Anda di halaman 1dari 16

KONSEP

BURSITIS

Ns.Bayu Saputra, S.

Anatomi Fisilogi

Anatomi Fisilogi

Bursa adalah kantong kecil dari jaringan


ikat disuatu tempat dimana digunakan di
bagian atas yang bergerak.
Misalnya terjadi antara tulang dan tendon
atau di antara otot-otot.
Bursa dibatasi oleh membran sinovial dan
mengandung cairan sinovial. Bursa
berfungsi sebagai jaringan penghubung
antara otot tendon dan tulang serta
memudahkan pergerakan sendi.

Pengertian

Bursitis adalah peradangan


bursa,adanya cairan mengisi
rongga yg berbentuk kantong
diantara dua jaringan lunak pada
persendian. Bursa
memungkinkan pergerakan sendi
dan berfungsi sebagai bantalan
sendi.(Barbara C. Long, 2014)
Bursitis adalah pembesaran dan
peradangan dalam salah satu
bursa. Merupakan jenis penyakit
yg termasuk.(Depkes,2005)

Etiologi

Bursitis merupakan akibat


sekunder dari trauma terus
menerus dan strain, infeksi
akut dan kronis sekitar sendi
misal luka karena tembus
akibat kondisi arthritis,akibat
penyakit metabolik misal
penimbunan asam urat
dalam bursa akibat adanya
neoplasma.(Depkes.2005)

Klasifikasi penyakit
Menurut (Robert M bennet, 2006)
Bursitis di golongkan menjadi 2:
1. Bursitis akutterjadi secara mendadak.
Jika disentuh atau digerakkan, akan
timbul nyeri di daerah yang meradang.
Kulit diatas bursa tampak kemerahan
dan membengkak. Bursitis akut yang
disebabkan oleh suatu infeksi atau
gout menyebabkan nyeri luar biasa
dan daerah yang terkena tampak
kemerahan dan teraba hangat.

2.Bursitis kronis
Merupakan akibat dari serangan
bursitis akut sebelumnya atau
cedera yang berulang. Pada
akhirya, dinding bursa akan
menebak dan di dalamnya
terkumpul endapan kalsium padat
yang menyerupai kapur. Serangan
bursitis kronis berlangsung selama
beberapa hari sampai beberapa
minggu dan sering kambuh.

Klasifikasi Bursitis berdasarkan lokasinya :

1.
2.
3.
4.
5.

Bursa deltoid
Bursitis olekranon
Bursitis pre patellar
Bursitis Achilles
Heel spur bursitis

Manifestasi klinik
Gejala utama pada bursitis
pada umumnya berupa :
1. Dollor
2. tumor
3. Rubor
4. Kalor
5. Functio laesa

Pemeriksaan Penunjang

radiografi. Pada daerah yang


terserang biasanya
menunjukkan adanya
klasifikasi dalam bursa,
tendon atau jaringan lunak
yang berdekatan.

Penatalaksanaan

1. Bursa yang terinfeksi harus


dikeringkan dan diberikan antibiotik.
2. Bursitis akut non-infeksius biasanya
diobati dengan istirahat
3. Pada bursitis yang berat diberikan
kortikosteroid (misalnya prednison)
per-oral (ditelan)

Pencegahan

Pencegahan ini bertujuan untuk menghindari


perilaku dan aktivitas yang membuat peradangan
pada bursa lebih buruk.
1.Hindari aktivitas berulang yang menempatkan
tekanan pada pinggul.
2.Menurunkan berat badan jika perlu.
3.Dapatkan sepatu memasukkan benar pas untuk
kaki panjang perbedaan.
4.Mempertahankan kekuatan dan fleksibilitas
dari otot-otot pinggul.

HIPERMOBILITAS
SENDI

Pengertian
Hipermobilitas Sendi adalah
suatu keadaan dimana gerakan
sendi kecil dan sendi besar
meningkat dinbandingkan
dengan gerakan normal serta
lebih sering terjadi pada anakanak