kali jarak rata-rata Bumi-Matahari atau 228,0 juta km dan Massa
Matahari= 1,9891 x 1030 kg. Waktu oposisi planet Mars dalam kalender
Matahari Gregorian dapat berlangsung:
a. hanya pada bulan Agustus, Maret dan Januari

b.
c.
d.
e.

semua bulan kecuali Februari dan April


semua bulan
semua bulan kecuali April dan Oktober
semua bulan kecuali Maret dan September

16. Perbedaan utama antara galaksi eliptik dan galaksi spiral adalah,
a. galaksi eliptik tidak mempunyai black hole di pusatnya
b. galaksi spiral tidak mempunyai gugus bola
c. debu di galaksi eliptik lebih sedikit dari pada di galaksi spiral
d. galaksi spiral lebih kecil dari pada galaksi eliptik
e. galaksi eliptik lebih tua dari pada galaksi spiral
17. Ada dua bintang, Bintang 1 dengan radius R1 dan Bintang 2 dengan radius R2 =
3R1, paralaks Bintang 1 adalah p1 dan paralaks Bintang 2 adalah p2= 6p1, bila
pengukuran fluks bolometrik Bintang 1 adalah Fb1 dan Bintang 2 adalah Fb2 =
2Fb1 maka perbandingan temperatur efektif Bintang 1, Te1 dan temperatur
efektif Bintang 2, Te2:
a. Te1 = 3,6Te2
b. Te1 = Te2
c. Te1 = 0,6Te2
d. Te1 = 12,7Te2
e. Te1 = 40,4Te2
18. Bila koreksi bolometrik, BC, didefenisikan BC = Mbol-Mv; Mbol = magnitudo
bolometrik absolut dan Mv = magnitudo visual absolut.
Maka diantara bintang-bintang yang mempunyai BC terkecil adalah bintang
a. Vel (A0 V)
b. CMi (B7 V)
c. Hyi (F0 V)
d. Cen (G2 V)
e. Eri (K2 V)
19. Sebuah bintang diamati beredar di langit tidak pernah terbenam. Posisi paling
tingginya 80 paling rendahnya 30. Lintang tempat pengamatan dan deklinasi
bintang yang mungkin adalah:
a. = 80 LU dan = 25
b. = 55 LS dan = -65
c. = 50 LU dan = -25
d. = 45 LS dan = 65
e. = 30 LU dan = 35
20. Pada tahun 2013 Matahari akan mencapai puncak aktivitasnya yang terjadi 11
tahun sekali. Aktivitas apa saja yang terjadi di Matahari yang berpotensi
mengganggu aktivitas sehari-hari manusia di Bumi?

1. Prominensa
2. Lontaran Massa Korona
3. Granulasi
4. Flare
Pilihlah
e. jika 1,2,3 benar
f. jika 1,3 benar
g. jika 2,4 benar
h. jika 4 saja yang benar
i. jika semua benar

Soal Essay
1. Andaikan sebuah supernova mengembang dengan kecepatan 1.000 km/detik,
dan jarak supernova tersebut adalah 10.000 parsek. Berapa perubahan diameter
sudutnya dalam 1 tahun ?
2. Nebula kepiting yang mempunyai radius sebesar 1 pc, mengembang dengan
kecepatan 1.400 km/detik. Hitung umur nebula tersebut !
3. Kecepatan yang diamati dari sebuah galaksi yang jauh (Vteramati) adalah
gabungan dari kecepatan akibat ekspansi alam semesta (Vekspansi) dan kecepatan
pekuliar (Vpek), yaitu (Vteramati = Vekspansi + Vpek). Kecepatan pekuliar adalah
kecepatan diri galaksi terhadap kecepatan rata-rata galaksi lain disekitarnya.
Kecepatan ekspansi bergantung pada hukum Hubble, sedangkan kecepatan
pekuliar sebuah galaksi nilainya acak, sekitar ratusan km/s. Misalkan kita
mengamati dua galaksi, satu pada jarak 35 juta tahun cahaya dengan kecepatan
radial 580 km/s, dan yang lain pada jarak 1.100 juta tahun cahaya dengan
kecepatan radial 25.400 km/s.
a. Hitung konstanta Hubble dari masing-masing hasil pengamatan diatas
dalam satuan km/s /juta tahun cahaya.
b. Manakah di antara dua perhitungan yang akan Anda anggap lebih dapat
dipercaya? Mengapa?
c. Estimasikan kecepatan pekuliar dari galaksi dekat.
d. Jika galaksi yang lebih jauh diketahui punya kecepatan diri yang sama
dengan galaksi dekat, hitung konstanta Hubble yang lebih akurat!
4. Andaikan kita mengamati sebuah galaksi yang jaraknya 500 Mpc, dan galaksi
tersebut bergerak menjauhi kita dengan kecepatan 30.000 km/detik. Jika
kecepatannya konstan, kapan Big Bang terjadi ?
5. Massa Bulan adalah 7,1 x 1022 kg, orbit Bulan mengelilingi Bumi dianggap
lingkaran dengan radius 384.400 km dan periode 27 hari. Apabila pada suatu

saat bulan bertabrakan dengan sebuah astroid besar bermassa 3,2 x 1018 kg,
dengan arah tumbukan sentral, asteroid menghujam permukaan Bulan secara
tegak lurus dengan kecepatan relatif 30 km/s terhadap bulan. Vektor kecepatan
asteroid tepat berlawanan dengan vektor kecepatan Bulan dalam orbitnya
mengelilingi Bumi. Berubah menjadi berapa lama periode orbit bulan ?

II. Essay
1) Tekanan (P) untuk atmosfer planet bersuhu tetap sampai ketinggian Z
dinyatakan oleh

. P0 adalah tekanan (atm) di permukaan laut

(Z=0) yang dianggap hampir tidak berubah selama evolusi atmosfer planet. Z
adalah ketinggian dari permukaan laut dan h skala ketinggian atmosfer
planet. Pada harga Z = h, tekanan atmosfer berkurang dengan
, dengan = berat molekul (relatif terhadap hidrogen),

. Besar
= massa

atom Hidrogen, k = konstanta Boltzmann, T = temperatur mutlak dalam Kelvin


dan g = percepatan gravitasi.
Atmosfer Bumi berevolusi dari dominasi senyawa CO2 ( = 44) di awal
pembentukan menjadi dominasi senyawa N2 sekarang ( = 28) dengan suhu
T = 300 K tetap. Hitunglah tekanan atmosfer di puncak Trikora Pegunungan
Jayawijaya (tinggi 5 km) saat planet Bumi

a. Didominasi atmosfer N2
b. Didominasi atmosfer CO2
c. Dari perhitungan a dan b di atas, jelaskan kaitan antara tekanan
atmosfer dan berat molekul.

2) Menurut teori akresi planet, planetesimal terbentuk dari kumpulan gas yang
memampat. Saat sekumpulan planetesimal bertumbukan membentuk planet
yang bermassa M (kilogram) dan berjejari R (meter), maka energi panas (Q)
terbentuk dari energi potensial () hasil akresi. Bayangkan jika Bumi
terbentuk dari awan Silikon yang terdistribusi secara homogen. Hitunglah
temperatur T dari Bumi saat terbentuk. Diketahui massa 1 atom Silikon = 30
kali massa 1 atom Hidrogen.

11

3)
I
IV

II
III

Tanggal 6 Juni 2012 terjadi transit Venus dengan denah peristiwa seperti
pada gambar di atas. Pengamatan dilakukan di Manado, sehingga waktu
yang dipakai adalah Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA).
Kontak pertama I (saat Venus mulai menyentuh lingkaran Matahari) terjadi
pada pukul 06:09:38.
Kontak kedua II (saat Matahari dan Venus bersinggungan dalam untuk
pertama kali) terjadi pukul 06:27:34.
Puncak transit terjadi pada 9:29:36.
Kontak ketiga III (saat Matahari dan Venus bersinggungan dalam lagi
menjelang akhir gerhana) terjadi pada pukul 12:31:39.
Kontak keempat IV (saat Venus tepat berpisah lagi dengan Matahari) terjadi
pada pukul 12:49:35.
Gunakanlah asumsi-asumsi berikut dalam menjawab pertanyaan
1. Venus dan Bumi mengelilingi Matahari dalam orbit lingkaran
2. Lintasan Venus di piringan Matahari sejajar dengan ekliptika
12

3. Diameter sudut Matahari saat pengamatan : 0,5


4. Lamanya satu tahun 365,25 hari
Hitunglah jarak Bumi ke Venus pada saat transit dengan menggunakan
gambar dan data waktu transit di atas.

4) Seorang astronom mengamati bintang dengan kelas spektrum yang sama di


arah dua medan langit, A dan B. Di arah medan langit A magnitudo terlemah
yang dapat dicapai adalah 20 mag, sedangkan di medan langit B adalah 15
mag. Hitunglah perbandingan jumlah bintang di medan langit A terhadap
jumlah bintang di medan langit B, dengan mengandaikan rapat jumlah
bintang di kedua daerah tersebut sama.

5) Satelit survey RI-2012N memiliki orbit lingkaran yang tidak sebidang dengan
ekuator Bumi dengan periode P = 201,2 menit. Pada t = 0 detik, satelit
melintas di atas kota A ( = 20 BT dan = 12 LU). Beberapa saat
kemudian, tepatnya pada t = 2012 detik, satelit berada di atas kota B ( = 20
12" LU).
a. Buatlah sketsa orbit satelit RI-2012N dari t = 0 detik hingga t = 2012
detik, pada bola langit!
b. Hitunglah bujur geografis kota B (yang berada di sebelah timur kota A)!
c. Hitunglah kemiringan orbit satelit terhadap ekuator (sudut inklinasi, i)!

13

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SMA
______________________________________________________________________________

Olimpiade Sains Nasional Bidang Astronomi 2012


Tes Teori
Waktu 180 menit

Nomor Peserta
...
Sekolah & Kelas (saat ini)
...

Provinsi
...
Kabupaten/Kota
...

Tanggal Lahir
...
Tanda tangan
...

Dalam lembar soal ada 20 soal pilihan ganda, 5 soal essay dan daftar
konstanta.

I. Pilihan Ganda
1. Sebuah asteroid mengelilingi Matahari di ekliptika pada jarak 1,21 Satuan
Astronomi. Andaikan pada malam ini asteroid berada dalam keadaan oposisi,
kapan kira-kira asteroid itu akan oposisi lagi? Pilih jawaban yang paling dekat
dengan kebenaran!
a. 1 tahun yang akan datang
b. 2 tahun yang akan datang
c. 3 tahun yang akan datang
d. 4 tahun yang akan datang
e. 5 tahun yang akan datang

2. Koordinat Geografis kota Kupang adalah 1011 Lintang Selatan dan 12335
Bujur Timur. Sebuah tiang berdiri tegak di atas sebuah lapangan di kota
Kupang. Manakah diantara tanggal-tanggal berikut ini yang pada siang hari
cerah bayangan tongkat itu bisa hilang saat Matahari berada di zenith?
a. 22 Januari
b. 23 Februari
c. 24 Mei
d. 22 Agustus
e. 23 November

3. Pilih pernyataan yang SALAH dari kumpulan jawaban di bawah ini.


Pengukuran jarak planet-planet di Tata Surya dilakukan dengan menelaah
a. Transit Venus
b. Hukum ketiga Kepler mengenai jarak planet-planet di Tata Surya
c. Pergerakan planet Merkurius melintas di depan Matahari
d. Waktu tempuh gelombang radar yang dipancarkan ke planet Venus
e. Melepas pesawat ruang angkasa untuk mengukur diameter planet
Venus

4. Jika kita mengamati Bumi dari stasiun ISS (International Space Station),
maka terlihat perbedaan corak kawasan di permukaan Bumi. Perbedaan itu
disebabkan oleh Albedo yang dimiliki kawasan tersebut. Urutan kawasan
permukaan dari Albedo tertinggi ke Albedo terendah untuk lima kawasan
berikut:
1 padang rumput
2 dataran salju
3 hutan rimba
4 gumpalan awan
5 lautan samudra

adalah
a. 1 2 3 4 5
b. 2 4 1 3 5
c. 3 1 5 2 4
d. 4 2 5 1 3
e. 5 3 1 2 4

5. Sebuah exoplanet diamati melintasi di depan bintang induk. Planet tersebut


gelap total dan memiliki luas permukaan 2% luas permukaan bintang
induknya. Pelemahan magnitudo sistem saat transit adalah
a. 0m ,009
b. 0m ,011
c. 0m ,022
d. 0m ,027
e. 0m,041

6. Gambar di bawah menunjukkan struktur dalam bintang pada suatu tahap


akhir evolusinya (Hydrogen envelope = selubung gas Hidrogen). Bintang
yang bagaimanakah itu?

Pilih pernyataan yang BENAR :

a. Bintang yang massanya seperti massa Matahari


b. Bintang yang massanya jauh lebih besar daripada massa Matahari
c. Bintang yang bermassa sangat kecil
d. Bintang yang massanya mendekati massa Matahari
e. Bintang yang massanya sulit diketahui

7.

Gambar 1

Gambar 2
Gambar 1 menunjukkan skema struktur dalam bintang bermassa 5 massa
Matahari yang mengalami evolusi pada tahap tertentu. Pada diagram H-R
(Gambar 2, dimana Te = temperatur efektif bintang dan L = luminositas
bintang), tahap evolusi ini ditunjukkan oleh titik
a. 2

b. 3

c. 4

d. 5

e. 7

8.

Pilihlah pernyataan di bawah ini yang


BENAR mengenai Planetary Nebula.
Sebagai gambaran, di samping adalah
contoh salah satu Planetary Nebula,
yaitu Nebula Jam Gelas (Hourglass
Nebula)
(sumber:
http://hubblesite.org/newscenter/newsde
sk/archive/releases/1996/07/).
a. Karena hasil dari ledakan suatu bintang, maka Planetary Nebula
merupakan akhir dari riwayat bintang bermassa besar (> 5 massa
Matahari)
b. Tampak sebagai bintang panas yang dikelilingi cincin gas yang
mengembang dan pusatnya mengerut menjadi bintang katai putih
c. Merupakan hasil akhir proses Supernova dari bintang bermassa sangat
besar (> 10 massa Matahari)
d. Sesuai dengan namanya, Planetary Nebula merupakan planet yang
dikelilingi oleh nebula (awan gas dan debu)
e. Merupakan lontaran dari permukaan bintang bermassa kecil seperti
massa Matahari pada tahap awal evolusinya

9. Dalam kosmogoni, gerak epicycle diusulkan untuk menjelaskan


a. Perubahan pergantian empat musim di belahan utara dan selatan Bumi
b. Perubahan fase Bulan
c. Siklus Saros gerhana Matahari
d. Gerak retrograde planet-planet
e. Gerak Matahari mengelilingi lingkaran zodiak dalam satu tahun

10. Pengetahuan mengenai bahan inti Bumi diketahui dari


a. Pengeboran kerak Bumi untuk mendapatkan sampel di bagian dalam
sampai 10% di bagian terdalam Bumi.
b. Penggunaan Hukum Kepler. Dari sini dapat disimpulkan susunan dari
inti planet Bumi.
c. Gelombang seismik (gempa) yang dapat memberikan keterangan
mengenai jenis materi yang dilalui gelombang.
d. Letusan gunung api yang membawa materi langsung dari inti Bumi.
e. Teori pembentukan planet dan Matahari dalam Tata Surya.

11. Kita mengamati di Bulan banyak kawah yang utuh dibandingkan dengan
kawah yang ada di Bumi. Hal ini disebabkan
a. Di Bumi, kawah seluruhnya telah berada di bawah samudra.
b. Asteroid/meteor dapat menembus atmosfer Bumi.
c. Bulan adalah perisai dan penyangga Bumi dari tumbukan.
d. Di Bulan tidak ada erosi atau kegiatan geologis yang menghapus jejak
kawah.
e. Tumbukan sering kali terjadi di bulan karena ketiadaan atmosfer.

12. Kalender surya Julian direformasi menjadi kalender Gregorian pada bulan
Oktober tahun 1582, kalender tersebut dikenal sebagai kalender Masehi yang
sekarang dipergunakan sebagai kalender resmi Negara. Bila ada sebuah
negara yang baru akan mereformasi kalender surya Julian pada tanggal 1
Januari 2012 Julian maka padanannya dalam kalender reformasi adalah
a. 14 Januari 2012
b. 11 Januari 2012
c. 17 Desember 2011
d. 21 Desember 2011
e. 1 Januari 2012

13. Peristiwa Gerhana Bulan Total yang tergolong paling lama, kemungkinan
terjadi pada
a. bulan Desember dan Januari
b. bulan Juni, Juli, dan Agustus
c. bulan Maret dan September
d. bulan Agustus, September, dan Oktober
e. semua bulan dari Januari hingga Desember

14. Bila dalam kalender Matahari Gregorian tanggal 1 Januari pada satu tahun
kabisat bertepatan dengan hari Ahad/Minggu maka pada setiap awal bulan
yang bertepatan dengan hari Kamis adalah pada bulan
a. Maret dan November
b. Juli dan Oktober
c. hanya bulan Maret
d. April dan Desember
e. Agustus dan November
15. Bagi pengamat di lintang selatan 6 49 dan bujur timur 7j 10m , kedudukan
titik Aries terhadap Matahari ratarata pada meridian pengamat pada tanggal
31 Agustus 2012 jam 13:00 WIB adalah
a. kedudukan titik Aries 10j 39m di barat Matahari ratarata
b. kedudukan titik Aries 10j 39m di timur Matahari ratarata
c. kedudukan titik Aries dan Matahari ratarata berada pada sekitar 15
derajat meridian pengamat
d. kedudukan titik Aries dan Matahari ratarata berada pada 45 derajat
meridian pengamat
e. kedudukan titik Aries dan Matahari ratarata berada pada 30 derajat
meridian pengamat

16. Tabel di bawah ini merangkum data fotometri dari bintang ganda gerhana BM
Orionis (1 Ori):
Bintang Primer

Bintang Sekunder

8,37

8,52

BV

0.21

0,17

Berdasarkan tabel tersebut, manakah di antara pernyataan berikut yang


SALAH?
a. Bintang primer lebih panas dibandingkan bintang sekunder.
b. Luminositas bintang primer 1,148 kali lebih besar dibandingkan
luminositas bintang sekunder.
c. Karena separasi sudut bintang yang sangat kecil, BM Orionis tampak
sebagai satu bintang dengan V = 7,69.
d. Indeks warna B V total sistem bintang ganda tersebut lebih besar
dari (0,21).
e. Indeks warna B V total sistem bintang ganda tersebut lebih kecil dari
(0,21).

17. Misalkan kerapatan bintang di galaksi adalah

bintang tiap parsek kubik

dengan distribusi homogen. Di antara bintang-bintang tersebut,

% di

antaranya merupakan bintang yang dihuni makhluk cerdas. Berapa waktu


minimum yang diperlukan untuk menyampaikan sebuah pesan radio kepada
makhluk di bintang lain?
a. 1,031 x 106

detik

b. 1,031 x 108

detik

c. 1,031 x 108 detik


d. 1,031 x 108

detik

e. 1,031 x 108

detik

18. Eksentrisitas orbit Merkurius adalah 0,206. Berapa perbedaan magnitudo


Matahari dilihat dari Merkurius di titik terjauh dan terdekatnya?
a. 0,206
b. 0,454
c. 0,908
d. 1,715
e. 3,430

19. Cosmic Microwave Background (CMB) merupakan salah satu bukti teori alam
semesta yang berawal dari Big-Bang. Radiasi CMB sangat bersesuaian
dengan radiasi benda hitam yang memiliki temperatur efektif T = 2,725 K.
Jika diketahui bahwa CMB mengalami redshift sebesar z = 1100, maka
temperatur alam semesta saat CMB dipancarkan adalah
a. 2000 K
b. 2500 K
c. 4000 K
d. 3000 K
e. 5000 K

20. Perhatikan gambar di bawah. Gambar tersebut menunjukkan kurva cahaya


bintang berubah yang memiliki planet-planet. Kurva cahaya itu berasal dari
bintang yang memiliki magnitudo mutlak 0,75. Sistem planeter itu adalah
a. Sistem planeter Cepheid berjarak 69000 parsek
b. Sistem planeter RR Lyrae berjarak 9000 parsek
c. Sistem planeter T-Tauri berjarak 2500 parsek
d. Sistem planeter Mira berjarak 23000 parsek
e. Sistem planeter Algol berjarak 10000 parsek

10

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

SOAL

OLIMPIADE SAINS NASIONAL

ASTRONOMI
Ronde : Analisis Data
Waktu : 180 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
TAHUN 2013

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
Nama

Provinsi

Tanggal Lahir

............................................
Kelas & Sekolah

............................................
Kabupaten/Kota

............................................
Tanda Tangan

............................................

............................................

............................................

Naskah ini terdiri dari dua bagian soal (soal A dan B), tabel matematika, daftar konstanta, data
astronomi, serta dilampiri poster Light Echo V838 Monocerotis (V838 Mon). Pergunakan tabel,
grafik, dan kotak-kotak isian di lembar jawaban! Bila perlu, gunakan kertas tambahan dan tulislah
dengan lengkap identitasmu serta beri nomor jawaban dengan jelas!

Soal A.

Seorang astronom melihat sebuah asteroid NEA (Mars Crosser) pecah di langit malam. Pecahan
bergerak berlawanan arah gerak asteroid sebesar kecepatan lepas
. Selanjutnya orang
menyimpulkan bahwa asteroid telah meninggalkan Tata Surya. Lakukanlah telaah berapa besar
massa pecahan
agar keduanya (asteroid dan pecahannya) dapat terlepas meninggalkan Tata
Surya. Sederhanakan persoalan menjadi sebagai berikut:
Sebuah asteroid bermassa
mengedari Matahari bermassa
seperti pada gambar. Asteroid
berjarak dari Matahari saat di perihelium dan berjarak saat di aphelium. Kecepatan asteroid saat
di perihelium adalah , saat di aphelium adalah .
A. 1. Jika

buktikan bahwa
((

A. 2. Gangguan yang timbul di struktur dalam asteroid menyebabkan terlontarnya massa


sebesar
dengan kecepatan lepas
, berlawanan arah gerak asteroid, saat di
perihelium. Berapa kecepatan dan jarak asteroid saat berada di aphelium?

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 1 dari 6 halaman

A. 3. Hitung kecepatan dan jarak asteroid itu jika


SA,
terhadap agar asteroid lepas meninggalkan Tata Surya?

SA! Berapa persentase

A. 4. Tabel berikut dari IAU Minor Planet Center berisi lima asteroid yang jarak periheliumnya
diketahui. Besaran
dan
juga diberikan. Jarak Aphelium
dan persentase
harus ditentukan (asteroid Anonim diberikan hanya untuk contoh). Manakah
dari kelima asteroid tersebut yang paling kecil massa pecahannya untuk lepas dari Tata
Surya? Jelaskan jawabanmu!
Nama
2004XG
1989VA
2001RV17
2004SW26
2006WO3
Anonim

(SA)

(SA)
1,0
2,8
4,5
7,9
9,7
1

(km/s)
30
25
15
11
10
30

(km/s)
42
35
20
15
14
42

(%)

0,23

Soal B.
Soal ini diberikan bersamaan dengan poster Light Echo V838 Monocerotis (V838 Mon). Citra
tersebut diambil menggunakan Hubble Space Telescope (HST) dengan Advanced Camera System
(ACS) dan Wide Field Camera (WFC).
Untuk memahami model kulit bola (spherical shell) dalam penentuan jarak bintang V838 Mon,
perhatikan gambar di bawah ini:

Gambar 1. Kiri: posisi bintang V838 Mon (A) dan beberapa bintang di sekitarnya (utara ke atas).
J r k udut bint ng B d n C d h 0,8 = 48. K n n: ubung w n b rukur n r0 memantulkan
cahaya bintang V838 Mon yang meledak tiba-tiba. Parabola dengan titik fokus di pusat bintang
menandai selubung awan dengan gema yang teramati pada waktu t. Gema tersebut memiliki
diameter D = 2y.

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 2 dari 6 halaman

Misalkan ledakan V838 Mon terjadi pada t0 = 0 dan gema cahaya terdeteksi pada t. Hal ini terjadi
karena gema cahaya harus menempuh jarak yang lebih jauh dibandingkan cahaya dari bintang.
B. 1. Bila r0 menyatakan radius selubung dan y menyatakan radius gema cahaya, tunjukkan
bahwa
(1)
( )
B. 2. Tunjukkan pula bahwa diameter sudut gema cahaya memenuhi persamaan:
( )

( )

(2)

B. 3. Anggap V838 Mon meledak pada tanggal 1 Februari 2002. Hitung waktu jeda (t) untuk
setiap citra gema cahaya yang ditunjukkan dalam poster! Nyatakan dalam hari dan tulis
pada tabel yang diberikan di lembar jawaban!
B. 4. Ukur diameter sudut gema cahaya () untuk setiap citra! Nyatakan dalam satuan detik
busur dan tulis pada tabel yang diberikan di lembar jawaban!
B. 5. Pada Grafik 1, buatlah plot hubungan terhadap t! Apakah hubungan tersebut sesuai
dengan persamaan (2)?
B. 6. Untuk memperkirakan jarak objek (d), lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
B. 6. a. Ketika t kecil, persamaan (2) dapat direduksi menjadi:
(3)
yang merupakan persamaan parabola.
Pada Grafik 1, gambarlah parabola yang berimpit dengan titik-titik data yang
telah didapatkan! Tentukan letak titik fokus parabola tersebut!
B. 6. b. Berdasarkan letak titik fokus yang didapatkan serta berpedoman pada
persamaan (3), perkirakan perbandingan r0/d2. Nyatakan dalam satuan parsec-1.
B. 6. c. Bila seorang astronom mengatakan bahwa radius selubung r0 tidak melebihi 10
pc, perkirakan jarak maksimum objek tersebut!

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 3 dari 6 halaman

Tabel Matematika
Parabola adalah salah satu bangun datar irisan kerucut dengan eksentrisitas e = 1. Bangun ini
dibentuk oleh kumpulan titik ekuidistan antara sebuah garis L dan titik fokus F (lihat gambar).

Sebuah parabola dengan titik vertex di (0,0) dan titik fokus di (a,0) sebagaimana tampak pada
gambar dapat dinyatakan dengan persamaan:

Sedangkan parabola dengan vertex di (x0,y0) memenuhi persamaan:


(
)
(
)
di mana titik fokus berjarak a dari vertex.

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 4 dari 6 halaman

Daftar Konstanta dan Data Astronomi


Nama konstanta

Simbol

Harga

Kecepatan cahaya

2,997925 x 108 m s-1

Konstanta gravitasi

6,67 x 10-11 N m2 kg-2

Konstanta Planck

6,6256 x 10-34 J s

Konstanta Boltzmann

1,3805 x 10-23 J K-1

Konstanta kerapatan radiasi

7,5643 x 10-16 J m-3 K-4

Konstanta Stefan-Boltzmann

5,6693 x 10-8 J s-1 m-2 K-4

Muatan elektron

1,6021 x 10-19 C

Massa elektron

me

9,1091 x 10-31 kg

Massa proton

mp

1,6725 x 10-27 kg

Massa neutron

mn

1,6748 x 10-27 kg

Massa atom 1H1

mH

1,6734 x 10-27 kg

Massa atom 2He4

mHe

6,6459 x 10-27 kg

8,3143 J K-1 mol-1

Konstanta gas

Nama besaran

Notasi

Harga

Satuan astronomi

SA

1,49597870 x 1011 m

Parsek

pc

3,0857 x 1016 m

Tahun cahaya

ly

0,9461 x 1016 m
107 erg

Joule
Tahun sideris

365,2564 hari

Tahun tropik

365,2422 hari

Tahun Gregorian

365,2425 hari

Tahun Julian

365,2500 hari

Bulan sinodis (synodic month)

29,5306 hari

Bulan sideris (sidereal month)

27,3217 hari

Hari Matahari rerata (mean solar day)

24j 3m 56d,56

Hari sideris rerata (mean sidereal day)

23j 56m 4d,09

Massa Matahari

1,989 x 1030 kg

Jejari Matahari

6,96 x 108 m

Temperatur efektif Matahari

Teff,

5.785 K

Luminositas Matahari

3,9 x 1026 J s-1

Magnitudo semu visual Matahari

-26,78

Indeks warna Matahari


Magnitudo mutlak visual Matahari

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

B-V

0,62

U-B

0,10

MV

4,79

Halaman 5 dari 6 halaman

Nama besaran

Notasi

Magnitudo mutlak bolometrik Matahari

Mbol

Harga
4,72
22

Massa Bulan

7,35 x 10 kg

Jejari Bulan

1738 km

Jarak rerata BumiBulan


Konstanta Hubble

Massa
(kg)
Merkurius 3,30 x 1023
Venus
4,87 x 1024
Bumi
5,98 x 1024
Mars
6,42 x 1023
Jupiter
1,90 x 1027
Saturnus
5,69 x 1026
Uranus
8,70 x 1025
Neptunus 1,03 x 1026
Objek

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

384399 km
H0

69,3 km/s/Mpc

Jejari
Periode
Periode
Periode
(km)
Rotasi
Sideris (hari) Sinodis (hari)
2439
58,6 hari
87,97
115,9
6052
243,0 hari
244,70
583,9
j
m d
6378 23 56 4 ,1
365,25
3397 24j 37m 22d,7
687,02
779,9
71398
9j 55m 30d
4333
398,9
60000
10j 30m
10743
378,1
j
m
26320
17 14
30700
369,7
24300
18j
60280
367,5

Halaman 6 dari 6 halaman

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
Nama

Provinsi

Tanggal Lahir

............................................
Kelas & Sekolah

............................................
Kabupaten/Kota

............................................
Tanda Tangan

............................................

............................................

............................................

Soal A.

Asteroid berjarak p dari Matahari saat di perihelium dan berjarak q saat di aphelium. Kecepatan
Asteroid saat di perihelium adalah vp, saat di aphelium adalah vq .
a) Jika

maka buktikan bahwa


((

b) Gangguan yang timbul di struktur dalam Asteroid menyebabkan terlontarnya massa


b r m dengan kecepatan lepas
, berlawanan arah gerak Asteroid, saat di
perihelium. Berapa kecepatan dan jarak Asteroid saat berada di aphelium?
c) Hitung kecepatan dan jarak Asteroid itu jika p = 1 SA, q = 2 SA! B r
terhadap m agar Asteroid lepas meninggalkan Tata Surya?

r nt

d) Tabel berikut dari IAU Minor Planet Center berisi lima Asteroid yang jarak periheliumnya
diketahui, vq dan vlepas diberikan. Jarak Aphelium q d n r nt i m/m harus ditentukan
(Asteroid Anonim diberikan hanya untuk contoh). Manakah dari kelima Asteroid tersebut
yang paling kecil massa pecahannya untuk lepas dari Tata Surya. Jelaskan jawabanmu!
Nama
q (SA) p (SA) vq (km/s) vlepas (km/s) m/m (%)
2004XG
1,0
30
42
1989VA
2,8
25
35
2001RV17
4,5
15
20
2004SW26
7,9
11
15
2006WO3
9,7
10
14
Anonim
1
1
30
42
0,23

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 1 dari 8 halaman

Selesaian:
a. Dari prinsip kekekalan energi total di Perihelium = energi total di Aphelium, diperoleh:
..................................................(1)
Masukkan

ke persamaan (1)
(

Diperoleh
(

Tetapi

Maka diperoleh

((

b. S t A t roid m ont rk n m
m, kecepatan Asteroid di aphelium bertambah
sebesar vp. Kekekalan momentum (kini menjadi persamaan fundamental pergerakan
roket)
(

diperoleh harga
(

Maka

Karena

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 2 dari 8 halaman

((

atau
[(

Maka jarak baru q di aphelium:

[(

{[

{[
Kecepatan baru Asteroid

)
]

di apohelium (dari soal a)

Maka, Asteroid di aphelium:


[

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 3 dari 8 halaman

[
(
[

c. Jika p = 1 SA, q = 2 SA, d n m = 10% m, maka

][
(

dan q = 6,17 SA

Sementara
(

dengan p = 1 SA. T t i jik m = 20% m di perihelium, massa yang terlepas 20%,


Asteroid meninggalkan Tata Surya (orbit parabolik).
d.
Nama
q (SA) p (SA) vq (km/s) vlepas (km/s) m/m
2004XG
1,04
1,0
30
42
0,22
1989VA
2,92
2,8
25
35
0,22
2001RV17
5,79
4,5
15
20
0,20
2004SW26
9,19
7,9
11
15
0,21
2006WO3 10,10
9,7
10
14
0,22
Anonim
1,00
1,0
30
42
0,23

Soal B.
Soal ini diberikan bersamaan dengan poster Light Echo V838 Monocerotis (V838 Mon). Citra
tersebut diambil menggunakan Hubble Space Telescope (HST) dengan Advanced Camera System
(ACS) dan Wide Field Camera (WFC).
Untuk memahami model kulit bola (spherical shell) dalam penentuan jarak bintang V838 Mon,
perhatikan gambar di bawah ini:

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 4 dari 8 halaman

Gambar 1. Kiri: posisi bintang V838 Mon (A) dan beberapa bintang di sekitarnya (utara ke atas).
J r k udut bint ng B d n C d h 0,8 = 48. K n n: ubung w n b rukur n r0 memantulkan
cahaya bintang V838 Mon yang meledak tiba-tiba. Parabola dengan titik fokus di pusat bintang
menandai selubung awan dengan gema yang teramati pada waktu t. Gema tersebut memiliki
diameter D = 2y.

Misalkan ledakan V838 Mon terjadi pada t0 = 0 dan gema cahaya terdeteksi pada t. Hal ini terjadi
karena gema cahaya harus menempuh jarak yang lebih jauh dibandingkan cahaya dari bintang.
1. Bila r0 menyatakan radius selubung dan y menyatakan radius gema cahaya, tunjukkan bahwa
(1)
( )
2. Tunjukkan pula bahwa diameter sudut gema cahaya memenuhi persamaan:
( )

( )

(2)

3. Anggap V838 Mon meledak pada tanggal 1 Februari 2002. Hitunglah waktu jeda (t) untuk setiap
citra gema cahaya yang ditunjukkan dalam poster. Nyatakan dalam hari dan tulis pada tabel yang
diberikan.
4. Ukur diameter sudut gema cahaya () untuk setiap citra. Nyatakan dalam satuan detik busur dan
tulis pada tabel yang diberikan.
5. Pada Grafik 1, buatlah plot hubungan terhadap t. Apakah hubungan tersebut sesuai dengan
persamaan (2)?
6. Untuk memperkirakan jarak objek (d), lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Ketika t kecil, persamaan (2) dapat direduksi menjadi:
(3)
yang merupakan persamaan parabola.
Pada Grafik 1, gambarlah parabola yang berimpit dengan titik-titik data yang telah
didapatkan. Tentukan letak titik fokus parabola tersebut.
b. Berdasarkan letak titik fokus yang didapatkan serta berpedoman pada persamaan (3),
perkirakan perbandingan r0/d2. Nyatakan dalam satuan parsec-1.
c. Bila seorang astronom mengatakan bahwa radius selubung r0 tidak melebihi 10 pc,
perkirakan jarak maksimum objek tersebut.

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 5 dari 8 halaman

Tabel Matematika
Parabola adalah salah satu bangun datar irisan kerucut dengan eksentrisitas e = 1. Bangun ini
dibentuk oleh kumpulan titik ekuidistan antara sebuah garis L dan titik fokus F (lihat gambar).

Sebuah parabola dengan titik vertex di (0,0) dan titik fokus di (a,0) sebagaimana tampak pada
gambar dapat dinyatakan dengan persamaan:

Sedangkan parabola dengan vertex di (x0,y0) memenuhi persamaan:


(
)
(
)
di mana titik fokus berjarak a dari vertex.

Selesaian:

Soal 1. (nilai max. 10)


Gema cahaya menempuh jarak lebih jauh, yakni sebesar ct:

dapat

dinyatakan

dalam

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

r0

dan

berdasarkan

hubungan

Pythagoras.

Kemudian,

Halaman 6 dari 8 halaman

Soal 2. (nilai max. 10)


Diameter sudut gema cahaya dapat dinyatakan sebagai berikut:

Keterangan:

Soal 3 dan 4. (nilai max. 20)


No

Tanggal

t (hari)

(detik busur)

Rentang

20 Mei 2002

108

75.7

73-78

2 September 2002

213

108.6

105-110

28 Oktober 2002

269

125.0

122-128

17 Desember 2002

319

134.9

132-138

8 Februari 2004

737

213.8

210-220

24 Oktober 2004

995

227.0

220-230

Keterangan: bila jawaban beda/berada di luar rentang toleransi, nilai dikurangi 1.

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 7 dari 8 halaman

Soal 5 dan 6a.


300,000

250,000

Diameter sudut (")

200,000

150,000

100,000

50,000

0,000
0

100

200

300

400

500

600

700

800

900

1000

Waktu jeda (hari)

Letak titik fokus: a = 14.5

Soal 6b dan 6c.


Mengacu pada persamaan (3), jarak titik fokus dan vertex parabola dapat dituliskan sebagai berikut:

di mana satuan dari a adalah detik busur2/hari.


Dengan demikian,

Bila r0 < 10, maka:

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 8 dari 8 halaman

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

SOAL

OLIMPIADE SAINS NASIONAL

ASTRONOMI
Ronde : Teori
Waktu : 180 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
TAHUN 2013

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
Nama

Provinsi

Tanggal Lahir

............................................
Kelas & Sekolah

............................................
Kabupaten/Kota

............................................
Tanda Tangan

............................................

............................................

............................................

Dalam naskah ini ada 20 soal pilihan berganda, 5 soal essay, daftar konstanta, dan data astronomi.

Pilihan Berganda
1. Rhorom melakukan eksperimen optik. Dia menyiapkan sistem optik yang terdiri atas dua lensa
konvergen, lensa pertama memiliki panjang titik api 20 cm, dan yang lainnya memiliki panjang
titik api 5 cm. Kedua lensa ini terpisah sejauh 50 cm. Rhorom meletakkan foto sebuah komet
sejauh 40 cm dari lensa pertama. Bagaimanakah bayangan foto komet tersebut terbentuk dari
lensa kedua? Berapa jauh bayangan tersebut dari lensa kedua sehingga tampak tajam?
A. Tegak dan nyata, 10 cm
B. Terbalik dan nyata, 40 cm
C. Tegak dan maya, 10 cm
D. Terbalik dan maya, 5 cm
E. Tegak dan nyata, 40 cm

2. Diketahui lebar garis H ( = 6562,81 ) pada sebuah bintang Deret Utama seukuran Matahari
adalah sebesar 4,4 . Jika lebar garis ini diakibatkan oleh rotasi di wilayah ekuator dan
pengamatan dilakukan pada arah tegak lurus garis ekuator bintang, maka kecepatan rotasi dan
periode rotasi di ekuator bintang adalah sebesar
A. 201,2 km/s dan 6 jam
B. 201,2 km/s dan 12 jam
C. 100,6 km/s dan 6 jam
D. 100,6 km/s dan 12 jam
E. 100,6 km/s dan 24 jam

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 1 dari 12 halaman

3. Dari survei Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) diperoleh konstanta Hubble saat ini
adalah H0 = 69,3 km/s/Mpc. Berapa umur alam semesta sekarang untuk model alam semesta
datar (flat) dan dominan materi?
A. 11,7 milyar tahun
B. 9,4 milyar tahun
C. 7,9 milyar tahun
D. 5,6 milyar tahun
E. 3,1 milyar tahun

4. Raymon Davis, Jr. earned Nobel Prize for Physics in 2002 as his dedication in neutrino physics,
particularly solar neutrino. In his lecture, he stated
...The Sun derives its energy from fusion reactions in which hydrogen is transformed into helium.
Every time four protons are turned into a helium nucleus, two neutrinos are produced. These
neutrinos take only two seconds to reach the surface of the Sun and another eight minutes or so
to reach the Earth. Thus, neutrinos tell us what happened in the center of the Sun eight minutes
ago. The Sun produces a lot of neutrinos, 1.8 x 1039 per second: even at the Earth, 150 million
kilometers from the Sun, about 100 billion pass through an average fingernail (1 cm2) every
second. They pass through the Earth as if it werent there and the atoms in the human body
capture a neutrino about every seventy years, or once in a lifetime...
There should be a correction from those statements. What correction is the most appropriate
for it?
A. The Sun derives its energy from fission reactions in which hydrogen is transformed into
helium.
B. Every time two protons are turned into a helium nucleus, two neutrino is produced.
C. The Sun produced a lot of neutrinos, 1.8 x 1038 per second...
D. about 100 million pass through an average fingernail (1 cm2) every second.
E. ...the human body captures a neutrino about every seventy hours, or once in three days...

5. Perhatikan persamaan Frank Drake berikut ini

dalam hal ini


persentase planet luar Tatasurya dengan kehidupan cerdas yang mungkin ada dalam galaksi
Bimasakti,
persentase bintang serupa Matahari yang terbentuk di galaksi Bimasakti setiap tahun,
persentase planet yang terbentuk bersama-sama bintang serupa Matahari yang
mengemban kehidupan di dalam kawasan layak huni (disebut habitable zone),

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 2 dari 12 halaman

persentase planet pengemban kehidupan yang telah berevolusi menjadi cerdas,


persentase kehidupan cerdas yang telah menyatakan keberadaannya dengan menunjukkan
tanda-tanda ke planet Bumi.
Dengan memperhatikan berbagai faktor dalam persamaan Drake, manakah yang mempunyai
keabsahan lebih besar berdasarkan hasil pengamatan sejauh ini?
A.
B.
C.
D.

Laju kelahiran bintang-bintang serupa Matahari di dalam galaksi Bimasakti


Jumlah planet-planet yang kondusif mengemban kehidupan dalam habitable zone
Jumlah planet yang telah berevolusi lanjut mengemban kehidupan cerdas di habitable zone
Jumlah kehidupan cerdas yang telah memperlihatkan tanda-tanda kehadirannya dalam
berbagai gejala penampakan ke planet Bumi
E. Semua memenuhi.

6. Pada saat diamati, koordinat keempat bintang yang membentuk rasi Salib Selatan yang sering
dipakai sebagai penunjuk arah Kutub Selatan langit adalah
Nama bintang Asensiorekta Deklinasi
1 Crucis
Crucis

12h 27m
12h 48m

-63o 06
-59o 41

Crucis

12h 31m

-57o 07

Crucis
12h 15m
-58o 45
Berapakah lintang geografis paling utara yang masih bisa melihat rasi bintang ini sebagai rasi
bintang sirkumpolar? Anggap pembiasan atmosfer dapat membuat perbedaan koordinat bintang
maksimum sebesar 35.
A.
B.
C.
D.
E.

-34o 54
-33o 28
-32o 18
-27o 29
-26o 19

7. Pada suatu sistem bintang ganda gerhana, diketahui komponen yang terang adalah bintang kelas
spektrum A1V (Teff = 9400 K, R = 1,9 R) dengan magnitudo semu 10,72. Komponen yang lebih
redup memiliki Teff = 13000 K dan magnitudo semu 17,49. Berapakah radius bintang yang lebih
redup ini dan berada pada tahap evolusi apa?
A. 0,25 R; Cabang Raksasa
B. 0,25 R; Deret Utama
C. 0,044 R; Calon Bintang
D. 0,044 R; Katai
E. 0,05 R; Subraksasa

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 3 dari 12 halaman

8. Sebuah bintang bermassa 15 M, berada di kelas spektrum B di Deret Utama, dan mempunyai
laju kehilangan massa sebesar 106 M/tahun. Di antara pernyataan di bawah ini, yang BUKAN
merupakan karakteristik untuk bintang seperti ini adalah
A. bintang akan meledakkan dirinya sebagai supernova
B. karena temperatur efektif yang tinggi, lapisan konveksi berada di dekat permukaan bintang
C. total kehilangan massa selama evolusinya (107 tahun) adalah 10 M
D. massa yang hilang akan memperkaya materi antar bintang
E. karena massa yang hilang cukup besar, efek kehilangan massa selama evolusi bintang tidak
dapat diabaikan

9. Peredupan cahaya bintang akibat serapan oleh debu antar bintang sering diukur dalam
magnitudo per kiloparsek (mag/kpc). Jika diketahui bahwa intensitas cahaya sebuah bintang
yang berada pada jarak 1500 pc dilemahkan sebesar 20 kali intensitas semula (di luar efek
hukum pengurangan intensitas terhadap pertambahan jarak), maka serapan rata-rata sepanjang
garis pandang adalah
A. 1,0 mag/kpc
B. 1,2 mag/kpc
C. 2,0 mag/kpc
D. 2,2 mag/kpc
E. 2,5 mag/kpc

10. Kesalahan sebesar 10% dalam penentuan magnitudo semu sebuah bintang akan menyebabkan
kesalahan penentuan jarak sekitar
A. 105%
B. 75%
C. 25%
D. 15%
E. 5%

11. Pada tahun 1985 International Astronomical Union (IAU) merekomendasikan nilai R0 = 8,5 kpc
untuk jarak Matahari dari pusat Galaksi dan v0 = 220 km/s untuk laju Matahari mengitari pusat
Galaksi. Anggap Matahari terbentuk 5 milyar tahun yang lalu. Dengan menggunakan nilai-nilai
yang direkomendasikan IAU dan dengan mendefinisikan tahun Galaksi sebagai waktu yang
diperlukan Matahari untuk satu kali mengorbit pusat Galaksi, maka umur Matahari mendekati
A. 237 tahun Galaksi
B. 246 tahun Galaksi
C. 21 tahun Galaksi
D. 20 tahun Galaksi
E. 25 tahun Galaksi

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 4 dari 12 halaman

12. Pilih mana yang BENAR


A. Aberasi kromatik hanya terjadi pada teleskop tipe reflektor.
B. Aberasi sferis hanya terjadi pada teleskop tipe refraktor.
C. Aberasi kromatik dan aberasi sferis bisa terjadi bersama-sama pada teleskop tipe refraktor
maupun reflektor.
D. Teleskop tipe Schmidt adalah teleskop yang memiliki medan pandang luas.
E. Teleskop dengan sistem fokus Newtonian memiliki medan pandang luas.

13. Bidang ekuator Galaktik didefinisikan sebagai lingkaran besar yang nyaris berimpit dengan
bidang Galaksi dan mempunyai inklinasi 62o 36 terhadap ekuator langit. Maka Kutub Utara
Galaksi mempunyai deklinasi
A. -27o 24
B. +27o 24
C. -62o 36
D. +62o 36
E. +35o 12

14. Sebuah asteroid memasuki atmosfer planet Bumi dan meledak sekitar 23 km di atas kawasan
pengunungan Ural, Rusia pada 15 Februari 2013 pukul 03:20 UT. Asteroid tersebut diperkirakan
mempunyai diameter dalam rentang 1720 m, massa 10000 ton, dan kecepatan asteroid
mendekat Bumi sebesar 18,6 km/s. Diketahui energi bom atom yang dijatuhkan di Nagasaki dan
Hiroshima pada masa Perang Dunia II adalah sekitar 1520 kiloton TNT (TNT = trinitrotoluene).
Nilai 1 megaton TNT setara dengan 4,2 x 1015 Joule. Berapa kalikah energi ledakan asteroid
tersebut dibandingkan dengan energi bom atom yang dijatuhkan di Nagasaki dan Hiroshima?
A. 5075 kali lebih besar
B. 515 kali lebih besar
C. 100200 kali lebih besar
D. sama besar
E. kurang dari 15 kiloton TNT

15. Bulan Oktober diperingati sebagai World Space Week. Salah satu pertimbangannya adalah awal
manusia mengeksplorasi ruang angkasa dengan berhasilnya satelit Rusia, Sputnik I, mengorbit
Bumi pada bulan Oktober 1957. Bila diketahui orbit Sputnik I mempunyai ketinggian minimum
dan maksimum masing-masing 228 km dan 947 km dari permukaan Bumi, maka periode orbit
Sputnik I adalah
A. 96 menit
B. 218 menit
C. 89 menit
D. 104 menit
E. 142 menit

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 5 dari 12 halaman

16. Sebuah satelit dengan massa 500 kg mengorbit Bumi pada ketinggian 36000 km dari pusat Bumi.
Perbandingan energi kinetik terhadap energi potensial gravitasi satelit tersebut adalah
A.
B. 2
C.
D. 5
E. 2

17. Sebuah komet periode panjang diduga baru lepas dari sarang komet (yang dikenal sebagai Awan
Oort). Diperkirakan jarak Awan Oort dari Matahari sekitar 10000 au. Jika jarak tersebut dianggap
sebagai setengah sumbu panjang elips orbit komet dengan eksentrisitas e = 0,9999, maka
rentang kecepatan lepas komet dari Tatasurya adalah
A. 0,3 km/s v 42 km/s
B. 0,1 km/s v 10 km/s
C. 0,9 km/s v 90 km/s
D. 10 km/s v 90 km/s
E. 1 km/s v 42 km/s

Pilihan Berganda Bersyarat


Untuk soal nomor 1820, jawablah
A.
B.
C.
D.
E.

jika 1, 2, dan 3 benar


jika 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja benar
jika semua benar

18. Gambar berikut ini merupakan gabungan foto panorama yang diambil seorang pengamat pada
pukul 07:00 setiap kurang lebih 15 hari sekali. Lingkaran berwarna abu-abu adalah piringan
Matahari dengan posisi semu yang berubah sepanjang tahun, membentuk pola unik yang
disebut sebagai analemma. Fenomena ini terjadi sebagai akibat dari orbit Bumi yang elips serta
kemiringan sumbu rotasi Bumi.

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 6 dari 12 halaman

Bila diketahui bahwa Bumi mencapai perihelion pada bulan Januari, maka di antara pernyataan
berikut yang BENAR adalah
1. Pengamat berada di sebelah barat Greenwich.
2. Huruf a dan c pada gambar di atas menandakan posisi semu Matahari saat titik balik selatan
dan utara.
3. Huruf b pada gambar di atas menandakan posisi semu Matahari awal bulan Januari.
4. Gambar merepresentasikan daerah di belahan Bumi selatan.

19. Daerah H II adalah awan gas hidrogen dengan kerapatan rendah yang terionisasi sebagian
karena berada di sekitar bintang yang panas. Berikut ini pernyataan yang BENAR adalah
1. Untuk dapat mengionisasi atom hidrogen, foton harus membawa energi lebih dari 21,76 x
1012 erg.
2. Foton dengan panjang gelombang 96,23 nm dapat mengionisasi atom hidrogen.
3. Bintang di sekitarnya harus memiliki temperatur minimum 31907 K, agar foton pada panjang
gelombang puncak kurva radiasi benda hitamnya dapat mengionisasi atom hidrogen.
4. Bintang dengan kelas spektrum F sering dijumpai dalam daerah H II.

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 7 dari 12 halaman

20. Sgr A* merupakan sebuah sebuah pemancar radio yang kuat di pusat Galaksi, dan diduga
merupakan lokasi dari supermassive black hole (SMBH) bermassa 3,6 106 M. Kesimpulan yang
mendukung keberadaan SMBH di pusat Galaksi diperoleh dari pengamatan terhadap bintangbintang di sekitar Sgr A* berikut ini:
1. Bintang-bintang tersebut adalah bintang-bintang muda.
2. Bintang-bintang tersebut bergerak dengan kecepatan sangat tinggi.
3. Bintang-bintang tersebut bermassa besar.
4. Bintang-bintang tersebut mengorbit Sgr A* pada jarak yang sangat dekat (puluhan
miliparsek).

Essay
1. Sebuah pesawat antariksa yang massa totalnya 10 ton sedang mengorbit Bumi di ketinggian 250
km dalam orbit lingkaran. Kemudian roket itu dinyalakan dengan kecepatan semburan 10 km/s
untuk transfer orbit ke orbit yang lebih tinggi. Jika jumlah bahan bakar hydrogen cair yang
dihabiskan selama roket dinyalakan itu adalah 100 kg. Hitunglah setengah sumbu panjang orbit
dan ketinggian pesawat saat berada di apogee (titik terjauh dari Bumi) setelah transfer orbit!
Diketahui massa atom H adalah 1 sma (satuan massa atom) dan oksigen 16 sma.

2. Koefisien ekstingsi atmosfer didefinisikan sebagai perubahan magnitudo bintang tiap perubahan
satuan harga , sedangkan
didefinisikan sebagai massa udara yang bergantung pada
jarak zenith . Pada suatu malam seorang pengamat mengukur kecerlangan bintang dengan
menggunakan filter V, ketika jarak zenith bintang itu 10o magnitudonya 4,3 menurut instrumen
yang digunakan, sedangkan ketika diamati beberapa jam kemudian, saat jarak zenithnya 50o,
magnitudonya 5,5. Berdasarkan data itu, hitung koefisien ekstingsi atmosfer di tempat
pengamatan saat itu!

3. International Astronomy Olympiad (IAO) ke-18 diselenggarakan tanggal 614 September 2013 di
Vilnius (54 41' LU dan 25 17' BT), Lithuania. Bila kamu menjadi salah seorang peserta IAO yang
akan berangkat dari Jakarta (6 12' LS dan 106 48' BT) ke Vilnius pada tanggal 4 September 2013
pukul 23:30 WIB,
a. Hitung perbedaan zona waktu astronomis antara Jakarta dan Vilnius! Anggaplah tidak
ada daylight saving time.
b. Hitung jarak terdekat antara Jakarta dan Vilnius (dalam km) jika dianggap Bumi
berbentuk bulat sempurna!
c. Pada pukul dan tanggal berapa kamu akan tiba di Vilnius (waktu lokal) bila menggunakan
pesawat yang terbang langsung dari Jakarta ke Vilnius dan menempuh jarak terdekatnya
dengan kecepatan 800 km/jam?
d. Pada pukul berapa pesawatmu melintas garis khatulistiwa?
Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 8 dari 12 halaman

4. Perhatikan gambar berikut:

Gambar di sebelah kanan adalah citra gugus bola Omega Centauri (NGC 5139) yang memiliki
diameter sudut 36 menit busur dan berada pada jarak 16000 ly dari Bumi. Gambar di sebelah kiri
adalah citra bagian pusat gugus tersebut (medan pandang 3 menit busur), diamati dengan
Hubble Space Telescope. Bila jumlah bintang yang ada pada citra sebelah kiri adalah 5,0 x 10 4
bintang, perkirakan jumlah total bintang dalam Omega Centauri! Anggap bintang dalam gugus
memiliki kerapatan ruang yang seragam.

5. Gambar di bawah adalah diagram Dua-Warna, (U-B) vs (B-V).


UB
-1,0
Garis Pemerahan
-0,5
X

0,5
Deret Utama tidak termerahkan

-0,2

0,2

0,4

0,6

0,8

1,0

1,2

BV

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 9 dari 12 halaman

Kurva menunjukkan tempat kedudukan bintang-bintang dari berbagai kelas spektrum yang tidak
mengalami pemerahan. Diberikan juga garis pemerahan. Dari pengamatan dalam magnitudo U,
B, dan V, diperoleh posisi bintang Deret Utama X seperti pada gambar di atas.
a. Dengan menggunakan skala pada kedua sumbu, taksir berapa besar ekses warna E(U-B)
dan E(B-V)! Urutkan caranya secara sistematis!
b. Perkirakan kelas spektrum bintang X!

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 10 dari 12 halaman

Daftar Konstanta dan Data Astronomi


Nama konstanta

Simbol

Harga

Kecepatan cahaya

2,997925 x 108 m s-1

Konstanta gravitasi

6,67 x 10-11 N m2 kg-2

Konstanta Planck

6,6256 x 10-34 J s

Konstanta Boltzmann

1,3805 x 10-23 J K-1

Konstanta kerapatan radiasi

7,5643 x 10-16 J m-3 K-4

Konstanta Stefan-Boltzmann

5,6693 x 10-8 J s-1 m-2 K-4

Muatan elektron

1,6021 x 10-19 C

Massa elektron

me

9,1091 x 10-31 kg

Massa proton

mp

1,6725 x 10-27 kg

Massa neutron

mn

1,6748 x 10-27 kg

Massa atom 1H1

mH

1,6734 x 10-27 kg

Massa atom 2He4

mHe

6,6459 x 10-27 kg

8,3143 J K-1 mol-1

Konstanta gas

Nama besaran

Notasi

Harga

Satuan astronomi

au

1,49597870 x 1011 m

Parsek

pc

3,0857 x 1016 m

Tahun cahaya

ly

0,9461 x 1016 m
107 erg

Joule
Tahun sideris

365,2564 hari

Tahun tropik

365,2422 hari

Tahun Gregorian

365,2425 hari

Tahun Julian

365,2500 hari

Bulan sinodis (synodic month)

29,5306 hari

Bulan sideris (sidereal month)

27,3217 hari

Hari Matahari rerata (mean solar day)

24j 3m 56d,56

Hari sideris rerata (mean sidereal day)

23j 56m 4d,09

Massa Matahari

1,989 x 1030 kg

Jejari Matahari

6,96 x 108 m

Temperatur efektif Matahari

Teff,

5.785 K

Luminositas Matahari

3,9 x 1026 J s-1

Magnitudo semu visual Matahari

-26,78

Indeks warna Matahari


Magnitudo mutlak visual Matahari

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

B-V

0,62

U-B

0,10

MV

4,79

Halaman 11 dari 12 halaman

Magnitudo mutlak bolometrik Matahari

Mbol

Nama besaran

Notasi

4,72
Harga

Massa Bulan

7,35 x 1022 kg

Jejari Bulan

1738 km

Jarak rerata BumiBulan


Konstanta Hubble

Massa
(kg)
Merkurius 3,30 x 1023
Venus
4,87 x 1024
Bumi
5,98 x 1024
Mars
6,42 x 1023
Jupiter
1,90 x 1027
Saturnus
5,69 x 1026
Uranus
8,70 x 1025
Neptunus 1,03 x 1026
Objek

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

384399 km
H0

69,3 km/s/Mpc

Jejari
Periode
Periode
Periode
(km)
Rotasi
Sideris (hari) Sinodis (hari)
2439
58,6 hari
87,97
115,9
6052
243,0 hari
244,70
583,9
j
m d
6378 23 56 4 ,1
365,25
3397 24j 37m 22d,7
687,02
779,9
71398
9j 55m 30d
4333
398,9
60000
10j 30m
10743
378,1
j
m
26320
17 14
30700
369,7
24300
18j
60280
367,5

Halaman 12 dari 12 halaman

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
Nama

Provinsi

Tanggal Lahir

............................................
Kelas & Sekolah

............................................
Kabupaten/Kota

............................................
Tanda Tangan

............................................

............................................

............................................

Jawaban Pilihan Berganda

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

A
D
B
C
A
C
D
B
D
E
C
D
B
A
A
A
A
C
B
C

Jawaban Ronde Teori


Halaman 1

Jawaban Essay
1. Radius orbit pesawat mula-mula adalah : 6628 000 m
Periode orbitnya dihitung dengan hukum Kepler :

a 3 GM

T2
4 2
T = 89,5 menit
Kecepatan gerak pesawat : v

2
r = 7751 m/s
T

Hidrogen dibakar artinya direaksikan dengan oksigen menurut persamaan reaksi :


2H2 + O2 2H2O
Jadi massa oksigen yang dibutuhkan untuk membakar 100 kg hydrogen adalah 800 kg
Total H2O yang disemburkan adalah 900 kg, dengan kecepatan 10000 m/s
Berdasarkan hukum kekekalan momentum :

(m1 m2 )v m1v1 m2 v2
dengan : v1 adalah kecepatan roket setelah transfer orbit, v2 adalah kecepatan seburan roket
relative terhadap Bumi = 10000-7751 = 2249 m/s berlawanan dengan arah gerak roket.
10000 x 7751 = 9100 v1 900 x 2249
Maka kecepatan pesawat setelah semburan : v1 = 8740 m/s.
Energi mekanik total:

Gm1 M 1
2 m1v12 5,46711011 3,4756 1011 1.9915 1011 joule
r

Dengan energy mekanik sekian berapakah setengah sumbu panjang orbit?


Berlaku : Etot = Ep + Ek = 0,5Ep

1.9915 1011

0,5Gm1 M
a

Maka setengah sumbu panjang orbit : a = 9,0977106 m


Maka jarak Apogee adalah 2a-perigee = 29,0977106 6,628106 = 1,1567107 m =11567
km
Maka ketinggian Apogee adalah 11567 6378 = 5189 km
Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Jawaban Ronde Teori


Halaman 2

2. Ketika jarak zenithnya 10o , X=sec 10o = 1,0154


Ketika jarak zenithnya 50o , X=sec 50o = 1,5557
Masukkan ke persamaan m=mo + kX
5,5 = mo + 1,5557k
4,3 = mo + 1,0154k
-------------------------1,2 = 0,5403k
Koefisien extingsi k = 2,221

3. (5441' LU ) dan (2517' BT) = ( 54,68 LU ) dan (25,28 BT)


(612' LS) dan (10648' BT) = (6,20 LS) dan (106,80 BT)
a. Perbedaan waktu antara Jakarta dan Vilnius:
Perbedaan bujur = 106,80-25,28=81,52. Perbedaan dalam jam adalah 5.43 jam.
Perbedaan zona waktu adalah 6 jam.

b.

) (
( (
)) ( (
(

)(
)(
)
)) ( (
)) (
)) (
)
)(
) (
)(
)(
(
)
yang adalah jarak Vilnius Jakarta.

Bila Bumi dianggap bulat sempurna dengan jari-jari


lingkaran Bumi adalah

(
)

, maka keliling

Dengan demikian, maka jarak Jakarta Vilnius adalah

c. Lama perjalanan dari Jakarta Vilnius =


Jika kita anggap tidak ada perbedaan waktu antara jakarta Vilinius, maka
peserta olimpiade tersebut akan tiba di Vilnius pada tanggal 4 September 2013 jam
WIB maju
, atau jam
4 September 2013, atau jam 19:30 WIB
tanggal 5 September 2013. Karena waktu Vilnius lebih cepat 6 jam dibanding WIB, maka
para peserta tersebut tiba di Vilnius tanggal 5 September 2013 pukul 13:30 waktu
setempat.

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Jawaban Ronde Teori


Halaman 3

4. Jumlah bintang yang teramati sebanding dengan volume gugus yang dicakup oleh medan
pandang pengamatan. Volume total gugus adalah V1 = 4/3 R3 di mana R adalah radius
gugus.
Medan pandang sebelah kiri mencakup volume tabung V2 = 2r2R, di mana r adalah radius
(linear) medan pandang.
Jumlah total bintang adalah
( )
(

perbandingan radius sudut sama dengan perbandingan radius linier, sehingga


(

5. Gambar TCD
U-B

-1,0
Garis Pemerahan
-0,5
X
0

0,5

Deret Utama tidak termerahkan

-0,2

0,2

0,4

0,6

0,8

1,0

1,2

B-V

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Tarik garis lurus dari X sejajar dengan garis pemerahan


Cari titik perpotongannya dengan kurva.
Tentukan harga (U-B)o dan (B-V)o bintang X.
Jawaban Ronde Teori
Halaman 4

Tentukan harga (U-B) dan (B-V) bintang X


Kurangi harga (U-B) dengan (U-B) = E(U-B)
Kurangi harga (B-V) dengan (B-V)o = E(B-V)

Dari perpotongan garis dengan kurva bisa diperkirakan kelas spektrum bintang X. Kelas
spektrum sekitar O, B.

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Jawaban Ronde Teori


Halaman 5

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

SOAL

OLIMPIADE SAINS NASIONAL

ASTRONOMI
Ronde : Simulasi Langit
Waktu : 10 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
TAHUN 2013

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
Nama

Provinsi

Tanggal Lahir

............................................
Kelas & Sekolah

............................................
Kabupaten/Kota

............................................
Tanda Tangan

............................................

............................................

............................................

Kerjakan perintah di bawah ini TANPA BERBICARA/MENGELUARKAN SUARA!


Soal
Pada layar di depanmu, tampak gambaran langit malam cerah pada tanggal 4 September 2013.
1. Tuliskan konstelasi-konstelasi zodiak yang terlihat pada hari ini, 4 September 2013, pukul
19.00 waktu lokal! Urutkan konstelasi tersebut mulai dari yang pertama terbit!
2. Beri tanda dan beri nama konstelasi-konstelasi tersebut pada gambar bidang langit yang
tersedia di halaman kedua!
3. Pada gambar yang sama, gambarkan garis ekuatorial langit!
Keterangan:
Koordinat lokasi: 107o 48 18 BT dan 6o 53 44 LS

Jawaban No. 1

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 1 dari 2 halaman

Jawaban No. 2 dan 3

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 2 dari 2 halaman

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

SOAL

OLIMPIADE SAINS NASIONAL

ASTRONOMI
Ronde : Observasi Langit Malam
Waktu : 15 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
TAHUN 2013

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
Nama

Provinsi

Tanggal Lahir

............................................
Kelas & Sekolah

............................................
Kabupaten/Kota

............................................
Tanda Tangan

............................................

............................................

............................................

Catatan:
1. Koordinat lokasi : Bujur 107o 46 03,977 T; Lintang 6o 55 40,003 S
2. Soal dikerjakan serentak di luar ruangan dalam waktu 10 menit.
Soal:
1. Isilah kolom di bawah ini
Waktu lokal (WIB saat ini)

Waktu universal

Waktu sideris

2. Perhatikan langit selatan, buat sketsa 5 (lima) rasi dan tandailah bintang paling terang pada
masing-masing rasi tersebut! Tuliskan nama rasi dan bintang!

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 1 dari 1 halaman

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

SOAL

OLIMPIADE SAINS NASIONAL

ASTRONOMI
Ronde : Observasi Matahari
Waktu : 20 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
TAHUN 2013

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
Nama

Provinsi

Tanggal Lahir

............................................
Kelas & Sekolah

............................................
Kabupaten/Kota

............................................
Tanda Tangan

............................................

............................................

............................................

Instruksi
1. Objek yang akan diamati adalah Matahari.
2. Isilah semua kolom yang tersedia di lembar jawaban!
3. Persiapan dilakukan di ruang tunggu.

Soal I.
Waktu maksimum
Lokasi
Peringatan

: 10 menit
: Lapangan Observasi
: DILARANG MELIHAT LANGSUNG MAUPUN DENGAN
TEROPONG
KE
ARAH
MATAHARI!
HARAP
DIPERHATIKAN!

1. Arahkan teropong (tanpa pemandu) yang sudah dilengkapi dengan filter ND (Neutral
Density) dan eyepiece ke Matahari! Dapatkanlah citra Matahari hingga tampak di dalam
medan pandang teropong, lalu aturlah fokus! Tunjukkan ke Juri!
2. Buat sketsa Matahari selengkap-lengkapnya pada lembar jawaban ini!
3. Catat waktu pengamatan dan tinggi Matahari!
4. Tinggalkan teropong apa adanya dan bawa kertas kerjamu ke tenda!

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 1 dari 4 halaman

Soal II.
Waktu maksimum
Lokasi
Catatan

: 10 menit
: Tenda
: -

1. Tulis dengan lengkap peralatan yang digunakan untuk pengamatan Matahari ini!
2. Lengkapi arah utara dan timur dalam sketsa Matahari yang kamu buat! Berikan
penjelasan bagaimana kamu mendapatkan arah tersebut!
3. Tentukan bilangan Wolf untuk bintik Matahari saat ini!
(Bantuan: bilangan Wolf, R = 10 g + f, dimana g adalah jumlah grup bintik Matahari, dan
f adalah jumlah bintik Matahari individual)

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 2 dari 4 halaman

LEMBAR JAWABAN SOAL I


Nomor Peserta

Jam Pengamatan

Teleskop

Ketinggian Matahari :

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 3 dari 4 halaman

LEMBAR JAWABAN SOAL II

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

Halaman 4 dari 4 halaman

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

SOAL
OLIMPIADE SAINS NASIONAL
TAHUN 2015

ASTRONOMI
RONDE OBSERVASI (LANGIT CERAH)
Waktu: 12 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
TAHUN 2015

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

Instruksi Umum:
1. Di lokasi observasi, telah tersedia:
a. Satu set teleskop Sky-Watcher BK809EQ2 atau Sky-Watcher BK909EQ2 yang sudah dilengkapi
dengan eyepiece.
b. Satu buah meja.
c. Satu set soal (beserta lembar jawabannya), papan dada, alat tulis, kalkulator, peta bintang
putar, stopwatch, green-laser pointer, dan senter kepala.
Catatan: Teleskop sudah dipasang dan sejajar. Jangan mengubah posisi tripod dan/atau finderscope.
2. Gunakan hanya peralatan yang disediakan.
3. Ronde observasi terdiri atas tiga soal.
4. Soal pertama: Pengamatan dengan mata bugil. Gunakan laser pointer hijau yang telah disediakan untuk
menjawab pertanyaan. Waktu untuk mengerjakan soal pertama adalah 2 menit.
5. Soal kedua: Pengamatan menggunakan teleskop. Jawab pertanyaan dengan cara menulis langsung di
lembar jawaban. Waktu yang diberikan adalah 5 menit.
6. Soal ketiga: Arahkan teleskop ke objek yang tertera pada soal. Jawab pertanyaan dengan cara menulis
dan/atau menggambar langsung di lembar jawaban. Waktu yang diberikan adalah 5 menit.
7. Lengkapi data peserta di bagian atas setiap lembar jawaban dengan nomor peserta, nama peserta, asal
daerah, dan kode teleskop.
Jika terjadi masalah dengan instrumen, beritahukan kepada asisten.

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 1 dari 4

Nama

Nomor Peserta

Asal Daerah

Kode Teleskop

PENGAMATAN DENGAN MATA BUGIL (2 menit 10 poin)

Dengan menggunakan laser pointer hijau:


1.1 [3 poin] Tunjuk Kutub Utara Galaktik!
1.2 [3 poin] Tunjuk Bidang Galaktik!
1.3 [2 poin] Tunjuk Rasi Virgo!
1.4 [2 poin] Tunjuk satu planet yang terlihat di atas horizon saat ini!

PENGAMATAN TELESKOPIK (5 menit 10 poin)

2.1 Pilih satu dari dua objek di bawah ini: (Tuliskan pilihanmu pada lembar jawaban)
a. Librae
b. 1 dan 2 Scorpii
NAMA OBJEK YANG DIPILIH

2.2 [4 poin] Arahkan teleskop ke objek yang kamu pilih. Setelah itu, beritahukan kepada Juri dan/atau
Asisten Juri untuk mengecek.
2.3 [1 poin] Tuliskan Asensio Rekta (RA), Sudut Jam, dan Deklinasi objek yang kamu pilih.
RA
SUDUT JAM
DEKLINASI
2.4 [3 poin] Hitung separasi sudut dari objek yang kamu pilih.

Separasi Sudut

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 2 dari 4

2.5 [2 poin] Tentukan arah orientasi di medan pandang teleskop (Tuliskan di lembar jawaban).

(5 menit 10 poin)

3.1 [4 poin] Dengan menggunakan bantuan finder scope, sketsakan rasi Corvus yang terlihat. Tuliskan label
bintang dalam rasi tersebut (misal A, B, C, . . . )

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 3 dari 4

3.2 [2 poin] Tuliskan tanda panah arah Utara dan Timur dari arah rasi tersebut di lembar jawabanmu!

3.3 [4 point] Urutkanlah kecerlangan bintang anggota rasi Corvus dari yang paling redup hingga yang paling
terang.

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 4 dari 4

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

SOAL
OLIMPIADE SAINS NASIONAL
TAHUN 2015

ASTRONOMI
RONDE OBSERVASI (HUJAN)
Waktu: 12 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
TAHUN 2015

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

Instruksi Umum:
1. Di lokasi observasi, telah tersedia:
a. Satu set teleskop Sky-Watcher BK809EQ2 atau Sky-Watcher BK909EQ2 yang sudah dilengkapi
dengan eyepiece.
b. Satu buah meja.
c. Satu set soal (beserta lembar jawabannya), papan dada, alat tulis, kalkulator, peta bintang
putar, stopwatch, green-laser pointer, dan senter kepala.
Catatan: Teleskop sudah dipasang dan sejajar. Jangan mengubah posisi tripod dan/atau finderscope.
2. Gunakan hanya peralatan yang disediakan.
3. Ronde observasi terdiri atas tiga soal.
4. Soal pertama: Pengamatan dengan mata bugil. Gunakan laser pointer hijau yang telah disediakan untuk
menjawab pertanyaan. Waktu untuk mengerjakan soal pertama adalah 2 menit.
5. Soal kedua: Pengamatan menggunakan teleskop. Jawab pertanyaan dengan cara menulis langsung di
lembar jawaban. Waktu yang diberikan adalah 5 menit.
6. Soal ketiga: Arahkan teleskop ke objek yang tertera pada soal. Jawab pertanyaan dengan cara menulis
dan/atau menggambar langsung di lembar jawaban. Waktu yang diberikan adalah 5 menit.
7. Lengkapi data peserta di bagian atas setiap lembar jawaban dengan nomor peserta, nama peserta, asal
daerah, dan kode teleskop.
Jika terjadi masalah dengan instrumen, beritahukan kepada asisten.

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 1 dari 4

Nama

Nomor Peserta

Asal Daerah

Kode Teleskop

PENGAMATAN DENGAN MATA BUGIL (2 menit 10 poin)

Dengan menggunakan telunjuk:


1.1 [3 poin] Tunjuk Kutub Utara Galaktik!
1.2 [3 poin] Tunjuk Bidang Galaktik!
1.3 [2 poin] Tunjuk Rasi Virgo!
1.4 [2 poin] Tunjuk satu planet yang terlihat di atas horizon saat ini!

PENGAMATAN TELESKOPIK (5 menit 10 poin)

2.1 Pilih satu dari dua objek di bawah ini: (Tuliskan pilihanmu pada lembar jawaban)
a. Corvii
b. Scorpii
NAMA OBJEK YANG DIPILIH

2.2 [4 poin] Dengan menggunakan peta langit yang tersedia, arahkan teleskop ke objek yang kamu pilih.
Setelah itu, beritahukan kepada Juri dan/atau Asisten Juri untuk mengecek.
2.3 [3 poin] Perkirakan Asensio Rekta, Sudut Jam, dan Deklinasi objek yang kamu pilih.
RA
SUDUT JAM
DEKLINASI
2.4 [3 poin] Perkirakan azimuth dan altitude objek yang kamu pilih.
AZIMUTH
ALTITUDE

URAIAN (5 menit 10 poin)

Diketahui:
a. Teleskop Sky-Watcher BK809EQ2 memiliki diameter (D) 80 mm dengan nisbah fokal (F/D) 11,25
b. Teleskop Sky-Watcher BK909EQ2 memiliki diameter (D) 90 mm dengan nisbah fokal (F/D) 10
Jika medan pandang semu okuler 45 dan panjang fokus okuler (eyepiece) 25 mm, maka untuk masing-masing
teleskop hitunglah (uraikan hitunganmu dalam kotak):

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 2 dari 4

1. [2 poin] Medan pandang teleskop,


2. [1 poin] Limiting magnitude,
3. [2 poin] Light gathering power.

3.a.1. MEDAN PANDANG TELESKOP

3.a.2. LIMITING MAGNITUDE

3.a.3. LIGHT GATHERING POWER

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 3 dari 4

3.b.1. MEDAN PANDANG TELESKOP

3.b.2. LIMITING MAGNITUDE

3.b.3. LIGHT GATHERING POWER

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 4 dari 4

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

SOAL
OLIMPIADE SAINS NASIONAL
TAHUN 2015

ASTRONOMI
RONDE OBSERVASI BERSAMA
Waktu: 15 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
TAHUN 2015

SOAL DAN LEMBAR KERJA SISWA


NAMA

NO PESERTA

SEKOLAH

Hari/Tanggal

Rabu, 20 Mei 2015

Lokasi

Lapangan Sepak Bola SMKN 2 Depok, Sleman, Yogyakarta


Lintang

= 7 46 48 LS

Bujur

= 110 22 12 BT

Ketinggian = 150 m dpl


Lengkapi tabel sebagai berikut:
Waktu Lokal

[0,5 poin] Waktu Universal

[0,5 poin] Waktu Sideris Lokal

[0,5 poin] Fase Bulan

[0,5 poin] Waktu Matahari terbenam

[0,5 poin] Saat ini adalah senja:


(lingkari jawaban yang benar)

Sipil/Nautikal/Astronomis

Menghadaplah ke Selatan dan tandailah titik-titik kardinal dalam kotak di bawah ini.
1. [4 poin] Gambarkan sketsa Horizon, Ekuator Langit, Ekliptika, dan Bidang Galaksi!
2. [3,5 poin] Gambarkan posisi objek Tata Surya yang tampak DAN sketsa zodiak secara berurut!

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 1 dari 1

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

SOAL
OLIMPIADE SAINS NASIONAL
TAHUN 2015

ASTRONOMI
RONDE ANALISIS DATA
Waktu: 240 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
TAHUN 2015

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

Soal 1: Relief Benda Langit di Candi Borobudur


Candi Borobudur (7 360 2800 LS dan 110 120 1300 BT) adalah candi Budha terbesar di dunia yang didirikan
oleh wangsa Syailendra. Pembangunan candi Borobudur diperkirakan antara tahun 780830 M. Di salah sisi
candi terdapat relief seperti foto pada Gambar 1.

Gambar 1: Relief di candi Borobudur yang menggambarkan Bulan sabit, 7 buah bintang, dan Matahari. Sumber
foto: langitselatan.com
Pada relief tersebut terdapat gambar Bulan sabit, Matahari, dan tujuh buah bulatan yang kemungkinan adalah
7 buah bintang. Ada berbagai dugaan tentang 7 buah bulatan/bintang tersebut. Ada yang mengatakan tujuh
buah bintang tersebut sebagai rasi Biduk Besar (Ursa Major ) yang berguna untuk menunjukan arah utara.
Bahkan ada yang berspekulasi bahwa saat dibangunnya candi Borobudur, orang-orang dapat melihat bintang
Polaris. Selain dugaan bintang Biduk Besar, ada pula yang menduga 7 buah bintang itu sebagai bintang wuluh
atau guru desa, nama lain dari gugus bintang Pleiades.
Pada soal ini kita akan membuktikan spekulasi-spekulasi di atas dengan menggunakan perhitungan astronomi.
Tentu hal yang perlu diperhitungkan dalam penentuan posisi benda langit adalah faktor presesi benda langit
akibat berubahnya sumbu rotasi Bumi.
1. Dengan menggunakan data koordinat ekuatorial tahun 2000 untuk rasi Biduk Besar (Ursa Major ), bintang
Polaris, dan Pleiades yang diberikan pada Tabel 1, hitunglah koordinat bintang-bintang tersebut pada saat
Borobudur selesai dibangun.
Akibat presesi Bumi yang memiliki periode 26000 tahun, koordinat ekuatorial suatu benda langit berubah
mengikuti persamaan:

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

= M + N sin() tan()

(1)

= N cos()

(2)

Halaman 1 dari 7

Tabel 1: Koordinat ekuatorial objek-objek yang diperkirakan terkait dengan relief yang ada di Candi Borobudur.
Objek

Asensiorekta

Deklinasi

Dubhe ( UMa)

11j

43,7d

+61 450 0300

Merak ( UMa)

11j 01m 50,5d

+56 220 5700

Pecda ( UMa)

11j 53m 49,8d

+53 410 4100

Megrez ( UMa)

12j 15m 25,6d

+57 010 5700

Alioth ( UMa)

12j 54m 01,7d

+55 570 3500

Mizar ( UMa)

13j 23m 55,5d

+54 550 3100

Alkaid ( UMa)

13j 47m 32,4d

+49 180 4800

Polaris ( UMi)

02j 31m 48,7d

+89 150 5100

Pleiades (M 45)

03j 47m 29,1d

+24 060 1800

03m

dengan
M = 1 ,2812323 T + 0 ,003879 T 2 + 0 ,0000101 T 3
N = 0 ,5567530 T 0 ,0001185 T 2 0 ,0000116 T 3
t 2000,0
,
T =
100
dan t adalah tahun saat perhitungan presesi di perlukan.
2. Dengan menggunakan hasil koordinat pada soal (1), hitunglah jarak zenit maksimum ketiga objek tersebut.
a. Objek mana yang memiliki jarak zenit paling tinggi?
b. Apakah Polaris dapat diamati pada saat itu?
c. Dapatkah Polaris diamati di atas stupa utama yang memiliki ketinggian sekitar 35 m?
3. Jika seorang mengamati rasi Biduk Besar di meridian pada saat Matahari terbenam (anggap Matahari
terbenam pukul 18.30), hitung pada bulan dan tanggal berapa saat itu terjadi?
4. Jika seorang mengamati rasi Pleiades di meridian pada saat Matahari terbenam (anggap Matahari terbenam pukul 18.30), hitung pada bulan dan tanggal berapa saat itu terjadi?
5. Perkirakan objek apa yang digambarkan oleh tujuh buah bintang di relief Borobudur tersebut, apakah rasi
Biduk Besar atau Pleiades?

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 2 dari 7

Soal 2: Supernova 1987A


SN 1987A merupakan supernova tipe II yang terjadi di Large Magellanic Cloud dan teramati meledak pada
tanggal 23 Februari 1987 (JD = 2446849,81). Energi ledakan memanasi cincin gas yang berada di sekitarnya
dan tampak seperti Gambar 2. Cincin tersebut sebenarnya berbentuk lingkaran, tapi tampak berbentuk elips
dengan sumbu panjang 1,6600 karena miring terhadap bidang langit. Akibat kemiringan tersebut, cahaya dari sisi
dekat (titik A pada Gambar 2) teramati lebih dahulu, sedangkan sisi jauh (titik B) teramati 335 hari setelahnya.

Gambar 2: Citra (negatif) supernova remnant 1987A dipotret dengan Advanced Camera for Survey yang
terpasang pada Hubble Space Telescope.
Pengamatan fotometri dilakukan untuk menentukan kecerlangan cincin SN 1987A (lihat Tabel 2) demi memahami astrofisika di baliknya. Pengamatan tersebut menunjukkan bahwa radiasi dari SN 1987A mengalami
penurunan setelah ledakan terjadi. Astronom memperkirakan bahwa radiasi SN 1987A dapat bersumber dari
56
peluruhan isotop radioaktif 57
27 Co atau 27 Co dengan reaksi:
57
27 Co
56
27 Co

+
57
26 Fe + e + e +

(3)

56
26

(4)

Fe + e + e +

Laju peluruhan sebanding dengan jumlah isotop yang ada (N ):


N
= N,
t

(5)

dengan menyatakan konstanta peluruhan yang berkaitan dengan waktu paruh isotop. Dengan demikian,
jumlah isotop terus berkurang secara eksponensial mengikut persamaan:
N (t) = N0 et ,

(6)

dengan N0 menyatakan jumlah awal isotop.

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 3 dari 7

Penurunan luminositas SN 1987A dapat digunakan untuk mengetahui reaksi peluruhan mana yang lebih penting
dan untuk mengetahui jumlah isotop dan logam berat yang dihasilkan supernova tersebut. Untuk itu, ikuti
langkah-langkah berikut:
1. Geometri cincin SN 1987A dan selisih waktu deteksi sisi dekat dan sisi jauh dapat memberikan kunci
dalam penentuan jarak SN 1987A dari Bumi. Tentukan jarak objek ini dari Bumi.
2. Berdasarkan data yang disajikan dalam Tabel 2, buatlah plot log(F ) terhadap tt0 , dengan t0 menyatakan
waktu supernova mulai teramati dari Bumi.
3. Bila diperhatikan, terdapat bagian kurva cahaya yang menurun secara linier. Tentukan persamaan garis
yang sesuai dengan penurunan tersebut. Perhatikan baik-baik satuan yang digunakan.
4. Berdasarkan parameter yang disajikan pada Tabel 3, hitung nilai konstanta (Persamaan 6) untuk
56
peluruhan isotop 57
27 Co dan 27 Co.
5. Tentukan energi yang dihasilkan dari setiap peluruhan. Nyatakan dalam satuan erg.
6. Bila energi tiap reaksi dinyatakan sebagai  maka energi yang dihasilkan tiap waktu (luminositas) dapat
dinyatakan sebagai:
E
t
N
=
t
= N0 et

L=

(7)

(8)

Dengan memperhatikan Persamaan 8, kemiringan kurva cahaya (soal no. 2), serta nilai untuk setiap
reaksi peluruhan, tentukan reaksi peluruhan mana yang secara dominan memberikan energi bagi SN
1987A.
7. Hitung luminositas SN 1987A pada t = 120 hari. Nyatakan dalam satuan erg/s.
8. Tentukan massa isotop dominan tersebut pada t = 120 hari. Nyatakan dalam satuan massa Matahari.

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 4 dari 7

Tabel 2: Fluks bolometrik SN 1987A diamati dari Bumi beberapa hari setelah ledakan.
No.

t t0
[hari]

No.

t t0
[hari]

1.
2.
3.
4.
5.

5,64
10,79
15,81
20,77
25,75

0,523
0,545
0,636
0,737
0,862

21.
22.
23.
24.
25.

125,66
130,65
160,06
175,09
188,07

1,032
0,981
0,735
0,632
0,559

6.
7.
8.
9.
10.

30,77
35,79
41,71
45,70
51,70

0,978
1,103
1,305
1,454
1,677

26.
27.
28.
29.
30.

195,02
200,97
214,98
239,91
245,94

0,525
0,493
0,431
0,337
0,322

11.
12.
13.
14.
15.

54,70
59,72
70,68
80,67
89,68

1,780
1,948
2,273
2,435
2,446

31.
32.
33.
34.
35.

253,93
260,82
273,94
285,88
295,86

0,295
0,276
0,243
0,217
0,196

16.
17.
18.
19.
20.

95,65
101,64
110,67
115,65
119,65

2,336
2,145
1,620
1,311
1,150

36.
37.
38.
39.
40.

308,83
316,79
345,83
381,73
399,69

0,171
0,159
0,118
0,083
0,071

[106

F
erg/s/cm2 ]

[106

F
erg/s/cm2 ]

Tabel 3: Parameter dasar dari beberapa isotop. Massa dinyatakan dalam satuan massa atom (1 sma =
1,6605 1027 kg). Waktu paruh menyatakan waktu yang diperlukan unsur radioaktif untuk meluruh menjadi
separuh nilai semula.
Isotop

Massa [sma]

waktu paruh [hari]

57 Co
27
57 Fe
26
56 Co
27
56 Fe
26

56,936

271,7

56,935

55,940

77,23

55,935

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 5 dari 7

Soal 3: Lengan Spiral Galaksi


Galaksi spiral adalah salah satu objek astronomis terindah di langit. Ciri khas paling jelas dari galaksi ini adalah
lengan spiral yang bervariasi bentuknya. Lengan spiral tersebut bergerak mengitari pusat galaksi dalam rentang
waktu ratusan juta tahun. Pada soal kali ini kita akan meneliti lengan spiral dengan menggunakan persamaan
matematika yang menggambarkan lengan spiral di galaksi yang disebut dengan persamaan spiral:
r = ri e(0 ) tan() ,

(9)

di mana (r,) adalah koordinat polar lengan galaksi, ri adalah jarak awal lengan ke pusat galaksi, 0 adalah
sudut posisi awal lengan terhadap sumbu-x dari pusat galaksi, dan menyatakan sudut bukaan atau pitch angle
yang menyatakan kemiringan lengan terhadap lingkaran acuan (lihat Gambar 3).

y
r

x
lengan galaksi

r0

(90 )

tonjolan galaksi

pusat galaksi

Gambar 3: Ilustrasi model lengan spiral galaksi.


Sekarang kita akan menggunakan fungsi spiral terhadap 5 buah citra galaksi spiral (lihat di lembar jawab) untuk
menentukan parameter sudut bukaan. Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah:
1. Buat sumbu-x dan sumbu-y pada citra galaksi spiral dan buat sketsa lengan-lengan spiral pada citra
tersebut.
2. Untuk setiap galaksi, tentukan nilai r, ln(r/ri ), tan() dan pada sudut ( 0 ) yang telah ditentukan.
Isikan pada tabel yang diberikan di lembar jawab. Hitung pula rata-rata nilai parameter untuk setiap
galaksi.
3. Ukur diameter tonjolan (bulge) kelima galaksi tersebut. Nyatakan dalam kpc.
4. Buat plot hubungan antara diameter tonjolan dengan sudut bukaan.
5. Apa pendapatmu tentang hubungan plot tersebut dan kaitannya dengan diagram garpu-tala Hubble?

Tabel 4: Jarak galaksi dari Bumi.

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

No.

Galaksi

Jarak [Mpc]

1.

NGC 3031

0,662

2.

NGC 628

8,927

3.

NGC 4535

16,95

4.

NGC 1365

18,16

5.

NGC 5247

22,20

Halaman 6 dari 7

Nama konstanta

Simbol

Harga

Kecepatan cahaya

2,99792458 108 m/s

Konstanta gravitasi

6,673 1011 m3 /kg/s2

Konstanta Planck

6,6261 1034 J s

Konstanta Boltzmann

1,3807 1023 J/K

Konstanta Stefan-Boltzmann

5,6705 108 W/m2 /K4

Muatan elektron

1,6022 1019 C

Massa elektron

me

9,1094 1031 kg

Massa proton

mp

1,6726 1027 kg

Massa neutron

mn

1,6749 1027 kg

Massa atom 1 H1

mH
R

1,6735 1027 kg

Konstanta gas

Nama besaran

8,3145 J/K/mol

Notasi

Harga

Satuan astronomi

au

1,49597870 1011 m

Parsek

pc

3,0857 1016 m

Tahun cahaya

ly

0,9461 1016 m

Massa Matahari

1,989 1030 kg

Jejari Matahari

6,96 108 m

Temperatur efektif Matahari


Luminositas Matahari
Magnitudo semu visual Matahari

Teff,
L
V

5785 K
3,9 1026 W
26,78

BV

0,62

U B

0,10

Magnitudo mutlak visual Matahari

MV

4,79

Magnitudo mutlak biru Matahari

MB

5,48

Magnitudo mutlak bolometrik Matahari

Mbol

4,72

Massa Bulan

M%

7,348 1022 kg

Indeks warna Matahari

Jejari Bulan
Jarak rerata BumiBulan

R%

384399000 m

Konstanta Hubble

H0

69,3 km/s/Mpc

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

1738000 m

Halaman 7 dari 7

Hak Cipta
Dilindungi Undang-undang

SOAL
OLIMPIADE SAINS NASIONAL
TAHUN 2015

ASTRONOMI
RONDE TEORI
Waktu: 210 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
TAHUN 2015

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

Petunjuk terpenting:
1. Dalam naskah ini ada 15 soal pilihan berganda, 8 soal essay, serta daftar konstanta dan data astronomi.
2. Kalkulator boleh digunakan.
3. Tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban salah.
4. Perhatikan petunjuk lain yang dibacakan pengawas.

Pilihan Berganda
1. [Ekstra Galaksi] Sebuah ekstra galaksi berada pada jarak 2,5 juta tahun cahaya. Diperlukan garis dasar
(baseline) yang lebih panjang dari orbit tahunan Bumi mengedari Matahari untuk mengukur paralaksnya.
Berapa besarkah paralaks tahunan ekstra galaksi itu jika diukur dengan garis dasar sepanjang diameter
orbit Bumi dan berapa panjang garis dasar yang diperlukan untuk membuatnya terlihat dengan paralaks
sebesar 1 . (Sebagai informasi, jarak Matahari-Alpha Centauri adalah 4,3 tahun cahaya)
A. 0,01 , dan garis dasar jarak Matahari-Alpha Centauri
B. 0,001 , dan garis dasar 2 kali jarak Matahari-Alpha Centauri
C. 0,0001 , dan garis dasar 3 kali jarak Matahari-Alpha Centauri
D. 0,00001 , dan garis dasar 4 kali jarak Matahari-Alpha Centauri
E. 0,000001 , dan garis dasar 5 kali jarak Matahari-Alpha Centauri
2. [Tata Surya] Planet Neptunus ditemukan melalui pengamatan pada tanggal 23 September 1846. Pada
tanggal berapakah planet Neptunus terlihat lengkap mengorbit satu kali sejak penemuannya itu, jika
setengah sumbu panjang orbit Neptunus adalah 30,06 sa?
A. 5 Januari 2010
B. 13 Juli 2011
C. 23 September 2012
D. 19 Maret 2013
E. 10 Desember 2014
3. [Pengetahuan Umum] Diketahui temperatur efektif Jupiter adalah Teff = 124,4 K. Perbandingan energi
yang dipancarkan Jupiter dan energi yang diserapnya adalah 1,67. Perbadingan daya yang dipancarkan
Jupiter dan daya Matahari adalah
A. 8 105

B. 3 108
C. 1 108

D. 4 109
E. 1 109

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 1 dari 9

4. [Pengetahuan Umum tentang Orbit] Pilih di antara kelompok planet Tata Surya dengan eksentrisitas
orbit yang terkecil!
A. Venus, Bumi, dan Neptunus
B. Merkurius, Venus, dan Bumi
C. Venus, Bumi, dan Saturnus
D. Bumi, Uranus, dan Neptunus
E. Venus, Saturnus, dan Uranus
5. [Siklus Saros] Musim gerhana pertama tahun 2016 akan diawali dengan Gerhana Matahari Total (GMT)
pada pagi hari tanggal 9 Maret 2016. Jalur GMT tersebut akan melewati kota-kota di Indonesia antara
lain Palembang, Palangkaraya, dan Palu. Jika diketahui GMT tersebut mempunyai nomor Saros 130,
maka gerhana Bulan dengan titik simpul sekitar 180 dari titik simpul posisi Matahari pada GMT 9 Maret
2016 adalah
A. Gerhana Bulan Total 14 Maret 2025
B. Gerhana Bulan Total 7 September 2024
C. Gerhana Bulan Sebagian 78 Agustus 2017
D. Gerhana Bulan Penumbra 23 Maret 2016
E. Gerhana Bulan Penumbra 1617 September 2016
6. [Astronomi Dasar] Dari pengukuran satelit Hipparcos, diketahui bintang HD 94266 memiliki paralaks
sebesar 2,08 1,14 milidetik busur. Berapakah jarak bintang tersebut dalam satuan parsek dan ketidakpastiannya?
A. 0,48 0,26
B. 0,48 0,11
C. 0,24 0,11

D. 481 263
E. 481 114

7. [Astrofisika] Objek manakah yang tidak dapat digunakan untuk menentukan jarak dalam astronomi?
A. bintang Mira
B. supernova
C. bintang P Cygni
D. bintang Cepheid
E. bintang Red Clump
8. [Instrumentasi] Seorang astronom ekstraterestrial berada pada jarak 10 tahun cahaya dari Matahari. Ia
hanya dapat mengamati benda pada panjang gelombang 0,5 m. Suatu hari ia ingin mengamati Tata
Surya dan membedakan Jupiter dengan Matahari. Berapakah diameter minimum teleskop yang harus
digunakan (dalam satuan m)?
A. 7,4
B. 6,8
C. 5,9
D. 7
E. 6

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 2 dari 9

9. [Zat Radioaktif] Diketahui:


N0

jumlah zat radioaktif mula-mula

Nt

jumlah zat radioaktif saat ini (aktual)

tetapan peluruhan

t1/2

waktu yang diperlukan oleh zat radioaktif untuk meluruh menjadi separuh dari jumlah
semula, yang dikenal dengan waktu paruh

Jumlah zat radioaktif (N ) yang tersisa hingga waktu t adalah


Nt = N0 ekt .
Salah satu cara penentuan umur Bumi yaitu dengan mengevaluasi zat radioaktif seperti Uranium 235
yang terurai menjadi Pb 207 dengan waktu paruh 710 juta tahun:
235

P b + 7 4He + 4 e-

207

Dari pengukuran didapatkan jumlah uranium yang mula-mula 15,73, saat ini hanya tersisa 0,0725. Dari
informasi di atas, berapakah umur Bumi?
A. 4,5 milyar tahun
B. 5,0 milyar tahun
C. 5,5 milyar tahun
D. 14 milyar tahun
E. tidak dapat ditentukan
10. [Astrofisika] Manakah urutan kelas bintang yang benar dari bintang terpanas hingga terdingin?
A. O-B-A-F-G-K-M-W (WR)
B. W (WR)-O-Be-A-F-G-K-M
C. O-W (WR)-B-A-F-G-K-M
D. O-B-W (WR)-A-F-G-K-M
E. O-B-A-F-G-W (WR)-M-K
11. [Materi Antar Bintang] Bintang terbentuk dari awan antar bintang. Proses detailnya memang rumit
akan tetapi dapat dilakukan pendekatan. Jika vs , , dan G masing-masing adalah kecepatan suara,
kerapatan awan, dan konstanta gravitasi, maka radius awan antar bintang (R) yang dibutuhkan agar
dapat mengerut (collapse) adalah
vs
A. R &
G
vs
B. R <
G
vs
C. R &
G
vs
D. R <
G
v2
E. R & s
G

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 3 dari 9

12. [Astrofisika] Jika I0 menyatakan intensitas radiasi sebelum melewati lapisan atmosfer, maka intensitas
radiasi setelah melewati lapisan atmosfer dengan tebal optis adalah
A. I0
B. I e
C. I0 log( )
D. I0 ln( )
E. I0 e
13. [Fisika Bintang] Sebuah bintang yang sedang berada pada tahap Deret Utama, memiliki massa, jarijari, luminositas, dan temperatur efektif masing-masing sebesar 3,5 M , 3 R , 2,5 L , dan 15000 K.
Jika bintang terdiri dari 100% hidrogen, dan energi yang dipancarkannya dianggap tetap dan seluruhnya
berasal dari energi gravitasi, maka umur bintang adalah
A. 5 105 tahun

B. 5 106 tahun
C. 5 107 tahun

D. 5 109 tahun

E. 5 1011 tahun

14. [Astrofisika] Diketahui sebuah eksoplanet mengelilingi bintang induk HD209458 dan terdeteksi dengan
metode transit. Variasi relatif fluks yang terukur adalah 1,58%. Jika diketahui massa dan radius bintang
induk masing-masing adalah M = 1,3 M dan R = 1,2 R , maka radius planet dalam satuan radius
Jupiter (RJ ) adalah
A. RJ
B. 20 RJ
C. 1,5 RJ
D. 2 RJ
E. 15 RJ
15. [Spektroskopi] Energi sebesar 106 eV mampu mengubah spin orbit elektron. Pada daerah panjang
gelombang apakah energi tersebut dapat diamati?
A. Visual
B. Sinar-X
C. Gelombang mikro
D. Sinar-
E. Radio

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 4 dari 9

Essay
1. [Supergugus dan Kosmologi] Sebuah gugus galaksi yang menjadi anggota supergugus galaksi berada pada jarak 100 juta tahun cahaya dari pusat supergugus. Gugus galaksi itu diamati meninggalkan
supergugus yang berbentuk bola dan bermassa 1 trilyun massa Matahari.
a. Hitunglah perbandingan kecepatan gugus akibat pengembangan alam semesta terhadap kecepatan
lepas gugus dari kelompoknya! Manakah yang lebih dominan? Berikan penjelasan!
b. Berapa besar pergeseran panjang gelombang 550 nm yang berasal dari pusat supergugus dan diamati
dari gugus tersebut?
c. Berapa kerapatan supergugus agar dapat melawan pengembangan alam semesta dan menahan lepasnya gugus galaksi? Nyatakan dalam satuan g cm3 !
2. [Eksoplanet] Bintang induk sebuah eksoplanet memperlihatkan paralaks 0,02 . Fluks bintang adalah
7 109 Watt/m2 dengan puncak spektrum pada max = 500 nm.
a. Untuk bintang ini, berlaku hubungan luminositas dan massa dalam bentuk
L M 3,5
Tentukan massa bintang dalam satuan Matahari!
b. Hitung suhu kesetimbangan planet dengan pendekatan
250
Tplanet =
d
dengan d adalah jarak planet-bintang dalam satuan sa.
c. Apakah planet tersebut layak huni bagi manusia? Jelaskan!
3. [Wahana Antariksa] Wahana antariksa Dawn mengorbit planet kerdil Ceres pada orbit lingkaran dengan
radius 1200 km. Setelah 22 hari survey, Dawn mengubah orbit menjadi elips dengan jarak terdekat
beberapa ratus kilometer dan jarak terjauh beberapa ribu kilometer. Berapakah jarak terdekat dan terjauh
wahana tersebut dari pusat Ceres? Perhatikan bahwa hal itu dilakukan Dawn dengan cara mengurangi
momentum sudut menjadi 60% harga semula dan menjaga energi totalnya tetap saat perubahan orbit
berlangsung!
4. [Materi Antar Bintang] Diketahui sebuah bintang dalam catalog BMSS (Bosscha M Star Survey) No
8-24 (IRAS 17154-3407) pada posisi koordinat bujur dan lintang galaksi masing-masing

l = 352,48
b = 1, 92.
Diketahui pula spektrum bintang adalah M6.5 (late M star, bintang kelas spektrum M tipe akhir). Hasil
pengamatan magnitudo inframerah-dekat dan warna bintang menunjukkan

I = 7,8
(R I) = 3,3.
Diketahui bintang M6.5 mempunyai warna intrinsik, magnitudo semu pada panjang gelombang 12 m
(m12 ), dan warna inframerah (m12 m25 ) (dengan m25 adalah magnitudo semu pada panjang gelombang
25 m) masing-masing sebesar

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 5 dari 9

(R I)0 = 1,6

m12 = 1,4

m12 m25 = 0,87.


Pelemahan (ekstingsi) di arah tersebut adalah
AV 1,5 2,0 mag/kpc.
Telaah menunjukkan informasi tersebut berlaku hingga jarak 4 kpc. Hukum pemerahan umum dianggap

R = 3,55
AV
,
R =
EBV
EV I = 1,5 EBV , dan
EV R = 0,8 EBV .
dengan EBV , EV I , dan EV R masing-masing adalah ekses warna dalam B V , V I, dan V R.

Dari hasil telaah bintang-bintang inframerah diperoleh 3 (tiga) hubungan magnitudo mutlak dalam 12
m:

[1] : M12 = 8,458 2,219 (m12 m25 ),

[2] : M12 = 8,846 2,619 (m12 m25 ), dan


[3] : M12 = 8,895 3,075 (m12 m25 ).

a. Bila pelemahan pada panjang gelombang 12 m dan 25 m diabaikan, hitung jarak rata-rata bintang
dengan menggunakan informasi inframerah!
b. Nyatakan AI , AR , dan AV sebagai fungsi dari ERI !
c. Hitung EBV dan ERI !
5. [Fisika Bintang] Pada reaksi nuklir proton-proton di dalam suatu bintang seukuran Matahari, energi yang
dihasilkan per gram per detik adalah sebesar

106
Epp = 2, 5 10 X
T
"
 6 1/3 #
10
A =
33, 8
T
6

2/3

eA

dengan

= rapat massa pusat bintang


X = fraksi massa hidrogen = massa hidrogen dalam 1 gram materi
T

= temperatur pusat bintang

Untuk bintang tersebut, diketahui

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 6 dari 9

= 55 g cm3
X = 0,88
T

= 107 K

dan reaksi nuklir berlangsung hingga sejauh 0,2 R dari pusat bintang. Radiasi keluar secara seragam ke
semua arah. Dengan mengabaikan faktor serapan dan emisi, tentukanlah temperatur permukaan bintang
tersebut!
6. [Tata Surya] Sebuah planet ekstrasolar beralbedo 0,06, berada diantara dua bintang yang memberikan tarikan gravitasi sama kuatnya. Bintang pertama sama seperti Matahari dan berjarak seperti jarak
Bumi-Matahari, sedangkan bintang kedua massanya 3 kali bintang pertama. Bintang pertama dan kedua
merupakan bintang deret utama. Jika fluks yang diserap planet sama dengan yang diemisikannya, berapakah temperatur permukaan planet ekstrasolar tersebut? Gunakan pendekatan dengan mengabaikan
interaksi antar bintang.
7. [Gravitasi] Seorang astronot yang mengikuti misi ke Planet Mars memiliki hobi bermain bola. Dia
berharap bisa melanjutkan hobinya ketika tinggal di Mars. Dia menyadari bahwa kondisi di Mars berbeda
dengan di Bumi. Di Bumi, dia menendang bola bermassa 500 g dengan laju awal 25 m/s pada sudut 45 .
Dengan energi yang biasa dikerahkan saat bermain bola di Bumi, apakah bola akan lepas dari gravitasi
Mars? Hitunglah rasio kecepatannya! Agar dapat bermain bola di Mars dengan nyaman, dia memodifikasi
massa bola sehingga bola melambung dengan ketinggian yang sama seperti di Bumi. Berapakah massa
bola tersebut setelah diubah?
8. [Pemetaan Materi Gelap] Sebagaimana diberitakan dalam majalah Nature bulan April 2015, sebuah tim
telah berhasil memetakan distribusi materi gelap (dark matter ) di sebagian belahan langit selatan. Menggunakan teleskop Victor M. Blanco yang dilengkapi kamera dengan resolusi 2400024000 pixel2 , mereka
mampu memetakan area seluas 700 kali piringan Matahari. Berapakah resolusi sudut yang dihasilkan?
Nyatakan dalam detik busur per pixel!

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Halaman 7 dari 9

Daftar Konstanta dan Data Astronomi

Nama konstanta

Simbol

Harga
2,99792458 108 m/s

Kecepatan cahaya

Konstanta gravitasi

6,673 1011 m3 /kg/s2

Konstanta Planck

6,6261 1034 J s

Konstanta Boltzmann

1,3807 1023 J/K

Konstanta kerapatan radiasi

Konstanta Stefan-Boltzmann

5,6705 108 W/m2 /K4

Muatan elektron

1,6022 1019 C

Massa elektron

me

9,1094 1031 kg

Massa proton

mp

1,6726 1027 kg

Massa neutron

mn

Massa atom 1 H1

1,6749 1027 kg

mH

Massa atom 2 He4

1,6735 1027 kg

mHe

6,6465 1027 kg

Massa inti 2 He4


Konstanta gas

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

7,5659 1016 J/m3 /K4

6,6430 1027 kg
R

8,3145 J/K/mol

Halaman 8 dari 9

Nama besaran

Notasi

Harga

Satuan astronomi

sa

1,49597870 1011 m

Parsek

pc

Tahun cahaya

ly

3,0857 1016 m
0,9461 1016 m

Tahun sideris

365,2564 hari

Tahun tropik

365,2422 hari

Tahun Gregorian

365,2425 hari

Tahun Julian

365,2500 hari

Periode sinodis Bulan (synodic month)

29,5306 hari

Periode sideris Bulan (sidereal month)


Hari Matahari rerata (mean solar day )

27,3217 hari
24j 3m 56d,56

Hari sideris rerata (mean sidereal day )

23j 56m 4d,09

Massa Matahari

Jejari Matahari

Temperatur efektif Matahari

Teff,
L

Luminositas Matahari
Magnitudo semu visual Matahari

1,989 1030 kg
6,96 108 m
5785 K
3,9 1026 W

Indeks warna Matahari

26,78

BV

0,62

U B

0,10

Magnitudo mutlak visual Matahari

MV

4,79

Magnitudo mutlak biru Matahari

MB

5,48

Magnitudo mutlak bolometrik Matahari


Massa Bulan

Mbol
M%

Jejari Bulan

R%

Jarak rerata BumiBulan

4,72
7,348

1738000 m

H0

69,3 km/s/Mpc

Jejari

Merkurius
Venus
Bumi
Mars
Jupiter
Saturnus
Uranus
Neptunus

Massa

ekuatorial

(kg)

(km)

3,30 1023
4,87 1024

5,97 1024
6,42 1023

ke Matahari
(103 km)
57910

6052

243,019 hari
23j 56m 4d,1

244,7018

108200

365,2500

149600

24j 37m 22d,6


9j 55m 30d

686,9257

227940

4330,5866

778330

10746,9334

1429400

30588,5918

2870990

59799,8258

4504300

6378
3397

60268

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Psideris
(hari)
87,9522

5,69 1026
1,03 1026

Protasi
58,646 hari

71492

8,66 1025

Jarak rerata

2440

1027

1,90

kg

384399000 m

Konstanta Hubble

Objek

1022

25559
24764

10j 39m 22d


17j 14m 24d
16j 6m 36d

Halaman 9 dari 9

OLIMPIADE ASTRONOMI
Tingkat Provinsi - 2016
Copyright (c) 2016

Ridlo W. Wibowo (ridlo.w.wibowo@gmail.com)


Sulistiyowati (sulis.astro08@gmail.com)

Solusi ini dibuat tanpa jaminan kesesuaian dengan solusi resmi dari juri olimpiade sains bidang
Astronomi. Pengguna boleh menyebarluaskan dan/atau memodifikasi solusi ini dengan mencantumkan sumber asli. Hak cipta soal ada pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
dan dilindungi undang-undang.

Soal Pilihan Ganda


1. Perbedaan utama antara lensa dan cermin sebagai pengumpul cahaya dalam sistem teleskop
adalah
A. Panjang fokus lensa bergantung pada panjang gelombang, sedangkan cermin tidak
B. Panjang fokus cermin bergantung pada panjang gelombang, sedangkan lensa tidak
C. Cermin berbentuk cembung, sedangkan lensa harus berbentuk cekung
D. Objek tidak dapat ditegakkan dengan kedua sistem pengumpul cahaya ini
E. Membuat cermin lebih mudah daripada membuat lensa untuk pengumpul cahaya
Jawaban: A atau E*
Aberasi khromatis
Lensa mengalami aberasi khromatis, menyebabkan panjang gelombang yang berbeda memiliki fokus yang sedikit berbeda. Hal ini terjadi karena cahaya polikromatis melewati dua
medium yang berbeda, sedangkan kecepatan cahaya berubah ketika melewati suatu medium
bergantung pada panjang gelombangnya (menyebabkan indeks refraksi berbeda untuk setiap panjang gelombang). Pada cermin, cahaya tidak melewati medium yang berbeda (atau
melewati hanya sedikit) sehingga aberasi khromatis bisa dibilang tidak ada.
Mana yang lebih susah untuk dibuat, cermin atau lensa?
Untuk pengumpul cahaya (teleskop) berukuran besar maka dengan teknologi saat ini membuat cermin lebih mudah. Untuk lensa perlu bahan yang bisa meneruskan sebanyak mungkin
gelombang elektromagnetik dan tanpa cacat dalam pembuatannya (gelembung, dlsb). Kita
perlu menghaluskan kedua sisi lensa. Sedangkan cermin hanya perlu menghaluskan satu
sisi bahan dan memberi pelapis perak atau alumunium (terkadang ditambah lapisan lain
sesuai kebutuhan). Tidak hanya itu, untuk menyangga lensa berukuran besar sangatlah
susah karena hanya sisinya yang tipis yang boleh disentuh, sedangkan cermin dapat kita
taruh begitu saja di sisi yang tidak dilapisi.
Diperkirakan 4000 S.M. cermin sudah dibuat walaupun tanpa proses coating, sedangkan
lensa sudah digunakan 700 S.M., walaupun demikian teleskop pertama dibuat menggunakan
lensa, kamera kita dibuat dengan lensa, mengapa? Teleskop reflektor butuh meletakkan
cermin pemantul dibagian depan teleskop. Hal ini tentu tidak mudah dan tidak efisien
untuk teleskop berukuran sangat kecil (juga kamera). Jadi untuk masa sekarang semuanya
punya tantangan masing-masing karena kebutuhan yang berbeda, susah untuk memilih
mana yang lebih sulit dibuat.
2. Pada tanggal 17 Januari 2016, komet Catalina berada pada posisi terdekatnya, yaitu 110
juta km dari Bumi. Jika pada saat itu terdapat ekor tampak sepanjang 1 dan diasumsikan
ekor tegak lurus garis pandang, maka panjang ekor (dalam satuan km) adalah

OSP Astronomi 2016

Halaman 2 dari 17

A. 2 106
B. 1 106
C. 9 107
D. 1 108
E. 2 108
Jawaban: A
Andaikan panah vertikal berikut adalah komet,

x
110 106
x = 0.96 106

tan 0.5 =

2x = 1.92 106

km

3. Radius bintang katai putih memenuhi hubungan


R
R
74

M
M

1/3

Jika bintang katai putih dianggap sebagai benda hitam sempurna serta memiliki massa 0,4
massa Matahari (M ) dan temperatur efektif (Teff ) 10000 K, maka luminositas bintang
(dalam satuan L ) adalah
A. 3,6 104
B. 3,0 103
C. 1,8 102
D. 2,6 103
E. 7,6 104
Jawaban: B
Untuk M = 0,4M kita peroleh
R
R
74

M
0.4M

1/3
= 0,0183R

OSP Astronomi 2016

Halaman 3 dari 17

Luminositas bintang katai putih menjadi


L
L
L
L
L
L
L
L

T 4 4R2
2
T 4 4R
 4 

T
R 2
=
T
R

4 

10000
0,0183R 2
=
5785
R
=

= 2,99 103

4. Misalkan M menyatakan magnitudo mutlak bolometrik sebuah bintang dan P menyatakan


energi yang dipancarkan setiap detik (dalam satuan watt), maka berlaku hubungan
A. P = 3,485 1026 100,4M
B. P = 3,013 1028 100,4M
C. log P = 26,591 0,4M
D. log P = 28,479 + 0,4M
E. P = 2,500 log M
Jawaban: B
Magnitudo mutlak bolometrik terkait dengan luminositas dengan hubungan Pogson berikut
M M = 2,5 log

P
P

P
3,9 1026
M 4,72 = 2,5 (log P 26,591)
M 4,72 = 2,5 log

log P = 28,479 0,4M


P = 3,013 1028 100,4M

5. Di antara lima pernyataan berikut, manakah pernyataan yang benar?


A. Urutan garis spektrum dalam kemunculam mereka pada bintang-bintang dengan
menurunnya temperatur adalah: garis hidrogen yang sangat kuat, garis helium
terionisasi, garis helium netral, garis logam netral, metal terionisasi, pita molekul
titanium oksida
B. Periode bintang ganda visual selalu lebih pendek daripada periode bintang ganda
spektroskopi
C. Bintang Sirius adalah bintang paling terang di langit, berarti ia merupakan bintang paling dekat dengan kita
D. Bintang Alpha Centauri adalah bintang paling dekat dengan kita, berarti ia merupakan bintang paling terang di langit
E. Sifat paling dasar dari bintang yang menentukan lokasinya di deret utama adalah
massanya

OSP Astronomi 2016

Halaman 4 dari 17

Jawaban: E
(A) Suhu mempengaruhi garis-garis spektrum yang terbentuk (karena bergantung pada
tingkat energinya), untuk bintang diurutkan dari suhu yang paling tinggi harusnya adalah
Helium terionisasi, Helium netral, metal terionisasi, Hidrogen netral, logam netral, dan pita
molekul TiO.
(B) Bintang ganda visual tentu jarak pisahnya harus lebar sehingga periodenya biasanya
yang sangat panjang.
(C dan D) Terang bintang dilangit dipengaruhi terang intrinsik dan jaraknya.
(E) Semakin besar massa maka ia akan lahir sebagai bintang dengan menempati bagian
deret utama makin ke kiri.
6. Perhatikan gambar di bawah yang merupakan skema kerja interferometer teleskop radio A
dan B.

Untuk mencapai resolusi sudut 1 dari objek astronomi yang di amati pada panjang gelombang 21 cm orde pertama, maka jarak minimal antara teleskop radio A dan B adalah
A. 40,8 km
B. 41,3 km
C. 42,3 km
D. 43,3 km
E. 44,3 km
Jawaban: D
Rumus resolusi sudut untuk teleskop dengan circular single aperture (bukaan tunggal berbentuk lingkaran) dapat diturunkan (integral),
res =

1,22
D

Untuk keperluan interferometer persamaan ini biasa didekati dengan

D
1
21
rad
206265
D
D 43.3 105
res

cm = 43.3

km

OSP Astronomi 2016

Halaman 5 dari 17

7. Rasi bintang zodiak yang dapat diamati pada saat bersamaan dengan peristiwa Gerhana
Matahari Total 2016 di Indonesia, adalah
A. Pisces
B. Gemini
C. Virgo
D. Orion
E. Canis
Jawaban: A
Seperti yang disebutkan pada soal nomor 8, gerhana Matahari terjadi pada tanggal 9 Maret
2016. Kita tahu rasi zodiak merupakan rasi-rasi bintang yang berada di ekliptika yang
dilalui Matahari sepanjang tahun. Pada tanggal 9 Maret Matahari berada di antara rasi
Pisces dan Aquarius, namun menurut batasan wilayah rasi yang ditetapkan IAU, seharusnya
Matahari masih berada di daerah rasi Aquarius.
Posisi Matahari di rasi zodiak dapat dilihat pada kolom Astronomi di tabel berikut. Kalangan astrologi pecah menjadi dua kelompok, yang tetap menggunakan aturan di bawah
(kolom astrologi) dan yang sesuai dengan posisi Matahari yang benar namun hanya melibatkan 12 rasi (tanpa Ophiuchus).
Rasi
Aries
Taurus
Gemini
Cancer
Leo
Virgo
Libra
Scorpio
Ophiuchus
Sagittarius
Capricorn
Aquarius
Pisces

Simbol

]
^
_

`
a
b
c
d
e
f

Astrologi (tropical)
21 Maret - 20 April
21 April - 21 Mei
22 Mei - 21 Juni
22 Juni - 22 Juli
23 Juli - 22 Agustus
23 Agustus - 23 September
24 September - 23 Oktober
24 Oktober - 22 November
23 November - 21 Desember
22 Desember - 20 Januari
21 Januari - 19 Februari
20 Februari - 20 Maret

Astronomi
19 April - 13 Mei
14 Mei - 19 Juni
20 Juni - 20 Juli
21 Juli - 9 Agustus
10 Agustus - 15 September
16 September - 30 Oktober
31 Oktober - 22 November
23 November - 29 November
30 November - 17 Desember
18 Desember - 18 Januari
19 Januari - 15 Februari
16 Februari - 11 Maret
12 Maret - 18 April

Matahari paling lama berada di rasi Virgo (45 hari) dan paling sebentar berada di rasi
Scorpio (7 hari) karena luas daerah rasi yang berbeda (ditetapkan IAU).
8. Pada tanggal 9 Maret 2016 pagi hari akan berlangsung Gerhana Matahari Total yang
jalurnya melewati Indonesia, di antaranya kota Palembang, Palangkaraya, dan Palu. Perkiraan posisi Bulan dalam sistem koordinat ekuatorial (, ) pada saat tersebut adalah
A. (23 jam, 4 )
B. (01 jam, +4 )
C. (23 jam, 1 )
D. (23 jam, +1 )
E. (24 jam, +0 )
Jawaban: A
Pada saat terjadi gerhana Matahari total maka posisi Bulan di langit akan sama dengan
posisi Matahari. Pada tanggal 20 Maret = 0h dan = 0 , maka pada tanggal 9 Maret
$ = 24h 11 4m 23h 16m

OSP Astronomi 2016

Halaman 6 dari 17

$ = 23,5 sin

11
360
365,25

4,4

9. Diketahui jarak rata-rata Bumi-Bulan adalah 384400 km dan periode orbit Bulan adalah
27,3 hari. Berapakah periode orbit sebuah satelit buatan yang mengitari Bumi pada ketinggian 96000 km jika orbitnya berupa lingkaran?
A. 3,41 hari
B. 3,76 hari
C. 7,28 hari
D. 10,40 hari
E. 10,70 hari
Jawaban: B
Hukum Kepler III dapat ditulis ulang menjadi
4 2 a3
= G(m1 + m2 )
T2
Untuk Bulan dan satelit yang mengorbit Bumi dapat kita abaikan massanya karena jauh
lebih kecil dari massa Bumi. Kemudian dapat kita bandingkan keduanya
4 2 a3 /T 2
2
4 2 a3$ /T$


T 2
T$

2
T
27,3
T

GM
GM


a 3
=
a$


102378 3
=
384400
= 3,753 hari
=

Untuk empat soal berikut ini (No. 1013), jawablah


A. jika 1, 2, dan 3 benar
B. jika 1 dan 3 benar
C. jika 2 dan 4 benar
D. jika 4 saja benar
E. jika semua benar

10. Jika atmosfer Bumi 50% lebih rapat daripada keadaan saat ini, maka
1. Cahaya Matahari akan tampak lebih merah daripada keadaan sekarang, karena dengan
bertambahnya kerapatan, akan lebih banyak cahaya pada panjang gelombang biru
yang dihamburkan ke segala arah.
2. Cahaya yang sampai ke permukaan Bumi akan semakin tampak berwarna biru
3. Cahaya yang sampai ke permukaan Bumi akan semakin tampak berwarna merah
4. Cahaya Matahari akan tampak lebih biru daripada keadaan sekarang, karena dengan
bertambahnya kerapatan, akan lebih banyak cahaya pada panjang gelombang merah
yang dihamburkan ke segala arah.

OSP Astronomi 2016

Halaman 7 dari 17

Jawaban: B
Semakin tebal gas/debu maka efek pemerahan akan semakin kuat, panjang gelombang biru
lebih banyak dihamburkan daripada merah.
11. Konstanta Hubble H0 menyatakan laju pengembangan alam semesta saat ini. Karena kesalahan dalam penentuan jarak beberapa galaksi yang digunakannya, Edwin Hubble mendapatkan nilai sekitar 500 km/s/Mpc untuk H0 . Nilai yang diterima sekarang oleh para
astronom berdasarkan berbagai pengukuran adalah 70 km/s/Mpc. Manakah pernyataanpernyataan yang benar di bawah ini?
1. Laju pengembangan alam semesta menurut Hubble lebih cepat daripada seharusnya
2. Jarak galaksi-galaksi yang digunakan Hubble lebih jauh daripada seharusnya
3. Umur alam semesta menurut Hubble lebih muda daripada umur sebenarnya
4. Jika sejak Big Bang alam semesta mengembang dengan laju konstan H0 , maka menurut Hubble ukuran alam semesta saat ini kurang lebih sepertujuh dari nilai yang
diterima sekarang
Jawaban: B
(1) Konstanta Hubble menunjukkan kecepatan pengembangan alam semesta, (2) kesalahan Hubble dalam menentukan konstanta tersebut karena jarak galaksi yang digunakannya
salah (lebih dekat dari yang seharusnya). Selain itu galaksi yang diamati semasa Hubble
hanya galaksi-galaksi dekat saja (jika dibandingkan dengan hasil pengamatan modern). (3)
Waktu Hubble yang sebanding dengan umur alam semesta dapat ditentukan dengan 1/H0 .
(4) Pernyataan 4 bisa benar apabila yang dimaksud adalah jarak Hubble (c/H0 ), yang menunjukkan jarak dimana galaksi menjauhi kita dengan kecepatan cahaya akibat pengembangan alam semesta. Ukuran alam semesta yang sebenarnya tidak dapat diketahui hanya
dengan konstanta Hubble.
12. Di antara empat pernyataan berikut, yang merupakan karakteristik materi antar bintang
adalah
1. Dalam besaran massa, materi antar bintang tersusun atas Hidrogen, Helium, dan
sedikit unsur berat
2. Daerah hidrogen terionisasi (HII region) terjadi akibat radiasi ultraviolet dari bintang
panas di dekatnya
3. Materi antar bintang dapat terkait dengan pembentukan dan kematian bintang
4. Hanya ada satu kelompok daerah dalam materi antar bintang yaitu yang berhubungan
dengan pembentukan bintang
Jawaban: E
Penjelasan untuk masing-masing pernyataan:
1. Ambigu; Jika yang dimaksud adalah diurutkan berdasarkan massa penyusun MAB,
maka pernyataan 1 benar.
2. Ionisasi hidrogen dapat terjadi akibat foton UV yang energinya berkesesuaian (Pernyataan 2 benar)
3. Bintang terbentuk di daerah materi antar bintang yang sangat rapat (molecular cloud ).
MAB dapat diperbaharui oleh proses kematian bintang (supernovae, planetary nebulae) dan angin bintang (Pernyataan 3 benar)

OSP Astronomi 2016

Halaman 8 dari 17

4. Ambigu; MAB terutama molecular cloud memang terkait langsung dengan pembentukan bintang (Pernyataan 4 benar)

13. Yang merupakan karakteristik dalam proses pembentukan bintang adalah


1. Materi antar bintang yang melimpah dalam periode waktu yang lama, tidak selalu
cukup untuk membentuk bintang
2. Proses pembentukan bintang dapat terjadi bila energi kinetik materi antar bintang
lebih kecil dari setengah energi potensial gravitasi
3. Syarat terjadinya pembentukan bintang bergantung pada temperatur dan kerapatan
partikel
4. Proses pembentukan bintang hanya dapat terjadi di daerah dengan konsentrasi debu
tinggi
Jawaban: A
(1 dan 3) Proses runtuhnya awan dipengaruhi massa, kerapatan, dan temperatur (tekanan).
Andaikan temperatur lingkungannya terlalu tinggi maka dimungkinkan awan untuk tidak
runtuh menjadi bintang. (2) Temperatur adalah besaran statistik yang merepresentasikan
energi kinetik rata-rata partikel dalam sistem, dari teorema virial diperoleh hubungan agar
sistem dapat terikat dalam waktu lama maka Ek = 12 Ep . (4) Tidak selalu, jika begitu maka
tidak ada bintang yang lahir ketika alam semesta masih dini (belum ada debu).

Gunakan petunjuk ini untuk menjawab dua soal berikut (No. 14-15):
A. Pernyataan pertama dan kedua benar serta memiliki hubungan sebab-akibat.
B. Pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak memiliki hubungan sebab-akibat.
C. Pernyataan pertama benar, sedangkan pernyataan kedua salah.
D. Pernyataan pertama salah, sedangkan pernyataan kedua benar
E. Kedua pernyataan salah.

14. Tepi bayangan sebuah objek yang dibentuk oleh sinar Matahari tidak tajam
SEBAB
Jarak Bumi dari Matahari yang sangat jauh menyebabkan Matahari dianggap sebagai suatu
sumber titik dan cahayanya mengalami difraksi atau pembelokan cahaya
Jawaban: C
Tepi bayangan yang dibentuk oleh sinar Matahari memang tidak tajam, hal ini akan terlihat
lebih jelas apabila bendanya kita jauhkan dari layar. Penyebabnya adalah karena Matahari
BUKAN benda titik (point source). Cahaya yang berasal dari satu tepi dan tepi lainnya
dari Matahari mengenai tepi benda dengan sudut yang sedikit berbeda, prosesnya sama
seperti terbentuknya penumbra saat gerhana.
15. Bulan mengorbit Bumi, sedangkan asteroid mengorbit Matahari.
SEBAB

OSP Astronomi 2016

Halaman 9 dari 17

Ukuran asteroid lebih kecil daripada Bulan.


Jawaban: B
Bulan mengorbit Bumi dan bersama-sama mereka mengorbit Matahari. Asteroid secara
definisi adalah benda-benda kecil yang mengorbit Matahari. (pernyataan 1 benar) Ukuran asteroid memang lebih kecil daripada Bulan (pernyataan 2 benar), namun hal ini
bukanlah penyebab dari perbedaan orbitnya dengan Bulan.
Asteroid mengorbit Matahari karena pengaruh gravitasi Matahari lebih besar daripada
planet, sedangkan Bulan mengorbit Bumi karena pada jarak itu pengaruh gravitasi Bumi
lebih kuat daripada Matahari. Asteroid bisa saja berubah mengorbit planet ketika berpapasan dekat dengan planet.

Soal Isian Singkat


16. Jarak antara dua sumber titik yang direkam oleh detektor pada bidang fokus sebuah teleskop
bergantung pada . . . . . . . . .
Jawaban:
Panjang fokus teleskop DAN jarak pisah dua titik itu (jarak sudut).
Pembentukan bayangan di bidang fokus dapat disederhanakan menggunakan prinsip pinhole
camera seperti berikut:

17. Gugus bola IAU C0923 545 memiliki magnitudo semu V = +13,0 dan magnitudo mutlak
MV = 4,15. Gugus ini terletak 9,0 kpc dari Bumi, 11,9 kpc dari pusat Galaksi, dan sekitar
0,5 kpc di selatan bidang Galaksi. Besar serapan materi antar bintang per kpc yang kita
amati ke arah IAU C0923 545 adalah . . . . . . . . .
Jawaban: 0.264 mag/kpc
Data jarak tidak self-consistent antara jarak dari Bumi (9 kpc) dengan apabila menghitungnya menggunakan keterangan selanjutnya (serta data jarak pusat galaksi ke Bumi
8.5 kpc).

OSP Astronomi 2016

Halaman 10 dari 17

Asumsi kita gunakan jarak dari Bumi 9 kpc sebagai jarak sebenarnya.
mM

= 5 + 5 log d + Av

13 (4,15) = 5 + 5 log 9000 + Av


Av = 2,378

mag

Av = k d
Av = k 9
k = 0.264

mag/kpc

18. Diduga terdapat sebuah planet X yang merupakan planet kesembilan di Tata Surya. Planet
yang diperkirakan seukuran Uranus ini belum pernah teramati karena jaraknya yang jauh
(20 kali jarak Matahari-Neptunus). Very Large Telescope digunakan untuk mencari keberadaan planet tersebut dengan menggunakan teknik interferometer. Dengan detektor
inframerah 20 mikron, jarak pisah minimal antar teleskop (baseline) yang dibutuhkan untuk dapat menentukan ukuran planet secara langsung adalah sekitar . . . . . . . . .
Jawaban: 35,2 meter
Diameter sudut planet X
=

diameter
jarak

51118
20 4,5043 109 1,496 108
= 5,68 107 rad
=

Resolusi minimal yang diperlukan membutuhkan res

interferometer
D
2 105
D =
5,68 107
D = 35,2 meter

res

19. Salah satu sumber pemancar radio terkuat di langit setelah Matahari dan Cassiopeia A
(sisa supernova yang relatif dekat) adalah Galaksi Cygnus A. Pada panjang gelombang 0,75
cm, rapat fluks spektral yang diukur oleh teleskop radio dengan diameter 25 m adalah 4500
Jy (jansky). Dengan menganggap efisiensi teleskop radio 100% dan lebar pita frekuensi
adalah 5 MHz, daya total yang dideteksi penerima adalah sebesar . . . . . . . . . watt.
Jawaban: 1,1 1013
1 Jy = 1026 watt m2 Hz1
Total daya yang diterima teleskop adalah
Ptotal = F Area bandwidth
1
= (4500 1026 ) watt m2 Hz1 ( 252 ) m2 (5 106 ) Hz
4
= 1,1 1013 watt

OSP Astronomi 2016

Halaman 11 dari 17

20. Jika Matahari berevolusi menjadi bintang raksasa merah dengan ukuran 100 kali jejari
Matahari saat ini dan temperaturnya menjadi 3200 C, maka magnitudo semu Matahari
raksasa adalah . . . . . . . . .
Jawaban: -34,56
Asumsikan kita melihatnya dari Bumi (jarak 1 sa).
E
E0
L
m m0 = 2,5 log
L0
 2  4 !
T
R
m m0 = 2,5 log
R0
T0

2 
 !
100R0
3473 4
m (26,78) = 2,5 log
R0
5785
m m0 = 2,5 log

m = 34,56

Soal Esai
21. Pada pukul 18:00, tinggi dan azimuth Bulan adalah +39 dan 196 , sedangkan tinggi dan
azimuth Saturnus adalah +34 dan 210 . Jika Bulan dan Saturnus dianggap benda titik,
hitunglah jarak pisah kedua benda tersebut dalam satuan derajat!
Jawaban:

cos x = cos (90 39 ) cos (90 34 ) + sin (90 39 ) sin (90 34 ) cos (210 196 )
cos x = sin 39 sin 34 + cos 39 cos 34 cos 14
cos x = 0.97705673352
x = 12,3

22. Dengan teleskop Hubble, astronom dapat mengamati bintang seperti Matahari pada jarak
100 kpc. Bintang-bintang Cepheid yang paling terang memiliki kecerlangan intrinsik 30000
kali lebih besar daripada Matahari. Jika serapan materi antar bintang diabaikan, tentukanlah jarak Cepheid terjauh yang dapat diamati teleskop Hubble!
Jawaban:
Keterangan bahwa teleskop Hubble dapat melihat bintang sekelas Matahari hingga jarak
100 kpc dapat kita gunakan sebagai batasan maksimum. Untuk cepheid yang lebih terang
tentu jarak maksimumnya bisa lebih jauh. Fluks energi yang diterima dari kedua benda
harusnya sama pada jarak maksimumnya masing-masing sebagai batas fluks minimal yang

OSP Astronomi 2016

Halaman 12 dari 17

masih terdeteksi oleh Hubble,


Lceph
L
=
2
4d
4d2ceph


dceph 2
Lceph
=
= 30000
d
L
dceph
= 173,2
d
dceph = 17320,5 kpc = 17,32

Mpc

23. Gunung Olympus yang memiliki tinggi 25 km adalah gunung tertinggi di Mars sekaligus
tertinggi di Tata Surya. Bahkan tiga kali lebih tinggi dari gunung Himalaya. Untuk mengetahui mengapa planet Mars dapat memiliki gunung tertinggi di Tata Surya, maka
(a) Hitunglah tinggi maksimum gunung di Bumi bila gunung dianggap berbentuk kerucut!
Ambillah nilai batas elastisitas kerak Bumi sebesar 3 108 N/m2 !
(b) Jelaskan mengapa gunung tertinggi di Tata Surya dapat berada di planet Mars!
Jawaban:
a. Batas elastisitas adalah nilai tekanan di mana suatu benda tidak dapat kembali lagi
seperti semula (terjadi deformasi permanen). Sebagai contoh sederhana andaikan kita
memiliki meja kayu, tentu ada batasan tekanan dari benda yang kita taruh di atasnya
sehingga maja kayu tersebut akan patah. Andaikan meja tersebut adalah kerak Bumi
dengan nilai limit elastisitas 3 108 N/m2 , maka kita dapat memperkirakan tinggi
maksimum benda yang berada di atasnya (gunung), apabila kita mengetahui tekanan
yang ia berikan ke kerak Bumi.

Bagian tengah gunung seperti digambarkan di atas (biasanya bagian paling tinggi)
adalah bagian dengan berat terbesar yang ditahan oleh kerak Bumi. Jika berat maksimum yang ditahan Bumi per meter perseginya adalah 3 108 N, maka hal ini berkesesuaian dengan tinggi
W

= M g

= V g

= 5520 1

3 10

tinggimaks = 5545

m2 tinggimaks 9.8

OSP Astronomi 2016

Halaman 13 dari 17

Nilai kerapatan yang digunakan di atas adalah kerapatan rata-rata Bumi dari daftar konstanta massa dan jari-jari Bumi. Seharusnya nilai kerapatan yang digunakan
adalah nilai kerapatan kerak Bumi yang lebih rendah. Tinggi gunung Everest adalah
8848 meter.
b. Percepatan gravitasi yang lebih kecil menyebabkan berat menjadi lebih kecil. Jika
kerapatan Mars dan batas elastisitas permukaan Mars kira-kira sama dengan Bumi
maka tentu saja gunung di Mars bisa dimungkinkan lebih tinggi dari gunung di Bumi.
Percepatan gravitasi di permukaan di Mars dapat dihitung
GM
= 3,7m/s2
2
R

g=

Sedikit lebih besar dari sepertiga percepatan gravitasi di Bumi.


Selain itu aktivitas dipermukaan planet Mars relatif lebih kecil dibanding planet terestrial lain seperti Bumi dan Venus (aktivitas ini berupa aktivitas atmosfer dan vulkanik), sehingga memungkinkan struktur lebih tinggi tersebut dapat bertahan.

24. Di Galaksi, sebuah proton berenergi 107 eV melintasi medan magnet antar bintang yang
homogen (B = 3 1010 T) dalam arah tegak lurus sehingga bergerak melingkar. Proton
tersebut memiliki laju awal v  c (non relativistik).
(a) Hitunglah momentum linear proton tersebut!
(b) Hitunglah radius gerak melingkar proton (gyroradius) dan frekuensi sudut yang dihasilkan!
(c) Gambarkan arah gerak dan lintasan proton jika proton membentuk sudut tertentu
(dengan sudut sekitar 30 ) terhadap garis medan magnet!
Jawaban:
a. Momentum linear proton
p2
2m
p
p =
107 1.6 1019 2 1,6726 1027

Ek =

p = 7,316 1020

kg m/s

Kecepatannya dapat dihitung yang sebenarnya cukup relativistik yaitu 0,146 c.


Karena proton mengalami gerak melingkar (terdapat percepatan sentripetal) maka ia
akan menghasilkan radiasi yang disebut dengan radiasi cyclotron. Jika kecepatannya
hyperrelativistic (v c) maka akan menghasilkan radiasi synchrotron.
b. Radius gerak melingkar dapat ditentukan dengan
m

v2
r

= qv B = qvB

mv
p
7,316 1020
=
=
qB
qB
1,6 1019 1010
8
r = 4,5725 10 m

r =

c. Gerak proton jika membentuk sudut tidak tegak lurus (dan tidak sejajar) maka menjadi spiral seperti berikut,

OSP Astronomi 2016

Halaman 14 dari 17

Hal itu terjadi karena yang terpengaruh oleh medan magnet hanya komponen kecepatan yang arahnya tegak lurus dengannya (qv B = qvB sin ). Gambar di atas
tidak terlalu merepresentasikan dengan baik dari data sudut 30 (harusnya lebih melar
ke samping).

25. Pada akhir Januari 2016 terjadi fenomena langka yaitu 5 planet klasik tampak berparade
di langit fajar. Merkurius tampak di arah Timur, diikuti Venus, Saturnus, Mars, dan
Jupiter di sebelah Barat. Jika jarak sudut Jupiter dan Merkurius adalah 100 sementara
sudut elongasi Merkurius dari Matahari adalah 15 , hitunglah jarak antara Jupiter dan
Merkurius dalam satuan astronomi! Anggap orbit kelima planet berada dalam satu bidang!
Jawaban:
Sebelumnya dapat kita hitung jarak Bumi-Merkurius (EM) dan jarak Bumi-Jupiter (EJ)
saat itu

SM 2 = ES 2 + EM 2 2 ES EM cos 15
0 = EM 2 1,93185EM + 0,8501544

Solusi persamaan kuadrat tersebut adalah


p
1,93185 1,931852 4 1 0,8501544
EM12 =
21
EM1 = EM 0 = 1,2538

dan EM2 = EM = 0,6781

Terlihat bahwa terdapat dua solusi positif dari persamaan kuadrat ini yang memang wajar
karena ada dua posisi yang mungkin seperti ditunjukkan pada gambar berikut (M dan M 0 ):

OSP Astronomi 2016

Halaman 15 dari 17

Jarak Jupiter dapat ditentukan dengan cara yang sama


SJ 2 = ES 2 + EJ 2 2 ES EJ cos 115
0 = EJ 2 + 0,8452365EJ 26,0685102
EJ1 = 4,700576

dan EJ2 = 5,5458

di mana hanya ada satu nilai positif yang dapat kita gunakan (nilai negatif menunjukkan
posisi Jupiter yang berseberangan (J 0 ), sehingga tidak sesuai soal).
Jarak Jupiter dan Merkurius dapat ditentukan dengan cara yang sama pula menghasilkan
M J 2 = EM 2 + EJ 2 2 EM EJ cos 100
MJ
0 2

MJ

M 0J

= 4,86438

sa

02

= EM + EJ 2 2 EM 0 EJ cos 100
= 5,07092

sa

Hasil akhirnya ada dua nilai jarak yang memenuhi, yakni 4,864 dan 5,071 sa.
- Cara yang lain dapat dilakukan dengan menghitung sudut di Matahari antara Merkurius
dan Jupiter saat itu, kemudian dapat kita hitung jarak keduanya.
- Jika menggunakan rumus sinus ingat bahwa nilai arcsin ada dua, kalkulator biasanya
hanya menunjukkan satu angka.

OSP Astronomi 2016

Halaman 16 dari 17
Daftar Konstanta

Nama Besaran

Notasi

Harga

Satuan astronomi

au

1,49597870 1011 m

Parsek

pc

3,0857 1016 m

Tahun Cahaya

ly

0,9461 1016 m

Tahun Sideris

365,2564 hari

Tahun Tropik

365,2422 hari

Tahun Gregorian

365,2425 hari

Tahun Julian

365,2500 hari

Periode sinodis Bulan (synodic month)

29,5306 hari

Periode sideris Bulan (sidereal month)

27,3217 hari

Hari Matahari rerata (mean solar day)

24j 3m 56d ,56

Hari sideris rerata (mean sidereal day)

23j 56m 4d ,00

Massa Matahari

1,989 1030 kg

Jejari Matahari

6,96 108 m

Teff

5785 K

Luminositas Matahari

3,9 1026 W

Magnitudo semu visual Matahari

-26,78

BV

0,62

U B

0,10

Magnitudo mutlak visual Matahari

MV

4,79

Magnitudo mutlak biru Matahari

MB

5,48

Magnitudo mutlak bolometrik Matahari

Mbol

4,72

Massa Bulan

M$

7,348 1022 kg

Temperatur efektif Matahari

Indeks warna Matahari

Jejari Bulan
Jarak rerata Bumi-Bulan

R$

1738000 m
384399000 m

Konstanta Hubble

H0

69,3 km/s/Mpc

Jansky

Jy

1026 watt m2 Hz1

OSP Astronomi 2016

Halaman 17 dari 17
Jejari

Objek

Massa

ekuatorial

(kg)

(km)

Merkurius

3,3 1023

2440

Venus

4,87 1024

Bumi

5,97

1024

Mars

Jarak rerata
Protasi

Psideris

ke Matahari

(hari)

(103 km)

58,646 hari

87,9522

57910

6052

243,019 hari

224,701

108200

6378

23j 56m 4d ,1

365,25

149600

6,42 1023

3397

24j 37m 22d ,6

686,9257

227940

Jupiter

1,90 1027

71492

9j 55m 30d

4330,5866

778330

Saturnus

5,69 1026

60268

10j 39m 22d

10746,9334

1429400

Uranus

8,66 1025

25559

17j 14m 24d

30588,5918

2870990

Neptunus

1,03 1026

24764

16j 6m 36d

59799,8258

4504300

Nama konstanta

Simbol

Harga

Kecepatan cahaya

2,99792458 108 m/s

Konstanta gravitasi

6,673 1011 m3 /kg/s2

Konstanta Planck

6,6261 1034 Js

Konstanta Boltzmann

1,3807 1023 J/K

Konstanta kerapatan radiasi

7,5659 1016 J/m3 /K4

Konstanta Stefan-Boltzmann

5,6705 108 Watt/m2 /K4

Muatan elektron

1,6022 1019 C

Massa elektron

me

9,1094 1031 kg

Massa proton

mp

1,6726 1027 kg

Massa neutron

mn

1,6749 1027 kg

Massa atom 1 H 1

mH

1,6735 1027 kg

Massa atom 2 He4

mHe

6,6465 1027 kg
6,6430 1027 kg

Massa inti 2 He4


Konstanta gas

8,3145 J/K/mol

Solusi ini dapat diperoleh di http://ridlow.wordpress.com