Anda di halaman 1dari 8

Senam Jari

23.19 ADMIN No comments

Senam Jari dilakukan untuk melatih kelenturan dan kekuatan jari-jari tangan kiri serta
kesesuaiannya dengan jari-jari tangan kanan. Hasilnya akan terlihat setelah Anda melakukannya
secara rutin setiap hari selama satu sampai empat minggu. Semakin lama Anda berlatih, semakin
kuat dan lentur jari-jari Anda. Dalam waktu dua hingga tiga bulan, jari-jari yang dilatih dengan
benar dan rutin akan mampu melakukan gerakan-gerakan yang kompleks.
Sebagai simbol, jari tangan kiri ditandai dengan angka :
1 = untuk telunjuk
2 = untuk jari tengah
3 = untuk jari manis
4 = untuk kelingking

Latihan 1.1
Sebelumnya dianjurkan anda untuk melatih tangan kanan anda gerakan memainkan pick dengan
gerakan down dan up.
Gerakan pick dengan arah down dan up empat gerakan per senar, dari senar 6 sampai senar 1.

Kemudian naik lagi sampai senar 6.

Latihan 1.2
Latihan ini merupakan senam jari gerakan pertama.

Gerakan jari 1, 2, 3, dan 4 berturut-turut pada senar 6 dengan arah pick: down-up-downup. Kemudian turun ke senar 5, senar 4, senar 3, senar 2 dan senar 1 (tahan jari-jari yang
telah terpasang pada fret).
Saat ini jari 1, 2, 3, dan 4 berada di senar 1 fret 1, 2, 3, dan 4. Kemudian pindah-kan jarijari tersebut (jari 1, 2, 3, dan 4) ke fret 2, 3, 4, dan 5 (tahan keempat jari pada fret).
Lepaskan tekanan jari-jari tersebut berturut-turut dari jari 4, 3, 2, dan 1 pada senar 1,
kemudian naik ke senar 2, senar 3, senar 4, senar 5, dan senar 6.
Lakukan latihan tersebut sampai fret terjauh gitar Anda.

Berikut ini adalah latihan yang sama tetapi dituliskan dalam tablatur. Untuk membaca tablatur,
lihat artikel Sistem Penulisan Tablatur.

Latihan 1.3
Identik dengan latihan 1.2 di atas, lakukan senam jari gerakan kedua dengan gerakan jari 1-3-2-4
mulai dari senar 6 berturut-turut turun sampai senar 1. Lanjutkan dengan menggerakan jari 4-23-1 dari fret di depannya berturut-turut naik dari senar 1 sampai senar 6. Begitu seterusnya
sampai fret terjauh gitar anda.

Latihan 1.4
Identik dengan latihan 1.2 di atas, lakukan senam jari gerakan ketiga dengan gerakan jari 1-4-2-3
mulai dari senar 6 berturut-turut turun sampai pada senar 1. Lanjutkan dengan menggerakkan jari
4-1-3-2 dari fret di depannya berturut-turut naik dari senar 1 sampai senar 6. Begitu seterusnya
sampai fret terjauh gitar anda.

A
Accent. Tekanan pada nada tertentu. Bisa tekanan pada nada tunggal dalam melodi maupun pada
sekelompok nada (akord) dalam rhytm.
Ascending. Gerakan naik dari suatu tangga nada (dari "do" rendah ke "do" tinggi)
Augmented. (aug/+)
(1). Dalam konteks akord, berarti suatu akord yang tersusun dari triad 1, 3, #5, yang memiliki interval 2
laras - 2 laras.
(2). Dalam konteks interval berarti interval 1 ke #4 atau jarak 3 laras.

B
Barre chord. Suatu akord yang bentuk penjariannya menggunakan satu jari untuk melakukan blok pada

beberapa senar dalam satu fret.

C
Chord. (Akord) Suatu rangkaian nada yang tersusun vertikal.
Chord inversion. (Akord pembalikan) Akord yang nada terendahnya tidak berada pada tonik (1) akord
tersebut, tapi bisa berada pada nada-nada ters (3) atau kwint (5)-nya.
Cut. Ritme ornamental yang berupa bunyi perkusif. Ornamen ini dihasilkan dari teknik damping.
Cycle of 5th. Suatu diagram untuk menunjukan tingkat akord serta jumlah kres dan mol.

D
Damping. Teknik menghentikan bunyi rasquedo dengan cara melonggarkan tekanan jari kiri pada senar.
Descending. Gerakan turun dari suatu tangganada (dari "do" tinggi ke "do" rendah).
Diatonic. Sistem tangganada yang memiliki rangkaian nada chromatick, yaitu jarak masing-masing nadanya setengah laras.
Diminished (dim).
(1). Dalam konteks akord berarti suatu akord yang tersusun dari triad 1, b3, b5, yang memiliki interval 1
1/2 laras - 1 1/2 laras.
(2). Dalam konteks interval berarti interval 1 ke b5, atau jarak 3 laras.
Distortion. Suatu sound effect gitar yang karakter sound-nya pecah dan memiliki sustain relatif panjang.
Pada awalnya, efek distortion ini didapat dari input sinyal yang berlebihan pada tube preamp.
Dominant chord. Akord yang mengandung nada 1, 3, 5, b7, dan /atau super impose-nya. Akord ini
adalah akord tingkat V dalam sistem harmonil tonal.

E
Etude. Latihan teknik yang disusun menyerupai lagu.

F
Figure bass. Nada terendah suatu akord, yang biasanya dimainkan oleh instrumen bass.
Fingerboard. Dalam instrumen gitar kadang juga disebut fretboard, yaitu papan pencet instrumen yang
berdawai dan memiliki neck.

Fingering. Sistem penjarian suatu alat musik.


Fret. Garis-garis logam pada fingerboard gitar yang berfungsi membagi area yang harus ditekan untuk
menghasilkan nada tertentu.
Fretboard. Lihat fingerboard.

H
Harmoni. Sistem yang membahas pengaturan/kesuaian rangkaian nada yang tersusun vertikal. Dari
sistem harmoni inilah akord terbentuk.

I
Interval. Jarak antara dua nada. Di dalamnya termasuk interval seconde, ters, kwart, kwint, sekst, serta
septim.

L
Lead. Vokal maupun instrumen yang memainkan tema utama.

M
Major. Akord yang tersusun dari triad 1, 3, 5, atau interval 2 laras - 1 1/2 laras.
Major scale. Tangga nada yang memiliki formula 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 1.
Measure/Bar. (Birama). Satuan hitung dalam dimensi waktu suatu musik. Measure/Bar membagi
hitungan suatu ketukan ke dalam sukat (time signature).
Melodi. Rangkaian nada yang tersusun secara horisontal.
Minor. Akord yang tersusun dari triad 1, b3, 5. atau interval 1 1/2 laras - 2 laras.
Minor Scale. Tangga nada yang memiliki formula 1, 2, b3, 4, 5, b6, b7, 1.
Mol/b. Mengurangi setengah laras pada nada yang dibubuhi tanda tersebut.

N
Non diatonic chord. Akord yang tidak termasuk dalam tingkat-tingkat akord sistem harmoni diatonik.

Notasi. Sistem penulisan musik.

O
Oktaf.
(1). Dalam konteks tangga nada berarti rentang nada-nada dari "do" sampai "do'".
(2). Dalam konteks interval berarti jarak dari nada "do" ke "do'".
Overdrive. Karakter sound yang mirip distortion.

P
Palm mute. Teknik damping dengan menggunakan tangan kanan.
Percussion. Instrumen musik yang produksi sound-nya dihasilkan dengan cara dipukul.
Pick. Alat yang dipergunakan untuk memetik gitar.
Pick harmonic. Teknik memproduksi nada yang jauh lebih tinggi daripada nada asli dengan
menggunakan pick.
Picking. Teknik memainkan pick.
Pitch. Tingkat ketinggian suatu nada.
Power chord. Suatu akord yang tersusun dari nada 1, 5.
Prime chord. Akord pokok dalam sistem harmoni diatonis.
Progresi chord. Gerak maju rangkaian akord.

R
Rasquedo. Teknik mengocok gitar.
Rhythm section. Sekelompok instrumen dalam combo band yang memainkan musik latar (yang berupa
pola ritme figure bass serta progresi akord) untuk mengiringi melodi utama.

S
Scale. Tangga nada.
Secondary chord. Akord bantu dalam sistem harmoni diatonik.

Sharp (#). (kres) Menambahkan setengah laras pada nada yang dibubuhi tanda tersebut.
Slash chord. Akord yang nada terendahnya tidak berada pada tonik-nya.
Staccato. Nada atau akord yang berbunyi dalam tempo yang singkat.
Staff. Garis paranada.

T
Tablature. Sistem pemnulisan untuk gitar dengan gambar senar serta nomor fret yang harus ditekan.
Tertiary chord. Akord tersier dalam sistem harmoni diatonik.
Time signature. (sukat). Sejumlah hitungan dalam satu birama. Contoh : 4/4, 3/4, 6/8, dan lain-lain.
Tonal. Suatu sistem relasi antarnada dalam tangga nada diatonis.
Tonik. Suatu nada dan/atau akord yang berfungsi sebagai semacam "pusat gravitasi" bagi nada dan/atau
akord lain.