Anda di halaman 1dari 2

Pilar Komunitas ASEAN

Seperti yang disebutkan diatas, Komunitas ASEAN dibangun berdasarkan 3


pilar utama yaitu ASEAN Political-Security Community (APSC)/ Komunitas PolitikKeamanan ASEAN, ASEAN Economic Community (AEC)/ Komunitas Ekonomi
ASEAN, dan ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC)/ Komunitas Sosial-Budaya
ASEAN. Setiap pilar ini memiliki peran dan fungsi masing-masing.

A.

ASEAN Political-Security Community (APSC)/ Komunitas PolitikKeamanan ASEAN

ASEAN berkehendak memperkokoh perdamaian dan stabilitas regional


dengan berpegang pada prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa. Terlihat
dengan ditandatanganinya deklarasi mengenai zona damai, bebas, dan netral di
Asia Tenggara (ZOPFAN) 1971 dan perjanjian persahabatan dan kerja sama Asia
Tenggara (TAC) 1976.
Komite ASEAN tersebut untuk menciptakan kawasan ASEAN yang aman
dan damai, bebas dari campur tangan kekuatan-kekuatan dari luar kawasan,
serta mengupayakan penyelesaian konfli-konflik melalui cara-cara damai yang
bersahabat.
KTT ASEAN IV di Singapura menetapkan agar negara-negara anggota
ASEAN meningkatkan upaya dalam kerjasama dibidang politik dan keamanan.
Pada Juli 1993, ASEAN setuju untuk mendirikan forum regional ASEAN atau
ASEAN Regional Forum sebagai forum untuk membahas masalah politik dan
keamanan di wilayah Asia-Pasifik.

B. ASEAN Economic Community (AEC)/ Komunitas Ekonomi ASEAN

Sejak 1967, selain perlunya stabilitas politik, para pendiri ASEAN juga
menekankan peningkatan pertumbuhan ekonomi dikawasan ini. ASEAN Concord
tahun 1967 antara lain menekankan salah satu tujuan utama untuk kerjasama
secara lebih efektif dalam memanfaatkan pertanian dan industri, perluasan
perdagangan, termasuk dalam menghadapi masalah-masalah perdagangan
komoditi internasional, peningkatan sarana transportasi dan komunikasi, serta
peningkatan taraf hidup masyarakat
Deklarasi Singapura 1992 menegaskan bahwa kerjasama ekonomi ASEAN
tahun 199-an terus ditingkatkan, antara lain melalui peningkatan upaya-upaya
bersama dalam meningkatkan kerjasama ekonomi, baik intra maupun ekstra
ASEAN. Kerjasama ekonomi ASEAN meliputi peningkatan perdagangan dan
pembangunan industri, investasi promosi wisata, transportasi dan komunikasi,

keuangan dan perbankan, komoditi, pertanian, pengembangan lembah sungai


Mekong, kehutanan, energi, dan mineral.

C. ASEAN

Socio-Cultural
Budaya ASEAN

Community

(ASCC)/

Komunitas

Sosial-

Kerjasama ASEAN dibidang sosial budaya bertujuan untuk mencapai


tujuan besar Visi ASEAN 2020 yang menjadikan Asia Tenggara bersama dalam
persahabatan dan komunitas yang peduli satu sama lain. Sebagai kelanjutan dari
Deklarasi Bali Concord I 1976, akan membantu pembangunan standar kehidupan
sosial masyarakat yang kurang beruntung. ASEAN juga akan mempersiapkan dan
mengambil keuntungan dari integrasi ekonomi dengan menciptakan lebih
banyak sarana pendidikan dasar dan tinggi, pelatihan, pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi, penyediaan lapangan kerja dan perlindungan sosial.
ASEAN akan memperhatikan kesehatan masyarakan secara lebih serius,
termasuk pencegahan dan kontrol wabah penyakit seperti SARS dan HIV/AIDS
serta yang terbaru yaitu Avian Influenza. Juga mempromosikan warisan budaya
ASEAN dengan cara memelihara talenta dan mempromosikan interaksi sarjana,
seniman, penulis dan praktisi media untuk membantu melestarikan budaya
kawasan.
Dan yang terakhir adalan ASEAN akan meningkatkan kerjasama yang
berhubungan dengan populasi penduduk, pengangguran, degradasi lingkungan
dan polusi trans-batas.