Anda di halaman 1dari 2

TUGAS PETROLOGI

BATUAN PIROKLASTIK DAN


VOLKANISME
BIDANG STUDI :
PETROLOGI
OLEH:
FAZA FERIO MUHAMMAD ILHAM
270110150086
RABU, 06 APRIL 2016

UNIVERSITAS PADJADJARAN
SUMEDANG
2016

BAB II
PEMBAHASAN
I.

Batuan Piroklastik
Batuan piroklastik adalah batuan vulkanik bertekstur klastik yang
dihasilkan oleh serangkaian proses yang berkaitan dengan erupsi gunung
api. Erupsi gunung api disini berasal dari pendinginan dan pembekuan
magma, namun bersifat klastik. Batuan piroklastik terdiri dari material
material piroklas seperti gelas, kristal, dan batuan volkanik. Batuan
piroklastik ini pun memiliki butiran yang menyudut dan porositas yang
relatif tingi. Definisi batuan piroklastik menurut beberapa ahli yaitu:
1. Batuan yang tersusun oleh fragmen hasil erupsi volkanik secara
eksplosif ( Williams, Turner, Gilbert, 1954)
2. Batuan yang terdiri dari bahan rombakan yang diletuskan dari
lubang volkanik, diangkut melalui udara sebagai bahan maupun
awan pijar, kemudian diendapkan diatas tanah kondisi kering atau
dalam tubuh air (Henrich, 1959)
3. Bagian dari batuan volkaniklastik (Fisher, 1961 & Vide Carozi,
1975)
4. Batuan yang terdiri dari material detrital/rombakan dari hasil
kegiatan vulkanik, ditransport dan diendapkan di danau, darat atau
pun laut. (Johannsen, 1977)
Batuan piroklastik ini memiliki fragmen yang biasa disebut
fragmen piroklastik (piroklas). Fragmen piroklastik atau yang biasa
disebut piroklas adalah fragmen yang berasal dari erupsi gunung api
(hasil langsung proses gunung api). Macam macam piroklas
berdasarkan terjadinya yaitu:
1. Juvenile pyroclasts: hasil langsung akibat letusan, membeku
dipermukaan (fragmen gelas, kristal pirogenik)
2. Cognate pyroclasts: fragmen batuan hasil erupsi terdahulu (dari
gunung api yang sama)
3. Accidental pyroclasts: fragmen batuan berasal dari basement
(komposisi berbeda)