Anda di halaman 1dari 31

TUJUAN PENDIDIKAN

UUD NO 2 TAHUN 1989 SITEM


PENDIDIKAN NASIONAL WAJIB
MEMUAT
1.PENDIDIKAN PANCASILA
2. PENDIDIKAN AGAMA
3. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

TUJUAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

A. TUJUAN UMUM
Untuk memberikan pengetahuan dan
kemampuan
dasar
kepada
mahasiswa mengenai hubungan
antara warga negara dengan negara
serta pendidikan pendahuluan bela
negara agar menjadi warga negara
yang dapat diandalkan
oleh
bangasa dan negara

B. TUJUAN KHUSUS
Agar
mahasiswa
menguasai
dan
memahami berbagai masalah dasar
dalam
kehidupan
bermasyarakat
berbangsa dan bernegara serta dapat
mengetasinya dengan pemikiran keritis
dan bertanggun jawab.
Agar mahasiswa memiliki sikap dan
perilaku
yang sesui dengan nilai nilai
kejuangan
cinta tanah air serta rela
berkorban bagi nusa dan bangsa

TUJUAN PENDIDIKAN
PANCASILA
Tujuan pendidikan pancasila adalah
1. Dapat memahami dan menhayati
dan
melaksanakan jiwa pancasila dan undangundang dasar 1945 dalam kehidupan
sebagai warga republik indonesa
2. Menguasai pengetahuan dan pemahaman
tentang
beragam masalah dasar
kehidupan bermasyarkat berbangsa dan
bernegara yang berlandaskan pancasila
dan undang-undang dasar 1945

3. Memupuk skap dan perilaku yang sesui

dengan nilai dan norma pancasila sehingga


mampu menanggapi perubahan yang
terjadi dalam rangka keterpaduan iptek
dan pembanguanan
4. Membantu mahasiswa kebidanan dalam
prosesbelajar,proses berpikir,memecahkan
masalah dan mengambil keputusan dengan
menerapkan stra tegi dgn nilai pancasila.

Pendidikan pancasila dianggap berhasil apabila


mahasiswa kebidanan dapat memiliki
1. Beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang
maha esa
2. Berperikemanusiaan yang adil dan beradab
3. Mendukung persatuan bangsa
4. Mengutamakan kepentingan bersama diatas
kepentingan perorangan/peribadi
5. adanya upaya keadilan sosial

PANCASILA SEBAGAI IDIOLOGI DASAR


NEGARA DAN IDIOLOGI NASIONAL
1. NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG
DALAM PANCASILA
Kelima sila dari pancasila pada hakikat
adalah suatu nilai
1 .Nilai ketuhanan
2. Nilai kemanusiaan
3. Nilai persatuan
4. Nilai kerakyatan
5. Nilai keadilan

APA ITU NILAI?


NILAI ADALAH SUATU PENHARGAAN ATAU SUATU
KUALITAS TERHADAP SESUATU HAL YANG DAPAT
MENJADI DASAR PENENTU TINGKAH LAKU MANUSIA
SESUATU BERNILAI APABILA
1. Berguna(Useful)
2. Keyakinan (Belief)
3. Memuaskan (Satisfying)
4. Menarik(Intersting)
5. Menguntungkan(profitable)
6. Menyenangkan (Pleasent)

CIRI CIRI ,NILAI,


SUATU REALITAS ABSTRAK
- Bersipat abstrak= tidak dapat dilihat
seperti ide dalam artian tidak dapat
ditangkap melalui indra yang ditangkap
adalah objek yang memiliki nilai contoh
1.SEMBAKO bila dibagikan akan bernilai
KEMAKMURAN bila dibagikan secara adil
2. MAHASISWA baru Stikes muhammadiyah
Sidrap sangat PATUH sama Seniornya

MENURUT prof.notonegero, nilai


dibagi atas 3 macam
1. Nilai material : sesuatu yang bernilai bagi
jasmani
2. Nilai vital : sesuatu yang berguna bagi
manusia untuk dapat melaksanakan
kegiatan
3. Nilai kerohanian yang meliputi
-. Nilai kebenaran
-. Nilai estetika
-. Nilai kebaikan
-. Nilai religius

c. Macam-macam
Nilai
No

Nama Tokoh

Pendapat/Uraian

1.

Alport

Mengidentifikasi nilai-nilai yang terdapat di dalam


kehidupan masyarakat, dalam 6 (enam) macam, yaitu ;
(nilai teori, ekonomi, estetika, sosial, politik, & religi).

2.

Sprange

Nilai dapat dibedakan menjadi 6 (enam) antara lain ;


(nilai ilmu pengetahuan, nilai ekonomi, nilai agama,
nilai seni, nilai sosial, dan nilai politik).

3.

Sprange,
Harold
Lasswell

Mengidentifikasi 8 (delapan) nilai-nilai masyarakat barat


dalam hubungannya dengan manusia lain, yaitu ;
(kekuasaan, pendidikan/penerangan (enlightenment),
kekayaan (wealth), kesehatan (well-being), keterampilan (skill), kasih sayang (affection), kejujuran
(rectitude) dan keadilan (rechtschapenheid) dan kesegaran, respek (respect).

NILAI KETUHANAN MENGANDUNG ARTI ADANYA


PENGAKUAN DAN KEYAKINAN BANGSA
INDONESIA TERHADAP ADANYA TUHAN SEBGAI
PENCITA ALAM SEMESTA. NILAI INI MENYATAKAN
BANGSA INDONESIA ADALAH BANGSA YANG
RELIGIUS BUKAN BANGSA ATHEIS

NILAI KETUHANAN

NILAI
KEMANUSIAAN
Nilai
kemanusiaan
mengandung arti kesadaran
sikap dan perilaku yang. Sesuai
dengan nilai nilai moral dalam
hidup bersama atas dasar
tuntutan hati nurani dengan
memperlakukan sesuatu hal
sebagaimana mestinya, dan
adanya pengakuan terhadap
hak asasi manusia

Nilai persatuan Indonesia mengandung


makna usaha kearah bersatu dalam
kebulatan atau kesadaran rakyat untuk
membina rasa nasionalisme dalam NKRI .

NILAI PERSATUAN

NILAI KERAKYATAN

Nilai kerakyatan mengandung makna


suatu pemerintahan dari rakyat, oleh
rakyat dan untuk rakyat dengan cara
musyawrah mufakat melalui lembaga
lembaga perwakilan, nilai ini menganut
paham demokrasi

Nilai keadilan mengandung


makna sebagai dasar sekaligus
tujuan, yaitu tercapainya
masyarakat Indonesia yang adil
dan makmur secara lahiriah dan
batiniah

NILAI KEADILAN

Lanjutan
.

Prof. Dr. Notonagoro, membagi menjadi 3 (tiga)


bagian :
1.Nilai material, yaitu segala sesuatu yg berguna
bagi unsur manusia.
2.Nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna
bagi manusia untuk dapat mengadakan kgt atau
aktivitas.
3.Nilai kerokhanian, yaitu segala sesuatu yang
berguna bagi rokhani manusia, dapat dibedakan
atas 4 (empat) macam :
a. Nilai kebenaran/ kenyataan (ratio, budi dan
cipta).
b. Nilai keindahan (perasaan dan estetis).
c. Nilai moral/ kebaikan (karsa dan etika).
d. Nilai religius (keyakinan/ kepercayaan

PANCASILA SEBAGAI
SUMBER NILAI

Pancasila sebagai ideologi


nasional
membawa
konsekuensi logis bahwa nilai
nilai
pancasila
dijadikan
landasan
pokok
atau
fundamental
bagi
penyelenggaraan
negara.
Oleh karena itu, pancasila
dapat
dikatakan
sebagai
sumber nilai.

DALAM ILMU FILSAPAT NILAI


DIBEDAKAN MENJADI 3 JENIS
NILAI LOGIKA= BENAR SALAH
NILAI ETIKA = NILAI TENTANG BAIK
DAN BURUK
NILAI ESTETIKA NILAI TENTANG
INDAH DAN JELEK

ancasila Sebagai Sumber Nilai


Pancasila dalam kedudukannya sebagai
sumber nilai, secara umum dapat dilihat
dalam Sila-sila Pancasila sbb :
1.Ketuhanan Yang Maha Esa
2.Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3.Persatuan Indonesia
4.Kerakyatan yg dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan/
perwakilan.
5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia.

Lanjutan
.

Tinjauan metafisika terhadap Pancasila sehingga nilainilainya memiliki sifat objektif :


1. Rumusan sila-sila Pancasila menunjukkan kenyataan
adanya sifat-sifat abstrak, umum dan universal.
2. Inti sila-sila Pancasila akan tetap ada sepanjang
masa dalam kehidupan bangsa Indonesia, baik dalam
adat kebiasaan, kebudayaan maupun keagamaan.
3. Pancasila yang terkandung dalam Pembukaan UUD
1945 menurut ilmu hukum memenuhi syarat sebagai
pokok kaidah negara yang mendasar.
4. Pembukaan UUD 1945 (yang memuat jiwa Pancasila),
secara hukum tidak dapat diubah oleh setiap pun
termasuk MPR hasil pemilihan umum.
5. Pembukaan UUD 1945 terkandung Pancasila yang
tidak dapat diubah (tetap), krn kemerdekaan
merupakan karunia Tuhan.

Lanjutan
.
Pancasila
No

Uraian / Penjelasan

1.

Sila Pertama

Menunjukkan bahwa Tuhan adalah sebab pertama dari


segala sesuatu, Yang Maha Esa, dan segala sesuatu
bergantung kepada-Nya.

2.

Sila Kedua

Manusia memiliki haki-kat pribadi yang


mono-pluralis
terdiri atas susunan kodrat jiwa raga, serta berkedudukan
sebagai makhluk pribadi yang berdiri sendiri dan makhluk
Tuhan Yang Maha Esa.

3.

Sila Ketiga

Berupa pengakuan terhadap hakikat satu yang secara


mutlak tidak dapat dibagi sehingga seluruhnya merupakan
suatu keseluruhan dan keutuhan.

4.

Sila Keempat

Menjunjung dan menga-kui adanya rakyat yang meliputi


keseluruhan jumlah semua orang warga dalam lingkungan
daerah atau negara tertentu yang segala sesuatunya berasal
dari rakyat dilaksnakan oleh rakyat dan diperuntukkan
untuk rakyat.

5.

Sila Kelima

Mengakui hakikat adil berupa pemenuhan segala sesuatu


yang berhubungan dengan hak dalam hubungan hidup
kemanusiaan.

MEWUJUDKAN NILAI PANCASILA


SEBAGAI NORMA BERNEGARA
APA ITU NORMA
NORMA ATAU KAIDAH Adalah aturan atau
pedoman bagi manusia dalam berperilaku
sebagai perwujudan dari nilai
Setiap norma pasti mengandung nilai.tampa
ada nilai tdk mungkin terwujud norma
sebaliknya tampa dibuatkan norma nilai
yang hendak dijalangkan itu mustahil
terwujudkan contoh : Dilarang membuang
sampah . Nilainya adalah keindahan

Ada beberapa NORMA yg kita kenal


dalam kehidupan sehari harI
1. NORMA AGAMA
Norma ini sering disebut sebagai
norma religi atau kepercayaan,
norma ini ditujukan kepada
kehidupan beriman dimana
manusia megetahui
penciptanya.norma agama berisikan
ajaran ajaran kepercayaan atau
agama yang oleh pengikut2nya
dianggap perintah tuhan

2. NORMA MORAL
Norma ini sering dikenal dengan
norma kesusilaan atau etika budi
pekerti.norma ini menentukan bagai
mana kita menilai seseorang. Norma
kesusilaan berhubungan dengan
kehidupan peribadi seseorang

3 . NORMA KESOPANAN
Norma kesopanan disebut juga norma adat
atau sopan santun,tata kerama,norma
sopan san tun didasarkan atas kebiasaan
atau kepatuhan
4. Norma hukum
Norma hukum berasal dari luar
manusia.Norma hukum berasal dari
kekuasaan luar diri manusia yang
memaksakan kepada kita.

Pancasila Ideologi Terbuka


1. Dimensi Realita (suatu ideologi bersumber
dari nilai-nilai riil yang hidup dalam
masyarakat)

Pandanga
n Dr.
Alfian
Dimensi
Ideologi
Terbuka

2. Dimensi Idealisme (nilai-nilai dasar


ideologi tersebut mengandung idealisme,
bukan lambungan angan-angan (utopia).
3. Dimensi Fleksibelitas/Pengembangan
(suatu ideologi memiliki keluwesan yang
merangsang pengembangan pemikiranpemikiran baru yang relevan tentang
dirinya, tanpa menghilangkan atau
mengingkari hakekat/jati dirinya).

Gagasan Pancasila Sebagai Ideologi


Terbuka
Secara formal ditampilkan sekitar tahun 1985,
walaupun semangatnya sendiri sesunguhnya dapat
ditelusuri dari pembahasan para pendiri negara pada
tahun 1945.
Didorong oleh tantangan zaman, sejarah menunjukkan
bahwa betapa kokohnya suatu ideologi, bila tidak
memiliki dimensi fleksibelitas, maka akan mengalami
kesulitan bahkan mungkin kehancuran (contoh :
runtuhnya Komunisme di Uni Soviet).
Pancasila senantiasa mampu berinteraksi secara
dinamis. Nilai-nilai Pancasila tidak boleh berubah,
namun pelaksanaannya kita sesuaikan dengan
kebutuhan dan tantangan nyata yang kita hadapi
dalam setiap kurun waktu.

Lanjutan
.

Beberapa hal yang harus diperhatikan


sehubungan dengan
gagasan Pancasila sebagai ideologi terbuka :
1. Ideologi Pancasila harus mampu menyesuaikan
dengan situasi & kondisi zaman yg terus
mengalami perubahan.
2. Terkandung makna bahwa nilai-nilai dasar
Pancasila dapat dikembangkan sesuai dengan
dinamika kehidupan bangsa Indonesia dan
tuntutan perkembangan zaman.
3. Pancasila harus mampu memberikan orientasi
ke depan, terutama menghadapi globalisasi dan
keterbukaan.
4. Ideologi Pancasila menghendaki agar bangsa

Perwujudan Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka


Fleksibelitas ideologi Pancasila, karena mengandung
nilai-nilai :
1. Nilai Dasar, merupakan nilai-nilai dasar yang relatif
tetap yang terdapat di dalam Pembukaan UUD 1945.
2. Nilai Instrumental, merupakan nilai-nilai lebih lanjut
dari nilai-nilai dasar yang dijabarkan secara lebih
kreatif dan dinamis dalam bentuk UUD 1945, TAP MPR,
dan Peraturan perundang-undangan lainnya.
3. Nilai Praxis, merupakan nilai-nilai yang
sesungguhnya dilaksanakan dalam kehidupan nyata
sehari-hari baik dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, maupun bernegara (misalnya :
menghormati, kerja sama, kerukunan, dsb).

Batas Keterbukaan Ideologi Pancasila


Batas jenis pertama :
Bahwa yang boleh disesuaikan dan diganti hanya
nilai
instrumental, sedangkan nilai dasar atau
instrinsiknya
mutlak dilarang.
Batas jenis kedua, yaitu terdiri dari 2 (dua) buah
norma :
1. Penyesuaian nilai instrumental, pada tuntutan
kemajuan jaman, harus dijaga agar daya kerja dari
nilai instrumental yang disesuaikan itu tetap
memadai untuk mewujudkan nilai instrinsik yang
bersangkutan.