Anda di halaman 1dari 7

SISTEM BILANGAN OKTAL

Sistem bilangan oktal adalah sistem bilangan yang menggunakan basis 8 dan
menggunakan 8 macam simbol bilangan (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7). Contoh bilangan
oktal 204. Nilai bilangan oktal tersebut jika dikonversi ke bilangan desimal, yaitu
132. Untuk lebih jelasnya silahkan agan simak gambar dibawah ini.

Perlu diketahui bahwa position value sistem bilangan oktal adalah perpangkatan
dari nilai 8. Untuk lebih jelasnya silahkan agan simak tabel dibawah ini.

Pertambahan Bilangan Oktal


Pertambahan bilangan oktal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan
pertambahan atau penjumlahan bilangan desimal. Berikut caranya :
1. Tambahkan masing-masing kolom secara desimal.
2. Kemudian ubah dari hasil desimal ke oktal.
3. Selanjutnya tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil oktal.
4. Jika hasil pertambahan tiap-tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit yang
berada di posisi paling kiri merupakan carry of untuk pertambahan kolom
berikutnya.
Contoh pertambahan bilangan oktal 16 dengan 14:

Untuk mempermudah agan dalam melakukan pertambahan atau penjumlahan


bilangan oktal agan dapat menggunakan tabel dibawah ini.

Contoh pertambahan bilangan oktal 16 dengan 14 menggunakan bantuan tabel


diatas.

Pengurangan Bilangan Oktal


Pengurangan bilangan oktal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan
pengurangan bilangan desimal. Contoh pengurangan bilangan oktal 16 dikurangi
12.

Perkalian Bilangan Oktal

Perkalian bilangan oktal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan perkalian
bilangan desimal. Berikut caranya :
1. Kalikan masing-masing kolom secara desimal.
2. Kemudian ubah dari hasil desimal ke oktal.
3. Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil oktal.
4. Jika hasil perkalian tiap-tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit yang berada
di posisi paling kiri merupakan carry of untuk ditambahkan pada hasil
perkalian kolom berikutnya.
Contoh perkalian bilangan oktal 16 dengan 4:

Pembagian Bilangan Oktal


Pembagian bilangan oktal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan
pembagian bilangan desimal. Contoh pembagian bilangan oktal 70 dibagi 4 :

SISTEM BILANGAN HEXADESIMAL


Sistem bilangan hexadesimal adalah sistem bilangan yang menggunakan basis
16 dan menggunakan 16 macam simbol bilangan (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C,
D, E dan F). Contohnya bilangan hexadesimal B4. Jika nilai bilangan hexadesimal
tersebut dikonversi ke bilangan desimal, yaitu 180. Agar agan lebih memahaminya
silahkan agan simak gambar dibawah ini.

Perlu diketahui bahwa position value sistem bilangan hexadesimal adalah


perpangkatan dari nilai 16. Untuk memahaminya silahkan agan simak tabel
dibawah ini.

Pertambahan Bilangan Hexadesimal


Pertambahan bilangan hexadesimal dapat dilakukan dengan cara yang sama
dengan pertambahan atau penjumlahan bilangan desimal. Caranya adalah sebagai
berikut :
1. Tambahkan masing-masing kolom secara desimal.
2. Kemudian ubah dari hasil desimal ke hexadesimal.
3. Selanjutnya tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil hexadesimal.
4. Jika hasil pertambahan tiap-tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit yang
berada pada posisi yang paling kiri merupakan carry of untuk pertambahan
kolom berikutnya.
Contoh pertambahan bilangan hexadesimal AB dengan 24:

Selain cara diatas agan juga dapat melakukan penjumlahan atau pertambahan
bilangan hexadesimal dengan bantuan tabel dibawah ini.

Contoh pertambahan bilangan hexadesimal AB dengan 24 menggunakan bantuan


tabel diatas.

Pengurangan Bilangan Hexadesimal

Pengurangan bilangan hexadesimal dapat dilakukan dengan cara yang sama


dengan pengurangan bilangan desimal. Contoh pengurangan bilangan hexadesimal
AB dikurangi 24.

Perkalian Bilangan Hexadesimal


Perkalian bilangan hexadesimal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan
perkalian bilangan desimal. Caranya adalah sebagai berikut :
1. Kalikan masing-masing kolom secara desimal.
2. Kemudian ubah dari hasil desimal ke hexadesimal.
3. Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil hexadesimal.
4. Jika hasil perkalian tiap-tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit yang berada
pada posisi yang paling kiri merupakan carry of untuk ditambahkan pada
hasil perkalian kolom berikutnya.
Contoh perkalian bilangan hexadesimal AB dengan 4:

Pembagian Bilangan Hexadesimal


Pembagian bilangan hexadesimal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan
pembagian bilangan desimal.