Anda di halaman 1dari 113

ANALISIS KEKERINGAN DENGAN MENGGUNAKAN

METODE THEORY OF RUN STUDI KASUS DAS CIUJUNG

SKRIPSI

SULASTRI OKTAVIANI
3336111250

JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
BANTEN
2015

ANALISIS KEKERINGAN DENGAN MENGGUNAKAN


METODE THEORY OF RUN STUDI KASUS DAS CIUJUNG

SKRIPSI
Sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana S-1
Jurusan Teknik Sipil

SULASTRI OKTAVIANI
3336111250

JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
BANTEN
2015

LEMBAR PENGESAHAN
PtrR}IYATAAN KEASLIAN PENELITIAN

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama

: Sulastri Oktaviani

Nim

:3336111250

N{ahasiswa Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng

Tirtayasa.

*MENYATAKAN'
Bahwa tugas akhir ini adalah hasil karya sendiri dan tidak ada duplikasi karya

omng lain, kecuali yang telah disebutkan sunbernya. Bila kemudian hari
ditemukan ada unsur-unsur plagiat maka saya bersedia dicabut gelm kesarjanaan
saya.

Oktober 2015

il

PRAKATA
Puji syukur Penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yesus Kristus, karena atas
kasih dan karunia-Nya Laporan Skripsi dengan judul Analisis Kekeringan dengan
Menggunakan Metode Theory of Run (Studi Kasus: DAS Ciujung) dapat
terselesaikan dengan baik. Penulisan Skripsi ini dilakukan untuk memenuhi salah
satu syarat untuk memperoleh gelar Strata Satu (S-1) di Jurusan Teknik Sipil
Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Skripsi ini secara garis besar berisi tentang tingkat kekeringan yang terjadi
di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung, dampak kekeringan tersebut, dan langkahlangkah preventif untuk mencengah kekeringan.
Laporan Skripsi ini dapat Penulis selesaikan dengan baik atas bantuan dan
kerjasama dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini Penulis ingin mengucapkan
terimakasih kepada:
1.

Bapak M. Fakhruriza Pradana, ST., MT dan Bapak Rama Indera Kusuma ST.,
MT selaku Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

2.

Ibu Restu Wigati, ST,. MEng dan Bapak Soedarsono ST,. MMT selaku Dosen
Pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan dorongan sehingga
Skripsi ini dapat diselesaikan.

3.

Ibu Irma Suryani, ST., MSc selaku Koordinator Skripsi Jurusan Teknik Sipil
Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan Dosen Penguji II
yang telah memberikan masukan serta kritik yang membangun untuk
menyempurnakan penulisan.

4.

Ibu Rindu Twidi Bethari, ST., MT selaku Dosen Penguji I yang telah
menyediakan waktu, tenaga, dan memberikan masukan-masukan yang
membantu Penulis dalam penyusunan Skripsi ini.

5.

Pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian yang telah


membantu dalam memberikan wawasan dan data yang Penulis butuhkan.

6.

Bapak, Mama, Abang dan Kakak yang telah memberikan doa, semangat,
masukan dan dorongan dalam bentuk moril maupun materil kepada Penulis.

7.

Seluruh mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sultan


Ageng Tirtayasa, khususnya angkatan 2011 yang telah memberikan dukungan
kepada Penulis.
Penulis menyadari dalam Skripsi ini masih banyak terdapat kekurangan.

Oleh karena itu, Penulis mengharapkan segala saran dan kritik yang sifatnya
membangun demi kesempurnaan Laporan Skripsi ini.
Harapan Penulis semoga Laporan Skripsi ini bermanfaat bagi rekan-rekan
Mahasiswa/i Teknik Sipil serta bagi semua pihak yang membacanya. Atas
perhatiannya Penulis mengucapkan terimakasih.

Cilegon, Oktober 2015

Penulis

vi

Halaman Persembahan

Karena TUHANlah yang menberikan hikmat, dari mulut-Nya


datang pengetahuan dan kepandaian.
Amsal 2:6

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada


pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu
rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan ,
untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Yeremia 29:11

Karya Skripsi ini Kupersembahkan untuk:


Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan hikmat dan kasih-Nya,
memimpin saya dalam penyelesaian Skripsi ini. Kepada Keluarga saya,
M. Sihombing, S. Siallagan, Ari Tagor Sihombing, dan Yanna Rotua
Sihombing yang telah mendukung saya dalam doa, materi dan spirit. Kepada
Henrick PM dan seluruh Teman-teman seperjuangan, Civil Eleven, yang
selalu ada untuk membantu dan menyemangati saya dalam masa-masa kuliah,
khususnya dalam pengerjaan Skripsi ini.

Analisis Kekeringan dengan Menggunakan Metode Theory of Run


Studi Kasus DAS Ciujung
Sulastri Oktaviani
INTISARI
Letak geografis diantara dua benua dan dua samudra serta terletak di sekitar
garis khatulistiwa merupakan faktor klimatologis penyebab banjir dan kekeringan
di Indonesia. Kekeringan merupakan parameter yang seharusnya dapat diukur
seperti halnya banjir, terutama kekeringan meteorologi yang sepenuhnya berasal
dari hujan.
Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis untuk mengetahui tingkat
kekeringan, durasi kekeringan dan pola kekeringan yang dapat terjadi di suatu
daerah, sehingga bisa dijadikan sebagai peringatan awal akan adanya kekeringan
yang lebih jauh. Data yang digunakan adalah data hujan bulanan selama 17 tahun
di 6 stasiun hujan di DAS Ciujung, diantaranya stasiun Bojongmanik, Pamarayan,
Pipitan, Cibeureum, Pasir Ona, dan Sampang Peundeuy. Metode yang di gunakan
adalah Theory of Run, dengan perhitungan indeks kekeringan berupa durasi
kekeringan terpanjang dan jumlah kekeringan terbesar dengan periode ulang
tertentu di suatu wilayah.
Hasil penelitian menunjukkan dari keenam stasiun hujan, Stasiun
Bojongmanik memiliki durasi dan defisit hujan yang paling besar, yaitu pada kala
ulang 20 tahun dengan defisit 1574 mm, sedangkan stasiun Cibeureum memiliki
durasi dan defisit hujan yang paling kecil, yaitu pada kala ulang 20 tahun dengan
defisit 468 mm. Dan dari hasil perhitungan klasifikasi tingkat kekeringan dapat
disimpulkan bahwa DAS Ciujung memiliki kondisi normal basah.

Kata kunci: Analisis Kekeringan, Sungai Ciujung, Theory of Run

viii

Drought Analysis Using Theory of Run Method


Case Study Ciujung Watershed
Sulastri Oktaviani
ABSTRACT
Geographical location between two continents and two oceans and also in
the equator line is a climatological factor that cause floods and droughts in
Indonesia. Drought is a measurable parameter, as well as flood, especially
meteorological drought that entirely caused by rain.
The aim of this study is to conduct an analysis to determine droughts level,
duration, and pattern that could possibly happen in an area, so it can be used as an
early warning of an upcoming and worse drought. The analyzed data is the data of
rain frequency in a month for 17 years in 6 rain station in Ciunjung Watershed, i.e.
Bojongmanik, Pamarayan, Pipitan, Cibeureum, Pasir Ona, dan Sampang Peundeuy.
The used method is Theory of Run, with drought index calculation will be longest
droughts duration and highest droughts number with a specific repeated period in
an area.
The results showed that, among all of the sixth rain station, Station
Bojongmanik duration and deficit rainfall is the greatest. It has deficit of 1574 mm
for about 20 years. In other side, Station Cibeureum has the smallest duration and
deficit rainfall. It has deficit of 468 mm for about 20 years. From the calculation of
the classification level of drought, it is concluded that Ciujung Watershed have
normal wet conditions.

Keywords: Analysis of Drought, Ciujung River, Theory of Run

ix

DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN SAMPUL .................................................................................. i
HALAMAN JUDUL...................................................................................... ii
PERNYATAAN KEASLIAN PENELITIAN ............................................... iii
LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................... iv
PRAKATA ..................................................................................................... v
HALAMAN PERSEMBAHAN..................................................................... vii
INTISARI....................................................................................................... viii
ABSTRACT ................................................................................................... ix
DAFTAR ISI .................................................................................................. x
DAFTAR TABEL .......................................................................................... xii
DAFTAR GAMBAR ..................................................................................... xiii
DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................. xiv
I.

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah ................................................................. 1
B. Rumusan Masalah........................................................................... 2
C. Tujuan Penelitian ............................................................................ 3
D. Manfaat Penelitian .......................................................................... 3
E. Ruang Lingkup Penelitian .............................................................. 3
F. Batasan Masalah ............................................................................. 5
G. Keaslian Penelitian ......................................................................... 6

II.

TINJAUAN PUSTAKA ....................................................................... 7

III.

LANDASAN TEORI
A. Kekeringan ...................................................................................... 13
1. Definisi Kekeringan .................................................................. 13
2. Jenis-Jenis Kekeringan ............................................................. 14
3. Analisis Kekeringan ................................................................. 15
4. Kekeringan dan Banjir .............................................................. 16
5. Indeks Kekeringan untuk Perencanaan Bangunan Air ............. 17

B. Metode Theory of Run .................................................................... 17


C. Korelasi ........................................................................................... 19
IV.

METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Teknik Pengumpulan Data.............................................. 21
B. Analisis Hidrologi ........................................................................... 26
C. Perhitungan Durasi Kekeringan dan Jumlah Kekeringan ............... 27
D. Bagan Alir Metodologi Penelitian .................................................. 29
E. Jadwal Penelitian ............................................................................ 30
F. Hipotesa Sementara ........................................................................ 30

V.

HASIL DAN PEMBAHASAN


A. Pengisian Data Kosong ................................................................... 31
B. Uji Kepanggahan ............................................................................ 32
1. Korelasi ..................................................................................... 33
2. Kurva Massa Ganda (Double Mass Curve) .............................. 34
C. Analisis Kekeringan dengan Theory of Run ................................... 35
1. Indeks Kekeringan .................................................................... 35
2. Parameter Statistik Data Hujan ................................................. 36
3. Nilai Surplus dan Defisit dari Run ............................................ 37
4. Durasi Kekeringan .................................................................... 39
5. Jumlah Kekeringan Kumulatif.................................................. 41
6. Klasifikasi Tingkat Kekeringan ................................................ 44
D. Faktor-Faktor Kekeringan dan Langkah-Langkah Preventif untuk
Mencegahnya .................................................................................. 48

VI.

KESIMPULAN DAN SARAN


A. Kesimpulan ..................................................................................... 54
B. Saran ............................................................................................... 55

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

xi

DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1

Pengelompokan Hasil Tinjauan Pustaka Terhadap Penelitian


Sebelumnya ................................................................................... 9

Tabel 2

Interpretasi Dari Nilai Korelasi ..................................................... 19

Tabel 3

Nilai Batasan Debit ....................................................................... 21

Tabel 4

Klasifikasi Tingkat Kekeringan .................................................... 28

Tabel 5

Hasil Perhitungan Nilai Koefisien Korelasi 10 Stasiun DAS


Ciujung .......................................................................................... 33

Tabel 6

Hasil Perhitungan Nilai Koefisien Korelasi 6 Stasiun DAS


Ciujung .......................................................................................... 33

Tabel 7

Hujan Bulanan Stasiun Bojongmanik ........................................... 36

Tabel 8

Nilai Surplus dan Defisit Hujan Bulanan Stasiun


Bojongmanik ................................................................................. 38

Tabel 9

Durasi Kekeringan Kumulatif Hujan Bulanan Stasiun


Bojongmanik ................................................................................. 40

Tabel 10 Durasi Kekeringan Terpanjang Stasiun Bojongmanik.................. 41


Tabel 11 Jumlah Kekeringan Kumulatif Hujan Bulanan Stasiun
Bojongmanik ................................................................................. 42
Tabel 12 Jumlah Kekeringan Terpanjang Stasiun Bojongmanik ................. 43
Tabel 13 Klasifikasi Tingkat Kekeringan Bulan Januari Stasiun
Bojongmanik ................................................................................. 45
Tabel 14

Klasifikasi Tingkat Kekeringan Stasiun Bojongmanik ................ 45

Tabel 15

Rekapitulasi Klasifikasi Persentasi Tingkat Kekeringan DAS


Ciujung (%) ................................................................................. 46

xii

DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1

Peta Lokasi Penelitian ............................................................... 4

Gambar 2

Peta Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung............................... 5

Gambar 3

Posisi Penelitian Terhadap Penelitian Sebelumnya .................. 12

Gambar 4

Durasi dan Jumlah Defisit Pos Bojong (23) Pekalongan .......... 18

Gambar 5

Bagian Hulu Sungai Ciujung pada saat Mengalami


Kekeringan ................................................................................ 23

Gambar 6

Bagian Hulu Sungai Ciujung pada saat Muka Air Normal ....... 23

Gambar 7

Bagian Tengah Sungai Ciujung pada saat Mengalami


Kekeringan ................................................................................ 24

Gambar 8

Bagian Tengah Sungai Ciujung pada saat Muka Air Normal ... 24

Gambar 9

Bagian Hilir Sungai Ciujung pada saat Mengalami


Kekeringan ................................................................................ 25

Gambar 10 Bagian Hilir Sungai Ciujung pada saat Muka Air Normal ....... 25
Gambar 11 Bagian Tengah Anak Sungai Ciujung pada saat Mengalami
Kekeringan ................................................................................ 26
Gambar 12 Bagan Alir (Flow Chart) Metodologi Penelitian Analisis
Kekeringandengan Menggunakan Medote Theory of Run
Studi Kasus DAS Ciujung ........................................................ 29
Gambar 13 Jadwal Penelitian Analisis Kekeringan dengan
Menggunakan Medote Theory of Run Studi Kasus DAS
Ciujung...................................................................................... 30
Gambar 14 Kurva Hubungan Antara Stasiun Bojongmanik dengan 5
Stasiun lain................................................................................ 34
Gambar 15

Hujan Bulanan dan Hujan Rata-Rata Bulanan di Stasiun


Bojongmanik ............................................................................ 38

Gambar 16 Pemetaan Hasil Rekapitulasi Klasifikasi Persentasi Tingkat


Kekeringan DAS Ciujung ........................................................... 47

xiii

DAFTAR LAMPIRAN

1.

Peta Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung

2.

Data Asli Curah Hujan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung

3.

Pengisian Data Kosong

4.

Perhitungan Korelasi

5.

Perhitungan Kurva Massa Ganda (Double Mass Curve)

6.

Analisis Kekeringan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung dengan


Menggunakan Theory of Run

xiv

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Letak geografis diantara dua benua dan dua samudra serta terletak di
sekitar garis khatulistiwa merupakan faktor klimatologis penyebab banjir dan
kekeringan di Indonesia. Posisi geografis ini menyebabkan Indonesia berada
pada belahan bumi dengan iklim monsoon tropis yang sangat sensitif
terhadap anomali iklim El Nino Southern Oscillation (ENSO). ENSO
menyebabkan terjadinya kekeringan apabila kondisi suhu permukaan laut di
Pasifik Equator bagian tengah hingga timur menghangat (El Nino). Faktor
penyebab kekeringan adalah adanya penyimpangan iklim, adanya gangguan
keseimbangan hidrologis dan kekeringan agronomis. (BMKG, 2011)
Kekeringan merupakan parameter yang seharusnya dapat diukur seperti
halnya banjir, terutama kekeringan meteorologi yang sepenuhnya berasal dari
hujan. Pada saat kekeringan melanda suatu wilayah, seringkali kurang
disadari oleh karena dampaknya belum dirasakan. Hal ini terjadi akibat
kurangnya informasi mengenai awal, akhir dan besarnya kekeringan yang
seharusnya dapat dihitung dan dijadikan dasar perkiraan bagi dampak yang
mungkin terjadi sehingga upaya mitigasi dapat dilakukan secepat mungkin
jauh sebelum dampak terjadi. Ada kecenderungan bahwa kekeringan lebih
sering terjadi dan intensitas meningkat serta durasinya bertambah panjang,
sesuai kajian dari Adidarma dkk (2009) dan Puslitbang SDA (2012).
Selain banjir, masalah yang terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS)
Ciujung adalah kekeringan. Kekeringan parah terakhir yang terjadi di DAS
Ciujung dan DAS sekitarnya, yaitu DAS Cidanau dan DAS Cidurian adalah
tahun 2012. Bencana kekeringan ini mengakibatkan keringnya saluran irigasi
dan sangat kurangnya pasokan air baku untuk di gunakan masyarakat sekitar,

sehingga memerlukan bantuan air baku dari Balai Besar Wilayah Sungai
(BBWS) Cidanau-Ciujung-Cidurian.
Di wilayah tropis, termasuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung,
penelitian tentang kekeringan masih jarang dilakukan. Oleh karena itu,
terdapat peluang untuk menganalisis pola kekeringan di DAS Ciujung, seperti
mengetahui durasi dan volume defisit maksimum. Pola kekeringan berguna
untuk mencegah kerusakan pada kondisi kekeringan dan mengetahui kondisikondisi normal seperti pada saat kekeringan hidrologi agar reservoir di
wilayah kajian dapat bekerja saat kondisi tersebut (Zelenhasic 2002).
Tujuan dari studi ini adalah melakukan analisis untuk mengetahui
tingkat kekeringan, durasi kekeringan dan pola kekeringan yang dapat terjadi
di suatu daerah, sehingga bisa dijadikan sebagai peringatan awal akan adanya
kekeringan yang lebih jauh. Kekeringan dapat diketahui atau dianalisis
dengan menggunakan beberapa metode, diantaranya Percent of Normal,
Desil, Standardized Precipitation Index (SPI), Palmer Drought Severity Index
(PDSI), dan Theory of Run.
Dengan menggunakan Theory of Run dapat dilakukan perhitungan
indeks kekeringan berupa durasi kekeringan terpanjang dan jumlah
kekeringan terbesar dengan periode ulang tertentu di suatu wilayah. Indeks
kekeringan tersebut dapat digunakan untuk mengindikasikan tingkat
keparahan kekeringan yang terkandung dalam seri data hujan. Tingkat
keparahan kekeringan digambarkan oleh periode ulang. Indeks kekeringan
perlu diketahui agar perencanaan waduk tidak mengalami overdesign (jika
periode ulang kekeringan terlalu tinggi) atau sebaliknya.

B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang dan identifikasi masalah dapat dirumuskan sebagai
berikut:
1. Apakah dalam uji kepanggahan data layak digunakan untuk analisis
kekeringan?
2. Bagaimana kaitan nilai beberapa stasiun hujan terhadap korelasi?

3. Berapa lama durasi kekeringan dan jumlah kekeringan dalam periode


ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun yang terjadi di
DAS Ciujung?
4. Bagaimana pola kekeringan yang terjadi di DAS Ciujung?

C. Tujuan Penelitian
Tujuan dari analisis kekeringan adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui kepanggahan data yang akan di analisis.
2. Mengetahui kaitan nilai korelasi beberapa stasiun hujan.
3. Menegetahui durasi kekeringan (Ln) dan jumlah kekeringan (Dn) dengan
periode ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun di DAS
Ciujung.
4. Mengetahui pola kekeringan yang terjadi di DAS Ciujung dengan
menggunakan Theory of Run.

D. Manfaat Penelitian
Tingkat kekeringan dan jumlah kekeringan yang dihasilkan dapat
dimanfaatkan dalam:
1. Perencanaan bangunan air, seperti menentukan kapasitas tampungan
waduk
2. Pengoperasian bangunan air, seperti operasi bangunan irigasi di musim
kemarau
3. Penanggulangan

dan

pengurangan

dampak

kekeringan,

meliputi

penyusunan strategi yang bersifat reaktif dan proaktif.

E. Ruang Lingkup Penelitian


Ruang lingkup penelitian adalah DAS Ciujung, yang memiliki luas
daerah 1.987 km2, dan mencakup 10 stasiun curah hujan, diantaranya
Bojongmanik,

Cibeureum,

Sampang Pendeuy,

Ciminyak,

Cibologer,

Cadasari, Pamarayan, Pasir Ona, Pipitan, dan Ragas Hilir.

Gambar 1. Peta Lokasi Penelitian Analisis Kekeringan dengan Menggunakan Medote


Theory of Run Studi Kasus DAS Ciujung
Sumber: sda.pu.go.id

Gambar 2. Peta Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung


Sumber: BBWS Ciujung - Cidanau - Cidurian

F. Batasan Masalah
Agar masalah tidak melebar, maka pembahasan yang dilakukan sebagai
berikut:
1. Analisis kekeringan dilakukan di 10 stasiun pos hujan DAS Ciujung.
2. Analisis menggunakan metode Theory of Run untuk mengetahui durasi
kekeringan dan jumlah kekeringan dengan periode ulang 2 tahun, 5 tahun,
10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun di DAS Ciujung.
3. Menggunakan Reciprocal Methode untuk pengisian kekosongan data
hujan.

4. Analisis kekeringan dilakukan di stasiun-stasiun hujan di DAS Ciujung


yang memenuhi nilai koefisien korelasi cukup (0,61 0,80).

G. Keaslian Penelitian
Penelitian analisis kekeringan ini telah diteliti oleh beberapa orang.
Namun setiap penelitian memiliki lokasi dan waktu yang berbeda. Analisis
kekeringan dengan menggunakan metode Theory of Run studi kasus DAS
Ciujung ini belum pernah dilakukan oleh orang lain.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Penelitian yang dilakukan oleh Adyansyah Pratama (2014) dengan


judul Analisa Kekeringan Menggunakan Metode Theory of Run Pada Sub
DAS Ngrowo meninjau tingkat kekeringan dan durasi kekeringan yang dapat
terjadi di Sub DAS Ngrowo. Salah satu metode untuk analisa kekeringan adalah
menggunakan metode Theory of Run. Metode ini bertujuan untuk melakukan
penghitungan kekeringan berupa durasi kekeringan terpanjang dan jumlah
kekeringan terbesar pada lokasi stasiun hujan yang tersebar di suatu wilayah. Data
hujan yang digunakan adalah data hujan bulanan selama 20 tahun (1993-2012)
dari 18 stasiun hujan. Setelah melakukan analisa kekeringan menggunakan
metode theory of run dibuat peta kekeringan dengan bantuan metode interpolasi
kriging pada software Arc GIS. Hasil studi menunjukkan bahwa durasi kekeringan
paling lama sebesar 17 bulan yang terjadi pada tahun 1998, untuk jumlah
kekeringan kumulatif terbesar terjadi juga pada tahun 1998 dengan jumlah -2303
mm. Dari hasil analisa juga disimpulkan bahwa kekeringan meteorologi
berhubungan dengan kekeringan hidrologi. Selain itu kekeringan meteorologi
yang terjadi juga memiliki korelasi terhadap nilai SOI (Southern Oscillation
Index) yang merupakan indikator terjadinya El Nino.
Penelitian yang dilakukan oleh Basillius Retno Santoso dengan judul
Penerapan Teori Run untuk Menentukan Indeks Kekeringan di Kecamatan
Entikong meninjau tingkat kekeringan berdasarkan intensitas curah hujan yang
ada di Kecamatan Entikong yang meliputi jumlah bulan kering (durasi
kekeringan) dan jumlah kekeringan (total hujan minimum), serta memberikan
strategi perencanaan penanganan kekeringan berdasarkan hasil analisis yang
dilakukan. Metodologi yang digunakan dalam penerapan Teori Run untuk
menentukan indeks kekeringan di Kecamatan Entikong adalah dengan melakukan
inventarisasi ata sekunder berupa data curah hujan dari stasiun SGU-06 Entikong

dan SGU-03 Balai Karangan serta peta DAS Sekayam untuk membuat catchment
area, yang selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode Run untuk
mendapatkan jumlah bulan kering dan jumlah kekeringan. Berdasarkan hasil
perhitungan indeks kekeringan untuk Kecamatan Entikong, diperoleh durasi
kekeringan terpanjang untuk periode ulang 5 tahun adalah 8 bulan dan untuk
periode ulang 10 tahun adalah 10 bulan. Jumlah kekeringan terbesar untuk periode
ulang 5 tahun adalah 704,45 mm dan untuk periode ulang 10 tahun adalah 827,93
mm.
Penelitian yang dilakukan oleh Novreta Ersyidarfia, Manyuk Fauzi,
dan Bambang Sujatmoko dengan judul Perhitungan Indeks Kekeringan
Menggunakan Teori Run Pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Indragiri
meninjau indeks kekeringan yang digunakan untuk mengindikasikan tingkat
keparahan kekeringan yang terkandung

dalam seri data hujan berupa durasi

kekeringan dan jumlah kekeringan dengan menggunakan Teori Run. Data hujan
yang digunakan adalah data hujan 25 tahun untuk Stasiun Air Molek, Pangkalan
Kasai, Sentajo, dan Talang Jerinjing dan data hujan 15 tahun untuk Stasiun Air
Molek, Pangkalan Kasai, Sentajo, Talang Jerinjing, Lirik, Sijunjung, Tembilahan,
dan Usul. Periode waktu yang digunakan adalah bulanan, 15 harian, 10 harian,
dan mingguan. Stasiun hujan yang mengalami durasi kekeringan dan jumlah
kekeringan tertinggi untuk data 25 tahun adalah Stasiun Air Molek, sedangkan
yang terendah adalah Stasiun Talang Jerinjing. Untuk data 15 tahun , durasi
kekeringan tertinggi dan terendah untuk tiap periode waktu berada pada stasiun
yang berbeda, sedangkan untuk jumlah kekeringan tertinggi berada pada Stasiun
Pangkalan Kasai dan jumlah kekeringan terendah berada pada Stasiun Talang
Jerinjing. Penggambaran nilai durasi kekeringan dan jumlah kekeringan dibantu
dengan software Golden Sufer 8.0. penggambaran isohyet antara menggunakan
empat stasiun hujan dan delapan stasiun hujan menggunakan nilai perbedaan
kontur yang tidak terlalu signifikan.

Tabel 1. Tabel Pengelompokan Hasil Tinjauan Pustaka Terhadap Penelitian Sebelumnya


No
1

Nama Peneliti
Adyansyah

Daerah
DAS Ngrowo

Pratama

Kajian

Tujuan

Metode

Hasil Analisa

Analisis

Untuk mengetahui tingkat

Theory of Run

Hasil studi menunjukkan bahwa durasi

Kekeringan

kekeringan

yang

terjadi

kekeringan paling lama sebesar 17 bulan

pada Sub DAS Ngrowo

yang terjadi pada tahun 1998, untuk jumlah

sehingga

dijadikan

kekeringan kumulatif terbesar terjadi juga

sebagai peringatan awal

pada tahun 1998 dengan jumlah -2303 mm.

akan adanya kekeringan

Dari hasil analisa juga disimpulkan bahwa

yang lebih jauh.

kekeringan

bias

meteorologi

berhubungan

dengan kekeringan hidrologi. Selain itu


kekeringan meteorologi yang terjadi juga
memiliki

korelasi

(Southern

terhadap

Oscillation

nilai

Index)

SOI
yang

merupakan indikator terjadinya El Nino.


2

Basillius Retno

Kecamatan

Analisis

memberikan

strategi

Santoso

Entikong

Kekeringan

perencanaan

penanganan

kekeringan untuk Kecamatan Entikong,

kekeringan

berdasarkan

diperoleh

hasil analisis

Theory of Run

Berdasarkan

hasil

durasi

perhitungan

kekeringan

indeks

terpanjang

untuk periode ulang 5 tahun adalah 8 bulan


dan untuk periode ulang 10 tahun adalah 10
bulan. Jumlah kekeringan terbesar untuk
periode ulang 5 tahun adalah 704,45 mm
dan untuk periode ulang 10 tahun adalah
827,93 mm.

Novreta
Ersyidarfia,

DAS Indragiri

Analisis

untuk

kekerinngan

tingkat

mengindikasikan

Theory of Run

Data hujan yang digunakan adalah data

keparahan

hujan 25 tahun untuk Stasiun Air Molek,

Manyuk Fauzi,

kekeringan

yang

Pangkalan Kasai, Sentajo, dan Talang

dan

terkandung

dalam seri

Jerinjing dan data hujan 15 tahun untuk

Bambang

Sujatmoko

data hujan berupa durasi

Stasiun

kekeringan

Sentajo, Talang Jerinjing, Lirik, Sijunjung,

kekeringan.

dan

jumlah

Air

Molek,

Pangkalan

Kasai,

Tembilahan, dan Usul. Periode waktu yang


digunakan adalah bulanan, 15 harian, 10
harian, dan mingguan. Stasiun hujan yang
mengalami durasi kekeringan dan jumlah
kekeringan tertinggi untuk data 25 tahun
adalah Stasiun Air Molek, sedangkan yang
terendah adalah Stasiun Talang Jerinjing.
Untuk data 15 tahun , durasi kekeringan
tertinggi dan terendah untuk tiap periode
waktu berada pada stasiun yang berbeda,
sedangkan

untuk

jumlah

kekeringan

tertinggi berada pada Stasiun Pangkalan


Kasai dan jumlah kekeringan terendah
berada

pada Stasiun Talang

Jerinjing.

Penggambaran nilai durasi kekeringan dan


jumlah kekeringan dibantu dengan software
Golden Sufer 8.0.

10

Sulastri

DAS Ciujung

Oktaviani

Analisis

Untuk menegetahui durasi

Kekeringan

kekeringan

dan

jumlah

Theory of Run

Analisis kekeringan dilakukan di 6 stasiun


hujan,

yaitu

Stasiun

Bojongmanik,

kekeringan dengan periode

Pamarayan, Pipitan, Cibeureum, Pasir Ona,

ulang 2 tahun, 5 tahun, 10

dan Sampang Peundeuy dengan panjang

tahun, 15 tahun dan 20

data selama 17 tahun. Dari keenam stasiun

tahun di DAS Ciujung.

hujan, Stasiun Bojongmanik memiliki durasi


dan defisit hujan yang paling besar, yaitu
pada kala ulang 20 tahun dengan defisit
1574 mm, sedangkan stasiun Cibeureum
memiliki durasi dan defisit hujan yang
paling kecil, yaitu pada kala ulang 20 tahun
dengan defisit 468 mm. Dari hasil analisa
juga didapat tingkat kekeringan, untuk
Stasiun Bojonmanik kondisi basah 45,1%;
kondisi normal 6,37%; kondisi kering
48,4%. Stasiun Cibeureum kondisi basah
42,1%; kondisi normal 12,7%; kondisi
kering 45,1%. Dari hasil tersebut dapat
disimpulkan bahwa DAS Ciujung memiliki
kondisi normal basah.

Sumber : Hasil Analisis (2015)

11

Analisa Kekeringan Menggunakan


Metode Theory of Run Pada Sub DAS
Ngrowo
Adyansyah

Analisis Kekeringan dengan

Penerapan Teori Run untuk Menentukan


Indeks Kekeringan di Kecamatan
Entikong

menggunakan metode Theory of Run

Basillius

Oktaviani

Studi Kasus DAS Ciujung

Perhitungan Indeks Kekeringan


Menggunakan Teori Run Pada Daerah
Aliran Sungai (DAS) Indragiri
Novreta

Gambar 3. Posisi Penelitian terhadap Penelitian Sebelumnya


Sumber: Hasil Analisis, 2015

Keterangan :
Penelitian sejenis yang digunakan sebagai referensi
Penelitian yang bersifat mendukung

12

BAB III
LANDASAN TEORI

A. Kekeringan
1. Definisi Kekeringan
Kekeringan merupakan salah satu jenis bencana alam yang terjadi
secara perlahan (slow-onset disaster), berdampak sangat luas dan bersifat
lintas sektor (ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain).
Kekeringan merupakan fenomena alam yang tidak dapat dielakkan dan
merupakan variasi normal dari cuaca yang perlu dipahami. Variasi alam
dapat terjadi dalam hitungan hari, minggu, bulan, tahun, bahkan abad.
Dengan melakukan penelusuran data cuaca dalam waktu yang panjang,
akan dapat dijumpai variasi cuaca yang beragam, misalnya bulan basahbulan kering, tahun basah-tahun kering, dan dekade basah-dekade kering.
Berkurangnya

curah

hujan

biasanya

ditandai

dengan

berkurangnya air dalam tanah, sehingga pertanian merupakan sektor


pertama yang akan terpengaruh. Cukup sulit untuk mengetahui kapan
kekeringan akan dimulai dan berakhir, dan kriteria apa yang akan
digunakan untuk menentukannya. Apakah kekeringan itu berakhir
ditandai dengan faktor-faktor meteorologi dan klimatologi atau ditandai
dengan berkurangnya dampak negatif yang dialami oleh manusia dan
lingkungannya. (BMKG 1:2014)
Indonesia terletak di wilayah geografis dimana diapit oleh dua
benua dan dua samudera. Indonesia juga terletak di sepanjang garis
khatulistiwa. Semua fakta geografis ini membuat wilayah Indonesia
rentan terhadap gejala kekeringan sebab iklim yang berlaku di wilayah
tropis memang monsoon yang diketahui sangat sensitif terhadap
perubahan ENSO atau El-Nino Southern Oscilation. ENSO inilah yang
menjadi penyebab utama kekeringan yang muncul apabila suhu di

permukaan laut Pasifik equator tepatnya bagian tengah sampai bagian


timur mengalami peningkatan suhu.
Meski demikian, anomali ENSO tidak menjadi penyebab satusatunya atas gejala kekeringan di Indonesia. Kekeringan umunya
diperparah penyebab lainnya, antara lain:
a) Terjadinya pergeseran DAS (Daerah Aliran Sungai) utamanya di
wilayah hulu. Hal ini membuat lahan beralih fungsi, dari vegetasi
menjadi non-vegetasi. Efek dari perubahan ini adalah sistem resapan
air di tanah yang menjadi kacau dan akhirnya menyebabkan
kekeringan.
b) Terjadinya kerusakan hidrologis wilayah hulu sehingga waduk dan
juga saluran irigasi diisi oleh sedimen. Hal ini kemudian menjadikan
kapasitas dan daya tampung menjadi berkurang. Cadangan air yang
kurang akan memicu kekerinagn parah saat musim kemarau tiba.
c) Persoalan agronomis atau dikenal juga dengan nama kekeringan
agronomis. Hal ini diakibatkan pola tanam petani di Indonesia yang
memaksakan

penanaman

padi

pada

musim

kemarau

dan

mengakibatkan cadangan air semakin tidak mencukupi.

2. Jenis-Jenis Kekeringan
a) Kekeringan Meteorologis
Kekeringan ini berkaitan dengan tingkat curah hujan yang terjadi
berada dibawah kondisi normalnya pada suatu musim. Perhitungan
tingkat

kekeringan meteorologis merupakan indikasi

pertama

terjadinya kondisi kekeringan. Intensitas kekeringan berdasarkan


definisi meteorologis adalah sebagai berikut:
1) Kering: apabila curah hujan antara 70%-85% dari kondisi normal
(curah hujan dibawah kondisi normal).
2) Sangat kering: apabila curah hujan antara 50%-70% dari kondisi
normal (curah hujan jauh dibwah normal).
3) Amat sangat kering: apabila curah hujan <50% dari kondisi
normal (curah hujan amat jauh dibawah normal).

14

b) Kekeringan Hidrologis
Kekeringan ini terjadi berhubung dengan berkurangnya pasokan air
permukaan dan air tanah. Kekeringan hidrologis diukur dari
ketinggian muka air sungai, waduk, danau, dan air tanah. Ada jarak
waktu antara berkurangnya curah hujan dengan berkurangnya
ketinggian muka air sungai, danau dan air tanah, sehingga kekeringan
hidrologis bukan merupakan gejala awal terjadinya kekeringan.
Intensitas kekeringan berdasarkan definisi hidrologis adalah sebagai
berikut:
1) Kering: apabila debit air sungai mencapai periode ulang aliran
dibawah periode 5 tahunan.
2) Sangat kering: apabila debit air sungai mencapai periode ulang
aliran jauh di bawah periode 25 tahunan.
3) Amat sangat kering: apabila debit air sungai mencapai periode
ulang aliran amat jauh di bawah periode 50 tahunan.
c) Kekeringan Pertanian
Kekeringan

pertanian

menghubungkan

berbagai

karakteristik

meteorologi atau hidrologi dengan dampak pertanian. Kondisi kurang


hujan dikaitkan dengan evapotranspirasi aktual dan potensi, air tanah
yang menyusut, karakteristik dari tanaman tertentu seperti tingkat
pertumbuhan, dan penyusutan aliran air sungai, waduk dan air tanah.

3. Analisis Kekeringan
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ada beberapa pengertian
kekeringan. Oleh karena analisis kekeringan meteorologi selalu
digunakan dalam analisis lain seperti kekeringan hidrologi dan pertanian,
maka kajian kekeringan difokuskan pada kekeringan meteorologi. Ada
beberapa indeks kekeringan yang mengukur berapa besar hujan yang
jatuh pada suatu periode tertentu dan menyimpang dari kondisi normal
yang dihitung dari data historisnya.
Adapun macam-macam analisis indeks kekeringan yang telah
dilakukan adalah sebagai berikut:

15

a) Percent of Normal
b) Desil
c) Standardized Precipitation Index (SPI)
d) Palmer Drought Severity Index (PDSI)
e) Theory of Run

4. Kekeringan dan Banjir


Kekeringan dan banjir secara bersamaan maupun terpisah menjadi
pandangan publik yang memilukan. Dalam beberapa dekade terakhir ini,
kekeringan berlangsung di berbagai tempat di Indonesia. Akibatnya,
jutaan hektar area pertanian di Jawa dan luar Jawa terancam gagal panen.
Sementara itu, masih sangat kental dalam ingatan bahwa musim hujan
selalu memaksa orang untuk tergopoh-gopoh karena datangnya banjir
yang merendam berbagai kota.
Untuk

mengkaji

lebih

dalam

kedua

kejadian

itu,

perlu

dikemukakan faktor-faktor penyebab kekeringan dan banjir secara


menyeluruh. Berdasarkan kaidah ilmu pada hidrologi dan keseimbangan
Daerah Aliran Sungai (DAS), banjir dan kekeringan merupakan saudara
kembar yang pemunculannya datang susul-menyusul. Faktor penyebab
kekeringan sama persis seperti faktor penyebab banjir. Keduanya
berprilaku linier-dependent, artinya semua faktor yang menyebabkan
kekeringan akan bergulir mendorong terjadinya banjir. Semakin parah
kekeringan yang terjadi, semakin dahsyat pula banjir yang akan menyusul
dan hal yang demikian berlaku sebaliknya.
Terdapat beberapa faktor penyebab kekeringan dan banjir,
diantaranya adalah sebagai berikut:
a) Iklim Ekstrem
b) Daya Dukung DAS
c) Pola Pembangunan Sungai
d) Kesalahan Perencanaan dan Implementasi Pengembangan Kawasan
e) Kesalahan Konsep Drainase
f) Faktor Sosio-Hidraulik

16

5. Indeks Kekeringan Untuk Perencanaan Bangunan Air


Perencanaan

bangunan

air

seperti

waduk

dan

bendung

membutuhkan seri data debit bulanan atau tengah bulanan yang cukup
panjang. Dalam seri waktu tersebut fluktuasi data memberikan gambaran
akan kondisi ekstrim yang pernah terjadi yaitu surplus mengakibatkan
banjir dan defisit menimbulkan kekeringan yang pernah terjadi. Panjang
data debit jauh lebih pendek dibandingkan dengan data hujan. Disamping
itu watak seri data debit sangat tergantung dari alih fungsi lahan, sehingga
tidak dapat diperhitungkan sebagai satu sampel data. Oleh karena itu data
hujan lebih tepat digunakan untuk perhitungan kekeringan yang butuh
data hidrologi menerus (berkesinambungan, continued).
Seberapa kuatnya kekeringan yang terkandung secara historis
dalam data mempengaruhi dimensi bangunan air. Misalnya, panjang data
debit 20 tahun mengandung tingkat keparahan kekeringan periode ulang
50 tahun akan menghasilkan kapasitas waduk yang besar. Sebaliknya,
dengan panjang data yang sama, dengan tingkat keparahan periode ulang
10 tahun misalnya, akan menghasilkan kapasitas waduk yang kecil. Oleh
karena itu, peranan indeks kekeringan dengan tingkat keparahan tertentu
sangat memegang peranan penting. Surplus tidak dapat mencerminkan
kondisi banjir yang sebenarnya dibandingkan dengan defisit yang lebih
mampu menggambarkan kondisi kekeringan.

B. Metode Theory of Run


Prinsip perhitungan Theory of Run mengikuti proses peubah tanggal
(univariate). Gambar 4 menunjukkan seri data, X (t,m), dari peubah hidrologi
dalam hal ini hujan bulan m dan tahun ke t. Dengan menentukan rata-rata
hujan bulanan jangka panjang sebagai nilai pemepatan, Y (m), seri data
terpotong dibeberapa tempat, sehingga menimbulkan peubah baru. Pengertian
baru yang timbul akibat perpotongan tersebut menghasilkan peubah seperti:
1. Bagian yang berada diatas garis normal (run positive), D (t,m), disebut
surplus.
2. Bagian yang berada dibawah garis normal (run negative) disebut defisit.

17

a) Jumlah bagian yang mengalami defisit berkesinambungan disebut


jumlah kekeringan dengan satuan mm.
b) Lama atau durasi terjadi pada bagian defisit yang berkesinambungan
disebut durasi kekeringan dengan satuan bulan.
Setelah nilai pemepatan ditentukan, dari seri data hujan dapat dibentuk
dua seri data baru yaitu durasi kekeringan, Ln, dan jumlah kekeringan, Dn,
lihat gambar 4.
Jika Y (m) < X (t,m), maka D (t,m) = X (t,m) Y (m).....(1)
Jumlah kekeringan:

Dn = im=1 D (t, m) A (t, m).(2)

Durasi kekeringan:

Ln = im=1 A (t, m).......(3)

Dengan:
A (t,m)

adalah indikator bernilai 0, jika Y (m) X (t,m)

A (t,m)

adalah indikator bernilai 1, jika Y (m) < X (t,m)

A (t,m)

adalah indikator defisit atau surplus

adalah bulan ke m; t adalah tahun ke t

Y(m)

adalah pemepatan bulan m

X (t,m)

adalah seri data hujan bulanan bulan m tahun t

Dn

adalah jumlah kekeringan dari bulan ke m sampai ke m+i (mm)

Ln

adalah durasi kekeringan dari bulan ke m sampai ke m+i (bulan)

Gambar 4. Durasi dan Jumlah Defisit Pos Bojong (23) Pekalongan


Sumber: Yevjevich et al(14)

Run sebagai ciri statistik dari suatu seri data, menggambarkan indeks
kekeringan. Panjang run negatif menunjukkan lamanya kekeringan. Jumlah
18

run negatif menunjukkan kekurangan air selama kekeringan. Durasi


kekeringan terpanjang maupun jumlah kekeringan terbesar selama T tahun
mencerminkan tingkat keparahan kekeringan.
Seri data baru dipilah-pilah menjadi bagian-bagian dengan panjang data
masing-masing T tahun, sesuai dengan periode ulangnya seperti 10 atau 20
tahun. Jika data yang tersedia 60 tahun, maka ada 6 buah nilai durasi
kekeringan terpanjang 10 tahunan dan 6 nilai jumlah kekeringan terbesar 10
tahunan. Nilai-nilai tersebut dihitung rata-ratannya dan merupakan indeks
kekeringan berupa durasi kekeringan terpanjang periode ulang T tahun dan
jumlah kekeringan terbesar periode ulang T tahun.

C. Korelasi
Untuk mendapatkan gambaran hubungan variabel dari stasiun yang diisi
dengan variabel stasiun pengisi untuk data asli maka dihitung koefisien
korelasinya. Pedoman untuk memberikan interpretasi koefisien korelasi
sebagai berikut :
Tabel 2. Interpretasi dari nilai korelasi

Nilai korelasi

Interpretasi

Tidak berkolerasi

0.01 0.20

Sangat rendah

0.21 0.40

Rendah

0.41 0.60

Agak rendah

0.61 0.80

Cukup

0.81 0.99

Tinggi

Sangat tinggi

Sumber: Husaini Usman (Pengantar Statistika 2006)

Persamaan untuk estimasi koefisien korelasi data asli tertera pada Persamaan
(4) berikut.

0,1, 2,...m

1 n
( X 0,i X 0 )( X 1,i X 1 )( X 2,i X 2 ).......( X m,i Xm )
n i 1

X 0 . X 1 . X 2 ....... Xm
.........(4)

19

Dimana :

0,1, 2,....m = nilai koefisien korelasi antar variabel data asli stasiun j yaitu
variabel stasiun yang diisi dengan masing- masing stasiun
pengisi yang besarnya -1 X ,Y 1

X 0,i ... X m,i = variabel data asli ke i dari stasiun 0 sampai stasiun m

Xm

= rata-rata dari seri data asli di stasiun m

X 0... Xm = simpangan baku data asli di stasiun 0 sampai stasiun m


n

= jumlah data

D. Daerah Aliran Sungai


Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah daerah sekitar sungai yang melebar
sampai ke punggung bukit (gunung) yang merupakan daerah sumber air,
tempat semua curahan air hujan yang jatuh diatasnya mengalir di sungai.
(KBBI)
Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah suatu wilayah yang merupakan
satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi
menampung, menyimpan dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan
di wilayah tersebut ke danau atau ke laut secara alami, yang batas di darat
merupakan pemisah topografi dan batas di laut sampai dengan perairan yang
masih terpengaruh aktivitas daratan. (UU No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber
Daya Air)
Jadi secara umum Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai
hamparan wilayah atau kawasan yang dibatasi oleh pembatas topografi
(punggung bukit) yang menerima, mengumpulkan air hujan, sedimen dan
unsur hara serta mengalirkannya melalui anak-anak sungai dan keluar pada
sungai utama ke laut atau ke danau.

20

BAB IV
METODOLOGI PENELITIAN

A. Jenis dan Teknik Pengumpulan Data


Dalam

melakukan

perhitungan,

diperlukan

data-data

sebagai

pendukung untuk analisis kekeringan. Teknik pengumpulan data yang


diperlukan terbagi atas empat jenis, yaitu:
1. Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh seorang peneliti langsung
dari objeknya (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Data diperoleh dengan
cara wawancara dengan Pelaksana Lapangan, Bapak Muhammad Dheny
Nugraha, di Unit Hidrologi dan Kualitas Air Hidrologi Balai Besar
Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian. Data berkaitan dengan
keadaan secara fisik Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung dalam setiap
keadaan, yaitu pada saat mengalami kekeringan, normal, dan banjir, dan
penggunaan air sungai Ciujung yang di sekitar sungai terdapat
permukiman warga, sawah, dan industri. Dan juga dilakukan wawancara
dengan Juru Bendung Pamarayan, Bapak Nendi di UNBAJA, berkaitan
dengan batasan debit air Sungai Ciujung, diperoleh data sebagai berikut.
Tabel 3. Nilai Batasan Debit

Sangat Kering

< 3 m3/s

Kering

10 m3/s 34 m3/s

Normal

35 m3/s 749 m3/s

Banjir

750 m3/s 2500 m3/s

Sumber: Bapak Nendi (Juru Bendung Pamarayan)

2. Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh seorang peneliti secara
tidak langsung dari objeknya, tetapi melalui sumber lain, baik lisan
maupun tulis (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Data sekunder yang di

21

dapatkan dari Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian


adalah sebagai berikut.
a) Data Curah Hujan
Dalam analisis kekeringan menggunakan metode Theory of Run untuk
suatu lokasi, dibutuhkan data curah hujan bulanan dengan periode
waktu yang cukup panjang. Dalam studi ini di gunakan data curah
hujan bulanan tahun 1998-2014 di 10 stasiun di Daerah Aliran Sungai
(DAS) Ciujung.
b) Peta Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung
Peta yang diperlukan dalam analisis kekeringan di DAS Ciujung
adalah peta aliran sungai dan peta penakar hujan.

3. Data Observasi
Data observasi adalah data pengamatan atau penelusuran lapangan
(walk trough) untuk mendapatkan keterangan yang ada di lokasi
penelitian. Data tersebut bisa berbentuk kuisioner atau foto di lapangan.
Proses observasi yang dilakukan penulis menunjukkan muka air normal di
bagian hulu, tengah dan hilir sungai. Sedangkan dokumentasi keadaan
sungai pada saat mengalami kekeringan di bagian hulu, tengah, dan hilir di
induk sungai dan di anak sungai diambil dari Balai Besar Wilayah Sungai
Cidanau-Ciujung-Cidurian.
Bagian hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung di ambil di
Bojongmanik. Pada saat terjadi kekeringan muka air sungai turun. Foto
dokumentasi pada saat terjadi kekeringan ditunjukkan seperti pada Gambar
5 di bawah ini. Debit air pada saat terjadi kekeringan di Bojongmanik
adalah 1,51 m3/s.

22

Gambar 5. Bagian Hulu Sungai Ciujung pada saat Mengalami Kekeringan


Sumber: BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian (2012)

Adapun dalam kondisi muka air normal di Daerah Aliran Sungai


(DAS) Ciujung pada bagian hulu diperlihatkan seperti pada Gambar 6
berikut ini. Debit normal di Bojongmanik adalah 21,74 m3/s.

Gambar 6. Bagian Hulu Sungai Ciujung pada saat Muka Air Normal
Sumber: BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian (2012)

Bagian tengah Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung di ambil di


Jembatan Dua, Rangkasbitung. Pada saat terjadi kekeringan muka air

23

sungai turun dengan debit 5,67 m3/s. Foto dokumentasi pada saat terjadi
kekeringan ditunjukkan seperti pada Gambar 7 di bawah ini.

Gambar 7. Bagian Tengah Sungai Ciujung pada saat Mengalami Kekeringan


Sumber: BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian (2012)

Adapun dalam kondisi muka air normal di Daerah Aliran Sungai


(DAS) Ciujung pada bagian tengah diperlihatkan seperti pada Gambar 8
berikut ini. Debit normal di Rangasbitung adalah 56,66 m3/s.

Gambar 8. Bagian Tengah Sungai Ciujung pada saat Muka Air Normal
Sumber: Dokumentasi Penulis (2015)

24

Bagian hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung di ambil di


Kragilan. Pada saat terjadi kekeringan muka air sungai turun dengan debit
3,68 m3/s. Foto dokumentasi pada saat terjadi kekeringan ditunjukkan
seperti pada Gambar 9 di bawah ini.

Gambar 9. Bagian Hilir Sungai Ciujung pada saat Mengalami Kekeringan


Sumber: BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian (2012)

Adapun dalam kondisi muka air normal di Daerah Aliran Sungai


(DAS) Ciujung pada bagian hilir diperlihatkan seperti pada Gambar 10
berikut ini. Debit normal di Kragilan adalah 76,86 m3/s.

Gambar 10. Bagian Hilir Sungai Ciujung pada saat Muka Air Normal
Sumber: Dokumentasi Penulis (2015)

25

Pada saat kekeringan melanda DAS Ciujung, muka air sungai utama
dalam DAS ini menurun dari tinggi normalnya, tidak sampai kering.
Tetapi anak Sungai Ciujung, yang terletak di Leuwidamar kering. Debit air
di Leuwidamar pada saat kekeringan adalah 0,11 m 3/s.

Gambar 11. Bagian Tengah Anak Sungai Ciujung pada saat Mengalami
Kekeringan
Sumber: BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian (2012)

4. Data Literatur
Data literatur adalah buku-buku bacaan, tulisan mengenai suatu bidang
ilmu, jurnal dan pedoman sebagai pendukung penelitian. (Kamus Besar
Bahasa Indonesia)

B. Analisis Hidrologi
Dapat dikatakan valid jika memenuhi beberapa kriteria (Soemarto,
1987), yaitu bahwa data itu berada dalam range, tidak mempunyai trend,
homogen dan bersifat acak. Pada studi ini analisis hidrologi yang digunakan
adalah:
1. Pengisian data kosong
2. Uji korelasi

26

Analisis hidrologi yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan data


hujan yang layak untuk digunakan.

C. Perhitungan Durasi Kekeringan dan Jumlah Kekeringan


Langkah analisis kekeringan menggunakan theory of run yang
dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Analisis Parameter Statistik Curah Hujan, dengan menghitung nilai ratarata, simpangan baku, koefisien kepencengan dari masing-masing bulan
selama 17 tahun.
2. Menghitung nilai surplus dan defisit dengan mengurangkan data asli tiaptiap bulan setiap tahunnya dengan rata-rata dari seluruh data pada bulan
tersebut seperti pada persamaan (1) dan (2).
3. Melakukan

perhitungan

durasi

kekeringan

dengan

menggunakan

persamaan (3). Bila perhitungan yang dihasilkan adalah positif, diberi nilai
nol (0) dan negative akan diberi nilai satu (1). Bila terjadi nilai negatif
yang berurutan, maka jumlahkan nilai satu tersebut sampai di pisahkan
kembali oleh nilai nol, untuk kemudian menghitung dari awal lagi.
Langkah ini dilakukan dari data tahun pertama berurutan terus samapi data
tahun terakhir.
4. Melakukan perhitungan jumlah kekeringan dengan persamaan (3). Proses
ini hampir sama dengan cara menghitung nilai durasi kekeringan. Jika
durasi kekeringan berurutan dan lebih dari satu maka pada bulan
selanjutnya merupakan nilai kumulatifnya, demikian pula halnya dengan
jumlah kekeringan. Jumalh defisitnya akan dikumulatifkan denagn acuan
apakah nilainya surplus atau defisit. Jika bernilai positif maka diberi nilai
nol (0), jika bernilai negatif maka di beri nilai sesuai dengan nilai tersebut.
Ketika terjadi nilai negatif yang berurutan maka nilainya dikumulatifkan di
bulan selanjutnya dan berhenti ketika bertemu nilai positif atau nol.
5. Klasifikasi tingkat kekeringan bertujuan untuk mengetahui tingkat
kekeringan yang terjadi di setiap stasiun hujan. Klasifikasi dibagi menjadi
3 tingkatan, yaitu:

27

Tabel 4. Klasifikasi Tingkat kekeringan

Curah Hujan dari Kondisi Normal

Tingkat Kekeringan

P = 70-85%

Kering

P = 50-70%

Sangat Kering

P = <50%

Amat Sangat Kering

Sumber: Sonjaya (2007:2)

Untuk klasifikasi kekeringan diperlukan juga menghitung jumlah curah


hujan normal. Curah hujan normal adalah nilai rata-rata hujan suatu bulan
di seluruh tahun pengamatan. Selain curah hujan normal dihitung juga
jumlah curah hujan bulan-bulan kering, dilakukan dengan cara
menjumlahkan curah hujan bulan-bulan yang berurutan. Jumlah curah
hujan bulan-bulan kering dibandingkan dengan jumlah curah hujan
normal, maka didapatkan klasifikasi tingkat kekeringan.
6. Setelah perhitungan dilakukan pada seluruh stasiun hujan selama 17 tahun,
dilakukan rekapitulasi untuk nilai durasi kekeringan, jumlah kekeringan
dan kriteria kekeringan.

28

D. Bagan Alir Metodologi Penelitian


Agar penulisan sistematis (urut) dan terstruktur, maka penulisan seperti
diperlihatkan pada Gambar 12 di bawah ini.
Mulai

Pengumpulan Data dan Literatur:


1. Data Curah Hujan dan Peta DAS
2. Buku, Jurnal, dan Artikel yang
Berkaitan
3. Peraturan yang Berkaitan

Data Asli Curah


Hujan DAS Ciujung

Analisis Kekeringan:
1. Pengisian Kekosongan Data Hujan
2. Perhitungan Korelasi
3. Perhitungan Dengan Metode Theory of
Run

Hasil Analisis

TIDAK

Kesimpulan

YA
Selesai
Gambar 12. Bagan Alir (Flow Chart) Metodologi Penelitian Analisis Kekeringan
dengan Menggunakan Medote Theory of Run Studi Kasus DAS Ciujung
Sumber: Hasil Analisis, 2015

29

E. Jadwal Penelitian
Adapun jadwal penelitian yang dilakukan seperti diperlihatkan pada Gambar 13 dibawah ini.

Gambar 13. Jadwal Penelitian Analisis Kekeringan dengan Menggunakan Medote Theory of Run Studi Kasus DAS Ciujung
Sumber: Hasil Analisis, 2015

F. Hipotesa Sementara
Analisis perkiraan tingkat kekeringan dan kebasahan di DAS Ciujung adalah Agak kering sampai dengan Sangat kering, dengan
variasi yang berbeda berdasarkan kala ulangnya.

30

BAB V
HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Pengisian Data Kosong


Terkadang stasiun hujan tidak dapat bekerja dengan baik, sehingga data
curah hujan kurang lengkap. Dengan cara apapun data yang hilang (rusak, tidak
terekam atau sangat meragukan) tidak dapat ditemukan kembali dengan tepat.
Data kosong adalah data yang dalam satu tahun terdapat satu atau lebih data
bulanan yang tidak tersedia. Namun data kosong tersebut dapat di bangkitkan
kembali dengan cara pengisian data kosong yang di bantu dengan data yang
tersedia di stasiun sekitarnya.
Persyaratan yang diperlukan untuk mengisi data hujan bulanan adalah
sebagai berikut:
1.

Data yang digunakan harus lolos penyaringan

2.

Panjang pencatatan data yang tersedia antara stasiun hujan yang akan diisi
dengan stasiun hujan pengisi harus sama

3.

Jumlah stasiun pengisi minimal 3 stasiun

4.

Jarak antara stasiun hujan pengisi dengan stasiun hujan yang akan diisi
maksimal 60 km dan sebaiknya masih dalam satu daerah aliran sungai

5.

Pengisian data hujan dapat dilakukan apabila data kosong tidak lebih besar
25% dari hujan yang tersedia.
Ada tiga metode pengisian data kosong, diantaranya:

1.

Metode Inverse Square Distance/Metode Reciprocal

2.

Metode Normal Ratio Method

3.

Metode Kombinasi
Dalam analisis ini, pengisian kekosongan data hujan menggunakan

Metode Reciprocal. Persamaan untuk Metode Reciprocal tertera pada


Persamaan (5) berikut:

PA
P
P
B 2 .... n 2
2
dxB
dxN
Pi dxA
1
1
1

....
2
2
dxA
dxB
dxN 2

.......(5)

Dimana:
Pi

: Tinggi hujan di stasiun i yang akan dicari

PA, B,

: Tinggi hujan di stasiun A, B,

dxA, B, : Jarak stasiun A, B, ke stasiun i

Berikut adalah contoh perhitungan pengisian data kosong di stasiun


Ragas Hilir pada bulan April tahun 1999, dengan 3 stasiun pengisi, yaitu
stasiun Pamarayan, Pipitan, dan Cadasari.
Tinggi hujan yang akan dicari

: Stasiun Ragas Hilir

Stasiun Pengisi

: Stasiun Pamarayan, Pipitan, dan Cadasari

Jarak (km)

Ke
Ragas
Hilil

Pamarayan Pipitan Cadasari


21

11,6

29

Pa
Pb
Pc
+
+ 2
2
2
dxa
dxb
dxc
Pi = 1
1
1
+
+
2
2
dxa
dxb
dxc2
70
70
109
+
+ 2
2
2
21
11,6
29
= 1
1
1
+
+
212 11,62 292

= 74, 29 mm (Lampiran 3, Halaman 1)

B. Uji Kepanggahan
Analisis yang digunakan dalam analisis kerapatan jaringan stasiun
pengukuran hujan ini adalah uji kepanggahan (consistency), karena dalam
analisis ini tidak menggunakan data ekstrem curah hujan baik maksimum
maupun minimum. Pengujian kepanggahan data menggunakan perhitungan
korelasi dan kurva massa ganda (double mass curve) untuk panjang data 17
tahun.

32

1. Korelasi
Analisis korelasi bertujuan untuk mengukur kekuatan asosiasi
(hubungan) linear antara dua variable. Korelasi tidak menunjukkan
hubungan fungsional atau dengan kata lain, analisis korelasi tidak
membedakan antara variabel dependen (terikat) dengan variabel
independen (bebas)
Analisis kekeringan dilakukan di stasiun-stasiun hujan di DAS
Ciujung yang memenuhi nilai koefisien korelasi cukup (0,61 0,80).
Perhitungan koefisien korelasi menggunakan persamaan (4). Berikut hasil
perhitungan koefisien korelasi untuk 10 stasiun di DAS Ciujung.
Tabel 5. Hasil Perhitungan Nilai Koefisien Korelasi 10 Stasiun DAS Ciujung
Stasiun

Bjngmanik

Bojongmanik

Ciboleger

Ragas
Hilir

Pmrayan

Pipitan

Cadasari

Cibeureum

Ciminyak

Pasir
Ona

Sampang

RataRata
1.000

Ciboleger

0.397

0.698

Ragas Hilir

0.368

0.102

Pamarayan

0.495

0.262

0.509

Pipitan

0.444

0.210

0.576

0.693

Cadasari

0.330

0.114

0.472

0.573

0.545

Cibeureum

0.647

0.374

0.415

0.605

0.568

0.482

Ciminyak

0.365

0.148

0.307

0.484

0.442

0.337

0.468

Pasir Ona

0.491

0.286

0.452

0.666

0.534

0.402

0.643

0.423

Sampang

0.629

0.311

0.446

0.633

0.567

0.443

0.792

0.546

0.612

Rata-Rata

0.517

0.312

0.522

0.665

0.609

0.533

0.726

0.656

0.806

1.000

0.490
0.567
0.585
0.506
0.584
0.444
0.544

Sumber: Analisis Penulis

Dari hasil perhitungan di atas, tidak semua stasiun hujan memenuhi


nilai koefisien korelasi yang cukup. Stasiun yang memiliki nilai koefisien
korelasi yang kecil tidak di gunakan dalam menganalisis kekeringan di
DAS Ciujung. Maka dari 10 stasiun dipilih 6 stasiun yang digunakan untuk
perhitungan.
Tabel 6. Hasil Perhitungan Nilai Koefisien Korelasi 6 Stasiun DAS Ciujung
Stasiun

Bojongmanik

Pamarayan

Pipitan

Bojongmanik

1.000

Pamarayan

0.495

1.000

Pipitan

0.444

0.693

1.000

Cibeureum

0.647

0.605

0.568

Cibeureum

Pasir
Ona

Sampang

RataRata
1.000
0.748
0.712

1.000

0.705

33

0.598

Pasir Ona

0.491

0.666

0.534

0.643

1.000

0.667

Sampang

0.629

0.633

0.567

0.792

0.612

1.000

Rata-Rata

0.618

0.719

0.667

0.811

0.806

1.000

0.705

Sumber: Analisis Penulis

Dari hasil rata-rata nilai koefisien korelasi di 6 stasiun memenuhi


syarat. Maka analisis kekeringan di DAS Ciujung menggunakan 6 stasiun
hujan, diantaranya Stasiun Bojongmanik, Pamarayan, Pipitan, Cibeureum,
Pasir Ona, dan Sampang Peundeuy.
2. Kurva Massa Ganda (Double Mass Curve)
Analisis kurva massa ganda sama halnya dengan analisis regresi.
Analisis regresi, selain mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel
atau lebih, juga menunjukkan arah hubungan antara variabel dependen
dengan variabel independen.
Koefisien Determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh
kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai
R2 adalah antara 0 dan 1. Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan variabelvariabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen amat
terbatas. Nilai R2 yang mendekati 1 berarti variabel-variabel independen
memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi
variasi variabel dependen.

Gambar 14. Kurva Hubungan Antara Stasiun Bojongmanik dengan 5 Stasiun lain
Sumber: Analisis Penulis

34

Hubungan Stasiun Bojongmanik dengan 5 stasiun lainnya memiliki


nilai R2 = 0,9962. Ini berarti 5 stasiun lain sangat mendukung dalam
analisis di Stasiun Bojongmanik. Begitu pula dengan 5 stasiun lainnya,
masing-masing memiliki nilai R2 diatas 0,99, yang di lampirkan pada
lampiran 5.

Uji kepanggahan data yang dilakukan dengan perhitungan korelasi dan


kurva massa ganda yang telah dijelaskan diatas menyatakan bahwa 6 stasiun
hujan yang ada di DAS Ciujung yang diantaranya adalah Bojongmanik,
Pamarayan, Pipitan, Cibeureum, Pasir Ona, dan Sampang Peundeuy dapat
digunakan dalam analisis kekeringan dengan menggunakan Theory of Run.

C. Analisis Kekeringan dengan Theory of Run


Kekeringan adalah kekurangan curah hujan dari biasanya atau kondisi
normal yang terjadi berkepanjangan sampai mencapai satu musim atau lebih
yang akan mengakibatkan ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan air
yang dicanangkan.
1. Indeks Kekeringan
Indeks kekeringan (durasi kekeringan dan jumlah kekeringan) yang
dihasilkan dapat diterapkan dalam:
a) Perencanaan bangunan air seperti menentukan kapasitas tampungan
waduk;
b) Pengoperasian bangunan air seperti operasi bangunan irigasi di musim
kemarau;
c) Penanggulangan dan pengurangan dampak kekeringan, meliputi
penyusunan strategi yang bersifat reaktif dan proaktif.
Tingkat keparahan kekeringan yang dinyatakan oleh suatu nilai
tunggal dari durasi kekeringan (dalam bulan) dan jumlah kekeringan (dalam
mm). Untuk menggambarkan besarnya tingkat keparahan kekeringan
digunakan periode ulang dalam satuan tahun.
Kandungan keparahan kekeringan dalam suatu seri data hujan
mengindikasikan kekeringan yang terkandung dalam seri data debit. Pada

35

umumnya seri data debit diperoleh dari model hubungan hujan-limpasan


karena panjang data debit sangat pendek dibandingkan data hujan, bahkan
kadang-kadang sulit diperoleh pos duga air di lokasi terpilih. Seri data debit
yang memperhitungkan keparahan kekeringan dan digunakan sebagai input
bagi model simulasi waduk akan menghasilkan besaran tampungan waduk
yang cukup handal, dalam arti mampu menanggulangi musim-musim kering
dengan periode ulang tertentu. Operasi bangunan irigasi yang berdasarkan
model neraca air (water balance) yang memperhatikan kandungan
keparahan kekeringan dari debit air sungainya akan menghasilkan
pembagian golongan dan pengaturan air yang mampu mengantisipasi
kekeringan

2. Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan


Data hujan yang digunakan untuk perhitungan indeks kekeringan
adalah data hujan bulanan dengan panjang 17 tahun untuk masing-masing
stasiun hujan. Perhitungan parameter statistik hujan bulanan pada 6 stasiun
hujan meliputi nilai Mean, Standar Deviasi, Skewness, dan Kurtosis.
Perhitungan nilai Mean, Standar Deviasi, Skewness, dan Kurtosis hujan
bulan Januari di Stasiun Bojongmanik seperti dibawah ini dan ditabulasi
pada Tabel 7.
Tabel 7. Hujan Bulanan Stasiun Bojongmanik (mm)
No

Thn Bln

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

Total

1998

299

221

294

365

323

42

233

217

63

219

269

295

2840

1999

352

437

174

220

128

81

157

134

134

224

243

333

2617

2000

321

289

332

105

109

200

150

53

128

131

175

102

2095

2001

240

316

129

152

241

118

239

102

195

52

75

252

2111

2002

227

329

111

302

64

16

20

14

15

12

80

150

1340

2003

397

95

18

12

24

26

20

32

62

64

73

829

2004

353

402

736

277

146

89

550

296

130

237

167

421

3804

2005

190

101

123

136

136

117

224

23

219

120

251

271

1911

2006

411

224

443

227

239

59

18

94

105

158

1993

10

2007

476

135

371

206

309

312

313

55

19

174

247

597

3214

11

2008

504

651

348

109

51

30

18

180

73

371

322

260

2917

12

2009

493

188

73

48

199

49

46

33

53

115

660

182

2139

13

2010

303

241

143

43

274

58

181

118

192

215

120

460

2346

14

2011

328

294

458

278

308

123

245

16

48

314

177

300

2888

36

15

2012

664

240

91

118

16

106

22

52

153

375

185

2031

16

2013

829

422

121

303

221

139

317

176

101

58

226

505

3419

17

2014

418

283

182

170

302

94

72

162

75

122

146

328

2355

18

17

17

17

17

17

17

17

17

17

17

17

17

204

19

Mean

400

286

244

180

181

98

167

95

90

157

218

286

2403

20

St. Dev

161

138.29

185

103.5

106.8

72.98

145.9

87.252

66.063

96.349

144.2

144.57

1452

21

Skewness

1.322

1.0064

1.248

0.045

-0.22

1.712

1.054

0.8481

0.6691

0.6582

1.8776

0.5903

11

22

Kurtosis

2.124

1.7967

1.612

-0.92

-1.33

3.871

1.419

-0.119

-0.628

0.0835

4.8926

-0.138

13

Sumber: Analisis Penulis

Berikut contoh perhitungan Standar Deviasi, Skewness dan Kurtosis bulan


Januari di Stasiun Bojongmanik.
a) Standar Deviasi
s =

n ni=1 x2i -( ni=1 x1 )2

n (n-1)
17 . 3139037-46312380
17 (17-1)

= 161
b) Skewness
Cs =

n (xiX)3
(n1)(n2) s3

17 . 78170273
=(
)
(17-1) (17-2) 1613

= 1,322
c) Kortosis
(xi-X)4
n (n-1)
3 (n-1)2
Ck = [
( s4 )] - [(n-2)(n-3)]
(n-1)(n-2)(n-3)
17 (17-1)
42660834993
3 (17-1)2
=[
(
)] - [(17-2)(17-3)]
(17-1)(17-2)(17-3)
1614

= 2,124

3. Nilai Surplus dan Defisit dari Run


Nilai surplus dan defisit diperoleh dengan mengurangkan data asli
tiap-tiap bulanan setiap tahunnya dengan rata-rata dari seluruh data pada

37

bulanan tersebut dengan menggunakan Persamaan (1). Perhitungan nilai


surplus dan deficit dari Run hujan bulanan stasiun Bojongmanik tahun 1998
seperti di bawah ini dan ditabulasi pada Tabel 8.
Bulan Januari
D (t,m) = X (t,m) Y (m) = 299 400 = -101

(defisit)

Bulan Februari
D (t,m) = X (t,m) Y (m) = 221 286 = -65

(defisit)

Bulan Maret
D (t,m) = X (t,m) Y (m) = 294 244 = 50

(surplus)

Tabel 8. Nilai Surplus dan Defisit Hujan Bulanan Stasiun Bojongmanik (mm)
No

Thn Bln

JAN

1998

-101

1999

-48

2000

-79

2001

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

-65

50

185

142

151

-70

40

-53

88

-75

-160

30

-115

2002

-173

43

2003

-3

2004

DES

-56

66

122

-27

62

51

-17

-10

39

44

67

25

47

-72

102

-17

-42

38

-26

-43

-184

-28

60

20

72

105

-105

-143

-34

-133

122

-117

-82

-147

-81

-75

-145

-138

-136

-191

-226

-173

-169

-74

-141

-75

-58

-95

-154

-213

-47

116

492

97

-35

-9

383

201

40

80

-51

135

2005

-210

-185

-121

-44

-45

19

57

-72

129

-37

33

-15

2006

11

-62

199

47

58

-38

-148

-88

-84

-63

-113

-128

10

2007

76

-151

127

26

128

214

146

-40

-71

17

29

311

11

2008

104

365

104

-71

-130

-68

-148

85

-17

214

104

-26

12

2009

93

-98

-171

-132

18

-49

-121

-62

-37

-42

442

-104

13

2010

-97

-45

-101

-138

93

-40

14

23

101

58

-98

173

14

2011

-72

214

98

127

25

78

-79

-42

156

-40

13

15

2012

264

-46

-153

-63

-165

-145

-86

-38

-4

157

-102

16

2013

429

135

-123

122

40

42

150

81

11

-99

218

17

2014

17

-4

-62

-11

121

-3

-94

67

-15

-35

-71

41

Tinggi Hujan Bulanan


(mm)

Sumber: Analisis Penulis

500

Grafik Hujan Surplus dan Defisit Stasiun Bojongmanik


Tahun 1998
400
299

286
221

294
244

365
180

323
181
98
42

233
167

217
95

90
63

AUG

SEP

219
157

269
218

295
286

NOV

DEC

0
JAN '98

FEB

MAR

APR

MAY

JUN

JUL

OCT

Waktu (Bulan)
Hujan Bulanan

Hujan Rata-Rata Bulanan

Gambar 15. Hujan Bulanan dan Hujan Rata-Rata Bulanan di Stasiun Bojongmanik
Sumber: Analisis Penulis

38

Grafik di atas merupakan grafik keadaan surplus dan defisit di


stasiun Bojongmanik. Terlihat di bulan Januari dan bulan Februari tinggi
hujan bulanan, yaitu 299 mm dan 221 mm terletak di bawah hujan rata-rata
bulanan yang memiliki nilai 400 mm dan 286 mm, ini artinya pada bulan
Januari dan bulan Februari terjadi defisit secara berurutan. Pada bulan Maret
sampai dengan bulan Mei tinggi hujan bulanan, yaitu 294 mm, 365 mm, dan
323 mm di atas hujan rata-rata bulanan yang memiliki nilai 244 mm,
180mm, dan 181 mm, yang berarti nilai hujan yang terjadi surplus. Pada
bulan Juni dan September tinggi hujan bulanan kembali berada di bawah
hujan rata-rata bulanan, yaitu 42 mm dan 63 mm, namun nilai defisitnya
tidak terlalu besar. Bila dikumulatifkan, ada 4 bulan yang tinggi hujannya
di bawah rata-rata. Nilai inilah yang menjadi durasi kurangnya hujan selama
1 tahun pada tahun 1998 di stasiun Bojongmanik. Pada grafik 1 lampiran 6
halaman 5 menggambarkan keadaan surplus dan defisit sepanjang 17 tahun
di Stasiun Bojongmanik yang memperlihatkan durasi kekeringan tiap
tahunnya dan durasi maksimum pada tahun tersebut.

4. Durasi Kekeringan
Perhitungan durasi kekeringan, menggunakan Persamaan (3). Bila
perhitungan yang dihasilkan adalah positif, diberi nilai nol (0) dan negatif
diberi nilai satu (1). Bila terjadi nilai negatif yang berurutan, maka
jumlahkan nilai satu (1) tersebut sampai dipisahkan kembali oleh nilai nol
(0), untuk kemudian menghitung dari awal lagi. Langkah ini dilakukan dari
data tahun pertama berurutan sampai data tahun terakhir. Perhitungan nilai
durasi kekeringan hujan bulanan pada stasiun Bojongmanik tahun 1998
seperti di bawah ini dan di tabulasikan pada Tabel 9.
Bulan Januari
Karena nilai Run adalah -101 yang berarti defisit maka diberi nilai 1
Bulan Februari
Karena nilai Run adalah -65 yang berarti defisit dan berurutan dengan
bulan Januari, maka diberi nilai 2

39

Bulan Maret
Karena nilai Run adalah 50 yang berarti surplus maka diberi nilai 0
Tabel 9. Durasi Kekeringan Kumulatif Hujan Bulanan Stasiun Bojongmanik
(bulan)
No

Thn Bln

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

1998

1999

2000

2001

2002

2003

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

2004

21

2005

2006

10

2007

11

2008

12

2009

13

2010

14

2011

15

2012

16

2013

17

2014

Sumber: Analisis Penulis

Setelah dihitung dan diberi nilai 1 (satu) atau 0 (nol) maka


didapatkan durasi terpanjang disetiap tahunnya dimana durasi terpanjang
tersebut digunakan untuk perhitungan nilai maksimum durasi kekeringan
selama kurun waktu T. Diperlihatkan pada pertengahan tahun 2002 sampai
awal tahun 2004 secara berurutan terjadi defisit hujan, yang artinya durasi
hujan maksimum di Stasiun Bojongmanik adalah 21 bulan.
Nilai maksimum durasi kekeringan selama kurun waktu T (2 tahun,
5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun) dihitung berdasarkan periode
waktu (bulanan) untuk masing-masing tahun selama 2 tahun, 5 tahun, 10
tahun, 15 tahun, dan 20 tahun kemudian dirata-ratakan, dan menghasilkan
durasi kekeringan untuk tiap periode tersebut. Hasilnya ditabulasikan pada
Tabel 10 di bawah ini.

40

Tabel 10. Durasi Kekeringan Terpanjang Stasiun Bojongmanik (bulan)


No

Thn Bln

Max

1998

1999

2000

2001

2002

2003

20

2004

21

2005

2006

10

2007

11

2008

12

2009

13

2010

14

2011

15

2012

16

2013

17

2014

T.2 th

Mean
6
Sumber: Analisis Penulis

T.5 th

T.10 th

T.15 th

T.20 th

3
4

21

20
21

21

21

21

7
5
5

5
5

4
3
8

3
9

3
13

12

21

Pada periode ulang 10 tahun dan 15 tahun didapatkan hasil periode


ulang 10 tahun, yaitu 13 bulan, lebih besar dari periode ulang 15 tahun yang
hasilnya 12 bulan. Pada umumnya periode ulang yang lebih besar
menghasilkan nilai yang lebih besar juga. Untuk kasus ini dikarenakan
panjang data yang dimiliki 17 tahun sehingga data yang di rata-ratakan
untuk mengetahui periode ulangnya kurang dan menghasilkan data yang
ditabulasikan pada Tabel 10.

5. Jumlah Kekeringan Kumulatif


Menghitung jumlah defisit atau jumlah kekeringan hampir sama
dengan cara menghitung nilai durasi kekeringan. Jika durasi kekeringan
berurutan dan lebih dari satu maka pada bulan selanjutnya merupakan nilai
kumulatifnya, demikian pula halnya dengan jumlah kekeringan. Jumlah
defisitnya yang akan dikumulatifkan.
Bila perhitungan pada Tabel 8 yang dihasilkan adalah positif diberi
nilai nol (0) dan negatif diberi nilai sebesar nilai yang ada bila terjadi negatif
41

yang berurutan, maka jumlahkan nilai tersebut sampai dipisahkan kembali


oleh nilai nol (0), untuk kemudian menghitung dari awal lagi. Langkah ini
dilakukan dari data hujan pertahun, bukan berurutan terus dari data tahun
pertama sampai data tahun terakhir. Perhitungan jumlah kekeringan hujan
bulanan pada stasiun Bojongmanik tahun 1998 seperti di bawah ini dan
ditabulasikan pada Tabel 11.
Bulan Januari
Nilai Run adalah -101 yang berarti defisit maka nilainya tetap karena
bulan pertama
Bulan Februari
Nilai Run adalah -65 yang berarti defisit maka diberi nilai -65+(-101) =
-166
Bulan Maret
Nilai Run adalah 50 yang berarti surplus maka diberi nilai 0
Tabel 11. Jumlah Kekeringan Kumulatif Hujan Bulanan Stasiun Bojongmanik (mm)
No

Thn Bln

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

1998

-101

-167

-56

-27

1999

-48

-70

-53

-70

-79

2000

-79

-75

-147

-17

-58

-26

-69

-254

2001

-160

-115

-143

-105

-248

-283

2002

-173

-133

-117

-199

-345

2003

-3

-195

-421

-594

-763

-836

-977

-426
1053

-502
1111

-647
1206

-785
1360

-921
1574

2004

-47

-35

-44

-51

2005

-210

-396

-517

-561

-606

-72

-37

-15

2006

-62

-38

-186

-274

-358

-421

-534

-662

10

2007

-151

-40

-111

11

2008

-71

-201

-269

-417

-17

-26

12

2009

-98

-269

-401

-49

-169

-231

-268

-310

-104

13

2010

-97

-143

-244

-382

-40

-98

14

2011

-72

-79

-122

-40

15

2012

-46

-199

-262

-426

-145

-231

-269

-273

-102

16

2013

-123

-99

17

2014

-4

-65

-76

-3

-98

-15

-50

-122

Sumber: Analisis Penulis

Setelah dihitung nilai kekeringan kumulatif maka didapatkan


kekeringan kumulatif terbesar disetiap tahunnya dimana nilai kekeringan

42

kumulatif tersebut digunakan untuk perhitungan nilai maksimum


kekeringan selama kurun waktu T. Diperlihatkan pada tahun 2003 memiliki
jumlah kekeringan terbesar yaitu -1574 mm.
Nilai maksimum jumlah kekeringan selama kurun waktu T (2 tahun,
5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun) dihitung berdasarkan periode
waktu (bulanan) untuk masing-masing tahun selama 2 tahun, 5 tahun, 10
tahun, 15 tahun, dan 20 tahun kemudian dirata-ratakan, dan menghasilkan
jumlah kekeringan untuk tiap periode tersebut. Hasilnya ditabulasikan pada
Tabel 12 di bawah ini.
Tabel 12. Jumlah Kekeringan Terpanjang Stasiun Bojongmanik (mm)
No

Tahun

Max

T.2 th

1998

167

1999

79

2000

254

2001

283

2002

921

2003

1574

2004

51

2005

606

2006

662

10

2007

151

11

2008

417

12

2009

401

13

2010

382

14

2011

122

15

2012

426

16

2013

123

17

2014

122

122

Mean
396
Sumber: Analisis Penulis

515

T.5 th

T.10 th

T.15 th

T.20 th

167
283

921

1574

1574
606

1574

1574

1574

662
417
382

426
426

426
123
761

123
1000

848

1574

Pada periode ulang 10 tahun dan 15 tahun didapatkan hasil periode


ulang 10 tahun, 1000 mm, lebih besar dari periode ulang 15 tahun yang
hasilnya 848 mm. Pada umumnya periode ulang yang lebih besar
menghasilkan nilai yang lebih besar juga. Untuk kasus ini dikarenakan
panjang data yang dimiliki 17 tahun sehingga data yang di rata-ratakan

43

untuk mengetahui periode ulangnya kurang dan menghasilkan data yang


ditabulasikan pada Tabel 12.
6. Klasifikasi Tingkat Kekeringan
Untuk mengklasifikasi tingkat kekeringan yang terjadi di setiap
stasiun dihitung dari jumlah curah hujan bulanan dibandingkan dengan
jumlah curah hujan normal. Curah hujan normal adalah nilai rata-rata hujan
suatu bulan diseluruh tahun pengamatan. Perhitungan klasifikasi tingkat
kekeringan pada stasiun Bojongmanik pada bulan Januari tahun 1998, 1999,
dan 2000 seperti di bawah ini dan ditabulasikan pada Lampiran 6 halaman
31 dan 34.
Bulan Januari 1998
% Kekeringan

=
=

P bulanan
P rata-rata
299
400

x 100%

x 100%`

= 75 %
Hasil dari perhitungan menunjukkan bahwa hujan yang terjadi di bulan
Januari 75% dibawah hujan normal yang berarti masuk ke dalam
klasifikasi Kering.
Bulan Januari 1999
% Kekeringan

=
=

P bulanan
x 100%
P rata-rata
352
400

x 100%`

= 88 %
Hasil dari perhitungan menunjukkan bahwa hujan yang terjadi di bulan
Januari 88% dibawah hujan normal yang berarti masuk ke dalam
klasifikasi Normal.
Bulan Januari 2000
% Kekeringan

=
=

P bulanan
P rata-rata
321
400

x 100%

x 100%`

44

= 80 %
Hasil dari perhitungan menunjukkan bahwa hujan yang terjadi di bulan
Januari 80% dibawah hujan normal yang berarti masuk ke dalam
klasifikasi Kering.
Kesimpulan yang didapat dari perhitungan klasifikasi tingkat kekeringan
bulan Januari di seluruh tahun pengamatan stasiun Bojongmanik seperti di
perlihatkan pada Tabel 13 dibawah ini.
Tabel 13. Klasifikasi Tingkat Kekeringan Bulan Januari Stasiun Bojongmanik

Tingkat Kekeringan

Tinggi Curah Hujan (mm)

Durasi (tahun)

Basah

P = 401 - 829

Normal
Kering
Sangat Kering
Amat Sangat Kering

P = 340 - 400
P = 280 - 339
P = 200 - 279
P = < 200

3
4
2
1

Sumber: Analisis Penulis (Data Lampiran 6, Halaman 31, Tabel 55)

Klasifikasi tingkat kekeringan hujan di atas dapat ditabelkan yang


hasilnya memperlihatkan pola hujan yang terjadi disetiap stasiun hujan.
Tabel 14 dibawah ini memperlihatkan tingkat klasifikasi di stasiun
Bojongmanik yang hasilnya sebagai berikut, basah terjadi 45%, normal
6,4%, kering 13%, sangat kering 13%, dan amat sangat kering 23%.
Tabel 14. Klasifikasi Tingkat Kekeringan Stasiun Bojongmanik
No

Thn
Bln

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

SK

ASK

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

K
N
K
SK
SK
N
N
ASK
B
B
B
B
K
K
B
B
B

K
B
B
B
B
ASK
B
ASK
K
ASK
B
SK
K
B
K
B
N

B
K
B
SK
ASK
ASK
B
SK
B
B
B
ASK
SK
B
ASK
SK
K

B
B
SK
K
B
ASK
B
K
B
B
SK
ASK
ASK
B
SK
B
N

B
K
SK
B
ASK
ASK
K
K
B
B
ASK
B
B
B
ASK
B
B

ASK
K
B
B
ASK
ASK
N
B
SK
B
ASK
SK
SK
B
B
B
N

B
N
N
B
ASK
ASK
B
B
ASK
B
ASK
ASK
B
B
ASK
B
ASK

B
B
SK
B
ASK
ASK
B
ASK
ASK
SK
B
ASK
B
ASK
ASK
B
B

K
B
B
B
ASK
ASK
B
B
ASK
ASK
K
SK
B
SK
SK
B
K

B
B
K
ASK
ASK
ASK
B
K
SK
B
B
K
B
B
N
ASK
K

B
B
K
ASK
ASK
ASK
K
B
ASK
B
B
B
SK
K
B
B
SK

B
B
ASK
N
SK
ASK
B
N
SK
B
N
SK
B
B
SK
B
B

8
7
4
6
2
8
4
4
9
6
3
6
8
3
10
4
92

2
1
1
1
2
1
1
1
3
13

3
3
3
1
2
3
1
1
1
2
2
1
3
26

3
2
2
1
3
1
1
4
3
1
3
1
1
26

1
1
2
8
11
3
4
2
3
4
1
1
4
1
1
47

45,1

6.37

12,7

12,7

23

Persentasi Tingkat
Kekeringan (%)

Sumber: Analisis Penulis

45

Tabel 15. Rekapitulasi Klasifikasi Persentasi Tingkat Kekeringan DAS Ciujung (%)
No

Stasiun

SK

ASK

Bojongmanik

45,1

6,37

12,7

12,7

23

Pamarayan

42,6

14,2

11,8

13,7

17,6

Pipitan

39,2

12,3

16,7

12,7

19,1

Cibeureum

42,1

12,7

11,3

15,2

18,6

Pasir Ona

42,6

8,3

16,7

15,2

17,2

Sampang Peundeuy

41,1

14,2

12,2

14,7

17,6

Sumber: Analisis Penulis (Data Lampiran 6, Halaman 34-35, Tabel 61-66)

Keterangan:

: Basah

: Normal

: Kering

SK : Sangat kering
ASK : Amat sangat kering

46

Gambar 16. Pemetaan Hasil Rekapitulasi Klasifikasi Persentasi Tingkat Kekeringan


Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung Skala 1:333.333
Sumber: Analisis Penulis

47

D. Faktor-Faktor Kekeringan dan Langkah-Langkah Preventif untuk


Mencegahnya
Terdapat beberapa faktor penyebab kekeringan dan banjir dan cara
mencegahnya. Dari 6 faktor di bawah ini, yang menjadi penyebab terjadinya
kekeringan dan banjir di DAS Ciujung adalah iklim ekstrem, kesalahan
perencanaan dan implementasi pengembangan kawasan, dan faktor sosiohidraulik. Upaya mencegah banjir harus sekaligus terkait dengan upaya
mencegah kekeringan. Diantaranya adalah sebagai berikut:
1.

Iklim Ekstrem
Faktor iklim ekstrem, dapat menyebabkan kekeringan dan banjir
yang tak terkendali. Misalnya kemarau panjang atau hujan badai ekstrem
yang kesemuanya dipengaruhi oleh iklim makro global. Misalnya, El
Nino-La Nina yang bergerak antara kepulauan Indonesia dan PanamaChili. Selain itu, TIFCA-Hurricane yaitu badai dahsyat dengan lama hujan
masing-masing mencapai 24 jam dan 72 jam pernah terjadi di
Banjarnegara, Jawa Tengah. Kondisi iklim ekstrem ini tidak bisa dielakkan
dan dapat menyebabkan kekeringan dan banjir. Hal seperti ini bisa
dikategorikan ke dalam natural disaster (bencana alam) yang sulit diatasi.
Masalahnya ialah, jika kondisi iklim ekstrem semacam ini terjadi,
sedangkan kondisi daya dukung DAS sangat jelek, dampak kekeringan
dan banjir yang terjadi akan semakin parah. Cara mengatasi faktor iklim
ekstrem ini mesti dilakukan secara global bersama negara-negara lain.

2.

Daya Dukung DAS


Hancurnya daya dukung DAS merupakan faktor dominan yang
menyebabkan terjadinya kekeringan dan banjir. DAS berdaya dukung
rendah ditandai dengan perubahan tata guna lahan dari daerah tangkapan
hujan dengan koefisien aliran permukaan (koefisien run off) rendah
(sebagian besar air hujan diserap ke tanah) berubah menjadi tanah terbuka
dengan koefisien run off tinggi (sebagian besar air hujan menjadi aliran
permukaan). Rendahnya daya dukung DAS dapat diamati dengan semakin
mengecilnya luas area hutan, tidak terurusnya lahan pertanian, semakin
luasnya lahan untuk hunian dan prasarana, serta semakin banyaknya tanah

48

terbuka dan tanah kritis. Akibat hancurnya DAS, banjir akan terjadi pada
musim hujan (terutaman di daerah hilir dan tengah, misalnya di Jakarta,
Medan, Surabaya, dan Semarang). Kemudian, banjir akan disusul
kekeringan pada musim kemarau berikutnya. Hal ini disebabkan seluruh
air pada musim hujan dengan cepat mengalir ke hilir (karena run off tinggi)
sehingga konservasi (simpanan) air di hulu menjadi sangat berkurang.
Akibatnya, pada musim kemarau tidak ada lagi aliran air menuju ke hilir
yang mengakibatkan terjadinya kekeringan. Hal ini biasanya ditandai
dengan surut atau keringnya sungai-sungai kecil terlebih dulu, disusul
sungai menengah, kemudian sungai besar.
Sebagai contoh, akibat yang terjadi ialah transportasi air yang macet
(banyak terjadi di Sumatra dan Kalimantan), debit bendung irigasi yang
berkurang secara drastis hingga pertanian kolaps (banyak terjadi di Jawa),
permukaan air tanah yang menurun drastis sehingga sumur-sumur perlu
diperdalam (banyak terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta), dan
menghilangnya atau matinya mata air (seperti di Gunung Kidul dan daerah
lainnya). Masalah kekeringan lainnya yang mengancam ialah semakin
banyaknya permukaan tanah terbuka dan berbutir lepas. Kondisi ini
menyebabkan ancaman erosi dan banjir yang lebih hebat pada musim
berikutnya.
Daya dukung DAS untuk menanggulangi kekeringan sekaligus
banjir hanya dapat ditingkatkan dengan partisipasi masyarakat melalui
program penyelamatan DAS yang menyeluruh. Hal ini di lakukan dari
hulu sampai ke hilir, di perkotaan maupun pedesaan; dengan cara
mengaktifkan reservoir-reservoir alamiah, pembuatan resapan-resapan air
hujan alamiah, dan pengurangan atau menghindari sejauh mungkin
pembuatan lapisan keras permukaan tanah yang dapat berakibat sulitnya
air hujan meresap ke tanah. Memperbaiki daya dukung DAS pada
prinsipnya adalah memperbanyak kemungkinan air hujan dapat meresap
secara alamiah ke dalam tanah sebelum masuk ke sungai atau mengalir ke
hilir.

49

3.

Pola Pembangunan Sungai


Kekeringan dan banjir dapat disebabkan oleh pola pembangunan
sungai dengan normalisasi, penelusuran, sudetan, pembuatan tanggul sisi,
pembetonan dinding tebing, dan pengerasan tebing dan dasar sungai.
Sungai-sungai di Indonesia dekade terakhir ini juga menglami hal serupa.
Inti pola ini, menurut penulis, adalah mengusahakan air banjir secepatcepatnya di alirkan ke hilir. Pola ini pun belum memperhatikan
peningkatan tendensi kekeringan yang akan terjadi pada musim kemarau.
Pada pola ini, seluruh air diusahakan dibuang ke hilir secepat-cepatnya.
Otomatis keseimbangan air akan terganggu dan tidak ada air yang
mengalir dari daerah hulu lagi pada musim kemarau.
Jika

ditinjau dari

kacamata

ekologi

dan hidraulik, pola

pembangunan sungai ini sungguh amat merusak. Disamping akan merusak


ekosistem sepanjang sungai, pola ini juga merusak equilibrium hidraulika
sungai sehingga bisa mengakibatkan banjir pada musim hujan dan
kekeringan serta penurunan muka air tanah pada musim kemarau (Patt at
al.,1999; Maryono, 1999; dan Htte, 2000). Perlu kiranya masyarakat dan
pemerintah untuk mulai mengubah pola pikir ini.
4.

Kesalahan Perencanaan dan Implementasi Pengembangan Kawasan


Tidak bisa dimungkiri, perencanaan wilayah dan implementasinya
di seluruh Indonesia dewasa ini belum memasukkan faktor konservasi
sumber daya air sebagai faktor dominan. Bahkan, tiga dasawarsa yang lalu,
perencanaan regional hanya dipercayakan sepenuhnya kepada ahli-ahli
perencanaan

yang

sedikit

mengerti

permasalahan

persungaian,

kekeringan, banjir, dan ekologi. Hasil akumulasi kesalahan ini salah


satunya ialah pola sebaran pengembangan kawasan dan sarana yang
kontradiktif dengan upaya penanggulangan kekeringan, banjir, dan
konservasi air. Penyebaran permukiman di sebagian besar kota-kota di
Indonesia dan daerah eperi-perinya mengikuti penyebaran merata pola
horizontal (lihat Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, Samarinda, dan
Pontianak) sehingga dalam kurun waktu kurang dari sepuluh tahun,
seluruh DAS telah berubah menjadi hunian yang tersebar merata.

50

Akibatnya sangat buruk karena ketika luas hunian mencapai sepertiga luas
DAS, seluruh DAS pada dasarnya sudah rusak. Perlu diketahui bahwa
setiap bangunan (dengan tipe horizontal) memerlukan luasan tambahan
untuk sarana prasarana sekitar tiga kali lipat dari luas bangunan itu sendiri.
Jika DAS rusak akibatnya hunian ini, kekeringan dan banjir otomatis akan
datang silih berganti. Pola penyebaran permukiman dan pengembangan
kawasan seperti di atas perlu segera dikoreksi ke arah kota-region dan
perkembangan kearah vertikal. Tentu saja pola ini akan menghadapi
kendala sosial. Untuk itu, wacana pola ini perlu sesegera mungkin dibuka
ke masyarakat guna mendapatkan respon aktif.
Pemerintah harusnya menerapkan secara realistis konsep One River
One Plan One Integrated Management (satu sungai satu perencanaan dan
pengelolaan

secara

integral)

untuk memperbaiki

kondisi

DAS.

Perencanaan integral ini bukan hanya diartikan secara administratif dari


hulu sampai dengan hilir, namun juga diartikan secara substantif
menyeluruh menyangkut seluruh aspek yang berhubungan dengan sungai,
artinya bahwa dalam menangani permasalahan yang berhubungan dengan
sungai mesti dilihat secara menyeluruh semua komponen yang
berhubungan dengan sistem sungai tersebut dari hulu (pegunungan)
sampai ke hilir (muara). Pemerintah dan masyarakat pun harus
menyiapkan solusi untuk menghadapi kemarau ataupun banjir dengan cara
preventif, antara lain menyimpan air hujan dengan tampungan atau Rain
Filter yang diperkenalkan oleh Agus Maryono, memasukan ke sumur
resapan dan sumur-sumur penduduk, dan dengan cara kuratif, seperti
mencari sumber air tersisa, memeriksa kembali sumur-sumur penduduk
hingga menyaring air untuk air bersih.
5.

Kesalahan Konsep Drainase


Konsep masterplan drainase kota dan kawasan di seluruh Indonesia
yang digunakan sampai sekarang pada umumnya masih konsep drainase
konvensional.

Konsep

ini

mengartikan

drainase

sebagai

upaya

mengatuskan air secepat-cepatnya ke sungai dan selanjutnya ke hilir.


Bahkan drainase konvensional sering diartikan sebagai upaya pengeringan

51

kawasan. Dengan konsep konvensional ini jelas akan menimbulkan banjir


bagian hilir pada musim penghujan dan kekeringan pasa musim kemarau.
Sebabnya ialah seluruh air yang seharusnya meresap ke tanah dan nantinya
akan muncul sebagai mata air, dipaksakan secepatnya dibuang ke hilir.
Kesalahan ini perlu diatasi dengan mengubah paradigma konsep
drainase menuju konsep drainase ramah lingkungan, yaitu upaya
mengalirkan kelebihan air di suatu kawasan dengan jalan meresapkan air
ini atau mengalirkannnya secara alamiah dan bertahap kesungai. Metode
yang cocok untuk ini misalnya pembuatan embung dan kolam kecil untuk
menampung air hujan di permukiman-permukiman dan pembuatan sumursumur resapan alamiah. Prinsipnya ialah menghindarkan aliran air
limpasan hujan secepatnya ke hilir. Khusus untuk daerah perkotaan,
konsep drainase pengatusan ini seyogianya diganti dengan konsep
peresapan dengan tetap memperhatikan layanan sanitasi daerah perkotaan
yang bersangkutan. Untuk itu, perlu pengembangan teknologi sumur
resapan dan parit atau bidang resapan yang sesuai (Suntojo, 1991)
6.

Faktor Sosio-Hidraulik
Sosio-hidraulik diartikan sebagai pemahaman sosial tentang
masalah yang berkaitan dengan keairan dan konservasinya. Selama
masyarakat di kota maupun di desa belum paham tentang keterkaitan
antara daerah hulu dan hilir, banjir dan kekeringan, sampah-pendangkalan
dan banjir, pengambilan air tanah besar-besaran dan kekeringan serta
intrusi air laut, penebangan pohon/hutan dan banjir serta kekeringan,
ekosistem sungai dan kekeringan serta banjir, serta bagaimana dan dengan
cara apa seharusnya mereka berbuat, pemahaman terhadap faktor sosiohidraulik belum dicapai. Konsekuensinya, sejumlah usaha yang dilakukan
di luar peningkatan pemahaman ini hanya akan membawa sedikit hasil.
Dengan demikian, faktor sosio-hidraulik ini sangat penting diperhatikan,
misalnya melalui community development (pemberdayaan masyarakat)
untuk upaya water resources development and conservation (sumber daya
air pengembangan dan konservasi).

52

Setelah masyarakat berjuang melawan kekeringan, pada gilirannya


masyarakat tidak boleh terlena dan harus kembali bersiap-siap guna
menghadapi banjir yang akan datang menyusul.patut kembali diingat,
kekeringan dan banjir adalah saudara kembar yang bisa hadir bergantian.
(Agus Maryono, 2005, p. 1-5)

53

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pembahasan yang ada pada bab sebelumnya pada
Skripsi yang berjudul Analisis Kekeringan dengan Menggunakan Metode
Theory of Run Studi Kasus Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung ini,
diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
1.

Dari 10 stasiun hujan yang ada di DAS Ciujung, setelah dilakukan uji
kepanggahan data yang dilakukan dengan perhitungan korelasi dan kurva
massa ganda, di dapat 6 stasiun hujan yang memiliki data yang layak
untuk digunakan dalam analisis kekeringan dengan menggunakan metode
Theory of Run. Yang diantaranya adalah stasiun Bojongmanik,
Pamarayan, Pipitan, Cibeureum, Pasir Ona, dan Sampang Peundeuy.

2.

Keenam stasiun tersebut memiliki nilai korelasi dari 0,618 sampai 0,811
yang memiliki interpretasi cukup sampai tinggi. Begitu pula dengan hasil
yang didapat dari analsisi kurva massa ganda, keenam stasiun memiliki
nilai koefisien deternimasi (R2) di atas 0,99 yang artinya semua stasiun
saling berkaitan dan mendukung dalam anlinisis.

3.

Dari keenam stasiun hujan, Stasiun Bojongmanik memiliki durasi dan


defisit hujan yang paling besar, yaitu pada kala ulang 20 tahun dengan
durasi 21 bulan dan defisit 1574 mm, sedangkan stasiun Cibeureum
memiliki durasi dan defisit hujan yang paling kecil, yaitu pada kala ulang
20 tahun dengan durasi 7 bulan dan defisit 468 mm.

4.

Pola kekeringan terjadi pada pertengahan tahun di bulan Juni, Juli,


Agustus dan September dengan jumlah defisit terbesar di bulan Juli dan
Agustus. Dari hasil analisa didapat tingkat kekeringan, untuk stasiun
Bojongmanik kondisi basah 45,1 %; kondisi normal 6,37 %; kondisi
kering 48,4 %. Stasiun Pamarayan kondisi basah 42,6 %; kondisi normal

14,2 %; kondisi kering 43,1 %. Stasiun Pipitan kondisi basah 39,2 %;


kondisi normal 12,3 %; kondisi kering 48,5 %. Stasiun Cibeureum
kondisi basah 42,1 %; kondisi normal 12,7 %; kondisi kering 45,1 %.
Stasiun Pasir Ona kondisi basah 42,6 %; kondisi normal 8,3%; kondisi
kering 49,1%. Stasiun Sampang Peundeuy kondisi basah 41,1%; kondisi
normal 14,2 %; kondisi kering 44,5 %. Dari hasil tersebut dapat
disimpulkan bahwa DAS Ciujung memiliki kondisi normal basah.

B. SARAN
1.

Untuk melakukan analisis kekeringan sebaiknya menggunakan data


dengan tahun pengamatan yang panjang dan lengkap, agar hasil yang
didapatnya lebih akurat dan dapat menganalisis dengan kala ulang yang
lebih besar. Menurut Pedoman Konstruksi dan Bangunan Sipil Pd T-022004-A, untuk menerapkan perhitungan indeks kekeringan menggunakan
teori run menggunakan seri data hujan bulanan dengan panjang 50 tahun.

2.

Untuk menguji kepanggahan data dapat menggunakan metode lain,


misalnya Metode Outlier, Metode Run Test, Metode Helmert, dan lain
sebagainya.

3.

Ada

beberapa

cara

untuk

menanggulangi

bencana

kekeringan,

diantaranya:
a) Pencanangan Go Green, yang dapat dilakukan dengan cara
penanaman pohon kembali, menjaga keseimbangan lingkungan,
menggunakan barang-barang yang ramah lingkungan dan Stop
illegal loging untuk mengatasi iklim ekstrem yang sangat
mempegaruhi bencana alam yang salah satunya adalah kekeringan.
b) Meningkatkan daya dukung Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan
cara tidak merubah tata guna lahan tangkapan hujan dengan
koefisien aliran permukaan (run off) rendah untuk sebagian besar air
hujan diserap ke tanah. Membuat reservoir alamiah dan resapan air
hujan alamiah untuk memperbesar infiltrasi.

55

c) Restorasi atau normalisasi sungai ke keadaan yang alami. Tidak


melakukan pembetonan tanggul sisi, dinding tebing dan perkerasan
dasar sungai.
d) Memperhatikan perencanaan dan pengembangan kawasan di Daerah
Aliran Sungai (DAS). Luas hunian tidak boleh mencapai sepertiga
luas DAS.
e) Tidak

menggunakan

konsep

drainase

konvensional

yang

mengatuskan air secepat-cepatnya ke sungai dan selanjutnya ke hilir.


Tetapi mengupayakan mengalirkan kelebihan air di suatu kawasan
dengan jalan meresapkan air atau mengalirkannya secara alamiah
dan bertahap ke sungai.
f)

Pada saat kekeringan terjadi, para petani dapat memanfaatkannya


dengan cara menanam tanaman palawija, yang diantaranya adalah
jagung, timun suri, mentimun, belewah, semangka, dan lain-lain.

g) Membuat kolam retensi (tempat parkir air) dan kolam detensi di


sungai Ciujung.

56

DAFTAR PUSTAKA
Badan Litbang Pertanian, BMKG. (2011), Penyuluh Pertanian dalam rangka
Peningkatan Kesadaran Petani Terhadap Isu-isu Perubahan iklim serta
Mitigasi dan Adaptasinya, Jakarta: BMKG
Departemen Pekerjaan Umum. (2004), Pengisian Kekosongan Data Hujan
Dengan Metode Korelasi Distandardisasi Nonlinier Bertingkat, Bandung:
Departemen PU
Departemen Pekerjaan
Departemen PU

Umum.

(2014),

Analisa

Kekeringan,

Departemen Pekerjaan Umun. (2004), Perhitungan Indeks


Menggunakan Teori Run, Bandung: Departemen PU

Bandung:

Kekeringan

Ersyidarfia, Novreta., Fauzi, Manyuk., Sujatmoko, Bambang. (2014), Perhitungan

Indeks Kekeringan Menggunakan Teori Run Pada DAS Indragiri, Riau:


UNRI
http://www.mongabay.co.id/tag/kekeringan/
http://lbprastdp.staff.ipb.ac.id/files/2011/12/DAS-Ciujung.pdf
Kristyanti Adidarma, Wanny. (2014), Analisa Kekeringan, Bandung: Pusat
Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air
Maryono, A. (2005), Menangani Banjir, Kekeringan, dan Lingkungan,
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Maryono, A. (2008), Eko-Hidraulik Pengelolaan Sungai Ramah Lingkungan,
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Nendi. (24 Juni 2015). Personal interview
Pratama, Adyansah. (2014), Analisa Kekeringan Menggunakan Metode Theory of
Run pada Sub DAS Ngrowo, Malang: UB
Retno Santoso, Basillius. (2011), Penerapan Teori Run Untuk Menentukan Indeks
Kekeringan di Kecamatan Entikong, Pontianak: Universitas Tanjung Pura
Stasiun Klimatologi Pondok Betung. (2014), Buku Informasi Peta Kekeringan
Dengan Metode SPI, Jakarta: BMKG

Usman, Husaini., Akbar, Purnomo Setiady. (2006), Pengantar Statistika, Jakarta:


Bumi Aksara

LAMPIRAN

LAMPIRAN 1
PETA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS)
CIUJUNG

LAMPIRAN 2
DATA ASLI CURAH HUJAN DAERAH ALIRAN
SUNGAI (DAS) CIUJUNG

DATA ASLI CURAH HUJAN DAS CIUJUNG

STASIUN BOJONGMANIK
BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

192
299
352
321
240
227
397
353
190
411
476
504
493
303
328.33
664.38
829.04
417.57

416
221
437
289
316
329
95
402
101
224
135
651
188
241
293.74
240.13
421.56
282.53

234
294
174
332
129
111
18
736
123
443
371
348
73
142.5
457.55
91.29
121.28
182.33

156
365
220
105
152
302
7
277
136
227
206
109
48
0
278.1
117.52
302.67
169.63

230
323
128
109
241
64
12
146
136
0
309
51
199
274
308.38
16.21
221.44
302.19

66
42
81
200
118
16
24
89
117
0
312
30
49
57.5
122.69
106.24
139.37
94.3

BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN

BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN

BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN

BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN

BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN

BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN

BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN

BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN

FEB

MAR

380
221
495
393
639
482
109
161
282
279
215
210
290
282
294
460
509
514.5

395
169
289
533
430
293
269
125
382
218
230
305
301
170
137
212
178.5
308

147
363
158
279
202
181
75
215
215
237
246
0
249
279
238
198
145.5
102

JAN

FEB

MAR

162
356
582
270
432
259
178
215
372
350
358
399
363
453
335
711.2
746.6
451.8

416
278
383
347
650
278
398
175
244
166
347
585
426
167
299
261
175.5
291.8

JUL
69
233
157
150
239
20
0
550
224
0
313
0
46
181
245
0
316.8
72.18

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

0
217
134
53
102
0
0
296
23
0
55
180
33
117.5
0
0
176.23
162.27

0
63
134
128
195
15
32
130
219
0
0
73
0
191.5
48.13
52.05
101.19
75.03

102
219
224
131
52
12
62
237
120
0
174
371
115
215.13
313.5
153
58.09
122.49

107
269
243
175
75
80
64
167
251
105
247
322
660
120.28
177.49
374.6
226.3
146.34

262
295
333
102
252
150
73
421
271
158
597
260
182
459.79
299.51
184.65
504.54
0

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

STASIUN CIBOLEGER

331
65
60
18
216
38
42
57
30
59
59
28
70
71
271
302
125
389

215
53
73
49
24
40
66
53
7
33
33
162
39
52
184
61
245
166

210
37
22
18
124
26
27
32
100
57
57
84
152
41
267
139
29
297

42
223
30
36
47
56
27
25
37
50
50
80
114
28
122
30
178
105

0
205
52
36
27
18
59
19
79
262
262
32
96
30
100
75
195
219

JUN
0
32
24
33
5
23
24
12
44
70
70
25
37
61
38
23
119
215

JUL
0
30
16
25
14
21
26
52
115
11
11
24
7
54
8
10
133
98

0
62
20
5
12
0
0
48
45
6
6
104
6
98
0
2
83
132

0
53
8
36
23
0
14
19
39
8
8
23
34
99
7
4
23
74

0
53
36
39
39
9
14
53
139
0
0
18
2
207
31
18
52
174

0
95
41
61
41
29
33
26
57
45
45
334
175
137
108
208
165
179

0
85
36
51
32
39
27
107
67
113
113
56
262
301
118
309
117
427

STASIUN RAGAS HILIR

790
259
300
470
475
726
70
595
910
879
331
526
264
176
252
185
364
696

FEB
35
267
310
420
198
730
699
474
1003
534
524
439
263
150
126
125
186
417

MAR
25
160
300
300
340
322
394
350
228
726
664
297
83
70
22
141
154
197

APR
20
106
0
100
96
100
170
168
153
213
319
135
165
17
36
109
97
78

MEI
25
106
0
200
149
0
18
88
103
588
283
88
99
88
125
82
83
112

JUN
13
63
0
0
99
120
162
111
0
91
411
16
60
114
14.5
105
100
42

JUL
1
103
0
15
87
174
115
0
0
0
0
1
0
151
116
40
304
35

AGS
0
165
0
0
0
0
0
0
134
0
54
4
60
57
3
0
100
60

SEP
0
35
0
0
0
0
0
0
118
0
31
34
0
221
2
14
38
0

OKT
0
76
25
210
96
0
136
0
349
0
0
70
5
149
50
15
21
20

NOP
106
57
60
386
326
0
0
226
366
114
0
200
74
83
55
47
72
162

DES
84
70
230
160
148
340
442
437
667
312
0
117
127
126
147
50
392
253

STASIUN PAMANUK

447
182
423
365
216
366
0
0
936
262
94
188
271

FEB
51
122
244
290
472
236
0
0
280
155
359
566
326

MAR
29
136
194
94
297
110
0
0
79
99
300
56
65

APR
37
123
37
174
90
74
0
0
41
43
86
21
248

MEI
21
257
75
37
120
72
0
0
81
270
49
3
146

JUN
34
121
43
45
32
30
0
0
108
25
86
17
71

JUL
0
110
63
102
163
0
0
0
54
0
55
0
0

AGS
0
71
25
5
0
0
0
0
36
0
0
16
36

SEP
0
76
50
47
0
0
0
0
5
0
32
28
14

OKT
0
164
77
45
238
0
0
0
52
10
0
37
29

NOP
102
82
116
143
216
0
0
0
74
36
0
118
137

DES
94
161
224
153
0
91
0
0
130
61
0
134
0

STASIUN PAMARAYAN

434
170
379
300
339
366
188
266
317
283
248
266
267
327
226
262
577
467

FEB
218
290
328
403
486
374
328
279
188
301
290
216
231
178
94
262
160
330

MAR
187
192
143
63
143
54
174
204
239
244
378
182
226
208
128
161
206
128

APR
321
248
70
150
83
363
111
166
0
286
159
166
143
144
136
191
175
120

MEI
192
217
135
154
171
120
236
213
64
104
119
108
137
267
247
223
295
434

JUN
54
137
115
67
157
46
17
166
233
102
70
36
49
129
92
53
35
117

JUL
19
139
107
96
77
180
0
41
169
74
86
36
37
361
93
21
238
150

AGS
7
153
42
49
77
57
91
5
164
0
167
104
6
121
0
0
67
114

SEP
0
94
50
61
31
27
87
40
149
18
22
33
41
323
33
13
114
25

OKT
0
252
295
116
46
0
118
48
94
80
100
219
273
364
151
131
130
0

NOP
174
138
233
202
102
184
92
73
306
176
181
296
0
192
126
281
275
287

DES
38
122
285
55
84
188
538
53
154
360
352
229
0
159
186
252
284
160

STASIUN PIPITAN

314
315
320
328
293
266
201
201
315
196
252
227
292
320
264
290
384
430

FEB
140
187
229
305
309
444
676
676
225
217
403
355
400
135
123
207
275
234

MAR
85
220
107
60
115
57
160
160
172
180
404
105
86
163
208
117
142
112

APR
233
96
70
106
193
156
50
22
68
9
106
75
94
44
184
315
98
116

MEI
163
194
111
194
65
142
76
67
48
173
28
345
135
171
106
98
73
113

JUN
5
212
65
53
67
148
16
10
161
49
64
28
134
177
127
74
70
156

JUL
0
115
48
26
79
83
45
45
80
15
8
5
8
352
66
3
295
269

AGS
0
118
17
57
50
59
49
49
81
9
9
44
63
239
0
0
0
25

SEP
0
61
35
3
0
0
119
56
48
2
31
35
36
281
87
0
27
21

OKT
0
171
209
84
206
0
119
2
111
18
0
113
41
189
165
139
42
15

NOP
140
123
134
123
176
0
83
145
183
21
0
181
249
155
124
425
252
257

DES
140
170
224
188
0
124
564
256
158
297
0
169
38
107
211
110
381
147

STASIUN CADASARI

67
232
388
259
68
263
39
372
448
109
0
61
93
129
107
249
407
348

FEB
93
323
453
147
254
163
235
284
363
132
0
140
107
85
83
175
185
374

MAR
115
106
96
94
18
127
143
154
245
65
0
31
70
31
57
78
281
162

APR
55
79
109
31
50
152
69
110
133
58
0
73
0
20
32
199
166
23

MEI
20
72
69
85
66
118
21
98
32
49
0
30
0
144
81
204
185
258

JUN
6
124
65
15
234
23
35
24
96
39
0
29
0
90
70.5
85
105
39

JUL
9
220
132
19
130
126
2
83
54
8
0
37
0
85
64
19
334
103

AGS
0
130
8
48
48
1
20
0
61
0
0
35
0
52
61
54
62
56

SEP
0
116
56
30
372
0
75
9
126
0
0
33
0
75
58
29
175
63

OKT
11
375
168
128
34
91
354
77
127
0
0
124
0
64
198
265
100
72

NOP
135
234
145
31
506
0
43
63
143
0
0
52
92
23
89
220
205
218

DES
214
189
205
107
0
156
414
150
229
0
0
185
132
58
235
433
189
50

STASIUN CIBEUREUM

0
235
606
206
0
0
162
61
238
194
0
215
267
297
380
751
704
538

FEB
0
192
530
267
0
0
367
149
231
88
0
512
358
183
262
174
154
277

MAR
0
62
248
316
0
0
84
399
321
230
0
275
95
287
351
236
34
141

APR
0
115
256
108
0
0
158
147
234
321
0
210
203
88
324
182
242
150

MEI
0
230
130
72
0
0
80
205
180
116
0
194
0
193
130
115
51
278

JUN
0
131
126
58
0
0
105
63
204
19
19
123
169
128
94
123
82
82

JUL
0
79
95
35
0
0
0
130
63
0
74
17
27
231
211
0
263
27

AGS
0
42
94
53
0
0
17
57
140
3
18
95
18
280
13
15
39
92

SEP
0
60
122
203
0
0
99
186
209
0
6
44
108
256
172
47
20
30

OKT
0
96
257
160
0
0
171
136
149
126
0
214
205
345
87
141
113
223

NOP
0
314
153
259
0
0
88
154
200
135
0
365
372
137
109
359
258
212

DES
0
370
154
111
0
0
188
185
473
258
0
306
110
310
249
145
297
205

STASIUN CIMINYAK

0
226
510
228
395
240
816
399
373
427
55
400
93
356
327
638
1000
548

FEB
0
290
346
440
734
248
902
322
194
183
80
536
107
212
305
319
226
392

MAR
0
425
106
263.5
477
237
899
633
228
230
48
269
161
81
368
266
138
312

APR
0
398
154
143
229
233
896
838
178
128
27
297
25
11
260
277
206
211

MEI
0
407
70
293
406
96
607
293
220
254
43
246
12
281
396
120
122
241

JUN
0
170
75
156
592
96
60
156
439
85
44
93
0
222
239
47
53
25

JUL
0
144
101
124
454
344
40
124
170
0
23
0
101
307
167
30
239
103

AGS
0
314
108
108
40
51
0
108
106
0
11
27
73
428
4
32
123
220

SEP
0
179
95
173
277
95
287
173
144
14
0
40
4
307
28
54
154
84

OKT
0
189
293
107
227
196
802
107
185
39
192
100
22
333
325
177
137
168

NOP
0
216
259
114
221
642
405
114
455
136
9
94
445
189
321
429
189
202

DES
0
290
301
116
145
125
598
116
276
277
147
63
77
302
333
289
364
185

STASIUN PASIR ONA


APR
81
344
179
130
223
482
230
263
47
310
197
253
89
76
233
129
323
137

MEI
119
258
126
482
134
64
173
160
280
146
261
201
109
268
184
158
339
162

JUN

JUL

0
285
149
102
145
55
12
217
243
55
110
92
82
120
142
78.5
44
221.5

0
91
103
112
225
50
9
142
185
6
94
0
106
273
59
23
247
188.5

AGS
0
142
98
195
56
13
0
0
14
32
35
312
28
211
10
42
26.5
43

SEP
18
111
252
89
287
32
32
133
86
46
77
81
129
301
72
100
155.5
0

OKT
10
259
121
228
131
0
124
165
277
139
0
282
244
515
115
134
161
186

NOP

DES

296
399
237
323
156
165
140
283
269
40
0
182
313
170
278
183
235
400.5

187
393
519
114
177
167
388
298
375
235
0
104
17
182
305.5
143
276
185

STASIUN SAMPANG
BULAN
TAHUN
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

234
213
237
340
246
358
379
511
394
298
518
291
194
228
397
197
53
246

APR

MEI

154
217
182
188
276
244
188
352
309
180
251
190
272
85
324
120
217.2
211.3

230
130
89
89
189
142
295
221
442
186
175
324
91
163
225
114.9
220.5
187.9

JUN
71
205
125
129
213
22
55
86
358
28
429
104
0
229
67
94.2
81.9
119

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

69
173
27
40
123
210
20
193
199
21
41
6
14
297
74.65
43.5
372.1
70.8

0
219
117
73
46
2
15
0
175
0
111
231
174
222
20.3
15.5
67.7
313.5

0
119
100
144
139
31
90
190
246
1
45
88
112
274
40
48.9
136.5
67.5

102
384
273
136
169
84
165
144
140
81
0
316
260
275
92.3
102.3
113.7
217.2

107
304
226
112
127
230
128
186
138
272
0
323
552
101
176
340.8
301
244.9

262
586
344
144
205
140
0
203
388
591
0
355
116
329
111.3
291.9
316
171.8

LAMPIRAN 3
PENGISIAN DATA KOSONG

PENGUMPULAN DATA ASLI STASIUN DAS CIUJUNG


KETERANGAN
NO TAHUN BULAN BJMANIK
1
1994
1
0
2
0
3
0
4
0
5
0
6
0
7
0
8
0
9
0
10
0
11
0
12
0
2
1995
1
0
2
0
3
0
4
0
5
0
6
0
7
0
8
0
9
0
10
0
11
0
12
0
3
1996
1
0
2
0
3
0
4
0
5
0
6
0
7
0
8
0
9
0
10
0
11
0
12
0
4
1997
1
192
2
416
3
234
4
156
5
230
6
66
7
69
8
0
9
0
10
102
11
107
12
262
5
1998
1
299
2
221
3
294
4
365
5
323
6
42
7
233
8
217
9
63
10
219
11
269
12
295
6
1999
1
352
2
437
3
174
4
220
5
128
6
81
7
157
8
134
9
134
10
224
11
243
12
333
7
2000
1
321
2
289
3
332
4
105
5
109
6
200
7
150
8
53
9
128
10
131
11
175
12
102
8
2001
1
240
2
316
3
129
4
152
5
241
6
118
7
239
8
102
9
195
10
52
11
75
12
252
9
2002
1
227
2
329
3
111
4
302
5
64
6
16
7
20
8
0
9
15
10
12
11
80
12
150
10 2003
1
397
2
95
3
18
4
7
5
12
6
24
7
0
8
0
9
32
10
62
11
64
12
73
11 2004
1
353
2
402
3
736
4
277
5
146
6
89
7
550
8
296
9
130
10
237
11
167
12
421
12 2005
1
190
2
101
3
123
4
136
5
136
6
117
7
224
8
23
9
219
10
120
11
251
12
271
13 2006
1
411
2
224
3
443
4
227
5
0
6
0
7
0
8
0
9
0
10
0
11
105
12
158
14 2007
1
476
2
135
3
371
4
206
5
309
6
312
7
313
8
55
9
0
10
174
11
247
12
597
15 2008
1
504
2
651
3
348
4
109
5
51
6
30
7
0
8
180
9
73
10
371
11
322
12
260
16 2009
1
493
2
188
3
73
4
48
5
199

CBLGR
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
331
215
210
42
0
0
0
0
0
0
0
0
65
53
37
223
205
32
30
62
53
53
95
85
60
73
22
30
52
24
16
20
8
36
41
36
18
49
18
36
36
33
25
5
36
39
61
51
216
24
124
47
27
5
14
12
23
39
41
32
38
40
26
56
18
23
21
0
0
9
29
39
42
66
27
27
59
24
26
0
14
14
33
27
57
53
32
25
19
12
52
48
19
53
26
107
30
7
100
37
79
44
115
45
39
139
57
67
59
33
57
50
262
70
11
6
8
0
45
113
59
33
57
50
262
70
11
6
8
0
45
113
28
162
84
80
32
25
24
104
23
18
334
56
70
39
152
114
96

RGS HLR
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
790
35
25
20
25
13
1
0
0
0
106
84
259
267
160
106
106
63
103
165
35
76
57
70
300
310
300
0
0
0
0
0
0
25
60
230
470
420
300
100
200
0
15
0
0
210
386
160
475
198
340
96
149
99
87
0
0
96
326
148
726
730
322
100
0
120
174
0
0
0
0
340
70
699
394
170
18
162
115
0
0
136
0
442
595
474
350
168
88
111
0
0
0
0
226
437
910
1003
228
153
103
0
0
134
118
349
366
667
879
534
726
213
588
91
0
0
0
0
114
312
331
524
664
319
283
411
0
54
31
0
0
0
526
439
297
135
88
16
1
4
34
70
200
117
264
263
83
165
99

PMRYN
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
434
218
187
321
192
54
19
7
0
0
174
38
170
290
192
248
217
137
139
153
94
252
138
122
379
328
143
70
135
115
107
42
50
295
233
285
300
403
63
150
154
67
96
49
61
116
202
55
339
486
143
83
171
157
77
77
31
46
102
84
366
374
54
363
120
46
180
57
27
0
184
188
188
328
174
111
236
17
0
91
87
118
92
538
266
279
204
166
213
166
41
5
40
48
73
53
317
188
239
0
64
233
169
164
149
94
306
154
283
301
244
286
104
102
74
0
18
80
176
360
248
290
378
159
119
70
86
167
22
100
181
352
266
216
182
166
108
36
36
104
33
219
296
229
267
231
226
143
137

STASIUN
PPTN
CDSARI
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
314
67
140
93
85
115
233
55
163
20
5
6
0
9
0
0
0
0
0
11
140
135
140
214
315
232
187
323
220
106
96
79
194
72
212
124
115
220
118
130
61
116
171
375
123
234
170
189
320
388
229
453
107
96
70
109
111
69
65
65
48
132
17
8
35
56
209
168
134
145
224
205
328
259
305
147
60
94
106
31
194
85
53
15
26
19
57
48
3
30
84
128
123
31
188
107
293
68
309
254
115
18
193
50
65
66
67
234
79
130
50
48
0
372
206
34
176
506
0
0
266
263
444
163
57
127
156
152
142
118
148
23
83
126
59
1
0
0
0
91
0
0
124
156
201
39
676
235
160
143
50
69
76
21
16
35
45
2
49
20
119
75
119
354
83
43
564
414
201
372
676
284
160
154
22
110
67
98
10
24
45
83
49
0
56
9
2
77
145
63
256
150
315
448
225
363
172
245
68
133
48
32
161
96
80
54
81
61
48
126
111
127
183
143
158
229
196
109
217
132
180
65
9
58
173
49
49
39
15
8
9
0
2
0
18
0
21
0
297
0
252
0
403
0
404
0
106
0
28
0
64
0
8
0
9
0
31
0
0
0
0
0
0
0
227
61
355
140
105
31
75
73
345
30
28
29
5
37
44
35
35
33
113
124
181
52
169
185
292
93
400
107
86
70
94
0
135
0

CBRM
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
235
192
62
115
230
131
79
42
60
96
314
370
606
530
248
256
130
126
95
94
122
257
153
154
206
267
316
108
72
58
35
53
203
160
259
111
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
162
367
84
158
80
105
0
17
99
171
88
188
61
149
399
147
205
63
130
57
186
136
154
185
238
231
321
234
180
204
63
140
209
149
200
473
194
88
230
321
116
19
0
3
0
126
135
258
0
0
0
0
0
19
74
18
6
0
0
0
215
512
275
210
194
123
17
95
44
214
365
306
267
358
95
203
0

CMNYAK
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
226
290
425
398
407
170
144
314
179
189
216
290
510
346
106
154
70
75
101
108
95
293
259
301
228
440
263.5
143
293
156
124
108
173
107
114
116
395
734
477
229
406
592
454
40
277
227
221
145
240
248
237
233
96
96
344
51
95
196
642
125
816
902
899
896
607
60
40
0
287
802
405
598
399
322
633
838
293
156
124
108
173
107
114
116
373
194
228
178
220
439
170
106
144
185
455
276
427
183
230
128
254
85
0
0
14
39
136
277
55
80
48
27
43
44
23
11
0
192
9
147
400
536
269
297
246
93
0
27
40
100
94
63
93
107
161
25
12

PSR ONA SAMPANG


469
0
281
0
239
0
321
0
90
0
79
0
0
0
22
0
30
0
69
0
123
0
90
0
564
554
200
401
393
445
221
272
130
308
211
215
250
154
10
54
150
34
280
349
663
414
398
530
0
277
0
237
0
284
0
175
0
273
0
126
0
36
0
171
0
150
0
150
0
298
0
826
380
162
395
416
147
234
81
154
119
230
0
71
0
69
0
0
18
0
10
102
296
107
187
262
221
356
169
278
363
213
344
217
258
130
285
205
91
173
142
219
111
119
259
384
399
304
393
586
495
582
289
383
158
237
179
182
126
89
149
125
103
27
98
117
252
100
121
273
237
226
519
344
393
270
533
347
279
340
130
188
482
89
102
129
112
40
195
73
89
144
228
136
323
112
114
144
639
432
430
650
202
246
223
276
134
189
145
213
225
123
56
46
287
139
131
169
156
127
177
205
482
259
293
278
181
358
482
244
64
142
55
22
50
210
13
2
32
31
0
84
165
230
167
140
109
178
269
398
75
379
230
188
173
295
12
55
9
20
0
15
32
90
124
165
140
128
388
0
161
215
125
175
215
511
263
352
160
221
217
86
142
193
0
0
133
190
165
144
283
186
298
203
282
372
382
244
215
394
47
309
280
442
243
358
185
199
14
175
86
246
277
140
269
138
375
388
279
350
218
166
237
298
310
180
146
186
55
28
6
21
32
0
46
1
139
81
40
272
235
591
215
358
230
347
246
518
197
251
261
175
110
429
94
41
35
111
77
45
0
0
0
0
0
0
210
399
305
585
0
291
253
190
201
324
92
104
0
6
312
231
81
88
282
316
182
323
104
355
290
363
301
426
249
194
89
272
109
91

NO
1

10

11

12

13

14

15

16

KETERANGAN
TAHUN
BULAN
1998
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1999
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2000
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2001
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2002
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2003
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2004
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2005
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2006
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2007
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2008
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2009
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2010
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2011
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2012
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
2013
1
2
3
4
5

PENGUMPULAN DATA ASLI STASIUN DAS CIUJUNG


Pengisian Data Kosong Dengan Tinjauan Jarak Terdekat Antar Stasiun
STASIUN
CBLGR
RGS HLR PMRYN
PPTN
CDSARI
CBRM
CMNYAK PSR ONA SAMPANG
65
259
170
315
232
235
226
221
356
53
267
290
187
323
192
290
169
278
37
160
192
220
106
62
425
363
213
223
106
248
96
79
115
398
344
217
205
106
217
194
72
230
407
258
130
32
63
137
212
124
131
170
285
205
30
103
139
115
220
79
144
91
173
62
165
153
118
130
42
314
142
219
53
35
94
61
116
60
179
111
119
53
76
252
171
375
96
189
259
384
95
57
138
123
234
314
216
399
304
85
70
122
170
189
370
290
393
586
60
300
379
320
388
606
510
495
582
73
310
328
229
453
530
346
289
383
22
300
143
107
96
248
106
158
237
30
74.29241
70
70
109
256
154
179
182
52
111.4148
135
111
69
130
70
126
89
24
75.49455
115
65
65
126
75
149
125
16
69.62876
107
48
132
95
101
103
27
20
21.25672
42
17
8
94
108
98
117
8
40.45966
50
35
56
122
95
252
100
36
25
295
209
168
257
293
121
273
41
60
233
134
145
153
259
237
226
36
230
285
224
205
154
301
519
344
18
470
300
328
259
206
228
393
270
49
420
403
305
147
267
440
533
347
18
300
63
60
94
316
263.5
279
340
36
100
150
106
31
108
143
130
188
36
200
154
194
85
72
293
482
89
33
51.75613
67
53
15
58
156
102
129
25
15
96
26
19
35
124
112
40
5
54.33032
49
57
48
53
108
195
73
36
18.14535
61
3
30
203
173
89
144
39
210
116
84
128
160
107
228
136
61
386
202
123
31
259
114
323
112
51
160
55
188
107
111
116
114
144
216
475
339
293
68
337.8846
395
639
432
24
198
486
309
254
443.1884
734
430
650
124
340
143
115
18
146.3163
477
202
246
47
96
83
193
50
174.9892
229
223
276
27
149
171
65
66
127.8904
406
134
189
5
99
157
67
234
205.2812
592
145
213
14
87
77
79
130
149.668
454
225
123
12
55.44694
77
50
48
49.12942
40
56
46
23
173.2513
31
184.9897
372
265.0369
277
287
139
39
96
46
206
34
107.1745
227
131
169
41
326
102
176
506
282.349
221
156
127
32
148
84
128.0604 126.8173 167.7892
145
177
205
38
726
366
266
263
312.873
240
482
259
40
730
374
444
163
236.4447
248
293
278
26
322
54
57
127
225.945
237
181
358
56
100
363
156
152
263.7647
233
482
244
18
0
120
142
118
114.2982
96
64
142
23
120
46
148
23
30.13219
96
55
22
21
174
180
83
126
139.5482
344
50
210
19.68221 52.19663
57
59
1
4.188136
51
13
2
35.47973 28.49373
27
28.73789 29.83372 30.67737
95
32
31
9
85.89945 83.52639 85.80638
91
72.51475
196
82
84
29
182.5766
184
181.5995 185.8995 201.5467
642
165
230
39
340
188
124
156
152.604
125
167
140
42
70
188
201
39
162
816
109
178
66
699
328
676
235
367
902
269
398
27
394
174
160
143
84
899
75
379
27
170
111
50
69
158
896
230
188
59
18
236
76
21
80
607
173
295
24
162
17
16
35
105
60
12
55
26
115
19.53435
45
2
10.36492
40
9
20
21.25719 54.62363
91
49
20
17
31.22704
56
15
14
107.4408
87
119
75
99
287
32
90
14
136
118
119
354
171
802
124
165
33
80.48655
92
83
43
88
405
140
128
27
442
538
564
414
188
598
388
352.7358
57
595
266
201
372
61
399
161
215
53
474
279
676
284
149
322
125
175
32
350
204
160
154
399
633
215
511
25
168
166
22
110
147
838
263
352
19
88
213
67
98
205
293
160
221
12
111
166
10
24
63
156
217
86
52
48.34278
41
45
83
130
124
142
193
48
38.62143
5
49
38.61159
57
108
26
148.8251
19
47.46884
40
56
9
186
173
133
190
53
19.90962
48
2
77
136
107
165
144
26
226
73
145
63
154
114
283
186
107
437
53
256
150
185
116
298
203
30
910
317
315
448
238
373
282
372
7
1003
188
225
363
231
194
382
244
100
228
239
172
245
321
228
215
394
37
153
73.73826
68
133
234
178
47
309
79
103
64
48
32
180
220
280
442
44
168.9581
233
161
96
204
439
243
358
115
95.8187
169
80
54
63
170
185
199
45
134
164
81
61
140
106
14
175
39
118
149
48
126
209
144
86
246
139
349
94
111
127
149
185
277
140
57
366
306
183
143
200
455
269
138
67
667
154
158
229
473
276
375
388
59
879
283
196
109
194
427
279
350
33
534
301
217
132
88
183
218
166
57
726
244
180
65
230
230
237
298
50
213
286
9
58
321
128
310
180
262
588
104
173
49
116
254
146
186
70
91
102
49
39
19
85
55
28
11
26.61314
74
15
8
12.38643 18.20457
6
21
6
11.68092 19.83455
9
12.69651
3
9.344575
32
11.00393
8
7.42809
18
2
20.8061 19.31777
14
46
1
79.55229 39.56832
80
18
95.72973
126
39
139
81
45
114
176
21
73.73026
135
136
40
272
113
312
360
297
263.9947
258
277
235
591
59
331
248
252
239.5729 278.0421
55
215
358
33
524
290
403
311.1125 305.4914
80
230
347
57
664
378
404
347.7378 387.4683
48
246
518
50
319
159
106
152.027 199.5422
27
197
251
262
283
119
28
129.8341 177.469
43
261
175
70
411
70
64
45.86818
19
44
110
429
11
30.02079
86
8
59.3283
74
23
94
41
6
54
167
9
57.99281
18
11
35
111
8
31
22
31
17.4122
6
32.88044
77
45
177.0999 118.1069
100
120.1356 140.1023 169.5771
192
143
184.4222
45
160.9116
181
157.8004 141.8256 127.3221
9
117
80.58028
113
337.2711
352
333.9234 329.8672 341.7892
147
285
264.2012
28
526
266
227
61
215
400
210
399
162
439
216
355
140
512
536
305
585
84
297
182
105
31
275
269
171
291
80
135
166
75
73
210
297
253
190
32
88
108
345
30
194
246
201
324
25
16
36
28
29
123
93
92
104
24
1
36
5
37
17
11.83674
31
6
104
4
104
44
35
95
27
312
231
23
34
33
35
33
44
40
81
88
18
70
219
113
124
214
100
282
316
334
200
296
181
52
365
94
182
323
56
117
229
169
185
306
63
104
355
70
264
267
292
93
267
93
290
363
39
263
231
400
107
358
107
301
426
152
83
226
86
70
95
161
249
194
114
165
143
94
138.1705
203
25
89
272
96
99
137
135
121.5643 119.6156
12
109
91
37
60
49
134
134.5939
169
60.87702
82
72.25087
7
17.86867
37
8
42.36091
27
101
106
14
6
60
6
63
34.76984
18
73
28
174
34
43.11888
41
36
91.1456
108
4
129
112
2
5
273
41
164.2274
205
22
244
260
175
74
240.9064
249
92
372
445
313
552
262
127
50.36771
38
132
110
77
17
116
71
176
327
320
129
297
356
282
453
52
150
178
135
85
183
212
170
167
41
70
208
163
31
287
81
279
228
28
17
144
44
20
88
11
76
85
30
88
267
171
144
193
281
268
163
61
114
129
177
90
128
222
120
229
54
151
361
352
85
231
307
273
297
98
57
121
239
52
280
428
211
222
99
221
323
281
75
256
307
301
274
207
149
364
189
64
345
333
515
275
137
83
192
155
23
137
189
170
101
301
126
159
107
58
310
302
182
329
271
252
226
264
107
380
327
294
335
184
126
94
123
83
262
305
137
299
267
22
128
208
57
351
368
238
397
122
36
136
184
32
324
260
233
324
100
125
247
106
81
130
396
184
225
38
14.5
92
127
70.5
94
239
142
67
8
116
93
66
64
211
167
59
74.65
13.89103
3
25.58064 22.53776
61
13
4
10
20.3
7
2
33
87
58
172
28
72
40
31
50
151
165
198
87
325
115
92.3
108
55
126
124
89
109
321
278
176
118
147
186
211
235
249
333
305.5
111.3
302
185
262
290
249
751
638
460
711.2
61
125
262
207
175
174
319
212
261
139
141
161
117
78
236
266
198
197
30
109
191
315
199
182
277
129
120
75
82
223
98
204
115
120
158
114.9
23
105
53
74
85
123
47
78.5
94.2
10
40
21
3
19
29.08903
30
23
43.5
2
45.94852 41.85581 45.90862
54
15
32
42
15.5
4
14
13
16.84103
29
47
54
100
48.9
18
15
131
139
265
141
177
134
102.3
208
47
281
425
220
359
429
183
340.8
309
50
252
110
433
145
289
143
291.9
125
364
577
384
407
704
1000
509
746.6
245
186
160
275
185
154
226
178.5
175.5
29
154
206
142
281
34
138
145.5
53
178
97
175
98
166
242
206
323
217.2
195
83
295
73
185
51
122
339
220.5

BJMANIK
299
221
294
365
323
42
233
217
63
219
269
295
352
437
174
220
128
81
157
134
134
224
243
333
321
289
332
105
109
200
150
53
128
131
175
102
240
316
129
152
241
118
239
102
195
52
75
252
227
329
111
302
64
16
20
13.63637
15
12
80
150
397
95
18
7
12
24
25.7434
19.5264
32
62
64
73
353
402
736
277
146
89
550
296
130
237
167
421
190
101
123
136
136
117
224
23
219
120
251
271
411
224
443
227
239.2402
59.4666
18.1124
7.317964
6.61287
94.00071
105
158
476
135
371
206
309
312
313
55
19.03557
174
247
597
504
651
348
109
51
30
18.12162
180
73
371
322
260
493
188
73
48
199
49
46
33
53.33645
115
660
182
303
241
142.5
42.64872
274
57.5
181
117.5
191.5
215.13
120.28
459.79
328.33
293.74
457.55
278.1
308.38
122.69
245
15.54602
48.13
313.5
177.49
299.51
664.38
240.13
91.29
117.52
16.21
106.24
21.76644
9.051305
52.05
153
374.6
184.65
829.04
421.56
121.28
302.67
221.44

Yang dicari: St. Ragas Hilir


Stasiun tinjauan: Pipitan, Pamarayan, dan Cadasari
Skala
Pipitan
Pmrayan Cadasari
333333.333
3.5
6.3
8.7
jarak di lap
11.66666666
21
29
136.1111108
441
841

Yang dicari: St. Ragas Hilir


Stasiun tinjauan: Pipitan, Pamarayan, dan Cadasari
2
1
3
Skala
Pipitan
Pmrayan Cadasari
333333.333
3.5
6.3
8.7
jarak di lap
11.66666666
21
29
136.1111108
441
841

dit: Cibrm
cds sari
pasir ona sampang
333333.333
4.1
5.3
4.2
13.66666665 17.66667
14
186.7777774 312.1111
196
dit: Rgs Hilir Pmrayan
Pipitan
Cadasari
6.3
3.5
8.7
20.99999998 11.66667
29
440.9999991 136.1111
841
dit: Pipitan
Psr Ona
Pmrayan Cadasari
7.5
4.2
5.2
24.99999998
14 17.33333
624.9999988
196 300.4444
1 Rgs Hilir
3.5
11.66666666
136.1111108
dit: bjmanik

cibeureum
6.3
20.99999998
440.9999991
dit: ciboleger bjmanik
2
6.66666666
44.44444436
dit: psr ona
cadasari
5.6
18.66666665
348.4444437
dit: bjmanik cblgr
2
6.66666666
44.44444436
dit: bjmanik cbrm
6.3
20.99999998
440.9999991
dit: ciminyak bjmanik
4.8
15.99999998
255.9999995
dit: cadasari pmryan
5.1
16.99999998
288.9999994

ciminyak
4.8
16
256
ciminyak
3.3
11
121
cbrm
5.3
17.66667
312.1111
cminyak
4.8
16
256
psr ona
7.8
26
676
sampang
4.2
14
46.66667
pipitan
5.2
17.33333
300.4444

sampang
2.9
9.666667
93.44444
sampang
3.6
12
144
sampang
5
16.66667
277.7778
sampang
2.9
9.666667
93.44444
sampang
2.9
9.666667
93.44444
psr ona
5.7
19
63.33333
cbrm
4.5
15
225

dit: sampang

cbrm

psr ona

cblgr

3.6
11.99999999
143.9999997
dit: bjmanik cblgr
2
6.66666666
44.44444436
dit: cdsari
pipitan
5.2
17.33333332
300.4444438
dit: cblgr
bjmanik
2
6.66666666
44.44444436
dit: psr ona
pmryan
3.7
12.33333332
152.1111108
dit: cibeureum bjmanik
6.3
20.99999998
440.9999991

dit: sampang

bjmanik
2.9
9.666666657
93.44444426

dit: pipitan

rgs hilir
3.5
11.66666666
136.1111108

4.2
14
196

4.5
15
225
pmryan
11.4
38
1444
cminyak
5.8
19.33333
373.7778
psr ona
5.3
17.66667
312.1111

5
16.66667
277.7778
sampang
2.9
9.666667
93.44444
psr ona
5.6
18.66667
348.4444
ciminyak
3.3
11
121
sampang
5
16.66667
277.7778
sampang
4.2
14
196

cblgr

cbrm

cbrm
6.3
21
441
cbrm

3.6
12
144

4.2
14
196

pmryan cdsari
4.2
5.2
14 17.33333
196 300.4444

dit: cdsari Pipitan


Pmrayan Psr Ona
5.2
5.1
5.6
17.33333
17 18.66667
300.4444
289 348.4444
2
1
3
cbrm
4.1
13.66667
186.7778

dit: cbrm pmryan


7.5
25
625
dit: cdsari pmryan
5.1
17
289
dit: pipitanpmryan
4.2
dit: cbrm bjmanik
6.3
21
441
dit: pmryn cdsari
5.1
17
289
pipitan
4.2
14
196
dit: smpangbjmanik
2.9
9.666667
93.44444

psr ona
5.3
17.66667
312.1111
cbrm
4.6
15.33333
235.1111
cdsari
5.2
cdsari
4.6
15.33333
235.1111
cbrm
7.5
25
625

sampang
4.2
14
196
psr ona
5.6
18.66667
348.4444
psr ona
7.5
sampang
4.2
14
196
psr ona
3.7
12.33333
152.1111

cblgr

cmnyak
4.2
14
46.66667

3.6
12
144

dit: cdsari pmryan cbrm


psr ona
5.1
4.5
5.6
17
15 18.66667
289
225 348.4444

17

2010

18

2011

19

2012

20

2013

21

2014

6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

49
46
33
0
115
660
182
303
241
142.5
0
274
57.5
181
117.5
191.5
215.13
120.28
459.79
328.33
293.74
457.55
278.1
308.38
122.69
245
0
48.13
313.5
177.49
299.51
664.38
240.13
91.29
117.52
16.21
106.24
0
0
52.05
153
374.6
184.65
829.04
421.56
121.28
302.67
221.44
139.37
316.8
176.23
101.19
58.09
226.3
504.54
417.57
282.53
182.33
169.63
302.19
94.3
72.18
162.27
75.03
122.49
146.34
0

37
7
6
34
2
175
262
71
52
41
28
30
61
54
98
99
207
137
301
271
184
267
122
100
38
8
0
7
31
108
118
302
61
139
30
75
23
10
2
4
18
208
309
125
245
29
178
195
119
133
83
23
52
165
117
389
166
297
105
219
215
98
132
74
174
179
427

60
0
60
0
5
74
127
176
150
70
17
88
114
151
57
221
149
83
126
252
126
22
36
125
14.5
116
3
2
50
55
147
185
125
141
109
82
105
40
0
14
15
47
50
364
186
154
97
83
100
304
100
38
21
72
392
696
417
197
78
112
42
35
60
0
20
162
253

49
37
6
41
273
0
0
327
178
208
144
267
129
361
121
323
364
192
159
226
94
128
136
247
92
93
0
33
151
126
186
262
262
161
191
223
53
21
0
13
131
281
252
577
160
206
175
295
35
238
67
114
130
275
284
467
330
128
120
434
117
150
114
25
0
287
160

134
8
63
36
41
249
38
320
135
163
44
171
177
352
239
281
189
155
107
264
123
208
184
106
127
66
0
87
165
124
211
290
207
117
315
98
74
3
0
0
139
425
110
384
275
142
98
73
70
295
0
27
42
252
381
430
234
112
116
113
156
269
25
21
15
257
147

0
0
0
0
0
92
132
129
85
31
20
144
90
85
52
75
64
23
58
107
83
57
32
81
70.5
64
61
58
198
89
235
249
175
78
199
204
85
19
54
29
265
220
433
407
185
281
166
185
105
334
62
175
100
205
189
348
374
162
23
258
39
103
56
63
72
218
50

169
27
18
108
205
372
110
297
183
287
88
193
128
231
280
256
345
137
310
380
262
351
324
130
94
211
13
172
87
109
249
751
174
236
182
115
123
0
15
47
141
359
145
704
154
34
242
51
82
263
39
20
113
258
297
538
277
141
150
278
82
27
92
30
223
212
205

0
101
73
4
22
445
77
356
212
81
11
281
222
307
428
307
333
189
302
327
305
368
260
396
239
167
4
28
325
321
333
638
319
266
277
120
47
30
32
54
177
429
289
1000
226
138
206
122
53
239
123
154
137
189
364
548
392
312
211
241
25
103
220
84
168
202
185

82
106
28
129
244
313
17
282
170
279
76
268
120
273
211
301
515
170
182
294
137
238
233
184
142
59
10
72
115
278
305.5
460
212
198
129
158
78.5
23
42
100
134
183
143
509
178.5
145.5
323
339
44
247
26.5
155.5
161
235
276
514.5
308
102
137
162
221.5
188.5
43
0
186
400.5
185

0
14
174
112
260
552
116
453
167
228
85
163
229
297
222
274
275
101
329
335
299
397
324
225
67
74.65
20.3
40
92.3
176
111.3
711.2
261
197
120
114.9
94.2
43.5
15.5
48.9
102.3
340.8
291.9
746.6
175.5
53
217.2
220.5
81.9
372.1
67.7
136.5
113.7
301
316
451.8
291.8
246
211.3
187.9
119
70.8
313.5
67.5
217.2
244.9
171.8

17

2014

6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

139.37
316.8
176.23
101.19
58.09
226.3
504.54
417.57
282.53
182.33
169.63
302.19
94.3
72.18
162.27
75.03
122.49
146.34
327.9279

119
133
83
23
52
165
117
389
166
297
105
219
215
98
132
74
174
179
427

100
304
100
38
21
72
392
696
417
197
78
112
42
35
60
0
20
162
253

35
238
67
114
130
275
284
467
330
128
120
434
117
150
114
25
0
287
160

70
295
81.31207
27
42
252
381
430
234
112
116
113
156
269
25
21
15
257
147

105
334
62
175
100
205
189
348
374
162
23
258
39
103
56
63
72
218
50

82
263
39
20
113
258
297
538
277
141
150
278
82
27
92
30
223
212
205

53
239
123
154
137
189
364
548
392
312
211
241
25
103
220
84
168
202
185

44
247
26.5
155.5
161
235
276
514.5
308
102
137
162
221.5
188.5
43
35
186
400.5
185

81.9
372.1
67.7
136.5
113.7
301
316
451.8
291.8
246
211.3
187.9
119
70.8
313.5
67.5
217.2
244.9
171.8

LAMPIRAN 4
PERHITUNGAN KORELASI

Hasil Perhitungan Nilai Korelasi


BJMANIK CBLGR

RGS
HLR

PMRYN

PPTN

CDSARI CBRM CMNYAK

BJMANIK
CBLGR
RGS HLR
PMRYN
PPTN
CDSARI
CBRM
CMNYAK

1
0.397
0.368
0.495

1
0.102
0.262

1
0.509

0.444
0.330
0.647
0.365

0.210
0.114
0.374
0.148

0.576
0.472
0.415
0.307

0.693
0.573
0.605
0.484

1
0.545
0.568
0.442

1
0.482
0.337

1
0.468

PSR ONA

0.491

0.286

0.452

SAMPANG

0.629

0.311

0.446

0.666
0.633

0.534
0.567

0.402
0.443

0.643
0.792

0.423
0.546

PSR
ONA

1
0.612

SAMPANG

LAMPIRAN 5
PERHITUNGAN KURVA MASSA GANDA
(DOUBLE MASS CURVE)

Tabel 1. Perhitungan Kurva Massa Ganda Stasiun Bojongmanik


Hujan Tahunan (mm)

Bojongmanik

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

1
237
218
175
176
112
69
317
159
166
268
243
178
195
241
169
285
196

Pamarayan

Pipitan

2
179
182
143
150
170
167
130
179
171
181
158
142
231
128
158
213
194

3
165
131
127
156
148
180
141
138
99
160
140
131
194
141
153
177
158

Cibeureum
4
161
231
154
205
149
127
156
220
127
175
214
171
228
199
193
188
188

Pasir Ona
5
253
227
248
234
172
135
182
221
145
167
185
163
237
172
155
220
207

Sampang
Peundeuy
6
265
224
168
235
167
189
219
284
182
234
268
221
235
180
195
233
216

Rerata Sta.
(2,3,4,5,6)

205
199
168
196
161
159
165
208
145
183
193
166
225
164
171
206
193

237
455
629
805
917
986
1303
1462
1628
1896
2139
2318
2513
2754
2923
3208
3404

205
403
572
767
928
1088
1253
1462
1606
1790
1983
2148
2373
2537
2708
2915
3107

Sampang
Peundeuy
6
265
224
168
235
167
189
219
284
182
234
268
221
235
180
195
233
216

Rerata Sta.
(1,3,4,5,6)

Kumulatif
Sta. 2

Kumulatif Rerata
Sta. (1,3,4,5,6)

216
206
174
201
149
140
203
204
144
201
210
173
218
186
173
221
193

179
361
504
654
824
991
1120
1299
1470
1651
1809
1950
2181
2310
2467
2680
2875

216
422
597
797
947
1087
1290
1494
1638
1839
2049
2222
2440
2626
2799
3020
3213

Sampang
Peundeuy
6
265
224
168
235
167
189
219
284
182
234
268
221
235
180
195
233
216

Rerata Sta.
(1,2,4,5,6)

Kumulatif
Sta. 3

Kumulatif Rerata
Sta. (1,2,4,5,6)

219
216
177
200
154
137
201
213
158
205
214
175
225
184
174
228
200

165
296
423
579
727
906
1047
1185
1284
1443
1583
1715
1909
2050
2203
2380
2538

219
435
613
812
966
1104
1304
1517
1675
1880
2094
2269
2494
2678
2852
3080
3280

Sampang
Peundeuy
6
265
224
168
235
167
189
219
284
182
234
268
221
235
180
195
233
216

Rerata Sta.
(1,2,3,5,6)

Kumulatif
Sta. 4

Kumulatif Rerata
Sta. (1,2,3,5,6)

220
196
172
190
154
148
198
196
153
202
199
167
219
172
166
226
194

161
391
545
750
899
1026
1182
1402
1529
1705
1919
2090
2318
2516
2709
2897
3085

220
416
588
778
932
1080
1277
1474
1626
1828
2027
2194
2413
2585
2751
2977
3171

Sampang
Peundeuy
6
265
224
168
235
167
189
219
284
182
234
268
221
235
180
195
233

Rerata Sta.
(1,2,3,4,6)

Kumulatif
Sta. 5

Kumulatif Rerata
Sta. (1,2,3,4,6)

201
197
153
184
149
146
192
196
149
204
205
169
217
178
174
219

253
480
728
962
1134
1269
1451
1672
1818
1985
2170
2333
2571
2743
2898
3118

201
398
552
736
885
1031
1224
1420
1568
1772
1977
2145
2362
2540
2713
2932

Kumulatif
Sta. 1

Double Mass Curve

Kumulatif Rerata
Sta. (2,3,4,5,6)
1,100
1,000

Kumulatif P sta Bojongmanik

Tahun

900
800
700
600
500
400
300

y = 1.1015x - 64.366
R = 0.9962

200
100
0
0

200

400

600

800

1000

Kumulatif P rerata 5 Sta Lain

Tabel 2. Perhitungan Kurva Massa Ganda Stasiun Pamarayan


Hujan Tahunan (mm)

Pamarayan

Bojongmanik

Pipitan

Cibeureum

Pasir Ona

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

2
179
182
143
150
170
167
130
179
171
181
158
142
231
128
158
213
194

1
237
218
175
176
112
69
317
159
166
268
243
178
195
241
169
285
196

3
165
131
127
156
148
180
141
138
99
160
140
131
194
141
153
177
158

4
161
231
154
205
149
127
156
220
127
175
214
171
228
199
193
188
188

5
253
227
248
234
172
135
182
221
145
167
185
163
237
172
155
220
207

Double Mass Curve


1,100
1,000

Kumulatif P sta Pamarayan

Tahun

900
800
700
600
500
400
300

y = 0.8959x - 22.437
R = 0.9994

200

100
0
0

200

400

600

800

1000

Kumulatif P rerata 5 Sta Lain

Tabel 3. Perhitungan Kurva Massa Ganda Stasiun Pipitan


Hujan Tahunan (mm)

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

Pipitan
3
165
131
127
156
148
180
141
138
99
160
140
131
194
141
153
177
158

Bojongmanik
1
237
218
175
176
112
69
317
159
166
268
243
178
195
241
169
285
196

Pamarayan

Cibeureum

2
179
182
143
150
170
167
130
179
171
181
158
142
231
128
158
213
194

4
161
231
154
205
149
127
156
220
127
175
214
171
228
199
193
188
188

Pasir Ona
5
253
227
248
234
172
135
182
221
145
167
185
163
237
172
155
220
207

Double Mass Curve


1,100
1,000

900
Kumulatif P sta Pipitan

Tahun

800
700
600
500
400
300

y = 0.7766x - 17.819
R = 0.9985

200
100
0
0

200

400

600

800

1000

Kumulatif P rerata 5 Sta Lain

Tabel 4. Perhitungan Kurva Massa Ganda Stasiun Cibeureum


Hujan Tahunan (mm)

Cibeureum

Bojongmanik

Pamarayan

Pipitan

Pasir Ona

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

4
161
231
154
205
149
127
156
220
127
175
214
171
228
199
193
188
188

1
237
218
175
176
112
69
317
159
166
268
243
178
195
241
169
285
196

2
179
182
143
150
170
167
130
179
171
181
158
142
231
128
158
213
194

3
165
131
127
156
148
180
141
138
99
160
140
131
194
141
153
177
158

5
253
227
248
234
172
135
182
221
145
167
185
163
237
172
155
220
207

Double Mass Curve


1,100
1,000

Kumulatif P sta Cibeureum

Tahun

900
800
700
600
500
400
300

y = 0.9834x - 43.494
R = 0.9992

200
100
0
0

200

400

600

800

1000

Kumulatif P rerata 5 Sta Lain

Tabel 5. Perhitungan Kurva Massa Ganda Stasiun Pasir Ona


Hujan Tahunan (mm)

Pasir Ona

Bojongmanik

Pamarayan

Pipitan

Cibeureum

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013

5
253
227
248
234
172
135
182
221
145
167
185
163
237
172
155
220

1
237
218
175
176
112
69
317
159
166
268
243
178
195
241
169
285

2
179
182
143
150
170
167
130
179
171
181
158
142
231
128
158
213

3
165
131
127
156
148
180
141
138
99
160
140
131
194
141
153
177

4
161
231
154
205
149
127
156
220
127
175
214
171
228
199
193
188

Double Mass Curve


1,100
1,000
900

Kumulatif P sta Pasir Ona

Tahun

800
700
600
500
400
300

y = 1.0183x + 166.27
R = 0.9969

200
100
0
0

200

400

600

Kumulatif P rerata 5 Sta Lain

800

1000

2014

207

196

194

158

188

216

191

3325

3123

Rerata Sta.
(1,2,3,4,5)

Kumulatif
Sta. 6

Kumulatif Rerata
Sta. (1,2,3,4,5)

Tabel 6. Perhitungan Kurva Massa Ganda Stasiun Sampang Peundeuy


Hujan Tahunan (mm)

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

Sampang
Peundeuy
6
265
224
168
235
167
189
219
284
182
234
268
221
235
180
195
233
216

Bojongmanik

Pamarayan

Pipitan

Cibeureum

Pasir Ona

1
237
218
175
176
112
69
317
159
166
268
243
178
195
241
169
285
196

2
179
182
143
150
170
167
130
179
171
181
158
142
231
128
158
213
194

3
165
131
127
156
148
180
141
138
99
160
140
131
194
141
153
177
158

4
161
231
154
205
149
127
156
220
127
175
214
171
228
199
193
188
188

5
253
227
248
234
172
135
182
221
145
167
185
163
237
172
155
220
207

Double Mass Curve


1,100

199
198
169
184
150
136
185
183
142
190
188
157
217
176
166
217
189

265
489
657
891
1058
1247
1465
1749
1931
2165
2433
2653
2888
3068
3264
3497
3713

199
397
566
750
900
1036
1221
1404
1546
1736
1924
2081
2298
2474
2640
2857
3045

Kumulatif P sta Sampang Peundeuy

Tahun

1,000
900
800

700
600
500
400
y = 1.2443x - 14.879
R = 0.9987

300
200
100
0
0

200

400

600

Kumulatif P rerata 5 Sta Lain

800

1000

LAMPIRAN 6
ANALISIS KEKERINGAN DAERAH ALIRAN
SUNGAI (DAS) CIUJUNG DENGAN
MENGGUNAKAN THEORY OF RUN

Tabel 1. Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)

PENGUMPULAN DATA ASLI STASIUN DAS CIUJUNGPengisian Data Kosong Dengan Tinjauan Jarak Terdekat Antar Stasiun
NO
1

TAHUN
1998

1999

2000

2001

2002

2003

2004

10

11

12

13

14

2005

2006

2007

2008

2009

2010

2011

15

2012

16

2013

17

2014

BULAN
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6

BJMANIK CBLGR
299
65
221
53
294
37
365
223
323
205
42
32
233
30
217
62
63
53
219
53
269
95
295
85
352
60
437
73
174
22
220
30
128
52
81
24
157
16
134
20
134
8
224
36
243
41
333
36
321
18
289
49
332
18
109
36
200
33
150
25
53
5
128
36
131
39
175
61
102
51
240
216
316
24
129
124
152
47
241
27
118
5
239
14
102
12
195
23
52
39
75
41
252
32
227
38
329
40
111
26
302
56
64
18
16
23
20
21
13.636 19.682
12
9
80
29
150
39
397
42
95
66
18
27
7
27
12
59
24
24
25.743
26
19.526 21.257
32
14
62
14
64
33
73
27
353
57
402
53
736
32
277
25
146
19
89
12
550
52
296
48
130
19
237
53
167
26
421
107
190
30
123
100
136
37
136
79
117
44
224
115
23
45
219
39
120
139
251
57
271
67
411
59
224
33
443
57
227
50
239.24
262
59.467
70
18.112
11
7.318
6
6.6129
8
94.001 79.552
105
45
158
113
476
59
135
33
371
57
206
50
309
262
312
70

RGS HLR
259
267
160
106
106
63
103
165
35
76
57
70
300
310
300
74.292
111.41
75.495
69.629
21.257
40.46
25
60
230
470
420
300
200
51.756
15
54.33
18.145
210
386
160
475
198
340
96
149
99
87
55.447
173.25
96
326
148
726
730
322
100
0
120
174
52.197
85.899
182.58
340
70
699
394
170
18
162
115
54.624
107.44
136
80.487
442
595
474
350
168
88
111
48.343
38.621
47.469
19.91
226
437
910
228
153
103
168.96
95.819
134
118
349
366
667
879
534
726
213
588
91
26.613
11.681
7.4281
39.568
114
312
331
524
664
319
283
411

PMRYN
170
290
192
248
217
137
139
153
94
252
138
122
379
328
143
70
135
115
107
42
50
295
233
285
300
403
63
154
67
96
49
61
116
202
55
339
486
143
83
171
157
77
77
31
46
102
84
366
374
54
363
120
46
180
57
83.526
184
188
188
328
174
111
236
17
19.534
91
87
118
92
538
266
279
204
166
213
166
41
5
40
48
73
53
317
239
73.738
64
233
169
164
149
94
306
154
283
301
244
286
104
102
74
19.835
18
80
176
360
248
290
378
159
119
70

PPTN
315
187
220
96
194
212
115
118
61
171
123
170
320
229
107
70
111
65
48
17
35
209
134
224
328
305
60
194
53
26
57
3
84
123
188
293
309
115
193
65
67
79
50
184.99
206
176
128.06
266
444
57
156
142
148
83
59
85.806
181.6
124
201
676
160
50
76
16
45
49
119
119
83
564
201
676
160
22
67
10
45
49
56
2
145
256
315
172
68
48
161
80
81
48
111
183
158
196
217
180
9
173
49
15
9
2
18
21
297
252
403
404
106
28
64

CDSARI
232
323
106
79
72
124
220
130
116
375
234
189
388
453
96
109
69
65
132
8
56
168
145
205
259
147
94
85
15
19
48
30
128
31
107
68
254
18
50
66
234
130
48
372
34
506
126.82
263
163
127
152
118
23
126
1
91
185.9
156
39
235
143
69
21
35
2
20
75
354
43
414
372
284
154
110
98
24
83
38.612
9
77
63
150
448
245
133
32
96
54
61
126
127
143
229
109
132
65
58
49
39
8
12.697
20.806
95.73
73.73
263.99
239.57
311.11
347.74
152.03
129.83
45.868

CBRM
235
192
62
115
230
131
79
42
60
96
314
370
606
530
248
256
130
126
95
94
122
257
153
154
206
267
316
72
58
35
53
203
160
259
111
337.88
443.19
146.32
174.99
127.89
205.28
149.67
49.129
265.04
107.17
282.35
167.79
312.87
236.44
225.94
263.76
114.3
30.132
139.55
4.1881
72.515
201.55
152.6
162
367
84
158
80
105
10.365
17
99
171
88
188
61
149
399
147
205
63
130
57
186
136
154
185
238
321
234
180
204
63
140
209
149
200
473
194
88
230
321
116
19
12.386
3
19.318
126
135
258
278.04
305.49
387.47
199.54
177.47
19

CMNYAK PSR ONA SAMPANG


226
221
356
290
169
278
425
363
213
398
344
217
407
258
130
170
285
205
144
91
173
314
142
219
179
111
119
189
259
384
216
399
304
290
393
586
510
495
582
346
289
383
106
158
237
154
179
182
70
126
89
75
149
125
101
103
27
108
98
117
95
252
100
293
121
273
259
237
226
301
519
344
228
393
270
440
533
347
263.5
279
340
293
482
89
156
102
129
124
112
40
108
195
73
173
89
144
107
228
136
114
323
112
116
114
144
395
639
432
734
430
650
477
202
246
229
223
276
406
134
189
592
145
213
454
225
123
40
56
46
277
287
139
227
131
169
221
156
127
145
177
205
240
482
259
248
293
278
237
181
358
233
482
244
96
64
142
96
55
22
344
50
210
51
13
2
196
82
84
642
165
230
125
167
140
816
109
178
902
269
398
899
75
379
896
230
188
607
173
295
60
12
55
40
9
20
31.227
56
15
287
32
90
802
124
165
405
140
128
598
388
352.74
399
161
215
322
125
175
633
215
511
838
263
352
293
160
221
156
217
86
124
142
193
108
26
148.83
173
133
190
107
165
144
114
283
186
116
298
203
373
282
372
228
215
394
178
47
309
220
280
442
439
243
358
170
185
199
106
14
175
144
86
246
185
277
140
455
269
138
276
375
388
427
279
350
183
218
166
230
237
298
128
310
180
254
146
186
85
55
28
18.205
6
21
9.3446
32
11.004
14
46
1
39
139
81
136
40
272
277
235
591
55
215
358
80
230
347
48
246
518
27
197
251
43
261
175
44
110
429

8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

55
19.036
174
247
597
504
651
348
109
51
30
18.122
180
73
371
322
260
493
188
73
48
199
49
46
33
53.336
115
660

6
8
177.1
45
113
28
162
84
80
32
25
24
104
23
18
334
56
70
39
152
114
96
37
7
6
34
2
175

54
31
118.11
160.91
337.27
526
439
297
135
88
16
1
4
34
70
200
117
264
263
83
165
99
60
17.869
60
43.119
5
74

167
22
100
181
352
266
216
182
166
108
36
36
104
33
219
296
229
267
231
226
143
137
49
37
6
41
273
240.91

9
31
120.14
157.8
333.92
227
355
105
75
345
28
5
44
35
113
181
169
292
400
86
94
135
134
8
63
36
41
249

57.993
17.412
140.1
141.83
329.87
61
140
31
73
30
29
37
35
33
124
52
185
93
107
70
138.17
121.56
134.59
42.361
34.77
91.146
164.23
92

18
6
169.58
127.32
341.79
215
512
275
210
194
123
17
95
44
214
365
306
267
358
95
203
119.62
169
27
18
108
205
372

11
32.88
192
9
147
400
536
269
297
246
93
11.837
27
40
100
94
63
93
107
161
25
12
60.877
101
73
4
22
445

35
77
143
117
285
210
305
171
253
201
92
31
312
81
282
182
104
290
301
249
89
109
82
106
28
129
244
313

111
45
184.42
80.58
264.2
399
585
291
190
324
104
6
231
88
316
323
355
363
426
194
272
91
72.251
14
174
112
260
552

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

303
241
142.5
42.649
274
57.5
181
117.5
191.5
215.13
120.28
459.79
328.33
293.74
457.55
278.1
308.38
122.69
245
15.546
48.13
313.5
177.49
299.51
664.38
240.13
91.29
117.52
16.21
106.24
21.766
9.0513
52.05
153
374.6
184.65
829.04
421.56
121.28
302.67
221.44
139.37
316.8
176.23
101.19
58.09
226.3
504.54
417.57
282.53
182.33
169.63
302.19
94.3
72.18
162.27
75.03
122.49
146.34
327.93

71
52
41
28
30
61
54
98
99
207
137
301
271
184
267
122
100
38
8
13.891
7
31
108
118
302
61
139
30
75
23
10
2
4
18
208
309
125
245
29
178
195
119
133
83
23
52
165
117
389
166
297
105
219
215
98
132
74
174
179
427

176
150
70
17
88
114
151
57
221
149
83
126
252
126
22
36
125
14.5
116
3
2
50
55
147
185
125
141
109
82
105
40
45.949
14
15
47
50
364
186
154
97
83
100
304
100
38
21
72
392
696
417
197
78
112
42
35
60
0
20
162
253

327
178
208
144
267
129
361
121
323
364
192
159
226
94
128
136
247
92
93
25.581
33
151
126
186
262
262
161
191
223
53
21
41.856
13
131
281
252
577
160
206
175
295
35
238
67
114
130
275
284
467
330
128
120
434
117
150
114
25
0
287
160

320
135
163
44
171
177
352
239
281
189
155
107
264
123
208
184
106
127
66
22.538
87
165
124
211
290
207
117
315
98
74
3
45.909
16.841
139
425
110
384
275
142
98
73
70
295
81.312
27
42
252
381
430
234
112
116
113
156
269
25
21
15
257
147

129
85
31
20
144
90
85
52
75
64
23
58
107
83
57
32
81
70.5
64
61
58
198
89
235
249
175
78
199
204
85
19
54
29
265
220
433
407
185
281
166
185
105
334
62
175
100
205
189
348
374
162
23
258
39
103
56
63
72
218
50

297
183
287
88
193
128
231
280
256
345
137
310
380
262
351
324
130
94
211
13
172
87
109
249
751
174
236
182
115
123
29.089
15
47
141
359
145
704
154
34
242
51
82
263
39
20
113
258
297
538
277
141
150
278
82
27
92
30
223
212
205

356
212
81
11
281
222
307
428
307
333
189
302
327
305
368
260
396
239
167
4
28
325
321
333
638
319
266
277
120
47
30
32
54
177
429
289
1000
226
138
206
122
53
239
123
154
137
189
364
548
392
312
211
241
25
103
220
84
168
202
185

282
170
279
76
268
120
273
211
301
515
170
182
294
137
238
233
184
142
59
10
72
115
278
305.5
460
212
198
129
158
78.5
23
42
100
134
183
143
509
178.5
145.5
323
339
44
247
26.5
155.5
161
235
276
514.5
308
102
137
162
221.5
188.5
43
35
186
400.5
185

453
167
228
85
163
229
297
222
274
275
101
329
335
299
397
324
225
67
74.65
20.3
40
92.3
176
111.3
711.2
261
197
120
114.9
94.2
43.5
15.5
48.9
102.3
340.8
291.9
746.6
175.5
53
217.2
220.5
81.9
372.1
67.7
136.5
113.7
301
316
451.8
291.8
246
211.3
187.9
119
70.8
313.5
67.5
217.2
244.9
171.8

Stasiun Bojongmanik
No
Thn Bln JAN
1
1998
299
2
1999
352
3
2000
321
4
2001
240
5
2002
227
6
2003
397
7
2004
353
8
2005
190
9
2006
411
10
2007
476
11
2008
504
12
2009
493
13
2010
303
14
2011
328
15
2012
664
16
2013
829
17
2014
418
n
17
19
Mean
400
20 St. Dev
161
21 Skewness 1.32
22 Kurtosis 2.12

FEB MAR APR


221 294 365
437 174 220
289 332 105
316 129 152
329 111 302
95
18
7
402 736 277
101 123 136
224 443 227
135 371 206
651 348 109
188
73
48
241 143 43
294 458 278
240
91 118
422 121 303
283 182 170
17
17
17
286 244 180
138 185 103
1.01 1.2
0
1.8
1.6 -1

MEI
323
128
109
241
64
12
146
136
239
309
51
199
274
308
16
221
302
17
181
107
-0
-1

JUN
42
81
200
118
16
24
89
117
59
312
30
49
58
123
106
139
94
17
98
73
1.7
3.9

JUL
233
157
150
239
20
26
550
224
18
313
18
46
181
245
22
317
72
17
167
146
1.1
1.4

AGS
217
134
53
102
14
20
296
23
7
55
180
33
118
16
9
176
162
17
95
87.3
0.85
-0.1

SEP
63
134
128
195
15
32
130
219
7
19
73
53
192
48
52
101
75
17
90
66.1
0.67
-0.6

Tabel 2. Nilai Surplus dan Defisit dari Run (mm)


OKT
219
224
131
52
12
62
237
120
94
174
371
115
215
314
153
58
122
17
157
96.3
0.66
0.08

NOP
269
243
175
75
80
64
167
251
105
247
322
660
120
177
375
226
146
17
218
144
1.88
4.89

DES
295
333
102
252
150
73
421
271
158
597
260
182
460
300
185
505
328
17
286
145
0.59
-0.1

Total
2840
2617
2095
2111
1340
829
3804
1911
1993
3214
2917
2139
2346
2888
2031
3419
2355
204
2403
1452
11
13

Stasiun Bojongmanik
No
Thn Bln
JAN
1
1998
-101
2
1999
-48
3
2000
-79
4
2001
-160
5
2002
-173
6
2003
-3
7
2004
-47
8
2005
-210
9
2006
11
10
2007
76
11
2008
104
12
2009
93
13
2010
-97
14
2011
-72
15
2012
264
16
2013
429
17
2014
17

FEB
-65
151
3
30
43
-191
116
-185
-62
-151
365
-98
-45
7
-46
135
-4

Tabel 9. Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Pamarayan
No
Thn Bln JAN
1
1998
170
2
1999
379
3
2000
300
4
2001
339
5
2002
366
6
2003
188
7
2004
266
8
2005
317
9
2006
283
10
2007
248
11
2008
266
12
2009
267
13
2010
327
14
2011
226
15
2012
262
16
2013
577
17
2014
467
18
n
17
19
Mean
309
20 St. Dev 99.8
21 Skewness 1.3
22 Kurtosis 2.32

FEB MAR APR


290 192 248
328 143 70
403
63 150
486 143 83
374
54 363
328 174 111
279 204 166
188 239 74
301 244 286
290 378 159
216 182 166
231 226 143
178 208 144
94
128 136
262 161 191
160 206 175
330 128 120
17
17
17
279 181 164
96.4 75
76
0.16 0.7 1.3
0.28 2.3 1.9

MEI
217
135
154
171
120
236
213
64
104
119
108
137
267
247
223
295
434
17
191
91
1.1
1.9

JUN
137
115
67
157
46
17
166
233
102
70
36
49
129
92
53
35
117
17
95
57
0.8
0.4

JUL
139
107
96
77
180
20
41
169
74
86
36
37
361
93
21
238
150
17
113
88
1.5
2.7

AGS
153
42
49
77
57
91
5
164
20
167
104
6
121
26
42
67
114
17
77
53.4
0.4
-1

SEP
94
50
61
31
27
87
40
149
18
22
33
41
323
33
13
114
25
17
68
75.7
2.69
8.26

JAN
315
320
328
293
266
201
201
315
196
252
227
292
320
264
290
384
430
17
288
63.3
0.43
0.3

FEB MAR APR


187 220 96
229 107 70
305
60 106
309 115 193
444
57 156
676 160 50
676 160 22
225 172 68
217 180
9
403 404 106
355 105 75
400
86
94
135 163 44
123 208 184
207 117 315
275 142 98
234 112 116
17
17
17
318 151 106
163
80
74
1.23
2
1.5
1.08 5.8
3

MEI
194
111
194
65
142
76
67
48
173
28
345
135
171
106
98
73
113
17
126
76
1.5
3.4

JUN
212
65
53
67
148
16
10
161
49
64
28
134
177
127
74
70
156
17
95
61
0.4
-1

JUL
115
48
26
79
83
45
45
80
15
8
5
8
352
66
3
295
269
17
91
108
1.6
1.4

AGS
118
17
57
50
59
49
49
81
9
9
44
63
239
23
46
81
25
17
60
54.1
2.47
7.63

SEP
61
35
3
185
29
119
56
48
2
31
35
36
281
87
17
27
21
17
63
72.2
2.17
4.81

OKT
252
295
116
46
84
118
48
94
80
100
219
273
364
151
131
130
0
17
147
99.6
0.78
-0.1

NOP
138
233
202
102
184
92
73
306
176
181
296
241
192
126
281
275
287
17
199
75.4
-0.1
-1.2

DES
122
285
55
84
188
538
53
154
360
352
229
50
159
186
252
284
160
17
207
130
0.98
1.17

Total
2152
2182
1716
1796
2043
2000
1554
2151
2048
2172
1891
1701
2773
1538
1892
2556
2332
204
2029
1017
12
19

Stasiun Pamarayan
No
Thn Bln
JAN
1
1998
-139
2
1999
70
3
2000
-9
4
2001
30
5
2002
57
6
2003
-121
7
2004
-43
8
2005
8
9
2006
-26
10
2007
-61
11
2008
-43
12
2009
-42
13
2010
18
14
2011
-83
15
2012
-47
16
2013
268
17
2014
158

FEB
11
49
124
207
95
49
0
-91
22
11
-63
-48
-101
-185
-17
-119
51

FEB MAR APR


192
62 115
530 248 256
267 316 108
443 146 175
236 226 264
367
84 158
149 399 147
231 321 234
88
230 321
305 387 200
512 275 210
358
95 203
183 287 88
262 351 324
174 236 182
154
34 242
277 141 150
17
17
17
278 226 199
128 115 69
0.71 -0
0.3
-0.2
-1
-1

MEI
230
130
72
128
114
80
205
180
116
177
194
120
193
130
115
51
278
17
148
60
0.5
-0

JUN
131
126
58
205
30
105
63
204
19
19
123
169
128
94
123
82
82
17
104
57
0.2
-0

JUL
79
95
35
150
140
10
130
63
12
74
17
27
231
211
29
263
27
17
94
81
0.9
-0

AGS
42
94
53
49
4
17
57
140
3
18
95
18
280
13
15
39
92
17
61
68.5
2.28
6.28

SEP
60
122
203
265
31
99
186
209
19
6
44
108
256
172
47
20
30
17
110
88.2
0.5
-1.2

OKT
171
209
84
206
86
119
2
111
18
120
113
41
189
165
139
42
15
17
108
67.4
-0.1
-1.1

NOP
123
134
123
176
182
83
145
183
21
158
181
249
155
124
425
252
257
17
175
88.1
1.26
3.43

DES
170
224
188
128
124
564
256
158
297
334
169
38
107
211
110
381
147
17
212
126
1.47
2.72

Total
1982
1569
1527
1866
1775
2158
1689
1650
1186
1917
1682
1576
2333
1688
1841
2120
1895
204
1791
1033
16
31

Stasiun Pipitan
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014

JAN
27
32
40
5
-22
-87
-87
27
-92
-36
-61
4
32
-24
2
96
142

FEB
-131
-89
-13
-9
126
358
358
-93
-101
85
37
82
-183
-195
-111
-43
-84

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
n
Mean
St. Dev
Skewness
Kurtosis

OKT
96
257
160
107
73
171
136
149
126
170
214
205
345
87
141
113
223
17
163
69.3
1.15
1.61

NOP
314
153
259
282
202
88
154
200
135
127
365
372
137
109
359
258
212
17
219
93.9
0.39
-1.2

DES
370
154
111
168
153
188
185
473
258
342
306
110
310
249
145
297
205
17
237
101
0.76
0.1

Total
1926
2771
1848
2457
1785
1529
1872
2642
1522
2104
2570
2052
2735
2382
2317
2257
2255
204
2178
1126
8
3

JAN

FEB

MAR APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

Total

169
289
533
430
293
269
125
382
218
230
305
301
170
137
212
179
308
17
268
108
0.93
0.88

363
158
279
202
181
75
215
215
237
246
171
249
279
238
198
146
102
17
209
69
0.1
0.7

258
126
482
134
64
173
160
280
146
261
201
109
268
184
158
339
162
17
206
101
1.3
2.4

285
149
102
145
55
12
217
243
55
110
92
82
120
142
79
44
222
17
127
76
0.7
-0

91
103
112
225
50
9
142
185
6
94
31
106
273
59
23
247
189
17
114
84
0.5
-1

142
98
195
56
13
56
26
14
32
35
312
28
211
10
42
27
43
17
79
86.2
1.68
2.21

111
252
89
287
32
32
133
86
46
77
81
129
301
72
100
156
35
17
119
85.2
1.22
0.54

259
121
228
131
82
124
165
277
139
143
282
244
515
115
134
161
186
17
194
103
2.02
5.24

399
237
323
156
165
140
283
269
40
117
182
313
170
278
183
235
401
17
229
98.3
0.14
-0.3

393
519
114
177
167
388
298
375
235
285
104
17
182
306
143
276
185
17
245
128
0.35
-0.1

3034
2724
2978
2805
2066
1617
2188
2655
1743
2010
2225
1957
2847
2068
1861
2640
2483
204
2347
1199
10
10

Tabel 41. Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Sampang Peundeuy
No
Thn Bln JAN
FEB MAR APR MEI JUN JUL AGS
SEP OKT
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
n
Mean
St. Dev
Skewness
Kurtosis

356
582
270
432
259
178
215
372
350
358
399
363
453
335
711
747
452
17
402
156
0.99
0.78

278
383
347
650
278
398
175
244
166
347
585
426
167
299
261
176
292
17
322
138
1.1
1.04

213
237
340
246
358
379
511
394
298
518
291
194
228
397
197
53
246
17
300
119
0.1
0.2

217
182
188
276
244
188
352
309
180
251
190
272
85
324
120
217
211
17
224
70
-0
-0

130
89
89
189
142
295
221
442
186
175
324
91
163
225
115
221
188
17
193
93
1.3
2

205
125
129
213
22
55
86
358
28
429
104
72
229
67
94
82
119
17
142
113
1.5
1.8

173
27
40
123
210
20
193
199
21
41
6
14
297
75
44
372
71
17
113
110
1.1
0.3

219
117
73
46
2
15
149
175
11
111
231
174
222
20.3
15.5
67.7
314
17
115
95.1
0.5
-0.8

119
100
144
139
31
90
190
246
1
45
88
112
274
40
48.9
137
67.5
17
110
74.3
0.82
0.36

JUL
66
-10
-17
72
-147
-141
383
57
-148
146
-148
-121
14
78
-145
150
-94

AGS
122
39
-42
7
-81
-75
201
-72
-88
-40
85
-62
23
-79
-86
81
67

Tabel 3. Durasi Kekeringan Kumulatif (Bln)


SEP
-27
44
38
105
-75
-58
40
129
-84
-71
-17
-37
101
-42
-38
11
-15

OKT
62
67
-26
-105
-145
-95
80
-37
-63
17
214
-42
58
156
-4
-99
-35

NOP
51
25
-43
-143
-138
-154
-51
33
-113
29
104
442
-98
-40
157
8
-71

DES
9
47
-184
-34
-136
-213
135
-15
-128
311
-26
-104
173
13
-102
218
41

Stasiun Bojongmanik
No
Thn Bln JAN
1
1998
1
2
1999
1
3
2000
1
4
2001
4
5
2002
4
6
2003
9
7
2004
21
8
2005
1
9
2006
0
10
2007
0
11
2008
0
12
2009
0
13
2010
2
14
2011
1
15
2012
0
16
2013
0
17
2014
0

FEB
2
0
0
0
0
10
0
2
1
1
0
1
3
0
1
0
1

MAR
11
-38
-118
-38
-127
-7
23
58
63
197
1
45
27
-53
-20
25
-53

APR
84
-94
-14
-81
199
-53
2
-90
122
-5
2
-21
-20
-28
27
11
-44

MEI
26
-56
-37
-20
-71
45
22
-127
-87
-72
-83
-54
76
56
32
104
243

JUN
42
20
-28
62
-49
-78
71
138
7
-25
-59
-46
34
-3
-42
-60
22

JUL
26
-6
-17
-36
67
-94
-72
56
-39
-27
-77
-76
248
-20
-92
125
37

AGS
76
-35
-28
0
-20
14
-72
87
-57
90
27
-71
44
-51
-35
-10
37

MAR
69
-44
-91
-36
-94
9
9
21
29
253
-46
-65
12
57
-34
-9
-39

APR
-10
-36
0
87
50
-56
-84
-38
-97
0
-31
-12
-62
78
209
-8
10

MEI
68
-15
68
-61
16
-50
-59
-78
47
-98
219
9
45
-20
-28
-53
-13

JUN
117
-30
-42
-28
53
-79
-85
66
-46
-31
-67
39
82
32
-21
-25
61

JUL
24
-43
-65
-12
-8
-46
-46
-11
-76
-83
-86
-83
261
-25
-88
204
178

AGS
58
-43
-3
-10
-1
-11
-11
21
-51
-51
-16
3
179
-37
-14
21
-35

Stasiun Cibeureum
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014

JAN
-105
266
-134
-2
-27
-178
-279
-102
-146
-62
-125
-73
-43
40
411
364
198

FEB
-86
252
-11
165
-42
89
-129
-47
-190
27
234
80
-95
-16
-104
-124
-1

MAR
-164
22
90
-79
0
-142
173
95
4
162
49
-131
61
125
10
-192
-85

APR
-84
57
-91
-24
65
-41
-52
35
122
1
11
4
-111
125
-17
43
-49

MEI
82
-18
-76
-20
-34
-68
57
32
-32
30
46
-28
45
-18
-33
-97
130

JUN
27
22
-46
102
-73
1
-41
100
-85
-85
19
65
24
-10
19
-22
-22

JUL
-15
1
-59
56
46
-83
36
-31
-81
-20
-77
-67
137
117
-65
169
-67

AGS
-19
33
-8
-11
-56
-44
-4
79
-58
-43
34
-43
219
-48
-46
-22
31

384
273
136
169
84
165
144
140
81
184
316
260
275
92.3
102
114
217
17
185
89.3
0.8
-0.2

Stasiun Pasir Ona


No
Thn Bln
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

SEP
26
-18
-7
-37
-41
19
-28
81
-50
-46
-35
-27
255
-35
-55
46
-43

OKT
105
148
-31
-101
-64
-29
-99
-53
-67
-47
72
126
217
4
-16
-17
-147

NOP
-61
34
3
-97
-15
-107
-126
107
-23
-18
97
42
-7
-73
82
76
88

DES
-85
78
-152
-123
-19
331
-154
-53
153
145
22
-156
-48
-21
45
77
-47

Stasiun Pamarayan
No
Thn Bln JAN
1
1998
1
2
1999
0
3
2000
1
4
2001
0
5
2002
0
6
2003
6
7
2004
1
8
2005
0
9
2006
2
10
2007
1
11
2008
1
12
2009
1
13
2010
0
14
2011
3
15
2012
3
16
2013
0
17
2014
0

FEB
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
2
2
1
4
4
1
0

SEP
-2
-28
-60
122
-34
56
-7
-15
-61
-32
-28
-27
218
24
-46
-36
-42

OKT
63
101
-24
98
-22
11
-106
3
-90
12
5
-67
81
57
31
-66
-93

NOP
-52
-41
-52
1
7
-92
-30
8
-154
-17
6
74
-20
-51
250
77
82

DES
-42
12
-24
-84
-88
352
44
-54
85
122
-43
-174
-105
-1
-102
169
-65

Stasiun Pipitan
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014

JAN
0
0
0
0
2
1
1
0
1
1
1
0
0
3
0
0
0

FEB
1
1
1
1
0
0
0
1
2
0
0
0
1
4
1
1
1

DES

Total

304
226
112
127
230
128
186
138
272
80.6
323
552
101
176
341
301
245
17
226
118
1.23
2.26

586
344
144
205
140
353
203
388
591
264
355
116
329
111
292
316
172
17
289
145
0.83
0.34

3184
2685
2012
2815
2000
2264
2625
3405
2185
2804
3212
2646
2823
2162
2341
2802
2594
204
2621
1320
10
8

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

SEP
-50
12
93
155
-80
-11
76
99
-91
-104
-66
-2
146
62
-63
-90
-80

OKT
-67
94
-3
-56
-91
8
-27
-14
-37
7
51
42
182
-76
-22
-50
60

NOP
95
-66
40
63
-18
-131
-65
-19
-84
-92
146
153
-82
-110
140
39
-7

DES
133
-83
-126
-69
-84
-49
-52
236
21
105
69
-127
73
12
-92
60
-32

Stasiun Cibeureum
No
Thn Bln JAN
1
1998
1
2
1999
0
3
2000
3
4
2001
2
5
2002
2
6
2003
6
7
2004
3
8
2005
4
9
2006
1
10
2007
1
11
2008
1
12
2009
1
13
2010
2
14
2011
0
15
2012
0
16
2013
0
17
2014
0

Stasiun Pasir Ona


No
Thn Bln

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

-99
21
265
162
25
1
-143
114
-50
-38
37
33
-98
-131
-56
-89
40

154
-51
70
-7
-28
-134
6
6
28
37
-38
40
70
29
-11
-64
-107

129
-36
-84
9
268
15
49
-167
96
-17
39
-125
-138
19
-85
109
-77

52
-81
276
-72
-142
-33
-46
74
-60
55
-5
-97
62
-22
-48
133
-44

159
22
-24
18
-72
-115
90
116
-72
-17
-35
-45
-7
15
-48
-83
95

-23
-11
-3
111
-64
-105
28
71
-108
-20
-83
-8
159
-55
-91
133
74

63
19
116
-23
-66
-23
-53
-65
-47
-44
233
-51
132
-69
-37
-52
-36

-229
-371
-207
-406
-151
-151
-252
-205
-165
-196
-200
-248
-420
-191
-219
-274
-154

64
-73
34
-63
-112
-70
-29
83
-55
-52
88
50
321
-79
-60
-33
-8

170
8
94
-73
-64
-89
54
40
-189
-112
-47
84
-59
49
-46
6
172

149
274
-131
-68
-78
143
53
130
-10
40
-141
-228
-63
61
-102
31
-60

-44
61
25
328
-44
76
-147
-78
-156
25
263
104
-155
-23
-61
-146
-30

JUN
1
2
0
0
2
14
2
0
1
0
3
1
1
0
0
0
1

JUL
0
3
1
0
3
15
0
0
2
0
4
2
0
0
1
0
2

AGS
0
0
2
0
4
16
0
1
3
1
0
3
0
1
2
0
0

MAR
0
1
1
1
1
1
0
0
0
0
0
0
0
5
5
0
1

APR
0
2
2
2
0
2
0
1
0
1
0
1
1
6
0
0
2

MEI
0
3
3
3
1
0
0
2
1
2
1
2
0
0
0
0
0

JUN
0
0
4
0
2
1
0
0
0
3
2
3
0
1
1
1
0

JUL
0
1
5
1
0
2
1
0
1
4
3
4
0
2
2
0
0

AGS
0
2
6
0
1
0
2
0
2
0
0
5
0
3
3
1
0

MAR
0
2
2
2
1
0
0
0
0
0
1
1
0
0
2
2
2

APR
1
3
0
0
0
1
1
1
1
0
2
2
1
0
0
3
0

MEI
0
4
0
1
0
2
2
2
0
1
0
0
0
1
1
4
1

JUN
0
5
1
2
0
3
3
0
1
2
1
0
0
0
2
5
0

JUL
0
6
2
3
1
4
4
1
2
3
2
1
0
1
3
0
0

AGS
0
7
3
4
2
5
5
0
3
4
3
0
0
2
4
0
1

FEB
2
0
4
0
3
0
4
5
2
0
0
0
3
1
1
1
1

MAR
3
0
0
1
0
1
0
0
0
0
0
1
0
0
0
2
2

APR
4
0
1
2
0
2
1
0
0
0
0
0
1
0
1
0
3

MEI
0
1
2
3
1
3
0
0
1
0
0
1
0
1
2
1
0

JUN
0
0
3
0
2
0
1
0
2
1
0
0
0
2
0
2
1

JUL
1
0
4
0
0
1
0
1
3
2
1
1
0
0
1
0
2

AGS
2
0
5
1
1
2
1
0
4
3
0
2
0
1
2
1
0

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

OKT
0
0
1
1
6
18
0
1
5
0
0
5
0
0
4
1
2

NOP
0
0
2
2
7
19
1
0
6
0
0
0
1
1
0
0
3

DES
0
0
3
3
8
20
0
1
7
0
1
1
0
0
1
0
0

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
0
1
1
4
4
0
21
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0

FEB
2
0
0
0
0
0
0
0
1
1
0
0
0
0
0
0
0

MAR
0
1
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

-87
118
340
246
358
379
511
394
298
518
291
194
228
397
197
53
246

-7
-42
-36
52
20
-36
128
85
-44
27
-34
48
-139
100
-104
-7
-13

-63
-104
-104
-4
-51
102
28
249
-7
-18
131
-102
-30
32
-78
27
-5

63
-17
-13
71
-120
-87
-56
216
-114
287
-38
-70
87
-75
-48
-60
-23

60
-86
-73
10
97
-93
80
86
-92
-72
-107
-99
184
-39
-70
259
-42

104
2
-42
-69
-113
-100
33
60
-104
-4
116
59
107
-95
-100
-48
198

9
-10
34
29
-79
-20
80
136
-109
-65
-22
2
164
-70
-61
26
-43

199
88
-49
-16
-101
-20
-41
-45
-104
0
131
75
90
-92
-82
-71
33

78
0
-114
-99
4
-98
-40
-88
46
-145
97
326
-125
-50
115
75
19

297
55
-145
-84
-149
64
-86
99
302
-25
66
-173
40
-177
3
27
-117

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

MEI
0
0
2
0
0
0
0
5
0
0
0
0
0
0
4
0
0

JUN
1
0
0
0
0
0
2
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0

JUL
0
3
0
0
0
0
0
0
0
0
4
0
0
0
0
0
2

AGS
0
0
2
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0

SEP
1
0
0
0
0
0
0
0
0
2
1
0
0
2
0
0
0

SEP
0
3
7
1
2
0
3
0
3
1
1
6
0
4
4
0
1

OKT
0
0
8
2
3
1
4
1
4
2
0
0
0
0
5
1
2

NOP
1
0
0
3
4
2
5
0
5
3
0
0
1
1
0
0
0

DES
2
0
1
4
5
0
6
1
0
0
0
1
2
2
0
0
1

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
1
0
1
0
0
6
1
0
2
1
0
0
0
0
0
0
0

FEB
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
2
2
1
0
0
1
0

MAR
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
5
0
0

APR
0
0
0
0
0
2
0
0
0
0
0
0
1
6
0
0
2

MEI
0
3
0
3
0
0
0
2
1
0
0
0
0
0
0
0
0

JUN
0
0
0
0
2
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0

JUL
0
0
0
1
0
2
0
0
0
4
3
0
0
0
0
0
0

AGS
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0

SEP
0
3
0
0
0
0
0
0
0
0
1
6
0
4
0
0
0

SEP
1
8
4
0
3
0
6
1
4
5
4
1
0
0
5
1
2

OKT
0
0
5
0
4
0
7
0
5
0
0
2
0
0
0
2
3

NOP
1
1
6
0
0
1
8
0
6
1
0
0
1
1
0
0
0

DES
2
0
7
1
1
0
0
1
0
0
1
1
2
2
1
0
1

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
0
0
0
0
2
1
1
0
0
1
1
0
0
0
0
0
0

FEB
1
0
0
0
0
0
0
1
2
0
0
0
1
4
0
0
0

MAR
0
0
2
2
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2
0
2

APR
1
0
0
0
0
0
0
0
1
0
2
2
1
0
0
0
0

MEI
0
0
0
0
0
0
0
2
0
0
0
0
0
1
0
0
1

JUN
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
5
0

JUL
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
1
0
0
0
0
0

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

OKT
0
0
8
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
5
1
2

Satuan: Bulan
NOP DES
0
2
0
0
0
1
0
4
0
5
2
0
0
6
0
1
5
0
3
0
0
0
0
1
0
2
0
2
0
0
0
0
0
1

OKT
4
0
1
1
3
0
1
1
6
0
0
0
0
1
4
3
0

NOP
0
1
0
0
4
1
2
2
7
1
0
0
1
2
0
0
1

DES
0
2
1
1
5
2
3
0
0
0
0
1
0
0
1
0
2

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
0
0
0
2
0
6
0
0
0
1
1
1
0
0
0
0
0

FEB
0
0
4
0
3
0
4
5
2
0
0
0
3
1
1
0
0

MAR
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
2
0

APR
4
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
1
0
0
0
3

MEI
0
1
0
3
0
3
0
0
0
0
0
1
0
0
2
0
0

JUN
0
0
0
0
2
0
1
0
0
0
0
0
0
2
0
2
0

JUL
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
1
0
0
0
0
0
2

Max
2
3
3
4
8
20
21
5
7
2
4
5
5
2
4
1
3
6

T.2 th
3
4

T.5 th

21

T.10 th

T.15 th

T.20 th

8
21

20
21

21
21

7
5
5

5
5

4
3
3
8

3
13

12

21

Satuan: mm
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
-101
-48
-79
-160
-173
-3
-47
-210
0
0
0
0
-97
-72
0
0
0

FEB
-167
0
0
0
0
-195
0
-396
-62
-151
0
-98
-143
0
-46
0
-4

MAR
0
-70
0
-115
-133
-421
0
-517
0
0
0
-269
-244
0
-199
-123
-65

AGS
0
0
0
4
0
5
0
0
0
0
0
0
0
2
0
0
0

SEP
1
8
0
0
0
0
0
1
0
5
4
0
0
0
5
0
0

OKT
0
0
0
0
4
0
0
0
0
0
0
2
0
0
0
2
3

Satuan: Bulan
NOP DES
0
2
1
0
0
7
0
1
0
1
1
0
8
0
0
1
6
0
1
0
0
1
0
1
0
2
0
2
0
1
0
0
0
1

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Max
2
3
8
4
5
6
6
2
5
4
3
6
2
6
5
1
2
4

T.2 th
3
8

T.5 th

Satuan: Bulan
NOP DES
0
0
0
2
0
1
0
1
0
5
0
2
0
3
2
0
7
0
1
0
0
0
0
1
1
0
2
0
0
1
0
0
0
2

SEP
0
0
0
0
0
3
0
0
0
4
1
3
0
0
0
0
1

OKT
4
0
1
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
4
3
0

Satuan: Bulan
OKT
NOP DES

T.20 th

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
-139
0
-9
0
0
-121
-43
0
-26
-61
-43
-42
0
-83
-47
0
0

FEB
0
0
0
0
0
0
0
-91
0
0
-105
-89
-101
-267
-63
-119
0

MAR
0
-38
-118
-38
-127
-7
0
0
0
0
0
0
0
-320
-83
0
-53

8
8

5
6
6

6
6

5
3
5

2
6

2
7

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
0
0
0
0
-22
-87
-87
0
-92
-36
-61
0
0
-24
0
0
0

FEB
-131
-89
-13
-9
0
0
0
-93
-193
0
0
0
-183
-219
-111
-43
-84

MAR
0
-133
-104
-45
-94
0
0
0
0
0
-46
-65
0
0
-145
-52
-123

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
-105
0
-134
-2
-27
-178
-279
-102
-146
-62
-125
-73
-43
0
0
0
0

FEB
-191
0
-145
0
-69
0
-408
-149
-336
0
0
0
-138
-16
-104
-124
-1

MAR
-355
0
0
-79
0
-142
0
0
0
0
0
-131
0
0
0
-316
-86

No

Thn Bln

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

-123
0
0
0
0
-234
-182
-61
-64
-128
-133
-53
-61
-49
0
0
0

-221
0
0
0
0
0
-325
0
-114
-166
0
0
-159
-180
-56
-89
0

0
-51
0
-7
-28
-134
0
0
0
0
-38
0
0
0
-67
-153
-107

0
-87
-84
0
0
0
0
-167
0
-17
0
-125
-138
0
-152
0
-184

0
-167
0
-72
-142
-33
-46
0
-60
0
-5
-222
0
-22
-200
0
-229

0
0
-24
0
-214
-148
0
0
-132
-17
-40
-267
-7
0
-248
-83
0

No

Thn Bln

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

-46
0
-132
0
-143
-224
-187
-30
-52
-44
-3
-39
0
-67
0
0
0

-90
0
0
0
-187
0
-334
-108
-208
0
0
0
-155
-90
-61
-146
-30

-177
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

-184
-42
-36
0
0
-36
0
0
-44
0
-34
0
-139
0
-104
-7
-13

-247
-146
-140
-4
-51
0
0
0
-51
-18
0
-102
-169
0
-182
0
-18

0
-163
-153
0
-171
-87
-56
0
-165
0
-38
-172
0
-75
-230
-60
-41

Satuan: mm

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Max
2
8
7
4
4
5
8
2
6
5
4
2
2
4
5
5
3
4

T.2 th
8
7

T.5 th

T.10 th

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

No

Thn Bln

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

0
1
0
1
1
1
0
0
0
0
1
0
0
0
2
2
1

0
2
1
0
0
0
0
1
0
1
0
1
1
0
3
0
2

0
3
0
1
1
1
1
0
1
0
1
2
0
1
4
0
3

0
0
1
0
2
2
0
0
2
1
2
3
1
0
5
1
0

1
1
2
0
3
3
0
0
3
2
3
4
0
1
6
0
0

0
0
0
1
4
4
1
1
4
3
0
5
0
2
7
1
1

1
1
1
2
5
5
2
2
5
4
1
6
1
3
8
2
2

0
2
0
3
6
6
3
0
6
5
0
0
0
4
9
3
3

0
0
0
4
7
7
0
0
7
6
1
0
1
0
10
0
0

0
0
1
5
8
0
0
0
8
0
2
1
2
0
11
0
1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

0
0
0
0
0
9
0
1
0
0
1
3
0
0
0
0
0

2
0
0
0
0
0
2
0
2
10
0
0
3
4
0
0
0

0
0
0
1
1
1
0
0
0
0
1
0
0
0
0
2
0

0
0
1
0
0
0
0
1
0
1
0
0
1
0
0
0
0

0
3
0
1
0
0
1
0
0
0
0
0
0
1
0
0
3

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
1
0

1
1
2
0
0
0
0
0
0
0
3
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

1
0
1
0
0
0
0
2
0
0
1
6
1
0
0
0
0

0
2
0
0
0
0
3
0
0
0
0
0
0
4
0
3
3

0
0
0
0
0
7
0
0
0
6
0
0
0
0
0
0
0

0
0
1
5
8
0
0
0
8
0
2
1
2
0
11
0
1

T.20 th

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

No

Thn Bln

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

3
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

4
1
1
0
0
1
0
0
1
0
1
0
1
0
1
1
1

5
2
2
1
1
0
0
0
2
1
0
1
2
0
2
0
2

0
3
3
0
2
1
1
0
3
0
1
2
0
1
3
1
3

0
4
4
0
0
2
0
0
4
1
2
3
0
2
4
0
4

0
0
5
1
1
3
0
0
5
2
0
0
0
3
5
1
0

0
1
0
0
2
4
0
0
6
3
1
0
0
4
6
0
1

0
0
1
1
3
5
1
1
7
0
0
0
0
5
7
1
0

0
0
2
2
0
6
2
2
0
1
0
0
1
6
0
0
0

0
0
3
3
1
0
3
0
0
2
0
1
0
7
0
0
1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

0
0
1
0
0
2
0
0
0
1
3
1
0
0
0
0
0

0
0
0
0
5
0
2
5
2
0
0
0
1
2
1
1
1

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
1
0
0
0
0
1
0

5
0
0
1
0
0
0
0
0
1
0
0
2
0
0
0
0

0
0
0
0
2
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0

0
4
0
0
0
0
0
0
0
0
2
3
0
0
0
0
4

0
0
5
1
0
0
0
0
5
0
0
0
0
0
0
1
0

0
1
0
0
0
0
0
0
0
3
1
0
0
0
0
0
1

0
0
0
0
3
0
0
0
7
0
0
0
0
0
7
1
0

0
0
0
0
0
6
0
2
0
0
0
0
1
0
0
0
0

0
0
3
3
1
0
3
0
0
2
0
1
0
7
0
0
1

JUN
0
0
-197
0
-120
-78
0
0
0
-102
-142
-121
0
-3
-42
-60
0

8
8

6
4
4

5
5

5
3
6

5
7

5
7

Satuan: mm

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Max
4
2
5
3
5
6
4
5
7
4
1
3
3
2
4
3
3
4

T.2 th
4
5

T.5 th

T.10 th

APR
-10
-169
0
0
0
-56
-84
-38
-97
0
-77
-77
-62
0
0
-60
0

MEI
0
-184
0
-61
0
-106
-143
-116
0
-98
0
0
0
-20
-28
-113
-13

JUN
0
-213
-42
-89
0
-185
-228
0
-46
-129
-67
0
0
0
-49
-137
0

Tabel 30. Jumlah Kekeringan Kumulatif


T.15 th

T.20 th

5
7

6
7

7
7

7
3
3

4
4

4
3
3
4

3
6

Satuan: mm
APR
-439
0
-91
-103
0
-182
-52
0
0
0
0
0
-111
0
-17
0
-135

MEI
0
-18
-166
-123
-34
-250
0
0
-32
0
0
-28
0
-18
-49
-97
0

JUN
0
0
-212
0
-107
0
-41
0
-116
-85
0
0
0
-27
0
-118
-22

Tabel 38. Jumlah Kekeringan Kumulatif


Satuan: Bulan

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Max
2
3
2
5
8
9
3
2
8
10
3
6
3
4
11
3
3
5

T.2 th
3
5

T.5 th

T.10 th

T.15 th

T.20 th

8
10

9
10

11
11

10
6
4

11
11

11
3
3
6

3
11

11

Satuan: mm

Tabel 45. Durasi Kekeringan Terpanjang

MAR

MEI
0
-187
-168
-138
-71
0
0
-217
-87
-77
-83
-75
0
0
0
0
0

Satuan: Bulan

Tabel 44. Durasi Kekeringan (Ln)


Satuan: Bulan
OKT
NOP DES

APR
0
-132
-132
-119
0
-60
0
-90
0
-5
0
-21
-20
-348
0
0
-97

Tabel 22. Jumlah Kekeringan Kumulatif


T.15 th

Tabel 37. Durasi Kekeringan Terpanjang

MAR

JUN
-56
-70
0
0
-199
-836
-44
0
-38
0
-269
-49
-40
0
0
0
-3

Satuan: Bulan

Tabel 36. Durasi Kekeringan (Ln)

2
0
0
0
0
0
2
0
2
10
0
0
3
4
1
1
0

MEI
0
-53
-147
0
-117
-763
-35
-606
0
0
-201
0
0
0
-426
0
0

Tabel 14. Jumlah Kekeringan Kumulatif


T.15 th

6
6

T.10 th

Tabel 29. Durasi Kekeringan Terpanjang


AGS
0
0
5
1
0
0
1
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0

APR
0
0
-75
-143
0
-594
0
-561
0
0
-71
-401
-382
0
-262
0
-76

Satuan: Bulan
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tabel 28. Durasi Kekeringan (Ln)


SEP
3
0
0
0
2
3
0
0
5
4
1
3
0
0
3
2
1

Tabel 6. Jumlah Kekeringan Kumulatif


Satuan: Bulan

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tabel 21. Durasi Kekeringan Terpanjang

FEB

2
0
0
0
5
0
2
5
2
0
0
0
1
2
1
1
1

Satuan: Bulan
NOP DES
0
0
0
0
0
3
0
3
0
8
0
20
1
0
0
1
0
7
0
0
0
1
0
1
1
0
1
0
0
1
0
0
3
0

Tabel 20. Durasi Kekeringan (Ln)

1
0
0
0
0
9
1
1
1
9
1
3
2
3
0
0
0

1
0
1
0
4
2
1
4
1
1
3
1
0
1
0
0
0

OKT
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
5
0
0
4
1
0

Tabel 13. Durasi Kekeringan Terpanjang

JAN

Stasiun Sampang Peundeuy


No
Thn Bln JAN
FEB
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

APR
0
0
0
2
0
0
0
0
0
0
0
3
5
0
0
0
3

Tabel 12. Durasi Kekeringan (Ln)

Tabel 43. Durasi Kekeringan Kumulatif (Bln)

MAR

Tabel 5. Durasi Kekeringan Terpanjang

Tabel 4. Durasi Kekeringan (Ln)


SEP
1
0
0
0
5
17
0
0
4
2
1
4
0
2
3
0
1

Tabel 35. Durasi Kekeringan Kumulatif (Bln)

JAN

-46
180
-132
30
-143
-224
-187
-30
-52
-44
-3
-39
51
-67
309
345
50

MEI
0
1
2
0
1
13
1
5
0
0
2
0
0
0
4
0
0

Tabel 27. Durasi Kekeringan Kumulatif (Bln)

Tabel 42. Nilai Surplus dan Defisit dari Run (mm)


NOP

APR
0
0
1
2
0
12
0
4
0
0
1
3
5
0
3
0
3

Tabel 19. Durasi Kekeringan Kumulatif (Bln)

-123
151
50
296
139
-234
-182
-61
-64
-128
-133
-53
-61
-49
117
166
171

Stasiun Sampang Peundeuy


No
Thn Bln
JAN
FEB

MAR
0
1
0
1
1
11
0
3
0
0
0
2
4
0
2
1
2

Tabel 11. Durasi Kekeringan Kumulatif (Bln)

Tabel 34. Nilai Surplus dan Defisit dari Run (mm)

221
495
393
639
482
109
161
282
279
215
210
290
282
294
460
509
515
17
343
149
0.36
-0.8

344
179
130
223
482
230
263
47
310
197
253
89
76
233
129
323
137
17
214
111
0.6
0.6

JUN
-56
-17
102
20
-82
-74
-9
19
-38
214
-68
-49
-40
25
9
42
-3

Tabel 26. Nilai Surplus dan Defisit dari Run (mm)

Tabel 33. Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Pasir Ona
No
Thn Bln

MEI
142
-53
-72
60
-117
-169
-35
-45
58
128
-130
18
93
127
-165
40
121

Tabel 18 Nilai Surplus dan Defisit dari Run (mm)

Tabel 25. Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Cibeureum
No
Thn Bln JAN
1
1998
235
2
1999
606
3
2000
206
4
2001
338
5
2002
313
6
2003
162
7
2004
61
8
2005
238
9
2006
194
10
2007
278
11
2008
215
12
2009
267
13
2010
297
14
2011
380
15
2012
751
16
2013
704
17
2014
538
18
n
17
19
Mean
340
20 St. Dev
195
21 Skewness 1.01
22 Kurtosis 0.15

APR
185
40
-75
-28
122
-173
97
-44
47
26
-71
-132
-138
98
-63
122
-11

Tabel 10. Nilai Surplus dan Defisit dari Run (mm)

Tabel 17. Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Pipitan
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014
18
n
19
Mean
20 St. Dev
21 Skewness
22 Kurtosis

MAR
50
-70
88
-115
-133
-226
492
-121
199
127
104
-171
-101
214
-153
-123
-62

Tabel 46. Jumlah Kekeringan Kumulatif


Satuan: Bulan

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Max
5
4
5
3
5
6
3
5
7
3
3
3
2
7
7
1
4
4

T.2 th
5
5

T.5 th

T.10 th

T.15 th

T.20 th

5
7

6
7

7
7

7
3
7

7
7

7
3
5

4
6

4
7

Satuan: mm

Tabel 6. Jumlah Kekeringan Kumulatif

Tabel 7. Jumlah Kekeringan (Dn)

Tabel 8. Jumlah Kekeringan Terpanjang

Satuan: mm
JUL
0
-79
-17
0
-345
-977
0
0
-186
0
-417
-169
0
0
-145
0
-98

AGS
0
0
-58
0
-426
####
0
-72
-274
-40
0
-231
0
-79
-231
0
0

SEP
-27
0
0
0
-502
####
0
0
-358
-111
-17
-268
0
-122
-269
0
-15

OKT
NOP
0
0
0
0
-26
-69
-105 -248
-647 -785
-1206 ####
0
-51
-37
0
-421 -534
0
0
0
0
-310
0
0
-98
0
-40
-273
0
-99
0
-50
-122

DES
0
0
-254
-283
-921
-1574
0
-15
-662
0
-26
-104
0
0
-102
0
0

Satuan: mm
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
0
48
79
160
173
0
47
0
0
0
0
0
0
72
0
0
0

FEB
167
0
0
0
0
0
0
0
62
151
0
0
0
0
0
0
0

MAR
0
70
0
0
133
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
123
0

Tabel 14. Jumlah Kekeringan Kumulatif

APR
0
0
0
143
0
0
0
0
0
0
0
401
382
0
0
0
76

MEI
0
0
147
0
0
0
0
606
0
0
0
0
0
0
426
0
0

JUN
56
0
0
0
0
0
44
0
0
0
0
0
40
0
0
0
0

JUL
0
79
0
0
0
0
0
0
0
0
417
0
0
0
0
0
98

AGS
0
0
58
0
0
0
0
72
0
0
0
0
0
0
0
0
0

SEP
27
0
0
0
0
0
0
0
0
111
17
0
0
122
0
0
0

OKT
0
0
0
0
0
0
0
37
0
0
0
310
0
0
273
99
0

DES
0
0
254
283
921
1574
0
15
662
0
26
104
0
0
102
0
0

AGS
0
-41
-242
0
-20
0
-144
0
-96
0
0
-268
0
-75
-169
-10
0

SEP
0
-59
-249
-37
-61
0
-172
0
-146
-46
-35
-295
0
-110
-225
0
-43

OKT
0
0
-280
-138
-125
-29
-271
-53
-213
-93
0
0
0
0
-241
-17
-190

NOP
-61
0
0
-235
-140
-136
-397
0
-237
-111
0
0
-7
-73
0
0
0

DES
-146
0
-152
-358
-158
0
-551
-53
0
0
0
-156
-55
-94
0
0
-47

Tahun
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
139
0
-9
0
0
121
43
0
26
61
0
0
0
0
0
0
0

FEB
0
0
0
0
0
0
0
91
0
0
105
89
101
0
0
119
0

MAR
0
0
0
0
127
0
0
0
0
0
0
0
0
0
83
0
0

Tabel 22. Jumlah Kekeringan Kumulatif

APR
0
0
0
0
0
60
0
0
0
0
0
0
20
348
0
0
97

MEI
0
187
0
138
0
0
0
217
87
0
0
0
0
0
0
0
0

JUN
0
0
0
0
120
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
60
0

JUL
0
0
0
36
0
172
0
0
0
129
219
0
0
0
0
0
0

AGS
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
10
0

SEP
0
59
0
0
0
0
0
0
0
0
35
295
0
110
0
0
0

OKT
0
0
280
0
0
0
0
53
0
0
0
0
0
0
241
17
190

NOP
0
0
0
0
0
136
0
0
237
111
0
0
0
0
0
0
0

DES
146
0
152
358
158
0
551
53
0
0
0
156
55
94
0
0
47

SEP
-2
-327
-169
0
-43
0
-291
-15
-233
-294
-196
-27
0
0
-197
-36
-77

OKT
0
0
-193
0
-65
0
-397
0
-323
0
0
-94
0
0
0
-102
-170

NOP
-52
-41
-245
0
0
-92
-427
0
-477
-17
0
0
-20
-51
0
0
0

DES
-94
0
-269
-84
-88
0
0
-54
0
0
-43
-174
-125
-52
-102
0
-65

283

T.5 th

606

T.10 th

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
0
0
0
0
22
87
87
0
0
36
61
0
0
0
0
0
0

FEB
131
0
0
0
0
0
0
93
193
0
0
0
183
219
0
0
0

MAR
0
0
104
45
94
0
0
0
0
0
0
0
0
0
145
0
123

APR
10
0
0
0
0
0
0
0
97
0
77
77
62
0
0
0
0

MEI
0
0
0
0
0
0
0
116
0
0
0
0
0
20
0
0
13

JUN
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
137
0

JUL
0
0
0
0
0
0
0
11
0
0
0
83
0
0
0
0
0

T.20 th

1574
1574

1574
1574

662
417
382

426
426

426
123
122
515

761

123
1000

Tahun
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

Max
146
187
280
358
158
172
551
217
237
129
219
295
101
348
241
119
190

T.2 th
187

232

287

358

T.5 th

848

1574

Tahun

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

T.15 th

T.20 th

SEP
2
327
0
0
0
0
0
15
0
294
196
0
0
0
197
0
0

OKT
0
0
0
0
65
0
0
0
0
0
0
94
0
0
0
102
170

NOP
0
41
0
0
0
92
427
0
477
17
0
0
0
0
0
0
0

DES
94
0
269
84
88
0
0
54
0
0
43
174
125
52
102
0
65

Tahun
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

551
551

551
551

237
295
348

348
348

241
190

190
362

190
449

371

551

Tahun

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Max
131
327
269
110
94
241
427
116
477
294
196
174
183
219
197
137
170

T.2 th
327

221

280

269

T.5 th

AGS
-33
0
-278
-11
-56
-127
-4
0
-255
-147
0
-109
0
-48
-110
-22
0

SEP
-84
0
0
0
-136
-138
0
0
-346
-251
-66
-112
0
0
-174
-112
-80

OKT
-151
0
-3
-56
-227
0
-27
-14
-383
0
0
0
0
-76
-196
-162
0

NOP
0
-66
0
0
-244
-131
-92
-33
-468
-92
0
0
-82
-186
0
0
-7

DES
0
-149
-126
-69
-328
-180
-144
0
0
0
0
-127
0
0
-92
0
-39

T.20 th

477
477

477
477

477
196
219

219
219

197
170

170
298

170
348

323

477

Tabel 32. Jumlah Kekeringan Terpanjang


Satuan: mm

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Thn Bln
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JAN
0
0
0
2
0
178
0
0
0
62
125
73
0
0
0
0
0

FEB
0
0
145
0
69
0
408
149
336
0
0
0
138
16
104
0
0

MAR
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
131
0
0
0
316
0

Tabel 38. Jumlah Kekeringan Kumulatif

APR
439
0
0
0
0
0
52
0
0
0
0
0
111
0
0
0
135

MEI
0
18
0
123
0
250
0
0
0
0
0
28
0
0
49
0
0

JUN
0
0
0
0
107
0
41
0
0
0
0
0
0
27
0
118
0

JUL
0
0
0
0
0
0
0
31
0
0
77
0
0
0
0
0
88

AGS
0
0
278
11
0
0
4
0
0
0
0
0
0
48
0
0
0

SEP
0
0
0
0
0
138
0
0
0
251
66
112
0
0
0
0
80

OKT
151
0
3
56
0
0
0
14
0
0
0
0
0
0
196
162
0

NOP
0
0
0
0
0
0
0
33
468
92
0
0
82
186
0
0
0

DES
0
149
126
69
328
180
144
0
0
0
0
127
0
0
92
0
39

Satuan: mm
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tahun
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Tabel 39. Jumlah Kekeringan (Dn)

Max
439
149
278
123
328
250
408
149
468
251
125
131
138
186
196
316
135
239

T.2 th

T.5 th

T.10 th

278

T.20 th

439
468

328
408

468

468
468

468
131
186

196
316

316
316
135
299

355

316
392

Satuan: mm

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

No

Thn Bln

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

-23
-11
-27
0
-278
-253
0
0
-240
-37
-123
-276
0
-55
-340
0
0

0
0
0
-23
-344
-276
-53
-65
-287
-81
0
-326
0
-124
-376
-52
-36

-229
-371
-207
-428
-495
-427
-305
-269
-452
-277
-200
-574
-420
-315
-595
-326
-189

0
-444
0
-492
-607
-497
-334
0
-507
-328
0
0
0
-394
-656
-360
-198

0
0
0
-565
-671
-586
0
0
-696
-440
-47
0
-59
0
-701
0
0

0
0
-131
-633
-749
0
0
0
-706
0
-188
-228
-122
0
-803
0
-60

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

0
0
0
0
0
234
0
61
0
0
133
53
0
0
0
0
0

221
0
0
0
0
0
325
0
114
166
0
0
159
180
0
0
0

0
0
0
7
28
134
0
0
0
0
38
0
0
0
0
153
0

0
0
84
0
0
0
0
167
0
17
0
0
138
0
0
0
0

0
167
0
72
0
0
46
0
0
0
0
0
0
22
0
0
229

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
7
0
0
83
0

23
11
27
0
0
0
0
0
0
0
123
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

229
0
207
0
0
0
0
269
0
0
200
574
420
0
0
0
0

0
444
0
0
0
0
334
0
0
0
0
0
0
394
0
360
198

0
0
0
0
0
586
0
0
0
440
0
0
0
0
0
0
0

0
0
131
633
749
0
0
0
706
0
188
228
122
0
803
0
60

Tabel 46. Jumlah Kekeringan Kumulatif

T.15 th

439

392

468

Tabel 40. Jumlah Kekeringan Terpanjang

Satuan: mm

Satuan: mm
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tahun
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Tabel 47. Jumlah Kekeringan (Dn)

Max
229
444
207
633
749
586
334
269
706
440
200
574
420
394
803
360
229
446

T.2 th

T.5 th

T.10 th

T.15 th

T.20 th

444
633

749
749

749
334

706

803
803

706
574
420

803
803

803
360
229
543

654

360
776

582

803

Tabel 48. Jumlah Kekeringan Terpanjang

Satuan: mm

Satuan: mm

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

No

Thn Bln

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

DES

0
-250
-227
0
0
-180
0
0
-258
-72
-145
-271
0
-114
-300
0
-84

0
0
-269
-69
-113
-281
0
0
-362
-77
0
0
0
-209
-400
-48
0

0
-10
0
0
-193
-301
0
0
-471
-142
-22
0
0
-279
-461
0
-43

0
0
-49
-16
-293
-320
-41
-45
-575
0
0
0
0
-371
-543
-71
0

0
0
-163
-115
0
-418
-81
-133
0
-145
0
0
-125
-421
0
0
0

0
0
-307
-198
-149
0
-166
0
0
-170
0
-173
0
-599
0
0
-117

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

0
0
132
0
0
224
0
0
0
44
3
39
0
0
0
0
0

0
0
0
0
187
0
334
108
208
0
0
0
155
90
61
146
30

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
36
0
0
0
0
34
0
0
0
0
7
0

247
0
0
4
0
0
0
0
0
18
0
0
169
0
0
0
0

0
0
0
0
171
0
56
0
0
0
0
0
0
0
0
60
0

0
250
0
0
0
0
0
0
0
0
145
271
0
0
0
0
84

0
0
269
69
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
48
0

0
10
0
0
0
0
0
0
0
142
22
0
0
0
0
0
43

0
0
0
0
293
0
0
0
575
0
0
0
0
0
543
71
0

0
0
0
0
0
418
0
133
0
0
0
0
125
0
0
0
0

0
0
307
198
149
0
166
0
0
170
0
173
0
599
0
0
117

Stasiun
Pipitan Cibeureum
131
439
327
149
269
278
110
123
94
328
241
250
427
408
116
149
477
468
294
251
196
125
174
131
183
138
219
186
197
196
137
316
170
135

Pasir Ona
229
444
207
633
749
586
334
269
706
440
200
574
420
394
803
360
229

Satuan: mm
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tahun
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Max
247
250
307
198
293
418
334
133
575
170
145
271
169
599
543
146
117

T.2 th

289

379

T.5 th

T.10 th

T.15 th

T.20 th

250
307

307
575

418
334

575

599
599

575
271
599

599
599

543
117

146
407

146
587

Sampang P
247
250
307
198
293
418
334
133
575
170
145
271
169
599
543
146
117

Satuan: mm
No

Tahun

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
Mean

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

373

599

Bojongmanik
167

Pamarayan
187

Stasiun
Pipitan Cibeureum
327
439

Pasir Ona
444

Sampang P
250

283

358

269

278

633

307

1574

172

241

328

749

418

606

551

427

408

334

334

662

237

477

468

706

575

417

295

196

131

574

271

382

348

219

186

420

599

426

241

197

316

803

543

122
515

190
287

170
280

135
299

229
543

Bojongmanik

Pamarayan

Stasiun
Pipitan Cibeureum

Pasir Ona

Sampang P

921

358

327

439

749

307

1574

551

477

468

706

575

426

348

219

196

803

599

123

190

170

316

360

146

761

362

298

355

654

407

Satuan: mm
No

Tahun

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
Mean

Stasiun
Pipitan Cibeureum

Bojongmanik

Pamarayan

Pasir Ona

Sampang P

1574

551

477

468

749

575

426

348

219

316

803

599

1000

449

348

392

776

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tahun
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

Stasiun
Pipitan Cibeureum

Bojongmanik

Pamarayan

1574

551

477

123

190

848

371

587

Tabel 54. Rekap Jumlah Kekeringan Kala Ulang 20 Tahun (mm)


Satuan: mm

No

117
379

Tabel 52. Rekap Jumlah Kekeringan Kala Ulang 10 Tahun (mm)

Tabel 53. Rekap Jumlah Kekeringan Kala Ulang 15 Tahun (mm)


T.15 th

327

241
427

T.10 th

Mean

Tabel 31. Jumlah Kekeringan (Dn)


Satuan: mm

JUL
-15
0
-271
0
0
-83
0
-31
-198
-104
-77
-67
0
0
-65
0
-88

Pamarayan
146
187
280
358
158
172
551
217
237
129
219
295
101
348
241
119
190

Satuan: mm
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Mean

Tabel 30. Jumlah Kekeringan Kumulatif

Bojongmanik
167
79
254
283
921
1574
51
606
662
151
417
401
382
122
426
123
122

Satuan: mm
No

Tabel 24. Jumlah Kekeringan Terpanjang


AGS
0
0
0
110
0
241
0
0
0
0
0
0
0
62
0
0
0

Tabel 50. Rekap Jumlah Kekeringan Kala Ulang 2 Tahun (mm)


Satuan: mm

No

Tabel 51. Rekap Jumlah Kekeringan Kala Ulang 5 Tahun (mm)

358

172
551

T.10 th

Satuan: mm
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

T.15 th

921

1574

Satuan: mm
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tabel 23. Jumlah Kekeringan (Dn)


Satuan: mm
AGS
0
-299
-109
-110
-9
-241
-284
0
-172
-262
-168
0
0
-62
-150
0
-35

T.2 th
167

Tabel 16. Jumlah Kekeringan Terpanjang

Mean

JUL
0
-256
-106
-100
-8
-230
-273
-11
-121
-211
-152
-83
0
-25
-136
0
0

Max
167
79
254
283
921
1574
51
606
662
151
417
401
382
122
426
123
122
396

Satuan: mm
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tabel 49. Rekap Jumlah Maksimum Kekeringan Terpanjang


Satuan: mm

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tabel 15. Jumlah Kekeringan (Dn)


Satuan: mm

JUL
0
-6
-214
-36
0
-172
-72
0
-39
-129
-219
-197
0
-24
-135
0
0

NOP
0
0
0
0
0
0
51
0
0
0
0
0
98
40
0
0
122

Satuan: mm
No

Pasir Ona

Sampang P

468

803

599

170

316

360

146

323

392

582

373

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
Mean

Tahun
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

Stasiun
Pipitan Cibeureum

Bojongmanik

Pamarayan

1574

551

477

1574

551

477

Pasir Ona

Sampang P

468

803

599

468

803

599

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Bojongmanik
No
Thn Bln
JAN
Klm 1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

Klm 2

Klm 3

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

Klm 4

Klm 5

Klm 6

Klm 7

Klm 8

Klm 9

Klm 10

Klm 11

Klm 12

Klm 13

1998
299
221
294
365
323
42
233
217
63
219
269
1999
352
437
174
220
128
81
157
134
134
224
243
2000
321
289
332
105
109
200
150
53
128
131
175
2001
240
316
129
152
241
118
239
102
195
52
75
2002
227
329
111
302
64
16
20
14
15
12
80
2003
397
95
18
7
12
24
26
20
32
62
64
2004
353
402
736
277
146
89
550
296
130
237
167
2005
190
101
123
136
136
117
224
23
219
120
251
2006
411
224
443
227
239
59
18
7
7
94
105
2007
476
135
371
206
309
312
313
55
19
174
247
2008
504
651
348
109
51
30
18
180
73
371
322
2009
493
188
73
48
199
49
46
33
53
115
660
2010
303
241
143
43
274
58
181
118
192
215
120
2011
328
294
458
278
308
123
245
16
48
314
177
2012
664
240
91
118
16
106
22
9
52
153
375
2013
829
422
121
303
221
139
317
176
101
58
226
2014
418
283
182
170
302
94
72
162
75
122
146
n
17
17
17
17
17
17
17
17
17
17
17
Mean
400
286
244
180
181
98
167
95
90
157
218
St. Dev 161.008 138.292 185.02 103.47 106.83 72.979 145.88 87.252 66.063 96.349 144.2
Skewness 1.32178 1.00639 1.24782 0.0445 -0.217 1.7123 1.0537 0.8481 0.6691 0.6582 1.8776
Kurtosis 2.12404 1.79666 1.61163 -0.9241 -1.333 3.871 1.4191 -0.119 -0.628 0.0835 4.8926

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Pamarayan
No
Thn Bln
JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

Klm 1

Klm 2

Klm 3

Klm 4

Klm 5

Klm 6

Klm 7

Klm 8

Klm 9

Klm 10

Klm 11

Klm 12

Klm 13

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
n

170
379
300
339
366
188
266
317
283
248
266
267
327
226
262
577
467
17

290
328
403
486
374
328
279
188
301
290
216
231
178
94
262
160
330
17

192
143
63
143
54
174
204
239
244
378
182
226
208
128
161
206
128
17

248
70
150
83
363
111
166
74
286
159
166
143
144
136
191
175
120
17

217
135
154
171
120
236
213
64
104
119
108
137
267
247
223
295
434
17

137
115
67
157
46
17
166
233
102
70
36
49
129
92
53
35
117
17

139
107
96
77
180
20
41
169
74
86
36
37
361
93
21
238
150
17

153
42
49
77
57
91
5
164
20
167
104
6
121
26
42
67
114
17

94
50
61
31
27
87
40
149
18
22
33
41
323
33
13
114
25
17

252
295
116
46
84
118
48
94
80
100
219
273
364
151
131
130
0
17

138
233
202
102
184
92
73
306
176
181
296
241
192
126
281
275
287
17

19
20
21
22

Mean
309
279
181
164
191
95
113
77
68
147
199
St. Dev 99.7571 96.4389 74.6572 76.048 90.698 57.361 88.444 53.359 75.669 99.558 75.388
Skewness 1.3046 0.15637 0.71259 1.2868 1.1306 0.78 1.502 0.3971 2.6865 0.7824 -0.146
Kurtosis 2.32319 0.28097 2.25452 1.9148 1.859 0.3908 2.7354 -0.993 8.2575 -0.124 -1.184

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Pipitan
No
Thn Bln
Klm 1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

Klm 2

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

Klm 3

Klm 4

Klm 5

Klm 6

Klm 7

Klm 8

Klm 9

Klm 10

Klm 11

Klm 12

Klm 13

118
17
57
50
59
49
49
81
9
9
44
63
239
23
46
81
25
17
60
54.08
2.467
7.634

61
171
123
35
209
134
3
84
123
185
206
176
29
86
182
119
119
83
56
2
145
48
111
183
2
18
21
31
120
158
35
113
181
36
41
249
281
189
155
87
165
124
17
139
425
27
42
252
21
15
257
17
17
17
63
108
175
72.198 67.428 88.119
2.1719 -0.067 1.2615
4.8103 -1.135 3.4256

1998
315
187
220
96
194
212
115
1999
320
229
107
70
111
65
48
2000
328
305
60
106
194
53
26
2001
293
309
115
193
65
67
79
2002
266
444
57
156
142
148
83
2003
201
676
160
50
76
16
45
2004
201
676
160
22
67
10
45
2005
315
225
172
68
48
161
80
2006
196
217
180
9
173
49
15
2007
252
403
404
106
28
64
8
2008
227
355
105
75
345
28
5
2009
292
400
86
94
135
134
8
2010
320
135
163
44
171
177
352
2011
264
123
208
184
106
127
66
2012
290
207
117
315
98
74
3
2013
384
275
142
98
73
70
295
2014
430
234
112
116
113
156
269
n
17
17
17
17
17
17
17
Mean
288
318
151
106
126
95
91
St. Dev 63.3491 162.873 80.2554 73.904 75.646 60.925 108.38
Skewness 0.43075 1.23051 1.99232 1.4626 1.5092 0.397 1.5923
Kurtosis 0.3028 1.08173 5.7955 2.9868 3.3761 -1.015 1.4141

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Cibeureum
No
Thn Bln
JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

Klm 1

Klm 2

Klm 3

Klm 4

Klm 5

Klm 6

Klm 7

Klm 8

Klm 9

Klm 10

Klm 11

Klm 12

Klm 13

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008

235
606
206
338
313
162
61
238
194
278
215

192
530
267
443
236
367
149
231
88
305
512

62
248
316
146
226
84
399
321
230
387
275

115
256
108
175
264
158
147
234
321
200
210

230
130
72
128
114
80
205
180
116
177
194

131
126
58
205
30
105
63
204
19
19
123

79
95
35
150
140
10
130
63
12
74
17

42
94
53
49
4
17
57
140
3
18
95

60
122
203
265
31
99
186
209
19
6
44

96
257
160
107
73
171
136
149
126
170
214

314
153
259
282
202
88
154
200
135
127
365

12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

2009
267
358
95
203
120
169
27
18
108
205
372
2010
297
183
287
88
193
128
231
280
256
345
137
2011
380
262
351
324
130
94
211
13
172
87
109
2012
751
174
236
182
115
123
29
15
47
141
359
2013
704
154
34
242
51
82
263
39
20
113
258
2014
538
277
141
150
278
82
27
92
30
223
212
n
17
17
17
17
17
17
17
17
17
17
17
Mean
340
278
226
199
148
104
94
61
110
163
219
St. Dev 195.35 127.547 114.6 69.133 60.115 56.879 81.137 68.518 88.156 69.322 93.95
Skewness 1.00933 0.70685 -0.2031 0.2959 0.454 0.2355 0.8883 2.2797 0.5028 1.1487 0.3864
Kurtosis 0.15294 -0.2359 -1.0915 -0.5181 -0.167 -0.461 -0.34 6.2752 -1.222 1.6104 -1.168

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Pasir Ona
No
Thn Bln
Klm 1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

Klm 2

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

Klm 3

Klm 4

Klm 5

Klm 6

Klm 7

Klm 8

Klm 9

Klm 10

Klm 11

Klm 12

Klm 13

1998
221
169
363
344
258
285
91
142
111
259
399
1999
495
289
158
179
126
149
103
98
252
121
237
2000
393
533
279
130
482
102
112
195
89
228
323
2001
639
430
202
223
134
145
225
56
287
131
156
2002
482
293
181
482
64
55
50
13
32
82
165
2003
109
269
75
230
173
12
9
56
32
124
140
2004
161
125
215
263
160
217
142
26
133
165
283
2005
282
382
215
47
280
243
185
14
86
277
269
2006
279
218
237
310
146
55
6
32
46
139
40
2007
215
230
246
197
261
110
94
35
77
143
117
2008
210
305
171
253
201
92
31
312
81
282
182
2009
290
301
249
89
109
82
106
28
129
244
313
2010
282
170
279
76
268
120
273
211
301
515
170
2011
294
137
238
233
184
142
59
10
72
115
278
2012
460
212
198
129
158
79
23
42
100
134
183
2013
509
179
146
323
339
44
247
27
156
161
235
2014
515
308
102
137
162
222
189
43
35
186
401
n
17
17
17
17
17
17
17
17
17
17
17
Mean
343
268
209
214
206
127
114
79
119
194
229
St. Dev 149.312 107.96 69.2223 111.42 100.53 76.482 83.922 86.193 85.173 102.98 98.282
Skewness 0.36401 0.92815 0.08627 0.6473 1.3267 0.6509 0.5049 1.6828 1.2242 2.0159 0.1397
Kurtosis -0.8466 0.88196 0.69915 0.5867 2.368 -0.335 -0.806 2.2092 0.543 5.2383 -0.334

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Sampang Peundeuy
No
Thn Bln
JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGS

SEP

OKT

NOP

Klm 1

Klm 2

Klm 3

Klm 4

Klm 5

Klm 6

Klm 7

Klm 8

Klm 9

Klm 10

Klm 11

Klm 12

Klm 13

1
2
3
4

1998
1999
2000
2001

356
582
270
432

278
383
347
650

213
237
340
246

217
182
188
276

130
89
89
189

205
125
129
213

173
27
40
123

219
117
73
46

119
100
144
139

384
273
136
169

304
226
112
127

5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

2002
259
278
358
244
142
22
2003
178
398
379
188
295
55
2004
215
175
511
352
221
86
2005
372
244
394
309
442
358
2006
350
166
298
180
186
28
2007
358
347
518
251
175
429
2008
399
585
291
190
324
104
2009
363
426
194
272
91
72.251
2010
453
167
228
85
163
229
2011
335
299
397
324
225
67
2012
711.2
261
197
120
114.9
94.2
2013
746.6
175.5
53
217.2 220.5
81.9
2014
451.8
291.8
246
211.3 187.9
119
n
17
17
17
17
17
17
Mean
402
322
300
224
193
142
St. Dev 156.01 138.037 119.108 69.636 92.921 112.51
Skewness 0.98959 1.09593 0.1383 -0.0198 1.2836 1.4752
Kurtosis 0.77593 1.03514 0.20624 -0.0329 2.0117 1.7747

210
20
193
199
21
41
6
14
297
74.65
43.5
372.1
70.8
17
113
109.61
1.0821
0.3443

2
31
84
230
15
90
165
128
148.83 190
144
186
175
246
140
138
11.004
1
81
272
111
45
184.42 80.58
231
88
316
323
174
112
260
552
222
274
275
101
20.3
40
92.3
176
15.5
48.9 102.3 340.8
67.7
136.5 113.7
301
313.5
67.5 217.2 244.9
17
17
17
17
115
110
185
226
95.059 74.308 89.289 118.34
0.5036 0.822 0.7967 1.2295
-0.771 0.3647 -0.195 2.2609

Total

Klm 14

Klm 15

295
333
102
252
150
73
421
271
158
597
260
182
460
300
185
505
328
17
286
144.57
0.5903
-0.138

2840
2617
2095
2111
1340
829
3804
1911
1993
3214
2917
2139
2346
2888
2031
3419
2355

DES

Total

Klm 14

Klm 15

122
285
55
84
188
538
53
154
360
352
229
50
159
186
252
284
160
17

2152
2182
1716
1796
2043
2000
1554
2151
2048
2172
1891
1701
2773
1538
1892
2556
2332

900
800
700

Tinggi Hujan Bulanan (mm)

DES

600
500
400
300
200
100

JAN '98
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '99
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '00
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '01
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '02
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '03
MAR
MAY

700

500

400

300

200

100

JAN '98
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '99
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '00
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '01
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '02
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '03
MAR
MAY

Tinggi Hujan Bulanan (mm)

600

JAN '98
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '99
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '00
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '01
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '02
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '03
MAR
MAY

207
129.99
0.9814
1.1667

Total

Klm 14

Klm 15

170
224
188
128
124
564
256
158
297
334
169
38
107
211
110
381
147
17
212
126.11
1.4659
2.7213

1982
1569
1527
1866
1775
2158
1689
1650
1186
1917
1682
1576
2333
1688
1841
2120
1895

800

700

600

Tinggi Hujan Bulanan (mm)

DES

500

400

300

200

100

JAN '98
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '99
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '00
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '01
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '02
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '03
MAR
MAY

Total
Klm 15

370
154
111
168
153
188
185
473
258
342
306

1926
2771
1848
2457
1785
1529
1872
2642
1522
2104
2570

800

700

600

Tinggi Hujan Bulanan (mm)

DES
Klm 14

500

400

300

2052
2735
2382
2317
2257
2255

DES

Total

Klm 14

Klm 15

393
519
114
177
167
388
298
375
235
285
104
17
182
306
143
276
185
17
245
127.82
0.3481
-0.093

3034
2724
2978
2805
2066
1617
2188
2655
1743
2010
2225
1957
2847
2068
1861
2640
2483

Tinggi Hujan Bulan

110
310
249
145
297
205
17
237
101.25
0.76
0.0979

300

200

100

JAN '98
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '99
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '00
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '01
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '02
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '03
MAR
MAY

700

Tinggi Hujan Bulanan (mm)

600

500

400

300

200

100

JAN '98
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '99
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '00
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '01
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '02
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '03
MAR
MAY

DES

Total

Klm 14

Klm 15

800

586
344
144
205

3184
2685
2012
2815

700

ulanan (mm)

600

Tinggi Hujan Bulanan (mm)

2000
2264
2625
3405
2185
2804
3212
2646
2823
2162
2341
2802
2594
JAN '98
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '99
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '00
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '01
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '02
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '03
MAR
MAY

140
352.74
203
388
591
264.2
355
116
329
111.3
291.9
316
171.8
17
289
145.03
0.8302
0.3362
600

500

400

300

200

100

MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '04
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '05
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '06
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '07
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '08
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '09
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '10
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '11

MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '04
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '05
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '06
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '07
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '08
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '09
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '10
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '11

Grafik 1. Hujan Surplus dan Defisit


Stasiun Bojongmanik

Waktu (Bulan)

Grafik 2. Hujan Surplus dan Defisit


Stasiun Pamarayan

MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '04
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '05
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '06
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '07
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '08
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '09
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '10
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '11

Waktu (Bulan)

Grafik 3. Hujan Surplus dan Defisit


Stasiun Pipitan

Waktu (Bulan)

Grafik 4. Hujan Surplus dan Defisit


Stasiun Cibeureum

MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '04
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '05
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '06
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '07
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '08
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '09
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '10
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '11

MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '04
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '05
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '06
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '07
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '08
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '09
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '10
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '11

Waktu (Bulan)

Grafik 5. Hujan Surplus dan Defisit


Stasiun Pasir Ona

Waktu (Bulan)

Grafik 6. Hujan Surplus dan Defisit


Stasiun Sampang Peundeuy

MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '04
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '05
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '06
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '07
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '08
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '09
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '10
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '11

Waktu (Bulan)

MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '04
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '05
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '06
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '07
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '08
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '09
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '10
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '11

Hujan Bulanan

NOV
JAN '11
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '12
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '13
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '14
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV

Hujan Rata-rata bulanan

Hujan Bulanan

NOV
JAN '11
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '12
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '13
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '14
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV

Hujan Rata-rata Bulanan

JAN '98
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '99
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '00
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '01
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '02
FEB
MAR

NOV
JAN '11
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '12
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '13
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '14
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV

Hujan Bulanan

NOV
JAN '11
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '12
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '13
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '14
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV

Hujan Rata-rata Bulanan

Hujan Bulanan
Hujan Rata-rata Bulanan

APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '03
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '04
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '05
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '06
FEB
MAR
APR
MAY
JUN

NOV
JAN '11
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '12
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '13
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '14
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV

Hujan Bulanan

NOV
JAN '11
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '12
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '13
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '14
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV

Hujan Rata-rata Bulanan

Hujan Bulanan
Hujan Rata-rata Bulanan

JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '07
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '08
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '09
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '10
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP

NOV
JAN '11
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '12
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '13
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV
JAN '14
MAR
MAY
JUL
SEP
NOV

OCT
NOV
DEC
JAN '11
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '12
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '13
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC
JAN '14
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
NOV
DEC

Grafik Hujan Surplus dan Defisit Stasiun Bojongmanik Tahun 1998


Tinggi Hujan Bulanan (mm)

450

400

350

300
250

Hujan Bulanan

365

400
299

323
286
221

294

269

244

233
180

200

181

150

167
98

100

219

217

295
286

218

157
95

90
63

AUG

SEP

42

50
0
JAN '98 FEB

MAR

APR

MAY

JUN

JUL

Waktu (Bulan)

OCT

NOV

DEC

Hujan Rata-Rata Bulanan

nik Tahun 1998


Hujan Bulanan

Hujan Rata-Rata Bulanan

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)

PENGUMPULAN DATA ASLI STASIUN DAS CIUJUNGPengisian Data Kosong Dengan Tinjauan Jarak Terdekat Antar Stasiun
NO
1

TAHUN
1998

1999

2000

2001

2002

2003

2004

2005

2006

BULAN
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

BJMANIK CBLGR
299
65
221
53
294
37
365
223
323
205
42
32
233
30
217
62
63
53
219
53
269
95
295
85
352
60
437
73
174
22
220
30
128
52
81
24
157
16
134
20
134
8
224
36
243
41
333
36
321
18
289
49
332
18
109
36
200
33
150
25
53
5
128
36
131
39
175
61
102
51
240
216
316
24
129
124
152
47
241
27
118
5
239
14
102
12
195
23
52
39
75
41
252
32
227
38
329
40
111
26
302
56
64
18
16
23
20
21
13.6364 19.6822
12
9
80
29
150
39
397
42
95
66
18
27
7
27
12
59
24
24
25.7434
26
19.5264 21.2572
32
14
62
14
64
33
73
27
353
57
402
53
736
32
277
25
146
19
89
12
550
52
296
48
130
19
237
53
167
26
421
107
190
30
123
100
136
37
136
79
117
44
224
115
23
45
219
39
120
139
251
57
271
67
411
59
224
33
443
57
227
50
239.24
262
59.4666
70
18.1124
11
7.31796
6
6.61287
8
94.0007 79.5523
105
45
158
113

RGS HLR
259
267
160
106
106
63
103
165
35
76
57
70
300
310
300
74.2924
111.415
75.4946
69.6288
21.2567
40.4597
25
60
230
470
420
300
200
51.7561
15
54.3303
18.1454
210
386
160
475
198
340
96
149
99
87
55.4469
173.251
96
326
148
726
730
322
100
0
120
174
52.1966
85.8994
182.577
340
70
699
394
170
18
162
115
54.6236
107.441
136
80.4865
442
595
474
350
168
88
111
48.3428
38.6214
47.4688
19.9096
226
437
910
228
153
103
168.958
95.8187
134
118
349
366
667
879
534
726
213
588
91
26.6131
11.6809
7.42809
39.5683
114
312

PMRYN
170
290
192
248
217
137
139
153
94
252
138
122
379
328
143
70
135
115
107
42
50
295
233
285
300
403
63
154
67
96
49
61
116
202
55
339
486
143
83
171
157
77
77
31
46
102
84
366
374
54
363
120
46
180
57
83.5264
184
188
188
328
174
111
236
17
19.5343
91
87
118
92
538
266
279
204
166
213
166
41
5
40
48
73
53
317
239
73.7383
64
233
169
164
149
94
306
154
283
301
244
286
104
102
74
19.8345
18
80
176
360

PPTN
315
187
220
96
194
212
115
118
61
171
123
170
320
229
107
70
111
65
48
17
35
209
134
224
328
305
60
194
53
26
57
3
84
123
188
293
309
115
193
65
67
79
50
184.99
206
176
128.06
266
444
57
156
142
148
83
59
85.8064
181.6
124
201
676
160
50
76
16
45
49
119
119
83
564
201
676
160
22
67
10
45
49
56
2
145
256
315
172
68
48
161
80
81
48
111
183
158
196
217
180
9
173
49
15
9
2
18
21
297

CDSARI
232
323
106
79
72
124
220
130
116
375
234
189
388
453
96
109
69
65
132
8
56
168
145
205
259
147
94
85
15
19
48
30
128
31
107
68
254
18
50
66
234
130
48
372
34
506
126.817
263
163
127
152
118
23
126
1
91
185.9
156
39
235
143
69
21
35
2
20
75
354
43
414
372
284
154
110
98
24
83
38.6116
9
77
63
150
448
245
133
32
96
54
61
126
127
143
229
109
132
65
58
49
39
8
12.6965
20.8061
95.7297
73.7303
263.995

CBRM
235
192
62
115
230
131
79
42
60
96
314
370
606
530
248
256
130
126
95
94
122
257
153
154
206
267
316
72
58
35
53
203
160
259
111
337.885
443.188
146.316
174.989
127.89
205.281
149.668
49.1294
265.037
107.174
282.349
167.789
312.873
236.445
225.945
263.765
114.298
30.1322
139.548
4.18814
72.5148
201.547
152.604
162
367
84
158
80
105
10.3649
17
99
171
88
188
61
149
399
147
205
63
130
57
186
136
154
185
238
321
234
180
204
63
140
209
149
200
473
194
88
230
321
116
19
12.3864
3
19.3178
126
135
258

CMNYAK PSR ONA SAMPANG


226
221
356
290
169
278
425
363
213
398
344
217
407
258
130
170
285
205
144
91
173
314
142
219
179
111
119
189
259
384
216
399
304
290
393
586
510
495
582
346
289
383
106
158
237
154
179
182
70
126
89
75
149
125
101
103
27
108
98
117
95
252
100
293
121
273
259
237
226
301
519
344
228
393
270
440
533
347
263.5
279
340
293
482
89
156
102
129
124
112
40
108
195
73
173
89
144
107
228
136
114
323
112
116
114
144
395
639
432
734
430
650
477
202
246
229
223
276
406
134
189
592
145
213
454
225
123
40
56
46
277
287
139
227
131
169
221
156
127
145
177
205
240
482
259
248
293
278
237
181
358
233
482
244
96
64
142
96
55
22
344
50
210
51
13
2
196
82
84
642
165
230
125
167
140
816
109
178
902
269
398
899
75
379
896
230
188
607
173
295
60
12
55
40
9
20
31.227
56
15
287
32
90
802
124
165
405
140
128
598
388
352.736
399
161
215
322
125
175
633
215
511
838
263
352
293
160
221
156
217
86
124
142
193
108
26
148.825
173
133
190
107
165
144
114
283
186
116
298
203
373
282
372
228
215
394
178
47
309
220
280
442
439
243
358
170
185
199
106
14
175
144
86
246
185
277
140
455
269
138
276
375
388
427
279
350
183
218
166
230
237
298
128
310
180
254
146
186
85
55
28
18.2046
6
21
9.34457
32
11.0039
14
46
1
39
139
81
136
40
272
277
235
591

Stasiun Bojongmanik
No
Thn Bln
JAN
1
1998
299
2
1999
352
3
2000
321
4
2001
240
5
2002
227
6
2003
397
7
2004
353
8
2005
190
9
2006
411
10
2007
476
11
2008
504
12
2009
493
13
2010
303
14
2011
328
15
2012
664
16
2013
829
17
2014
418
n
17
19
Mean
400
20
St. Dev
161
21 Skewness 1.32
22
Kurtosis 2.12

FEB MAR APR


221
294 365
437
174 220
289
332 105
316
129 152
329
111 302
95
18
7
402
736 277
101
123 136
224
443 227
135
371 206
651
348 109
188
73
48
241
143
43
294
458 278
240
91
118
422
121 303
283
182 170
17
17
17
286
244 180
138.3 185 103
1.006 1.25 0.04
1.797 1.61 -0.9

Stasiun Pamarayan
No
Thn Bln
JAN
1
1998
170
2
1999
379
3
2000
300
4
2001
339
5
2002
366
6
2003
188
7
2004
266
8
2005
317
9
2006
283
10
2007
248
11
2008
266
12
2009
267
13
2010
327
14
2011
226
15
2012
262
16
2013
577
17
2014
467
18
n
17
19
Mean
309
20
St. Dev
99.8
21 Skewness 1.3
22
Kurtosis 2.32

FEB MAR APR


290
192 248
328
143
70
403
63
150
486
143
83
374
54
363
328
174 111
279
204 166
188
239
74
301
244 286
290
378 159
216
182 166
231
226 143
178
208 144
94
128 136
262
161 191
160
206 175
330
128 120
17
17
17
279
181 164
96.44 74.7 76
0.156 0.71 1.29
0.281 2.25 1.91

Stasiun Pipitan
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014
18
n
19
Mean
20
St. Dev
21 Skewness
22
Kurtosis

JAN
315
320
328
293
266
201
201
315
196
252
227
292
320
264
290
384
430
17
288
63.3
0.43
0.3

FEB MAR APR


187
220
96
229
107
70
305
60
106
309
115 193
444
57
156
676
160
50
676
160
22
225
172
68
217
180
9
403
404 106
355
105
75
400
86
94
135
163
44
123
208 184
207
117 315
275
142
98
234
112 116
17
17
17
318
151 106
162.9 80.3 73.9
1.231 1.99 1.46
1.082 5.8 2.99

Stasiun Cibeureum
No
Thn Bln
JAN
1
1998
235
2
1999
606
3
2000
206
4
2001
338
5
2002
313
6
2003
162
7
2004
61
8
2005
238
9
2006
194
10
2007
278
11
2008
215
12
2009
267
13
2010
297
14
2011
380
15
2012
751
16
2013
704
17
2014
538
18
n
17
19
Mean
340
20
St. Dev
195
21 Skewness 1.01
22
Kurtosis 0.15

FEB MAR APR


192
62
115
530
248 256
267
316 108
443
146 175
236
226 264
367
84
158
149
399 147
231
321 234
88
230 321
305
387 200
512
275 210
358
95
203
183
287
88
262
351 324
174
236 182
154
34
242
277
141 150
17
17
17
278
226 199
127.5 115 69.1
0.707 -0.2 0.3
-0.24 -1.1 -0.5

MEI
323
128
109
241
64
12
146
136
239
309
51
199
274
308
16
221
302
17
181
107
-0.2
-1.3

JUN
42
81
200
118
16
24
89
117
59
312
30
49
58
123
106
139
94
17
98
73
1.71
3.87

JUL
233
157
150
239
20
26
550
224
18
313
18
46
181
245
22
317
72
17
167
146
1.05
1.42

AGS
217
134
53
102
14
20
296
23
7
55
180
33
118
16
9
176
162
17
95
87.25
0.848
-0.12

SEP
63
134
128
195
15
32
130
219
7
19
73
53
192
48
52
101
75
17
90
66.06
0.669
-0.63

Tabel 55. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)
OKT
219
224
131
52
12
62
237
120
94
174
371
115
215
314
153
58
122
17
157
96.35
0.658
0.083

NOP
269
243
175
75
80
64
167
251
105
247
322
660
120
177
375
226
146
17
218
144.2
1.878
4.893

DES
295
333
102
252
150
73
421
271
158
597
260
182
460
300
185
505
328
17
286
144.6
0.59
-0.14

Total
2840
2617
2095
2111
1340
829
3804
1911
1993
3214
2917
2139
2346
2888
2031
3419
2355
204
2403
1452
11
13

OKT
252
295
116
46
84
118
48
94
80
100
219
273
364
151
131
130
0
17
147
99.56
0.782
-0.12

NOP
138
233
202
102
184
92
73
306
176
181
296
241
192
126
281
275
287
17
199
75.39
-0.15
-1.18

DES
122
285
55
84
188
538
53
154
360
352
229
50
159
186
252
284
160
17
207
130
0.981
1.167

Total
2152
2182
1716
1796
2043
2000
1554
2151
2048
2172
1891
1701
2773
1538
1892
2556
2332
204
2029
1017
12
19

OKT
171
209
84
206
86
119
2
111
18
120
113
41
189
165
139
42
15
17
108
67.43
-0.07
-1.13

NOP
123
134
123
176
182
83
145
183
21
158
181
249
155
124
425
252
257
17
175
88.12
1.262
3.426

DES
170
224
188
128
124
564
256
158
297
334
169
38
107
211
110
381
147
17
212
126.1
1.466
2.721

Total
1982
1569
1527
1866
1775
2158
1689
1650
1186
1917
1682
1576
2333
1688
1841
2120
1895
204
1791
1033
16
31

OKT
96
257
160
107
73
171
136
149
126
170
214
205
345
87
141
113
223
17
163
69.32
1.149
1.61

NOP
314
153
259
282
202
88
154
200
135
127
365
372
137
109
359
258
212
17
219
93.95
0.386
-1.17

DES
370
154
111
168
153
188
185
473
258
342
306
110
310
249
145
297
205
17
237
101.3
0.76
0.098

Total
1926
2771
1848
2457
1785
1529
1872
2642
1522
2104
2570
2052
2735
2382
2317
2257
2255
204
2178
1126
8
3

Stasiun Bojongmanik
No
Thn Bln
JAN
1
1998
299
2
1999
352
3
2000
321
4
2001
240
5
2002
227
6
2003
397
7
2004
353
8
2005
190
9
2006
411
10
2007
476
11
2008
504
12
2009
493
13
2010
303
14
2011
328
15
2012
664
16
2013
829
17
2014
418

JAN
75
88
80
60
57
99
88
47
103
119
126
123
76
82
166
207
104

FEB
221
437
289
316
329
95
402
101
224
135
651
188
241
294
240
422
283

FEB
77
153
101
110
115
33
140
35
78
47
227
66
84
103
84
147
99

MAR
294
174
332
129
111
18
736
123
443
371
348
73
143
458
91
121
182

MAR
121
71
136
53
46
7
302
50
182
152
143
30
58
188
37
50
75

Stasiun Pamarayan
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014

JAN
170
379
300
339
366
188
266
317
283
248
266
267
327
226
262
577
467

JAN
55
123
97
110
119
61
86
103
92
80
86
86
106
73
85
187
151

FEB
290
328
403
486
374
328
279
188
301
290
216
231
178
94
262
160
330

FEB
104
118
145
174
134
118
100
67
108
104
78
83
64
34
94
57
118

MAR
192
143
63
143
54
174
204
239
244
378
182
226
208
128
161
206
128

MAR
106
79
35
79
30
96
113
132
135
209
101
125
115
71
89
114
71

Stasiun Pipitan
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014

JAN
315
320
328
293
266
201
201
315
196
252
227
292
320
264
290
384
430

JAN
109
111
114
102
92
70
70
109
68
88
79
101
111
92
101
133
149

FEB
187
229
305
309
444
676
676
225
217
403
355
400
135
123
207
275
234

FEB
59
72
96
97
140
213
213
71
68
127
112
126
43
39
65
87
74

MAR
220
107
60
115
57
160
160
172
180
404
105
86
163
208
117
142
112

MAR
146
71
40
76
38
106
106
114
119
267
70
57
108
138
77
94
74

Stasiun Cibeureum
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014

JAN
235
606
206
338
313
162
61
238
194
278
215
267
297
380
751
704
538

JAN
69
178
61
99
92
48
18
70
57
82
63
78
87
112
221
207
158

FEB
192
530
267
443
236
367
149
231
88
305
512
358
183
262
174
154
277

FEB
69
191
96
159
85
132
54
83
32
110
184
129
66
94
63
55
100

MAR
62
248
316
146
226
84
399
321
230
387
275
95
287
351
236
34
141

MAR
27
110
140
65
100
37
177
142
102
172
122
42
127
155
105
15
62

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


MEI
217
135
154
171
120
236
213
64
104
119
108
137
267
247
223
295
434
17
191
90.7
1.13
1.86

JUN
137
115
67
157
46
17
166
233
102
70
36
49
129
92
53
35
117
17
95
57.4
0.78
0.39

JUL
139
107
96
77
180
20
41
169
74
86
36
37
361
93
21
238
150
17
113
88.4
1.5
2.74

AGS
153
42
49
77
57
91
5
164
20
167
104
6
121
26
42
67
114
17
77
53.36
0.397
-0.99

SEP
94
50
61
31
27
87
40
149
18
22
33
41
323
33
13
114
25
17
68
75.67
2.686
8.258

JUN
212
65
53
67
148
16
10
161
49
64
28
134
177
127
74
70
156
17
95
60.9
0.4
-1

JUL
115
48
26
79
83
45
45
80
15
8
5
8
352
66
3
295
269
17
91
108
1.59
1.41

AGS
118
17
57
50
59
49
49
81
9
9
44
63
239
23
46
81
25
17
60
54.08
2.467
7.634

SEP
61
35
3
185
29
119
56
48
2
31
35
36
281
87
17
27
21
17
63
72.2
2.172
4.81

JUN
131
126
58
205
30
105
63
204
19
19
123
169
128
94
123
82
82
17
104
56.9
0.24
-0.5

JUL
79
95
35
150
140
10
130
63
12
74
17
27
231
211
29
263
27
17
94
81.1
0.89
-0.3

AGS
42
94
53
49
4
17
57
140
3
18
95
18
280
13
15
39
92
17
61
68.52
2.28
6.275

SEP
60
122
203
265
31
99
186
209
19
6
44
108
256
172
47
20
30
17
110
88.16
0.503
-1.22

MEI
323
128
109
241
64
12
146
136
239
309
51
199
274
308
16
221
302

MEI
178
71
60
133
35
7
81
75
132
171
28
110
151
170
9
122
167

JUN
42
81
200
118
16
24
89
117
59
312
30
49
58
123
106
139
94

JUN
43
83
205
121
16
25
91
120
61
320
31
50
59
126
109
143
97

JUL
233
157
150
239
20
26
550
224
18
313
18
46
181
245
22
317
72

JUL
140
94
90
144
12
15
330
135
11
188
11
28
109
147
13
190
43

AGS
217
134
53
102
14
20
296
23
7
55
180
33
118
16
9
176
162

AGS
229
141
56
107
14
21
312
24
8
58
190
35
124
16
10
186
171

SEP
63
134
128
195
15
32
130
219
7
19
73
53
192
48
52
101
75

SEP
70
148
142
216
17
35
144
242
7
21
81
59
212
53
58
112
83

OKT
219
224
131
52
12
62
237
120
94
174
371
115
215
314
153
58
122

OKT
139
142
83
33
8
39
151
76
60
111
236
73
137
199
97
37
78

NOP
269
243
175
75
80
64
167
251
105
247
322
660
120
177
375
226
146

NOP
123
112
80
34
37
29
77
115
48
113
148
303
55
81
172
104
67

DES
295
333
102
252
150
73
421
271
158
597
260
182
460
300
185
505
328

DES
103
116
36
88
52
25
147
95
55
208
91
64
160
105
64
176
114

APR
248
70
150
83
363
111
166
74
286
159
166
143
144
136
191
175
120

APR
151
43
92
51
222
68
101
45
175
97
101
87
88
83
117
107
73

MEI
217
135
154
171
120
236
213
64
104
119
108
137
267
247
223
295
434

MEI
114
71
81
90
63
124
112
34
55
62
57
72
140
129
117
155
227

JUN
137
115
67
157
46
17
166
233
102
70
36
49
129
92
53
35
117

JUN
144
121
70
165
48
18
174
244
107
73
38
51
135
96
56
37
123

JUL
139
107
96
77
180
20
41
169
74
86
36
37
361
93
21
238
150

JUL
123
95
85
68
159
17
36
149
65
76
32
33
319
82
19
210
132

AGS
153
42
49
77
57
91
5
164
20
167
104
6
121
26
42
67
114

AGS
199
55
64
100
74
119
7
214
26
218
136
8
158
33
55
87
149

SEP
94
50
61
31
27
87
40
149
18
22
33
41
323
33
13
114
25

SEP
138
73
89
45
40
127
59
218
26
32
48
60
473
48
19
167
37

OKT
252
295
116
46
84
118
48
94
80
100
219
273
364
151
131
130
0

OKT
171
201
79
31
57
80
33
64
54
68
149
186
247
103
89
88
0

NOP
138
233
202
102
184
92
73
306
176
181
296
241
192
126
281
275
287

NOP
69
117
101
51
92
46
37
154
88
91
149
121
96
63
141
138
144

DES
122
285
55
84
188
538
53
154
360
352
229
50
159
186
252
284
160

DES
59
138
27
41
91
260
26
75
174
170
111
24
77
90
122
137
77

SEP
61
35
3
185
29
119
56
48
2
31
35
36
281
87
17
27
21

SEP
97
55
5
293
46
189
89
76
3
49
55
57
445
138
27
43
33

OKT
171
209
84
206
86
119
2
111
18
120
113
41
189
165
139
42
15

OKT
159
194
78
191
80
111
2
103
17
112
105
38
176
153
129
39
14

NOP
123
134
123
176
182
83
145
183
21
158
181
249
155
124
425
252
257

NOP
70
77
70
101
104
48
83
105
12
90
104
143
89
71
243
144
147

DES
170
224
188
128
124
564
256
158
297
334
169
38
107
211
110
381
147

DES
80
106
89
60
58
266
121
74
140
157
80
18
50
99
52
180
69

SEP
60
122
203
265
31
99
186
209
19
6
44
108
256
172
47
20
30

SEP
54
110
184
240
28
90
168
189
17
5
40
98
232
156
43
18
27

OKT
96
257
160
107
73
171
136
149
126
170
214
205
345
87
141
113
223

OKT
59
158
98
66
44
105
83
91
77
104
131
126
212
53
86
69
137

NOP
314
153
259
282
202
88
154
200
135
127
365
372
137
109
359
258
212

NOP
143
70
118
129
92
40
70
91
62
58
167
170
63
50
164
118
97

DES
370
154
111
168
153
188
185
473
258
342
306
110
310
249
145
297
205

DES
156
65
47
71
64
79
78
200
109
144
129
46
131
105
61
125
87

Tabel 57. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


MEI
230
130
72
128
114
80
205
180
116
177
194
120
193
130
115
51
278
17
148
60.1
0.45
-0.2

APR
202
122
58
84
168
4
154
75
126
114
60
27
24
154
65
168
94

Tabel 56. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


MEI
194
111
194
65
142
76
67
48
173
28
345
135
171
106
98
73
113
17
126
75.6
1.51
3.38

APR
365
220
105
152
302
7
277
136
227
206
109
48
43
278
118
303
170

APR
96
70
106
193
156
50
22
68
9
106
75
94
44
184
315
98
116

APR
91
66
100
182
147
47
21
64
8
100
71
89
42
174
297
92
109

MEI
194
111
194
65
142
76
67
48
173
28
345
135
171
106
98
73
113

MEI
154
88
154
52
113
60
53
38
137
22
274
107
136
84
78
58
90

JUN
212
65
53
67
148
16
10
161
49
64
28
134
177
127
74
70
156

JUN
224
69
56
71
156
17
11
170
52
68
30
141
187
134
78
74
165

JUL
115
48
26
79
83
45
45
80
15
8
5
8
352
66
3
295
269

JUL
127
53
29
87
92
50
50
88
17
9
6
9
388
73
3
325
297

AGS
118
17
57
50
59
49
49
81
9
9
44
63
239
23
46
81
25

AGS
197
28
95
83
98
82
82
135
15
15
73
105
399
38
77
136
42

Tabel 58. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)
APR
115
256
108
175
264
158
147
234
321
200
210
203
88
324
182
242
150

APR
58
129
54
88
133
80
74
118
162
100
106
102
44
163
92
122
76

MEI
230
130
72
128
114
80
205
180
116
177
194
120
193
130
115
51
278

MEI
156
88
49
87
77
54
139
122
78
120
131
81
131
88
78
34
188

JUN
131
126
58
205
30
105
63
204
19
19
123
169
128
94
123
82
82

JUN
126
122
56
198
29
101
61
197
18
18
119
163
124
91
119
79
79

JUL
79
95
35
150
140
10
130
63
12
74
17
27
231
211
29
263
27

JUL
84
101
37
160
149
11
139
67
13
79
18
29
247
225
31
281
29

AGS
42
94
53
49
4
17
57
140
3
18
95
18
280
13
15
39
92

AGS
69
155
88
81
7
28
94
231
5
30
157
30
462
21
25
64
152

10

2007

11

2008

12

2009

13

2010

14

2011

15

2012

16

2013

17

2014

1
2
3
4
5
6
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

476
135
371
206
309
312
55
19.0356
174
247
597
504
651
348
109
51
30
18.1216
180
73
371
322
260
493
188
73
48
199
49
46
33
53.3365
115
660
303
241
142.5
42.6487
274
57.5
181
117.5
191.5
215.13
120.28
459.79
328.33
293.74
457.55
278.1
308.38
122.69
245
15.546
48.13
313.5
177.49
299.51
664.38
240.13
91.29
117.52
16.21
106.24
21.7664
9.0513
52.05
153
374.6
184.65
829.04
421.56
121.28
302.67
221.44
139.37
316.8
176.23
101.19
58.09
226.3
504.54
417.57
282.53
182.33
169.63
302.19
94.3
72.18
162.27
75.03
122.49
146.34
327.928

59
33
57
50
262
70
6
8
177.1
45
113
28
162
84
80
32
25
24
104
23
18
334
56
70
39
152
114
96
37
7
6
34
2
175
71
52
41
28
30
61
54
98
99
207
137
301
271
184
267
122
100
38
8
13.891
7
31
108
118
302
61
139
30
75
23
10
2
4
18
208
309
125
245
29
178
195
119
133
83
23
52
165
117
389
166
297
105
219
215
98
132
74
174
179
427

331
524
664
319
283
411
54
31
118.107
160.912
337.271
526
439
297
135
88
16
1
4
34
70
200
117
264
263
83
165
99
60
17.8687
60
43.1189
5
74
176
150
70
17
88
114
151
57
221
149
83
126
252
126
22
36
125
14.5
116
3
2
50
55
147
185
125
141
109
82
105
40
45.9485
14
15
47
50
364
186
154
97
83
100
304
100
38
21
72
392
696
417
197
78
112
42
35
60
0
20
162
253

248
290
378
159
119
70
167
22
100
181
352
266
216
182
166
108
36
36
104
33
219
296
229
267
231
226
143
137
49
37
6
41
273
240.906
327
178
208
144
267
129
361
121
323
364
192
159
226
94
128
136
247
92
93
25.5806
33
151
126
186
262
262
161
191
223
53
21
41.8558
13
131
281
252
577
160
206
175
295
35
238
67
114
130
275
284
467
330
128
120
434
117
150
114
25
0
287
160

252
403
404
106
28
64
9
31
120.136
157.8
333.923
227
355
105
75
345
28
5
44
35
113
181
169
292
400
86
94
135
134
8
63
36
41
249
320
135
163
44
171
177
352
239
281
189
155
107
264
123
208
184
106
127
66
22.5378
87
165
124
211
290
207
117
315
98
74
3
45.9086
16.841
139
425
110
384
275
142
98
73
70
295
81.3121
27
42
252
381
430
234
112
116
113
156
269
25
21
15
257
147

239.573
311.113
347.738
152.027
129.834
45.8682
57.9928
17.4122
140.102
141.826
329.867
61
140
31
73
30
29
37
35
33
124
52
185
93
107
70
138.17
121.564
134.594
42.3609
34.7698
91.1456
164.227
92
129
85
31
20
144
90
85
52
75
64
23
58
107
83
57
32
81
70.5
64
61
58
198
89
235
249
175
78
199
204
85
19
54
29
265
220
433
407
185
281
166
185
105
334
62
175
100
205
189
348
374
162
23
258
39
103
56
63
72
218
50

278.042
305.491
387.468
199.542
177.469
19
18
6
169.577
127.322
341.789
215
512
275
210
194
123
17
95
44
214
365
306
267
358
95
203
119.616
169
27
18
108
205
372
297
183
287
88
193
128
231
280
256
345
137
310
380
262
351
324
130
94
211
13
172
87
109
249
751
174
236
182
115
123
29.089
15
47
141
359
145
704
154
34
242
51
82
263
39
20
113
258
297
538
277
141
150
278
82
27
92
30
223
212
205

55
80
48
27
43
44
11
32.8804
192
9
147
400
536
269
297
246
93
11.8367
27
40
100
94
63
93
107
161
25
12
60.877
101
73
4
22
445
356
212
81
11
281
222
307
428
307
333
189
302
327
305
368
260
396
239
167
4
28
325
321
333
638
319
266
277
120
47
30
32
54
177
429
289
1000
226
138
206
122
53
239
123
154
137
189
364
548
392
312
211
241
25
103
220
84
168
202
185

215
230
246
197
261
110
35
77
143
117
285
210
305
171
253
201
92
31
312
81
282
182
104
290
301
249
89
109
82
106
28
129
244
313
282
170
279
76
268
120
273
211
301
515
170
182
294
137
238
233
184
142
59
10
72
115
278
305.5
460
212
198
129
158
78.5
23
42
100
134
183
143
509
178.5
145.5
323
339
44
247
26.5
155.5
161
235
276
514.5
308
102
137
162
221.5
188.5
43
35
186
400.5
185

358
347
518
251
175
429
111
45
184.422
80.5803
264.201
399
585
291
190
324
104
6
231
88
316
323
355
363
426
194
272
91
72.2509
14
174
112
260
552
453
167
228
85
163
229
297
222
274
275
101
329
335
299
397
324
225
67
74.65
20.3
40
92.3
176
111.3
711.2
261
197
120
114.9
94.2
43.5
15.5
48.9
102.3
340.8
291.9
746.6
175.5
53
217.2
220.5
81.9
372.1
67.7
136.5
113.7
301
316
451.8
291.8
246
211.3
187.9
119
70.8
313.5
67.5
217.2
244.9
171.8

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Pasir Ona
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014
18
n
19
Mean
20
St. Dev
21 Skewness
22
Kurtosis

JAN
221
495
393
639
482
109
161
282
279
215
210
290
282
294
460
509
515
17
343
149
0.36
-0.85

FEB MAR APR


169
363 344
289
158 179
533
279 130
430
202 223
293
181 482
269
75
230
125
215 263
382
215
47
218
237 310
230
246 197
305
171 253
301
249
89
170
279
76
137
238 233
212
198 129
179
146 323
308
102 137
17
17
17
268
209 214
108 69.2 111
0.928 0.09 0.65
0.882 0.7 0.59

MEI
258
126
482
134
64
173
160
280
146
261
201
109
268
184
158
339
162
17
206
101
1.33
2.37

JUN
285
149
102
145
55
12
217
243
55
110
92
82
120
142
79
44
222
17
127
76.5
0.65
-0.3

JUL
91
103
112
225
50
9
142
185
6
94
31
106
273
59
23
247
189
17
114
83.9
0.5
-0.8

AGS
142
98
195
56
13
56
26
14
32
35
312
28
211
10
42
27
43
17
79
86.19
1.683
2.209

SEP
111
252
89
287
32
32
133
86
46
77
81
129
301
72
100
156
35
17
119
85.17
1.224
0.543

Tabel 59. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)
OKT
259
121
228
131
82
124
165
277
139
143
282
244
515
115
134
161
186
17
194
103
2.016
5.238

NOP
399
237
323
156
165
140
283
269
40
117
182
313
170
278
183
235
401
17
229
98.28
0.14
-0.33

DES
393
519
114
177
167
388
298
375
235
285
104
17
182
306
143
276
185
17
245
127.8
0.348
-0.09

Total
3034
2724
2978
2805
2066
1617
2188
2655
1743
2010
2225
1957
2847
2068
1861
2640
2483
204
2347
1199
10
10

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Sampang Peundeuy
No
Thn Bln
JAN
FEB MAR APR MEI JUN JUL
AGS
SEP
OKT
1
1998
356
278
213 217 130 205 173
219
119
384
2
1999
582
383
237 182
89
125
27
117
100
273
3
2000
270
347
340 188
89
129
40
73
144
136
4
2001
432
650
246 276 189 213 123
46
139
169
5
2002
259
278
358 244 142
22
210
2
31
84
6
2003
178
398
379 188 295
55
20
15
90
165
7
2004
215
175
511 352 221
86
193 148.8 190
144
8
2005
372
244
394 309 442 358 199
175
246
140
9
2006
350
166
298 180 186
28
21
11
1
81
10
2007
358
347
518 251 175 429
41
111
45
184.4
11
2008
399
585
291 190 324 104
6
231
88
316
12
2009
363
426
194 272
91 72.3 14
174
112
260
13
2010
453
167
228
85
163 229 297
222
274
275
14
2011
335
299
397 324 225
67 74.7 20.3
40
92.3
15
2012
711
261
197 120 115 94.2 43.5 15.5
48.9 102.3
16
2013
747 175.5 53
217 221 81.9 372 67.7 136.5 113.7
17
2014
452 291.8 246 211 188 119 70.8 313.5 67.5 217.2
18
n
17
17
17
17
17
17
17
17
17
17
19
Mean
402
322
300 224 193 142 113
115
110
185
20
St. Dev
156
138
119 69.6 92.9 113 110 95.06 74.31 89.29
21 Skewness 0.99 1.096 0.14
-0
1.28 1.48 1.08 0.504 0.822 0.797
22
Kurtosis 0.78 1.035 0.21
-0
2.01 1.77 0.34 -0.77 0.365 -0.19

NOP
304
226
112
127
230
128
186
138
272
80.58
323
552
101
176
340.8
301
244.9
17
226
118.3
1.23
2.261

DES
586
344
144
205
140
352.7
203
388
591
264.2
355
116
329
111.3
291.9
316
171.8
17
289
145
0.83
0.336

Total
3184
2685
2012
2815
2000
2264
2625
3405
2185
2804
3212
2646
2823
2162
2341
2802
2594
204
2621
1320
10
8

Stasiun Pasir Ona


No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014

JAN
221
495
393
639
482
109
161
282
279
215
210
290
282
294
460
509
515

JAN
64
144
115
186
140
32
47
82
81
63
61
84
82
86
134
148
150

FEB
169
289
533
430
293
269
125
382
218
230
305
301
170
137
212
179
308

FEB
63
108
199
161
110
101
47
143
81
86
114
112
64
51
79
67
115

MAR
363
158
279
202
181
75
215
215
237
246
171
249
279
238
198
146
102

MAR
174
76
133
97
87
36
103
103
113
118
82
119
133
114
95
70
49

JAN
89
145
67
108
64
44
54
93
87
89
99
90
113
83
177
186
112

FEB
278
383
347
650
278
398
175
244
166
347
585
426
167
299
261
175.5
291.8

FEB
86
119
108
202
86
124
54
76
52
108
182
132
52
93
81
55
91

MAR
213
237
340
246
358
379
511
394
298
518
291
194
228
397
197
53
246

MAR
71
79
113
82
119
126
170
131
99
173
97
65
76
132
66
18
82

APR
344
179
130
223
482
230
263
47
310
197
253
89
76
233
129
323
137

APR
160
83
61
104
225
107
123
22
145
92
118
42
35
109
60
151
64

MEI
258
126
482
134
64
173
160
280
146
261
201
109
268
184
158
339
162

MEI
125
61
234
65
31
84
78
136
71
127
98
53
130
89
77
164
79

JUN
285
149
102
145
55
12
217
243
55
110
92
82
120
142
79
44
222

JUN
225
117
81
114
43
9
171
192
43
87
73
65
95
112
62
35
175

JUL
91
103
112
225
50
9
142
185
6
94
31
106
273
59
23
247
189

JUL
80
90
97
197
44
8
124
162
5
82
27
93
239
52
20
216
165

AGS
142
98
195
56
13
56
26
14
32
35
312
28
211
10
42
27
43

AGS
180
125
248
71
17
71
33
18
41
44
396
36
268
13
53
34
55

SEP
111
252
89
287
32
32
133
86
46
77
81
129
301
72
100
156
35

SEP
93
212
75
242
27
27
112
72
39
65
68
109
254
61
84
131
29

OKT
259
121
228
131
82
124
165
277
139
143
282
244
515
115
134
161
186

OKT
133
62
117
67
42
64
85
142
71
73
145
125
265
59
69
83
96

NOP
399
237
323
156
165
140
283
269
40
117
182
313
170
278
183
235
401

NOP
174
103
141
68
72
61
124
118
17
51
80
137
74
121
80
103
175

DES
393
519
114
177
167
388
298
375
235
285
104
17
182
306
143
276
185

DES
161
212
46
72
68
158
122
153
96
116
42
7
74
125
58
113
76

SEP
119
100
144
139
31
90
190
246
1
45
88
112
274
40
48.9
136.5
67.5

SEP
108
91
131
126
28
82
173
223
1
41
80
102
249
36
44
124
61

OKT
384
273
136
169
84
165
144
140
81
184.4
316
260
275
92.3
102.3
113.7
217.2

OKT
208
148
74
92
46
89
78
76
44
100
171
141
149
50
55
62
118

NOP
304
226
112
127
230
128
186
138
272
80.58
323
552
101
176
340.8
301
244.9

NOP
135
100
50
56
102
57
82
61
120
36
143
244
45
78
151
133
108

DES
586
344
144
205
140
352.7
203
388
591
264.2
355
116
329
111.3
291.9
316
171.8

DES
203
119
50
71
48
122
70
134
205
91
123
40
114
39
101
109
59

Tabel 60. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)
Stasiun Sampang Peundeuy
No
Thn Bln
JAN
1
1998
356
2
1999
582
3
2000
270
4
2001
432
5
2002
259
6
2003
178
7
2004
215
8
2005
372
9
2006
350
10
2007
358
11
2008
399
12
2009
363
13
2010
453
14
2011
335
15
2012
711.2
16
2013
746.6
17
2014
451.8

APR
217
182
188
276
244
188
352
309
180
251
190
272
85
324
120
217.2
211.3

APR
97
81
84
123
109
84
157
138
80
112
85
121
38
145
54
97
94

MEI
130
89
89
189
142
295
221
442
186
175
324
91
163
225
114.9
220.5
187.9

MEI
67
46
46
98
74
153
114
229
96
91
168
47
84
116
59
114
97

JUN
205
125
129
213
22
55
86
358
28
429
104
72.25
229
67
94.2
81.9
119

JUN
144
88
91
150
15
39
60
252
20
302
73
51
161
47
66
58
84

JUL
173
27
40
123
210
20
193
199
21
41
6
14
297
74.7
43.5
372
70.8

JUL
153
24
35
109
185
18
170
176
19
36
5
12
262
66
38
329
63

AGS
219
117
73
46
2
15
148.8
175
11
111
231
174
222
20.3
15.5
67.7
313.5

AGS
190
101
63
40
2
13
129
152
10
96
200
151
192
18
13
59
272

PENGUMPULAN DATA ASLI STASIUN DAS CIUJUNGPengisian Data Kosong Dengan Tinjauan Jarak Terdekat Antar Stasiun
NO
1

TAHUN
1998

1999

2000

2001

2002

2003

2004

2005

2006

10

2007

11

2008

12

2009

13

2010

14

2011

15

2012

16

2013

17

2014

BULAN
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

BJMANIK
299
221
294
365
323
42
233
217
63
219
269
295
352
437
174
220
128
81
157
134
134
224
243
333
321
289
332
109
200
150
53
128
131
175
102
240
316
129
152
241
118
239
102
195
52
75
252
227
329
111
302
64
16
20
13.636
12
80
150
397
95
18
7
12
24
25.743
19.526
32
62
64
73
353
402
736
277
146
89
550
296
130
237
167
421
190
123
136
136
117
224
23
219
120
251
271
411
224
443
227
239.24
59.467
18.112
7.318
6.6129
94.001
105
158
476
135
371
206
309
312
55
19.036
174
247
597
504
651
348
109
51
30
18.122
180
73
371
322
260
493
188
73
48
199
49
46
33
53.336
115
660
303
241
142.5
42.649
274
57.5
181
117.5
191.5
215.13
120.28
459.79
328.33
293.74
457.55
278.1
308.38
122.69
245
15.546
48.13
313.5
177.49
299.51
664.38
240.13
91.29
117.52
16.21
106.24
21.766
9.0513
52.05
153
374.6
184.65
829.04
421.56
121.28
302.67
221.44
139.37
316.8
176.23
101.19
58.09
226.3
504.54
417.57
282.53
182.33
169.63
302.19
94.3
72.18
162.27
75.03
122.49
146.34
327.93

CBLGR
65
53
37
223
205
32
30
62
53
53
95
85
60
73
22
30
52
24
16
20
8
36
41
36
18
49
18
36
33
25
5
36
39
61
51
216
24
124
47
27
5
14
12
23
39
41
32
38
40
26
56
18
23
21
19.682
9
29
39
42
66
27
27
59
24
26
21.257
14
14
33
27
57
53
32
25
19
12
52
48
19
53
26
107
30
100
37
79
44
115
45
39
139
57
67
59
33
57
50
262
70
11
6
8
79.552
45
113
59
33
57
50
262
70
6
8
177.1
45
113
28
162
84
80
32
25
24
104
23
18
334
56
70
39
152
114
96
37
7
6
34
2
175
71
52
41
28
30
61
54
98
99
207
137
301
271
184
267
122
100
38
8
13.891
7
31
108
118
302
61
139
30
75
23
10
2
4
18
208
309
125
245
29
178
195
119
133
83
23
52
165
117
389
166
297
105
219
215
98
132
74
174
179
427

RGS HLR
259
267
160
106
106
63
103
165
35
76
57
70
300
310
300
74.292
111.41
75.495
69.629
21.257
40.46
25
60
230
470
420
300
200
51.756
15
54.33
18.145
210
386
160
475
198
340
96
149
99
87
55.447
173.25
96
326
148
726
730
322
100
0
120
174
52.197
85.899
182.58
340
70
699
394
170
18
162
115
54.624
107.44
136
80.487
442
595
474
350
168
88
111
48.343
38.621
47.469
19.91
226
437
910
228
153
103
168.96
95.819
134
118
349
366
667
879
534
726
213
588
91
26.613
11.681
7.4281
39.568
114
312
331
524
664
319
283
411
54
31
118.11
160.91
337.27
526
439
297
135
88
16
1
4
34
70
200
117
264
263
83
165
99
60
17.869
60
43.119
5
74
176
150
70
17
88
114
151
57
221
149
83
126
252
126
22
36
125
14.5
116
3
2
50
55
147
185
125
141
109
82
105
40
45.949
14
15
47
50
364
186
154
97
83
100
304
100
38
21
72
392
696
417
197
78
112
42
35
60
0
20
162
253

PMRYN
170
290
192
248
217
137
139
153
94
252
138
122
379
328
143
70
135
115
107
42
50
295
233
285
300
403
63
154
67
96
49
61
116
202
55
339
486
143
83
171
157
77
77
31
46
102
84
366
374
54
363
120
46
180
57
83.526
184
188
188
328
174
111
236
17
19.534
91
87
118
92
538
266
279
204
166
213
166
41
5
40
48
73
53
317
239
73.738
64
233
169
164
149
94
306
154
283
301
244
286
104
102
74
19.835
18
80
176
360
248
290
378
159
119
70
167
22
100
181
352
266
216
182
166
108
36
36
104
33
219
296
229
267
231
226
143
137
49
37
6
41
273
240.91
327
178
208
144
267
129
361
121
323
364
192
159
226
94
128
136
247
92
93
25.581
33
151
126
186
262
262
161
191
223
53
21
41.856
13
131
281
252
577
160
206
175
295
35
238
67
114
130
275
284
467
330
128
120
434
117
150
114
25
0
287
160

PPTN
315
187
220
96
194
212
115
118
61
171
123
170
320
229
107
70
111
65
48
17
35
209
134
224
328
305
60
194
53
26
57
3
84
123
188
293
309
115
193
65
67
79
50
184.99
206
176
128.06
266
444
57
156
142
148
83
59
85.806
181.6
124
201
676
160
50
76
16
45
49
119
119
83
564
201
676
160
22
67
10
45
49
56
2
145
256
315
172
68
48
161
80
81
48
111
183
158
196
217
180
9
173
49
15
9
2
18
21
297
252
403
404
106
28
64
9
31
120.14
157.8
333.92
227
355
105
75
345
28
5
44
35
113
181
169
292
400
86
94
135
134
8
63
36
41
249
320
135
163
44
171
177
352
239
281
189
155
107
264
123
208
184
106
127
66
22.538
87
165
124
211
290
207
117
315
98
74
3
45.909
16.841
139
425
110
384
275
142
98
73
70
295
81.312
27
42
252
381
430
234
112
116
113
156
269
25
21
15
257
147

CDSARI
232
323
106
79
72
124
220
130
116
375
234
189
388
453
96
109
69
65
132
8
56
168
145
205
259
147
94
85
15
19
48
30
128
31
107
68
254
18
50
66
234
130
48
372
34
506
126.82
263
163
127
152
118
23
126
1
91
185.9
156
39
235
143
69
21
35
2
20
75
354
43
414
372
284
154
110
98
24
83
38.612
9
77
63
150
448
245
133
32
96
54
61
126
127
143
229
109
132
65
58
49
39
8
12.697
20.806
95.73
73.73
263.99
239.57
311.11
347.74
152.03
129.83
45.868
57.993
17.412
140.1
141.83
329.87
61
140
31
73
30
29
37
35
33
124
52
185
93
107
70
138.17
121.56
134.59
42.361
34.77
91.146
164.23
92
129
85
31
20
144
90
85
52
75
64
23
58
107
83
57
32
81
70.5
64
61
58
198
89
235
249
175
78
199
204
85
19
54
29
265
220
433
407
185
281
166
185
105
334
62
175
100
205
189
348
374
162
23
258
39
103
56
63
72
218
50

CBRM
235
192
62
115
230
131
79
42
60
96
314
370
606
530
248
256
130
126
95
94
122
257
153
154
206
267
316
72
58
35
53
203
160
259
111
337.88
443.19
146.32
174.99
127.89
205.28
149.67
49.129
265.04
107.17
282.35
167.79
312.87
236.44
225.94
263.76
114.3
30.132
139.55
4.1881
72.515
201.55
152.6
162
367
84
158
80
105
10.365
17
99
171
88
188
61
149
399
147
205
63
130
57
186
136
154
185
238
321
234
180
204
63
140
209
149
200
473
194
88
230
321
116
19
12.386
3
19.318
126
135
258
278.04
305.49
387.47
199.54
177.47
19
18
6
169.58
127.32
341.79
215
512
275
210
194
123
17
95
44
214
365
306
267
358
95
203
119.62
169
27
18
108
205
372
297
183
287
88
193
128
231
280
256
345
137
310
380
262
351
324
130
94
211
13
172
87
109
249
751
174
236
182
115
123
29.089
15
47
141
359
145
704
154
34
242
51
82
263
39
20
113
258
297
538
277
141
150
278
82
27
92
30
223
212
205

CMNYAK PSR ONA SAMPANG


226
221
356
290
169
278
425
363
213
398
344
217
407
258
130
170
285
205
144
91
173
314
142
219
179
111
119
189
259
384
216
399
304
290
393
586
510
495
582
346
289
383
106
158
237
154
179
182
70
126
89
75
149
125
101
103
27
108
98
117
95
252
100
293
121
273
259
237
226
301
519
344
228
393
270
440
533
347
263.5
279
340
293
482
89
156
102
129
124
112
40
108
195
73
173
89
144
107
228
136
114
323
112
116
114
144
395
639
432
734
430
650
477
202
246
229
223
276
406
134
189
592
145
213
454
225
123
40
56
46
277
287
139
227
131
169
221
156
127
145
177
205
240
482
259
248
293
278
237
181
358
233
482
244
96
64
142
96
55
22
344
50
210
51
13
2
196
82
84
642
165
230
125
167
140
816
109
178
902
269
398
899
75
379
896
230
188
607
173
295
60
12
55
40
9
20
31.227
56
15
287
32
90
802
124
165
405
140
128
598
388
352.74
399
161
215
322
125
175
633
215
511
838
263
352
293
160
221
156
217
86
124
142
193
108
26
148.83
173
133
190
107
165
144
114
283
186
116
298
203
373
282
372
228
215
394
178
47
309
220
280
442
439
243
358
170
185
199
106
14
175
144
86
246
185
277
140
455
269
138
276
375
388
427
279
350
183
218
166
230
237
298
128
310
180
254
146
186
85
55
28
18.205
6
21
9.3446
32
11.004
14
46
1
39
139
81
136
40
272
277
235
591
55
215
358
80
230
347
48
246
518
27
197
251
43
261
175
44
110
429
11
35
111
32.88
77
45
192
143
184.42
9
117
80.58
147
285
264.2
400
210
399
536
305
585
269
171
291
297
253
190
246
201
324
93
92
104
11.837
31
6
27
312
231
40
81
88
100
282
316
94
182
323
63
104
355
93
290
363
107
301
426
161
249
194
25
89
272
12
109
91
60.877
82
72.251
101
106
14
73
28
174
4
129
112
22
244
260
445
313
552
356
282
453
212
170
167
81
279
228
11
76
85
281
268
163
222
120
229
307
273
297
428
211
222
307
301
274
333
515
275
189
170
101
302
182
329
327
294
335
305
137
299
368
238
397
260
233
324
396
184
225
239
142
67
167
59
74.65
4
10
20.3
28
72
40
325
115
92.3
321
278
176
333
305.5
111.3
638
460
711.2
319
212
261
266
198
197
277
129
120
120
158
114.9
47
78.5
94.2
30
23
43.5
32
42
15.5
54
100
48.9
177
134
102.3
429
183
340.8
289
143
291.9
1000
509
746.6
226
178.5
175.5
138
145.5
53
206
323
217.2
122
339
220.5
53
44
81.9
239
247
372.1
123
26.5
67.7
154
155.5
136.5
137
161
113.7
189
235
301
364
276
316
548
514.5
451.8
392
308
291.8
312
102
246
211
137
211.3
241
162
187.9
25
221.5
119
103
188.5
70.8
220
43
313.5
84
35
67.5
168
186
217.2
202
400.5
244.9
185
185
171.8

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Bojongmanik
No
Thn Bln
JAN
1
1998
299
2
1999
352
3
2000
321
4
2001
240
5
2002
227
6
2003
397
7
2004
353
8
2005
190
9
2006
411
10
2007
476
11
2008
504
12
2009
493
13
2010
303
14
2011
328
15
2012
664
16
2013
829
17
2014
418
n
17
19
Mean
400
20
St. Dev
161
21 Skewness 1.32
22 Kurtosis 2.12

FEB
221
437
289
316
329
95
402
101
224
135
651
188
241
294
240
422
283
17
286
138
1.01
1.8

Stasiun Pamarayan
No
Thn Bln
JAN
1
1998
170
2
1999
379
3
2000
300
4
2001
339
5
2002
366
6
2003
188
7
2004
266
8
2005
317
9
2006
283
10
2007
248
11
2008
266
12
2009
267
13
2010
327
14
2011
226
15
2012
262
16
2013
577
17
2014
467
18
n
17
19
Mean
309
20
St. Dev 99.8
21 Skewness 1.3
22 Kurtosis 2.32

FEB
290
328
403
486
374
328
279
188
301
290
216
231
178
94
262
160
330
17
279
96.4
0.16
0.28

Stasiun Pipitan
No
Thn Bln
JAN
1
1998
315
2
1999
320
3
2000
328
4
2001
293
5
2002
266
6
2003
201
7
2004
201
8
2005
315
9
2006
196
10
2007
252
11
2008
227
12
2009
292
13
2010
320
14
2011
264
15
2012
290
16
2013
384
17
2014
430
18
n
17
19
Mean
288
20
St. Dev 63.3
21 Skewness 0.43
22 Kurtosis 0.3

FEB
187
229
305
309
444
676
676
225
217
403
355
400
135
123
207
275
234
17
318
163
1.23
1.08

Stasiun Cibeureum
No
Thn Bln
JAN
1
1998
235
2
1999
606
3
2000
206
4
2001
338
5
2002
313
6
2003
162
7
2004
61
8
2005
238
9
2006
194
10
2007
278
11
2008
215
12
2009
267
13
2010
297
14
2011
380
15
2012
751
16
2013
704
17
2014
538
18
n
17
19
Mean
340
20
St. Dev
195
21 Skewness 1.01
22 Kurtosis 0.15

FEB
192
530
267
443
236
367
149
231
88
305
512
358
183
262
174
154
277
17
278
128
0.71
-0.24

Stasiun Pasir Ona


No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014
18
n
19
Mean
20
St. Dev
21 Skewness
22 Kurtosis

FEB
169
289
533
430
293
269
125
382
218
230
305
301
170
137
212
179
308
17
268
108
0.93
0.88

MAR
294
174
332
129
111
18
736
123
443
371
348
73
143
458
91
121
182
17
244
185
1.2
1.6

APR
365
220
105
152
302
7
277
136
227
206
109
48
43
278
118
303
170
17
180
103
0
-0.9

MEI
323
128
109
241
64
12
146
136
239
309
51
199
274
308
16
221
302
17
181
107
-0.2
-1.3

JUN
42
81
200
118
16
24
89
117
59
312
30
49
58
123
106
139
94
17
98
73
1.7
3.9

JUL
233
157
150
239
20
26
550
224
18
313
18
46
181
245
22
317
72
17
167
146
1.1
1.4

AGS
217
134
53
102
14
20
296
23
7
55
180
33
118
16
9
176
162
17
95
87.3
0.85
-0.12

SEP
63
134
128
195
15
32
130
219
7
19
73
53
192
48
52
101
75
17
90
66.1
0.67
-0.63

Tabel 61. Klasifikasi Tingkat Kekeringan


OKT
219
224
131
52
12
62
237
120
94
174
371
115
215
314
153
58
122
17
157
96.3
0.66
0.08

NOP
269
243
175
75
80
64
167
251
105
247
322
660
120
177
375
226
146
17
218
144
1.88
4.89

DES
295
333
102
252
150
73
421
271
158
597
260
182
460
300
185
505
328
17
286
145
0.59
-0.14

Total
2840
2617
2095
2111
1340
829
3804
1911
1993
3214
2917
2139
2346
2888
2031
3419
2355
204
2403
1452
11
13

OKT
252
295
116
46
84
118
48
94
80
100
219
273
364
151
131
130
0
17
147
99.6
0.78
-0.12

NOP
138
233
202
102
184
92
73
306
176
181
296
241
192
126
281
275
287
17
199
75.4
-0.15
-1.18

DES
122
285
55
84
188
538
53
154
360
352
229
50
159
186
252
284
160
17
207
130
0.98
1.17

Total
2152
2182
1716
1796
2043
2000
1554
2151
2048
2172
1891
1701
2773
1538
1892
2556
2332
204
2029
1017
12
19

OKT
171
209
84
206
86
119
2
111
18
120
113
41
189
165
139
42
15
17
108
67.4
-0.07
-1.13

NOP
123
134
123
176
182
83
145
183
21
158
181
249
155
124
425
252
257
17
175
88.1
1.26
3.43

DES
170
224
188
128
124
564
256
158
297
334
169
38
107
211
110
381
147
17
212
126
1.47
2.72

Total
1982
1569
1527
1866
1775
2158
1689
1650
1186
1917
1682
1576
2333
1688
1841
2120
1895
204
1791
1033
16
31

OKT
96
257
160
107
73
171
136
149
126
170
214
205
345
87
141
113
223
17
163
69.3
1.15
1.61

NOP
314
153
259
282
202
88
154
200
135
127
365
372
137
109
359
258
212
17
219
93.9
0.39
-1.17

DES
370
154
111
168
153
188
185
473
258
342
306
110
310
249
145
297
205
17
237
101
0.76
0.1

Total
1926
2771
1848
2457
1785
1529
1872
2642
1522
2104
2570
2052
2735
2382
2317
2257
2255
204
2178
1126
8
3

OKT
259
121
228
131
82
124
165
277
139
143
282
244
515
115
134
161
186
17
194
103
2.02
5.24

NOP
399
237
323
156
165
140
283
269
40
117
182
313
170
278
183
235
401
17
229
98.3
0.14
-0.33

DES
393
519
114
177
167
388
298
375
235
285
104
17
182
306
143
276
185
17
245
128
0.35
-0.09

Total
3034
2724
2978
2805
2066
1617
2188
2655
1743
2010
2225
1957
2847
2068
1861
2640
2483
204
2347
1199
10
10

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


Stasiun Sampang Peundeuy
No
Thn Bln
JAN
FEB MAR APR MEI JUN JUL
AGS
SEP
OKT
1
1998
356
278 213 217 130 205 173 219
119
384
2
1999
582
383 237 182 89 125 27
117
100
273
3
2000
270
347 340 188 89 129 40
73
144
136
4
2001
432
650 246 276 189 213 123
46
139
169
5
2002
259
278 358 244 142 22 210
2
31
84
6
2003
178
398 379 188 295 55
20
15
90
165
7
2004
215
175 511 352 221 86 193 149
190
144
8
2005
372
244 394 309 442 358 199 175
246
140
9
2006
350
166 298 180 186 28
21
11
1
81
10
2007
358
347 518 251 175 429 41
111
45
184
11
2008
399
585 291 190 324 104
6
231
88
316
12
2009
363
426 194 272 91
72
14
174
112
260
13
2010
453
167 228 85 163 229 297 222
274
275
14
2011
335
299 397 324 225 67
75
20.3
40
92.3
15
2012
711
261 197 120 115 94
44
15.5 48.9
102
16
2013
747
176
53 217 221 82 372 67.7
137
114
17
2014
452
292 246 211 188 119 71
314
67.5
217
18
n
17
17
17
17
17
17
17
17
17
17
19
Mean
402
322 300 224 193 142 113 115
110
185
20
St. Dev
156
138 119 70
93 113 110 95.1 74.3 89.3
21 Skewness 0.99
1.1
0.1
-0
1.3 1.5 1.1
0.5
0.82
0.8
22 Kurtosis 0.78 1.04 0.2
-0
2
1.8 0.3 -0.77 0.36 -0.19

NOP
304
226
112
127
230
128
186
138
272
80.6
323
552
101
176
341
301
245
17
226
118
1.23
2.26

DES
586
344
144
205
140
353
203
388
591
264
355
116
329
111
292
316
172
17
289
145
0.83
0.34

Total
3184
2685
2012
2815
2000
2264
2625
3405
2185
2804
3212
2646
2823
2162
2341
2802
2594
204
2621
1320
10
8

Stasiun Bojongmanik
No
Thn Bln JAN
1
1998
K
2
1999
N
3
2000
K
4
2001
SK
5
2002
SK
6
2003
N
7
2004
N
8
2005
ASK
9
2006
B
10
2007
B
11
2008
B
12
2009
B
13
2010
K
14
2011
K
15
2012
B
16
2013
B
17
2014
B

FEB
K
B
B
B
B
ASK
B
ASK
K
ASK
B
SK
K
B
K
B
N

MAR
B
K
B
SK
ASK
ASK
B
SK
B
B
B
ASK
SK
B
ASK
SK
K

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


MAR
192
143
63
143
54
174
204
239
244
378
182
226
208
128
161
206
128
17
181
75
0.7
2.3

APR
248
70
150
83
363
111
166
74
286
159
166
143
144
136
191
175
120
17
164
76
1.3
1.9

MEI
217
135
154
171
120
236
213
64
104
119
108
137
267
247
223
295
434
17
191
91
1.1
1.9

JUN
137
115
67
157
46
17
166
233
102
70
36
49
129
92
53
35
117
17
95
57
0.8
0.4

JUL
139
107
96
77
180
20
41
169
74
86
36
37
361
93
21
238
150
17
113
88
1.5
2.7

AGS
153
42
49
77
57
91
5
164
20
167
104
6
121
26
42
67
114
17
77
53.4
0.4
-0.99

SEP
94
50
61
31
27
87
40
149
18
22
33
41
323
33
13
114
25
17
68
75.7
2.69
8.26

APR
96
70
106
193
156
50
22
68
9
106
75
94
44
184
315
98
116
17
106
74
1.5
3

MEI
194
111
194
65
142
76
67
48
173
28
345
135
171
106
98
73
113
17
126
76
1.5
3.4

JUN
212
65
53
67
148
16
10
161
49
64
28
134
177
127
74
70
156
17
95
61
0.4
-1

JUL
115
48
26
79
83
45
45
80
15
8
5
8
352
66
3
295
269
17
91
108
1.6
1.4

AGS
118
17
57
50
59
49
49
81
9
9
44
63
239
23
46
81
25
17
60
54.1
2.47
7.63

SEP
61
35
3
185
29
119
56
48
2
31
35
36
281
87
17
27
21
17
63
72.2
2.17
4.81

FEB
B
B
B
B
B
B
N
SK
B
B
K
K
SK
ASK
N
SK
B

MAR
B
K
ASK
K
ASK
N
B
B
B
B
B
B
B
K
N
B
K

APR
115
256
108
175
264
158
147
234
321
200
210
203
88
324
182
242
150
17
199
69
0.3
-0.5

MEI
230
130
72
128
114
80
205
180
116
177
194
120
193
130
115
51
278
17
148
60
0.5
-0.2

JUN
131
126
58
205
30
105
63
204
19
19
123
169
128
94
123
82
82
17
104
57
0.2
-0.5

JUL
79
95
35
150
140
10
130
63
12
74
17
27
231
211
29
263
27
17
94
81
0.9
-0.3

AGS
42
94
53
49
4
17
57
140
3
18
95
18
280
13
15
39
92
17
61
68.5
2.28
6.28

SEP
60
122
203
265
31
99
186
209
19
6
44
108
256
172
47
20
30
17
110
88.2
0.5
-1.22

JAN
B
B
B
B
N
K
K
B
SK
N
K
B
B
N
B
B
B

FEB
SK
K
N
N
B
B
B
K
SK
B
B
B
ASK
ASK
SK
N
K

MAR
B
K
ASK
K
ASK
B
B
B
B
B
K
SK
B
B
K
N
K

MAR
363
158
279
202
181
75
215
215
237
246
171
249
279
238
198
146
102
17
209
69
0.1
0.7

APR
344
179
130
223
482
230
263
47
310
197
253
89
76
233
129
323
137
17
214
111
0.6
0.6

MEI
258
126
482
134
64
173
160
280
146
261
201
109
268
184
158
339
162
17
206
101
1.3
2.4

JUN
285
149
102
145
55
12
217
243
55
110
92
82
120
142
79
44
222
17
127
76
0.7
-0.3

JUL
91
103
112
225
50
9
142
185
6
94
31
106
273
59
23
247
189
17
114
84
0.5
-0.8

AGS
142
98
195
56
13
56
26
14
32
35
312
28
211
10
42
27
43
17
79
86.2
1.68
2.21

SEP
111
252
89
287
32
32
133
86
46
77
81
129
301
72
100
156
35
17
119
85.2
1.22
0.54

JUL
B
N
N
B
ASK
ASK
B
B
ASK
B
ASK
ASK
B
B
ASK
B
ASK

AGS
B
B
SK
B
ASK
ASK
B
ASK
ASK
SK
B
ASK
B
ASK
ASK
B
B

SEP
K
B
B
B
ASK
ASK
B
B
ASK
ASK
K
SK
B
SK
SK
B
K

OKT
B
B
K
ASK
ASK
ASK
B
K
SK
B
B
K
B
B
N
ASK
K

NOP
B
B
K
ASK
ASK
ASK
K
B
ASK
B
B
B
SK
K
B
B
SK

DES
B
B
ASK
N
SK
ASK
B
N
SK
B
N
SK
B
B
SK
B
B

Persentasi Tingkat Kekeringan

B
8
7
4
6
2
8
4
4
9
6
3
6
8
3
10
4
92
45.1

N
2
1
1
1
2
1
1
1
3
13
6.37

K
3
3
3
1
2
3
1
1
1
2
2
1
3
26
12.75

SK
3
2
2
1
3
1
1
4
3
1
3
1
1
26
12.7

ASK
1
1
2
8
11
3
4
2
3
4
1
1
4
1
1
47
23.04

APR
B
ASK
N
SK
B
SK
B
ASK
B
N
B
N
N
K
B
B
K

MEI
B
K
K
N
SK
B
B
ASK
SK
SK
SK
K
B
B
B
B
B

JUN
B
B
K
B
ASK
ASK
B
B
B
K
ASK
SK
B
N
SK
ASK
B

JUL
B
N
N
SK
B
ASK
ASK
B
SK
K
ASK
ASK
B
K
ASK
B
B

AGS
B
SK
SK
N
K
B
ASK
B
ASK
B
B
ASK
B
ASK
SK
N
B

SEP
B
K
N
ASK
ASK
B
SK
B
ASK
ASK
ASK
SK
B
ASK
ASK
B
ASK

OKT
B
B
K
ASK
SK
K
ASK
SK
SK
SK
B
B
B
B
N
N
ASK

NOP
SK
B
B
SK
N
ASK
ASK
B
N
N
B
B
N
SK
B
B
B

DES
SK
B
ASK
ASK
N
B
ASK
K
B
B
B
ASK
K
N
B
B
K

B
9
6
2
3
4
5
4
7
5
4
6
3
8
2
4
8
7

N
1
4
2
2
1
2
2
2
1
2
2
2
4
2
29
14.2

K
3
3
1
1
1
1
3
1
2
1
4
3
24
11.76

SK
3
1
1
3
2
2
1
2
3
2
1
2
1
1
2
1
28
13.7

ASK
1
2
3
3
3
5
2
2
1
3
3
3
2
1
2
36
17.65

Persentasi Tingkat Kekeringan

N
2
1
4
2
3
1
1
3
1
1
2
3
1
25
12.3

K
2
3
2
3
1
2
3
3
5
3
4
1
2
34
16.67

SK
1
4
1
2
1
2
2
1
3
1
1
2
1
2
1
1
26
12.7

ASK
1
3
2
3
3
1
6
4
2
3
2
2
2
2
3
39
19.12

N
1
3
3
4
1
1
2
1
1
1
3
2
3
26
12.7

K
1
1
2
1
2
4
2
2
2
2
1
1
2
23
11.27

SK
6
1
3
2
1
1
2
1
2
1
1
2
2
2
3
1
31
15.2

ASK
1
3
4
5
1
5
3
2
4
1
1
3
3
2
38
18.63

N
1
1
1
1
1
1
1
3
1
1
1
2
1
1
17
8.33

K
1
2
2
2
1
2
1
2
4
2
3
1
3
4
2
2
34
16.67

SK
2
2
1
3
1
2
3
2
2
1
4
5
1
2
31
15.2

ASK
1
6
5
3
2
5
1
2
3
1
1
1
2
2
35
17.16

N
3
3
1
2
1
1
1
3
5
3
1
1
1
3
29
14.2

K
1
2
2
2
1
2
3
2
1
2
2
2
1
2
25
12.25

SK
1
4
1
1
1
3
1
1
2
1
2
5
4
3
30
14.7

ASK
2
2
1
5
4
5
3
1
3
2
4
3
1
36
17.65

87
42.65

APR
N
SK
N
B
B
ASK
ASK
SK
ASK
N
K
N
ASK
B
B
N
B

MEI
B
N
B
SK
B
SK
SK
ASK
B
ASK
B
B
B
K
K
SK
N

JUN
B
SK
SK
K
B
ASK
ASK
B
SK
SK
ASK
B
B
B
K
K
B

JUL
B
SK
ASK
N
N
SK
SK
N
ASK
ASK
ASK
ASK
B
K
ASK
B
B

AGS
B
ASK
N
K
N
K
K
B
ASK
ASK
K
B
B
ASK
K
B
ASK

SEP
N
SK
ASK
B
ASK
B
N
K
ASK
ASK
SK
SK
B
B
ASK
ASK
ASK

OKT
B
B
K
B
K
B
ASK
B
ASK
B
B
ASK
B
B
B
ASK
ASK

NOP
K
K
K
B
B
ASK
K
B
ASK
N
B
B
N
K
B
B
B

DES
K
B
N
SK
SK
B
B
K
B
B
K
ASK
SK
N
SK
B
SK

Persentasi Tingkat Kekeringan

B
7
3
2
5
5
5
3
6
3
4
4
6
8
5
4
5
5
80
39.22

Tabel 64. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)
Stasiun Cibeureum
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014

JAN
SK
B
SK
N
N
ASK
ASK
K
SK
K
SK
K
N
B
B
B
B

FEB
SK
B
N
B
N
B
SK
K
ASK
B
B
B
SK
N
SK
SK
N

MAR
ASK
B
B
SK
N
ASK
B
B
B
B
B
ASK
B
B
B
ASK
SK

APR
SK
B
SK
N
B
K
K
B
B
N
B
B
ASK
B
N
B
K

MEI
B
N
ASK
N
K
SK
B
B
K
B
B
K
B
N
K
ASK
B

JUN
B
B
SK
B
ASK
B
SK
B
ASK
ASK
B
B
B
N
B
K
K

JUL
K
B
ASK
B
B
ASK
B
SK
ASK
K
ASK
ASK
B
B
ASK
B
ASK

AGS
SK
B
N
K
ASK
ASK
N
B
ASK
ASK
B
ASK
B
ASK
ASK
SK
B

SEP
SK
B
B
B
ASK
N
B
B
ASK
ASK
ASK
N
B
B
ASK
ASK
ASK

OKT
SK
B
N
SK
ASK
B
K
N
K
B
B
B
B
SK
N
SK
B

NOP
B
K
B
B
N
ASK
K
N
SK
SK
B
B
SK
SK
B
B
N

DES
B
SK
ASK
K
SK
K
K
B
B
B
B
ASK
B
B
SK
B
N

Persentasi Tingkat Kekeringan

B
4
9
3
5
2
3
4
7
3
5
9
5
8
6
4
5
4
86
42.16

751

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


JAN
221
495
393
639
482
109
161
282
279
215
210
290
282
294
460
509
515
17
343
149
0.36
-0.8

JUN
ASK
K
B
B
ASK
ASK
N
B
SK
B
ASK
SK
SK
B
B
B
N

Tabel 63. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)
Stasiun Pipitan
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


MAR
62
248
316
146
226
84
399
321
230
387
275
95
287
351
236
34
141
17
226
115
-0.2
-1.1

MEI
B
K
SK
B
ASK
ASK
K
K
B
B
ASK
B
B
B
ASK
B
B

204

Tabel 62. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)
Stasiun Pamarayan
No
Thn Bln JAN
1
1998
SK
2
1999
B
3
2000
N
4
2001
B
5
2002
B
6
2003
SK
7
2004
N
8
2005
B
9
2006
N
10
2007
K
11
2008
N
12
2009
N
13
2010
B
14
2011
K
15
2012
N
16
2013
B
17
2014
B

Tabel B.1 Data Hujan Bulanan Hasil Pengamatan (mm)


MAR
220
107
60
115
57
160
160
172
180
404
105
86
163
208
117
142
112
17
151
80
2
5.8

APR
B
B
SK
K
B
ASK
B
K
B
B
SK
ASK
ASK
B
SK
B
N

Tabel 65. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)
Stasiun Pasir Ona
No
Thn Bln
1
1998
2
1999
3
2000
4
2001
5
2002
6
2003
7
2004
8
2005
9
2006
10
2007
11
2008
12
2009
13
2010
14
2011
15
2012
16
2013
17
2014

JAN
SK
B
B
B
B
ASK
ASK
K
K
SK
SK
K
K
N
B
B
B

FEB
SK
B
B
B
B
B
ASK
B
K
N
B
B
SK
SK
K
SK
B

MAR
B
K
B
N
N
ASK
B
B
B
B
K
B
B
B
N
K
ASK

APR
B
K
SK
B
B
B
B
ASK
B
N
B
ASK
ASK
B
SK
B
SK

MEI
B
SK
B
SK
ASK
K
K
B
K
B
N
SK
B
N
K
B
K

JUN
B
B
K
B
ASK
ASK
B
B
ASK
N
K
SK
N
B
SK
ASK
B

JUL
K
N
N
B
ASK
ASK
B
B
ASK
K
ASK
N
B
SK
ASK
B
B

AGS
B
B
B
K
ASK
K
ASK
ASK
ASK
ASK
B
ASK
B
ASK
SK
ASK
SK

SEP
N
B
K
B
ASK
ASK
B
K
ASK
SK
SK
B
B
SK
K
B
ASK

OKT
B
SK
B
SK
ASK
SK
N
B
K
K
B
B
B
SK
SK
K
N

NOP
B
B
B
SK
K
SK
B
B
ASK
SK
K
B
K
B
K
B
B

DES
B
B
ASK
K
SK
B
B
B
N
B
ASK
ASK
K
B
SK
B
K

Persentasi Tingkat Kekeringan

B
8
7
7
6
3
3
7
8
2
3
4
5
6
5
1
7
5
87
42.65

Tabel 66. Tinggi Hujan Bulanan (mm) dan Klasifikasi Tingkat Kekeringan (%)
Stasiun Sampang Peundeuy
No
Thn Bln JAN
1
1998
N
2
1999
B
3
2000
SK
4
2001
B
5
2002
SK
6
2003
ASK
7
2004
SK
8
2005
N
9
2006
N
10
2007
N
11
2008
N
12
2009
N
13
2010
B
14
2011
K
15
2012
B
16
2013
B
17
2014
B

FEB
N
B
B
B
N
B
SK
K
SK
B
B
B
SK
N
K
SK
N

MAR
K
K
B
K
B
B
B
B
N
B
N
SK
K
B
SK
ASK
K

APR
N
K
K
B
B
K
B
B
K
B
N
B
ASK
B
SK
N
N

MEI
SK
ASK
ASK
N
K
B
B
B
N
N
B
ASK
K
B
SK
B
N

JUN
B
N
N
B
ASK
ASK
SK
B
ASK
B
K
SK
B
ASK
SK
SK
K

JUL
B
ASK
ASK
B
B
ASK
B
B
ASK
ASK
ASK
ASK
B
SK
ASK
B
SK

AGS
B
B
SK
ASK
ASK
ASK
B
B
ASK
N
B
B
B
ASK
ASK
SK
B

SEP
B
N
B
B
ASK
K
B
B
ASK
ASK
K
B
B
ASK
ASK
B
SK

OKT
B
B
K
N
ASK
N
K
K
ASK
N
B
B
B
SK
SK
SK
B

NOP
B
N
SK
SK
B
SK
K
SK
B
ASK
B
B
ASK
K
B
B
B

DES
B
B
SK
K
ASK
B
K
B
B
N
B
ASK
B
ASK
B
B
SK

Persentasi Tingkat Kekeringan

B
7
5
3
6
4
4
6
8
2
4
6
6
7
3
3
6
4
84
41.18

204

Januari
Tingkat Kekeringan Tinggi Curah Hujan P (mm)
Basah
401 - 829
Normal
340 - 400
Kering
280 - 339
Sangat Kering
200 - 279
Amat Sangat Kering
< 200

411 - 829
352 - 397
299 - 328
227 - 240
< 190

Februari
Tingkat Kekeringan Tinggi Curah Hujan P (mm)
Basah
287 - 651
Normal
243 - 286
Kering
200 - 242
Sangat Kering
143 - 199
Amat Sangat Kering
< 199

289 - 651
283
221 - 241
188
< 135

Maret
Tingkat Kekeringan Tinggi Curah Hujan P (mm)
Basah
245 - 736
Normal
207 - 244
Kering
171 - 206
Sangat Kering
122 - 170
Amat Sangat Kering
< 122