Anda di halaman 1dari 12

PERDA KOTA BANJARMASIN 14/2002, RENCANA PENATAAN DAN

PENGENDALIAN KORIDOR UTAMA KOTA BANJARMASIN KAWASAN


JALAN S. PARMAN JALAN BRIGJEN HASAN BASRI
=======================================================
==========
PERATURAN DAERAH KOTA BANJARMASIN (PERDA KOTA
BANJARMASIN)
NOMOR 14 TAHUN 2002 (14/2002)
TENTANG
RENCANA PENATAAN DAN PENGENDALIAN KORIDOR UTAMA KOTA
BANJARMASIN KAWASAN JALAN S. PARMAN - JALAN BRIGJEN
HASAN BASRI
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
WALIKOTA BANJARMASIN,
Menimbang:

a.
bahwa dalam rangka usaha
pendayagunaan kawasan yang memberikan
nilai tambah guna mencapai sasaran pada
kawasan yang menunjang pengembangan Kota
Banjarmasin menuju kota yang sehat,
teratur, tertib, aman serta efisien
dipandang perlu untuk merencanakan
Penataan dan Pengendalian Koridor Utama
Kota Banjarmasin pada kawasan Jalan S.
Parman -Jalan Brigjen Hasan Basri;
b.
bahwa rencana ini
merupakan penggarisan pembangunan yang
menjadi panduan dan memberikan arahan
bangunan yang spesipik pada bangunan dan
lingkungannya;
c.
bahwa untuk melaksanakan
maksud tersebut di atas huruf a dan b
konsiderans ini perlu diatur dan
disahkan dengan Peraturan Daerah Kota
Banjarmasin.

Mengingat:

1.
Undang-undang Nomor 27 Tahun 1959
tentang Penetapan Undang-undang Darurat

Nomor 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan


Daerah Tingkat II di Kalimantan
(Lembaran Negara Tahun 1959 Nomor 72,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 1820);
2.
Undang-undang Nomor 5
Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar
Pokok-Pokok Agraria (Lembaran Negara
Tahun 1960 Nomor 104, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 2024);
3.
Undang-undang Nomor 5
Tahun 1974 tentang Pengairan (Lembaran
Negara Tahun 1974 Nomor 65, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 3046);
4.
Undang-undang Nomor 13
Tahun 1980 tentang Jalan (Lembaran
Negara Tahun 1980 Nomor 83, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 3136);
5.
Undang-undang Nomor 5
Tahun 1984 tentang Perindustrian
(Lembaran Negara Tahun 1984 Nomor 22,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3274);
6.
Undang-undang Nomor 9
Tahun 1990 tentang Kepariwisataan
(Lembaran Negara Tahun 1990 Nomor 78,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3419);
7.
Undang-undang Nomor 24
Tahun 1992 tentang Penataan Ruang
(Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 115,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3501);
8.
Undang-undang Nomor 23
Tahun 1997 tentang Pengelolaan
Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Tahun
1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 3699);
9.
Undang-undang Nomor 22
Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah
(Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 60,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3839);

10.
Nomor 22 Tahun
Pengaturan Air
1982 Nomor 37,
Nomor 3225);

Peraturan Pemerintah
1982 tentang Tata Cara
(Lembaran Negara Tahun
Tambahan Lembaran Negara

11. Peraturan Pemerintah


Nomor 26 Tahun 1985 tentang Jalan
(Lembaran Negara Tahun 1985 Nomor 37,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3293);
12. Peraturan Pemerintah
Nomor 29 Tahun 1986 tentang Analisa
Dampak Lingkungan (Lembaran Negara Tahun
1986 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 3338);
13. Peraturan Pemerintah
Nomor 6 Tahun 1988 tentang Koordinasi
Kegiatan Instansi Vertikal di Daerah
(Lembaran Negara Tahun 1988 Nomor 10,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3373);
14. Keputusan Presiden Nomor
32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan
Kawasan Lindung;
15. Keputusan Presiden Nomor
33 Tahun 1991 tentang Penggunaan Tanah
Bagi Kawasan Industri;
16. Keputusan Presiden Nomor
55 Tahun 1993 tentang Pengadaan Tanah
Bagi Pelaksanaan Pembangunan Untuk
Kepentingan Umum;
17. Keputusan Presiden Nomor
44 Tahun 1999 tentang Teknik Penyusunan
Peraturan Perundang-undangan dan Bentuk
Rancangan undang-undang, Rancangan
Peraturan Pemerintah dan Rancangan
Keputusan Presiden;
18. Peraturan Daerah
Kotamadya Daerah Tingkat II Banjarmasin
Nomor 1 Tahun 1986 tentang Rencana Umum
Tata Ruang Kota dan Bagian Wilayah Kota;

19. Peraturan Daerah


Kotamadya Daerah Tingkat II Banjarmasin
Nomor 8 Tahun 1987 tentang Rencana
Terinci Kota dan Bagian Wilayah Banjar
Utara;
20. Peraturan Daerah
Kotamadya Daerah Tingkat II Banjarmasin
Nomor 5 Tahun 1989 tentang Rencana
Teknik Ruang Kota Banjarmasin Tengah;
21. Peraturan Daerah
Kotamadya Daerah Tingkat II Banjarmasin
Nomor 16 Tahun 1992 tentang Penyidik
Pegawai Negeri Sipil Kota Banjarmasin;
22. Peraturan Daerah
Kotamadya Daerah Tingkat II Banjarmasin
Nomor 8 Tahun 1993 tentang Pelayanan
Bidang Tata Kota;
23. Peraturan Daerah Kota
Banjarmasin Nomor 7 Tahun 2000 tentang
Kewenangan Daerah Kota Banjarmasin;
24. Peraturan Daerah Kota
Banjarmasin Nomor 8 Tahun 2000 tentang
Susunan Organisasi dan Tata Kerja
Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah, Dinas, Badan,
Kecamatan dan Kelurahan Kota
Banjarmasin, sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun
2002.
25. Peraturan Daerah Kota
Banjarmasin Nomor 2 Tahun 2001 tentang
Penataan Daerah Kota Banjarmasin;
26. Peraturan Daerah Kota
Banjarmasin Nomor 8 Tahun 2001 tentang
Pola Dasar Pembangunan Daerah Kota
Banjarmasin;
27. Peraturan Daerah Kota
Banjarmasin Nomor 9 Tahun 2001 tentang

Izin Mendirikan Bangunan;


28. Peraturan Daerah Kota
Banjarmasin Nomor 10 Tahun 2001 tentang
Retribusi Izin Mendirikan Bangunan.
Dengan persetujuan
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA BANJARMASIN
MEMUTUSKAN:
Menetapkan:

PERATURAN DAERAH KOTA BANJARMASIN


TENTANG RENCANA PENATAAN DAN
PENGENDALIAN KORIDOR UTAMA KOTA
BANJARMASIN KAWASAN JALAN S. PARMASN JALAN BRIGJEN HASAN BASRI.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan:


a.
Daerah adalah Kota Banjarmasin;
b.
Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kota
Banjarmasin;
c.

Kepala Daerah adalah Walikota Banjarmasin;

d.

Dewan adalah Dewan Perwakilan Rakyat


Daerah Kota Banjarmasin;

e.

RPPKU Kota Banjarmasin adalah Rencana


Penataan dan Pengendalian Koridor Utama
Kota Banjarmasin Kawasan Jalan S. Parman
- Jalan Brigjen Hasan Basri.
BAB II

RENCANA PENATAAN DAN PENGENDALIAN KORIDOR UTAMA KOTA


BANJARMASIN KAWASAN JALAN S. PARMAN - JALAN BRIGJEN
HASAN BASRI
Pasal 2

(1)

Buku RPPKU Kota Banjarmasin Kawasan


Jalan S. Parman - Jalan Brigjen Hasan
Basri disusun secara sistematika sebagai
berikut :
BAB I
:
PENDAHULUAN
BAB II
:
KEBIJAKSANAAN DAN PROGRAM
PEMBANGUNAN KOTA
BAB III
:
DATA DAN INFORMASI
BAB IV
:
ANALISA
BAB V
:
KONSEP PENGEMBANGAN WILAYAH
PERENCANAAN
BAB VI
:
RENCANA TATA BANGUNAN DAN
LINGKUNGAN.
(2)

Buku RPPKU Kota Banjarmaasin Kawasan


Jalan S. Parman - Jalan Brigjen Hasan
Basri sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat
(1) diatas dilengkapi dengan peta dan
gambar.
BAB III
PELAKSANAAN RPPKU KOTA BANJARMASIN
JALAN S. PARMAN - JALAN BRIGJEN HASAN BASRI
Pasal 3

(1)

Peraturan Daerah ini menjadi pedoman


dalam pelaksanaan segala kegiatan
pembangunan dan pemanfaatan kawasan yang
diselenggarakan oleh Pemerintah, swasta
dan masyarakat.

(2)

Buku RPPKU Kota Banjarmasin Kawasan


Jalan S. Parman - Jalan Brigjen Hasan
Basri sebagaimana dimaksud pasal 2
Peraturan Daerah ini menjadi lampiran
dan merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari Peraturan Daerah ini.
BAB IV
PENGENDALIAN
Pasal 4

(1)

Pengendalian RPPKU Kota Banjarmasin


Jalan S. Parman - Jalan Brigjen Hasan
Basri adalah dalam upaya pencapaian dan
sasaran rencana yang dalam Buku RPPKU
Kota Banjarmasin yang pelaksanaannya
dilakukan oleh Walikota.

(2)

Pengendalian RPPKU Kota Banjarmasin


Jalan S. Parman - Jalan Brigjen Hasan
Basri dilaksanakan melalui kegiatan
pengawasan dan penertiban.

(3)

Pengawasan dilaksanakan dalam bentuk


pemantauan, evaluasi dan pelaporan.

(4)

Dinas Tata Kota dan Keindahan Kota


selaku Pejabat yang berwenang yang
ditunjuk untuk memberikan izin, agar
mengawasi pada saat dimulainya
pembangunan agar dapat dihindari
kesalahan pelaksanaan pembangunan secara
dini.

(5)

Pemantauan dan evaluasi segala kegiatan


pembangunan yang bertentangan dengan
Peraturan Daerah ini menjadi wewenang
Camat dan Dinas Polisi Pamong Praja dan
dalam waktu selambat-lambatnya tiga kali
duapuluh empat jam setelah ditemukan
penyimpangan diwajibkan melaporkan
kepada Kepala Daerah.

(6)

Penertiban terhadap kegiatan pembangunan


yang tidak sesuai dengan RPPKU Kota
Banjarmasin dilaksanakan dalam bentuk
pengenaan sanksi yang tegas sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
BAB V
KETENTUAN PIDANA
Pasal 5

(1)

Barang siapa melanggar ketentuanketentuan yang terdapat dalam Buku RPPKU

Kota Banjarmasin sebagaimana yang


dimaksud pada pasal 3 ayat (2) Peraturan
Daerah ini diancam dengan kurungan
selama-lamanya 5 (lima) bulan dan atau
denda sebanyak-banyaknya Rp.
10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).
(2)

Tindak pidana sebagaimana dimaksud ayat


(1) pasal ini adalah merupakan tindak
pidana pelanggaran.

(3)

Selain tindak pidana sebagaimana


tersebut ayat (1) pasal ini, tindak
pidana yang mengakibatkan perusakan dan
pencemaran lingkungan diancam pidana
sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku.
BAB VI
KETENTUAN PENYIDIKAN
Pasal 6

(1)

Selain oleh Pejabat Penyidik Umum,


penyidikan terhadap tindak pidana
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Daerah ini, dapat juga dilakukan oleh
Pejabat Pegawai Negeri Sipil
dilingkungan Pemerintah Daerah Kota
Banjarmasin, yang pengangkatannya telah
ditetapkan sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.

(2)

Dalam melaksanakan tugas Penyidikan para


Penyidik Pegawai Negeri Sipil
sebagaimana dimaksud ayat (1) pasal ini
berwenang :
a.
Menerima Laporan atau pengaduan
dari seseorang tentang adanya tindak
pidana;
b.
Melakukan tindakan pertama pada
saat itu ditempat kejadian dan melakukan
pemeriksaan;
c.

Menyuruh berhenti seseorang

tersangka dan memeriksa tanda pengenal


diri tersangka;
d.

Melakukan penyitaan benda dan atau surat;

e.

Mengambil sidik jari dan memotret seseorang;


f.
Memanggil orang untuk didengar dan
diperiksa sebagai tersangka atau saksi;
g.
Mendatangkan orang ahli yang
diperlukan dalam hubungannya dengan
pemeriksaan perkara;
Mengadakan penghentian penyidikan
setelah mendapat petunjuk dari penyidik
umum bahwa tidak terdapat cukup bukti
atau peristiwa tersebut bukan merupakan
tindak pidana dan selanjutnya melalui
Penyidik umum memberitahukan hal
tersebut kepada Penuntut Umum, Tersangka
atau keluarganya;

h.

i.
Mengadakan tindakan lain menurut
hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.
(3)
a.
b.
c.
d.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil membuat


Berita Acara sebagai tindakan tentang :
Pemeriksaan tersangka;
Pemeriksaan rumah;
Penyitaan benda;
Pemeriksaan surat;
e.
Pemeriksaan saksi;
f.
Pemeriksaan ditempat kejadian.
Dan mengirimkannya kepada Kejaksaan
Negeri melalui Penyidik Polisi Negara
Republik Indonesia.
BAB VII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 7

Dengan berlakunya Peraturan Daerah ini, maka segala


ketentuan yang bertentangan dengan Peraturan Daerah
ini, dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi.

Pasal 8
Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal
diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, dapat
memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan
penempatan dalam Lembaran Daerah Kota Banjarmasin.
Disahkan di Banjarmasin
pada tanggal 14 Nopember
2002
WALIKOTA BANJARMASIN
ttd.
H. SOFYAN ARPAN
Diundangkan Banjarmasin
pada tanggal 14 Nopember 2002
SEKRETARIS DAERAH KOTA BANJARMASIN
ttd.
H.D. MAS DJAYA, S.H.
LEMBARAN DAERAH KOTA BANJARMASIN TAHUN 2002 NOMOR
39