Anda di halaman 1dari 22

BAB I PENDAHULUAN

  • 1.1. Identifikasi Masalah

    • PKM - KC

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Identifikasi Masalah PKM - KC Kegiatan PKM-KC (Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta)

Kegiatan PKM-KC (Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta) ini dimaksudkan untuk mengetahui dan mengevaluasi kondisi perparkiran di Universitas Narotama. Dalam evaluasi kapasitas parkir diharapkan dapat membantu mengurai masalah kurangnya ketersediaan lahan parkir di Universitas Narotama. Kegiatan ini diharapkan dapat mengusulkan alternatif pemecahan masalah perparkiran yang ada di Universitas Narotama sehingga bisa meningkatkan pelayanan yang sesuai dengan harapan stake holder Universitas Narotama (mahasiswa, dosen, karyawan, pihak manajemen dan pihak-pihak lainnya yang senantiasa menjalin hubungan dan kerjasama dengan Universitas Narotama

baik untuk masa sekarang maupun yang akan datang. Ketersediaan ruang parkir bagi kendaraan pribadi merupakan salah satu fasilitas pra

sarana kampus Universitas Narotama baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Secara umum kebutuhan ruang parkir cenderung meningkat dari tahun ke tahun sering dengan bertambahnya jumlah mahasiswa. Sehingga yang dirasakan oleh sebagian besar mahasiswa Universitas Narotama adalah sulitnya mencari tempat parkir pada jam-jam perkuliahan berlangsung. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian ulang tentang kapasitas parkir di Universitas Narotama dan apabila terdapat kekurangan pada penyediaan kapasitas parkir maka akan dilakukan desain ulang penyediaan parkir di Universitas Narotama tersebut.

  • 1.2. Pandangan Singkat dari Penulis Lain

Parkir

menurut

kamus

bahasa

Indonesia

dapat

diartikan

sebagai

tempat

pemberhentian kendaraan beberapa saat. Sedangkan menurut Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No. 14/1992, parkir adalah tempat pemberhentian kendaraan atau bongkar muat barang dalam jangka waktu yang lama atau sebentar tergantung keadaan dan kebutuhannya. Dengan melihat pengertian di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa perparkiran memegang suatu peranan yang amat penting dalam masalah lalu lintas.Studi perparkiran yang biasa dilakukan meliputi studi mengenai desain fungsional, desain struktur, strudi mengenai pembiayaan yang dibutuhkan (financial feasibility), dan studi mengenai permintaan terhadap ruang parkir. Secara garis besar studi mengenai permintaan parkir dikelompokkan ke dalam tiga jenis studi yaitu: studi menyeluruh (comprehenshif), terbatas dan site specific (C.S. Papacostas dan P.D Prevendourous,1993). Studi secara menyeluruh yaitu studi yang dilakukan

  • PKM - KC

PKM - KC meliputi segala hal yang terdapat di seluruh daerah. Sebagai contoh pada daerah

meliputi segala hal yang terdapat di seluruh daerah. Sebagai contoh pada daerah pusat bisnis (Cetral Distric Bussiness), studi dilakukan pada seluruh aspek yang ada.

Sasaran

utama

dari

studi

tersebut

adalah

untuk

memperhitungkan

besarnya

permintaan parkir pada masa dating dengan model perkiraan/peramalan. Variabel yang harus diketahui diantaranya pertumbuhan penduduk, demografi, trend sosial dan ekonomi, serta penggunaan modal trasnportasi. Inventarisasi secara analitis dan menyeluruh terhadap fasilitas on street parking maupun off street parking dikumpulkan secara bersama-sama, serta informasi yang mendetail mengenai pemanfaatannya, sehingga dari hasil inventarisasi tersebut kekurangan pada penyediaan ruang parkir pada saat itu dapat diidentifikasi. Kemudian diajukan suatu perencanaan yang dapat digunkan untuk mengatasi permintaan yang terjadi dan memenuhi permintaan terhadap ruang parkirnya. Perencanaan yang dihasilkan ini kemudian dikembangkan, dievaluasi, dan diambil keputusan yang dilakukan oleh pihak yang membutuhkannya, baik oleh pemerintah maupun oleh pihak yang berminat. Studi secara terbatas pada prinsipnya serupa dengan studi secara menyeluruh, akan tetapi areal yang ditinjau lebih sempi dan persyaratan yang lebih banyak. Biasanya pada

studi ini hanya satu tipe fasilitas parkir yang akan diselidiki, misalnya on street parking saja. Sedangkan studi setempat (site specific) cakupan studinya lebih terbatas, akan tetapi lebih menyeluruh analitisnya. Obyek utama dari studi ini dapat berupa tempat parkir yang sudah ada atau sedang dalam pengembangan. Inventarisasi terhadap jumlah ruang parkir yang akan dilakukan secara mendetail, dan dilakukan perkiraan terhadap permintaan ruang parkir di masa datang. Pada saat ini juga dilakukan pengamatan variasi tipe atau ragam pengguna fasilitas parkir. Terkadang sering dilakukan pengukuran terhadap mode akses pengguna parkir dan varisai yang terjadi pada okupansi parkir.

1.3. Kondisi dan Potensi Wilayah

Jumlah

mahasiswa

Universitas

Narotama

dari tahun ke tahun semakin

meningkat. Hal ini menjadikan terbukanya peluang untuk memanfaatkan hal tersebut untuk menambah pendapatan dari pengelolaan parkir di Universitas Narotama. Pelayanan angkutan umum yang kurang memadai menjadikan mahasiswa kurang memilih angkutan umum yang ada di Kota Surabaya dan sebagian besar mahasiswa maupun stake holder yang lain menggunakan angkutan pribadi baik roda dua maupun roda empat untuk menuju Universitas Narotama. Lahan Universitas Narotama secara keseluruhan memang tidak begitu luas, maka diperlukan desain-desain alternative untuk mengoptimalkan pelayanan fasilitas

  • PKM - KC

PKM - KC parkir dan untuk kepentingan masa depan bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk

parkir dan untuk kepentingan masa depan bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menambah pendapatan di Universitas Narotama.

  • 1.4. Karsa Cipta yang Ditawarkan

Proposal PKM-KC ini nantinya akan memberkan nilai atau manfaat jangka panjang

diantaranya adalah:

  • 1. Mudah dijangkau oleh stakeholder Universitas Narotama

  • 2. Mengendalikan jumlah kendaraan yang masuk ke Universitas Narotama

  • 3. Secara tidak langsung, menjaga fungsi jalan di sekitar kampus Universitas Narotama sehingga sesuai dengan peranannya (Jl. Arief Rahman Hakim dan Jl. Klampis),

  • 4. Meningkatkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas di sekitar kampus Universitas Narotama

  • 5. Mencegah terjadinya arus hambatan kendaraan untuk menuju Universitas Narotama

  • 6. Dengan tertibnya parkir di lingkungan Universitas Narotama, maka akan mengurangi terjadinya kecelakaan terhadap kendaraan atau stake holder lainnya yang memenfaatkan lahan parkir di Universitas Narotama

  • 7. Meningkatkan kinerja layanan fasilitas parkir Universitas Narotama

  • 8. Memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan pribadi yang memarkir kendaraannya di lahan parkir Universitas Narotama.

  • 9. Memberikan usulan penambahan pendapatan bagi pihak manajemen Universitas Narotama.

1.5 Luaran yang Diharapkan

Luaran yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan PKM-KC

1)

Menentukan pola parkir (menyudut atau pararel)

 

2)

Mendesain

alternatif

lahan

parkir

sebagai

tempat

istirahat

kendaraan

dan

menunjang kelancaran arus lalu lintas di dalam gedung Universitas Narotama dan

3)

juga di Jl. Arief Rahman Hakim Surabaya pada umumnya. Melakukan desain sirkulasi parkir yang efisien guna kelancaran lalu lintas di lahan

4)

parkir Universitas Narotama Sebagai wacana akan mendesain bangunan / gedung parkir lengkap beserta taman

parkirnya untuk mengurangi polusi akibat gas buang kendaraan bermotor.

 
  • 1.6. Manfaat Kegiatan

 

1)

Mengasah karsa dan nalar mahasiswa Universitas Narotama agar tanggap terhadap

2)

permasalahan yang ada khususnya yang terjadi sehari-hari di kampus. Memberikan pengalaman terhadap mahasiswa Universitas Narotama agar memiliki pemikiran yang konstruktif dalam menyikapi perkembangan permasalahan yang

3)

terjadi khususnya di lingkungan kampus Universitas Narotama. Menghasilkan desain fasilitas parkir yang memberikan nilai kemanfaatan langsung

bagi pihak pengelola Universitas Narotama

  • PKM - KC

PKM - KC BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kondisi Umum Lingkungan Universitas Narotama Universitas Narotama

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kondisi Umum Lingkungan Universitas Narotama

Universitas Narotama memliki empat Fakultas yakni Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Komputer. Fakultas Hukum memiliki beberapa program studi diantaranya adalah Prodi S1 Ilmu Hukum, Prodi S2 Magister Hukum, dan Prodi S2 Magister Kenotariatan. Fakultas Ekonomi memiliki beberapa program studi diantaranya adalah Prodi S1 Manajemen, Prodi S1 Akuntansi dan Prodi S2 Magister Manajemen. Fakultas Teknik memiliki 1 prodi yakni Prodi S1 Teknik Sipil dan Fakultas Ilmu Komputer memiliki 2 prodi yakni Prodi S1 Sistem Komputer dan Prodi S1 Sistem Informasi. Lahan Parkir yang selama ini digunakan adalah untuk kendaraan roda 2 terdapat di depan Gedung A Universitas Narotama, untuk kendaraan roda 4 terdapat di 2 tempat yakni di depan gedung A dan di sebelah utara Masjid Universitas Narotama. Untuk melayani kendaraan pribadi yang setiap hari parkir di Universitas Narotama, maka keseluruhan lahan parkir yang ada seringkali tidak mencukupi hingga yang terjadi seringkali sebelah selatan masjid yang semula untuk sirkulasi pejalan kaki mahasiswa Universitas Narotama kerap dijadikan tempat parkir untuk kendaraan roda 4. Hal ini sudah menjadikan pejalan kaki yang menghubungkan antara gedung A, dan gedung E menjadi terganggu. Sehingga perlu dipikirkan ulang untuk mendesain tempat parkir guna mampu melayani jumlah kendaraan pribadi untuk sekarang dan minimal pada

  • PKM - KC

PKM - KC 5 tahun yang akan datang. Oleh karena itu, dalam kegiatan ini akan

5 tahun yang akan datang. Oleh karena itu, dalam kegiatan ini akan dilakukan perhitungan jumlah kendaraan pribadi dan proyeksinya hingga 5 tahun yang akan datang beserta menghitung perilaku kendaraan yang parkir di Universitas Narotama.

2.2. Potensi Sumberdaya dan Peluang Pasar

Selama ini Universitas Narotama bekerjasama dengan operator parkir swasta Secure Parking untuk melayani kendaraan pribadi yang masuk dan meninggalkan Universitas Narotama. Sehingga sumberdaya untuk melaksanakan kegiatan operasional nantinya sudah terjamin baik dari segi jumlah tenaga kerja maupun sistem informasi parkir yang telah dimiliki oleh operator parkir profesional tersebut. Sedangkan peluang pasar untuk kesuksesan operasional lahan parkir di Universitas Narotama sangatlah menjanjikan. Oleh karena jumlah mahasiswa yang tiap tahun berkembang semakin banyak. Sehingga peluang pasar untuk kesuksesan operasional lahan parkir tinggal menunggu waktu saja. Hal ini tentu saja menambah pendapatan pihak manajemen yang selama ini hanya mengandalkan SPP mahasiswa.

2.3 Studi Literatur 2.3.1. Menentukan Kebutuhan Parkir

  • Metode berdasarkan kepemilikan kendaraan: Metode ini mengasumsikan adanya hubungan antara luas lahan parkir dengan jumlah kendaraan yang tercatat di pusat kota. Semakin meningkat jumlah penduduk, maka kebutuhan lahan parkir akan semakin meningkat karena kepemilikan kendaraan meningkat.

  • Metode berdasarkan luas lantai bangunan: Metode ini mengasumsikan bahwa kebutuhan lahan parkir sangat terkait dengan jumlah kegiatan yang dinyatakan dalam besaran luas lantai bangunan dimana kegiatan tersebut dilakukan, misalnya: perbelanjaan, perkantoran, dan lain-lain.

  • Metode berdasarkan selisih terbesar antara kedatangan dan keberangkatan kendaraan: Kebutuhan lahan parkir didapatkan dengan menghitung akumulasi terbesar pada suatu selang waktu pengamatan. Akumulasi parkir adalah jumlah kendaraan parkir pada suatu tempat pada selang waktu tertentu, dimana jumlah kendaraan parkir tidak akan pernah sama pada suatu tempat dengan tempat lainnya dari waktu ke waktu.

  • 2.3.2 Karakteristik Parkir

  • PKM - KC

PKM - KC Durasi Parkir , rentang waktu sebuah kendaraan parkir di suatu tempat (dalam
  • Durasi Parkir, rentang waktu sebuah kendaraan parkir di suatu tempat (dalam satuan menit atau jam). Durasi = Tout – Tin; Tin à waktu saat kendaraan masuk lokasi parkir; Tout à waktu saat kendaraan keluar lokasi parkir.

  • Akumulasi Parkir, untuk mengetahui jumlah kendaraan yang sedang berada pada suatu lahan parkir pada selang waktu tertentu dan dapat dibagi sesuai dengan kategori jenis maksud perjalanan. Akumulasi = Qin – Qout + Qs; Qin à S kendaraan yang masuk lokasi parkir ; Qout à S kendaraan yang keluar lokasi parkir; Qs à S kendaraan yang telah berada di lokasi parkir sebelum pengamatan dilakukan.

  • Tingkat Pergantian (Parking Turn Over), diperoleh dari jumlah kendaraan yang telah memanfaatkan lahan parkir pada selang waktu tertentu dibagi dengan ruang parkir yang tersedia. Turnover = Qp / Petak Parkir Tersedia; Qp àS kendaraan yang parkir per periode waktu tertentu, semisal dari jam 07:00 s/d 19:00

  • Tingkat Penggunaan (Occupancy Rate), diperoleh dari akumulasi kendaraan pada selang waktu tertentu dibagi dengan ruang parkir yang tersedia dikalikan dengan 100%

  • Volume Parkir, jumlah kendaraan yang telah menggunakan ruang parkir pada suatu lahan parkir tertentu dalam satu satuan waktu tertentu (biasanya per hari).

  • Kapasitas Parkir, banyaknya kendaraan yang dapat dilayani oleh suatu lahan parkir selama waktu pelayanan.

  • Indeks Parkir, merupakan persentase dari akumulasi jumlah kendaraan pada selang waktu tertentu dibagi dengan ruang parkir yang tersedia dikalikan 100%. Indeks Parkir (IP), ukuran untuk menyatakan penggunaan panjang jalan dan dinyatakan dalam persentase ruang yang ditempati oleh kendaraan parkir. IP = (Akumulasi x 100%) / Petak Parkir Tersedia

  • Rata-rata Durasi Parkir, nilai rata-rata lama waktu parkir dari semua kendaraan. D = (d1 + d2 + … + dn) / n; d1

...

dn à durasi kendaraan ke 1 s/d ke n; n à

jumlah kendaraan yang parkir

  • Jumlah Ruang Parkir : Z = ( Qp x D ) / T; Qp àS kendaraan yang parkir per periode waktu tertentu, semisal dari jam 07:00 s/d 19:00; D à rata-rata durasi parkir (jam); T à lamanya periode pengamatan (jam)

    • 2.3.3 Satuan Ruang Parkir (SRP)

  • PKM - KC

PKM - KC Ukuran luas efektif untuk meletakkan kendaraan (mobil penumpang, bus/truk, atau sepeda motor),

Ukuran luas efektif untuk meletakkan kendaraan (mobil penumpang, bus/truk, atau sepeda motor), termasuk ruang bebas dan lebar buka pintu untuk hal- hal tertentu bila tanpa penjelasan, SRP adalah SRP untuk mobil penumpang. (KD.

No.272/HK.105/DRJD/96)

Penentuan satuan ruang parkir (SPR) dibagi atas tiga jenis kendaraan dan berdasarkan penentuan SPR untuk mobil penumpang diklasifikasikan menjadi tiga golongan, seperti pada Tabel berikut ini.

Tabel 1. Penentuan SRP

PKM - KC Ukuran luas efektif untuk meletakkan kendaraan (mobil penumpang, bus/truk, atau sepeda motor),

Satuan Ruang Parkir untuk Mobil Penumpang

Satuan Ruang Parkir (SRP) untuk Mobil Penumpang ditunjukkan dalam Gambar

berikut ini.

  • PKM - KC

PKM - KC B O R Bp a1 L SRP a2 Keterangan : B =
B O R Bp a1 L SRP a2 Keterangan : B = lebar kendaraan R =
B
O
R
Bp
a1
L
SRP
a2
Keterangan :
B
= lebar kendaraan
R
= jarak bebas samping
L
= panjang kendaraan
= lebar bukaan pintu
Bp
O
Lp
= lebar minimum SRP
= panjang minium SRP

Lp

a1/a2 = jarak bebas depan/belakang

Gambar 2. Satuan Ruang Parkir untuk Mobil Penumpang

Sumber: Keputusan Menteri No. 4 (1994)

Tabel 2. SRP untuk Mobil Penumpang

PKM - KC B O R Bp a1 L SRP a2 Keterangan : B =

Satuan Ruang Parkir untuk Sepeda Motor

  • PKM - KC

Satuan Ruang Parkir untuk Sepeda Motor PKM - KC Gambar 3. SRP untuk Sepeda Motor B
Satuan Ruang Parkir untuk Sepeda Motor PKM - KC Gambar 3. SRP untuk Sepeda Motor B

Gambar 3. SRP untuk Sepeda Motor

B = 0,70 L = 1,755

R = 0,10 Bp = 2,00

a1 = 0,20 Lp = 0,80

a2 = 0,05

BAB III METODE PELAKSANAAN

3.1 Tahapan Pelaksanaan

  • PKM - KC

PKM - KC Gambar 3. Bagan Alir Metode Pelaksanaan 3.2 Indikator Keberhasilan Jangka Pendek (IKJP)
PKM - KC Gambar 3. Bagan Alir Metode Pelaksanaan 3.2 Indikator Keberhasilan Jangka Pendek (IKJP)
PKM - KC Gambar 3. Bagan Alir Metode Pelaksanaan 3.2 Indikator Keberhasilan Jangka Pendek (IKJP)

Gambar 3. Bagan Alir Metode Pelaksanaan

3.2 Indikator Keberhasilan Jangka Pendek (IKJP)

  • PKM - KC

PKM - KC Indikator keberhasilan Jangka Pendek dalam kegiatan ini antara lain: Mampu menentukan karakteristik

Indikator keberhasilan Jangka Pendek dalam kegiatan ini antara lain:

  • Mampu menentukan karakteristik pengunjung maksud parkir, lama parkir, frekuensi parkir, pilihan parkir, dan masalah parkir

  • Menganalisis dan mengolah data: kedatangan, keluaran, layanan dan peramalan untuk 5 tahun yang akan datang

  • Melakukan analisis optimasi pelayanan

  • Melakukan cross check apakah kebutuhan ruang parkir telah terpenuhi

  • Bila kebutuhan ruang parkir tidak mencukupi, akan melakukan perencanaan penyediaan ruang parkir baru dan pengaturan sirkulasi keluar dan masuk

  • Melakukan desain visual ruang parkir baru serta pengaturan sirkulasi kendaraannya.

  • Memberikan usulan dan rekomendasi kepada pihak manajemen Universitas Narotama

  • PKM - KC

PKM - KC BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1 Anggaran Biaya 4.3 Jadwal Kegiatan

BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

  • 4.1 Anggaran Biaya

PKM - KC BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1 Anggaran Biaya 4.3 Jadwal Kegiatan
  • 4.3 Jadwal Kegiatan

 

Bulan

No

Jenis Kegiatan

 

1

2

3

4

5

  • 1 Survei Pendahuluan

     
  • 2 Studi Pustaka

     
  • 3 Identifikasi Masalah dan Kebutuhan Data

 
  • 4 Pengumpulan Data Sekunder dan Data Primer

     
  • 5 Analisis dan Pengolahan Data

     
  • 6 Desain Kebutuhan Gedung Parkir Baru

   
  • 7 Publikasi,

Seminar,

Pembuatan

Laporan

dan

 

Pembuatan Jurnal

 

Daftar Pustaka

  • PKM - KC

Daftar Pustaka PKM - KC Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Jakarta:

C.S. Papacostas dan P.D Prevendourous ( 1993 ), mengenai Pemerintah Parkir Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 272/HK.105/DRJD/96 tentang Satuan Ruang Parkir ( SRP ) Keputusan Mentri No 66 ( 1993 ), tentang penentuan Satuan Ruang Parkir ( SRP ) Keputusan mentri Nomor 4 ( 1994 ), tentang Penentuan Satuan Ruanag Parkir Untuk Mobil Penumpang

LAMPIRAN 1

BIODATA KETUA

  • PKM - KC

LAMPIRAN 1 BIODATA KETUA PKM - KC 1 Nama Lengkap ( dengan gelar ) Eufrazia SoaresEufrazia.desouza@yahoo.com 7 No Telepon / HP 081230977465 B. Riwayat Pendiddikan SD SMP SMA Nam Istitusi 12 April No 1 Cailaco – Marco Jose Maria No 1 Cailaco – Marco Dom Martinho da Costa Lopes no 1 Maliana Juusan IPA Tahun Masuk - Lulus 1999 – 2005 2005 – 2008 2008 – 2010 C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation ) Nama Pertemuan Ilimiah / Seminar Judul Atrikel Ilimiah Waktu dan Tempat 1 Peserta Seminar Seksualitas 08 – 12 / Colegio Infante de sagres Maliana 2 Peserta Seminar Irigasi dan Bangunan 01 – 05 / Universitas Air Brawijaya Malang 3 D. Penghargaan Dalam 10 Tahun Terakhir ( dari Pemerintah, asosiasi atau istitusi lainnya ) No Jenis Penghargaan Istitusi Pemberi penghargaan Tahun 1 Juara III / Lomba Gambar Pendidikan Timor – Leste 2004 2 Juara II / Lomba Nari 3 Semua data yang saya isikan dengan tercantum biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata didapati ketidak sesuaian dengan kenyataannya, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini di buat dengan sebenarnyauntuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuaan HIBAH PKM – Kasa Cipta. Surabaya, 22 Oktober 2013 ( Eufrazia Soares de Souza ) 14 " id="pdf-obj-13-9" src="pdf-obj-13-9.jpg">

1

Nama Lengkap ( dengan gelar )

Eufrazia Soares de Souza

2

Jenis Kelamin

Perempuan

3

Program Studi

S – 1

4

NIM

03113016

5

Tempat Tanggal Lahir

Miligo 31 – 01 – 1991

6

E – mail

7

No Telepon / HP

081230977465

B.

Riwayat Pendiddikan

 

SD

SMP

SMA

Nam Istitusi

12 April No 1 Cailaco – Marco

Jose Maria No 1 Cailaco – Marco

Dom Martinho da Costa Lopes no 1

Maliana

Juusan

IPA

Tahun Masuk - Lulus

1999 – 2005

2005 – 2008

2008 – 2010

C.

Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation )

 

Nama Pertemuan Ilimiah /

No

Seminar

Judul Atrikel Ilimiah

Waktu dan Tempat

1

Peserta Seminar

Seksualitas

08 – 12 / Colegio Infante de sagres

Maliana

2

Peserta Seminar

Irigasi dan Bangunan

01 – 05 / Universitas

 

Air

Brawijaya Malang

3

D.

Penghargaan Dalam 10 Tahun Terakhir ( dari Pemerintah, asosiasi atau

istitusi lainnya )

No

Jenis Penghargaan

Istitusi Pemberi penghargaan

Tahun

1

Juara III / Lomba Gambar

Pendidikan Timor – Leste

2004

2

Juara II / Lomba Nari

3

Semua data yang saya isikan dengan tercantum biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata didapati ketidak sesuaian dengan kenyataannya, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini di buat dengan sebenarnyauntuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuaan HIBAH PKM – Kasa Cipta.

Surabaya, 22 Oktober 2013

( Eufrazia Soares de Souza )

BIODATA ANGGOTA I

  • PKM - KC

BIODATA ANGGOTA I PKM - KC 1 Nama Lengkap ( dengan gelar ) Dedi Siswanto 2
  • 1 Nama Lengkap ( dengan gelar )

Dedi Siswanto

  • 2 Jenis Kelamin

 

Laki – laki

  • 3 Program Studi

 

S 1

  • 4 NIM

 

03113011

  • 5 Tempat Tanggal Lahir

 

Blitar 16 – 07 – 1987

  • 6 E – mail

 
  • 7 No Telepon / HP

 

085851501088

B.

Riwayat Pendiddikan

 
 

SD

SMP

SMA

Nam Istitusi

SD Blitar

SMPN 9 Blitar

SMA Katolik

 

Santo Yusuf Blitar

Juusan

 

Elektronik

Tahun Masuk – Lulus

1997 - 2002

2002 - 2005

2005 – 2008

C.

Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation )

 
 

Nama Pertemuan Ilimiah /

No

Seminar

Judul Atrikel Ilimiah

Waktu dan Tempat

1

2

3

  • D. Penghargaan Dalam 10 Tahun Terakhir ( dari Pemerintah, asosiasi atau

istitusi lainnya )

No

Jenis Penghargaan

Istitusi Pemberi penghargaan

Tahun

1

2

3

Semua data yang saya isikan dengan tercantum biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata didapati ketidak sesuaian dengan kenyataannya, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini di buat dengan sebenarnyauntuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuaan HIBAH PKM – Kasa Cipta.

Surabaya, 22 Oktober 2013

( Dedi Siswanto )

BIODATA ANGGOTA II

  • PKM - KC

BIODATA ANGGOTA II PKM - KC 1 Nama Lengkap ( dengan gelar ) Octviana Afonsu BabaAkbarsari34@yahoo.co.id 7 No Telepon / HP 082236036876 B. Riwayat Pendiddikan SD SMP SMA Nam Istitusi Fatuhada Comoro Comoro Juusan IPA Tahun Masuk – Lulus 1999 – 2005 2005 – 2008 2008 – 2010 C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation ) Nama Pertemuan Ilimiah / Seminar Judul Atrikel Ilimiah Waktu dan Tempat 1 2 3 D. Penghargaan Dalam 10 Tahun Terakhir ( dari Pemerintah, asosiasi atau istitusi lainnya ) No Jenis Penghargaan Istitusi Pemberi penghargaan Tahun 1 2 3 Semua data yang saya isikan dengan tercantum biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata didapati ketidak sesuaian dengan kenyataannya, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini di buat dengan sebenarnyauntuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuaan HIBAH PKM – Kasa Cipta. Surabaya, 22 Oktober 2013 ( Oktaviana Akfonsu Baba ) 16 " id="pdf-obj-15-7" src="pdf-obj-15-7.jpg">
  • 1 Nama Lengkap ( dengan gelar )

Octviana Afonsu Baba

  • 2 Jenis Kelamin

 

Perempuan

  • 3 Program Studi

 

S1

  • 4 NIM

 

01111003

  • 5 Tempat Tanggal Lahir

 

Dili, 20 – 5 – 1993

  • 6 E – mail

 
  • 7 No Telepon / HP

 

082236036876

B.

Riwayat Pendiddikan

 
 

SD

SMP

SMA

Nam Istitusi

Fatuhada

Comoro

Comoro

Juusan

 

IPA

Tahun Masuk – Lulus

1999 – 2005

2005 – 2008

2008 – 2010

C.

Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation )

 
 

Nama Pertemuan Ilimiah /

No

Seminar

Judul Atrikel Ilimiah

Waktu dan Tempat

1

2

3

  • D. Penghargaan Dalam 10 Tahun Terakhir ( dari Pemerintah, asosiasi atau

istitusi lainnya )

No

Jenis Penghargaan

Istitusi Pemberi penghargaan

Tahun

1

2

3

Semua data yang saya isikan dengan tercantum biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata didapati ketidak sesuaian dengan kenyataannya, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini di buat dengan sebenarnyauntuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuaan HIBAH PKM – Kasa Cipta.

Surabaya, 22 Oktober 2013

( Oktaviana Akfonsu Baba )

  • PKM - KC

PKM - KC LAMPIRAN 2 JUSTIFIKASI ANGGARAN KEGIATAN 17

LAMPIRAN 2

JUSTIFIKASI ANGGARAN KEGIATAN

PKM - KC LAMPIRAN 2 JUSTIFIKASI ANGGARAN KEGIATAN 17
  • PKM - KC

PKM - KC LAMPIRAN 3 SUSUNAN ORGANISASI TIM PELAKSANA dan PEMBAGIAN TUGAS Waktu No Nama

LAMPIRAN

3

SUSUNAN

ORGANISASI

TIM

PELAKSANA

dan

 

PEMBAGIAN TUGAS

 
         

Waktu

 

No

Nama / NIM

Program

Studi

Bidang

Ilmu

Jam /Alokasi

Minggu

Uraian

Tugas

1

Eufrazia Soares de Souza

S1

Teknik Sipil

 

20 jam /

Pengelola

minggu

data

         

Survei

2

Dedi siswanto

S1

Teknik sipil

 

20 jam /

kendaraan

minggu

pribadi

3

Octaviana Afonso Baba

S1

Akuntansi

 

20 jam /

Adminitrasi

minggu

  • PKM - KC

PKM - KC LAMPIRAN 4 SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA SURAT PERNYATAAN KETUAN

LAMPIRAN 4

SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA

UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA

SURAT PERNYATAAN KETUAN PENELITI / PELAKSANA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama

: Eufrazia Soares de Souza

NIM

: 03113016

Program Studi

:

S - 1

Fakultas

: Teknik Sipil

Dengan ini menyatakan bahwa usulan ( isi sesuai dengan bidangg PKM ) saya dengan judul Alternatif Desain Lahan Parkir Guna Mengantisipasi Penigkatan Jumlah Kendaraan Pribadi Di Universitas Narotama Surabaya. Yang diusulkan untuk tahun anggaran 2013 bersifat organisasi dan belum perna dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menggembalikan seuuh biaya yang sudah diterima ke kas negara. Demikian ernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar – benarnya.

Wakil Rektor 1

Surabaya, 21 – 10 - 2013

( DR,Arasy alimudin , SE ,,MM )

NIDN.0714127302

  • PKM - KC

( DR,Arasy alimudin , SE ,,MM ) NIDN.0714127302 PKM - KC ( Eufrazia Soares d Souza

( Eufrazia Soares d Souza )

NIM 03113016

LAMPIRAN

5

GAMBARAN

TEKNOLOGI

YANG

HENDAK

 

DITERAPKEMBANGKAN

 

Gedung Parkir

  • a. Kriteria 1) tersedia tata guna lahan; 2) memenuhi persyaratan konstruksi dan perundang-undangan yang berlaku 3) tidak menimbulkan pencemaran lingkungan 4) memberikan kemudahan bagi pengguna jasa.

  • b. Tata letak gedung parkir dapat diklasifikasikan sebagai berikut. 1). Lantai datar dengan jalur landai luar (external ramp). Daerah parkir terbagi dalam beberapa lantai rata (datar) yang dihubungkan dengan ramp (Gambar II.43a). 2). Lantai terpisah Gedung parkir dengan bentuk lantai terpisah dan berlantai banyak dengan ramp yang ke atas digunakan untuk kendaraan yang masuk dan ramp yang turun digunakan untuk kendaraan yang keluar (Gambar II.43b, II.43c dan II.43d). Selanjutnya Gambar II.43c dan II.43d menunjukkan jalan masuk dan keluar tersendiri (terpisah), serta mempunyai jalan masuk dan jalan keluar yang lebih pendek. Gambar II.43b menunjukkan kombinasi antara sirkulasi kedatangan (masuk) dan keberangkatan (keluar). Ramp berada pada pintu keluar; kendaraan yang masuk melewati semua ruang parkir sampai menemukan tempat yang dapat dimanfaatkan. Pengaturan gunting seperti itu memiliki kapasitas dinamik yang rendah karena jarak pandang kendaraan yang datang agak sempit.

  • PKM - KC

PKM - KC 3). Lantai gedung yang berfungsi sebagai ramp Pada Gambar II.43e sampai dengan

3). Lantai gedung yang berfungsi sebagai ramp Pada Gambar II.43e sampai dengan II.43.g terlihat kendaraan yang masuk dan parkir pada gang sekaligus sebagai ramp. Ramp tersebut berbentuk dua arah. Gambar II.43e memperlihatkan gang satu arah dengan jalan keluar yang lebar. Namun, bentuk seperti itu tidak disarankan untuk kapasitas parkir lebih dari 500 kendaraan karena akan mengakibatkan alur tempat parkir menjadi panjang. Pada Gambar II.43f terlihat bahwa jalan keluar dimanfaatkan sebagai lokasi parkir, dengan jalan keluar dan masuk dari ujung ke ujung.

Pada Gambar II.43g letak jalan keluar dan masuk bersamaan. Jenis lantai ber- ramp biasanya di buat dalam dua bagian dan tidak selalu sesuai dengan lokasi yang tersedia. Ramp dapat berbentuk oval atau persegi, dengan gradien tidak terlalu curam, agar tidak menyulitkan membuka dan menutup pintu kendaraan.

Pada Gambar II.43h plat lantai horizontal, pada ujung-ujungnya dibentuk menurun ke dalam untuk membentuk sistem ramp. Umumnya merupakan jalan satu arah dan dapat disesuaikan dengan ketersediaan lokasi, seperti polasi gedung parkir lantai datar.

4). Tinggi minimal ruang bebas lantai gedung parkir adalah 2,50 m.

21
21
  • PKM - KC

PKM - KC Gambar 4. Beberapa contoh Desain Gedung Parkir Gambar : Aplikasi desain gedunghttp://www.google.com/imgres? imgurl=http://choateparking.com/images/sidepkg.jpg&imgrefurl=http://choa teparking.com/choate_green.aspx&usg= iToaO2_NEZ2q6BwzUBn3fC2O __ AJ8=&h=475&w=659&sz=131&hl=en&start=40&zoom=1&tbnid=hTrt8FA oDGc1hM:&tbnh=99&tbnw=138&ei=WpNkUvC8E4SVrAed9YD4Cw&itb s=1&sa=X&ved=0CFMQrQMwEzgU 22 " id="pdf-obj-21-5" src="pdf-obj-21-5.jpg">

Gambar 4. Beberapa contoh Desain Gedung Parkir

PKM - KC Gambar 4. Beberapa contoh Desain Gedung Parkir Gambar : Aplikasi desain gedunghttp://www.google.com/imgres? imgurl=http://choateparking.com/images/sidepkg.jpg&imgrefurl=http://choa teparking.com/choate_green.aspx&usg= iToaO2_NEZ2q6BwzUBn3fC2O __ AJ8=&h=475&w=659&sz=131&hl=en&start=40&zoom=1&tbnid=hTrt8FA oDGc1hM:&tbnh=99&tbnw=138&ei=WpNkUvC8E4SVrAed9YD4Cw&itb s=1&sa=X&ved=0CFMQrQMwEzgU 22 " id="pdf-obj-21-9" src="pdf-obj-21-9.jpg">