Anda di halaman 1dari 9

B.

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)


1.

Definisi Badan Usaha Milik Pemerintah

Badan usaha milik swasta (BUMS) adalah badan usaha yang didirikan odan dimiliki
oleh pihak swasta yang berorientasi pada laba. Jenis-jenis BUMS dapat dibedakan
atas beberapa bentuk badan usaha yang dimiliki oleh swasta, seperti perusahaan
perorangan (PO), firma (Fa), Commanditaire Vennootsschap (CV), perseroan
Terbatas (PT)
Berdasarkan paal 27 ayat 2 UUD 1945 dan alinea ketiga penjelasan pasal 33 UUD
1945, dapat ditarik kesimpulan bahwa hanya perusahaan yang tidak menguasai
hajat hidup orang banyak yang boleh ada ditangan seseorang yang kemudian
dikenal dengan usaha swasta
2.

Ciri-ciri badan usaha milik swasta

a.

Dimiliki oleh perseorangan atau persekutuan badan-badan usaha

b.
Pemilik dapat bertindak sebagai pengelola, dapat juga hanya sebagai pemilik
tetapi pengelolaannya diserahkan kepada pihak lain yang lebih profesional
c.

Keuntungan dan kerugian menjadi tanggungjawab pemilik dan atau pimpinan

d.
Keberhasilan atau kegagalan badan usaha sangat tergantung pada kecakapan
pemilik atau pimpinan
e.

Modal berasal sepenuhnya dari pihak swasta

f.
Modal dapat dihimpun dari laba yang tidak dibagi, dari cadangan, dan dari
penyusutan
g.

Modal dapat diperoleh dari lembaga keuangan, baik bank maupun nonbank.

3.

Prinsip-prinsip Pengelolaan Badan Usaha Milik Swasta

a.
Fungsi perencanaan, yaitu tiap-tiap direktur dalam jenjang vertikal membuat
rencana untuk departemen atau bagian masing-masing
b.
Fungsi pengorganisasian, yaitu pengorganisasian harus mencerminkan
wewenang penuh dalam memimpin pelaksanaan pekerjaan dan harus dapat
menentukan arah serta tujuan pekerjaan antar bagian dalam perusahaan
c.
Fungsi pengenalan, yaitu fungsi yang memfokuskan pada terciptanya suatu
keadaan yang memungkinkan karyawan dan seluruh anggota organisasi sadar akan
pekerjaannya dan termotivasi untuk mencapai suatu prestasi yang baik bagi
mereka sendiri dan pada akhirnya akan membawa kemajuan bagi perusahaan.

d.
Fungsi Pengawasan, yaitu seorang manajer harus mengawasi apakah tugas
yang sudah diberikan telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan rencana yang
sudah ditetapkan serta untuk mengambil suatu tindakan perbaikan.
e.
Fungsi sosial , yaitu perusahaan membuka kesempatan kerja yang luas
kepada masyarakat serta menjaga lingkungan hidup.
f.
Fungsi ekonomi, yaitu perusahaan berperan serta dalam peningkatan
produksi barang dan jasa, membantu peningkatan pendapatan negara, dan
membantu memperlancar jalannya perekonomian nasional
Jenis-jenis badan usaha milik swasta adalah :
1.

Perusahaan Perseorangan (Po)

Secara definisi yang dimaksud perusahaan perorangan adalah perusahaan yang


dimiliki satu individu. Akan tetapi dalam praktiknya badan usaha ini kerap kali
merupakan perusahaan keluarga, yaitu perusahaan yang menggunakan seluruh
atau sebagian anggota keluarga untuk menjalankannya. Dalam suatu perekonomian
tidak mudah untuk menentukan apakah suatu kegiatan itu digolongkan sebagai
perusahaan perseorangan atau merupakan suatu kegiatan ekonomi yang tidak
digolongkan sebagai perusahaan.
Dalam setiap perekonomian perusahaan perseorangan merupakan unit usaha yang
paling banyak jumlahnya. Sebagai contoh pada masa ini di Amerika Serikat lebih
kurang 80 persen dari jumlah unit usaha merupakan perusahaan perorangan. Akan
tetapi walaupun jumlahnya banyak, nilai penjualannya dan nilai tambah yang
diciptakan oleh usaha yang seperti itu relatif kecil. Hal tersebut berarti perusahaan
perorangan walaupun banyak, tetapi setiap unitnya menggunakan modal yang
relatif terbatas dan nilai produksinya juga terbatas.
Pengelolaan perusahaan perseorangan hampir seluruhnya adalah perusahaan kecil
dan biasanya langsung ditangani sendiri oleh pemiliknya. Jika perusahaan
perseorangan berkembang menjadi besar , maka kegiatan manajemen baru akan
terlihat lebih teratur, pemilik tidak lagi mengelola secara langsung, melainkan akan
duduk sebagai seorang komisaris (pengawas) sedangkan untuk menjalankan usaha
akan diserahkan kepada orang lain atau manajer yang bisa bekerja lebih
profesional.
Ciri-ciri perusahaan perseorangan antara lain sebagai berikut :
1.

Dimiliki oleh perseorangan

2.

Pengelolaan terbatas atau sederhana

3.

Modal tidak terlalu besar

4.

Kelangsungan hidp usaha bergantung pada pemilik perusahaan

Kelebihan dari perusahaan perseorangan adalah sebagai berikut :


a.

Mudah ddirkan

Setiap orang dapat mengembangkan usaha perseorangan. Biasanya usaha ini tidak
perlu mendapat izin dari lembaga pemerintah untuk menjalankannya.
b.

Organisasinya sederhana sehingga biaya organisasinya pun rendah

Modal yang digunakan relatif sedikit karena biaya-biaya juga masih renda
Dan umumnya modal yang digunakan adalah tabungan yang dimiliki
c.

Pengelolaannya fleksibel dan bebas

Manajemen perusahaan sangat bebas yaitu pemilik perusahaan dapat menentukan


sendiri jam kerjanya, dengan bebas membuat keputusan tentang apa yang harus
dilakukannya, bebas menentukan harga, menentukan jumlah barang yang
diproduksi, dan berbagai keputusan lain dan bebas pula menggunakan pendapatan
yang diperoleh dari usahanya. Juga pemilik perusahaan bebas untuk menutup
usahanya apabila ingin melakukan kegiatan lain.
d.

Kerahasiaan usaha terjamin

Sebagai perusahaan yang dijalankan sendiri, seluk-beluk kegiatan usahanya


dirahasiakan. Ketiadaan pemilik lain menyebabkan pemilik usaha tidak perlu
membuat laporan mengenai kegiatan yang dilakukannya. Pihak lain juga tidak
mengetahui nilai penjualannya, modal yang digunakannya dan keuntungan yang
diperoleh. Masalah-masalah yang dihadapi perusahaan juga dapat dirahasiakan.
Adapuan yang menjadi kelemahan perusahaan perseorangan adalah :
a.

Pertanggungjawaban pemilik tidak terbatas

Maksudnya apabila perusahaan memiliki tanggungjawab untuk membayar utang,


maka tanggungjawab ini tidak terbatas pada modal perusahaan saja tapi juga
meliputi kekayaan pribadi pemilik
b.

Modal Terbatas

Karena modal hanya berasal dari tabungan pemilik, sehingga modal terbatas .
modal yang terbatas ini mengurangi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan
produk yang besar.

c.

Kualitas Manajerial dan kualitas Pekerja Terbatas

Pemilik belum tentu memiliki pengetahuan yang mendalam tentang usaha yang
dijalankannya. Oleh sebab itu kualitas manajemennya terbatas. Disamping itu juga
susah untuk mendapatkan pekerja yang baik karena pekerja lebih suka bekerja di
pewrusahaan yang memberikan gaji serta jenjang prestasi organisasi yang lebih
besar.
d.

Kelangsungan operasi perusahaan terbatas

Umur usaha sangat tergantung padakeadaan dan sikap pemiliknya karena


pemiliklah yang memiliki fungsi vital dalam menjalankan perusahaan.

2.

Firma (partnership)

Firma adalah persekutuan dua orang atau lebih yang menjalankan perusahaan
menggunakan nama bersama dan membagi hasil yang didapatkan dari usahanya.
Dalam menjalankan usaha, ada dua macam anggota firma, yaitu :
1.

Anggota yang mendapat kuasa untuk bertindak atas nama perusahaan

2.

Anggota yang tidak menerima kuasa untuk bertindak atas nama perusahaan.

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya tindakan yang merugikan bagi
perusahaan.
Proses pendirian firma adalah sebagai berikut :
1.

Tahap akta otentik

2.

Tahap pendaptaran akta firma

3.

Tahap pengumuman dalam berita acara

Kelebihan firma adalah sebagai berikut :


1.
Modal lebih besar, karena pemilik yang menyetorkan modalnya untuk
perusahaan sudah terdiri dari beberapa orang
2.
Tanggungjawab bersama, apabila terjadi sesuatu yang tidak menguntungkan,
seperti perusahaan memiliki utang maka ssemua pemilik menanggung kewajiban
secara bersama-sama
3.
Status badan usaha jelas karena memiliki akta dari notaris dan terdaptar di
pengadilan negeri
4.
Didirikan dan pengelolaan secara bersama, maksudnya bahwa perusahaan
dikelola secara bersama-sama oleh pemilik perusahaan yang biasanya pemilik
terdiri dari beberapa orang.

Beberapa kelemahan dari Firma antara lain :


1.
tanggungjawab pemilik tidak terbatas, maksudnya tanggungjawab pemilik
tidak hanya sebatas pada modal yang ada pada perusahaan tapi kekayaan pribadi
juga termasuk dan dapat ditarik untuk melunasi kewajiban
2.

sulit memperoleh laba

3.
gampang bubar, karena jika terjadi perselisihan antara pemilik maka
perusahaan akan rapuh karena posisi pemilik sama dan mempunyai suara yang
selevel
4.

3.

modal sulit ditarik walaupun sekutu mengundurkan diri

Commanditaire Vennootschap (CV)

CV atau biasa disebut Persekutuan Komanditer adalah persekutuan atas dasar


kepercayaan. sekutu Komplementer dapat menggunakan modal dari para sekutu
hanya dengan dasar kepercayaan. Perusahaan dijalankan oleh sekutu
komplementer yang bertanggungjawab sepenuhnya atas utang-utang perusahaan.
Dalam pengelolaan persekutuan komanditer, ada 2 macam yaitu :
a.
Sekutu komanditer adalah anggota yang memercayakan modalnya kepada
sekutu komplementer dengan menanggung kerugian yang terbatas pada modal
yang disetor.
b.
Sekutu komplementer adalah anggota yang menjalankan dan memimpin
perusahaan dengan menanggung kerugian secara tidak terbatas.
Kebaikan Persekutuan Komanditer antara lain :
a.
Kebutuhan akan modal lebih mudah untuk terpenuhi, karena pemilik atau
penanam modal lebih banyak dan bisa lebih mudah memperoleh pinjaman
b.

Pimpinan perusahaan dapat terdiri dari satu orng atau lebih

c.
Tanggungjawab sekutu komanditer terbatas, tanggungjawabnya hanya
terbatas hanya pada modal yang disetor karena ia tidak ikut campur dalam
pengelolaan perusahaan
d.

Menggunakan akta otentik maksudnya secara lisan dan tertulis ,

e.
Peraturan tentang pembagian untung dan rugi berdasarkan besarnya modal
yang ditanam
f.

Kekayaan pribadi dipisahkan dari kekayaan perusahaan

Keburukan Persekutuan Komanditer antara lain :


a.

Dapat terjadi selisih paham antar pemilik

b.

Sekutu komanditer tidak ikut menjalankan usaha perusahaan

4.

Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan terbatas adalah merupakan suatu kumpulan modal yang diberi hak dan
diakui oleh hukum untuk mencapai tujuan tertentu, biasanya mencari keuntungan.
PT merupakan bentuk perusahaan dimanaperolehan modalnya berskala dari
penjualan saham.
Beberapa karakteristik utama dari PT adalah sebagai berikut:
a.

Pemiliknya adalah para pemegang saham.

b.

Kekuasaan tertinggi berada pada keputusan rapat pemegang saham.

c.

Merupakan suatu perkumpulan modal.

d.
Dalam rapat pemegang saham setiap satu lembar saham yang dimiliki berarti
satu suara.
e.

Bertujuan mencari laba yang sebesar-besarnya.

f.
Keuntungan dibagi atas dasar modal yang disetor. Jadi yang memiliki saham
terbanyak akan memperoleh bagian yang besar.
g.

Pemilik dan pengelolah dipisahkan.

h.

Unit usahanya didasarkan pada kebutuhan konsumen (pasar).

i.

Tatalaksananya bersifat tertutup (hanya terbuka bagi persero)

Tahap dalam pendirian PT yaitu:


1)

Tahap Akta Notaris

Tahap akta notaries ini merupakan tahap awal dalam proses pedirian suatu
perseroan terbatas. Aktta notaries tersebut diperlukan untuk merumuskan akta
pendirian perseroan yang didalamnya terdapat anggaran dasar perseroan tersebut.
2)

Tahap Pengesahan

Akta pendirian perseroan terbatas yang dibuat oleh notaries tersebut, yang
didalamnya terdapat anggaran dasar, haruslah diajukan kepada Menteri Kehakiman
untuk mendapatkan pengesahannya.
3)

Tahap Pendaftaran dalam Daftar Perusahaan.

Setelah anggaran dasar perusahaan disahkan oleh yang berwenang, maka


perusahaan tersebut mesti didaftarkan dalam daftar perusahaan, yakni suatu daftar
yang khusus disediakan untuk itu.
4)

Tahap Pengumuman dal Berita Negara

Pengumuman dalam berita Negara merupakan tahap terakhir dalam proses


pendirian suatu perseroan terbatas. Hal ini dilakukan untuk memenuhi unsur
keterbukaan kepada masyarakat bahwa suatu perseroan terbatas dengan nama
tertentu serta maksud tujuan tertentu sudah didirikan.

Beberapa kelebihan PT,antara lain:


1)

Tanggung jawab terbatas.

2)

Saham mudah diuraikan.

3)

Mudah memperoleh modal.

4)

Pengelolaannya bersifat professional.

Kelemahan PT, antara lain:


1)

Proses pendiriannya kompleks.

2)

Dua kali bayar pajak.

3)

Peraturannya banyak (sesuai UU).

4)

Sukar merahasiakan kegiatan perusahaan.

5)

Dapat mengurangi motivasi kerja.

Adapun yang merupakan organ dari perseroan terbatas adalah sebagai berikut:
a.

Rapat Umum Pemegang Saham

RUPS merupakan organ perseroan yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam


perseroan tersebut. RUPS terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham biasa
(tahunan) dan Rapat Umum Pemegang Saham luar biasa.
b.

Direksi

Direksi merupakan organ perusahaan yang memiliki kewenangan menjalankan dan


mengambil kebijaksanaan perusahaan (eksekutif). Organ direksi ini dipilih oleh
RUPS dan karenanya harus pula bertanggung jawab kepada RUPS.
c.

Komisaris

Organ komisaris merupakan organ yang melaksanakan fungsi pengawasan


terhadap perseroan. Organ komisaris tersebut dipilih oleh RUPS dan karenanya
harus pula bertanggung jawab kepada RUPS. Karena disamping organ direksi ada
organ komosaris , maka system seperti ini seiring dengan system dewan ganda.

Perseroan terbatas dapat dibubarkan atau disebut juga dengan istilah dilikuidasi
karena alasan sebagai berikut:
1)

Bubar karena keputusan RUPS.

2)

Bubar karena jangka waktu berdirinya sudah berakhir.

3)

Bubar karena penetapan pengadilan.

Apabila suatu perseroan bubar, maka harus diangkat seorang atau lebih likuidator
yang akan membereskan pembubaran tersebut.
Ditinjau dari hak-hak pesero , saham dapat pula dibagi sebagai berikut :
1.
Saham biasa, sero biasa memperoleh keuntungan (deviden) yang sama sesuai
dengan yang ditetapkan oleh rapat umum pemegang saham
2.
Saham preferen, sero preferen ini mempunyai hak dan deviden yang sama
dengan sero biasa , dan juga mempunyai hak lebih dari sero biasa
3.
Saham komulatif preferen, pemegang sero jenis ini mempunyai hak lebih dari
sero preferen. Bila hak tersebut tidak dibayarkan pada tahun sekarang , maka akan
dibayarkan pada tahun berikutnya.

Macam dan jenis perseroan terbatas :


1.

PT Terbuka

Setiap orang memperoleh saham dati PT tersebut. Saham PT tersebut adalah sero
tanpa nama yang ada di bursa efek
2.

PT tertutup

Sero tertututp adalah sero atas nama dan tidak diperdagangkan di bursa . sahamsaham dalam PT tersebut dijual kepada orang-orang tertentu saja. Misalnya dalam
lingkungan keluarga.
3.

PT Kosong

PT kosong adalah PT yang badan usahanya masih ada, tetapi perusahaannya tidak
ada lagi . Orang biasa membeli PT kosong untuk menghemat waktu dan biaya
sebab dengan segera dapat menjalankan kembali perusahaan yang berhenti
tersebut.