Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN

Allah menciptakan manusia dan membekalinya dengan akal pikiran. Oleh karena itulah
manusia disebut makhluk paling sempurna. Namun manusia juga dibekali dengan hawa nafsu.
Pada hawa nafsu itulah tempat semua sifat setan bersarang. Apakah ia akan menjadi jati dirinya
sebagai makhluk paling sempurna bahkan melebihi malaikat dengan menggunakan akal
pikirannya untuk menguasai hawa nafsu yang akan menguasai akal pikirannya menjadikannya
berwatak iblis.
Pada dasarnya semua orang memiliki sifat tercela dalam dirinya entah itu disadari atau
tidak. Entah itu ringan atau sudah parah. Namun semua sifat tercela itu pada akhirnya akan
menimbulkan diskriminasi mungkin sekarang sudah menjadi hal biasa bagi kita. Namun
sesungguhnya itu adalah dosa dan harus dijauhi.
Untuk itulah sebagai manusia yang mengaku memiliki akal pikiran kita harus selalu tahu
tindakan apa yang kita lakukan. Apa itu akan manfaat atau sebaliknua. Jadi wajib bagi kita
mempelajari akhlak tercela untuk mengukur sejauh mana tindakan kita menyimpang dari
kebenaran.
AKHLAK TERCELA
1. Pengertian
Akhlak tercela adalah segala sifat dan perilaku manusia yang menyimpang dari
kebenaran dan menimbulkan kemudahan baik bagi pelaku, orang lain dan lingkungan
Akhlak tercela yang dapat merugikan orang lain itu ada banyak macamnya. Namun ada
beberapa hal dasar dari tindakan tercela tersebut yang harus kita jauhi diantaranya ialah : Riya,
Hasud dan tindakan diskriminasi.

PENUTUP
Kesimpulan
Antara tindakan Riya, Hasud dan diskriminasi terdapat saling keterkaitan. Jika seseorang
memiliki sifat riya yang berlebihan dalam memamerkan kelebihannya. Maka ia sekalipun
takkan rela jika ada yang melebihinya dalam hal apapun kemudian akan timbul sifat agresif yang
berlebihan dalam upaya diantara lain. Ia akan menghasud orang lain. Memaksa kehendaknya dan
mempengaruhi semua orang untuk selalu kagum padanya.
Saran
Sebagai seorang muslim dan muslimah yang baik. Kita harus menjauhi sifat-sifat tercela
semacam itu. Karena itu merupakan dosa besar. Dan tak ada yang berselisih paham tentang
murka Allah terhadap pelaku-pelakunya. Allah sangat membenci semua sidat tersebut dan
mengancam akan murka terhadapn orang yang memiliki sifat itu.