Anda di halaman 1dari 10

SMART NATION

DISUSUN OLEH: KELOMPOK

Ardianti Nur O

(S411508002) 3

Sukaril

(S411508006)

Ibnu Suryo

(S411508011)

Octa Lidya G A

(S411508014)

Pristin Prima Sari

(S411508015)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2016

KONSEP IDE
Smart Nation adalah sebuah kosep yang dirancang dan dimaksudkan untuk
menstimulus peningkatan kualitas kehidupan manusia di Negara Indonesia dengan
mendayagunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai tonggak utamanya. Melalui
penguasaan TIK yang baik bagi seluruh masyarakat dan juga pemerintah, diharapkan
masalah-masalah di desa dan kota dapat terselesaikan.
TUJUAN
Masalah-masalah yang nantinya akan segera diselesaikan utamanya sehubungan
dengan masalah kependudukan seperti pengangguran serta tersampainya aspirasi
masayarakat Indonesia kepada pemerintah secara lebih efektif.
Memantau Kinerja Pelayanan Publik
Terkadang pemerintah merasa kesulitan dalam mengamati kinerja di berbagai macam
sektor. Sehingga masyarakat sendiri merasa dirugikan dengan penerapan sistem yang ada.
Berbagai kritik dan saran tentunya sangat berguna bagi kemajuan, dan juga kontrol terhadap
kinerja para pegawai pemerintah.
Di Website Smart Nation ini terdapat fasilitas yang memungkinkan individu
memberikan kritik maupun saran terhadap pelayanan yang diberikan oleh lembaga
pemerintah, melalui kementrian terkait. Misalnya saja, kendala dalam hal pembelian tanah,
bisa disampaikan langsung kepada pihak Kementrian Pertanahan. Istimewanya, di website ini
individu dapat log in dengan menggunakan ktp dan password, sehingga identitas langsung
diketahui oleh pihak pemerintah.
Upaya ini mempermudah baik itu pihak WNI maupun pemerintah sehingga dapat
mengontrol dan mencegah tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan kaidah maupun aturan
perundang-undangan. Sebelum memeberikan komentar, perlu dilakukan log in terlebih
dahulu supaya privasi individu bisa terjaga.

Mengurangi Jumlah Pengangguran


Dengan adanya Smart Nation ini, penduduk indonesia dapat lebih mudah untuk
menemukan pekerjaan dalam sektor publik. Disini, individu yang terdaftar sebagai WNI
dapat dengan mudah menemukan pekerjaan. Selain itu, para pihak kementrian juga memiiki
tugas untuk memantau pribadi potensial dari WNI yang terdaftar data dirinya di website ini.
WNI sebaiknya terus melakukan upgrade data diri, sehingga dapat menemukan pekerjaan
yang sesuai dengan keahlian.
Upaya ini tak lain adalah untuk mengatasi problematika pengangguran yang ada di
Indonesia. Begitu banyaknya jumlah pengangguran, dimana banyak pula individu potensial
yang belum memiliki wadah untuk mengaktualisasikan kemampuan dirinya. Hal ini sangat
penting untuk diperhatikan oleh pemerintah, melalui fasilitas Smart Nation ini. Dengan upaya
mencari dan mempekerjakan individu potensial, diharapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia
kedepannya dapat terus mengalami peningkatan.

Melakukan Revolusi Pemilu Online


Biaya pemilu di Indonesia sangat mahal, mengingat setiap tahunnya jumlah penduduk
di Indonesia semakin bertambah. Pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp16 triliun
untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Anggaran itu jauh lebih besar
dibandingkan penyelenggaran Pemilu sebelumnya. Pemilu 2009 dianggarkan sebesar Rp13
triliun (nasional.sindonews.com). Fakta ini menunjukkan bahwa Indonesia belum ada upaya
dalam melakukan penghematan biaya dalam konteks pemilu.

Jika di dalam website Smart Nation ini, terdapat aplikasi untuk memfasilitasi pemilu
di periode berikutnya, bayangkan berapa triliun rupiah saja dana yang dapat ditekan.
Pemerintah hanya perlu melakukan sosialisasi dan memberikan fasilitas media online untuk
melakukan upaya ini. Dana yang awalnya untuk anggaran pemilu, bisa dialokasikan untuk
perbaikan infrastruktur, bantuan UKM, dan lain sebagainya sebagai upaya meningkatkan
perekonomian Indonesia.
RANCANGAN PROGRAM
Nantinya, akan dibuat web dimana seluruh masyarakat dapat mengakses web tersebut
serta dapat mendaftar kan diri (sign up) untuk kemudian memberikan data pribadi yang
mampu diakses oleh pemerintah. Sehingga pemerintah memiliki database seluruh masyarakat
Indonesia diatas 17 tahun. Angka 17 dinilai sebagai tanda kedewasaan seseorang sehingga
mampu terlibat dalam segala keputusan pemerintah dan usia produktif seseorang dalam
mencari pekerjaan. Web ini menyalurkan informasi pemerintah kepada masyarakat dan
masyarakat bisa langsung memberikan timbal balik informasi, sehingga tercipta informasi
dua arah secara efektif antara masyarakat dengan pemerintah.

KENDALA
Indonesia adalah Negara kepulauan dimana masing-masing daerah memiliki otonomi
tersendiri, perlu adanya koordinasi terlebih dahulu antara pemerintah pusat (Kementrian
Dalam Negeri) dan para kepala daerah dari masing-masing provinsi hingga kabupaten.
Internet adalah peran utama dalam menjalankan program ini, mengingat seluruh
wilayah Indonesia, terutama yang berada di pedalaman belum bisa mengakses internet,
program ini tidak dapat diberlakukan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kendala Smart Nation
Kendala-kendala yang mungkin dihadapi Smart Nation adalah sebagai berikut :
1. Tindak lanjut dari adanya penanganan informasi terjadinya masalah.
2. Penyebaran IT belum bisa merata ke daerah pelosok Indonesia sehingga belum bisa

menyerap aspirasi seluruh masyarakat Indonesia.


3. Penyerapan aspirasi menggunakan ID Card membuat orang malas tertentu untuk

melaporkan dengan Smart Nation.


4. Pengelolaan Smart Nation menjadi divisi pemerintah di Kementerian Dalam Negeri

atau berupa tim kerja Smart Nation dibawah wewenang Kementerian Dalam Negeri.
Data Pengangguran

Indeks Pembangunan Manusia Metode Baru 2010-2014


Provinsi
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan

2010

2011

2012

2013

2014

67,09
67,09
67,25
68,65
65,39
64,44

67,45
67,34
67,81
68,90
66,14
65,12

67,81
67,74
68,36
69,15
66,94
65,79

68,30
68,36
68,91
69,91
67,76
66,16

68,81
68,87
69,36
70,33
68,24
66,75

Bengkulu
Lampung
Kep. Bangka Belitung
Kepulauan Riau
Dki Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Daerah
Istimewa
Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua Barat
Papua
Indonesia
FLOWCHART

65,35
63,71
66,02
71,13
76,31
66,15
66,08

65,96
64,20
66,59
71,61
76,98
66,67
66,64

66,61
64,87
67,21
72,36
77,53
67,32
67,21

67,50
65,73
67,92
73,02
78,08
68,25
68,02

68,06
66,42
68,27
73,40
78,39
68,80
68,78

75,37
65,36
67,54
70,10
61,16
59,21
61,97
65,96
65,20
71,31
0,00
67,83
63,29
66,00
65,99
62,65
59,74
64,27
62,79
59,60
54,45
66,53

75,93
66,06
68,22
70,87
62,14
60,24
62,35
66,38
65,89
72,02
0,00
68,31
64,27
66,65
66,52
63,48
60,63
64,75
63,19
59,90
55,01
67,09

76,15
66,74
68,92
71,62
62,98
60,81
63,41
66,66
66,68
72,62
0,00
69,04
65,00
67,26
67,07
64,16
61,01
65,43
63,93
60,30
55,55
67,70

76,44
67,55
69,47
72,09
63,76
61,68
64,30
67,41
67,17
73,21
67,99
69,49
65,79
67,92
67,55
64,70
61,53
66,09
64,78
60,91
56,25
68,31

76,81
68,14
69,89
72,48
64,31
62,26
64,89
67,77
67,63
73,82
68,64
69,96
66,43
68,49
68,07
65,17
62,24
66,74
65,18
61,28
56,75
68,90

Gambar Simbol
Start
Aspirasi

Keterangan
Permulaan dari program
Proses Input
Pengambilan Keputusan

Process
Goverment

Smart Nation

Crosscheck
Lapangan

Implementasi Hasil
Akhir

RINCIAN BIAYA SMART NATION

Simbol Proses artinya Pemrosesan Dengan


Komputer.
Simbol Manual artinya Menyatakan suatu
tindakan (proses) yang tidak dilakukan oleh
computer.
Proses output
Akhir dari program

No
1

Uraian Biaya
Administrasi

(%)
dan 5%

perencanaan

Keterangan
Biaya yang menyangkut tentang kegiatan administratif dan
kegiatan perencanaan yang berkaitan dengan proyek SMART
NATION
Misalnya : ATK, konsumsi rapat, transport, honor dan biaya

3
4

Analisis kebutuhan 5%

perjalanan.
Biaya dalam kegiatan menganalisis workflow yang sedang

sistem

berjalan untuk mengidentifikasi apakah sudah efisien atau

Perancangan sistem
Pengembangan

20%

apakah sudah sesuai dengan standar.


Biaya ini meliputi biaya pembuatan desain pemograman

25%

(database, screen layout, diagram proses,layout)


Biaya dalam kegiatan pemograman. Biaya pengembangan TI

(Pemograman)

baik

pada

piranti

keras

maupun

lunak.

Kegiatan

pengembangan disini adalah serangkaian aktivitas yang


diperlukan untuk membangun sebuah solusi sistem informasi
untuk sebuah masalah atau kesempatan bisnis.
Misalnya: Biaya pengembangan TI baik pada piranti keras
5

Testing

20%

Pengadaan

instalasi server
Biaya Implementasi 17%

dan 5%

maupun lunak
Biaya dalam kegiatan pengujian sistem dan uji coba
operasional.
Biaya dalam hal pengadaan dan instalasi server
Misalnya: pembelian perangkat hardware dan software
Biaya ini meliputi kegiatan yang ditujukan pada user antara
lain:
1. Biaya untuk proses pembuatan panduan operasional
penggunaan sistem.
2. Biaya dalam kegiatan pemberitahuan/ sosialisasi pada user
(launching) melalui kegiatan penyuluhan, melatih user,

Biaya operasi dan 3%


pemeliharaan
TOTAL

memasang system, entry data/konversi data.


Biaya ini ditujukan pada kegiatan seperti
system maintenance, backup & Recovery dan Data archive.

100%