Anda di halaman 1dari 20

PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA

ALARM MOBIL DAN MOTOR VIA HP


Bidang Kegiatan

PKM GT
Disusun Oleh :
Ana Nur Hidayah

13150140/2013

Doni Setyawan

12330315/2012

Evi Miya Mariyanti

13150153/2013

Sigit Tri Purwanto

12350328/2012

SEKOLAH TINGGI TEKHNOLOGI RONGGOLAWE


CEPU
2014

HALAMAN PENGESAHAN
Judul Kegiatan

: ALARM MOBIL DAN MOTOR VIA HP

1. Bidang Kegiatan
2. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap
b. NIM
c. Jurusan
d. Universitas/Institut/Politeknik
e. Alamat Rumah dan No Tel./HP
f. Alamat email
3. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis
4. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar
b. NIP
c. Alamat Rumah dan No Tel./HP

: PKM GT (V) PKM AI( )


: Ana Nurhidayah
: 13150140
: Teknik Sipil
: STTR CEPU
: Ds.Sambong SambongBlora
: anamanizt43@yahoo.com
: 3 orang
: Ir . Supardi
: 0612125001
: Jln Gianti No.1 Cepu
Cepu , 27 Maret 2014

Menyetujui ,
Ketua Jurusan / Progam Studi

Ketua Pelaksana Kegiatan

(Ir.Bambang Supranoto,M.Eng)

(Ana Nurhidayah)

NIP. 196004181993031001

NIM.13150140

Pembantu Ketua III

Dosen Pendamping

(Joko Handoyo, S.Kom, M. Kom)

(Ir. Supardi)

NIP.0628107801

NIP.0612125001
KATA PENGANTAR

Kami mengucapkan syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang
telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan

penulisan Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan tertulis (PKM-GT) ini dengan


baik. PKM-GT ini diharapkan dapat memberikan wacana baru sebagai salah satu
cara untuk memperaiki moral bangsa yang sekarang ini sedang mengalami
degradasi.
Dalam penulisan PKM-GT ini banyak pihak yang turut membantu. Untuk
itu, kami mengucapkan terima kasih pada pihak terkait antara lain:
1. Kedua orang tua yang selalu menyayangi dan mendukung kami.
2. Supardi ,SH selaku dosenpembimbing dalam penyusunan tulisan ini.
3. Narasumber yang telah memberikan informasi kepada kami, serta seluruh
pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu.
Kami menyadari bahwa penyusunan penulisan PKM-GT ini masih jauh
dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami
harapkan demi kesempurnaan penyusunan penulisan di lain kesempatan.
Akhir kata, kami berharap semoga gagasan ini dapat berguna bagi penulis
dan pembaca sekalian.
Cepu,27 Maret 2014
Penulis

DAFTAR ISI
JUDUL ..........................................................................................................i
HALAMAN PENGESAHAN.......................................................................ii

KATA PENGANTAR ...................................................................................iii


DAFTAR ISI .................................................................................................iv
RINGKASAN ...............................................................................................v
BAB I PENDAHULUAN .............................................................................1
A. Latar Belakang ........................................................................................1
B. Tujuan Penulisan .....................................................................................2
C. Manfaat Penulisan ...................................................................................2
BAB II GAGASAN.......................................................................................4
A. Kondisi Terkini.........................................................................................4
B. Solusi yang Pernah Diajukan...................................................................4
C. Gagasan Batu yang Pernah di Ajukan......................................................5
D. Pihak - Pihak yang Membantu Mengimplementasikan Gagasan.............6
E. Langkah-Langkah yang Dapat Dicapai....................................................7
BAB III KESIMPULAN................................................................................9
A. Gagasan yang Diajukan...........................................................................9
B. Teknik Impelentasi yang Akan Dilakukan...............................................9
C. Prediksi yang Akan Diperoleh..................................................................10
DAFTAR PUSTAKA.....................................................................................11
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ........................................................................12

RINGKASAN
Listrik merupakan faktor yang mempengaruhi adanya tekhnologi baru
sebagi sarana untuk mempermudah setiap aktivitas. Di Indonesia sebagian energi
listrik berbahan bakar batu bara. Padahal batu bara termasuk sumber daya alam
yang tidak bisa di perbaharui, pembentukanya di alampun membutuhkan waktu

berjuta-juta tahun. selain itu asap pembakaran yang di hasilkan batu bara berupa
gas CO2 yang besar sehingga dapat menyebabkan menipisnya lapisan ozon dan
dapat menyebabkan pemanasan global.
Indonesia merupakan negara maritim terbesar di dunia karena 2/3
wilayahnya berupa lautan dan mempunyai garis pantai terpanjang di dunia yaitu
80.791,42 Km yang merupakan wilayah potensial untuk mengembangkan
Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Akan tetapi sampai sejauh ini belum ada
pemanfaatan energi angin di Indonesia. Padahal jika ada pemanfaatan angin
tersebut akan membantu pemerintah dalam pengembagan IPTEK dan Tekhnologi
baru yang dapat menopang kehidupan manusia. Hal yang dapat di lakukan adalah
dengan pembuatan Turbin Angin di sepanjang pesisir pantai.
Berbicara mengenai turbin angin secara otomatis akan berhubungan
langsung dengan tekhnologi sistem pembangkit listrik tenaga angin yang sangat
efisien bagi daerah-daerah yang belum terjangkau oleh jaringan listrik. Pada
prinsipnya turbin angin itu adalah kincir angin yang memiliki 2-3 bilah balingbaling yang berfungsi untuk menerima energi kinetik dari angin dan merubahnya
menjadi energi listrik . Energi yang masih berupa angin akan d tampung di dalam
kompresor , setelah itu angin akan di tekan dengan membuka kran pada saluran
pipa yang menhubungkan kompresor dengan turbin, turbin tersebut akan
mengubah energi angin menjadi energi mekanik.energi mekanik masuk menuju
generator , dalam generator energi mekanik akan di ubah menjadi energi listrik
dengan teori medan elektromagnetik. Setelah itu energi listrik akan di simpan di
transformator dan di salurkan langsung ke daerah-daerah yang membutuhkan
Sehingga
solusi
dari
permasalahan
di
atas
diperlukan
pengeimplementasian yang perlu dilakukan dan di dukung oleh beberapa pihak
dan pemerintah yang dapat membantu mengembangkan proyek pemanfaatan
angin dengan mendirikan turbin angin di daerah pesisir pantai.

BAB I
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Listrik merupakan salah satu faktor utama munculya tekhnologitekhnologi baru seperti saat ini. Energi listrik memiliki peran penting dalam
kehidupan

masyarakat

karena

sebagian

besar

kegiatan

manusia

selalu

memanfaatkan energi listrik untuk memudahkanyadalam berbagai hal. Namun


jumlah penggunaan listrik yang di gunakan masyarakat lebih besar dari pada daya
yang ada di Perusahaan Listrik Negara ( PLN ), sehingga pihak PLN terkadang
memutuskan aliran listrik sementara pada suatu wilayah tertentu. Selain itu
banyak daerah-daerah pedalaman yang tidak mendapatkan aliran listrik.
Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah mencari
tekhnologi baru yang dapat menghasilkan energi listrik yaitu batu bara. Namun
sisa dari pembakaran batu bara lebih banyak yang merugikan manusia seperti sisa
asap pembakaran batu bara yang mengakibatkan polusi udara serta menipisnya
lapisan ozon sehingga dapat mengakibatkan pemanasan global. Selain itu batu
bara merupakan sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui sehingga
apabila digunakan dalam waktu jangka panjang akan habis pula, sedangkan
pembentukan batu bara di alam membutuhkan berjuta-juta tahun. Untuk
meminimalisir penggunaan batu bara yang semakin hari semakin langka maka di
butuhkan sumber daya alam yang dapat di perbarui, salah satu sumber daya alam
yang dapat di perbarui yaitu angin.
Indonesia merupakan Negara maritime yang di kelilingi oleh lautan dan
sebagian wilayahnya adalan perairan, selain itu merupakan kepulauan yang
memiliki garis pantai yang sangat panjang. Sebagian besar daerah pantai
Indonesia mempunyai potensi angin yang cukup baik untuk di gunakan sebagai
pembangkit listrik.
Berdasarkan masalah yang telah di uraikan penulis bermaksud
mengusulkan suatu pemanfaatan baru dari intensitas angin untuk di jadikan
1

Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Pembangkit ini dapat mengkonversikan energi


angin menjadi energi listrik dengan menggunakan Turbin

Angin tau Kincir

Angin.
B. TUJUAN DAN MANFAAT
1. TUJUAN
Karya ini di buat dengan tujuan untuk memberikan gagasan kepada
pemerintah, khususnya pemerintah setempat tentang penerapan Turbin Angin di
pinggir pantai khususnya di pinggir Pantai Kartini, Rembang. konsep ini di
tunjang oleh beberapa masalah yang ada di Indonesia antara lain :
1. masalah dalam berbagai sector kehidupan yang memperlihatkan ketidak
efektivanya pemerataan sumber energi listrik sehingga penduduk yang ada
di wilayah terpencil tidak bisa menerima aliran listrik.
2. banyaknya jumlah pengguna energi listrik sehingga pihak PLN sering
memutuskan aliran listrik pada wilayah tertentu.
3. tidak tepatnya pemanfaatan bahan bakar batu bara untuk menghasilkan
energi listrik.
4. kurang efektivnya pemanfaatan kadar angin dengan intensitas yang cukup
besar di Indonesia.
5. tidak ada pemanfaatan energi mekanik dari angin di sepanjang pantai
Indonesia.
2. MANFAAT
manfaat yang dapat di ambil dari pembahasan program ini adalah sebagai
berikut :
1. penulisan ini dapat di gunakan sebagai bahan pustaka serta dokumentasi
bagi perguruan tinggi.
2. menambah ilmu pengetahuan , wawasan , serta pengalamaan bagi
penulis.
3. memberikan solusi terhadap pemerintah agar dapat menggunakan sumber
daya alam yang dapat diperbarui.
4. bagi masyarakat, program ini sangat berguna untuk menambah wawasan
pengetahuan mereka mengenai pemanfaatan sumber daya alam yang lain
terutama yang dapat di perbarui.

BAB II
GAGASAN

1. KONDISI TERKINI
Energi listrik memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan. Itu
semua di sebabkan karena hamper setiap aktifitas yang di lakukan manusia
menggunakan energi listrik. Mulai dari aktifitas ringan sampai aktifitas yang
berat, aktifitas yang ringan contohnya memasak, menyapudan lain-lain, sedangkan
aktifitas yang berat contohnya untuk menggerakkan alat-alat yang ada di pabrikpabrik besar atau perusahaan dan lain-lain. Masih banyak aktifitas-aktifitas yang
seharusnya bisa di lakukan secara manual atau tanpa listrik tetapi masyaraakat
lebih memilih menggunakan peralatan yang menggunakan listrik, itu semua di
karenakan, semua peralatan yang menggunakan energi listrik lebih mudah dan
cepat dari pada menggunakan yang manual.
Mengingat Indonesia membutuhkan listrik sekitar 20.354,41 MW ( mega
watt ) untuk menyalakan peralatan elektronik di setiap harinya dan sekitar
15.399,84 MW khusus untuk listrik di pulau Jawa, sementara Perusahaan Listrik
Negara (PLN) mampu menghasilkan 53.317,53 MW. Hanya saja biaya
operasional untuk menjalankan pembangkit listrik cukup besar,sehingga dengan
kondisi tersebut memaksa pihak PLN untuk mengatur hidup matinya lampu setiap
wilayah. Bahkan ada tempat-tempat tertentu yang tidak mendapat aliran listrik,
terutama di daerah-daerah pedalaman dan pedesaan terpencil yang jauh dari
sumber arus listrik atau bahkan di karenakan factor ekonomi yang sangat minim
atau katakanlah di bawah standar.
2. SOLUSI YANG PERNAH DIAJUKAN
Ada pun solusi yang pernah di terapkan sebelumnya untuk menindak
lanjuti masalah ini

dengan di bangunnya tekhnologi baru yaitu PLTU

(pembangkit listrik tenaga uap) dengan bahan bakar batu bara yang ternyata
banyak dampak negatif yang di timbulkanya. seperti menipisnya lapisan ozon
karena besarnya gas CO2 dari hasil proses pembakaran batu bara sehingga dapat
menyebabkan pencemaran udara dan pemanasan global. di sisi lain bahan bakar
batu bara memakan biaya operasional yang cukup mahal, selain itu bahan bakar
batu bara adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

3. GAGASAN BARU YANG DIAJUKAN


Dari masalah-masalah di atas perlu adanya solusi menggunakan sumber
daya alam yang dapat diperbarui untuk menciptakan tekhnologi-tekhnologi baru
untuk mengghasilkan energi listrik . sumber daya alam yang dapat di perbarui
yang ada di sekitar lingkungan yang jumlahnya sangat melimpah, namun belum di
manfaatkan secara maksimal yaitu angin. untuk dapat merubah energi angin
menjadi energi listrik maka di perlukan tekhnologi baru yaitu turbin angin atau
kincir angin.
Turbin angin paling cocok di terapkan di pinngir pantai, terutama di
pinggir pantai utara, karena ombak yang ada di pantai utara lebih kecil dari pada
di pantai selatan, sehingga tak khawatir bangunan turbin akan di terpa oleh
ombak, selain itu angin yang ada di pinggir pantai itu lebih besar kapasitasnya
dari pada di dalam kota atau bahkan di daerah pegunungan. sebagai contoh pantai
yang cocok untuk di bangun pembangkit listrik tenaga angin yaitu Pantai Kartini
di Rembang. Kondisi di pantai tersebut stabil mulai dari besar gelombang pantai
yang di hasilkan dan angin yang kontinyu. Pada prinsipnya turbin angin itu adalah
kincir angin yang memiliki 2-3 bilah baling-baling yang berfungsi untuk
menerima energi kinetik dari angin dan merubahnya menjadi energi listrik . saat
angin dengan tekanan yang besar mengenai baling-baling kincir angin, maka
kincir angin akan berputar, semakin besar tekanan yang di hasilkan oleh angi
untuk mengenai baling-baling kincir maka semakin besar pula angin yang di
hasilkan oleh kincir tersebut, dan semakin banyak pula angin yang dapat di
tamping dalam kompresor yang siap untuk dip roses menjadi energi listrik.
Energi yang masih berupa angin akan d tampung di dalam kompresor, angin yang
telah masuk dalam kompresor akan di simpan , jika angin di dalam kompresor
telah penuh maka tekanan yang ada dalam kompresor menjadi tinggi. setelah itu
angin akan di tekan dengan membuka kran pada saluran pipa yang
menghubungkan kompresor dengan turbin, tekanan yang ada dalam turbin tinggi
sedangkan luas pada pipa kecil sehingga kuat tekan angin yang mengenai turbin
besar, sehingga turbin angkat bergerak dengan cepat, semakin cepat turbin yang

bergerak maka energi mekanik yang di hasilkan dari perputaran turbin tersebut
akan besar pula.Turbin tersebut akan mengubah energi angin menjadi energi
mekanik.Setiap ada daya yang masuk dalam suatu alat maka keluar pasti ada daya
yang keluar dari alat tersebut, setelah energi angin sudah menjadi energi mekanik
maka ada daya yang hilang, hal tersebut dapat di tentukan dengan rumus:
Daya yang Keluar Dari Turbin = T x 9,8 x Q x HN (KW)
T x 13,3 x Q x HN (HP)
energi mekanik masuk menuju generator , dalam generator energi mekanik akan
di ubah menjadi energi listrik dengan teori medan elektromagnetik.
Daya yang Keluar dari Generator = T x G x 9,8 x Q x HN (KW)
T x G x 13,3 x Q x HN (HP)
Setelah itu energi listrik akan di simpan di transformator dan di salurkan
langsung ke daerah-daerah yang membutuhkan.
Daya yang Keluar dari Trafo = T x G x Trd x L x Tru x 9,8 x Q x HN (KW)
T x G x Trd x L x Tru x 9,8 x Q x HN (HP)
Jadi kesimpulanya setiap ada proses pasti ada daya yang hilang walaupun
itu kecil.
4. PIHAK-PIHAK YANG MEMBANTU MENGIMPLEMENTASIKAN
GAGASAN
Dalam penerapan program ini di perlukan pihak-pihak yang di harapkan
dapat membantu mengimplementasikan gagasan yang di ajukan penulis. adapun
pihak-pihak yang dapat membantu dalam mengimplementasikan gagasan ini
sebagai berikut:
1. WWEA ( World Wind Energi Association ), memiliki peran penting dalam
upaya mengimplementasikan gagasan dalam program ini. Hal ini di
sebabkan karena WWEA merupakan lembaga tinggi di Indonesia yang
bergerak dalam bidang energi angin dan tekhnologi-tekhnologinya. peran
WWEA dalam mengimplementasikan gagasan ini berupa pemberian
sosialisasi terhadap pemerintah-pemerintah daerah tentang adanya suatu
pemanfaatan tekhnologi baru yaitu turbin angin sebagai pengganti PLTU

agar dapat mengurangi pencemaran udara dan menipisnya lapisan ozon di


bumi. selain itu turbin angin juga dapat membantu daerah-daerah yang
belum menerima aliran listrik.
2. PEMDA ( Pemerintah Daerah ), memiliki peran yang penting pula dalam
upaya mengimplementasikan gagasan pada program ini yaitu memberikan
penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya
memanfaatkan sumber daya alam yang dapat di perbarui serta memberikan
anggaran dana untuk membangun tekhnologi-tekhnologi baru yaitu turbin
angin di daerahnya , terutama di daerah pesisir pantai.
3. MASYARAKAT, memiliki peran memantu pemerintah daerah dalam
pemanfaatan sumber daya alam yang dapat di perbaharui yaitu angin.
selain itu masyarakat juga sebagai factor utama untuk dapat berjalanya
program tekhnologi-tekhnologi baru pemerintah yang telah di rencanakan
serta masyarakat di harapkan dapat mengembangkan tekhnologitekhnologi baru sebagai sarana menuju kemakmuran.
5. LANGKAH-LANGKAH YANG DAPAT DICAPAI
Berdasarkan pihak-pihak yang terlibat dalam pengimplementasian
gagasan, seperti yang telah di uraikan di atas, maka di perlukan langkah-langkah
yang harus di lakukan agar pengimplementasian gagasan tersebut dapat terwujud.
langkah-langkah yang harus di lakukan untuk mengimplementasikan gagasan ini
adalah sebagai berikut:
1. Mengadakan kunjungan ke WWEA untuk mensosialisasikan permasalahan
tentang pemanfaatan bahan bakar batu bara untuk menghasilkan energi
listrik, dan memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut
dengan menawarkan tekhnologi baru berupa turbin angin sebagai
pemanfaatan sumber daya alam yang dapat di perbaharui untuk
menghasilkan enrgi listrik.
2. Mengadakan penyuluhan ke pemerintah dan lembaga Negara khusunya
pemerintah daerah dengan mensosialisasikan gagasan yang di ajukan
kepada pemerintah daerah untuk menginformasikan sekaligus ikut
berpartisipasi dan berperan penting dengan bentuk memberikan dana

kepada masyarakat yang ada di daerah yang di pimpinnya untuk


memanfaatkan energi angin untuk menghasilkan energi listrik.
3. mengadakan seminar yang di ikuti oleh masyarakat umum tentang
pemanfaatan sumber daya aalam yang dapat di perbaharui untuk
menghasilkan energi listrik sebagai pengganti bahan bakar batu bara.
4. memberikan informasi dalam bentuk spanduk dan sejenisnya tentang
pemanfaatan energi angin menjadi energi listrik dengan turbin angin.
5. membuat artikel atau sejenisnya untuk di kirim ke media massa yang
berisi solusi untuk mengatasi permasalahan pemanasan global (global
warning) dan tidak adanya aliran listrik ke daerah-daerah terpencil.

BAB III
KESIMPULAN
A. Gagasan yang Diajukan

Gagasan dalam menggunakan tekhnologi baru untuk menghasilkan energi


listrik yang salah satunta dengan pemanfaatan sumber daya alam yang dapat di
perbarui tetapi tidak menimbulkan dampak negatif yang besar dan berat bagi para
penggunanya. salah satu solusinya adalah dengan memanfaatkan energi angin
sebagai pengganti penggunaan bahan bakar batu bara yang selama ini di gunakan
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk menghasilkan energi listrik.
untuk memanfaatkan energi angin di butuhkan alat atau tekhnologi yaitu
turbin angin. penggunaan energi angin untuk menggerakkan turbin di lakukan
dengan cara angin yang sudah masuk dalam kompresor akan di tekan keluar
dengan cara kran yang ada pada kompresor di buka, agin tersebut akan
menggerakkan turbin, turbin tersebut akan mengubah energi angin menjadi energi
mekanik, energi mekanik akan di ubah menjadi energi listrik dalam generator,
setelah proses dalam generator selesai energi listrik itu di tamping pada
transvormator, dan enrgi listrik dapat langsung di salurkan pada pembangkit
listrik.
B. Tekhnik Implementasi Gagasan yang Diajukan
Dalam mengimplementasikan gagasan pada program ini, tekhnik yang di
gunakan yaitu:
1. memanfaatkan sumber daya alam yang dapat di perbarui untuk
memperkecil dampak dampak negatif pada lingkungan
2. mengadakan seminar ke berbagai badan atau lembaga khususnya pemda
agar pemanfaaatan energi listrik dapat tersebar secara merata sampai ke
pedesaan
3. mengadakan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat umum akan
pentingnya memanfaatkan sumber daya alam yang ada terutama sumber
daya alam yang dapat di perbarui
4. memanfaatkan energi angin dengan aplikasi tekhnologi turbin angin
C. Prediksi Hasil yang akan Diperoleh
Gagasan pada program kreativitas mahasiswa ini diharapkan dapat
mengurangi dampak negatif yang di timbulkan oleh tekhnologi-tekhnologi yang
menghasilkan energi listrik dan melalui gagasan ini di harapkan dalam

menerapkan tekhnologi tekhnologi baru agar memanfaatkan sumber daya alam


yang dapat diperbarui.

DAFTAR PUSTAKA
Anderson, John D., 1985. Fundamentals of Aerodynamics, Mc. Grawhill
company, Singapore

10

De Renzo, D. J., 1979. Wind Power (Recent Development), Noyes Data


Corporation, Park Ridge, New Jersey, U.S.A
ND Butler, 2006. Design Optimisation Of A Wind Turbine Gearbox And Bearing,
Cranfield University
Per Nielsen, 2006. WindPRO 2.5 User Guide, EMD International A/S

LAMPIRAN : DAFTAR RIWAYAT HIDUP


DAFTAR RIWAYAT HIDUP KETUA PELAKSANA
Nama Lengkap

: Ana Nurhidayah

11

Tempat Dan Tanggal Lahir

: Purworejo, 03 Januari 1996

NIM

: 13150140

Agama

: Islam

Jenis Kelamin

: Perempuan

Jurusan

: Tekhnik Sipil / S1

Alamat Asal

: Ds. Pogung Rejo, Kec.Bayan, Kab. Purworejo

Alamat Di Cepu

: Ds. Sambong, Kec. Sambong, Kab. Blora

RIWAYAT PENDIDIKAN

a)
b)
c)
d)
e)

TK LESTARI
: 2000 - 2001
SD N SEBOROPASAR
: 2001 - 2007
SMP N 30 PURWOREJO
: 2007 - 2010
SMA N 8 PURWOREJO
: 2010 - 2013
SEKOLAH TINGGI TEKHNOLOGI RONGGOLAWE CEPU
: 2013
SEKARANG
TERTANDA,

ANA NURHIDAYAH
NIM: 13150140

DAFTAR RIWAYAT HIDUP PELAKSANA 1


Nama Lengkap

: Evi Miya Mariyanti

Tempat Dan Tanggal Lahir

: Blora, 13 Oktober 1995

NIM

: 13150153

12

Agama

: Islam

Jenis Kelamin

: Perempuan

Jurusan

: Tekhnik Sipil / S1

Alamat Asal

: Ds.Buluroto, Kec.Banjar Rejo, Kab. Blora

Alamat Di Cepu

: Ds.Buluroto , Kec. Banjarrejo, Kab. Blora

RIWAYAT PENDIDIKAN
a)
b)
c)
d)
e)

TK ABA 5
: 2000 - 2001
SD N JETIS 2 BLORA
: 2001 - 2007
SMP N 6 BLORA
: 2007 - 2010
SMA N 2 BLORA
: 2010 - 2013
SEKOLAH TINGGI TEKHNOLOGI RONGGOLAWE CEPU
: 2013
SEKARANG
TERTANDA,

Evi Miya Mariyanti

DAFTAR RIWAYAT HIDUP PELAKSANA 2


Nama Lengkap

: Doni Setiawan

Tempat Dan Tanggal Lahir

: Bojonegoro, 12 Desember 1992

NIM

: 12330315

Agama

: Islam

Jenis Kelamin

: Laki-Laki

13

Jurusan

: Tekhnik Mesin / Diii

Alamat Asal

: Ds.Sonorejo , Kec.Padangan , Kab. Bojonegoro

Alamat Di Cepu

: Ds. Sonorejo, Kec. Padangan, Kab. Bojonegoro

RIWAYAT PENDIDIKAN
a)
b)
c)
d)
e)

TK
: SD N 2 NGRADEN
: 1998 - 2004
SMP N 2 PADANGAN
: 2004 - 2007
SMK PURWOSARI
: 2007 - 2010
SEKOLAH TINGGI TEKHNOLOGI RONGGOLAWE CEPU
: 2012
SEKARANG
TERTANDA,

Doni Setiawan

DAFTAR RIWAYAT HIDUP PELAKSANA 3


Nama Lengkap

: Sigit Tri Purwanto

Tempat Dan Tanggal Lahir

: Blora, 25 Juni 1994

NIM

: 12350328

Agama

: Islam

Jenis Kelamin

: Laki-Laki

14

Jurusan

: Tekhnik Mesin / S1

Alamat Asal

: Ds. Jiken, Kec.Jiken, Kab.Blora

Alamat Di Cepu

: Ds. Jiken, Kec. Jiken, Kab. Blora

RIWAYAT PENDIDIKAN
a)
b)
c)
d)
e)

TK PERTIWI
: 1999 - 2000
SD N JIKEN 4
: 2000 - 2006
SMP N 1 JIKEN BLORA
: 2006 - 2009
SMK KATOLIK ST BLORA
: 2009 - 2012
SEKOLAH TINGGI TEKHNOLOGI RONGGOLAWE CEPU
: 2012
SEKARANG
TERTANDA,

Sigit Tri Purwanto

15