Anda di halaman 1dari 3

I.

JUDUL
Motor Dahlander

II.

TUJUAN
1. Mengetahui prinsip kerja motor dahlander.
2. Mengetahui kecepatan motor dengan peralihan kutub motor dahlander.

III.

DASAR TEORI
Motor dahlander adalah motor dengan 2 kecepatan putaran. Adanya 2 macam

lilitan yang terpisah menyebabkan motor dahlander dapat berputar dengan 2 macam
putaran yang berbeda dan mempunyai ukuran kecepatan 2 kali lebih besar. Pada motor
dahlander kecepatan tinggi hubungan yang digunakan adalah hubungan bintang (Y).
Hubungan ini akan menghasilkan pembentukan kutub yang lebih sedikit sehingga akan
diperoleh putaran motor yang lebih tinggi. Untuk kecepatan rendah menggunakan
hubungan segitiga () yang menghasilkan pembentukan kutub lebih banyak, yang berarti
putarannya akan rendah.
Secara konstruksi mekanik umumnya motor dahlander sama dengan motor rotor
lilit. Perbedaannya terletak pada sisitem belitan stator/jangkarnya, dimana jumlah kutubkutubnya dapat diubah melalui terminal-terminalnya, dengan mengubah jumlah kutub p,
maka kecepatan putar motor akan berubah.
Belitan stator yang memiliki empat kutub atau 2 pasang kutub utara selatan (p =
4, kecepatan 1450 Rpm), belitan stator dihubungkan secara seri. Aliran arus listrik dari
L1 menuju terminal 1U memberikan arus pada koil pertama, secara seri masuk ke koil
kedua menghasilkan dua pasang kutub, terminal 1V terhubung dengan L2 dan terminal
1W terhubung dengan L3.
Pada stator dengan dua kutub atau satu pasang kutub (p = 2, kecepatan 2950
Rpm), belitan stator disambungkan secara paralel. Aliran arus listrik dari L2 menuju
terminal 2V memberikan arus pada koil pertama, terminal 2U terhubung dengan L1,
terminal 2W terhubung dengan L3 dan koil kedua secara paralel menghasilkan satu
pasang kutub saja dan terminal 1U, 1V dan 1W saling dihubungkan.

Gambar 1. Rangkaian motor dahlander


IV.

ALAT DAN BAHAN


1. Trainer Mesin Listrik (1set).
2. Avo Meter (2 buah).
3. Tang Ampere (1 buah).
4. Toolbox (1 box).

V.

GAMBAR RANGKAIAN

Gambar 2. Rangkaian Praktikum


VI.

LANGKAH KERJA

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Siapkan Alat dan Bahan.


Cek fungsi alat yang akan digunakan.
Rangkai sesuai dengan Gambar 2.
Laporkan kepada instruktur untuk di cek rangkaiannya.
Apabila benar, mulailah melakukan pengetesan beserta pengambilan data.
Rapihkan dan bersihkan ruang praktikum.

VII. HASIL PERCOBAAN


1. ANALISA
Conexion marcha lenta
P=4

Ns=

120 x 50
=1500 r /m
4

Conexion marcha rapida


P=4
Ns=

120 x 50
=3000 r /m
2

2. KESIMPULAN
Setelah melakukan praktikum, maka dapat disimpulkan :
1. Motor dahlander merupakan motor yang pada belitannya, apabila 1U, 1V, dan
1W di beri sumber tiga fasa maka motor akan berputar dengan kecepatan rendah,
dan apabila pada belitan 2U, 2V, dan 2W diberikan sumber 3 fasa dan terminal
1U, 1V, dan 1W di jadikan satu, maka motor akan berputar dengan kecepatan
tinggi.