Anda di halaman 1dari 21

Kelas

LAPORAN PRAKTIKUM

1PMIK-A

APLIKASI PADA PELAYANAN KESEHATAN


MODUL : MODUL PENDAFTARAN RAWAT JALAN
PENGENALAN APLIKASI SIMRS

Nama Praktikan

Nanda
Amarta

Eka

Dewi

Nomor
Mahasiswa

1504000007

Dwi Aristia Novitasari

1504000021

Lutfia Kautsar Ardian

1504000033

Dina Ari Wijayanti

1504000035

Ayu
Romadhona
Armilia Winata

1504000043

Siti Nur Fariza

1504000047

Anggita Putri Jatmiko

1504000051

Asha Jehan Kartika

1504000063

Husna Hanifa Dyah


Purnamawati

1504000067

Ignasthasia
Rini

1504000073

Tanjung

Tanggal
Kumpul

Tanda tangan
Praktikan

Asisten

Kelas

LAPORAN PRAKTIKUM

1PMIK-A

APLIKASI PADA PELAYANAN KESEHATAN

MODUL : MODUL PENDAFTARAN RAWAT JALAN


PENGENALAN APLIKASI SIMRS

Nama Penilai

Tanggal
Koreksi

Nilai

Tanda tangan
Asisten

Dosen

Aulia Germi
Mahanani, SST
Puguh Yudho
Tristanto,
S.Kom.,MM

PRODI D-III PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN


POLTEKKES KEMENKES MALANG
2016

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Pengertian Flowchart


Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan uruta)
b)
c)
d)

urutan prosedur dari suatu program. Flowchart berfungsi :


untuk memudahkan perancangan alur urutan logika suatu program,
memudahkan pelacakkan sumber kesalahan program,
untuk menerangkan logika program.
menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalamsegmen-

segmen yang lebih kecil


e) menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.
Flowchart biasanya mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya
masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.
1.2 Pedoman-pedoman dalam Membuat Flowchart
a) Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
b) Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini
harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
c) Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.
d) Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi
kata kerja, misalkan menghitung luas lingkaran.
e) Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
f) Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri
dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang
sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol
konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang
terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan
sistem.
g) Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.
1.3 Jenis-jenis Flowchart
Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu :
Flowchart Sistem (System Flowchart)
Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart)
Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)
Flowchart Program (Program Flowchart)
Flowchart Proses (Process Flowchart)
Pada laporan ini hanya dibahas flowchart paperwork dan flowchart proses

a. Flowchart paperwork / flowchart dokumen


Flowchart Paperwork menelusuri alur dari data yang ditulis melalui sistem.
Flowchart Paperwork sering disebut juga dengan Flowchart Dokumen. Kegunaan
utamanya adalah untuk menelusuri alur form dan laporan sistem dari satu bagian ke
bagian lain baik bagaimana alur form dan laporan diproses, dicatat dan disimpan.
b. Flowchart proses
Flowchart Proses merupakan teknik penggambaran rekayasa industrial
yang

memecah

dan

menganalisis

langkah-langkah

selanjutnya

dalam

suatu prosedur atau sistem.


1.4 Simbol-simbol Flowchart
Simbol-simbol

flowchart

yang

biasanya

dipakai

flowchart standar yang dikeluarkan oleh ANSI dan ISO.

adalah

simbol-simbol

Gambar 6. Simbol Flowchart Standar

Gambar 6. Lanjutan

Gambar 6. Lanjutan

Gambar 6. Lanjutan

BAB II
DESKRIPSI KERJA
2.1

Membuat Flowchart Paperwork


1) Membuat analisa hasil modul poliklinik seperti dibawah ini.

No Modul Masalah
1

Penyebab

Pasien Penentuan ruang inap pasien sesuai


rawat dengan
inap

kondisi

keuangan

pasien

pembagian Pasien : orang

dan kamar

penyakit yang diderita pasien.

User

yang yang

kurang

menempati

kondusif

kamar

pasien mempunyai penyakit yang tidak

rawat

inap

bisa disembuhkan dalam waktu singkat dan


butuh perawatan khusus (rawat inap).

akan

dan

mendapatkan

membutuhkan
ruang

khusus

sesuai

dengan

penyakit.

tindak
keperawatan.

Admin

mendata segala
membedakan
tindakantindakan
keperawatan
terhadap

tindakan

tindakan
keperawatan
terhadap pasien
rawat inap.

pasien.
Seperti : Visit
Dokter,

obat

yang digunakan
pasien
habis

(obat
pakai),

pembelian resep
doktek, tindaktindakan
keperawatan

dan penggunaan
alat tambahan.

Dokter

Memberikan
tindakan
keperawatan
kepada pasien,
Perawat :
Mengecek
keadaan pasien
dan melakukan
penanganan
rutin.
2) Menentukan user yang digunakan untuk membuat flowchart paperwork.
Contohnya, pasien, dokter, perawat, admin, dan lain-lain.
3) Menentukan bagian-bagian yang akan dilakukan oleh masing-masing user.
Contohnya, pasien akan mendapatkan pelayanan dari dokter atau perawat
sedangkan dokter bertugas untuk memberikan perawatan terhadap pasien.
Contohnya seperti dibawah ini,
Pasien

Dokter

Admin

Pasien yang membutuhkan Dokter melakukan visit rutin Admin


ruangan

kondusif

akan untuk

memeriksa

kondisi login

akan
dan

dipindahkan, jika tidak maka pasien

menjaga

tetap melanjutkan perawatan

pasien.

melakukan

logout
keamanan

untuk
data

di ruang sebelumnya.
Pasien akan memilih kelas Jika ada pasien yang butuh Admin
ruangan
ditempatinya
perawatan

yang

akan penanganan
selama makan

tindak
pasien

direkomendasikan

akan

melakukan

lanjut input data pasien ke dalam


akan bentuk
untuk dokumen

database
rekam

dari
medis.

melakukan pemeriksaan fisik Setelah itu akan dihasilkan


penunjang medis

output berupa resume medis


pasien

4) Membuat flowchart yang sesuai user dan masing-masing bagiannya dengan


menggunakan software Visio. Maka akan menjadi rangkaian flowchart seperti
dibawah ini
5) Ctrl+A pada tabel flowchart.
6) Buka Microsoft Word dan copy tabel pada Microsoft Word tersebut.
2.2
Membuat flowchart proses
1) Menentukan rincian metode berdasarkan flowchart paperwork.
2) Menentukan klasifikasi metode sesuai dengan bentuk flowchart yang ada.
3) Membuat tabel dan menghubungkan bentuk flowchart antar metode.

BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Flowchart Paperwork

Kegunaan flowchart paperwork pada modul rawat inap ini adalah untuk menunjukkan
alur pasien dan data yang sedang dikerjakan dalam sistem rawat inap. Flowchart ini
akan menunjukkan hubungan bagian satu ke bagian yang lain baik bagaimana alur dan
laporan itu diproses, dicatat, maupun disimpan. Dalam flowchart ini terdapat user
sebagai pelaku alur dalam sebuah sistem.

Penjelasan flowchart paperwork diatas adalah pasien rawat inap pada suatu
fasilitas kesehatan atau rumah sakit membutuhkan perawatan yang intensif sehingga
pasien tersebut memerlukan ruangan yang terpisah dengan pasien lain untuk
menghindari terjadinya penularan penyakit. Pasien dengan keadaan tersebut akan
dipindah ke ruang yang menunjang keadaannya, misalnya ruang isolasi, atau ruang
umum yang lebih kondusif. Pada ruang isolasi terdapat kelas satu dan kelas dua dan

masing-masing kelas menyesuaikan dengan keadaan ekonomi pasien. Kelas satu untuk
kelas ekonomi atas sedangkan kelas dua untuk kelas ekonomi bawah. Begitu pula
dengan pada ruang umum terdapat kelas-kelas seperti pada kelas isolasi. Setelah pindah
ruang, pasien akan melanjutkan perawatan seperti pada umumnya.

Pasien dengan

keadaan yang tidak memerlukan ruang kondusif akan tetap di ruangan tersebut dan
melanjutkan perawatan.
Dokter bertugas untuk memberikan tindakan keperawatan pada pasien dimana
dokter akan melakukan visit dokter untuk memeriksa perkembangan pasien. Jika dalam
pasien tersebut memerlukan tindakan lebih lanjut maka pasien tersebut akan melakukan
pemeriksaan penunjang medis misalnya cek laboratorium, X-ray, dan lain-lain.
Sedangkan untuk pasien yang tidak memerlukan tindakan lebih lanjut, maka pasien
tersebut hanya diperiksa biasa oleh dokter.
Selain dokter, perawat juga bertugas untuk mengecek keadaan pasien dan
melakukan penanganan rutin. Perawat akan memantau perkembangan pasien setiap
harinya, contoh memberikan infus, mencek tekanan darah, memberikan obat obat atau
yang lain. Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh perawat ini akan menghasilkan suatu
asuhan keperwatan yang akan menjadi satu pada dokumen rekam medis. Perawat juga
menerima catatan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter.
Setelah perawatan tersebut dilakukan, dokumen-dokumen hasil pemeriksaan
tersebut diberikan ke admin yang bertugas untuk mendata segala tindakan / tindakan
keperawatan terhadap pasien rawat inap yaitu visit dokter, obat yang digunakan pasien
(obat habis pakai), pembelian resep doktek, tindakan-tindakan keperawatan dan
penggunaan alat tambahan. Sebelum mendata, admin harus melakukan login untuk
menjaga kerahasiaan dokumen agar tidak semua orang dapat mengakses data pasien
pada rumah sakit. Data-data tindakan pasien tersebut akan diinput ke dalam bentuk
database, kemudian akan dicetak resume medisnya saja untuk keperluan pembayaran
atau dibawa oleh pasien. Setelah mencetak resume medis, admin akan melakukan
logout untuk memastikan bahwa editing atau inputing data telah selesai dan kerahasiaan
data terjaga kembali. Jika ingin melakukan editing kembali, maka admin harus
melakukan login seperti yang telah dilakukan sebelumnya.

Setelah itu, pasien akan melakukan pembayaran. Petugas ditempat pembayaran


harus melakukan login untuk membuka data resume medis pasien dalam menentukan
jumlah biaya yang harus dibayarkan oleh pasien. Setelah melakukan pembayaran,
pasien akan mendapatkan struk pembayaran. Setelah itu petugas unit pembayaran akan
melakukan logout untuk menjaga keamanan data pasien yang telah dibuka sebelumnya.
Dari pembahasan diatas terdapat beberapa simbol flowchart, diantaranya:
a.

Simbol document, untuk mencetak keluaran dalam bentuk dokumen


(melalui printer).

b.

Simbol input/output, untuk menyetakan proses input/output tanpa tergantung


jenis peralatannya.

c.

Simbol decision, untuk menunjukkan suatu kondisi tertentu yang akan

d.

menghasilkan dua kemungkinan jawaban: ya atau tidak


Simbol proses, untuk menyatakan suatu tindakan (proses) yang dilakukan
oleh komputer.
3.2 Flowchart Proses
Kegunaan flowchart proses pada modul rawat inap ini adalah untuk menjelaskan

dan menganalisis prosedur yang ada didalam sistem rawat inap dalam rumah sakit.
Dengan flowchart proses ini, pasien akan mengetahui langkah-langkah selanjutnya yang
akan dilakukan dalam sistem rawat inap.
Flowchart Proses memiliki lima simbol khusus yaitu:

Gambar 4. Simbol Flowchart Proses

Rawat Inap
Rincian Metode

Operasi

Perpinda

Inspeks

Penun

han

daan

File

Pasien yang memerlukan ruang kondusif


akan dipindahkan ke ruang yang tepat
dengan

diikuti

perubahan/perpindahan

data pasien
Dokter mengisi diagnosa penyakit pasien

Perawat mengisi dan melengkapi asuhan


keperawatan
Admin log in untuk memasukkan data
hasil tindakan
Admin memasukkan data hasil tindakan ke
dalam database
Admin dapat melakukan perubahan data
apabila data hasil tindakan berubah atau
terjadi kesalahan dalam memasukkan data
Petugas pembayaran login pada aplikasi
pembayaran rumah sakit
Struk dan resume medis dicetak dan
diberikan kepada pasien

Pada flowchart proses diatas menjelaskan tentang alur data pasien rawat inap
yaitu:
1. Inspeksi pada modul ini merupakan penilaian yang dilakukan pada ruangan pertama
yang ditempati oleh pasien dengan ruangan baru yang lebih kondusif. Selain itu,

penilaian juga dilakukan di ruangan yang baru data-data pasien akan lebih lengkap,
sehingga pemeriksaan yang dilakukan kepada pasien akan lebih berkualitas. Pasien
yang memerlukan ruang kondusif akan dipindahkan ke ruang yang sesuai dengan
keadaannya dimana data pasien yang terdapat pada tempat lama akan dipindahkan ke
tempat baru. Data ini bisa juga ditambah menyesuaikan dengan data-data baru yang ada
di ruangan baru.
2. Dokter memeriksa pasien merupakan proses dalam rangkaian prosedur pasien rawat
jalan dirumah sakit. Dokter akan mengisi hasil pemeriksaan dan diagnosa penyakit
pasien di lembar hasil pemeriksaan dokter. Lembar ini akan digabungkan ke dalam
berkas rekam medis pasien.
3. Selain dokter, perawat akan memantau perkembangan pasien, dan memberikan
kebutuhan harian pasien di rumah sakit seperti pemberian infus maupun obat yang
dicatat dalam asuhan keperawatan merupakan suatu proses yang dilakukan dalam modul
rawat inap pasien. Semua tindakan tersebut akan diisikan dan dilengkapi oleh perawat
pada data asuhan keperawatan.
4. Admin melakukan log in untuk memasukkan data hasil tindakan merupakan proses
untuk melengkapi data pasien yang ada di rumah sakit. Data yang sebelumnya dibawa
oleh perawat akan diinputkan oleh admin ke server. Untuk menginput data itu admin
harus login untuk menjaga kerahasiaan data.
5. Admin memasukkan data hasil tindakan ke dalam database adalah proses dimana saat
admin sudah login maka data-data dari perawat akan diinputkan ke dalam bentuk
database. Proses ini akan menghasilkan sebuah backup data pasien dalam bentuk
database.
6. Admin dapat melakukan perubahan data apabila data hasil tindakan berubah atau terjadi
kesalahan dalam memasukkan data merupakan inspeksi dimana terjadi penilaian
terhadap data seorang pasien sehingga dapat dideteksi kesalahan atau kekurangan pada
data pasien.
7. Petugas pembayaran login pada aplikasi pembayaran rumah sakit merupakan suatu
proses atau operasi karena petugas dapat mengambil data dengan login pada aplikasi
pembayaran rawat inap.
8. Struk dan resume medis dicetak dan diberikan kepada pasien akan menghasilkan output
berupa file.

BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
1. Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan
prosedur

dari

suatu

program

yang

berguna

untuk

memudahkan

perancangan alur urutan logika suatu program. Dalam pembuatannya


flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke
kanan. Ada beberapa jenis flowchart, yaitu Flowchart Sistem,
Flowchart Paperwork /

Dokumen, Flowchart Skematik, Flowchart

Program, dan Flowchart Proses.


2. Flowchart Paperwork menelusuri alur dari data yang ditulis melalui sistem. Flowchart
Paperwork sering disebut juga dengan Flowchart Dokumen. Pada Flowchart
Paperwork pasien rawat inap menggambarkan alur data pasien mulai
dari awal proses perpindahan pasien hingga pembayaran pasien
dengan menggunakan gambaran alur dari atas ke bawah dan dari kiri
ke atas.
3. Flowchart
yang

Proses

memecah

merupakan
dan

teknik

menganalisis

penggambaran
langkah-langkah

rekayasa

industrial

selanjutnya

dalam

suatu prosedur atau sistem. Pada Flowchart Proses pasien rawat inap
menggambarkan

proses

data

pasien

rawat

inap

dimulai

saat

perpindahan data pasien dari ruang rawat lama ke yang baru hingga
saat pemasukan data tindakan pasien guna menentukan biaya yang
harus dibayar pasien dan pasien menerima struk dan resume medis.
4. Flowchart paperwork pada modul rawat inap digunakan untuk menunjukkan hubungan
bagian satu ke bagian yang lain yaitu hubungan antara pasien, dokter, administrator dan
bagian pembayaran.
5. Simbol flowchart yang digunakan antara lain,
a)
Simbol document, untuk mencetak keluaran dalam bentuk dokumen
(melalui printer).
b)

Simbol input/output, untuk menyetakan proses input/output tanpa


tergantung jenis peralatannya.

c)

Simbol decision, untuk menunjukkan suatu kondisi tertentu yang

akan menghasilkan dua kemungkinan jawaban: ya atau tidak.


d)
Simbol proses, untuk menyatakan suatu tindakan (proses) yang dilakukan
oleh komputer.
6. Flowchart proses pada modul rawat inap digunakan untuk menjelaskan dan
menganalisis prosedur atau alur data di sistem rawat inap dalam rumah sakit.
7. Simbol yang digunakan pada flowchart ini antara lain,
a) Operasi
b) Perpindahan atau Transportasi
c) Inspeksi
d) Penundaan
e) Penyimpanan atau file

DAFTAR PUSTAKA
Fadhil, I. (2014, September 29). Penjelasan Singkat Flowchart . Dipetik Maret 31,
2016,

dari

Penjelasan

Singkat

Flowchart

Website:

http://irfanfadhil24.blogspot.co.id/2014/09/flowchart-nama-irfan-fadhilnpm.html
Madha, S. (2016, Maret 30). Kajian Informasi. Dipetik Maret 31, 2016, dari Pengertian
Flowchart Dokumen : http://kajianinformasi.blogspot.co.id/2013/12/pengertianflowchart-dokumen.html#.VvzjSFLMhzt
Madiun , H. P. (2009, Februari 3). Pedoman-Pedoman Dalam Membuat Flowchart.
Dipetik Maret 30, 2016, dari Pedoman-Pedoman Dalam Membuat Flowchart
Website:

http://www.scribd.com/doc/11592833/Pedoman-pedoman-Dalam-

Membuat-Flowchart#scribd
Paktri. (2012, Maret 1). Aku Mau Belajar. Dipetik Maret 31, 2016, dari Apa Itu
Flowchart: http://tugaspaktri.blogspot.co.id/2012/03/blog-post.html
Said, F. E. (2010, Januari 13). Analisis Sistem Informasi Pedoman Membuat
Flowchart. Dipetik Maret 29, 2016, dari Analisis Sistem Informasi Pedoman
Membuat

Flowchart

Website:

https://fairuzelsaid.wordpress.com/2010/01/13/analisis-sistem-informasipedoman-membuat-flowchart/
Yudho, P. (2016). Modul Praktikum. Malang: Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.