Anda di halaman 1dari 7

30

BAB III
METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian
Penelitian ini adalah penelitian survey dengan menggunakan desain
atau rancangan penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif merupakan
suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat
gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif (Notoatmodjo,
2002). Metode atau rancangan deskriptif merupakan rancangan yang
mendeskripsikan seperangkat peristiwa atau kondisi populasi saat itu.
Deskripsi tersebut dapat terjadi pada lingkungan individu di suatu daerah
tertentu atau lingkungan kelompok pada masyarakat di daerah tertentu
(Notoatmodjo, 2002).
B. Populasi dan Sampel
Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah pasien ibu hamil
yang memeriksakan diri di Puskesmas Sedayu 1 yang berjumlah 44 orang.
Sampel pada penelitian ini adalah pasien ibu hamil yang memeriksakan di
puskesmas Sedayu 1, Bantul.
Menurut Dempsey (2002) sampel sebesar 30 atau lebih sudah
dianggap mewakili keakuratan populasi atau dengan kata lain representatif

31

untuk dianalisis. Besar sampel dalam penelitian ini adalah tepat sebanyak 30
orang dari pasien yang memeriksakan diri di puskesmas
Teknik sampling yang peneliti gunakan adalah teknik purposive
sampling. Dimana suatu penetapan sampel dipilih dengan cara memilih
sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti atau
memenuhi kriteria inklusi, sehingga sampel tersebut dapat mewakili
karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya (Nursalam, 2008).
Dalam penelitian ini, peneliti membatasi subjek penelitian dalam
kriteria berikut :
Kriteria inklusi :
1) Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sedayu 1, Bantul, Yogyakarta
2) Bersedia menjadi responden dalam penelitian.
3) Ibu hamil yang memeriksakan diri di Puskesmas Sedayu 1
Kriteria eksklusi:
1) Pasien yang baru pertama kali cek kehamilan di poli Kesehatan Ibu dan
Anak
C.

Lokasi dan Waktu Penelitian


Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Sedayu 1, Kecamatan Sedayu,
Kabupaten Bantul pada bulan Desember 2015.

D. Variabel dan Definisi Operasional


Variabel Penelitian
Variabel pada penelitian ini adalah gambaran pengetahuan dan sikap
ibu hamil tentang resiko kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Sedayu 1.
Definisi Operasional
Gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang kehamilan
resiko tinggi adalah hal yang harus diketahui oleh ibu hamil untuk mengetahui

32

apa yang akan dilakukan selama kehamilan dan mengantisipasi resiko kegawatan
ibu hamil maupun untuk anak yang di dalam kandungan.
Untuk penilaian pengetahuan menggunakan 20 soal dengan 4
jawaban berbeda 1 jawaban yang benar dan 3 jawaban yang salah selanjutnya
menggunakan skala nominal dengan penilaian benar dan salah,

indikator

penilaian pengetahuan baik=lebih dari 16, cukup baik=11-15, kurang baik=6-10,


dan tidak baik= kurang dari 6.
Penilaian sikap dengan skala ordinal menggunakan 4 tingkatan
yaitu sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju, dengan penilaian
untuk penilaian pertanyaan nomor 1 10 adalah positif dengan nilai, sangat
setuju=4, setuju=3, tidak setuju=2, dan sangat tidak setuju=1 sedangkan nomor
11-20 adalah negative dengan nilai, sangat setuju=1, setuju=2, tidak setuju=3,
dan sangat tidak setuju=4 yang selanjutnya di nilai dengan skala likert yang
didapatkan indikator hasil >=64 artinya sikapnya cukup baik sedang jika <= 64
artinya sikapnya kurang
E. Instrumen Penelitian
Bentuk instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner sebagai alat
ukur terkait gambaran pengetahuan dan sikap pada kehamilan resiko tinggi pada
ibu hamil. Kuesioner yang digunakan penelitian Pengetahuan Ibu Hamil Tentang
Kehamilan Tesiko Tinggi di Polindes Kemuning Desa Tasikmadu Kecamatan
Palang Tuban 2006 dan kuisioner sikap pada penelitian Pengetahuan dan Sikap
Ibu Hamil Tentang Resiko 4 T di Klinik Bersalin Sally Tahun 2010.
,

33

F. Cara Pengumpulan Data


Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan
kuesioner mengenai pengetahuan dan sikap ibu hamil di Puskesmas Sedayu 1.
Jalannya penelitian ini adalah sebagai berikut;
1) Peneliti menyebarkan kuesioner kepada responden penelitian; 2)
Peneliti memperkenalkan diri, tujuan, serta manfaat dari penelitian sebelum
meminta responden mengisi kuesioner; 3) Setelah kuesioner diisi oleh responden,
kuesioner dikembalikan kepada peneliti dan dianalisis dengan program SPSS 15.
G. Uji Validitas dan Reabilitas
Dalam penelitian ini peneliti tidak menggunakan uji validasi dan
realibilitas, karena peneliti menggunakan kuesioner penelitian Pengetahuan Ibu
Hamil Kentang Kehamilan Tesiko Tinggi di Polindes Kemuning Desa Tasikmadu
Kecamatan Palang Tuban 2006 dan kuisioner sikap pada penelitian Pengetahuan
dan Sikap Ibu Hamil Tentang Resiko 4 T di Klinik Bersalin Sally Tahun 2010.
H. Pengolahan dan Analisa Data
1. Pengolahan Data
Dalam proses pengolahan daa terdapat langkah-langkah sebagai berikut;
Editing
Editing adalah upaya untuk memeriksa kembali kebenaran data yang diperoleh
atau dikumpulkan.
Coding

34

Coding yaitu memberikan kode agar memudahkan dalam pengumpulan data.


Tabulating
Tabulating merupakan hasil pengkodean dimasukkan ke dalam tabel dilakukan
secara manual.
Data Entry
Data-data yang telah diolah dimasukkan ke dalam tabel atau database komputer.
Penyajian Data
Setelah data diolah, data tersebut disajikan dalam bentuk tabel. Untuk
memudahkan pembaca, data tersebut disajikan dalam bentuk narasi.
2. Analisa Data
Analisa yang digunakan adalah dengan menggunakan distribusi
frekuensi dari pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang resiko tinggi.
I. Etika Penelitian
Peneliti dalam penelitian ini menggunakan beberapa prinsip pertimbangan
etik menurut Nursalam (2008) yaitu :
1. Penelitian ini melindungi hak responden dengan cara merahasiakan identitas
responden agar tidak diketahui oleh orang lain dan hanya diketahui peneliti
saja (confidentially).
2. Penggunaan subjek penelitian ini tidak perlu memberikan atau mencantumkan
nama responden, namun pada lembat alat ukur hanya menuliskan nama
responden tetapi tidak mencantumkannya dalam hasil penelitian (anonymity).

35

3. Responden diberitahukan tentang persetujuan mengisi kuisioner (informed


consent) kepada responden bahwa peneliti akan melindungi hak-hak responden
dan tidak akan menimbulkan hal atau efek negatif terhadap responden (respect
human dignity).

Daftar pustaka

Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu


Keperawatan, Jakarta : Salemba Medika.

Dempsey & Dempsey. 2002. Riset Keperawatan: Buku Ajar & Latihan. Edisi
4. Jakarta: EGC
Notoatmodjo,S.2002, Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta,
Jakarta
Siahaan ,Novida Irawati 2010. Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang
Resiko 4T di Klinik Bersalin Sally Medan Tahun 2010, Karya Tulis Ilmiah
Program Studi D-IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas
Sumatera Utara
Nuryati, Iin 2006. Pengetahuan Ibu Hamil tentang Kehamilan Resiko tinggi
di Polides Kemuning Desa Tasikmadu Kecamatan Palangtuban. Pendidikan
Tenaga Kesehatan Akademi Kebidanan Ulama Tuban

35