Anda di halaman 1dari 2

NAMA: OKKY

NUGROHO
NIM : F1314155
KELOMPOK 5
KELAS A TRANSFER

1. Tujuan
Inti dari buku ini adalah tentang akuntansi itu sendiri, bukan cara melakukan akutansi.
Tujuannya adalah memberi pemahaman tentang lingkungan akuntansi dan pelaporan
keuangan yang ada sekarang ini, dari sudut pandang investor maupun manajer.
2. Sejarah Akuntansi
Dari tahun 1494, Luca Paciolli memperkenalkan sistem double entry bookeeping.
Perkembangan dari adanya bentuk perusahaan joint ventures di Inggris pada abad 19
membawa pengaruh yang besar bagi perkembangan akuntansi. Bentuk perusahaan
sebagai sebuah korporasi membatasi para pemegang saham untuk terlibat sebagai
manajemen perusahaan, yang menyebabkan diperlukan adanya transparansi laporan
kepada para pemegang saham, apakah investasi yang mereka lakukan mendapat
keuntungan atau tidak. Kemudian di awal tahun 2000, terjadilah kasus Enron dan KAP
Andersen, yang memberi dampak antara lain Pemerintah AS menerbitkan SarbanesOxley Act (SOX) untuk melindungi para investor dengan cara meningkatkan akurasi dan
reabilitas pengungkapan yang dilakukan perusahaan publik.
3. Perilaku Etis
Perilaku etis seorang akuntan adalah di mana akuntan harus berprilaku dengan integritas
dan independen dalam meletakan kepentingan publik di atas kepentingan atasan ataupun
klien yg mungkin bertentangan dengan hal tersebut. Dengan adanya perilaku etis, maka
dapat bermanfaat bagi masyarakat.
4. Standar Akuntansi Ruled-Based dan Principal-Based
Standar Akuntansi dengan Ruled-Based pada dasarnya memberikan gambaran secara
rinci bagaimana melakukan praktik akutansi. Sedangkan Principal-Based, praktik
akuntansi hanya diterapkan melalui prinsip-prinsip umum saja, dan bergantung pada
penilaian profesional auditor bahwa penerapan sejalan dengan standar akuntansi.
5. Kompleksitas Informasi Dalam Laporan Keuangan
Lingkungan akuntansi sangat kompleks dan menantang, karena produk akuntansi
merupakan informasi, sebuah komoditas yang sangat penting dan berpengaruh. Alasanalasan mengapa informasi ini sangat kompleks, yaitu:

a. Reaksi masyarakat yang berbeda antara berbagai pihak terhadap informasi


yang dihasilkan.
b. Informasi akuntansi tidak hanya berdampak pada keputusan individu. Dampak
dari keputusan tersebut juga akan berpengaruh pada operasi pasar, seperti
pasar sekuritas dan pasar tenaga kerja manajerial.
6. Peran Penelitian dalam Akuntansi
Terdapat dua cara yang dapat digunakan untuk melihat peranan penelitian, yaitu:
a. Menyadari bahwa penelitian akuntansi berpengaruh terhadap praktek
akuntansi.
b. Secara independen, benar atau tidak akan mempengaruhi praktik saat ini. Hal
ini adalah untuk membuktikan pemahaman kita terhadap lingkungan
akuntansi.
7. Pentingnya Asimetri Informasi
Adanya asimetri informasi memungkinkan adanya konflik yang terjadi antara principal
dan agent untuk saling mencoba memanfatkan pihak lain untuk kepentingan sendiri.
Terdapat dua macam asimetri informasi, yaitu :
a. Adverse selection, yaitu bahwa para manajer serta orang-orang dalam lainnya
biasanya mengetahui lebih banyak tentang keadaan dan prospek perusahaan
dibandingkan investor pihak luar.
b. Moral hazard, yaitu bahwa kegiatan yang dilakukan oleh seorang manajer
tidak seluruhnya diketahui oleh pemegang saham maupun pemberi pinjaman.
8. Permasalahan Dasar dalam Teori Akuntansi Keuangan
Masalah fundamental dalam teori akuntansi adalah bagaimana menyatukan perbedaan
peranan dalam informasi akuntansi. Investor menginginkan informasi untuk menilai
prospek ekonomi perusahaan di masa yang akan datang, dan yang tepat dan bebas dari
bias atau manipulasi manajer lainnya. Sedangkan manajer ingin menyajikan informasi
mengenai usaha mereka dalam menjalankan perusahaan.
9. Relevansi Praktik dan Teori Akuntansi Keuangan
Kerangka kerja yang dideskripsikan hanya menyediakan pemehaman mengenai teori
akuntansi keuangan, dan mencoba membuktikan bahwa teori tersebut relevan adalah
dengan praktek akuntansi.