Anda di halaman 1dari 17

ENDAPAN

VULKANIK SEKUNDER

Endapan yang terdiri dari


Material tua > hasil lamparan g.api tanpa
terendapkan secara lansung (Endapan Letusan
Freatik)
Material Vulkanik lepasyang tercampur dengan
air meteorik yang sama2 bergerak dan
terendapkan di bag lereng kaki G.api (Lahar).
Bahan vulkanik yang mengalami longsoran
vulknik dan terendapkan di bagian kaki yang
membentuk perbukitan(debris avalanche
deposits)

Letusan Freatik dan Magmatik

Freatik
Produk : -batuan lama;
abu atau block, fragmen
besar ,padat dan proses
post
eruption(hidrotermal).sedikit SO2 dan gas
vulkanik.- hasil
pengendapan lembab,
berlumpur,
Temperatur : kurang dari
300 C
Cara letusan : selalu
explosif
Volume produk : kurang
dr 0.01 km3

Magmatik
Produk :-langsung dari
magma, ukuran
abu,fragmen besar
(batuapung).- magma
volatil termasuk gas
sulfur.- hasil pengendapan
kering
Temperatur: lebih tinggi dr
700,dekat titik erupsi
Cara letusan :explosif dan
efusif.
Volume produk: 0.01-0.1
km3 tapi kadang lebih 1
km3

LETUSAN FREATIK

Letusan uap yang berasal dari


country rock diatas suatu magma
sebagai sumber panas.
Letusan freatomagnetik letusan
karena pengaruh uap air yang
termasuk sebagian magma baru.

LAHAR
Aliran material terdiri dari batuan vulknik
lepas berasal dari gunung api dengan
air(panas atau dingin).
Didalam lahar terkandung paling tidak 50 %
partikel berupa ukuran pasir, apabila lebih
halus di sebut mudflow.
lahar termasuk hyper concentrated flows
yaitu percampuran air-sedimen terdiri dr 4080% (berat) sedimen umumnya bergerak
secara aliran turbulen

Endapan lahar dibedakan dengan endapan


Piroklastik :
Temperatur batuan saat pengendapan
pada lahar rendah.
Banyak kayu tapi tidak terarangkan.
Matriks umumnya vesikuler.
Tekstur matriks seragam.
Banyak klastik-klastik besar yang
mengambang dipermukaan endapan lahar.
apabila ketebalan puluhan cm , jarang
ditemukan pebble-boulder

VOLCANIK DEBRIS AVALANCHE


Longsoran vulkanik besar
bentuk kawah seperti tapal kuda di daerah
sumber
banyak hummocks (bukit) sebagai
morfologi khas perbukitan tersebar
didaerah dataran atau depresi
Terdiri dr vol breksi besar yg bervariasi dari
- fractures(block facies)
- homogen material (matriks facies).

TIPE DAN MEKANISME ERUPSI


berdsarkan posisi sumber erupsi

Erupsi Sentral Pusat


tekanan gas yang berkurang akibat naiknya gas akan
menyebabkan letusan melalui satu jalan yangbberbentuk
silinder

Erupsi Samping
erupi di lereng akibat penyimpangan cairan
magma ke arah samping dari lkepundan sentral,
penyimpangan terjadi di bagian bawah kerucut
sentral karena di kontrol struktur geologi.

Erupsi Celah
muncul dari retakan/ sesar sepanjang garis
puluhan meter sampai beberapa kilimeter
pada tubuh sampai gunung api atau terjadi
kawah yang berderet sepanjang suatu
kelurusan garis sesar baik terjadi bersamaan
maupun sebagian.
Erupsi Eksentrik
erupsi samping tetapi magma yang keluar
tidak melalui kepundan sentral yang
menyimpang kesamping tapi langsung dr
dapur magma yang naik melalui kepundan
vertikal.

BERDASARKAN DERAJAT FRAGMENTASI DAN


DISPERSI, KUAT LETUSAN DAN TINGGI TIANG
ERUPSI
Hawaiian-Strmbolian
erupsi eksplosif magma basaltik. Ciri endapan :
scoria,butir sangat kasar,terbentuk secara
longsoran.
Plinian
erupsi sangat eksplosif dengan viskositas tinggi
bersifat andesitik-riolit. Ciri : pumice
Subplinian
piroklastik G.api rhyolit dan strato. Ciri endapan
berlapis dan menghasilkan ignimbrit.

Ultra Plinian
endapan jatuhan plinian yang tersebar sangat
luas. Sangat tebal, kaya akan kristal bebas.
Vulkanian
terdiri dari abu yang berlapis san terdapat bomb
dan bongkah di daerah dekat sumber.
Surtseyan dan Freatoplinianendapan jatuhan
piroklastik sebagai hasil erupso di laut dan danau
kawah atau berhubungan dengan air tanah.
Endapan jatuhan abu basalt-andesitik

TIPE GUNUNG API


1. Gunung api lava > berbebtuk perisai,
cth. G api di hawai.
2. Gunung api piroklastik > tipa erupsi
bersifat eksplosif
3. Gunungapi campuran

BENTUK GUNUNGAPI
Kerucut (Cone) > dibentuk oleh material lava
atau piroklastik.
Kubah (Dome) > pada g.api lava.
Kerucut Cinder > pada g.api piroklastik.
Maar (Danau) > adanya letusan freatik.
Plateu > pada G.api lava.
Barronco > alur g.api yang tdk teratur karena
erosi kehulu atau sesar.

STRUKTUR GUNUNGAPI
berdasrkan Kawah dan kaldera > kawah bentuk
relatif bundar, lebih 1 km = kaldera
Kawah : kawah letusan dan robohan
Kaldera : letusan, runtuhan, resurgent dan
erosi.
Rekahan dan Graben > retakan yg
menghasilkan erupsi celah
Depresi volkano-Tektonik
hadirnya daerah g.api yg berasosiasi dgn
pembentukan g.api sebagai hasil ekspansi vol.

GEJALA AWAL LETUSAN

Kegempaan
Perubahan Tubuh
Perubahan gravitasi
Perubahan Ke\magnetan
PErubahan emisi Gas
Perubahan Sifat Listrik
Perubahan Sifat Panas
Perubahan Visual

BAHAYA GUNUNGAPI

Bahaya lava :
bergerak secara gravitasi dapt menabrak
segala yang dilaluinya dapat mencapi 60
km/jam
Bahaya aliran piroklastik (awan panas)
model tiang roboh, kubah roboh, dan letusan
terarah lateral
Bahaya piroklastik surge
ground surge dan ash cloud yang daya jelajah
sama seperti aliran piroklasitik

Bahaya jatuhan piroklastik


abu, lapili, bomb dalam tiang erupsi yang
tertiup angin dapat merobohkan pepohonan
dan rumah, abu yang tebal pernafasan dan
propeler pesawat terbang.
Bahaya lahar dan banjir
pada vol lahar dan kandungan air dapt
merusak perkebunan, kampung dan
memindahkan chanel sungai
Bahaya longsoran vulkanik

KLASIFIKASI GEMPA VULKANIK

Tipe A
Tipe B
Letusan
Tremor > pergerakan magma
konstan, akibat gangguan yang
menerus atau rekaman gempa
harmonis.